SMART CITY & SMART VILAGE
DEFINISI
Menurut Washburn, D., Smart City di defenisikan sebagai
penggunaan teknologi komputasi cerdas untuk
mengintegrasikan komponen-komponen penting dari
infrastruktur dan layanan kota, seperti administrasi kota,
pendidikan, kesehatan, keselamatan publik, real estate,
transportasi dan keperluan kota lainnya, dimana penggunaan
keseluruhannya harus dilakukan secara cerdas, saling
berhubungan dan efisien.
Menurut Giffinger, R., Smart City merupakan sebuah kota
yang terdepan di dalam perekonomian, sumber daya manusia,
pemerintahan, mobilitas, lingkungan, dan kehidupan
masyarakat, yang mana keseluruhan dibangun secara cerdas,
independen dan memiliki kesadaran dari masyarakatnya
KONSEP SMAR CITY
• Konsep smart city awalnya dicetuskan oleh
perusahaan IBM. Smart City ini menggunakan
teknologi informasi (TI) untuk menjalakan
roda kehidupan kota yang lebih efisien. Versi
IBM, smart city adalah sebuah kota yang
instrumennya saling berhubungan dan
berfungsi cerdas.
INDIKATOR SMARAT CITY
1. Smart Economy
Smart economy menjadi indikator utama dalam sebuah kota pintar.
Indikator ini meliputi semangat untuk terus berinovasi, mempunyai
jiwa entrepreneur, selalu berusaha produktif dan mempunyai
kemampuan untuk berubah. Karena perubahan adalah sesuatu yang
mutlak dalam pasar yang makin dinamis.
2. Smart People
Sedangkan dari sisi social and human capital, smart city mempunyai
warga kota yang berkualifikasi, mempunyai kemauan untuk selalu
belajar, menerima perbedaan dalam bentuk apapun, kreatif, dan selalu
berpartisipasi dalam kegiatan publik. Selain itu fleksibilitas juga
menjadi salah satu indikasi kuat dari masyarakat cerdas.
3. Smart Governance
Sisi pemerintahan pun juga mempunyai kriteria indikator tersendiri.
Yaitu berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, melayani publik,
dan yang terpenting adalah birokrasi yang transparan dan tidak
menyulitkan masyarakat. Selain itu juga mempunyai strategi dan
pandangan politik yang jelas dan bermanfaat bagi khalayak.
Lanjut.....
4. Smart Mobility
Dari sisi mobilitas, kemudahan akses untuk penduduk menjadi
prioritas. Tidak hanya penduduk, namun juga memudahkan bagi
pendatang atau turis asing yang berkunjung ke kota tersebut. Selain
itu, moda transportasi yang berkesinambungan, aman dan inovatif juga
menjadi indikator tersendiri.
5. Smart Environment
Dari sisi sumber daya alam, smart city harus mempunyai daya tarik
pemandangan yang atraktif. Selain itu bebas dari polusi udara ataupun
polusi lainnya. Dan mempunyai sumber daya alam yang
berkesinambungan.
6. Smart Living
Sisi kehidupan juga memiliki poin indikator. Yang paling penting adalah
tersedianya fasilitas budaya, infrastruktur kesehatan yang memadai,
fasilitas pendidikan lengkap, dan kehidupan sosial yang menyatu.
DIMENSI KONSEP
SMART CITY
DIMENSI
TEKNOLOGI
INFRASTRUKTUR FISIK
PERANGKAT MOBILITAS
TINGGI
JARINGAN KOMPUTER
DIMENSI
INSTITUSIONAL
GOVERNANCE
POLICY
REGULATION
DIMENSI SDM
HUMAN
INFRASTRUCTURE
SOCIAL CAPITAL
ARSITEKTUR SMART
CITY
Sebagai hal utama untuk
menunjang pengambilan
keputusan dan
menyusun kebijakan
DATA APLIKASI
INFRASTR
UKTUR
TATA
KELOLA
SDM
Berfungsi untuk
menjamin berjalannya
penerapan smart city
secara efektif dan efisien
Aplikasi dari berbagai
platform yang digunakan
untu mengolah data
menjadi informasi
Dibangunnya jaringan
komputer dan koneksi
internet untuk
mendukung berjalannya
aplikasi
Tersedianya SDM
unggul dan
berkompeten
LEVEL SMART CITY
LEVEL 1, merupakan tahap awal dari pengimplementasian
konsep Smart City, tahap ini ditandai dengan masih kota biasa
namun terdapat potensi menjadi Smart City.
