EVOLUSI
Biologi
Kelompok 1 XII IPA 9
Kelompok 1 XII
IPA 9
Arni
Puji
F.H.W
Shainne
Safitri
Konsep Materi Evolusi
1. Pengertian
Evolusi
2. Teori
Evolusi
3.
Perbandingan
Teori-Teori
Evolusi
4. Fenomena
Berkaitan
dengan Teori
Evolusi
5. Petunjuk
Adanya
Evolusi
6. Mekanisme
Evolusi
1. PENGERTIAN EVOLUSI
Evolusi adalah
proses perubahan secara
berangsur-angsur
(bertingkat), dimana
sesuatu berubah menjadi
bentuk lain (yang
biasanya) menjadi lebih
kompleks / rumit ataupun
berubah menjadi bentuk
yang lebih baik.
Kelompok Primata memiliki
persamaan dan perbedaan ciri pada
tubuhnya.
2. TEORI EVOLUSI
Plato
Pierre-
Louis
August
Weismann
Baron
Georges
Cuvier
Denis
Diderot
Copernicu
s
Aristotel
es
Jean
Baptis
Charles
Robert
Darwin
AHLI EVOLUSI
Perkembangan Pemikiran Evolusi
Sebelum Teori Darwin
•Beliau membayangkan pencipta yang
menciptakan dunia dari kehancuran,
yang kemudian menciptakan para
dewa yang akan membuat manusia
dengan jenis kelami laki-laki. Wanita
dan hewan muncul dari reinkarnasi jiwa
laki-laki.
Plato
(428-348
SM)
•Beliau merupakan murid dari Plato
yang menggolongkan semua
organisme di dalam suatu skala alam,
dari yang sederhana hingga yang
kompleks. Organisme yang telah ada
dianggap tidak sempurna dan bergerak
ke arah keadaan yang lebih baik.
Aristoteles
(322-384
SM)
Perkembangan Pemikiran Evolusi
Sebelum Teori Darwin
Mereka menunjukan secara
meyakinkan bahwa matahari
merupakan pusat dari rotasi planet-
planet, bukan bumi. Dunia organik
dan dunia fisik dapat diatur dengan
hukum-hukum alami.
Copernicus dan
Galileo (1543 M)
Menyatakan bahwa kehidupan
di bumi memiliki asal usul
yang sama dan respons
fungsional di wariskan kepada
keturunannya.
Erasmus Darwin
(1731-1802 M)
Perkembangan Pemikiran Evolusi
Sebelum Teori Darwin
Baron George
Cuvier (1797-1875)
Beliau merupakan peneliti
fosil yang menyatakan bahwa
kepunahan spesies akan
digantikan oleh spesies yang
baru. Suksesi (perubahan)
fauna dari zaman ke zaman
disebabkan oleh serangkaian
bencana yang disusul
dengan penciptaan spesies.
Perjalanan Darwin dalam Penemuan
Teori Evolusi
PETA PERJALANAN
DARWIN
On Galapagos Island
Di Pulau Galapagos Darwin
mengalami kebingungan karena
kebanyakan spesies di Pulau tersebut
tidak ditemukan di pulau lainnya,
namun masih ada kesamaan dari ciri-
ciri pada spesies hewan di daratan
Amerika Selatan.
Sehingga Darwin menduga bahwa
spesies tersebut ada keterkaitannya
dengan beberapa faktor penyesuaian
Galapagos Island Species
Darwin berhasil
mengumpulkan 14 spesies
burung finch yang agak mirip
dengan burung yang ada di
Amerika Selatan.
Tetapin merupakan spesies
berbeda dan memiliki
perbedaan pada bentuk
paruhnya sesuai dengan jenis
makanannya.
Spesies Finch yang hidup di tanah yang
mempunyai paruh yang besar untuk
memecahkan biji
Geopiza magnirostris Camarhynchus parvulus
Spesies finch pemakan
serangga di pohon
Spesies finch pemakai alat yang menggunakan duri kaktus atau ranting kecil
untuk menggorek rayap atau serangga di dalam kayu
Camarhynchus pallidus
Isolasi Geografi
Terjadinya isolasi geografi menurut Darwin merupakan faktor
dari munculnya perbedaan spesies yang berasal dari
berimigrasinya burung-burung finch Amerika Selatan ke
Galapagos.
Radiasi Adaptif
Radiasi adaptif merupakan peristiwa menyebarnya organisme dari
satu daerah ke daerah yang lain karena mampu beradaptasi
(menyesuaikan diri) dengan keadaan lingkungan daerah yang baru.
Persebaran burung Finch dari Amerika Selatan ke kepulauan
Galapagos bmerupakan contoh dari Radiasi Adaptif
Teori Evolusi Darwin, Adaptasi dan
Seleksi Alam
BEBERAPA BUKU YANG
DIPELAJARI DARWIN
Darwin terkenal dan
mendapat julukan sebagai
“Bapak Evolusi” dengan
bukunya dengan judul On
the Origin of Species by
Means of Natural Selection
yang menyatakan bahwa
asal mula spesies yang
terjadi melalui seleksi alam.
Buku yang diterbitkan tahun 1859 tersebut
berisi dua teori utama.
1. Spesies-spesies yang hidup
sekarang ini berasal dari
spesies-spesies yang hidup
pada masa lalu.
2. Evolusi terjadi karena seleksi
alam tau seleksi alam
merupakan penyebab
seleksi adaptif.
Fakta-fakta pendukung Teori Darwin
Adanya variasi dalam suatu spesies,
bahkan pada kenyataannya tidak
ada dua individu yang benar-benar
sama (identik) meskipun satu
spesies. Banyak diantara variasi
tersebut dapat diturunkan.
Setiap populasi cenderung
bertambah banyak karena memiliki
kemampuan untuk berkembang biak.
