LAPORAN JAGA
RABU, 12 JANUARI 2022
DPJP: dr. Mukhlisa, Sp.N
LAPORAN JAGA PAGI
RABU, 12 JANUARI 2022
Chief Konsul/IGD/Poli : dr. Ashita, dr. Fulvian / dr. Rafika . Dr. Ika, dr. Nova
Poli : dr. Rizka, dr. Eka, dr. Daniel, dr. Asep, dr. Andra, dr. Muchtar
Chief Bangsal/SU & NHCU : dr. Ashita, dr. Fulvian
DPJP: dr. Mukhlisa, Sp.N
JUMLAH PASIEN
◻ Pasien Baru: 1
◻ Pasien Assesment: 1
◻ Pasien Konsul: 4
PASIEN BARU
1. Feriyanti Binti Supriono/Perempuan/33 tahun/ di P3 IGD/ DPJP : dr. Mukhalisa, Sp. N
Penderita dirawat bagian Neurologi karena kejang
Sejak lebih kurang 8 jam SMRS, penderita mengalami kejang berupa kelonjotan seluruh tubuh, mata mendelik ke
atas ada. Mulut berbusa tidak ada. Mengompol tidak ada. Frekuensi kejang 5 kali, durasi lebih kurang 2 menit.
Interval antar kejang lebih kurang 15 menit. Sebelum kejang sadar saat kejang tidak sadar. Setalah kejang pasien
bingung lebih kurang 5 menit, kemudian sadar kembali. Kelemahan pada kedua sisi tubuh ada, mulut mengot ke
kanan. Bicara pelo ada. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal dan kesemutan tidak ada. Penderita masih dapat
memahami isi pikiran orang lain dan mengungkapkan isi pikiran nya secara lisan, tulisan dan isyarat.
Riwayat darah tinggi tidak ada. Riwayat kencig manis ada diketahui lebih kurang 1,5 tahun ini dan rutin minum obat
metformin 2x500 mg dan glucoidon 2x30 mg. Riwayat didiagnosis idiopatik epilepsy idiopatik sejak tahun 2014.
Minum carbamazepine 3x200 mg dan depakort 1x500 mg. Terakhir makan obat bulan agustus 2021 yaitu
carbamazepine 3x200 mg , depakort 1x750 mg. Demam tidak ada. Infeksi gigi tidak ada. Infeksi telinga tidak ada.
Infeksi sinus tidak ada. Riwayat kejang masa kecil tidak ada. Riwayat kejang saudara sekandung tidak ada.
Riwayat kejang dalam keluarga tidak ada.
◻ S: E4M6V5
◻ TD: 130/80 mmHg
◻ N: 111 x/mnt
◻ RR: 23 x/menit
◻ T: 36,4 ºC
◻ SpO2: 98%
◻ GDS : 282 mg/dl
◻ N.III : pupil bulat,isokor, RC (+lambat /+ lambat), Ø 3 mm / 3
mm
◻ N.III,IV,VI : gerakan bola mata baik ke segela arah
◻ N.VII : plika nasolabialis kiri datar dan sudut mulut kiri
tertinggal
◻ N.XII : deviasi lidah ada ke kiri. Disatria ada
Status Generalis Status Neurologis
O/
FUNGSI
MOTORIK
LKa LKi TKa TKi
GERAKAN C C C C
KEKUATAN 4 4 4 4
TONUS ↑ ↑ ↑ ↑
KLONUS - -
R/FISIOLOGIS ↑ ↑ ↑ ↑
R/PATOLOGIS - - - -
F. Sensori : tidak ada kelainan
F. Luhur : tidak ada kelainan
F. Vegetatif : tidak ada kelainan
GRM : tidak ada
Gerakan abnormal : tidak ada
Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai
Hasil Lab 12/01/22
Hb: 16,2
Wbc : 11,23
Plt : 340
DC: 0/`1/69/25/5
Ureum : 17
Kreatinin : 0.82
Ca : 8,5
Na : 143
K : 3,8
EKG 12/01/22
Kesan :
◻ Infarck lakuner di sentrum semi ovale bilateral
◻ Perivasculer space di corona radiata Bilateral dan sentrum semioval bilateral
MRI 18/07/21
◻ Impression :
Abnormal EEG II : berupa perlambatan pada temporal bilateral
EEG 4/06/21
