ANNUAL REPOR T 2013
Transformation for
the Nation’s Growth
Sampoerna Strategic Square
North Tower, 27th Floor
JI. Jenderal Sudirman Kav.45
Jakarta Selatan 12930
Indonesia
Phone (62-21) 577 2340
Fax (62-21) 577 2341
psfoundation
Sampoerna Foundation
info@sampoernafoundation.org
www.sampoernafoundation.org
Ad Infinitum
Continue Forever,Without Limit
Every Potential that Lies Beneath
The butterfly is a symbol of transformation, a cycle of life that starts with the planting of an egg and ends with the fluttering
of wings. Indonesia is home to some 2,500 greatest species of butterflies, reflecting the country’s diversity and the myriad
of opportunities to seize.
A butterfly egg represents ideas fundamental to Putera Sampoerna Foundation’s (PSF) work to bring positive changes
to the nation. A caterpillar feeds itself to grow big; since it was founded, PSF continues to grow and expand through
collaborative efforts and partnerships.
Inside the chrysalis, a major transformation takes place. PSF’s metamorphosis over the years is the result of our continuous
undertakings to create sustainable initiatives beneficial to all. An adult butterfly breaks free from the cocoon and soars into
the sky, ready to lay an egg and begin a whole new life cycle. PSF works to elevate our beneficiaries, so they, too, can rise
and prepare the ways for others to follow.
At the core of our mission is the belief that every Indonesian has the capacity to transform and blossom into a skilled,
productive and empowered individual. We realize our limitation in achieving this goal alone, so together with our partners
we work to make it a reality.
“Social transformation through education is something that we
at the foundation are fully committed to with the development
of future leaders as the main focus of our initiatives.”
-Putera Sampoerna
Table of Contents
INDONESIA’S POTENTIAL
ECONOMIC PROGRESS THROUGH SOCIAL TRANSFORMATION
04
06
10
12
14
16
110
115
22
24
44
50
56
62
68
70
COMMUNITY ENGAGEMENT
MILESTONES
FOOTPRINTS ACROSS INDONESIA
TRACES AROUND THE WORLD
MESSAGE FROM THE MANAGEMENT
BOARD OF PATRONS
BOARD OF SUPERVISORS
BOARD OF EXECUTIVES
BOARD OF OPERATIONAL EXECUTIVES
GALLERY
FINANCIAL HIGHLIGHTS
FINANCIAL STATEMENTS
PILLARS OF PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION
EDUCATION
WOMEN EMPOWERMENT
ENTREPRENEURSHIP
COMPASSIONATE RELIEF
PARTNERSHIP
LIST OF CONTRIBUTORS
WORDS FROM DONORS
ABOUT PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION
VISION AND MISSION
MESSAGE FROM THE FOUNDER
TRANSFORMATION FOR THE NATION’S GROWTH
74
78
80
84
86
88
94
98
100
106
1
Personal transformation begins with the awareness of one’s potential
in the face of a multitude of challenges. Our role is to assist people to
recognize their capacities and envision ways to optimize them.
The life of a butterfly begins when it lays an egg on a leaf.
n. egg [eg]
The Potential Within
Egg
Over the past few decades, the poverty level has dropped significantly,
with the GDP growing at over six percent average in 2009 to 2012, bringing
better and greater access to health care, education and capital for more
Indonesians.
With an estimated three-fold increase in the number of consumers and an
economy to be worth US$ 1.8 trillion in 2030, Indonesia has real potential to
become an advanced and prosperous nation.
But this can only be realized by overcoming a number of great challenges.
Indonesia needs to ensure an equitable economy, reduce unemployment
and provide quality education for everyone to improve its human
development.
This is a responsibility for everyone. We must pull our weight to help the
country overcome these challenges as failing to do so will lead to more
missed opportunities.
By providing avenues that strengthen the education sector, empower
women and the marginalized, and foster an environment that supports
entrepreneurship, we move forward towards creating a brighter future for
Indonesia.
Beberapa dasawarsa terakhir, tingkat kemiskinan merosot drastis,
dengan PDB rata-rata yang tumbuh di atas enam persen dari tahun 2009
hingga 2012, lebih banyak warga Indonesia mendapat akses kesehatan,
pendidikan, dan penghasilan yang lebih tinggi.
Dengan kenaikan jumlah konsumen mencapai tiga kali lipat dan
perekonomian senilai US$ 1,8 triliun pada tahun 2030, Indonesia sangat
berpotensi untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.
