Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Guideline Renstra SKPD Kesehatan

4,719 views

Published on

Published in: Health & Medicine, Education
  • Be the first to comment

Guideline Renstra SKPD Kesehatan

  1. 2. T OPIK 1 Daftar Isi Dokumen Renstra Kesehatan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  2. 3. SISTEMATIKA RENSTRA SKPD <ul><li>Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah  SISTEMATIKA RENSTRA SKPD: </li></ul><ul><ul><li>Pendahuluan </li></ul></ul><ul><ul><li>Gambaran pelayanan SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Isu-isu strategis berdasarkan tugas pokok dan fungsi </li></ul></ul><ul><ul><li>Visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan kebijakan </li></ul></ul><ul><ul><li>Rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif </li></ul></ul><ul><ul><li>Indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  3. 4. PROTOTYPE SISTEMATIKA RENSTRA SKPD KESEHATAN <ul><li>Daftar Isi Renstra SKPD Kesehatan </li></ul><ul><li>BAB.1   PENDAHULUAN </li></ul><ul><ul><li>Latar Belakang </li></ul></ul><ul><ul><li>Maksud dan Tujuan </li></ul></ul><ul><ul><li>Landasan Hukum </li></ul></ul><ul><ul><li>Kedudukan dan Peranan Renstra SKPD Kesehatan dalam Perencanaan Daerah </li></ul></ul><ul><ul><li>Sistematika Penulisan </li></ul></ul><ul><li>BAB.2   TUGAS POKOK DAN FUNGSI SKPD KESEHATAN </li></ul><ul><ul><li>Struktur Organisasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Susunan Kepegawaian dan kelengkapan </li></ul></ul><ul><ul><li>TUPOKSI </li></ul></ul><ul><ul><li>Sistem, Prosedur, Mekanisme (dan lain-lain yang dinilai perlu) </li></ul></ul><ul><li>BAB.3   PROFIL KINERJA PELAYANAN SKPD KESEHATAN </li></ul><ul><ul><li>Kinerja Pelayanan Kesehatan (menurut berbagai aspek pelayanan dan capaian terhadap SPM) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kelemahan dan Kekuatan Internal SKPD Kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Peluang dan Tantangan Eksternal SKPD Kesehatan    </li></ul></ul><ul><ul><li>Rumusan Permasalahan Strategis SKPD Kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Rumusan Perubahan, Kecenderungan Masa Depan yang berpengaruh pada Tupoksi SKPD Kesehatan    </li></ul></ul><ul><ul><li>Rumusan Perubahan Internal dan Eksternal yang perlu dilakukan (untuk lebih produktif, efektif, dan efisien.) </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  4. 5. <ul><li>BAB.4   VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN </li></ul><ul><ul><li>Visi SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Misi SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Tujuan (memenuhi kriteria Specific, Measurable, Achievable, Results oriented, Time bound) </li></ul></ul><ul><ul><li>Strategi </li></ul></ul><ul><ul><li>Kebijakan </li></ul></ul><ul><li>BAB.5   PROGRAM PEMBANGUNAN PELAYANAN KESEHATAN </li></ul><ul><ul><li>Program SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Program Lintas SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Program Lintas Kewilayahan </li></ul></ul><ul><ul><li>Pagu Indikatif dan Indikasi Sumber Pendanaan </li></ul></ul><ul><li>BAB.6   PENUTUP </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  5. 6. TOPIK 2 Bagan Alir Proses dan Tata Cara Penyusunan Renstra SKPD Kesehatan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  6. 8. Langkah-langkah Utama Penyusunan Renstra (Sumber: Rorenbang Depkes) <ul><li>Persiapan </li></ul><ul><li>identifikasi stakeholders </li></ul><ul><li>review atau pengembangan visi dan misi </li></ul><ul><li>analisis situasi- identifikasi major issues/trends </li></ul><ul><li>melakukan SWOT analisis </li></ul><ul><li>prioritisasi issues </li></ul><ul><li>formulasi tujuan-tujuan utama </li></ul><ul><li>formulasi strategi untuk mencapai tujuan </li></ul><ul><li>formulasi sasaran untuk pencapaian tujuan </li></ul><ul><li>penetapan peranan dan tanggung jawab implementasi rencana </li></ul><ul><li>penetapan waktu penyelesaian masing-masing sasaran </li></ul><ul><li>penetapan indicator kinerja pencapaian (benchmark) </li></ul><ul><li>penulisan dan pengkomunikasian dokumen rencana </li></ul>