LEVEL 2, merupakan level memulainya suatu kota atau daerah
menjadi Smart City, ditandai dengan tersedia internet secara
menyeluruh di wilayah kota.
LEVEL 3, merupakan tahap kelanjutan dari level pertama,
dimana ditandai dengan kota mulai terhubung dengan
jaringan di kota lainnya atau telah menerapkan konsep
Metropolitan Area Network (MAN).
Lanjut...
LEVEL 4, merupakan tahap open information, dimana
kota telah memiliki keterbukaan dengan kota lain untuk
berbagi data dan informasi secara online.
LEVEL 5, merupakan tahap yang telah memiliki proses
mengolahan data dan informasi menggunakan keamanan
yang baik, sehingga setiap data yang terakses tetap
terjaga nilai kepentingan yang ada di dalam data dan
informasinya.
LEVEL 6, merupakan integrasi yang baik di dalam maupun
antar kota sebagai kombinasi tahap 3, 4, dan 5
KONSEP PENERAPAN SMART
CITY KOTA BANDUNG
CONNECT CONTROL OBSERVE
Membangun sistem
pemerintahan yang saling
terhubung dan saling
terintegrasi untuk
mendukung smart
government dan smart
society, serta membangun
pola komunikasi publik
yang lebih efektif
Mengontrol jalannya
pembangunan kota,
manajemen dan
analisa data serta
memantau kinerja
seluruh organisasi
perangkat daerah dan
aparatur sipil negara
dengan didukung
aplikasi E-Gov, E-
Budgeting, dll.
Memantau dan
mengamati segala
bentuk kejadian dan
situasi kota, seperti:
lalu lintas,
cuaca/banjir,
gangguan ketertiban
umum, dll. Dengan
didukung oleh lebih
dari 400 CCTV yang
terintegrasi
BANDUNG COMMAND CENTER
commandcenter.bandung.go.id
Command Center adalah bagian upaya menuju
Bandung Smart City. Bandung sebagai Kota Pintar
inilah yang menuntut pengawasan tidak melulu
harus dilakukan secara manual. Sekarang di zaman
serba canggih ini, penggunaan mesin komputer
beserta alat-alat pendukungnya bisa diberdayakan
untuk fungsi monitoring di Kota Bandung.
FASILITAS
PELAYANAN
X-Igent Panic Button adalah aplikasi
tombol panik yang dapat
mengirimkan informasi darurat
kepada kerabat terdekat Anda secara
cepat dan tepat. Jika Anda berada di
kota Bandung, pesan darurat juga
akan diteruskan ke Bandung
Command Center (kerjasama dengan
Pemkot Bandung dan Telkom
Indonesia).
X-Igent memberikan 2 metode
pengiriman kepada kerabat terdekat,
lewat Push Notification (Jika kerabat
Anda sudah terdaftar di X-Igent) dan
lewat SMS* (Jika kerabat belum
terdaftar di X-Igent).
X-Igent Panic
Button
FASILITAS
PELAYANAN
Layanan Aspirasi dan Pengaduan
Online Rakyat [LAPOR!] adalah
sebuah aplikasi media sosial yang
dibangun dan dikelola oleh Kantor
Staff Presiden (KSP) untuk melibatkan
partisipasi publik dan meningkatkan
interaksi dua arah antara masyarakat
dan Pemerintah Kota Bandung dalam
pengawasan program-program
pembangunan.
LAPOR ini bisa menggunakan tiga
kanal utama yang mudah diakses
masyarakat melaui situs web
www.lapor.go.id, atau SMS ke 1708
dengan format : BDG isi aduan dari
semua operator telepon seluler, serta
aplikasi mobile melalui smartphone.
LAPOR Admin akan
memverifikasi data
laporan yang masuk
Laporan yang telah diverifikasi
kemudian di disposisikan ke
instansi terkait
Instansi terkait menerima
laporan, dan kemudian akan
melakukan tindak lanjut
terhadap laporan.
Admin OPD kemudian
menyampaikan informasi tindak
lanjut melalui sistem lapor
Pelapor akan menerima
notifikasi dalam setip
perkembangannya
CARAKERJALAPOR
FASILITAS
PELAYANAN
Dengan adanya nomor 112 sebagai nomor tunggal panggilan
darurat dapat memudahkan masyarakat dalam menghadapi
kondisi kegawatdaruratan. Nomor 112 ditetapkan sebagai
nomor tunggal panggilan darurat agar dapat mempermudah
masyarakat dalam mengingat dan menghubungi layanan
darurat. Adapun layanan darurat yang dilayani melalui 112
adalah menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat
terkait kebakaran, tindak kriminal, kecelakaan, kebutuhan
ambulans, dan penanganan kesehatan yang gawat darurat.
Nomor Tunggal Panggilan
Darurat 112
SMART CITY RANKING
Rank City Rank City Rank City
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
London
Singapore
Seoul
New York
Helsinki
Montreal
Boston
Melbourne
Barcelona
Shanghai
San Francisco
Vienna
Amsterdam
Shenzhen
Stockholm
Taipei
17.
18.
20.
21.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
34.
35.
Chicago
Hong Kong & Seattle (Tie)
Charlotte
Vancouver & Washington, D.C. (Tie)
New Delhi
Copenhagen
Columbus, Ohio
Los Angeles
Surat
Tokyo
Berlin
Beijing
Sydney
Ahmedabad & Bhubaneswar (Tie)
Jaipur
Atlanta
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
Pune
Wellington
Kansas City
Toronto
Dubai
Dublin
Tel Aviv
Philadelphia
Reykjavik
Lyon
Paris
Jakarta
Rio de Janeiro
Phuket
Kigali
Smart vilage
Pengertian Smart Village
• Desa merupakan garda terdepan pemerintah
dalam penentuan arah kebijakan dan
pembangunan nasional. Untuk itu, penguatan
pedesaan menjadi hal yang harus diutamakan.
Pemerintah memiliki tanggungjawab untuk
mengangkat pedesaan menjadi poros
pembangunan manusia, infrastruktur,
ekonomi, dan sosial.
DEFINISI
• Smart Village adalah suatu konsep desa pintar
yang mengadopsi komponen-komponen atau
indikator dari konsep Smart City namun
dengan skala yang lebih kecil (wilayah desa
atau kelurahan) dengan tujuan untuk
terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan
dan pelayanan yang lebih baik terhadap
warganya.
Konsep smart vilage
• Sebuah konsep Smart Village (Desa Pintar) bisa
dijadikan solusi untuk mengatasi berbagai
permasalahan yang terjadi dalam
penyelenggaraan pemerintah desa. Dengan
mengadopsi komponen Smart City, maka bukan
hal yang mustahil jika dari desa akan muncul
kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM,
sumber daya manusia yang unggul, pemerintahan
yang bersih dan transparan, serta lingkungan
sosial yang baik.
KONSEP PENERAPAN SMART
VILLAGE DESA LORAM WETAN
SMART ECONOMY
Kumpulan program Smart Ekonomi
melalui peningkatan keterlibatan
masyarakat dalam kegiatan produktif
berbasis ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk mengakselerasi
percepatan pertumbuhan ekonomi
guna peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
SMART LIVING
SMART GOVERNANCESMART PEOPLE
program yang menjadi inisiasi warga
dalam menciptakan lingkungan yang
SEHAT, ASRI, BERSIH, ASLI dan RAPI
[SABAR] dalam rangka menjaga
lingkungan desa demi anak cucu di
masa mendatang secara
berkelanjutan.
program yang menjadi tempat dan
sumber informasi tentang ilmu
pengetahuan secara luas yang
dibutuhkan oleh masyarakat di Desa
Loram Wetan.
memanfaatkan teknologi informasi
untuk menerapkan e-governance,
dalam rangka memudahkan pelayanan
publik dan penyebaran informasi
pembangunan kepada masyarakat di
Desa Loram Wetan secara transparan,
akuntabel dan mendidik di Desa
SMART CITY & SMART VILAGE

SMART CITY & SMART VILAGE

  • 1.