Hal ini hanya dapat dicapai dengan mengatasi sejumlah tantangan besar.
Indonesia harus menciptakan perekonomian yang adil, mengurangi
pengangguran, dan menyediakan pendidikan berkualitas untuk
pembangunan masyarakat.
Tanggung jawab ini milik bersama. Kita harus bahu-membahu mengatasi
tantangan-tantangan tersebut agar tidak kehilangan lebih banyak peluang.
Dengan menyediakan wadah yang dapat memperkuat sektor pendidikan,
memberdayakan wanita dan masyarakat prasejahtera, dan membangun
lingkungan yang kondusif untuk kewirausahaan, kita dapat menciptakan
masa depan Indonesia yang lebih cerah.
Indonesia’s Potential
WITH A RAPID GROWTH IN THE MIDDLE CLASS, INDONESIA OFFERS
SIZEABLE OPPORTUNITIES.
SEIRING PESATNYA PERTUMBUHAN KELAS MENENGAH, INDONESIA MENAWARKAN
PELUANG YANG BERLIMPAH.
he Indonesia of today is a growing middle-income country, the
world’s 16th largest economy set to become among the top 10 in
less than two decades. Even as economic growth slowed to 5.9 percent in
the first half of 2013, it generated 1.2 million new jobs, according to Asian
Development Bank.
aat ini kelas menengah di Indonesia tumbuh dengan pesat. Sebagai
negara ke-16 dengan perekonomian terbesar di dunia, Indonesia akan
naik ke peringkat sepuluh besar dalam waktu kurang dari dua dasawarsa.
Bahkan ketika pertumbuhan ekonomi melambat ke angka 5,9 persen di
semester pertama tahun 2013, Indonesia masih mampu melahirkan 1,2 juta
pekerjaan baru sebagaimana dipublikasikan oleh Asian Development Bank.
T S
44 5
Economic Progress through
Social Transformation
INDONESIA NEEDS TO EVOLVE AND DEVELOP TO REALIZE THE PROMISE OF
A BETTER FUTURE.
INDONESIA HARUS BEREVOLUSI DAN TERUS BERKEMBANG UNTUK MEWUJUDKAN
MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK.
CHANGING TO REMAIN A PROGRESSIVE FORCE
butterfly’s metamorphosis inspired the publication of the 2013
Annual Report of Putera Sampoerna Foundation (PSF). From an egg
to a caterpillar that turns into a chrysalis, from which a beautiful butterfly
later emerges, the life cycle imparts an important lesson about personal
growth and the interconnectedness of the steps we take in life.
PSF has undergone a major transformation over the past decade since it
was founded in 2001. We created initiatives, and over time improved and
expanded them to empower more people and give lasting benefits for
everyone involved.
Together with our partners, we pave the way for social transformation by
helping people to recognize their potential and enriching their journeys to
help them realize it.
Like the butterfly, our beneficiaries will emerge with empowered tools and
skills to seize opportunities, become agents of the nation’s development
and contribute to the rise of others.
etamorfosis kupu-kupu menginspirasi Laporan Tahunan Putera
Sampoerna Foundation (PSF) 2013. Bermula dari telur, larva,
kepompong, hingga akhirnya terbentuklah seekor kupu-kupu, siklus ini
memberi kita pelajaran mengenai perkembangan diri seseorang dan
keterikatannya dengan setiap langkah yang diambil dalam kehidupan.
Sejak dibentuk pada tahun 2001, PSF telah melalui transformasi besar. Kami
menciptakan beberapa inisiatif dan senantiasa mengembangkannya demi
memberdayakan lebih banyak individu dan terus memberi manfaat yang
berkesinambungan bagi siapa pun yang terlibat.
Bersama para mitra, kami membuka jalan demi terciptanya transformasi
sosial dengan membantu para individu mengenali potensinya
dan memperkaya pengalamannya sehingga mereka sendiri dapat
mewujudkannya secara mandiri.
Seperti kupu-kupu, kami yakin para penerima manfaat akan bangkit
dengan keterampilannya yang lebih matang sehingga mereka dapat meraih
peluang sekaligus menjadi agen penerus bangsa dan bersumbangsih
dalam pengembangan masyarakat.
A M
7
The right efforts to move forward and overcome obstacles are a crucial
first step in the journey to success. We lay the groundwork to affect
fundamental changes for progress.