  7. 9. ADA 5 PENDEKATAN DALAM MENYUSUN RENSTRA <ul><li>Politik </li></ul><ul><li>Ini bermakna bahwa penyusunan Renstra SKPD melibatkan proses konsultasi dengan kekuatan politis terutama Kepala Daerah Terpilih dan DPRD: </li></ul><ul><ul><li>Ada konsultasi dengan KDH Terpilih untuk penerjemahan yang tepat dan sistematis atas visi, misi, dan program Kepala Daerah Terpilih ke dalam tujuan, strategi, kebijakan, dan program pembangunan daerah </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada keterlibatan DPRD dalam proses penyusunan Renstra SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada pokok-pokok pikiran DPRD dalam proses penyusunan Renstra SKPD </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada pengesahan Renstra SKPD sebagai Peraturan Kepala SKPD yang mengikat semua pihak untuk melaksanakannya dalam lima tahun ke depan. </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  8. 10. <ul><li>2. Teknokratik </li></ul><ul><ul><li>Ada rumusan isu dan permasalahan pembangunan yang jelas </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada rumusan prioritas isu sesuai dengan urgensi dan kepentingan dan dampak isu terhadap kesejahteraan masyarakat banyak </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada rumusan tujuan pembangunan yang memenuhi kriteria SMART (specific, measurable, achievable, result oriented, time bound) </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada rumusan alternatif strategi untuk pencapaian tujuan </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada rumusan kebijakan untuk masing-masing strategi </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada pertimbangan atas kendala ketersediaan sumber daya dan dana (kendala fiskal SKPD) </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada prioritas program </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada tolok ukur dan target kinerja capaian program </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada pagu indikatif program </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada kejelasan siapa bertanggung jawab untuk mencapai tujuan, sasaran dan hasil, dan waktu penyelesaian termasuk review kemajuan pencapaian sasaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada kemampuan untuk menyesuaikan dari waktu ke waktu terhadap perkembangan internal dan eksternal yang terjadi </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada evaluasi terhadap proses perencanaan yang dilakukan </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada komunikasi dan konsultasi berkelanjutan dari dokumen yang dihasilkan </li></ul></ul><ul><ul><li>Ada instrumen, metodologi, pendekatan yang tepat digunakan untuk mendukung proses perencanaan </li></ul></ul>
  9. 11. <ul><li>3. Demokratis-Partisipatif </li></ul><ul><li>Ada identifikasi stakeholder yang relevan untuk dilibatkan dalam proses perumusan visi, misi, dan agenda SKPD serta dalam proses pengambilan keputusan penyusunan Renstra SKPD </li></ul><ul><li>Ada kesetaraan antara government dan non government stakeholder dalam pengambilan keputusan </li></ul><ul><li>Ada transparasi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan </li></ul><ul><li>Ada keterwakilan yang memadai dari seluruh segmen masyarakat, terutama kaum perempuan dan kelompok marjinal </li></ul><ul><li>Ada sense of ownership masyarakat terhadap Renstra SKPD </li></ul><ul><li>Ada pelibatan dari media </li></ul><ul><li>Ada konsensus atau kesepakatan pada semua tahapan penting pengambilan keputusan seperti perumusan prioritas isu dan permasalahan, perumusan tujuan, strategi dan kebijakan, dan prioritas program </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  10. 