Untuk dapat berkembang biak,
diperlukan ruang dan makanan yang
cukup. Sumber makanan bersifat
terbatas tapi relatif stabil dalam
jangka waktu yang lama. Oleh
karena itu terjadi perjuangan secara
emplisit untuk mempertahankan
kelestarian hidupnya.
Pada kenyataannya ada faktor
pembatas yang mencegah populasi
untuk bertambah terus. Individu yang
dapat bertahan adalah individu yang
adaptif dengan lingkungannya.
Tiga hal penting dalam
teori evolusi Darwin
1. Seleksi alam terjadi karena adanya perbedaan keberhasilan
pada reproduksi organisme.
2. Seleksi alam terjadi melalui suatu interaksi antara lingkungan
dengan variasi yang dimiliki oleh organisme yang menyusun
suatu populasi.
3. Produk seleksi alam merupakan adaptasi organisme suatu
populai terhadap lingkungannya.
3. PERBANDINGAN TEORI-TEORI
EVOLUSI
Darwin Lamarck Weismann
Teori Evolusi Lamarck berisi dua gagasan utama,
yaitu:
1. Gagasan use and disuse (digunakan dan
tidak digunakan)
Bagian tubuh yang digunakan secara intensif untuk
menghadapi suatu lingkungan tertentu akan menjadi
besar dan kuat. Sementara itu, bagian tubuh yang jarang
digunakan akan mengalami kemunduran.
2. Sifat atau ciri-ciri dari lingkungan
dapat diwariskan kepada keturunannya.
1. PERBANDINGAN TEORI LAMARCK
DENGAN TEORI DARWIN
Contoh teori ini adalah evolusi pada
jerapah berleher
panjang.
Menurut Lamarck, nenek moyang
jerapah sebenarnya berleher pendek.
Jerapah yang berleher pendek
menjulurkan lehernya untuk mencapai
makanannya pada daun-daun cabang
pohon yang tinggi. Oleh karena itu, leher
jerapah menjadi panjang. Sifat leher
jerapah yang panjang tersebut akan
diwariskan pada keturunannya. Dengan
demikian, semua jerapah berleher
panjang.
Sebaliknya, menurut Darwin, evolusi
terjadi melalui seleksi alam dengan
adanya adaptasi makhluk hidup.
Darwin berpendapat bahwa nenek
moyang jerapah terdiri atas jerapah
yang berleher panjang dan jerapah
berleher pendek. Karena makanan
jerapah adalah daun-daunan di pohon
yang tinggi, maka hanya jerapah
berleher panjang yang dapat
menjangkaunya. Jerapah berleher
pendek tidak dapat menjangkau daun-
daun di pohon yang tinggi tersebut
sehingga kekurangan makanan dan
akhirnya mati.
Leherr Pendek Leher Mulai Memanjang Leher Panjang
Leher pendek dan Panjang Leher pendek mati Leher panjang terus hidup
2. PERBANDINGAN TEORI
weismann DENGAN TEORI DARWIN
Sebenarnya, Weismann
tidak menentang
pandangan Darwin, tetapi
lebih menjelaskan
pandangan Darwin
mengenai seleksi alam.
Weismann berpendapat
bahwa perubahan sel
tubuh karena pengaruh
lingkungan, tidak akan
diwariskan kepada
keturunannya.
Evolusi menyangkut bagaimana
pewarisan gen-gen melalui sel-
sel kelamin, artinya evolusi
adalah gejala seleksi alam
terhadap faktor-faktor genetika.
Sifat leher panjang atau pendek jerapah dikendalikan oleh
gen.
Gen untuk leher panjang bersifat dominan. Sedangkan, gen
untuk leher pendek adalah resesif. Karena jerapah berleher
pendek tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan, maka
jerapah ini akan punah.
Evolusi terjadi karena seleksi alam
atau seleksi alam merupakan
penyebab evolusi adaptif.
Menurut Darwin
Jadi, teori evolusi yang dikemukakan oleh
Weismenn tidak bertentangan dengan teori
Darwin, tetapi justru memperjelas dan
memperkuat teori Darwin.
3. PERBANDINGAN TEORI LAMARCK
DENGAN TEORI weismann
Lamarck berpendapat bahwa makhluk hidup
beradaptasi terhadap lingkungannya melalui
perubahan pada organ tubuhnya.
Kemudian, sifat atau fungsi organ tersebut
diwariskan kepada keturunannya. Menurut
Lamarck, nenek moyang menjangan tidak
bertanduk. Namun, dikarenakan sering
mengadu kepala, maka tanduk tumbuh di
kepala menjangan.
Teori Lamarck ditentang oleh
Weismann. Weismann berpendapat
bahwa perubahan sel-sel tubuh akibat
pengaruh lingkungan tidak diwariskan
pada keturunannya. Weismann
membuktikan teorinya dengan
mengawinkan dua ekor tikus yang
masing-masing ekornya telah dipotong.
Kemudian, anak-anak yang sudah
dewasa dipotong ekornya dan
dikawinkan dengan sesamanya.
Hasilnya tetap anak-anak tikus yang
berekor. Percobaan ini dilakukan
hingga 21 generasi tikus dan
hasilnya tetap sama.
4. FENOMENA YANG BERKAITAN
DENGAN EVOLUSI
Pengaruh Lingkungan
terhadap Gen
Jenis Kelinci
Jenis MakananyangDiberikan
Faktor Penyebab
Makanan Berpigmen
Makanan Tidak
Berpigmen
Kelinci A dengan gen
lemak kuning
Warna lemak tubuh
tetap kuning
warna lemak tubuh
berubah putih
Tidak mempunyai gen
pengendali enzim
pengurai pigmen
Kelinci A dengan gen
lemak putih
warna lemak tubuh
tetap putih
warna lemak tubuh
tetap putih
Mempunyai gen yang
menumbuhkan enzim
pengurai pigmen
KESIMPULAN
Adaptasi dan Seleksi Alam
Adaptasi adalah kemampuan organisme untuk
menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
ORGANISME
Organisme yang
Adaptif
Organisme yang
tidak Adaptif
Ngengat Biston Betularia di Inggris
Sebelum Terjadi Revolusi Industri
Ngengat biston betularia berwarna
cerah lebih dominan.