    SMART CITY &SMART VILAGE
  • 3.
    DEFINISI Menurut Washburn, D.,Smart City di defenisikan sebagai penggunaan teknologi komputasi cerdas untuk mengintegrasikan komponen-komponen penting dari infrastruktur dan layanan kota, seperti administrasi kota, pendidikan, kesehatan, keselamatan publik, real estate, transportasi dan keperluan kota lainnya, dimana penggunaan keseluruhannya harus dilakukan secara cerdas, saling berhubungan dan efisien. Menurut Giffinger, R., Smart City merupakan sebuah kota yang terdepan di dalam perekonomian, sumber daya manusia, pemerintahan, mobilitas, lingkungan, dan kehidupan masyarakat, yang mana keseluruhan dibangun secara cerdas, independen dan memiliki kesadaran dari masyarakatnya
  • 4.
    KONSEP SMAR CITY •Konsep smart city awalnya dicetuskan oleh perusahaan IBM. Smart City ini menggunakan teknologi informasi (TI) untuk menjalakan roda kehidupan kota yang lebih efisien. Versi IBM, smart city adalah sebuah kota yang instrumennya saling berhubungan dan berfungsi cerdas.
  • 5.
  • 6.
    1. Smart Economy Smarteconomy menjadi indikator utama dalam sebuah kota pintar. Indikator ini meliputi semangat untuk terus berinovasi, mempunyai jiwa entrepreneur, selalu berusaha produktif dan mempunyai kemampuan untuk berubah. Karena perubahan adalah sesuatu yang mutlak dalam pasar yang makin dinamis. 2. Smart People Sedangkan dari sisi social and human capital, smart city mempunyai warga kota yang berkualifikasi, mempunyai kemauan untuk selalu belajar, menerima perbedaan dalam bentuk apapun, kreatif, dan selalu berpartisipasi dalam kegiatan publik. Selain itu fleksibilitas juga menjadi salah satu indikasi kuat dari masyarakat cerdas. 3. Smart Governance Sisi pemerintahan pun juga mempunyai kriteria indikator tersendiri. Yaitu berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, melayani publik, dan yang terpenting adalah birokrasi yang transparan dan tidak menyulitkan masyarakat. Selain itu juga mempunyai strategi dan pandangan politik yang jelas dan bermanfaat bagi khalayak.
  • 7.
    Lanjut..... 4. Smart Mobility Darisisi mobilitas, kemudahan akses untuk penduduk menjadi prioritas. Tidak hanya penduduk, namun juga memudahkan bagi pendatang atau turis asing yang berkunjung ke kota tersebut. Selain itu, moda transportasi yang berkesinambungan, aman dan inovatif juga menjadi indikator tersendiri. 5. Smart Environment Dari sisi sumber daya alam, smart city harus mempunyai daya tarik pemandangan yang atraktif. Selain itu bebas dari polusi udara ataupun polusi lainnya. Dan mempunyai sumber daya alam yang berkesinambungan. 6. Smart Living Sisi kehidupan juga memiliki poin indikator. Yang paling penting adalah tersedianya fasilitas budaya, infrastruktur kesehatan yang memadai, fasilitas pendidikan lengkap, dan kehidupan sosial yang menyatu.
  • 8.
  • 9.
    DIMENSI TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR FISIK PERANGKAT MOBILITAS TINGGI JARINGANKOMPUTER DIMENSI INSTITUSIONAL GOVERNANCE POLICY REGULATION DIMENSI SDM HUMAN INFRASTRUCTURE SOCIAL CAPITAL
  • 10.