12. <ul><li>4. Atas-bawah (top-down) </li></ul><ul><li>Ada sinergi dengan RPJM Nasional dan Renstra K/L </li></ul><ul><li>Ada sinergi dan konsistensi dengan RPJPD dan RPJMD </li></ul><ul><li>Ada sinergi dan konsistensi dengan RTRWD </li></ul><ul><li>Ada sinergi dan komitmen pemerintah terhadap tujuan-tujuan pembangunan global seperti Millennium Development Goals , Sustainable Development, pemenuhan Hak Asasi Manusia, pemenuhan air bersih dan sanitasi, dsb </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  11. 13. <ul><li>5. Bawah-atas (bottom-up) </li></ul><ul><li>Ada penjaringan aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk melihat konsistensi dengan visi, misi, dan program Kepala Daerah Terpilih </li></ul><ul><li>Memperhatikan hasil proses musrenbang dan kesepakatan dengan masyarakat tentang prioritas pembangunan daerah </li></ul><ul><li>Mempertimbangkan hasil Forum Multi Stakeholder SKPD </li></ul><ul><li>Memperhatikan hasil proses penyusunan Renstra SKPD </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  12. 14. TOPIK 3 Penyusunan Tim Penyusun Renstra Kesehatan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  13. 15. HAL PENTING DLM PEMBENTUKAN TIM RENSTRA SKPD KESEHATAN <ul><li>Perlu memperhatikan PERMENDAGRI No 13/2006 sebagai kerangka pendekatan dalam penyusunan Tim Renstra SKPD yaitu ruang lingkup program dan kegiatan yang menjadi cakupan SKPD </li></ul><ul><li>Kepmenkes 267/Menkes/SK/III/2008 tentang Pedoman Teknis Pengorganisasian Dinas Kesehatan Daerah, perwakilan tiap Bidang dan sekretariat disesuaikan dengan pola minimal/ maksimal yang dipakai. </li></ul><ul><li>Kriteria anggota tim penyusun Renstra: </li></ul><ul><ul><li>Mempunyai pengalaman dalam perencanaan kesehatan daerah </li></ul></ul><ul><ul><li>Mempunyai wawasan dan atau pengalaman dalam pengelolaan program kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Mempunyai wawasan dan kepedulian masalah kesehatan serta kesiapan waktu yang cukup. </li></ul></ul><ul><li>Kriteria calon fasilitator penyusunan Renstra : </li></ul><ul><ul><li>Mempunyai pengalaman yang cukup dalam memfasilitasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Kalau bisa pernah dilatih teknik fasilitasi yang partisipatif </li></ul></ul><ul><ul><li>Mempunyai pemahaman yang cukup tentang peraturan & sistem perencanaan di daerah </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  14. 16. TEMPLATE 1: SUSUNAN ORGANISASI TIM PENYUSUN RENSTRA SKPD KESEHATAN Asosiasi/organisasi Profesi (mis: IBI, IDI) CSO/LSM fokus Kesehatan/Perguruan Tinggi Setempat Perwakilan Masyarakat Komisi DPRD Kota/Kabupaten yang membidangi Kesejahteraan Rakyat Legislatif <ul><li>Semua Kepala Bidang yang ada di Dinas Kesehatan dan Perwakilan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Kesehatan, mengacu pada PP 38/2007 dan PP 41/2007, dan Kepmenkes 267/Menkes/SK/III/2008 Contoh </li></ul><ul><li>Bidang Pelayanan Kesehatan </li></ul><ul><li>Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan </li></ul><ul><li>Bidang Pengembangan SDM Kesehatan </li></ul><ul><li>Bidang Jaminan dan Sarana Ke sehatan </li></ul><ul><li>Bappeda Bidang Sosbud </li></ul>Unsur SKPD terkait (Lihat pola SOTK) Anggota Forum SKPD 4 Staf SKPD yang membidangi perencanaan Sekretaris 3 Sekretaris Dinas Kesehatan Ketua 2 Kepala SKPD Penanggung jawab 1 (3) (2) (1) Personel / Lembaga Jabatan dalam Tim No
  15. 17. TOPIK 4 Identifikasi dan Pembagian Peran Stakeholders Bidang Kesehatan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  16. 18. <ul><li>KETERANGAN *) </li></ul><ul><li>Anggota Tim Penyusun </li></ul><ul><li>Penyusunan Profil Kinerja Pelayanan Kesehatan </li></ul><ul><li>Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Urusan Wajib Kesehatan </li></ul><ul><li>Analisis SWOT </li></ul><ul><li>Perumusan Isu Strategis, Visi dan Misi SKPD Kesehatan, Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan </li></ul><ul><li>Perumusan Program, Kegiatan, dan Anggaran </li></ul><ul><li>Forum SKPD Penyusunan Renstra Kesehatan </li></ul><ul><li>Musrenbang RPJMD </li></ul><ul><li>Musrenbang Desa/Kelurahan </li></ul><ul><li>Musrenbang Kecamatan </li></ul><ul><li>Forum SKPD Penyusunan Renja SKPD </li></ul><ul><li>Musrenbang RKPD </li></ul><ul><li>Pembahasan KUA-PPAS </li></ul><ul><li>Sosialisasi Draft RAPBD (oleh Sekda) </li></ul><ul><li>Pembahasan RAPBD </li></ul><ul><li>Penetapan APBD </li></ul><ul><li>Pelaksanaan APBD </li></ul><ul><li>Monitoring dan Evaluasi, Konsistensi Realisasi Program dan Anggaran </li></ul><ul><li>Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah </li></ul>Template 2 : Peta Stakeholders Penyusunan Renstra SKPD Kesehatan               RSUD 8      RS Swasta 7         PERSAGI 6           IAKMI 5            IBI 4          IDI 3                 Kepala Puskesmas 2       Tim/ Forum Kesehatan Desa 1 19 18 17 16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 Keterlibatan dalam Proses Perencanaan*) (beri  pada kolom yg sesuai) Fokus Kepen-tingan Nama Lembaga/ Kelompok No
  17. 19. TOPIK 5 Overview Kebijakan Perencanaan Nasional dalam Pembangunan Sektor Kesehatan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  18. 20. UU No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan dan Pembangunan Nasional <ul><li>Sistem perencanaan pembangunan nasional menghasilkan dokumen-dokumen rencana di tingkat daerah sebagai berikut: </li></ul><ul><ul><li>Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) </li></ul></ul><ul><ul><li>Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) </li></ul></ul><ul><ul><li>Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) </li></ul></ul><ul><ul><li>Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) </li></ul></ul><ul><ul><li>Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) </li></ul></ul><ul><li>Di antara dokumen rencana tsb, dokumen rencana yang wajib disusun oleh setiap SKPD adalah Renstra SKPD dan Renja SKPD. Dengan demikian, SKPD Kesehatan wajib menyusun Renstra SKPD Kesehatan dan Renja SKPD Kesehatan. </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  19. 21. PENDEKATAN PERENCANAAN* <ul><li>Politik; </li></ul><ul><li>Teknokratik; </li></ul><ul><li>Partisipatif; </li></ul><ul><li>Atas-bawah ( top-down ); dan </li></ul><ul><li>Bawah-atas ( bottom-up ) </li></ul>SPPN mencakup lima pendekatan dalam seluruh rangkaian perencanaan, yaitu: * Sumber : Undang-undang No.: 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) Catatan : Dalam perencanaan pembangunan kesehatan dewasa ini, pendekatan no.: 2,3, dan 4 tampak makin memadai. Pendekatan 1 dan 5 masih memerlukan perhatian yang seksama dari semua pihak yang terkait di Pusat dan Daerah (Rorenbang Depkes RI , 2007) Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  20. 22. REALISASI ANGGARAN DEPKES RI 2005-2008 <ul><li>Realisasi anggaran belanja yang dikelola oleh Depkes dalam kurun waktu 2005-2008, mengalami peningkatan rata-rata 41,4 persen per tahun, yaitu dari Rp6,5 triliun (0,3 persen dari PDB) pada tahun 2005 menjadi Rp18,4 triliun (0,3 persen dari PDB) dalam tahun 2008 </li></ul><ul><li>Selama kurun waktu tersebut, digunakan untuk melaksanakan program-program prioritas di bidang kesehatan, yaitu antara lain: (i) program upaya kesehatan masyarakat, dengan alokasi anggaran meningkat dari Rp3,4 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp3,37 triliun pada tahun 2008; (ii) program upaya kesehatan perseorangan, dengan alokasi anggaran meningkat dari Rp3,9 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp9,2 triliun pada tahun 2008; serta (iii) program pencegahan dan pemberantasan penyakit, dengan alokasi anggaran Rp853,5 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp949,3 miliar pada tahun 2008 </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  21. 