Setelah Terjadi Revolusi Industri
Ngengat biston betularia berwarna
gelap lebih dominan
Adaptasi terhadap lingkungan merupakan mekanisme
seleksi alam.
Seleksi AlamBerdasarkan Resistensi
Daya resistensi adalah daya tahan tubuh suatu organisme terhadap
pengaruh zat-zat tertentu.
Waktu
KoloniBakteri
Resisten Tidak Resisten
Sebelum pemberian antibiotik
Jumlah populasi sedikit karena
bersifat resesif dan terdesak
oleh bakteri yang tidak resisten
Jumlah populasi lebih banyak
karena bersifat dominan
Setelah pemberian antibiotik
Jumlah populasi semakin
banyak dan menunjukkan daya
resistensi
Jumlah populasi semakin
berkurang karena banyak yang
mati oleh antibiotik
Seleksi Buatan
Hewan atau tumbuhan yang mempunyai sifat unggul akan dipelihara
dan dikembangkan terus.
Hewan atau tumbuhan yang mempunyai sifat kurang unggul akan
disingkirkan.
PadiBiasa PadiHibrida
Hewan langka yang dibunuh untuk diambil beberapa
bagian tubuhnya
4. PETUNJUK ADANYA EVOLUSI
Fosil
Perbandingan Anatomi
Perbandingan Embriologi
Perbandingan Fisiologi
Perbandingan Biokimia
Organ Tubuh yang Tersisa
Peristiwa Domestikasi
Fosil
fossilis =
menggali
Sisa-sisa
masa lalu yang
mengalami
mineralisasi di
batuan.
Contoh Fosil
Fosil Terlengkap yang Pernah
Ditemukan
E
V
O
L
U
S
I
K
U
D
A
Perbandingan Anatomi
• Homologi => anggota tubuh organisme dengan struktur
sama, tetapi fungsinya bisa sama maupun berbeda.
• Analogi => anggota tubuh organisme yang berfungsi sama,
tetapi asal-usulnya berbeda.
• Homologi >< Analogi
Homolo
gi
Analogi
Homologi
Homologi dipercaya sangat erat kaitannya dengan evolusi.
Berdasarkan teori evolusi dapat disimpulkan bahwa makin banyak kemiripan organ
antarspesies, makin dekat pula hubungan kekerabatannya.
Analogi
Analogi => anggota tubuh organisme yang berfungsi sama,
tetapi asal-usulnya berbeda.
Perbandingan Embriologi
Perkembangan awal beberapa spesies
menunjukkan bentuk dan struktur yang sama,
kemudian masing-masing spesies berkembang
dengan modifikasi yang berbeda.
Perkembangan mahkluk hidup mulai dari zigot hingga
dewasa disebut ontogeni.
Perbandingan Fisiologi
 Jika ditinjau dari segi fisiologi, ternyata dapat
ditemukan adanya kesamaan pada beberapa jenis
organisme yang berbeda.
Kemiripan ini memperkuat dugaan adanya
kekerabatan di antara makhluk hidup
 Contohnya : paus dan burung yang memiliki
kesamaan cara bernapas yaitu dengan
menggunakan paru-paru.
Perbandingan Biokimia
 Organisme yang menunjukkan adanya kesamaan
tersebut, memiliki hubungan kekerabatan yang dekat.
Jika dianalisis secara kimia, tubuh beberapa
mahkluk hidup menunjukkan adanya kesamaan.
Organ Tubuh yang Tersisa
• Rudimentasi organ merupakan petunjuk adanya evolusi.
• Organ tubuh yang tidak digunakan tersebut akan tereduksi sehingga pada suatu
generasi mendatang akhirnya akan menghilang.
Peristiwa Domestikasi
 Domestikasi adalah usaha manusia untuk menjadikan hewan/tanaman liar
menjadi tanaman/hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat bagi manusia.
 Tindakan ini dapat mengakibatkan timbulnya jenis-jenis hewan dan tumbuhan
yang menyimpang dari aslinya, yang mengarah terbentuknya spesies baru.
Contoh Lain Peristiwa Domestikasi
6. MEKANISME
EVOLUSI
A. Mutasi gen
B. Hukum
Hardy-Wenberg
C. Perubahan
Kesetimbangan
Frekuensi Alel
dan Genotipe
dalam Populasi
D. Terbentuknya
Spesies Baru
(Spesiasi)
A. MUTASI GEN
Mutasi gendapat berakibat menguntungkan ataumerugikanbagi kelestariansuatuspesies.
• Spesies yang bersifat adaftif dan memiliki
kemampuan hidup yang tinggi
Menguntungkan
• Alel yang bersifat letal (mematikan)Merugikan
Angka laju mutasi adalah angka yang menunjukkan
jumlah gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang
dihasilkan oleh individu dalam suatu spesies.
Berdasarkan penelitian, angka laju mutasi rata-rata
: 100.000 artinya dalam 100.000 gamet yang dihasilkan
individu terdapat 1 gen yang bermutasi.
Hal-hal yang memengaruhi mekanisme
terjadinya evolusi :
 Terdapat ribuan gen dalam setiap gamet yang
dihasilkan
 Setiap individu menghasilkan ribuan hingga
jutaan gamet alam satu generasi
 Jumlah individu dalam setiap generasi sangat
banyak
 Jumlah generasi selama spesies itu ada sangat
banyak
Secara alamiah, angka laju mutasi yang
Suatu spesies memiliki data-data sebagai berikut.