A caterpillar hatches from an egg and feeds almost constantly so that
it grows big enough to start pupating.
lar·va | n. pl. lar·vae (-v) or lar·vas
Hatching Out
Larva
2
Ourprimegoalistoprepareskilledandethicalleaders,agentsofchangeand
creative entrepreneurs. Over the last few years, we focused on completing
a pathway allowing talented youths to access international education at
affordable costs while preparing them for careers.
This year we relaunched our international preparatory boarding school
Sampoerna Academy into Akademi Siswa Bangsa Internasional, as well
as the Sampoerna School of Education, Sampoerna School of Business,
and new study programs into Universitas Siswa Bangsa Internasional
where students can afford a US degree. This pathway called Siswa Bangsa
Education Ecosystem is supported by the Koperasi Siswa Bangsa providing
student assistance as well as a networking system for engagement.
In community development, we work to improve women’s economic
contribution, assist entrepreneurs for investment, and collect Islamic alms
distributed as education fund and natural disaster relief.
Kami bertujuan untuk menyiapkan para pemimpin terampil dan bermoral,
agen perubahan dan wirausahawan kreatif, di tahun-tahun sebelumnya
kami berfokus pada penyempurnaan jalur pendidikan sehingga para
pemuda berbakat dapat mengakses pendidikan internasional dengan biaya
terjangkau dan sukses dalam karir.
Oleh karena itu, pada tahun lalu kami merilis kembali sekolah asrama
internasional kami dari Sampoerna Academy menjadi Akademi Siswa
Bangsa Internasional. Kami juga melebur Sampoerna School of Education,
Sampoerna School of Business dan program studi lainnya menjadi
Universitas Siswa Bangsa Internasional, yakni kampus berstandar
internasional yang menawarkan US degree dengan harga terjangkau.
Dinamakan Siswa Bangsa Education Ecosystem, jalur pendidikan ini
didukung oleh Koperasi Siswa Bangsa yang menyediakan bantuan
pendidikan dan wadah silaturahmi.
Untuk mengembangkan masyarakat, kami berupaya untuk memajukan
perekonomian wanita, membantu para wirausahawan dalam urusan
permodalan, dan menggalang zakat untuk dana pendidikan dan bantuan
bencana alam.
About Putera Sampoerna Foundation
WE ARE INDONESIA’S FIRST SOCIAL BUSINESS INSTITUTION, STRONGLY COMMITTED
TO BRING INDONESIA TO GREATER HEIGHTS.
KAMI ADALAH INSTITUSI BISNIS SOSIAL INDONESIA PERTAMA YANG
BERKOMITMEN UNTUK MEMAKSIMALKAN POTENSI INDONESIA.
utera Sampoerna Foundation began in 2001 as a philanthropic
organization providing scholarships to merit students. Thereafter
we have grown into a social business institution with initiatives on
education and empowerment for students, entrepreneurs, women and the
underprivileged.
ada2001,PuteraSampoernaFoundationdidirikansebagaiorganisasi
filantropis yang menawarkan beasiswa kepada para siswa
berprestasi. Kami besar menjadi institusi bisnis sosial dengan beragam
inisiatif dalam pendidikan dan pemberdayaan siswa, wirausahawan,
wanita, dan masyarakat prasejahtera.
P P
1010 11
Visi
Menciptakan pemimpin dan wirausahawan handal masa depan bagi Indonesia
untuk menghadapi tantangan partisipasi global
Misi
Menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan
Mengembangkan pemimpin handal masa depan melalui pendidikan
Memberikan pencerahan kepada masyarakat luas melalui pemberdayaan wanita
Menjadi panutan bagi organisasi filantropi lainnya di Indonesia
Menjadi sosok yang profesional, manusiawi dan terbuka,
yang terus berkeinginan mencapai keunggulan
Mendukung kebutuhan Indonesia, penerima manfaat,
masyarakat sekitar, serta mitra dan donor kami
Vision
To create high caliber future leaders and entrepreneurs for Indonesia
to meet the challenges of global participation
Mission
To create jobs through entrepreneurial development
To develop high caliber future leaders through education
To enlighten the general populace through women empowerment
To become a role model for other philanthropic organizations in Indonesia
To be professional, compassionate, transparent and to constantly search for excellence
To support the needs of the Republic of Indonesia, our beneficiaries,
their communities, our partners and our donors
1212 13
Message from
the Founder
ENHANCING INDONESIA’S POTENTIAL FOR GROWTH
s Indonesia sets eye on becoming one of the world’s top economies, the country faces an urgent need to prepare its population to face global
competition. At the core of these needs is a vast improvement in the education sector, providing access to more people and raising the quality of the
system so that they are ready for international participation. Education will empower individuals and communities, and bring positive changes to a society. It
is an important part in creating a more equitable economy and a sustainable growth.