    ARSITEKTUR SMART CITY Sebagai halutama untuk menunjang pengambilan keputusan dan menyusun kebijakan DATA APLIKASI INFRASTR UKTUR TATA KELOLA SDM Berfungsi untuk menjamin berjalannya penerapan smart city secara efektif dan efisien Aplikasi dari berbagai platform yang digunakan untu mengolah data menjadi informasi Dibangunnya jaringan komputer dan koneksi internet untuk mendukung berjalannya aplikasi Tersedianya SDM unggul dan berkompeten
  • 11.
    LEVEL SMART CITY LEVEL1, merupakan tahap awal dari pengimplementasian konsep Smart City, tahap ini ditandai dengan masih kota biasa namun terdapat potensi menjadi Smart City. LEVEL 2, merupakan level memulainya suatu kota atau daerah menjadi Smart City, ditandai dengan tersedia internet secara menyeluruh di wilayah kota. LEVEL 3, merupakan tahap kelanjutan dari level pertama, dimana ditandai dengan kota mulai terhubung dengan jaringan di kota lainnya atau telah menerapkan konsep Metropolitan Area Network (MAN).
  • 12.
    Lanjut... LEVEL 4, merupakantahap open information, dimana kota telah memiliki keterbukaan dengan kota lain untuk berbagi data dan informasi secara online. LEVEL 5, merupakan tahap yang telah memiliki proses mengolahan data dan informasi menggunakan keamanan yang baik, sehingga setiap data yang terakses tetap terjaga nilai kepentingan yang ada di dalam data dan informasinya. LEVEL 6, merupakan integrasi yang baik di dalam maupun antar kota sebagai kombinasi tahap 3, 4, dan 5
  • 13.
    KONSEP PENERAPAN SMART CITYKOTA BANDUNG CONNECT CONTROL OBSERVE Membangun sistem pemerintahan yang saling terhubung dan saling terintegrasi untuk mendukung smart government dan smart society, serta membangun pola komunikasi publik yang lebih efektif Mengontrol jalannya pembangunan kota, manajemen dan analisa data serta memantau kinerja seluruh organisasi perangkat daerah dan aparatur sipil negara dengan didukung aplikasi E-Gov, E- Budgeting, dll. Memantau dan mengamati segala bentuk kejadian dan situasi kota, seperti: lalu lintas, cuaca/banjir, gangguan ketertiban umum, dll. Dengan didukung oleh lebih dari 400 CCTV yang terintegrasi
  • 15.
    BANDUNG COMMAND CENTER commandcenter.bandung.go.id CommandCenter adalah bagian upaya menuju Bandung Smart City. Bandung sebagai Kota Pintar inilah yang menuntut pengawasan tidak melulu harus dilakukan secara manual. Sekarang di zaman serba canggih ini, penggunaan mesin komputer beserta alat-alat pendukungnya bisa diberdayakan untuk fungsi monitoring di Kota Bandung.
  • 16.
    FASILITAS PELAYANAN X-Igent Panic Buttonadalah aplikasi tombol panik yang dapat mengirimkan informasi darurat kepada kerabat terdekat Anda secara cepat dan tepat. Jika Anda berada di kota Bandung, pesan darurat juga akan diteruskan ke Bandung Command Center (kerjasama dengan Pemkot Bandung dan Telkom Indonesia). X-Igent memberikan 2 metode pengiriman kepada kerabat terdekat, lewat Push Notification (Jika kerabat Anda sudah terdaftar di X-Igent) dan lewat SMS* (Jika kerabat belum terdaftar di X-Igent). X-Igent Panic Button
  • 17.