• Angka laju mutasi gen dalam gamet adalah 1 : 100.000
• Jumlah gen yang mampu bermutasi dalam individu adalah 1.000
• Perbandingan antara mutasi yang menguntungkan dengan mutasi yang terjadi
adalah 1 : 1.000
• Jumlah individu dalam populasi adalah 10.000
• Jumlah populasi dalam spesies adalah 1000.000
• Jumlah generasi selama spesies itu ada adalah 7.000
Berapakah jumlah gen bermutasi yang bersifat menguntungkan selama spesies itu
ada?
1
100.000
×
1
1000
× 7000 × 1000.000 × 10.000 × 1000 = 700.000.000
B. HUKUM HARDY-
WEINBERG
Hukum Hardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe
dalam suatu populasi dari generasi ke generasi berikutnya akan selalu tetap
(konstan) pada kondisi tertentu, yaitu :
o Populasinya besar tidak terbatas
o Populasi tertutup
o Tidak terjadi mutasi
o Tidak terjadi seleksi
o Perkawinan antarindividu terjadi secara acak
o Meiosis dalam gametogenesis normal
o Setiap individu dalam populasi mempunyai kemampuan hidup dan
bereproduksi yang sama
Rumus aljabar hukum Hardy-
Weinberg
AA : Aa : aa = 𝑝2
: 2𝑝𝑞 : 𝑞2
Contoh Soal
1. Pada suatu populasi didapatkan 64% PTC dan 36%
bukan perasa PTC. Frekuensigen perasa PTC(T) dan
gen tidak perasa PTC(t) adalah ...
2. Pada suatu desa terdapat penduduk cacat mental
(nn) sebesar 9%. Penduduk yang normal mempunyai
genotip NN dan Nn. Apabila populasi di desa
tersebut sebesar 20.000 jiwa, maka jumlah
penduduk bermental normal heterozigot sebanyak ...
Buta Warna >> Resesif
P : X X >< X Y
Gamet : X,X >< X,Y
F :
Wanita : 𝑋 𝐵
𝑋 𝐵
= Normal =
𝑋 𝐵 𝑋 𝑏 = Normal Carier =
𝑋 𝑏 𝑋 𝑏 = Buta Warna =
Laki-laki : 𝑋 𝐵 𝑌 = Normal =
𝑋 𝑏
𝑌 = Buta Warna =
X X
X XX XX
Y XY XY
Contoh Soal
1. Diketahui persentase laki-laki buta warna di
Indonesia sebanyak 9%. Maka jumlah wanita buta
warna adalah ... %
2. Dalam suatu masyarakat yang berjumlah 4.000
penduduk diketahui 20% laki-laki hemofilia. Jika
perbandingan laki-laki dan perempuan adalah 1 : 3,
maka jumlah perempuan normal carier adalah
... orang.
Golongan Darah
A : 𝐼 𝐴 𝐼 𝐴 =
𝐼 𝐴 𝐼 𝑜 = 2pr
B : 𝐼 𝐵
𝐼 𝐵
=
𝐼 𝐵
𝐼 𝑜
= 2qr
AB : 𝐼 𝐴 𝐼 𝐵 = 2pq
O : 𝐼 𝑜
𝐼 𝑜
=
𝐼 𝐴 = p
𝐼 𝐵
= q
𝐼 𝑜 = r
Contoh Soal
1. Jika frekuensi golongan darah O dalam suatu
populasi adalah 16% dan golongan darah A adalah
20%,maka frekuensi yang bergolongan AB adalah
... %
C. PERUBAHAN KESETIMBANGAN FREKUENSI ALEL DAN
GENOTIPE DALAM POPULASI
Perubahan frekuensi alel atau genotipe dari generasi ke generasi dala suatu populasi disebut
mikroevolusi.
Faktor-faktor yang menyebabkan mikroevolusi, yaitu :
• Hanyutan Genetik
Perubahan dalam kumpulan gen dari suatu populasi kecil akibat kejadian acak (bisa
berupa bencana alam).
• Aliran Gen
Pertukaran genetik akibat migrasi individu yang subur atau perpindahan gamet
antarpopulasi.
• Mutasi
Mutasi yang diturunkan dalam gamet dapat segera mengubah gene pool dengan cara
menggantikan satu alel dengan alel lainnya. Gene pool adalah kumpulan gen dalam suatu
waktu tertentu.
• Perkawinan yang tidak acak
• Seleksi Alam
Seleksi alam menyangkut keberhasilan yang berbeda dalam bereproduksi.
D. TERBENTUKNYA SPESIES BARU
(SPESIASI)
Terbentuknya spesies baru dalam suatu populasi diawali dengan adanya
perubahan faktor dalam (gen) akibat dari tekanan faktor luar (keadaan
lingkungan). Perubahan faktor intrinsik dari generasi ke generasi dapat
mengakibatkan terjadinya perubahan dari suatu jenis sehingga memunculkan jenis
baru.
Hasil keturunan individu-individu yang telah lama terpisah apabila disatukan
kembali, tidak akan dapay bereproduksi seperti semula (terjadi isolasi reproduksi).
• Faktor yang memisahkan suatu populasi disebut sawar. Sawar dapat berupa
keadaan geografi.
• Individu-individu satu spesies yang terpisah disebut alopatrik.
• Individu-individu yang telah terpisah dalam waktu yang lama dan sudah
mengalami perubahan jika suatu saat berada kembali dalam satu lingkungan
disebut simpatrik.
• Individu-individu tersebut sudah berbeda spesies disebut spesies simpatrik.
PENYEBAB TERJADINYA ISOLASI REPRODUKSI:
• Isolasi ekogeografi terjadi pada
dua spesies simpatrik yang tidak dapat
melakukan perkawinan karena sudah lama
berada pada lingkungan yang berbeda dan
masing-masing hanya dapat berkembang
biakdilingkungannyasendiri.
• Isolasi habitat terjadi pada dua
spesies simpatrik yang memiliki habitat yang
berbeda.
