Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan
(kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang
berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
Cara Beragama
Berdasarkan cara beragamanya:
1. Tradisional, yaitu cara beragama berdasar tradisi. Cara ini mengikuti cara beragamanya
nenek moyang, leluhur atau orang-orang dari angkatan sebelumnya. Pada umumnya kuat
dalam beragama, sulit menerima hal-hal keagamaan yang baru atau pembaharuan.
Apalagi bertukar agama, bahkan tidak ada minat. Dengan demikian kurang dalam
meningkatkan ilmu amal keagamaanya.
2. Formal, yaitu cara beragama berdasarkan formalitas yang berlaku di lingkungannya atau
masyarakatnya. Cara ini biasanya mengikuti cara beragamanya orang yang berkedudukan
tinggi atau punya pengaruh. Pada umumnya tidak kuat dalam beragama. Mudah
mengubah cara beragamanya jika berpindah lingkungan atau masyarakat yang berbeda
dengan cara beragamnya. Mudah bertukar agama jika memasuki lingkungan atau
masyarakat yang lain agamanya. Mereka ada minat meningkatkan ilmu dan amal
keagamaannya akan tetapi hanya mengenai hal-hal yang mudah dan nampak dalam
lingkungan masyarakatnya.
3. Rasional, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan rasio sebisanya. Untuk itu
mereka selalu berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan
pengetahuan, ilmu dan pengamalannya. Mereka bisa berasal dari orang yang beragama
secara tradisional atau formal, bahkan orang tidak beragama sekalipun.
4. Metode Pendahulu, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan akal dan hati
(perasaan) dibawah wahyu. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan menghayati
ajaran agamanya dengan ilmu, pengamalan dan penyebaran (dakwah). Mereka selalu
mencari ilmu dulu kepada orang yang dianggap ahlinya dalam ilmu agama yang
memegang teguh ajaran asli yang dibawa oleh utusan dari Sesembahannya semisal Nabi
atau Rasul sebelum mereka mengamalkan, mendakwahkan dan bersabar (berpegang
teguh) dengan itu semua.
Unsur-unsur
Menurut Leight, Keller dan Calhoun, agama terdiri dari beberapa unsur pokok:
Kepercayaan agama, yakni suatu prinsip yang dianggap benar tanpa ada keraguan lagi
Simbol agama, yakni identitas agama yang dianut umatnya.
Praktik keagamaan, yakni hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan-Nya, dan
hubungan horizontal atau hubungan antarumat beragama sesuai dengan ajaran agama
Pengalaman keagamaan, yakni berbagai bentuk pengalaman keagamaan yang dialami
oleh penganut-penganut secara pribadi.
Umat beragama, yakni penganut masing-masing agama
Fungsi
Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok
Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia.
Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah
Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan
Pedoman perasaan keyakinan
Pedoman keberadaan
Pengungkapan estetika (keindahan)
Pedoman rekreasi dan hiburan
Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.
Agama di Indonesia
Agama di Indonesia
Enam agama besar yang paling banyak dianut di Indonesia, yaitu: agama Islam, Kristen
(Protestan) dan Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
B.INNG
Religion according to Big Indonesian Dictionary is the system governing the order of faith (trust)
and the worship of God Almighty and the grammar rules that relate to human relationships and
human beings and their environment.
Ways of Religion
Based on the way beragamanya:
1. Traditionally, the way of religion-based tradition. This method follows the way beragamanya
ancestors, ancestors or those of the previous generation. Generally strong in religion, it is
difficult to receive religious things that are new or renewal. Moreover, exchange of religion,
even no interest. Thus lacking in charity increase their religious knowledge.
2. Formally, the way religion is based on the applicable formalities in the environment or society.
This method usually follow beragamanya dignitaries or have influence. In general, not strong in
religion. Easily change the way beragamanya if switching a different neighborhood or
community by way of diversity. Easy exchange of religion if it enters the environment or other
religious community. They have interest in improving science and religious charities but only on
matters in an easy and visible in their communities.
3. Rational, that is how religion is based on the use of ratios as best he could. For that they are
always trying to understand and appreciate the teachings of his religion with the knowledge,
science and pengamalannya. They can come from people who are traditionally or formally, even
though people are not religious.
4. Methods predecessor, namely the way of religion based on the use of the mind and heart
(feeling) under the revelation. For that they are always trying to understand and appreciate the
teachings of his religion with the science, practice and dissemination (proselytizing). They are
always in search of knowledge used to people who are considered experts in the science of
religion that holds fast to the original teachings brought by the envoys of Sesembahannya such as
Prophet or Messenger before they practice, preach and be patient (hold fast) with it all.
The elements
According to Leight, Keller and Calhoun, religion consists of several basic elements:
• religious beliefs, which is a principle which is considered true without any doubt
• Symbols of religion, namely the identity of his people's religion.
• Religious practices, namely the vertical relationship between man and his God, and horizontal
linkages or relationships among religious believers in accordance with the teachings of religion
• religious experience, namely the various forms of religious experience are experienced by
adherents of personally.
• Religious persons, ie adherents of each religion
Function
• The source of life for individuals and groups
• Set up procedures for the human relationship with God and man to man.
• It is the demands of the principle of right or wrong
• Guidelines express a sense of togetherness
• Guidelines feelings of confidence
• Guidelines for the existence of
• Disclosure of aesthetics (beauty)
• Guidelines for recreation and entertainment
• Provide identity to the human as the people of a religion.
