Multivibrator Bistabil
Prihtian Pambudi
(1410502034)
Teknik Mesin S-1
Dosen pembimbing :
R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng.
1
OUTLINE
PENGERTIAN MULTIVIBRATOR
PRINSIP DASAR MULTIVIBRATOR
TIPE MULTIVIBRATOR
MULTIVIBRATOR BISTABIL
 KARAKTERISTIK
APLIKASI
2
PENGERTIAN MULTIVIBRATOR
Multivibrator adalah suatu rangkaian generatif
dengan dua buah piranti aktif yang dirancang
sedemikian rupa sehingga salah satu piranti bersifat
penghantar pada saat piranti lain terpancung.
Multivibrator dapat menyimpan bilangan biner,
mencacah pulsa, menyerempakan operasi-operasi
aritmatika serta melaksanakan fungsi-fungsi lainya
dalam sistem digital.
3
PRINSIP DASAR MULTIVIBRATOR
Multivibrator merupakan osilator.
Sedangkan osilator adalah rangkaian elektronika yang
menghasilkan perubahan keadaan pada sinyal output.
Osilator dapat menghasilkan clock / sinyal pewaktuan
untuk sistem digital seperti komputer.
Osilator juga bisa menghasilkan frekuensi dari pemancar
dan penerima pada radio.
4
Rangkaian multivibrator terdiri dari komponen penguat aktif
yang dikopel silang dengan komponen-komponen pasif
(resistor dan kapasitor).
Karena cara kerja FET lebih rumit dari cara kerja BJT,
rangkaian multivibrator pada umumnya dibuat dengan
rangkaian BJT.
PRINSIP DASAR MULTIVIBRATOR (LANJUTAN)5
Multivibrator memiliki dua keadaan utama, yaitu:
Keadaan stabil adalah keadaan di mana taraf
amplitudo sinyal keluaran adalah tetap/stagnan pada
suatu nilai tertentu.
Keadaan tak stabil adalah keadaan di mana taraf
ampiltudo sinyal selalu berubah-ubah mengikuti denyut
tegangan pada komponen aktif.
Keadaan tak stabil dipengaruhi oleh waktu laju
pengisian/pengosongan kapasitor yang besarnya
ditentukan dari kapasitas kapasitor.
6
Pada dasarnya ada 3 tipe dari multivibrator, yaitu :
1. Multivibrator astabil
2. Multivibrator monostabil
3. Multivibrator bistabil
TIPE DARI MULTIVIBRATOR7
MULTIVIBRATOR BISTABIL
Multivibrator bistabil adalah multivibrator yang
memiliki dua keadaan stabil.
Tidak adanya waktu pengisian/pengosongan karena
tidak memiliki kapasitor, sehingga waktu aktif dari
komponen penguat diatur oleh pemicu (trigger)
eksternal.
Memiliki dua keadaan ‘set’ dan ‘reset’ yang
menyebabkan pada keadaan awal komponen-
komponen aktif menghantar.
8
KARAKTERISTIK MULTIVIBRATOR BISTABIL
Tidak menggunakan kapasitor sehingga pada awal
rangkaian diaktifkan komponen penguat berada
pada daerah aktif.
Pengubahan keadaan dari sinyal keluaran dilakukan
dengan menerapkan masukan “set” dan “reset”
pada komponen penguat yang aktif. Jika diberikan
masukan pada salah satu terminal tersebut, maka
keadaan keluaran akan berubah ke taraf kebalikan
dari keadaan awal.
9
APLIKASI MULTIVIBRATOR BISTABIL
Kegunaan dari multivibrator bistabil antara lain:
o Membangkitkan dan memproses sinyal-sinyal
denyut.
o Melakukan operasi-operasi seperti penyimpanan
bit data dan operasi logika (aljabar Boole)
o Pembentuk sistem memori dalam bentuk flip-flop
RS atau JK.
10
Sekian dan Terima kasih
11

Rev_multivibrator bistabil

  • 1.