Penyebab terjadinya isolasi reproduksi :
• Isolasi musim terjadi pada dua spesies
simpatrik yang tidak dapat melakukan
perkawinan karena mempunyai musim kawin
yangberbeda.
• Isolasi perilaku terjadi pada dua
spesies simpatrik yang tidak dapat melakukan
perkawinan karena mempunyai perbedaan
tingkahlakusaatakanmelakukanperkawinan.
•Isolasi mekanik terjadipadaduaspesiesyangtidak
dapatmelakukanperkawinankarenabentukdanukuranalat
kelaminyatidaksesuaiatautidakcocok.

Biologi "EVOLUSI"

  • 1.
  • 2.
    Kelompok 1 XII IPA9 Arni Puji F.H.W Shainne Safitri
  • 3.
    Konsep Materi Evolusi 1.Pengertian Evolusi 2. Teori Evolusi 3. Perbandingan Teori-Teori Evolusi 4. Fenomena Berkaitan dengan Teori Evolusi 5. Petunjuk Adanya Evolusi 6. Mekanisme Evolusi
  • 4.
    1. PENGERTIAN EVOLUSI Evolusiadalah proses perubahan secara berangsur-angsur (bertingkat), dimana sesuatu berubah menjadi bentuk lain (yang biasanya) menjadi lebih kompleks / rumit ataupun berubah menjadi bentuk yang lebih baik. Kelompok Primata memiliki persamaan dan perbedaan ciri pada tubuhnya.
  • 5.
  • 6.
    Perkembangan Pemikiran Evolusi SebelumTeori Darwin •Beliau membayangkan pencipta yang menciptakan dunia dari kehancuran, yang kemudian menciptakan para dewa yang akan membuat manusia dengan jenis kelami laki-laki. Wanita dan hewan muncul dari reinkarnasi jiwa laki-laki. Plato (428-348 SM) •Beliau merupakan murid dari Plato yang menggolongkan semua organisme di dalam suatu skala alam, dari yang sederhana hingga yang kompleks. Organisme yang telah ada dianggap tidak sempurna dan bergerak ke arah keadaan yang lebih baik. Aristoteles (322-384 SM)
  • 7.
    Perkembangan Pemikiran Evolusi SebelumTeori Darwin Mereka menunjukan secara meyakinkan bahwa matahari merupakan pusat dari rotasi planet- planet, bukan bumi. Dunia organik dan dunia fisik dapat diatur dengan hukum-hukum alami. Copernicus dan Galileo (1543 M) Menyatakan bahwa kehidupan di bumi memiliki asal usul yang sama dan respons fungsional di wariskan kepada keturunannya. Erasmus Darwin (1731-1802 M)
  • 8.
    Perkembangan Pemikiran Evolusi SebelumTeori Darwin Baron George Cuvier (1797-1875) Beliau merupakan peneliti fosil yang menyatakan bahwa kepunahan spesies akan digantikan oleh spesies yang baru. Suksesi (perubahan) fauna dari zaman ke zaman disebabkan oleh serangkaian bencana yang disusul dengan penciptaan spesies.
  • 9.
    Perjalanan Darwin dalamPenemuan Teori Evolusi
  • 10.
  • 11.
    On Galapagos Island DiPulau Galapagos Darwin mengalami kebingungan karena kebanyakan spesies di Pulau tersebut tidak ditemukan di pulau lainnya, namun masih ada kesamaan dari ciri- ciri pada spesies hewan di daratan Amerika Selatan. Sehingga Darwin menduga bahwa spesies tersebut ada keterkaitannya dengan beberapa faktor penyesuaian
  • 12.
    Galapagos Island Species Darwinberhasil mengumpulkan 14 spesies burung finch yang agak mirip dengan burung yang ada di Amerika Selatan. Tetapin merupakan spesies berbeda dan memiliki perbedaan pada bentuk paruhnya sesuai dengan jenis makanannya.
  • 13.
    Spesies Finch yanghidup di tanah yang mempunyai paruh yang besar untuk memecahkan biji Geopiza magnirostris Camarhynchus parvulus Spesies finch pemakan serangga di pohon
  • 14.
    Spesies finch pemakaialat yang menggunakan duri kaktus atau ranting kecil untuk menggorek rayap atau serangga di dalam kayu Camarhynchus pallidus
  • 15.
    Isolasi Geografi Terjadinya isolasigeografi menurut Darwin merupakan faktor dari munculnya perbedaan spesies yang berasal dari berimigrasinya burung-burung finch Amerika Selatan ke Galapagos.
  • 16.
    Radiasi Adaptif Radiasi adaptifmerupakan peristiwa menyebarnya organisme dari satu daerah ke daerah yang lain karena mampu beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan keadaan lingkungan daerah yang baru. Persebaran burung Finch dari Amerika Selatan ke kepulauan Galapagos bmerupakan contoh dari Radiasi Adaptif
  • 17.
    Teori Evolusi Darwin,Adaptasi dan Seleksi Alam
  • 18.
  • 19.
    Darwin terkenal dan mendapatjulukan sebagai “Bapak Evolusi” dengan bukunya dengan judul On the Origin of Species by Means of Natural Selection yang menyatakan bahwa asal mula spesies yang terjadi melalui seleksi alam.
  • 20.
    Buku yang diterbitkantahun 1859 tersebut berisi dua teori utama. 1. Spesies-spesies yang hidup sekarang ini berasal dari spesies-spesies yang hidup pada masa lalu. 2. Evolusi terjadi karena seleksi alam tau seleksi alam merupakan penyebab seleksi adaptif.
  • 21.