23. Output 2005-2008 <ul><li>(i) meningkatnya jumlah Puskesmas dari 7.669 buah pada tahun 2005 menjadi 8.114 buah pada awal tahun 2008 dan meningkatnya jumlah Puskesmas Pembantu dari 22.002 buah dari tahun 2005 menjadi 22.347 buah pada awal tahun 2008; </li></ul><ul><li>(ii) meningkatnya jumlah Puskesmas Keliling Roda Empat dari 5.064 buah pada tahun 2005 menjadi 6.544 buah pada awal tahun 2008 dan meningkatnya jumlah Puskesmas Keliling perairan dari 591 buah pada tahun 2005 menjadi 644 buah pada awal tahun 2008; </li></ul><ul><li>(iii) meningkatnya jumlah Desa Siaga yang dilengkapi dengan Pos Kesehatan Desa menjadi 33.910 buah pada awal tahun 2008; </li></ul><ul><li>(iv) terlaksananya pengembangan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dari 238.699 buah pada tahun 2005 menjadi 269.202 buah pada awal tahun 2008; </li></ul><ul><li>(v) terlaksananya pengembangan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) menjadi 600 buah pada awal tahun 2008; </li></ul><ul><li>(vi) terlaksananya penyediaan fasilitas kesehatan rujukan, yang mencakup RS pemerintah dan swasta dari 1.268 RS pada tahun 2005 menjadi 1.319 RS pada awal tahun 2008; serta </li></ul><ul><li>(vii) meningkatnya jumlah tempat tidur RS yang tersedia dari 136.766 tempat tidur pada tahun 2005 menjadi 142.707 buah tempat tidur pada tahun 2008 </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  22. 24. Outcome 2005-2008 <ul><li>(i) meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin dan kurang mampu dari 60 juta orang pada semester II tahun 2005 menjadi 76,4 juta orang pada tahun 2008; </li></ul><ul><li>(ii) menurunnya tingkat kematian ibu melahirkan dari 270 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2004 menjadi 248 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007; </li></ul><ul><li>(iii) menurunnya tingkat kematian bayi dari 30,8 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2004 menjadi 26,9 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007; (iv) meningkatnya usia harapan hidup dari 66,2 tahun pada tahun 2004 menjadi 70,5 tahun pada tahun 2007; </li></ul><ul><li>(v) berkurangnya prevalensi gizi kurang pada anak Balita dari 25,8 persen pada tahun 2004, menjadi 21,9 persen pada tahun 2007 ; dan </li></ul><ul><li>(vi) meningkatnya jumlah kunjungan pasien rawat jalan di RS dari 1.833.996 kunjungan pada tahun 2005 menjadi 10.850.513 kunjungan pada tahun 2006 dan meningkatnya pasien rawat inap di RS dari 13.357.208 pasien pada tahun 2005 menjadi 43.584.052 pasien pada tahun 2006 </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  23. 25. RPJMN Kesehatan 2005-2009 <ul><li>SASARAN belum tercapai (?) </li></ul><ul><li>(i) umur harapan hidup 70,6 tahun; </li></ul><ul><li>(ii) angka kematian bayi 26 per 1.000 kelahiran hidup; </li></ul><ul><li>(iii) angka kematian ibu melahirkan 226 per 100.000 kelahiran; dan </li></ul><ul><li>(iv) prevalensi gizi kurang pada anak balita sekitar 20 persen. </li></ul><ul><li>FAKTOR PENYEBABNYA (?) </li></ul><ul><li>Hal ini terutama berkaitan dengan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat di daerah-daerah miskin untuk menggunakan fasilitas kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Karena itu, pemerintah akan senantiasa terus menggalakkan dan mensosialisasikan program-program kesehatan tersebut sampai ke tingkat RT/RW, antara lain melalui mushola sehat, posyandu, puskesmas keliling, dan lain sebagainya </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  24. 26. Permendagri 13/2006 dan Permendagri 59/2007 SPM KESEHATAN KAB/KOTA Permenkes 741/2008 Bidang Kesehatan: 18 PROGRAM + Kegiatan 4 JENIS LAYANAN & 18 Standar Cakupan PP No 38/2007 ttg Urusan &/ kewenangan wajib yg diserahkan ke Kab/Kota ada 34 item urusan <ul><li>MDG’s KESEHATAN </li></ul><ul><li>mengurangi angka kematian bayi </li></ul><ul><li>meningkatkan kesehatan ibu. </li></ul><ul><li>memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya </li></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  25. 