Sistem Pencernaan Makanan

2,928 views
2,708 views

Published on

Published in: Entertainment & Humor
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,928
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
102
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem Pencernaan Makanan

  1. 1. Sistem Pencernaan Makanan DI S U S U N OLEH:  Nadhilah Maulidina Rizkianky  Ahmada Auliya Sayyid
  2. 2. A. Makanan 1. Pengertian dan Fungsi Makanan Makanan adalah sesuatu yang dapat dimakan dan berguna bagi tubuh. Makanan yang baik bagi tubuh adalah makanan yang bergizi dan sehat. Fungsi makanan bagi tubuh adalah sebagai sumber energi. Energi diperoleh dari bahan makanan yang dipecah dan menghasilkan energi kimia yang akan disimpan dalam sel, yaitu ATP (Adenosin Tri Phospate). Selain sebagai sumber energi, makanan juga berperan dalam melakukan proses pertumbuhan, perkembangan mengganti sel – sel yang rusak, pengatur, dan pertahanan tubuh. Makanan merupakan kebutuhan dasar makhluk hidup agar dapat bertahan hidup.
  3. 3. Makanan Sehat 1. Pengertian Makanan Sehat Makanan sehat adalah makanan yang mengandung gizi yang seimbang, mengandung serat dan zat-zat yang diperlukan tubuh untuk proses tumbuh kembang. Menu makanan sehat seharusnya kaya akan unsur zat gizi seperti karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan sedikit lemak tak jenuh, atau lebih tepatnya disingkat dengan nama menu 4 sehat 5 sempurna. • Berikut beberapa bahan makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna : 1.Karbohidrat banyak terdapat pada nasi, gandum dan singkong. 2.Protein banyak terdapat pada tahu, tempe, telur, dan daging. 3.Mineral banyak terdapat pada sayur – sayuran. 4.Vitamin banyak terdapat pada buah – buahan. 5.Susu.
  4. 4. Makanan yang Baik Dan Menyehatkan Beberapa syarat makanan yang baik dan menyehatkan diantaranya, sebagai berikut: A. Makanan harus cukup mengandung energi. B. Makanan harus cukup mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. C. Makanan harus cukup mengandung vitamin dan unsur – unsur mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pengaturan berbagai fungsi tubuh. D. Makanan harus mudah dicerna, agar sari – sari makanan mudah diserap oleh usus. E. Makanan harus cukup mengandung air. F. Makanan tidak mengandung racun dan bibit penyakit
  5. 5. Zat Makanan yang Berbahaya bagi Kesehatan. A. Pemakaian Zat Warna Sintesis Warna pada makanan dapat menimbulkan daya tarik dan selera makan seseorang. Zat warna yang digunakan pada makanan tersebut ada yang alamiah dan ada yang disengaja dibuat oleh manusia sebagai pengganti zat warna alami, misalnya fast FCF untuk warna hijau dan eritrosit untuk warna merah. Jika penggunaan zat warna sintesis pada makanan dosisnya terlalu berlebihan. Maka, hal tersebut akan memberikan efek samping bagi tubuh. B. Pemakaian Zat Pengawet Pemakaian bahan pengawet yang tidak sesuai dengan ketentuan pada makanan dapat menimbulkan efek negatif bagi tubuh, diantaranya dapat menimbulkan penyakit kanker.
  6. 6. Pengawetan makanan dapat dilakukan secara alamiah, misalnya dengan pengeringan, pendinginan, pasteurisasi, penggaraman, dan pengasinan. C. Makanan yang Banyak Mengandung Kolestrol. Makanan yang terlalu banyak mengandung kolestrol dapat membuat pembuluh darah mengendap sehingga aliran darah dalam tubuh terganggu. Penyakit yang ditimbulkan dari penyumbatan pada arteri yang menuju jantung disebut penyakit jantung koroner. 10 Bahan Kimia Makanan yang Berbahaya: 1. Sakarin. 2. Siklamat. 3. Nitrosamin. 4. Monosodium Glutamat. 5. Rodamin B. 6. Methanol Yellow 7. Formalin. 8. Boraks. 9. Acrylamide 10. Bisphenol A