    Fakta-fakta pendukung TeoriDarwin Adanya variasi dalam suatu spesies, bahkan pada kenyataannya tidak ada dua individu yang benar-benar sama (identik) meskipun satu spesies. Banyak diantara variasi tersebut dapat diturunkan. Setiap populasi cenderung bertambah banyak karena memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Untuk dapat berkembang biak, diperlukan ruang dan makanan yang cukup. Sumber makanan bersifat terbatas tapi relatif stabil dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu terjadi perjuangan secara emplisit untuk mempertahankan kelestarian hidupnya. Pada kenyataannya ada faktor pembatas yang mencegah populasi untuk bertambah terus. Individu yang dapat bertahan adalah individu yang adaptif dengan lingkungannya.
  • 22.
    Tiga hal pentingdalam teori evolusi Darwin 1. Seleksi alam terjadi karena adanya perbedaan keberhasilan pada reproduksi organisme. 2. Seleksi alam terjadi melalui suatu interaksi antara lingkungan dengan variasi yang dimiliki oleh organisme yang menyusun suatu populasi. 3. Produk seleksi alam merupakan adaptasi organisme suatu populai terhadap lingkungannya.
  • 23.
  • 24.
    Teori Evolusi Lamarckberisi dua gagasan utama, yaitu: 1. Gagasan use and disuse (digunakan dan tidak digunakan) Bagian tubuh yang digunakan secara intensif untuk menghadapi suatu lingkungan tertentu akan menjadi besar dan kuat. Sementara itu, bagian tubuh yang jarang digunakan akan mengalami kemunduran. 2. Sifat atau ciri-ciri dari lingkungan dapat diwariskan kepada keturunannya. 1. PERBANDINGAN TEORI LAMARCK DENGAN TEORI DARWIN
  • 25.
    Contoh teori iniadalah evolusi pada jerapah berleher panjang. Menurut Lamarck, nenek moyang jerapah sebenarnya berleher pendek. Jerapah yang berleher pendek menjulurkan lehernya untuk mencapai makanannya pada daun-daun cabang pohon yang tinggi. Oleh karena itu, leher jerapah menjadi panjang. Sifat leher jerapah yang panjang tersebut akan diwariskan pada keturunannya. Dengan demikian, semua jerapah berleher panjang.
  • 26.
    Sebaliknya, menurut Darwin,evolusi terjadi melalui seleksi alam dengan adanya adaptasi makhluk hidup. Darwin berpendapat bahwa nenek moyang jerapah terdiri atas jerapah yang berleher panjang dan jerapah berleher pendek. Karena makanan jerapah adalah daun-daunan di pohon yang tinggi, maka hanya jerapah berleher panjang yang dapat menjangkaunya. Jerapah berleher pendek tidak dapat menjangkau daun- daun di pohon yang tinggi tersebut sehingga kekurangan makanan dan akhirnya mati.
  • 27.
    Leherr Pendek LeherMulai Memanjang Leher Panjang Leher pendek dan Panjang Leher pendek mati Leher panjang terus hidup
  • 28.
    2. PERBANDINGAN TEORI weismannDENGAN TEORI DARWIN Sebenarnya, Weismann tidak menentang pandangan Darwin, tetapi lebih menjelaskan pandangan Darwin mengenai seleksi alam. Weismann berpendapat bahwa perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan, tidak akan diwariskan kepada keturunannya. Evolusi menyangkut bagaimana pewarisan gen-gen melalui sel- sel kelamin, artinya evolusi adalah gejala seleksi alam terhadap faktor-faktor genetika.
  • 29.
    Sifat leher panjangatau pendek jerapah dikendalikan oleh gen. Gen untuk leher panjang bersifat dominan. Sedangkan, gen untuk leher pendek adalah resesif. Karena jerapah berleher pendek tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan, maka jerapah ini akan punah.
  • 30.
    Evolusi terjadi karenaseleksi alam atau seleksi alam merupakan penyebab evolusi adaptif. Menurut Darwin Jadi, teori evolusi yang dikemukakan oleh Weismenn tidak bertentangan dengan teori Darwin, tetapi justru memperjelas dan memperkuat teori Darwin.
  • 31.
    3. PERBANDINGAN TEORILAMARCK DENGAN TEORI weismann Lamarck berpendapat bahwa makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya melalui perubahan pada organ tubuhnya. Kemudian, sifat atau fungsi organ tersebut diwariskan kepada keturunannya. Menurut Lamarck, nenek moyang menjangan tidak bertanduk. Namun, dikarenakan sering mengadu kepala, maka tanduk tumbuh di kepala menjangan.
  • 33.
    Teori Lamarck ditentangoleh Weismann. Weismann berpendapat bahwa perubahan sel-sel tubuh akibat pengaruh lingkungan tidak diwariskan pada keturunannya. Weismann membuktikan teorinya dengan mengawinkan dua ekor tikus yang masing-masing ekornya telah dipotong. Kemudian, anak-anak yang sudah dewasa dipotong ekornya dan dikawinkan dengan sesamanya. Hasilnya tetap anak-anak tikus yang berekor. Percobaan ini dilakukan hingga 21 generasi tikus dan hasilnya tetap sama.
  • 34.
    4. FENOMENA YANGBERKAITAN DENGAN EVOLUSI
  • 35.
  • 37.
    Jenis Kelinci Jenis MakananyangDiberikan FaktorPenyebab Makanan Berpigmen Makanan Tidak Berpigmen Kelinci A dengan gen lemak kuning Warna lemak tubuh tetap kuning warna lemak tubuh berubah putih Tidak mempunyai gen pengendali enzim pengurai pigmen Kelinci A dengan gen lemak putih warna lemak tubuh tetap putih warna lemak tubuh tetap putih Mempunyai gen yang menumbuhkan enzim pengurai pigmen KESIMPULAN
  • 38.
    Adaptasi dan SeleksiAlam Adaptasi adalah kemampuan organisme untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. ORGANISME Organisme yang Adaptif Organisme yang tidak Adaptif
  • 39.