27. <ul><li>Tabel 3 Matriks Keterkaitan Urusan Kesehatan dalam PP 38/2007 dengan Program dan Kegiatan dalam Permendagri No 13/2006 </li></ul>B3= Program Pengawasan Obat dan Makanan       √ √       √   √     √     √   Penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular. 3 B2= Program Upaya Kesehatan Masyarakat                     √               Penyelenggaraan survailans epidemiologi, penyelidikan kejadian luar biasa/KLB dan gizi buruk 2 B1= Program Obat dan Perbekalan Kesehatan √ √ √ √ √     √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Penyelenggaraan, bimbingan dan pengendalian operasionalisasi bidang kesehatan 1   B 18 B 17 B 16 B 15 B 14 B13 B12 B11 B10 B9 B8 B7 B6 B 5 B4 B3 B2 B1     (B) (A) Keterangan Jenis Program Kesehatan (Permendagri 13/2006) Keterkaitan Urusan Wajib Kesehatan Dengan Program Kesehatan Sesuai Permendagri 13/2006 Urusan Kesehatan (PP 38/2007) No
  26. 28. <ul><li>Tabel 4 Matriks Keterkaitan Program dan Kegiatan Kesehatan (Permendagri 13/2006) dengan Pencapaian SPM (Permenkes 741/2008 </li></ul>C6= Cakupan kunjungan bayi                 √ √                 Program Perbaikan Gizi Masyarakat 6 C5= Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani √ √ √   √ √ √       √ √ √   √ √   √ Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat 5 C4= Cakupan pelayanan nifas                                     Program Pengembangan Obat Asli Indonesia 4 C3= Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan   √                                 Program Pengawasan Obat dan Makanan 3 C2=Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Program Upaya Kesehatan Masyarakat 2 C1= Cakupan K4 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 1   C18 C17 C16 C15 C14 C13 C12 C11 C10 C9 C8 C7 C6 C5 C4 C3 C2 C1     (C) (B) Keterangan Jenis Cakupan Pelayanan Di SPM Kes (Permenkes 741/2008) Proyeksi Daya Ungkit Program ke Pencapaian SPM (Permenkes 741/2008) Jenis Program Kesehatan (Permendagri 13/2006) No
  27. 29. EVALUASI DEPKES THD IMPLEMENTASI SPM BID. KESEHATAN DI KAB/KOTA <ul><li>Jumlah indikator SPM terlalu banyak </li></ul><ul><li>Target indikator terlalu tinggi bagi sebagian besar Kab/Kota </li></ul><ul><li>Beberapa indikator sulit diperoleh sumber datanya </li></ul><ul><li>Ada beberapa SPM yang diwajibkan tetapi tidak menjadi masalah di Kab/Kota tertentu </li></ul><ul><li>Definisi Operasional Indikator kurang jelas : </li></ul><ul><ul><li>ASI Eksklusif, Rawat Jalan, Rawat Inap, Ketersediaan Obat dan Resep Obat Generik, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Rumah Tangga Sehat </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  28. 30. <ul><li>Alokasi anggaran di daerah tidak mencukupi kebutuhan untuk melaksanakan pelayanan yang di-SPM-kan. </li></ul><ul><li>SDM, sarana dan prasarana untuk implementasi SPM di beberapa daerah kurang/ tidak memadai kualitas dan kuantitas. </li></ul><ul><li>Sosialisasi substansi SPM dan monitoring penerapannya sangat kurang. </li></ul>EVALUASI IMPLEMENTASI SPM ….. (Lanjutan) Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  29. 31. SISTEM KESEHATAN NASIONAL MASYARAKAT PEMERINTAH LEGIS LATIF YUDIKATIF PELAKU SKN ADVOKASI WAS-SOS PROVIDER P’NGGJWB P’GERAK P’MBINA PLAKSANA POLICY MAKER BUDGET P’AWAS KEMITRAAN DG EKSKTF P’NEGAK HUKUM (SK Menkes No 131 Th 2004) TUJUAN:Terselenggaranya pembgn kes o/ semua potensi bgs (msyrkt,swasta & pemrth) scr sinergis, berhasil-guna & berdaya-guna, shg tercapai drjt kesmas yg setinggi2nya Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  30. 32. PENYELENGGARAAN SKN PROSES PENYELENGGARAAN <ul><li>INPUT </li></ul><ul><li>Pembiayaan </li></ul><ul><li>SDM </li></ul><ul><li>Obat & perbekalan </li></ul><ul><li>PROSES </li></ul><ul><li>Upaya Kesehatan </li></ul><ul><li>Pemberdayaan Masyarakat </li></ul>OUTPUT Pembgn Kes efektif, efisien, bermutu, merata & berkeadilan LINGKUNGAN IPOLEKSOSBUDHANKAM ( Nas, Regional, Global) SINERGISME SINKRONISASI INTEGRASI KOORDINASI Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  31. 