Kesimpulan :
◻ Abnormal TCD dengan curiga stenosis MCA kanan
TCD 13/08/21
A/
Quadriparese tipe Spastik
- Parese N VII sinistra tipe sentral
-Parese N XII sinistra tipe sentral
- Generalized onset clonic seizure
- Ec Cerebral infarction
D(+) epilepsy idiopatik dd/ Epilepsi simtomatik
Non Farmakologis
- Obs GCS dan TTV
- CT Scan kepala non kontras
- Ro Thorax PA
- Cek lab, DR, DK, faal haemostasis
- UR/KR
- Assesmen PDL, pro RB Endokrin
Non Farmakologis
- Obs GCS dan TTV
- CT Scan kepala non kontras
- Ro Thorax PA
- Cek lab, DR, DK, faal haemostasis
- UR/KR
- Assesmen PDL, pro RB Endokrin
P/
PASIEN KONSUL
2. Susilawati Binti Tusin/Perempuan/56 tahun/DPJP dr. Eriza, Sp. THT-KL (K), FICS/ dirawat di
Rambang 2.1/
Konsul: dr. Mukhlisa, Sp.N/ dengan diagnosis LNH Tonsil Stadium II Post Kemoterapi
S:
Penderita dikonsulkan ke bagian Neurologi karena penurunan kesadaran
Sejak 1 hari yang lalu, penderita mengalami penurunan kesadaran secara perlahan-lahan. Awalnya
penderita tampak mengantuk yang semakin lama semakin memberat sehingga penderita semakin sulit
dibangunkan. Sebelumnya sakit kepala tidak ada, muntah ada, kejang tidak ada. Kelemahan sesisi tubuh tidak ada,
mulut mengot tidak ada, bicara pelo belum dapat dinilai. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal, nyeri dan
kesemutan belum dapat dinilai. Kemampuan penderita untuk mengungkapkan isi pikirannya dan memahami isi
pikiran orang lain secara lisan, tulisan maupun isyarat belum dapat dinilai.
Riwayat darah tinggi tidak ada. Riwayat kecing manis tidak ada. Riwayat sakit jantung tidak ada. Riwayat
sakit ginjal tidak ada. Riwayat benjolan di bagian tubuh lain ada, baru diketahui 6 bulan yang lalu dan dikatakan LNH
tonsil dan telah dioperasi dan dikemoterapi 2 siklus. Riwayat batuk lama tidak ada. Riwayat konsumsi OAT tidak
ada. Riwayat infeksi gigi dan THT tidak ada. Riwayat seks bebas tidak ada. Riwayat tattoo tidak ada. Riwayat narkoba
suntik dengan jarun suntikan yang tidak berganti tidak ada.
Penyakit ini dialami penderita untuk pertama kalinya.
◻ Status Generalis
◻ S: E3M5V2
◻ TD: 110/70 mmHg
◻ N: 78 x/mnt
◻ RR: 22 x/menit
◻ T: 37,3 ºC
◻ GDS: 99 g/dl
◻ N.III : pupil bulat,isokor, RC (+/+), Ø 3 mm /3 mm
◻ N.III,IV,VI : kedudukan bola mata di tengah,
N.VII : plika nasolabialis simetris
◻ N.XII : belum dapat dinilai
Status Generalis Status Neurologis
O/
FUNGSI
MOTORIK
LKa LKi TKa TKi
GERAKAN Lateralisasi Tidak Ada
KEKUATAN Lateralisasi Tidak Ada
TONUS N N N N
KLOUS - -
R/FISIOLOGIS N N N N
R/PATOLOGIS - - - -
◻ F. sensori : belum dapat dinilai
◻ F. Luhur : belum dapat dinilai
◻ F. Vegetatif : tidak ada kelainan
◻ GRM : tidak ada
◻ Gerakan abnormal : tidak ada
◻ Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai
Hasil Lab 3/01/22
• Hb : 8,3
• Hematokrit: 22%
• Leukosit: 7.660
• Trombosit: 846.000
DC: 0/0/76/13/11
Ca: 8,7
Ureum: 28
Kreatinin: 0,84
Na: 137
