Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengenalan buku putih rl

433 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pengenalan buku putih rl

  1. 1. Pengenalan Buku Putih Sanitasi Kabupaten/KotaPelatihan Buku Putih dan SSK bagi Pokja Kabupaten/Kota Jakarta, 5 Maret 2012
  2. 2. Konsep Perencanaan Strategis Masa Depan Ke mana arah yang ingin kita tuju? Menetapkan langkah demi Merefleksikan langkah menuju masa depan ke situasi yang situasi saat ini. diinginkan di Saat Ini Memulai dari masa depan. akhir yang ingin dituju. Di mana kita berada saat ini?
  3. 3. Elemen Perencanaan Strategis Analisa Perumusan Implementasi Evaluasi dan Lingkungan Strategi Strategi Pengendalian(Environmental (Strategy (Strategy (Evaluation and Scanning) Formulation) Implementation) Control)
  4. 4. Penerapan Perencanaan Strategis - PPSP Pemantauan, Pembimbingan, Evaluasi dan Pembinaan Pengembangan Kelembagaan dan PeraturanKampanye, Edukasi, Advokasi, dan Pendampingan Buku Putih & SSK MPSS IMPLEMENTASI : Infrastruktur dan Non-infrastruktur
  5. 5. Apa itu… …Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota?
  6. 6. Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota  Hakekat : Sebagai profil dan gambaran pemetaan karakteristik & kondisi sanitasi, serta prioritas/arah pengembangan kabupaten/kota & masyarakat.
  7. 7. Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota  Kegunaan : Untuk menjadi baseline-data terkait kondisi sanitasi kabupaten/kota mutakhir yang akan digunakan dalam penyusunan Strategi Sanitasi Kabupaten /Kota (SSK), serta keperluan pemantuan dan evaluasi (monev) pembangunan sektor sanitasi.
  8. 8. Substansi dari Isi Buku Putih ?Hasil analisa dari berbagai kajian data sekunder dan primer
  9. 9. Substansi dari Isi Buku Putih, hasil analisa dari… Survey Kajian Pengumpulan Penyedia Kelembagaan Data Layanan dan Sekunder Sanitasi Kebijakan Kajian Komunikasi Kajian PMJK Penentuan dan Pemetaan dan Promosi Area Beresiko Media Higiene Profil Catatan: Keuangan dan Lihat Lembar Bacaan Studi EHRA Perekonomian “Outline / Daftar Isi Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota” Daerah
  10. 10. “Proses Penyusunan yang Baik Melahirkan Produk Berkualitas” Penyusunan dilakukan oleh Pokja selama 6 bulan sedangkan SSK selama 5 bulan (1 bulan paralel dengan penyusunan Buku Putih) Fasilitator & tenaga ahli mengawal tercapainya milestone & kualitas sebagai pengawal proses dan produk yang berkualitas (quality assurance)  Proses yang baik: sesuai milestone dan tahapan proses penyusunan  Produk berkualitas: sesuai petunjuk praktis
  11. 11. Langkah Penyusunan Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota Internalisasi Penyamaan Persepsi Output: Disepakatinya Rencana Kerja penyusunan Buku Bangun kesepahaman Susun dan sepakati Putih Sanitasi pentingnya Buku Putih Rencana Kerja Pokja Sanitasi Kabupaten/Kota Ditulisnya input/masukan untuk Buku Putih, khususnya “Bab 1: Pendahuluan” Penyiapan Profil Wilayah Output: Pahami Ruang Diskusi Data dan •Terkumpulnya dataLingkup Sanitasi. Kumpulkan Sumber yang SusunSepakati Cakupan Data Dibutuhkan untuk Profil sekunder Wilayah Sekunder Penyusunan Profil Wilayah •Input untuk “Bab 1 Sasaran/Kajian Wilayah Pendahuluan” dan “Bab 2: Gambaran Umum Wilayah
  12. 12. Langkah Penyusunan Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota Peneliaian Profil Sanitasi • Diskusikan, petakan, dan sepakati Sistem Sanitasi yang berlaku di Kabupaten/Kota untuk masing-masing sub-sektor. • Susun tabel data sekunder berdasarkan dokumen Data Sekunder (tingkat & cakupan layanan • Lakukan pengumpulan data primer dan hasil kajian • Identifikasi dan sepakati permasalahan di masing- masing sub-sektor • Identifikasi program dan kegiatan pembangunan sanitasi yang sedang berjalan Output: Disusunnya peta sistem sanitasi masing-masing sub- sektor Tersedianya hasil survei/studi/kajian yang disyaratkan untuk penyusunan Buku Putih Input untuk Bab 2, 3, dan 4 Buku Putih.
  13. 13. Langkah Penyusunan Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota Penetapan Prioritas Pengembangan Sanitasi • Penentuan Awal Area Berisiko • Nilai kemajuan pelaksanaan studi EHRA • Penentuan Area Berisiko • Penetapan Awal Prioritas Pengembangan • Verifikasi Hasil Penetapan Awal dengan Melakukan Kunjungan Lapangan • Konsultasi dengan SKPD Terkait dan Tetapkan Prioritas Pengembangan Output: Input untuk Buku Putih, khususnya Bab 5
  14. 14. Langkah Penyusunan Buku Putih Sanitasi Kabupaten/Kota Finalisasi Buku Putih Sanitasi • Kompilasi dan Periksa draft Buku Putih Kabupaten/Kota • Siapkan Ringkasan Buku Putih Kabupaten/Kota • Konsultasi draf Buku Putih dengan Tim Pengarah • Lakukan perbaikan draft Buku Putih dari masukan Tim Pengarah • Adakan Konsultasi Publik Buku Putih atau Pertemuan Pemangku Kepentingan (Stakeholder) • Finalisasi Buku Putih Kabupaten/Kota • Lakukan advokasi ke Kepala Daerah untuk mendapatkan pengesahan atas Buku Putih Output: • Tersusunnya Draft Buku Putih Kabupaten/Kota • Terselenggaranya kegiatan Konsultasi Publik Buku Putih • Pengesahan Buku Putih Kabupaten/Kota oleh Kepala Daerah yaitu Bupati/Walikota
  15. 15. Kriteria Proses BPS Berkualitas Partisipasi aktif anggota pokja (60%), Penyusunan BPS & SSK dalam satu tahun fiskal, Konsultasi ke kepala SKPD/tim pengarah pokja, Konsultasi ke kepala daerah, Konsultasi publik.
  16. 16. Kriteria Produk BPS Berkualitas Terdapat analisis kondisi sanitasi dan peta prioritas, Dilakukannya 4 studi/kajian sebagai sumber data primer, Kelengkapan tabel, diagram dan peta yang dipersyaratkan dalam dokumen BPS, Disahkan oleh bupati/walikota.
  17. 17. Jadwal Penyusunan BPS dan SSK
  18. 18. Terimakasih…

×