    Multivibrator Bistabil Prihtian Pambudi (1410502034) TeknikMesin S-1 Dosen pembimbing : R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng. 1
  • 2.
    OUTLINE PENGERTIAN MULTIVIBRATOR PRINSIP DASARMULTIVIBRATOR TIPE MULTIVIBRATOR MULTIVIBRATOR BISTABIL  KARAKTERISTIK APLIKASI 2
  • 3.
    PENGERTIAN MULTIVIBRATOR Multivibrator adalahsuatu rangkaian generatif dengan dua buah piranti aktif yang dirancang sedemikian rupa sehingga salah satu piranti bersifat penghantar pada saat piranti lain terpancung. Multivibrator dapat menyimpan bilangan biner, mencacah pulsa, menyerempakan operasi-operasi aritmatika serta melaksanakan fungsi-fungsi lainya dalam sistem digital. 3
  • 4.
    PRINSIP DASAR MULTIVIBRATOR Multivibratormerupakan osilator. Sedangkan osilator adalah rangkaian elektronika yang menghasilkan perubahan keadaan pada sinyal output. Osilator dapat menghasilkan clock / sinyal pewaktuan untuk sistem digital seperti komputer. Osilator juga bisa menghasilkan frekuensi dari pemancar dan penerima pada radio. 4
  • 5.
    Rangkaian multivibrator terdiridari komponen penguat aktif yang dikopel silang dengan komponen-komponen pasif (resistor dan kapasitor). Karena cara kerja FET lebih rumit dari cara kerja BJT, rangkaian multivibrator pada umumnya dibuat dengan rangkaian BJT. PRINSIP DASAR MULTIVIBRATOR (LANJUTAN)5
  • 6.
    Multivibrator memiliki duakeadaan utama, yaitu: Keadaan stabil adalah keadaan di mana taraf amplitudo sinyal keluaran adalah tetap/stagnan pada suatu nilai tertentu. Keadaan tak stabil adalah keadaan di mana taraf ampiltudo sinyal selalu berubah-ubah mengikuti denyut tegangan pada komponen aktif. Keadaan tak stabil dipengaruhi oleh waktu laju pengisian/pengosongan kapasitor yang besarnya ditentukan dari kapasitas kapasitor. 6
  • 7.
    Pada dasarnya ada3 tipe dari multivibrator, yaitu : 1. Multivibrator astabil 2. Multivibrator monostabil 3. Multivibrator bistabil TIPE DARI MULTIVIBRATOR7
  • 8.
    MULTIVIBRATOR BISTABIL Multivibrator bistabiladalah multivibrator yang memiliki dua keadaan stabil. Tidak adanya waktu pengisian/pengosongan karena tidak memiliki kapasitor, sehingga waktu aktif dari komponen penguat diatur oleh pemicu (trigger) eksternal. Memiliki dua keadaan ‘set’ dan ‘reset’ yang menyebabkan pada keadaan awal komponen- komponen aktif menghantar. 8
  • 9.
    KARAKTERISTIK MULTIVIBRATOR BISTABIL Tidakmenggunakan kapasitor sehingga pada awal rangkaian diaktifkan komponen penguat berada pada daerah aktif. Pengubahan keadaan dari sinyal keluaran dilakukan dengan menerapkan masukan “set” dan “reset” pada komponen penguat yang aktif. Jika diberikan masukan pada salah satu terminal tersebut, maka keadaan keluaran akan berubah ke taraf kebalikan dari keadaan awal. 9
  • 10.
    APLIKASI MULTIVIBRATOR BISTABIL Kegunaandari multivibrator bistabil antara lain: o Membangkitkan dan memproses sinyal-sinyal denyut. o Melakukan operasi-operasi seperti penyimpanan bit data dan operasi logika (aljabar Boole) o Pembentuk sistem memori dalam bentuk flip-flop RS atau JK. 10
  • 11.