K: 2,6
A/
Observasi Penurunan Kesadaran e.c. Susp. SOL Metastase
Intrakranial
D(+): LNH Stadium II
P/
Saran
◻Oksigenisasi adekuat 10 Lpm dengan NRM
◻Saran: CT Scan Kepala Tanpa Kontras (Konfirmasi bila ada hasil)
PASIEN KONSUL
3. Neneng Suryani/Perempuan/52 tahun/ DPJP dr. H. Rendra Leonas, Sp.OT(K)Spine,
Mhumkes /Lakitan 1.1/Konsul: dr. Mukhlisa, Sp.N/dengan diagnosis susp spondilitis TB VL1
S:
Sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit penderita mengalami pusing berputar, pusing berputar
dirasakan seperti naik kapal, pusing dirasakan memberat menghadap ke kiri dan membaik menghadap ke
kanan, nyeri leher ada sejak 1 bulan menjalar, penurunan pendengaran tidak ada , telinga berdenging
tidak ada , mual ada, muntah ada, mulut mengot tidak ada , bicara pelo tidak ada , kelemahan kedua
tungkai ada sejak 2 bulan. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal, nyeri dan kesemutan tidak ada. Penderita
masih mampu untuk mengungkapkan isi pikirannya dan memahami isi pikiran orang lain secara lisan, tulisan
maupun isyarat tidak ada. Riwayat darah tinggi tidak ada.
Riwayat kencing manis ada sejak 20 tahun, menggunakan insulin. Riwayat jatuh terduduk 1 tahun
yang lalu. Riwayat minum OAT tidak ada. Riwayat batuk lama tidak ada. Riwayat penurunan BB tidak ada.
Riwayat sering pusing berputar sejak 2 tahun terakhir
◻ Sens: E4M6V5
◻ TD: 130/80 mmHg
◻ HR: 82 x/ menit
◻ RR: 22 x/ menit
◻ T: 36,5 °C
◻ N.III : pupil bulat, isokor, RC (+/+), Ø3mm /3mm
◻ N.III,IV,VI : gerakan bola mata baik ke segala
arah
◻ N.VII : plicanasolabialis datar, sudut mulut
tertinggal (-)
◻ N.XII: deviasi lidah (-), disartria (-)
◻ Head impulse: sakadik (+)
◻ Nistagmus (-)
◻ Test of skew: no skew
Status Generalis Status Neurologis
O/
FUNGSI
MOTORIK
LKa LKi TKa TKi
GERAKAN C C K K
KEKUATAN 5 5 4+ 4+
TONUS N N ↑ ↑
KLONUS - -
R/FISIOLOGIS N N ↑ ↑
R/PATOLOGIS - - - -
◻ F. Sensori : tak
◻ F. Luhur : tak
◻ F. Vegetatif : tak
◻ GRM : lasseque (+/+), kernig (+/+)
◻ Gait dan keseimbangan : romberg bdd, finger to nose: deviasi (-), past
pointing: deviasi (-), RAM: disdiadokinesia (-)
Hasil Lab (9/01/2022)
• Hb : 10.5
• Hematokrit: 33%
• Leukosit: 7.000
• Trombosit: 352.000
DC: 0/2/59/32/7
PT : 13.9 (14.30)
INR : 0.98
APTT : 29.2 (30,6)
Ca: 8,9
Ca koreksi : 9,4
Albumin : 3,4
GDS : 313
HbA1c :16,3
Ureum: 11
Kreatinin: 0,81
Na: 142
K: 4,9
CRP Kuantitatif : 35
RO LUMBO-SACRAL (09/01/2022)
A/
- Vertigo vestibuler perifer ec susp insufisiensi vertebrabasiler
- / dd neuritis vestibuler
- Parafrase inferior spastik ec fraktur kompresi VL 1
- dd/ spondilitis TB
- D(+) : DM Tipe 2
P/
Saran
◻Latihan Vestibuler
◻Rontgen servikal
Betahistine 3 x 12 g
◻Dimenhidrinat 2 x 12mg
◻TCD
PASIEN ASSESMEN
4. Darmawan Z.SIP /Laki-laki/ 64 tahun/Assesmen dr. Agustina Br Haloho, Sp.An, M.Kes,
KIC/di P1 IGD/ diagnosis Penurunan kesadaran + Hiperglikemia Susp. KAD dd CVD/ Assesmen: dr.