    FASILITAS PELAYANAN Layanan Aspirasi danPengaduan Online Rakyat [LAPOR!] adalah sebuah aplikasi media sosial yang dibangun dan dikelola oleh Kantor Staff Presiden (KSP) untuk melibatkan partisipasi publik dan meningkatkan interaksi dua arah antara masyarakat dan Pemerintah Kota Bandung dalam pengawasan program-program pembangunan. LAPOR ini bisa menggunakan tiga kanal utama yang mudah diakses masyarakat melaui situs web www.lapor.go.id, atau SMS ke 1708 dengan format : BDG isi aduan dari semua operator telepon seluler, serta aplikasi mobile melalui smartphone. LAPOR Admin akan memverifikasi data laporan yang masuk Laporan yang telah diverifikasi kemudian di disposisikan ke instansi terkait Instansi terkait menerima laporan, dan kemudian akan melakukan tindak lanjut terhadap laporan. Admin OPD kemudian menyampaikan informasi tindak lanjut melalui sistem lapor Pelapor akan menerima notifikasi dalam setip perkembangannya CARAKERJALAPOR
  • 18.
    FASILITAS PELAYANAN Dengan adanya nomor112 sebagai nomor tunggal panggilan darurat dapat memudahkan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Nomor 112 ditetapkan sebagai nomor tunggal panggilan darurat agar dapat mempermudah masyarakat dalam mengingat dan menghubungi layanan darurat. Adapun layanan darurat yang dilayani melalui 112 adalah menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kebakaran, tindak kriminal, kecelakaan, kebutuhan ambulans, dan penanganan kesehatan yang gawat darurat. Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
  • 19.
    SMART CITY RANKING RankCity Rank City Rank City 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. London Singapore Seoul New York Helsinki Montreal Boston Melbourne Barcelona Shanghai San Francisco Vienna Amsterdam Shenzhen Stockholm Taipei 17. 18. 20. 21. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 34. 35. Chicago Hong Kong & Seattle (Tie) Charlotte Vancouver & Washington, D.C. (Tie) New Delhi Copenhagen Columbus, Ohio Los Angeles Surat Tokyo Berlin Beijing Sydney Ahmedabad & Bhubaneswar (Tie) Jaipur Atlanta 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. Pune Wellington Kansas City Toronto Dubai Dublin Tel Aviv Philadelphia Reykjavik Lyon Paris Jakarta Rio de Janeiro Phuket Kigali
  • 20.
  • 21.
    Pengertian Smart Village •Desa merupakan garda terdepan pemerintah dalam penentuan arah kebijakan dan pembangunan nasional. Untuk itu, penguatan pedesaan menjadi hal yang harus diutamakan. Pemerintah memiliki tanggungjawab untuk mengangkat pedesaan menjadi poros pembangunan manusia, infrastruktur, ekonomi, dan sosial.
  • 22.
    DEFINISI • Smart Villageadalah suatu konsep desa pintar yang mengadopsi komponen-komponen atau indikator dari konsep Smart City namun dengan skala yang lebih kecil (wilayah desa atau kelurahan) dengan tujuan untuk terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang lebih baik terhadap warganya.
  • 23.
    Konsep smart vilage •Sebuah konsep Smart Village (Desa Pintar) bisa dijadikan solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintah desa. Dengan mengadopsi komponen Smart City, maka bukan hal yang mustahil jika dari desa akan muncul kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM, sumber daya manusia yang unggul, pemerintahan yang bersih dan transparan, serta lingkungan sosial yang baik.
  • 24.
    KONSEP PENERAPAN SMART VILLAGEDESA LORAM WETAN SMART ECONOMY Kumpulan program Smart Ekonomi melalui peningkatan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan produktif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengakselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. SMART LIVING SMART GOVERNANCESMART PEOPLE program yang menjadi inisiasi warga dalam menciptakan lingkungan yang SEHAT, ASRI, BERSIH, ASLI dan RAPI [SABAR] dalam rangka menjaga lingkungan desa demi anak cucu di masa mendatang secara berkelanjutan. program yang menjadi tempat dan sumber informasi tentang ilmu pengetahuan secara luas yang dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Loram Wetan. memanfaatkan teknologi informasi untuk menerapkan e-governance, dalam rangka memudahkan pelayanan publik dan penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat di Desa Loram Wetan secara transparan, akuntabel dan mendidik di Desa