Alga Hijau
(Chlorophyta)
DISUSUN OLEH : M. ZULFIKAR ALI & FARREL F. R.
KELAS : X MIIA 13
Chlorophyta adalah ganggang yang
mengandung klorofil dan karotin
berwarna kuning sehingga warnanya
menjadi hijau kekuningan. Biasanya,
ganggang ini hidup di air tawar, seperti
air kolam, air danau, ataupun
air sungai
Ganggang Hijau
Ciri-ciri Chlorophyta
• tubuhnya mengandung klorofil dan berwarna hijau. Sel
mengandung
kloroplas yang berisi klorofil a, klorofil b, karoten, dan xantofil,
• hidup melayang-layang di air tawar atau air laut,
• Ada yang bersel satu ada juga yang membentuk koloni
• memiliki dinding sel, dan
• cadangan makanan disimpan di suatu rongga yang
berbentuk bulat. Rongga ini terletak di dekat kloroplas yang
disebut pirenoid.
Struktur Tubuh
Chlorophyta
Alga hijau mempunyai susunan tubuh yang bervariasi baik
dalam ukuran maupun dalam bentuk dan susunanya.
Ada Chlorophytayang terdiri dari sel-sel kecil yang
merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang-
cabang atau tidak, ada pula yang membentuk koloni
yang menyerupai kormus tumbuhan tingkat tinggi. Berikut
ini merupakan struktur tubuh dari beberapa contoh
ganggang hijau
1. Chlamidomonas
2. Spirogyra
Reproduksi Chlorophyta
Reproduksi Chlorophyta dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu
secara seksual dan secara aseksual. Reproduksi seksual dilakukan
dengan cara peleburan sel kelamin jantan dan betina serta ada
juga
yang secara konjugasi. Reproduksi secara aseksual dilakukan
tanpa
adanya peleburan sel jantan dan betina, tetapi dilakukan dengan
pembelahan
biner (ganggang bersel satu), fragmentasi (ganggang berbentuk
benang dan berkoloni), serta pembentukan zoospora (spora
kembara).
Peranan Chlorophyta
dalam Kehidupan
Dampak positif
1. Sebagai sumber protein sel tunggal, contoh chlorella
2. Sebagai bahan makan, contoh volvox sebagai sayuran
3. Menghasilkan O2 (oksigen) dan hasil fotositensis yang
diperlukan oleh makhluk hidup lain untuk bernafas
Dampak negatif
1. Dapat mengganggu jika perairan terlalu subur
2. Membuat air berubah warna dan menjadi
bau
3. Menjadi masalah dalam proses penjernihan air
4. Menyebabkan penyumbatan pada saringan
pengolahan air.

Xmia13 chlorophyta

  • 1.
    Alga Hijau (Chlorophyta) DISUSUN OLEH: M. ZULFIKAR ALI & FARREL F. R. KELAS : X MIIA 13
  • 2.
    Chlorophyta adalah ganggangyang mengandung klorofil dan karotin berwarna kuning sehingga warnanya menjadi hijau kekuningan. Biasanya, ganggang ini hidup di air tawar, seperti air kolam, air danau, ataupun air sungai Ganggang Hijau
  • 3.
    Ciri-ciri Chlorophyta • tubuhnyamengandung klorofil dan berwarna hijau. Sel mengandung kloroplas yang berisi klorofil a, klorofil b, karoten, dan xantofil, • hidup melayang-layang di air tawar atau air laut, • Ada yang bersel satu ada juga yang membentuk koloni • memiliki dinding sel, dan • cadangan makanan disimpan di suatu rongga yang berbentuk bulat. Rongga ini terletak di dekat kloroplas yang disebut pirenoid.
  • 4.
    Struktur Tubuh Chlorophyta Alga hijaumempunyai susunan tubuh yang bervariasi baik dalam ukuran maupun dalam bentuk dan susunanya. Ada Chlorophytayang terdiri dari sel-sel kecil yang merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang- cabang atau tidak, ada pula yang membentuk koloni yang menyerupai kormus tumbuhan tingkat tinggi. Berikut ini merupakan struktur tubuh dari beberapa contoh ganggang hijau
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Reproduksi Chlorophyta Reproduksi Chlorophytadapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara seksual dan secara aseksual. Reproduksi seksual dilakukan dengan cara peleburan sel kelamin jantan dan betina serta ada juga yang secara konjugasi. Reproduksi secara aseksual dilakukan tanpa adanya peleburan sel jantan dan betina, tetapi dilakukan dengan pembelahan biner (ganggang bersel satu), fragmentasi (ganggang berbentuk benang dan berkoloni), serta pembentukan zoospora (spora kembara).
  • 9.
    Peranan Chlorophyta dalam Kehidupan Dampakpositif 1. Sebagai sumber protein sel tunggal, contoh chlorella 2. Sebagai bahan makan, contoh volvox sebagai sayuran 3. Menghasilkan O2 (oksigen) dan hasil fotositensis yang diperlukan oleh makhluk hidup lain untuk bernafas
  • 10.
    Dampak negatif 1. Dapatmengganggu jika perairan terlalu subur 2. Membuat air berubah warna dan menjadi bau 3. Menjadi masalah dalam proses penjernihan air 4. Menyebabkan penyumbatan pada saringan pengolahan air.