Mukhlisa, Sp.N
S :
Penderita dikonsulkan ke bagian Neurologi karena mengalami penurunan kesadaran.
Sejak ± 6 jam yang lalu, penderita mengalami penurunan kesadaran saat sedang istirahat, sebelumnya
sakit kepala tidak ada, muntah ada 2 kali, tidak menyemprot. Kejang tidak ada, kelemahan sesisi tubuh
tidak ada, bicara pelo belum dapat dinilai, Gangguan sensibilitas berupa rasa baal dan kesemutan belum
dapat dinilai. Kemampuan penderita untuk mengungkapkan isi pikirannya, dan memahami isi pikiran orang
lain belum dapat dinilai.
Riwayat darah tinggi tidak ada, Riwayat kencing manis tidak ada, Riwayat sakit ginjal tidak ada, Riwayat
sakit jantung tidak ada, Riwayat trauma kepala tidak ada, Riwayat stroke sebelumnya tidak ada, Riwayat
merokok tidak ada, Riwayat demam sebelumnya tidak ada, Riwayat batuk lama tidak ada, Riwayat minum
OAT tidak ada, Riwayat infeksi gigi dan THT tidak ada, Riwayat seks bebas, tatoo, dan narkoba suntik
tidak ada, Riwayat kanker atau tumor tidak ada, Riwayat benjolan di bagian tubuh lain tidak ada, Riwayat
◻ Sens: E1M1V1 → Post Oksigenasi dan kocor 2L
NaCl : E2M5V2
◻ TD: 75/49 mmHg
◻ HR: 128/menit
◻ RR: 36x/menit
◻ SPO2 : 38% saat masuk → Post oksigenasi dengan
NRM 15 LPM : 100%
◻ GDS : High → Post Kocor 2L NaCl , GDS : High
◻ N.III : pupil bulat, isokor, RC (+/+), Ø3mm /3mm
◻ N.III,IV,VI : kedudukan bola mata di tengah,
deviasi conjugate tidak ada
◻ N.VII : Plikanasolabialis simetris (dengan
rangsang nyeri)
◻ N.XII: Disatria belum dapat dinilai , Deviasi lidah
belum dapat dinilai
Status Generalis Status Neurologis
O/
FUNGSI
MOTORIK
LKa LKi TKa TKi
GERAKAN Lateralisasi Tidak Ada
KEKUATAN Lateralisasi Tidak Ada
TONUS ↓ ↓ ↓ ↓
KLOUS - -
R/FISIOLOGIS ↓ ↓ ↓ ↓
R/PATOLOGIS - - - -
◻ F. Sensori : belum dapat dinilai
◻ F. Luhur : belum dapat dinilai
◻ F. Vegetatif : terpasang kateter
◻ GRM : tidak ada
◻ Gerakan abnormal : tidak ada
◻ Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai
-
Hasil Lab 12/01/22
• Hb : 9,2
• Hematokrit: 27
• Leukosit: 17.440
• Trombosit: 306.000
DC: 0/0/87/3/10
Volume urin : 150 cc/2 jam
:1,1 cc/kgbb/jam
AGD
Ph : 7,081
PCO2 : 32,4
PO2 : 55,0
HCO3 : 9,7
Ro. Thorax
A/
Observasi Penurunan Kesadaran ec
Susp. Ensefalopati metabolic (KAD, Asidosis metabolic)
dd/ Syok Kardiogenik
Lesi Intracranial belum dapat disingkirkan
P/
Stabilisasi ABC sesuai TS Anestesi
Saran :
CT Scan kepala non kontras, Konfirmasi bila ada hasil
Cek DR, DL, Ureum-Kreatinin, SGOT,SGPT, Elektrolit (Na, K, Cl,
Ca, Mg) ,Faal Hemostasis, AGD.

Quadriparese tipe Spastik - Parese N VII sinistra tipe sentral -Parese N XII sinistra tipe sentral - Generalized onset clonic seizure Ec Cerebral infarction

  • 1.
    LAPORAN JAGA RABU, 12JANUARI 2022 DPJP: dr. Mukhlisa, Sp.N
  • 2.
    LAPORAN JAGA PAGI RABU,12 JANUARI 2022 Chief Konsul/IGD/Poli : dr. Ashita, dr. Fulvian / dr. Rafika . Dr. Ika, dr. Nova Poli : dr. Rizka, dr. Eka, dr. Daniel, dr. Asep, dr. Andra, dr. Muchtar Chief Bangsal/SU & NHCU : dr. Ashita, dr. Fulvian DPJP: dr. Mukhlisa, Sp.N
  • 3.
    JUMLAH PASIEN ◻ PasienBaru: 1 ◻ Pasien Assesment: 1 ◻ Pasien Konsul: 4
  • 4.
    PASIEN BARU 1. FeriyantiBinti Supriono/Perempuan/33 tahun/ di P3 IGD/ DPJP : dr. Mukhalisa, Sp. N Penderita dirawat bagian Neurologi karena kejang Sejak lebih kurang 8 jam SMRS, penderita mengalami kejang berupa kelonjotan seluruh tubuh, mata mendelik ke atas ada. Mulut berbusa tidak ada. Mengompol tidak ada. Frekuensi kejang 5 kali, durasi lebih kurang 2 menit. Interval antar kejang lebih kurang 15 menit. Sebelum kejang sadar saat kejang tidak sadar. Setalah kejang pasien bingung lebih kurang 5 menit, kemudian sadar kembali. Kelemahan pada kedua sisi tubuh ada, mulut mengot ke kanan. Bicara pelo ada. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal dan kesemutan tidak ada. Penderita masih dapat memahami isi pikiran orang lain dan mengungkapkan isi pikiran nya secara lisan, tulisan dan isyarat. Riwayat darah tinggi tidak ada. Riwayat kencig manis ada diketahui lebih kurang 1,5 tahun ini dan rutin minum obat metformin 2x500 mg dan glucoidon 2x30 mg. Riwayat didiagnosis idiopatik epilepsy idiopatik sejak tahun 2014. Minum carbamazepine 3x200 mg dan depakort 1x500 mg. Terakhir makan obat bulan agustus 2021 yaitu carbamazepine 3x200 mg , depakort 1x750 mg. Demam tidak ada. Infeksi gigi tidak ada. Infeksi telinga tidak ada. Infeksi sinus tidak ada. Riwayat kejang masa kecil tidak ada. Riwayat kejang saudara sekandung tidak ada. Riwayat kejang dalam keluarga tidak ada.
  • 5.
    ◻ S: E4M6V5 ◻TD: 130/80 mmHg ◻ N: 111 x/mnt ◻ RR: 23 x/menit ◻ T: 36,4 ºC ◻ SpO2: 98% ◻ GDS : 282 mg/dl ◻ N.III : pupil bulat,isokor, RC (+lambat /+ lambat), Ø 3 mm / 3 mm ◻ N.III,IV,VI : gerakan bola mata baik ke segela arah ◻ N.VII : plika nasolabialis kiri datar dan sudut mulut kiri tertinggal ◻ N.XII : deviasi lidah ada ke kiri. Disatria ada Status Generalis Status Neurologis O/
  • 6.
    FUNGSI MOTORIK LKa LKi TKaTKi GERAKAN C C C C KEKUATAN 4 4 4 4 TONUS ↑ ↑ ↑ ↑ KLONUS - - R/FISIOLOGIS ↑ ↑ ↑ ↑ R/PATOLOGIS - - - -
  • 7.
    F. Sensori :tidak ada kelainan F. Luhur : tidak ada kelainan F. Vegetatif : tidak ada kelainan GRM : tidak ada Gerakan abnormal : tidak ada Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai
  • 8.
    Hasil Lab 12/01/22 Hb:16,2 Wbc : 11,23 Plt : 340 DC: 0/`1/69/25/5 Ureum : 17 Kreatinin : 0.82 Ca : 8,5 Na : 143 K : 3,8
  • 9.
  • 10.
    Kesan : ◻ Infarcklakuner di sentrum semi ovale bilateral ◻ Perivasculer space di corona radiata Bilateral dan sentrum semioval bilateral MRI 18/07/21
  • 16.
    ◻ Impression : AbnormalEEG II : berupa perlambatan pada temporal bilateral EEG 4/06/21
  • 17.
    Kesimpulan : ◻ AbnormalTCD dengan curiga stenosis MCA kanan TCD 13/08/21
  • 18.
    A/ Quadriparese tipe Spastik -Parese N VII sinistra tipe sentral -Parese N XII sinistra tipe sentral - Generalized onset clonic seizure - Ec Cerebral infarction D(+) epilepsy idiopatik dd/ Epilepsi simtomatik
  • 19.
    Non Farmakologis - ObsGCS dan TTV - CT Scan kepala non kontras - Ro Thorax PA - Cek lab, DR, DK, faal haemostasis - UR/KR - Assesmen PDL, pro RB Endokrin Non Farmakologis - Obs GCS dan TTV - CT Scan kepala non kontras - Ro Thorax PA - Cek lab, DR, DK, faal haemostasis - UR/KR - Assesmen PDL, pro RB Endokrin P/
  • 20.
    PASIEN KONSUL 2. SusilawatiBinti Tusin/Perempuan/56 tahun/DPJP dr. Eriza, Sp. THT-KL (K), FICS/ dirawat di Rambang 2.1/ Konsul: dr. Mukhlisa, Sp.N/ dengan diagnosis LNH Tonsil Stadium II Post Kemoterapi S: Penderita dikonsulkan ke bagian Neurologi karena penurunan kesadaran Sejak 1 hari yang lalu, penderita mengalami penurunan kesadaran secara perlahan-lahan. Awalnya penderita tampak mengantuk yang semakin lama semakin memberat sehingga penderita semakin sulit dibangunkan. Sebelumnya sakit kepala tidak ada, muntah ada, kejang tidak ada. Kelemahan sesisi tubuh tidak ada, mulut mengot tidak ada, bicara pelo belum dapat dinilai. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal, nyeri dan kesemutan belum dapat dinilai. Kemampuan penderita untuk mengungkapkan isi pikirannya dan memahami isi pikiran orang lain secara lisan, tulisan maupun isyarat belum dapat dinilai.
  • 21.
    Riwayat darah tinggitidak ada. Riwayat kecing manis tidak ada. Riwayat sakit jantung tidak ada. Riwayat sakit ginjal tidak ada. Riwayat benjolan di bagian tubuh lain ada, baru diketahui 6 bulan yang lalu dan dikatakan LNH tonsil dan telah dioperasi dan dikemoterapi 2 siklus. Riwayat batuk lama tidak ada. Riwayat konsumsi OAT tidak ada. Riwayat infeksi gigi dan THT tidak ada. Riwayat seks bebas tidak ada. Riwayat tattoo tidak ada. Riwayat narkoba suntik dengan jarun suntikan yang tidak berganti tidak ada. Penyakit ini dialami penderita untuk pertama kalinya.
  • 22.
    ◻ Status Generalis ◻S: E3M5V2 ◻ TD: 110/70 mmHg ◻ N: 78 x/mnt ◻ RR: 22 x/menit ◻ T: 37,3 ºC ◻ GDS: 99 g/dl ◻ N.III : pupil bulat,isokor, RC (+/+), Ø 3 mm /3 mm ◻ N.III,IV,VI : kedudukan bola mata di tengah, N.VII : plika nasolabialis simetris ◻ N.XII : belum dapat dinilai Status Generalis Status Neurologis O/
  • 23.
    FUNGSI MOTORIK LKa LKi TKaTKi GERAKAN Lateralisasi Tidak Ada KEKUATAN Lateralisasi Tidak Ada TONUS N N N N KLOUS - - R/FISIOLOGIS N N N N R/PATOLOGIS - - - -
  • 24.
    ◻ F. sensori: belum dapat dinilai ◻ F. Luhur : belum dapat dinilai ◻ F. Vegetatif : tidak ada kelainan ◻ GRM : tidak ada ◻ Gerakan abnormal : tidak ada ◻ Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai
  • 25.
    Hasil Lab 3/01/22 •Hb : 8,3 • Hematokrit: 22% • Leukosit: 7.660 • Trombosit: 846.000 DC: 0/0/76/13/11 Ca: 8,7 Ureum: 28 Kreatinin: 0,84 Na: 137 K: 2,6
  • 26.
    A/ Observasi Penurunan Kesadarane.c. Susp. SOL Metastase Intrakranial D(+): LNH Stadium II
  • 27.
    P/ Saran ◻Oksigenisasi adekuat 10Lpm dengan NRM ◻Saran: CT Scan Kepala Tanpa Kontras (Konfirmasi bila ada hasil)
  • 28.
    PASIEN KONSUL 3. NenengSuryani/Perempuan/52 tahun/ DPJP dr. H. Rendra Leonas, Sp.OT(K)Spine, Mhumkes /Lakitan 1.1/Konsul: dr. Mukhlisa, Sp.N/dengan diagnosis susp spondilitis TB VL1 S: Sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit penderita mengalami pusing berputar, pusing berputar dirasakan seperti naik kapal, pusing dirasakan memberat menghadap ke kiri dan membaik menghadap ke kanan, nyeri leher ada sejak 1 bulan menjalar, penurunan pendengaran tidak ada , telinga berdenging tidak ada , mual ada, muntah ada, mulut mengot tidak ada , bicara pelo tidak ada , kelemahan kedua tungkai ada sejak 2 bulan. Gangguan sensibilitas berupa rasa baal, nyeri dan kesemutan tidak ada. Penderita masih mampu untuk mengungkapkan isi pikirannya dan memahami isi pikiran orang lain secara lisan, tulisan maupun isyarat tidak ada. Riwayat darah tinggi tidak ada. Riwayat kencing manis ada sejak 20 tahun, menggunakan insulin. Riwayat jatuh terduduk 1 tahun yang lalu. Riwayat minum OAT tidak ada. Riwayat batuk lama tidak ada. Riwayat penurunan BB tidak ada. Riwayat sering pusing berputar sejak 2 tahun terakhir
  • 29.
    ◻ Sens: E4M6V5 ◻TD: 130/80 mmHg ◻ HR: 82 x/ menit ◻ RR: 22 x/ menit ◻ T: 36,5 °C ◻ N.III : pupil bulat, isokor, RC (+/+), Ø3mm /3mm ◻ N.III,IV,VI : gerakan bola mata baik ke segala arah ◻ N.VII : plicanasolabialis datar, sudut mulut tertinggal (-) ◻ N.XII: deviasi lidah (-), disartria (-) ◻ Head impulse: sakadik (+) ◻ Nistagmus (-) ◻ Test of skew: no skew Status Generalis Status Neurologis O/
  • 30.
    FUNGSI MOTORIK LKa LKi TKaTKi GERAKAN C C K K KEKUATAN 5 5 4+ 4+ TONUS N N ↑ ↑ KLONUS - - R/FISIOLOGIS N N ↑ ↑ R/PATOLOGIS - - - -
  • 31.
    ◻ F. Sensori: tak ◻ F. Luhur : tak ◻ F. Vegetatif : tak ◻ GRM : lasseque (+/+), kernig (+/+) ◻ Gait dan keseimbangan : romberg bdd, finger to nose: deviasi (-), past pointing: deviasi (-), RAM: disdiadokinesia (-)
  • 32.
    Hasil Lab (9/01/2022) •Hb : 10.5 • Hematokrit: 33% • Leukosit: 7.000 • Trombosit: 352.000 DC: 0/2/59/32/7 PT : 13.9 (14.30) INR : 0.98 APTT : 29.2 (30,6) Ca: 8,9 Ca koreksi : 9,4 Albumin : 3,4 GDS : 313 HbA1c :16,3 Ureum: 11 Kreatinin: 0,81 Na: 142 K: 4,9 CRP Kuantitatif : 35
  • 33.
  • 34.
    A/ - Vertigo vestibulerperifer ec susp insufisiensi vertebrabasiler - / dd neuritis vestibuler - Parafrase inferior spastik ec fraktur kompresi VL 1 - dd/ spondilitis TB - D(+) : DM Tipe 2
  • 35.
    P/ Saran ◻Latihan Vestibuler ◻Rontgen servikal Betahistine3 x 12 g ◻Dimenhidrinat 2 x 12mg ◻TCD
  • 36.
    PASIEN ASSESMEN 4. DarmawanZ.SIP /Laki-laki/ 64 tahun/Assesmen dr. Agustina Br Haloho, Sp.An, M.Kes, KIC/di P1 IGD/ diagnosis Penurunan kesadaran + Hiperglikemia Susp. KAD dd CVD/ Assesmen: dr. Mukhlisa, Sp.N S : Penderita dikonsulkan ke bagian Neurologi karena mengalami penurunan kesadaran. Sejak ± 6 jam yang lalu, penderita mengalami penurunan kesadaran saat sedang istirahat, sebelumnya sakit kepala tidak ada, muntah ada 2 kali, tidak menyemprot. Kejang tidak ada, kelemahan sesisi tubuh tidak ada, bicara pelo belum dapat dinilai, Gangguan sensibilitas berupa rasa baal dan kesemutan belum dapat dinilai. Kemampuan penderita untuk mengungkapkan isi pikirannya, dan memahami isi pikiran orang lain belum dapat dinilai. Riwayat darah tinggi tidak ada, Riwayat kencing manis tidak ada, Riwayat sakit ginjal tidak ada, Riwayat sakit jantung tidak ada, Riwayat trauma kepala tidak ada, Riwayat stroke sebelumnya tidak ada, Riwayat merokok tidak ada, Riwayat demam sebelumnya tidak ada, Riwayat batuk lama tidak ada, Riwayat minum OAT tidak ada, Riwayat infeksi gigi dan THT tidak ada, Riwayat seks bebas, tatoo, dan narkoba suntik tidak ada, Riwayat kanker atau tumor tidak ada, Riwayat benjolan di bagian tubuh lain tidak ada, Riwayat
  • 37.
    ◻ Sens: E1M1V1→ Post Oksigenasi dan kocor 2L NaCl : E2M5V2 ◻ TD: 75/49 mmHg ◻ HR: 128/menit ◻ RR: 36x/menit ◻ SPO2 : 38% saat masuk → Post oksigenasi dengan NRM 15 LPM : 100% ◻ GDS : High → Post Kocor 2L NaCl , GDS : High ◻ N.III : pupil bulat, isokor, RC (+/+), Ø3mm /3mm ◻ N.III,IV,VI : kedudukan bola mata di tengah, deviasi conjugate tidak ada ◻ N.VII : Plikanasolabialis simetris (dengan rangsang nyeri) ◻ N.XII: Disatria belum dapat dinilai , Deviasi lidah belum dapat dinilai Status Generalis Status Neurologis O/
  • 38.
    FUNGSI MOTORIK LKa LKi TKaTKi GERAKAN Lateralisasi Tidak Ada KEKUATAN Lateralisasi Tidak Ada TONUS ↓ ↓ ↓ ↓ KLOUS - - R/FISIOLOGIS ↓ ↓ ↓ ↓ R/PATOLOGIS - - - -
  • 39.
    ◻ F. Sensori: belum dapat dinilai ◻ F. Luhur : belum dapat dinilai ◻ F. Vegetatif : terpasang kateter ◻ GRM : tidak ada ◻ Gerakan abnormal : tidak ada ◻ Gait dan keseimbangan : belum dapat dinilai -
  • 40.
    Hasil Lab 12/01/22 •Hb : 9,2 • Hematokrit: 27 • Leukosit: 17.440 • Trombosit: 306.000 DC: 0/0/87/3/10 Volume urin : 150 cc/2 jam :1,1 cc/kgbb/jam AGD Ph : 7,081 PCO2 : 32,4 PO2 : 55,0 HCO3 : 9,7
  • 41.
  • 42.
    A/ Observasi Penurunan Kesadaranec Susp. Ensefalopati metabolic (KAD, Asidosis metabolic) dd/ Syok Kardiogenik Lesi Intracranial belum dapat disingkirkan
  • 43.
    P/ Stabilisasi ABC sesuaiTS Anestesi Saran : CT Scan kepala non kontras, Konfirmasi bila ada hasil Cek DR, DL, Ureum-Kreatinin, SGOT,SGPT, Elektrolit (Na, K, Cl, Ca, Mg) ,Faal Hemostasis, AGD.