Six Sigma adalah metode manajemen yang fokus pada pengendalian kualitas dan perbaikan proses untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan kinerja bisnis secara keseluruhan, dengan pendekatan yang berbasis statistik melalui fase DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Konsep ini mengidentifikasi dan mengeliminasi cacat produksi serta berusaha mencapai zero defect dalam setiap aktivitas, sangat bergantung pada keterlibatan tim terlatih dalam implementasi. Dalam konteks implementasinya, Six Sigma seeks to merge overall organizational goals with quality as one of the key aims, differentiating itself from Total Quality Management (TQM) by addressing critical business issues systematically.