  7. 7. Zat – zat Makanan yang Diperlukan Tubuh Agar organ-organ tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan hasilnya berdampak bagi kesehatan yang baik, maka setiap orang perlu mengetahui zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Untuk itu, setiap orang perlu mengatur dan melakukan kontrol atas zat-zat makanan yang masuk dalam tubuh, baik jenis, jumlah, dan kapan zat-zat makanan itu masuk ke dalam tubuh. Hasil yang diharapkan adalah kesehatan yang baik bagi setiap orang, sehingga mampu melakukan aktivitas keseharian dengan tubuh yang senantiasa sehat.
  8. 8. Gizi (Giza dari bahasa Arab, atau Nutrient dari bahasa Inggris) adalah zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat melakukan fungsifungsi tubuh dengan baik dan memberikan kesehatan. Zat makanan/ gizi yang dibutuhkan oleh tubuh terdiri dari: a. Karbohidrat 1. 2. 3. Karbohirat dapat dibagi atas 3 golongan berikut ini: Monosakarida adalah karbohidrat yang memiliki satu gugusan gula dalam setiap molekulnya, contohnya glukosa,fruktosa, dan galaktosa. Disakarida adalah karbohidrat yang memiliki dua gugusan gula dalam setiap molekulnya, contohnya maltosa, laktosa, dan sukrosa. Polisakarida adalah karbohidrat yang memiliki banyak gugusan gula dalam setiap molekulnya, contohnya amilum, selulosa, dan glikogen. b. Protein Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer – monomer asam yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida.
  9. 9. c. Lemak Lemak dan sejenisnya disebut lipid. Lemak sederhana adalah lemak yang terdiri atas tiga molekul asam lemak dan satu molekul gliserol. Asam lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh adalah asam lemak yang dapat disintesis sendiri di dalam tubuh bersama gliserin. Sedangkan, asam lemak tak jenuh tidak dapat disintesis dalam tubuh sehingga harus didatangkan dari luar. Di dalam tubuh, lemak berfungsi sebagai berikut: 1. Penghasil energi: 1 gram lemak menghasilkan energi sebanyak 9,3 kilo kalori. 2. Pelarut vitamin A, D, E, dan K. 3. Pelindung alat – alat tubuh. 4. Pelindung tubuh dari suhu rendah. 5. Pembangun bagian – bagian sel tertentu, seperti membran sel. 6. Penyimpan cadangan makanan,
  10. 10. d. Vitamin Vitamin adalah zat makanan yang mutlak diperlukan tubuh walaupun dalam jumlah yang sedikit. Vitamin berperan dalam pengaturan fungsi – fungsi tubuh, pertumbuhan, dan sebagai koenzim pada proses metabolisme. Seseorang yang kekurangan suatu vitamin dapat mengalami penyakit defisiensi. Beberapa vitamin dapat larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, sedangkan yang lainnya larut dalam air, seperti vitamin B dan C. e. Garam Mineral Garam mineral ialah bahan tak organik dalam bentuk ion. Seperti vitamin, garam mineral diperlukan dalam kuantiti kecil untuk memelihara kesehatan badan. Karena sifatnya yang mudah larut, garam mineral tidak mengalami proses pencernaan di dalam tubuh, tetapi langsung diserap oleh jonjot usus. f. Air Semua proses yang terjadi di dalam tubuh memerlukan air sehingga air merupakan kebutuhan vital yang tidak dapat diabaikan
  11. 11. Di dalam jaringan, air berfungsi sebagai: 1. Pelarut yang baik bagi zat organik dan zat anorganik 2. Pengangkut bahan metabolisme dan sisa metabolisme 3. Penyerap panas yang baik untuk diedarkan ke seluruh tubuh sehingga dapat menjaga stabilitas suhu tubuh 4. Bahan sintesis karbohidrat 5. Bahan suspensi untuk protein, lemak, glikogen, dan pati.

×