SATU JALAN UNTUK MENCARI TAHU ASAL MULA MAKHLUK
HIDUP.
SALAH SATU TOKOH PENCETUS EVOLUSI ADALAH DARWIN.
1. Charles Darwin, waktu itu berumur 22 tahun, ikut
dalam perjalanan kapal HMS Beagle. Kapal
tersebut ditugaskan untuk berlayar ke berbagai
tempat dan memetakan pesisir Amerika Selatan.
2. Selama perjalanan ke berbagai tempat, Darwin
menemukan berbagai macam fosil hewan-hewan
yang punah. Beberapa di antaranya mirip dengan
hewan yang masih ada. Berdasarkan
pengalamannya, Darwin menemukan banyak
variasi dalam bentuk, habitat, dan distribusi
geografis hewan dan tumbuhan.
3. Perjalanan Darwin akhirnya sampai di
kepulauan Galapagos. Di tempat ini, variasi
antarhewan dan tumbuhan terlihat lebih jelas.
Darwin menemukan kura-kura raksasa dan
iguana galapagos yang mirip kadal, tetapi
berenang di air dan memakan rumput laut.
Darwin memperlihatkan bahwa terdapat
variasi pada hewan tertentu berdasarkan
bentuk tubuh dan fungsinya dari pulau ke
pulau. Hal tersebut terlihat jelas pada populasi
burung Finch.
Berdasarkan pengamatannya, Darwin
mencatat dua konsep penting.
1) Perbedaan antara populasi yang
berkerabat, memperlihatkan adaptasi
terhadap lingkungan yang berbeda. Dalam
biologi, adaptasi berarti semua ciri makhluk
hidup secara genetis yang membuat individu
atau spesies tersebut dapat bertahan hidup
pada lingkungannya.
2) Variasi dalam bentuk tubuh dan tingkah
laku, terakumulasi dalam kelompok
terpisah. Beberapa variasi ini, melalui
seleksi alami, menjadi sifat yang
teradaptasi.
Selama lima tahun Darwin menjelajahi
beberapa belahan dunia. Di dalam
perjalanannya itu, Darwin sangat takjub
dengan adanya beragam spesies burung finch
dan kura-kura raksasa di Kepulauan
Galapagos (suatu kepulauan terletak di
sebelah barat daratan Amerika Selatan).
Burung-burung itu memiliki kemiripan satu
sama lain, hanya paruhnya yang berbeda.
Menurut dugaan Darwin, variasi pada paruh
burung-burung itu disebabkan oleh proses
adaptasi habitat. Ketakjuban terhadap burung-
burung finch inilah yang mendasari Darwin
mengemukakan teori Evolusi.
Macam-macam paruh burung finch
Variasi paruh sepuluh burung finch (pipit) yang ditemukan Darwin
di Pulau Santa Cruz (salah satu pulau di Kepulauan Galapagos)
Pada gambar di atas tampak bahwa terdapat
berbagai jenis burung finch. Menurut Darwin,
burung finch yang terdapat di Kepulauan Galapagos
semula berasal dari satu spesies burung finch
pemakan biji yang terdapat di daratan Amerika
Selatan. Burungburung itu bermigrasi karena faktor
makanan.

Teori Evolusi Darwin

  • 1.
    SATU JALAN UNTUKMENCARI TAHU ASAL MULA MAKHLUK HIDUP. SALAH SATU TOKOH PENCETUS EVOLUSI ADALAH DARWIN. 1. Charles Darwin, waktu itu berumur 22 tahun, ikut dalam perjalanan kapal HMS Beagle. Kapal tersebut ditugaskan untuk berlayar ke berbagai tempat dan memetakan pesisir Amerika Selatan. 2. Selama perjalanan ke berbagai tempat, Darwin menemukan berbagai macam fosil hewan-hewan yang punah. Beberapa di antaranya mirip dengan hewan yang masih ada. Berdasarkan pengalamannya, Darwin menemukan banyak variasi dalam bentuk, habitat, dan distribusi geografis hewan dan tumbuhan.
  • 2.
    3. Perjalanan Darwinakhirnya sampai di kepulauan Galapagos. Di tempat ini, variasi antarhewan dan tumbuhan terlihat lebih jelas. Darwin menemukan kura-kura raksasa dan iguana galapagos yang mirip kadal, tetapi berenang di air dan memakan rumput laut. Darwin memperlihatkan bahwa terdapat variasi pada hewan tertentu berdasarkan bentuk tubuh dan fungsinya dari pulau ke pulau. Hal tersebut terlihat jelas pada populasi burung Finch.
  • 3.
    Berdasarkan pengamatannya, Darwin mencatatdua konsep penting. 1) Perbedaan antara populasi yang berkerabat, memperlihatkan adaptasi terhadap lingkungan yang berbeda. Dalam biologi, adaptasi berarti semua ciri makhluk hidup secara genetis yang membuat individu atau spesies tersebut dapat bertahan hidup pada lingkungannya. 2) Variasi dalam bentuk tubuh dan tingkah laku, terakumulasi dalam kelompok terpisah. Beberapa variasi ini, melalui seleksi alami, menjadi sifat yang teradaptasi.
  • 4.
    Selama lima tahunDarwin menjelajahi beberapa belahan dunia. Di dalam perjalanannya itu, Darwin sangat takjub dengan adanya beragam spesies burung finch dan kura-kura raksasa di Kepulauan Galapagos (suatu kepulauan terletak di sebelah barat daratan Amerika Selatan). Burung-burung itu memiliki kemiripan satu sama lain, hanya paruhnya yang berbeda. Menurut dugaan Darwin, variasi pada paruh burung-burung itu disebabkan oleh proses adaptasi habitat. Ketakjuban terhadap burung- burung finch inilah yang mendasari Darwin mengemukakan teori Evolusi.
  • 5.
    Macam-macam paruh burungfinch Variasi paruh sepuluh burung finch (pipit) yang ditemukan Darwin di Pulau Santa Cruz (salah satu pulau di Kepulauan Galapagos)
  • 6.
    Pada gambar diatas tampak bahwa terdapat berbagai jenis burung finch. Menurut Darwin, burung finch yang terdapat di Kepulauan Galapagos semula berasal dari satu spesies burung finch pemakan biji yang terdapat di daratan Amerika Selatan. Burungburung itu bermigrasi karena faktor makanan.