Putera Sampoerna Foundation is in a long-term commitment to usher in social transformations to Indonesia by grooming leaders and entrepreneurs, and
by empowering communities to take ownership of the country’s development. We ensure that the brightest of the youths will have their minds sharpened
and their talents nourished, while we imbue them with principles, work ethics and social consciousness to prepare them for the challenges of the future. By
assisting them now, we hope to bring impact to thousands of lives in the years to come.
This is an immense task that can only be done with strong collaboration. The private sectors can play a big role in the development of social sector by providing
financial support to ensure the sustainability of the initiatives, while we work to make use of the assistance in the most effective way.
There is still much to accomplish, so we ask that you join us to bring about positive transformation to the country.
erkomitmen sebagai salah satu ekonomi terkuat di dunia, Indonesia
perlu mempersiapkan warganya untuk menghadapi tantangan
global. Adapun kebutuhan paling mendesak adalah perluasan akses
dan perbaikan mutu pendidikan sehingga mereka dapat bersaing dalam
kancah internasional. Selain memberdayakan individu dan komunitasnya,
pendidikan dapat berdampak positif bagi masyarakat. Inilah bagian penting
dalam menciptakan perekonomian yang merata dan pertumbuhan yang
berkelanjutan.
Putera Sampoerna Foundation (PSF) memiliki komitmen jangka panjang
untuk membawa transformasi sosial di Indonesia dengan membina para
pemimpin dan wirausahawan, dan mengikutsertakan masyarakat dalam
perkembangan bangsa. Kami memastikan bahwa para pemuda tercerdas
dapat mengembangkan budi dan bakatnya tanpa mengabaikan prinsip,
etika kerja, dan kesadaran sosial agar mereka siap menghadapi tantangan
di masa depan. Dengan membantu mereka saat ini, kami berharap
komitmen tersebut dapat berdampak positif bagi ribuan orang di tahun-
tahun mendatang.
Tugas berat ini hanya dapat dikerjakan melalui kerja sama yang kuat. Sektor
swasta dapat berperan besar dalam pengembangan bidang sosial dengan
menyediakan bantuan keuangan agar inisiatif-inisiatif ini dapat terus
berjalan dan bantuan dapat disalurkan seefektif mungkin.
Banyak hal yang masih perlu dicapai, oleh karenanya kami mengundang
Anda untuk turut membawa transformasi positif bagi bangsa.
Putera Sampoerna
FOUNDER
A
B
15
At the same time, we also wanted to build the blocks to provide ways in
helping build their career through job placement and individual career
development. All these required us to do some adjustment to our system.
In the middle of 2013, we relaunched Sampoerna Academy to Akademi
Siswa Bangsa Internasional (ASBI), and Sampoerna School of Education and
Sampoerna School of Business into Universitas Siswa Bangsa Internasional
(USBI) that offers more study programs.
This pathway, which we named the Siswa Bangsa Education Ecosystem
(SBEE), prepares the students to become future leaders from ASBI to USBI
into the job market, with the student-initiated cooperative Koperasi Siswa
Bangsa (KSB) being the glue that binds it together. We believe this pathway
will trigger a social transformation and help usher economic progress in
Indonesia.
Our other initiative in education mobilizes the whole nation to help
contribute to education in Indonesia. Gerakan Indonesia Berkibar (GIB) is a
public-private initiative that combines the government, the private sector
and the community to work together to improve the quality of education in
Indonesia.
Selain itu, kami juga harus menyelaraskan sistem kami dengan adanya
upaya memadukan layanan penempatan kerja dengan pengembangan karir.
Pertengahan 2013, kami merilis kembali Sampoerna Academy menjadi
AkademiSiswaBangsaInternasional(ASBI);danmeleburSampoernaSchool
of Education dan Sampoerna School of Business menjadi Universitas Siswa
Bangsa Internasional (USBI) dengan menawarkan beberapa program studi
baru.
Jalur pendidikan yang kami sebut dengan Siswa Bangsa Education
Ecosystem ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Koperasi
Siswa Bangsa, yakni organisasi yang dibentuk oleh para siswa untuk
mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan–diawali dari ASBI,
diikuti dengan USBI dan diteruskan dengan berkarya di dunia kerja. Kami
percaya bahwa jalur pendidikan ini dapat mendorong transformasi sosial
dan turut meningkatkan perekonomian Indonesia.