    Ngengat Biston Betulariadi Inggris Sebelum Terjadi Revolusi Industri Ngengat biston betularia berwarna cerah lebih dominan. Setelah Terjadi Revolusi Industri Ngengat biston betularia berwarna gelap lebih dominan Adaptasi terhadap lingkungan merupakan mekanisme seleksi alam.
  • 40.
    Seleksi AlamBerdasarkan Resistensi Dayaresistensi adalah daya tahan tubuh suatu organisme terhadap pengaruh zat-zat tertentu.
  • 41.
    Waktu KoloniBakteri Resisten Tidak Resisten Sebelumpemberian antibiotik Jumlah populasi sedikit karena bersifat resesif dan terdesak oleh bakteri yang tidak resisten Jumlah populasi lebih banyak karena bersifat dominan Setelah pemberian antibiotik Jumlah populasi semakin banyak dan menunjukkan daya resistensi Jumlah populasi semakin berkurang karena banyak yang mati oleh antibiotik
  • 42.
    Seleksi Buatan Hewan atautumbuhan yang mempunyai sifat unggul akan dipelihara dan dikembangkan terus. Hewan atau tumbuhan yang mempunyai sifat kurang unggul akan disingkirkan. PadiBiasa PadiHibrida
  • 43.
    Hewan langka yangdibunuh untuk diambil beberapa bagian tubuhnya
  • 44.
    4. PETUNJUK ADANYAEVOLUSI Fosil Perbandingan Anatomi Perbandingan Embriologi Perbandingan Fisiologi Perbandingan Biokimia Organ Tubuh yang Tersisa Peristiwa Domestikasi
  • 45.
    Fosil fossilis = menggali Sisa-sisa masa laluyang mengalami mineralisasi di batuan.
  • 46.
  • 47.
    Fosil Terlengkap yangPernah Ditemukan E V O L U S I K U D A
  • 48.
    Perbandingan Anatomi • Homologi=> anggota tubuh organisme dengan struktur sama, tetapi fungsinya bisa sama maupun berbeda. • Analogi => anggota tubuh organisme yang berfungsi sama, tetapi asal-usulnya berbeda. • Homologi >< Analogi Homolo gi Analogi
  • 49.
    Homologi Homologi dipercaya sangaterat kaitannya dengan evolusi. Berdasarkan teori evolusi dapat disimpulkan bahwa makin banyak kemiripan organ antarspesies, makin dekat pula hubungan kekerabatannya.
  • 50.
    Analogi Analogi => anggotatubuh organisme yang berfungsi sama, tetapi asal-usulnya berbeda.
  • 51.
    Perbandingan Embriologi Perkembangan awalbeberapa spesies menunjukkan bentuk dan struktur yang sama, kemudian masing-masing spesies berkembang dengan modifikasi yang berbeda. Perkembangan mahkluk hidup mulai dari zigot hingga dewasa disebut ontogeni.
  • 52.
    Perbandingan Fisiologi  Jikaditinjau dari segi fisiologi, ternyata dapat ditemukan adanya kesamaan pada beberapa jenis organisme yang berbeda. Kemiripan ini memperkuat dugaan adanya kekerabatan di antara makhluk hidup  Contohnya : paus dan burung yang memiliki kesamaan cara bernapas yaitu dengan menggunakan paru-paru.
  • 53.
    Perbandingan Biokimia  Organismeyang menunjukkan adanya kesamaan tersebut, memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Jika dianalisis secara kimia, tubuh beberapa mahkluk hidup menunjukkan adanya kesamaan.
  • 54.
    Organ Tubuh yangTersisa • Rudimentasi organ merupakan petunjuk adanya evolusi. • Organ tubuh yang tidak digunakan tersebut akan tereduksi sehingga pada suatu generasi mendatang akhirnya akan menghilang.
  • 55.
    Peristiwa Domestikasi  Domestikasiadalah usaha manusia untuk menjadikan hewan/tanaman liar menjadi tanaman/hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat bagi manusia.  Tindakan ini dapat mengakibatkan timbulnya jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang menyimpang dari aslinya, yang mengarah terbentuknya spesies baru.
  • 56.
  • 57.
    6. MEKANISME EVOLUSI A. Mutasigen B. Hukum Hardy-Wenberg C. Perubahan Kesetimbangan Frekuensi Alel dan Genotipe dalam Populasi D. Terbentuknya Spesies Baru (Spesiasi)
  • 58.
    A. MUTASI GEN Mutasigendapat berakibat menguntungkan ataumerugikanbagi kelestariansuatuspesies. • Spesies yang bersifat adaftif dan memiliki kemampuan hidup yang tinggi Menguntungkan • Alel yang bersifat letal (mematikan)Merugikan Angka laju mutasi adalah angka yang menunjukkan jumlah gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang dihasilkan oleh individu dalam suatu spesies. Berdasarkan penelitian, angka laju mutasi rata-rata : 100.000 artinya dalam 100.000 gamet yang dihasilkan individu terdapat 1 gen yang bermutasi.
  • 59.
    Hal-hal yang memengaruhimekanisme terjadinya evolusi :  Terdapat ribuan gen dalam setiap gamet yang dihasilkan  Setiap individu menghasilkan ribuan hingga jutaan gamet alam satu generasi  Jumlah individu dalam setiap generasi sangat banyak  Jumlah generasi selama spesies itu ada sangat banyak Secara alamiah, angka laju mutasi yang
  • 60.
    Suatu spesies memilikidata-data sebagai berikut. • Angka laju mutasi gen dalam gamet adalah 1 : 100.000 • Jumlah gen yang mampu bermutasi dalam individu adalah 1.000 • Perbandingan antara mutasi yang menguntungkan dengan mutasi yang terjadi adalah 1 : 1.000 • Jumlah individu dalam populasi adalah 10.000 • Jumlah populasi dalam spesies adalah 1000.000 • Jumlah generasi selama spesies itu ada adalah 7.000 Berapakah jumlah gen bermutasi yang bersifat menguntungkan selama spesies itu ada? 1 100.000 × 1 1000 × 7000 × 1000.000 × 10.000 × 1000 = 700.000.000
  • 61.