•
•
•
• Religion in Indonesia
• Religion in Indonesia
• Six major religions of the most widely adopted in Indonesia, namely: Islam, Christianity
(Protestant) and Catholicism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism.

Religion

  • 1.
    Agama menurut KamusBesar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Cara Beragama Berdasarkan cara beragamanya: 1. Tradisional, yaitu cara beragama berdasar tradisi. Cara ini mengikuti cara beragamanya nenek moyang, leluhur atau orang-orang dari angkatan sebelumnya. Pada umumnya kuat dalam beragama, sulit menerima hal-hal keagamaan yang baru atau pembaharuan. Apalagi bertukar agama, bahkan tidak ada minat. Dengan demikian kurang dalam meningkatkan ilmu amal keagamaanya. 2. Formal, yaitu cara beragama berdasarkan formalitas yang berlaku di lingkungannya atau masyarakatnya. Cara ini biasanya mengikuti cara beragamanya orang yang berkedudukan tinggi atau punya pengaruh. Pada umumnya tidak kuat dalam beragama. Mudah mengubah cara beragamanya jika berpindah lingkungan atau masyarakat yang berbeda dengan cara beragamnya. Mudah bertukar agama jika memasuki lingkungan atau masyarakat yang lain agamanya. Mereka ada minat meningkatkan ilmu dan amal keagamaannya akan tetapi hanya mengenai hal-hal yang mudah dan nampak dalam lingkungan masyarakatnya. 3. Rasional, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan rasio sebisanya. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan pengetahuan, ilmu dan pengamalannya. Mereka bisa berasal dari orang yang beragama secara tradisional atau formal, bahkan orang tidak beragama sekalipun. 4. Metode Pendahulu, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan akal dan hati (perasaan) dibawah wahyu. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan ilmu, pengamalan dan penyebaran (dakwah). Mereka selalu mencari ilmu dulu kepada orang yang dianggap ahlinya dalam ilmu agama yang memegang teguh ajaran asli yang dibawa oleh utusan dari Sesembahannya semisal Nabi atau Rasul sebelum mereka mengamalkan, mendakwahkan dan bersabar (berpegang teguh) dengan itu semua. Unsur-unsur Menurut Leight, Keller dan Calhoun, agama terdiri dari beberapa unsur pokok: Kepercayaan agama, yakni suatu prinsip yang dianggap benar tanpa ada keraguan lagi Simbol agama, yakni identitas agama yang dianut umatnya.
  • 2.
    Praktik keagamaan, yaknihubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan-Nya, dan hubungan horizontal atau hubungan antarumat beragama sesuai dengan ajaran agama Pengalaman keagamaan, yakni berbagai bentuk pengalaman keagamaan yang dialami oleh penganut-penganut secara pribadi. Umat beragama, yakni penganut masing-masing agama Fungsi Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia. Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan Pedoman perasaan keyakinan Pedoman keberadaan Pengungkapan estetika (keindahan) Pedoman rekreasi dan hiburan Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama. Agama di Indonesia Agama di Indonesia Enam agama besar yang paling banyak dianut di Indonesia, yaitu: agama Islam, Kristen (Protestan) dan Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. B.INNG Religion according to Big Indonesian Dictionary is the system governing the order of faith (trust) and the worship of God Almighty and the grammar rules that relate to human relationships and human beings and their environment. Ways of Religion Based on the way beragamanya: 1. Traditionally, the way of religion-based tradition. This method follows the way beragamanya ancestors, ancestors or those of the previous generation. Generally strong in religion, it is difficult to receive religious things that are new or renewal. Moreover, exchange of religion, even no interest. Thus lacking in charity increase their religious knowledge. 2. Formally, the way religion is based on the applicable formalities in the environment or society. This method usually follow beragamanya dignitaries or have influence. In general, not strong in
  • 3.
    religion. Easily changethe way beragamanya if switching a different neighborhood or community by way of diversity. Easy exchange of religion if it enters the environment or other religious community. They have interest in improving science and religious charities but only on matters in an easy and visible in their communities. 3. Rational, that is how religion is based on the use of ratios as best he could. For that they are always trying to understand and appreciate the teachings of his religion with the knowledge, science and pengamalannya. They can come from people who are traditionally or formally, even though people are not religious. 4. Methods predecessor, namely the way of religion based on the use of the mind and heart (feeling) under the revelation. For that they are always trying to understand and appreciate the teachings of his religion with the science, practice and dissemination (proselytizing). They are always in search of knowledge used to people who are considered experts in the science of religion that holds fast to the original teachings brought by the envoys of Sesembahannya such as Prophet or Messenger before they practice, preach and be patient (hold fast) with it all. The elements According to Leight, Keller and Calhoun, religion consists of several basic elements: • religious beliefs, which is a principle which is considered true without any doubt • Symbols of religion, namely the identity of his people's religion. • Religious practices, namely the vertical relationship between man and his God, and horizontal linkages or relationships among religious believers in accordance with the teachings of religion • religious experience, namely the various forms of religious experience are experienced by adherents of personally. • Religious persons, ie adherents of each religion Function • The source of life for individuals and groups • Set up procedures for the human relationship with God and man to man. • It is the demands of the principle of right or wrong • Guidelines express a sense of togetherness • Guidelines feelings of confidence • Guidelines for the existence of • Disclosure of aesthetics (beauty) • Guidelines for recreation and entertainment • Provide identity to the human as the people of a religion. • • • • Religion in Indonesia • Religion in Indonesia • Six major religions of the most widely adopted in Indonesia, namely: Islam, Christianity (Protestant) and Catholicism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism.