1. SEJARAH PENEMUAN
• Argon telah diduga keberadaannya dalam udara
Henry Cavendis pada tahun 1785 yang akhirnya bisa
diisolasi oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsay si
Skodlandi, yang dalam percobaan nya mereka
memisahkan semua gas oksigen, karbon
dioksida, air, dan gas nitrogen dari suatu sampel
udara yang bersih.
• Argon berasal dari bahasa yunani “argos” yang
artinya “tidak reaktif”.
2. Sumber Unsur Argon
• Argon dihasilkan dari penyulingan bertingkat
udara cair karena atmosfer mengandung 0,49
% argon. Atmosfer mars mengandung 1,6 %
isotop argon
• Argon merupakan penyusun 0,934 %
(berdasarkan volume) atau 1,29 %
(berdasarkan massa) atmosfer bumi. Kira-kira
dihasilkan 700.000 ton argon diseluruh dunia
setiap tahunnya.
3. Sifat-Sifat Argon
• Argon larut dalam air 2,5 kali lipat dari pada
nirogen, dan memiliki kelarutan yang sama
dengan oksigen.
• Argon tidak berwarna dan berbau, baik dalam gas
maupun cair.
• Argon dikenal sebagai gas inert dan tidak
diketahui senyawa yang mudah dibentuknya
seperti halnya kripton, radon, dan xenon.
• Argon mempunyai nomor atom 18 dan
merupakan unsur ketiga dari golongan VIII A dari
sistem periodik unsur
• Pada kulit terluarnya yang terisi penuh
elektron membuatnya menjadi unsur stabil
dan tahan untuk tidak berikatan dengan unsur
lain.
• Mempunyai bilangan oksidasi 0
• Berbentuk gas pada suhu kamar
• Mempunyai titik didih 87,30 k dan titik lebur
83,80 k.
• Bersifat non magnetik.
4. Isotop Argon
• Isotop utama yang ditemukan dalam bumi
adalah 40 (99,6%), 36 Ar (0,34%) dan 38 Ar
(0,06%).
• Dalam atmosfer, 39 Ar dibuat dengan aktifitas
sinar kosmik.
• 37 Ar dibuat dari peluruhan 40 ca sebagai
hasil ledakan nuklear permukaan dimana
memiliki waktu paruh 35 hari.
5. Karakteristik Argon
• Argon tidak bersifat racun dalam bentuk gas
dan cairan.
• Argon berada pada keadaan inert pada
keadaan dibawah normal.
• Sudah dapat ditemukan pembuatan
senyawanya yaitu HArF ( Argon Hidrofluorida )
yaitu suatu senyawa setengah stabil dari argon
dengan Hidrogen dan fluorin. Senyawa ini
ditemukan melalui penelitian univ. Helsinki
tahun 2000.
6. Pembuatan Argon
• Melalui peluruhan Radioaktif = menangkap
elektron atau emisi positron dari potassium40
• Reaksi argon dengan H dan F :
• Ar+H+F HArF pembuatan senyawa ini susah
dibuat dan dibatasi.
7. Kegunaan Unsur Argon
• Sebagai pengisi dalam bola lampu cahaya
listrik, karena argon tidak bereaksi dengan
filament cahaya lampu pada temperatur
tinggi.
• Sebagai gas inert perisai dalam berbagai
bentuk dari pengelasan.
• Sebagai pilihan gas pada plasma yang
digunakan dalam icp spectroscopy.
unsur argon di alam.

unsur argon di alam.

  • 2.
    1. SEJARAH PENEMUAN •Argon telah diduga keberadaannya dalam udara Henry Cavendis pada tahun 1785 yang akhirnya bisa diisolasi oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsay si Skodlandi, yang dalam percobaan nya mereka memisahkan semua gas oksigen, karbon dioksida, air, dan gas nitrogen dari suatu sampel udara yang bersih. • Argon berasal dari bahasa yunani “argos” yang artinya “tidak reaktif”.
  • 3.
    2. Sumber UnsurArgon • Argon dihasilkan dari penyulingan bertingkat udara cair karena atmosfer mengandung 0,49 % argon. Atmosfer mars mengandung 1,6 % isotop argon • Argon merupakan penyusun 0,934 % (berdasarkan volume) atau 1,29 % (berdasarkan massa) atmosfer bumi. Kira-kira dihasilkan 700.000 ton argon diseluruh dunia setiap tahunnya.
  • 4.
    3. Sifat-Sifat Argon •Argon larut dalam air 2,5 kali lipat dari pada nirogen, dan memiliki kelarutan yang sama dengan oksigen. • Argon tidak berwarna dan berbau, baik dalam gas maupun cair. • Argon dikenal sebagai gas inert dan tidak diketahui senyawa yang mudah dibentuknya seperti halnya kripton, radon, dan xenon. • Argon mempunyai nomor atom 18 dan merupakan unsur ketiga dari golongan VIII A dari sistem periodik unsur
  • 5.
    • Pada kulitterluarnya yang terisi penuh elektron membuatnya menjadi unsur stabil dan tahan untuk tidak berikatan dengan unsur lain. • Mempunyai bilangan oksidasi 0 • Berbentuk gas pada suhu kamar • Mempunyai titik didih 87,30 k dan titik lebur 83,80 k. • Bersifat non magnetik.
  • 6.
    4. Isotop Argon •Isotop utama yang ditemukan dalam bumi adalah 40 (99,6%), 36 Ar (0,34%) dan 38 Ar (0,06%). • Dalam atmosfer, 39 Ar dibuat dengan aktifitas sinar kosmik. • 37 Ar dibuat dari peluruhan 40 ca sebagai hasil ledakan nuklear permukaan dimana memiliki waktu paruh 35 hari.
  • 7.
    5. Karakteristik Argon •Argon tidak bersifat racun dalam bentuk gas dan cairan. • Argon berada pada keadaan inert pada keadaan dibawah normal. • Sudah dapat ditemukan pembuatan senyawanya yaitu HArF ( Argon Hidrofluorida ) yaitu suatu senyawa setengah stabil dari argon dengan Hidrogen dan fluorin. Senyawa ini ditemukan melalui penelitian univ. Helsinki tahun 2000.
  • 8.
    6. Pembuatan Argon •Melalui peluruhan Radioaktif = menangkap elektron atau emisi positron dari potassium40 • Reaksi argon dengan H dan F : • Ar+H+F HArF pembuatan senyawa ini susah dibuat dan dibatasi.
  • 9.
    7. Kegunaan UnsurArgon • Sebagai pengisi dalam bola lampu cahaya listrik, karena argon tidak bereaksi dengan filament cahaya lampu pada temperatur tinggi. • Sebagai gas inert perisai dalam berbagai bentuk dari pengelasan. • Sebagai pilihan gas pada plasma yang digunakan dalam icp spectroscopy.