    B. HUKUM HARDY- WEINBERG HukumHardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi dari generasi ke generasi berikutnya akan selalu tetap (konstan) pada kondisi tertentu, yaitu : o Populasinya besar tidak terbatas o Populasi tertutup o Tidak terjadi mutasi o Tidak terjadi seleksi o Perkawinan antarindividu terjadi secara acak o Meiosis dalam gametogenesis normal o Setiap individu dalam populasi mempunyai kemampuan hidup dan bereproduksi yang sama
  • 62.
    Rumus aljabar hukumHardy- Weinberg AA : Aa : aa = 𝑝2 : 2𝑝𝑞 : 𝑞2
  • 63.
    Contoh Soal 1. Padasuatu populasi didapatkan 64% PTC dan 36% bukan perasa PTC. Frekuensigen perasa PTC(T) dan gen tidak perasa PTC(t) adalah ... 2. Pada suatu desa terdapat penduduk cacat mental (nn) sebesar 9%. Penduduk yang normal mempunyai genotip NN dan Nn. Apabila populasi di desa tersebut sebesar 20.000 jiwa, maka jumlah penduduk bermental normal heterozigot sebanyak ...
  • 64.
    Buta Warna >>Resesif P : X X >< X Y Gamet : X,X >< X,Y F : Wanita : 𝑋 𝐵 𝑋 𝐵 = Normal = 𝑋 𝐵 𝑋 𝑏 = Normal Carier = 𝑋 𝑏 𝑋 𝑏 = Buta Warna = Laki-laki : 𝑋 𝐵 𝑌 = Normal = 𝑋 𝑏 𝑌 = Buta Warna = X X X XX XX Y XY XY
  • 65.
    Contoh Soal 1. Diketahuipersentase laki-laki buta warna di Indonesia sebanyak 9%. Maka jumlah wanita buta warna adalah ... % 2. Dalam suatu masyarakat yang berjumlah 4.000 penduduk diketahui 20% laki-laki hemofilia. Jika perbandingan laki-laki dan perempuan adalah 1 : 3, maka jumlah perempuan normal carier adalah ... orang.
  • 66.
    Golongan Darah A :𝐼 𝐴 𝐼 𝐴 = 𝐼 𝐴 𝐼 𝑜 = 2pr B : 𝐼 𝐵 𝐼 𝐵 = 𝐼 𝐵 𝐼 𝑜 = 2qr AB : 𝐼 𝐴 𝐼 𝐵 = 2pq O : 𝐼 𝑜 𝐼 𝑜 = 𝐼 𝐴 = p 𝐼 𝐵 = q 𝐼 𝑜 = r
  • 67.
    Contoh Soal 1. Jikafrekuensi golongan darah O dalam suatu populasi adalah 16% dan golongan darah A adalah 20%,maka frekuensi yang bergolongan AB adalah ... %
  • 68.
    C. PERUBAHAN KESETIMBANGANFREKUENSI ALEL DAN GENOTIPE DALAM POPULASI Perubahan frekuensi alel atau genotipe dari generasi ke generasi dala suatu populasi disebut mikroevolusi. Faktor-faktor yang menyebabkan mikroevolusi, yaitu : • Hanyutan Genetik Perubahan dalam kumpulan gen dari suatu populasi kecil akibat kejadian acak (bisa berupa bencana alam). • Aliran Gen Pertukaran genetik akibat migrasi individu yang subur atau perpindahan gamet antarpopulasi. • Mutasi Mutasi yang diturunkan dalam gamet dapat segera mengubah gene pool dengan cara menggantikan satu alel dengan alel lainnya. Gene pool adalah kumpulan gen dalam suatu waktu tertentu. • Perkawinan yang tidak acak • Seleksi Alam Seleksi alam menyangkut keberhasilan yang berbeda dalam bereproduksi.
  • 69.
    D. TERBENTUKNYA SPESIESBARU (SPESIASI) Terbentuknya spesies baru dalam suatu populasi diawali dengan adanya perubahan faktor dalam (gen) akibat dari tekanan faktor luar (keadaan lingkungan). Perubahan faktor intrinsik dari generasi ke generasi dapat mengakibatkan terjadinya perubahan dari suatu jenis sehingga memunculkan jenis baru. Hasil keturunan individu-individu yang telah lama terpisah apabila disatukan kembali, tidak akan dapay bereproduksi seperti semula (terjadi isolasi reproduksi). • Faktor yang memisahkan suatu populasi disebut sawar. Sawar dapat berupa keadaan geografi. • Individu-individu satu spesies yang terpisah disebut alopatrik. • Individu-individu yang telah terpisah dalam waktu yang lama dan sudah mengalami perubahan jika suatu saat berada kembali dalam satu lingkungan disebut simpatrik. • Individu-individu tersebut sudah berbeda spesies disebut spesies simpatrik.
  • 70.
    PENYEBAB TERJADINYA ISOLASIREPRODUKSI: • Isolasi ekogeografi terjadi pada dua spesies simpatrik yang tidak dapat melakukan perkawinan karena sudah lama berada pada lingkungan yang berbeda dan masing-masing hanya dapat berkembang biakdilingkungannyasendiri. • Isolasi habitat terjadi pada dua spesies simpatrik yang memiliki habitat yang berbeda.
  • 71.
    Penyebab terjadinya isolasireproduksi : • Isolasi musim terjadi pada dua spesies simpatrik yang tidak dapat melakukan perkawinan karena mempunyai musim kawin yangberbeda. • Isolasi perilaku terjadi pada dua spesies simpatrik yang tidak dapat melakukan perkawinan karena mempunyai perbedaan tingkahlakusaatakanmelakukanperkawinan.
  • 72.