33. TOPIK 9 Penentuan Target 5 Tahunan dan Rincian Target Tahunan, Indikator Capaian, Indikasi Anggaran, dan Sumber Pendanaan Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  32. 34. <ul><li>Output: </li></ul><ul><ul><li>Diketahuinya tingkat pencapaian pelayanan SKPD saat ini dibandingkan terhadap SPM atau kebutuhan pelayanan </li></ul></ul><ul><ul><li>Ditetapkannya target 5 tahun ke depan </li></ul></ul><ul><ul><li>Ditetapkannya kebutuhan peningkatan tingkat pelayanan dan indikasi anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai target 5 tahun ke depan </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  33. 35. <ul><li>Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam penetapan target kinerja bidang kesehatan : </li></ul><ul><ul><li>Memilih dasar penetapan sebagai justifikasi penganggaran yang diprioritaskan pada setiap fungsi/ bidang kesehatan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Memperhatikan tingkat pelayanan kesehatan minimum (SPM) yang ditetapkan oleh departemen kesehatan dan SKPD Kesehatan propinsi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Kelanjutan setiap program, tingkat inflasi, dan tingkat efisiensi menjadi bagian yang penting dalam menentukan target kinerja. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ketersediaan sumber daya kesehatan dalam kegiatan tersebut: dana, SDM, sarana, prasarana pengembangan teknologi, dan lain sebagainya. </li></ul></ul><ul><ul><li>Kendala yang mungkin dihadapi bidang kesehatan dimasa depan. </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  34. 36. <ul><li>Pagu indikatif Renstra SKPD adalah rancangan/draft atau kemungkinan awal patokan batas maksimal/tertinggi sejumlah dana yang akan digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan SKPD yang direncanakan untuk 5 tahun ke depan mengacu kepada APBD. </li></ul><ul><li>Cara: </li></ul><ul><ul><li>Historis </li></ul></ul><ul><ul><li>Politis </li></ul></ul><ul><ul><li>Kebutuhan fiskal wilayah </li></ul></ul>Pusat Pengembangan Pelayanan Publik Kesehatan UNDIP Contact: dr.Sutopo ( 08122844066 - spjati@yahoo.com )
  35. 37. <ul><li>Template (14) Target 5 Tahunan dan Rincian Target Tahunan, Indikator Capaian, Indikasi Anggaran dan Sumber Pendanaan </li></ul>.............................. dst 80 % (Th 2010 ) Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 5 90 % (Th 2015 ) Cakupan pelayanan nifas 4 90 % (Th 2015 ) Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan 3 80 % (Th 2015 ) Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 2 95 % (Th 2015 ) Cakupan K4 1 PELAYANAN KESEHATAN DASAR I 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1 L A I N APBN APBD Prop APBD Kab Alokasi tahun ke Realisasi tahun ke Tahun ke SUMBER PENDANAAN PAGU INDIKATIF CAPAIAN KINERJA TARGET TAHUNAN TARGET JENIS PELAYANAN NO
  36. 38. <ul><li>Template (17) Perumusan Program dan Kegiatan Mengacu Pada SPM Bidang Kesehatan, dan Sumber Pendanaan </li></ul>neonatus dengan komplikasi yang ditangani pelayanan nifas pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan komplikasi kebidanan yang ditangani K4 <ul><li>Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak </li></ul><ul><li>Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita </li></ul><ul><li>dst </li></ul>Pelayanan Kesehatan Dasar I (18) (17) (16) (15) (14) (13) (12) (11) (10) (9) (8) (7) (6) (5) (4) (3) (2) (1) PAD Dana Ot sus Dana Penye suaian Dana Alokasi Khusus Dana Alo kasi U-mum Dana Bagi Hasil Dana Tugas Pemban tuan Dana De kon sen trasi Dana Tugas Pemban tuan Daru rat Hibah Dana Sektoral di Daerah Swa daya Mas yara- kat Swasta Kab/Kota Provinsi Nasional Sumber Pendanaan Tahun ke-......... Kegiatan Program (Permendaggri 13/2006) Jenis Pelayanan SPM bidang kesehatan No
  37. 39. Terimakasih Selamat Mencoba...!

×