Inisiatif pendidikan kami lainnya adalah upaya menggerakkan bangsa untuk
berkontribusi dalam pendidikan Indonesia. Gerakan Indonesia Berkibar
(GIB) adalah kerja sama antara pemerintah dan swasta yang menyatukan
peran pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan
mutu pendidikan di Indonesia.
Transformation for the Nation’s Growth
n 2013 we focused on creating a complete journey for the youth in
our education ecosystem to ensure that they are able to continue to
higher education.
ada 2013, kami berfokus pada pengembangan ekosistem pendidikan
kami, yakni dengan melengkapi jalur pendidikan sehingga para
pemuda dapat mengenyam pendidikan tinggi.
I P
THE TRANSFORMATION SINCE 2001 ALLOWS US EXPAND OUR VISION AND
EVEN INSPIRES US IN FACING FUTURE CHALLENGES.
TRANSFORMASI DI TAHUN 2001 MEMUNGKINKAN KAMI UNTUK MEMPERLUAS VISI
KAMI DAN BAHKAN MENGINSPIRASI KAMI UNTUK SIAP MENGHADAPI TANTANGAN-
TANTANGAN SELANJUTNYA.
1616 17
LOOKING AHEAD, EDUCATION WILL REMAIN THE FOUNDATION OF OUR WORK,
WITH THE FOCUS ON PROVIDING ACCESS TO AS WELL AS IMPROVING
QUALITY OF EDUCATION.
DI KE DEPANNYA, PENDIDIKAN AKAN TETAP MENJADI FOKUS UTAMA KAMI,
DENGAN PENEKANAN PADA PENYEDIAAN AKSES DAN PENINGKATAN
MUTU PENDIDIKAN.
One of the keys to economic progress for Indonesia’s future is the
strengthening of its private sector, particularly micro and small enterprises.
Through our commitment to empower this sector, last year we launched
MEKAR Exchange, which is an online lending platform so micro and small
business owners may have access to capital.
In the community development areas, we planned to achieve further
growth. We developed some programs that reached more Sahabat Wanita
and Bait Al-Kamil’s beneficiaries compared to 2012. We believe these
programs will expand and grow further.
Looking ahead, education will remain the foundation of our work, with the
focus on providing access to education as well as improving education
quality. We will also continue to develop entrepreneurial qualities and
resilience of the communities through a variety of initiatives.
Salah satu kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan adalah
memperkuatsektorswasta,khususnyausahamikrodankecil.Berkomitmen
untuk memberdayakan sektor ini, pada tahun lalu kami merilis MEKAR
Exchange, yakni sebuah wadah penyedia pinjaman secara daring yang
ditujukan agar para pengusaha mikro dan kecil untuk memperoleh modal.
Di bidang pengembangan masyarakat, kami berupaya untuk terus tumbuh
dengan mengembangkan program Sahabat Wanita dan Bait Al-Kamil
sehingga mencakup lebih banyak penerima manfaat dibanding tahun-tahun
sebelumnya. Kami yakin kedua program tersebut akan terus berkembang
dan tumbuh.
Di ke depannya, pendidikan akan tetap menjadi fokus utama kami, dengan
penekanan pada penyediaan akses dan peningkatan mutu pendidikan.
We will continue to forge partnerships at all levels because we cannot do
this alone. We want to turn Gerakan Indonesia Berkibar into an effective
movement that helps boost education quality in the provinces, bringing
benefits to a lot of people.
Our achievements have allowed us to give proof of concept to our partners
to show them that their contributions create a multiplier effect.
The journey is certainly a long one, but we are in this for the long term.
Kami juga akan terus mengembangkan jiwa-jiwa kewirausahaan dan
melatih mental masyarakat melalui beragam inisiatif.
Kami juga akan terus menjalin kemitraan dengan semua pihak karena kami
tidak dapat melakukan tugas ini sendirian. Kami ingin menjadikan Gerakan
Indonesia Berkibar sebagai gerakan yang secara efektif memperbaiki mutu
pendidikan dari Sabang sampai Merauke sehingga dapat bermanfaat bagi
banyak orang.
Prestasi-prestasi yang telah kami raih membuktikan konsep yang kami
usung sehingga dapat meyakinkan para mitra bahwa kontribusi yang
mereka berikan berdampak nyata.
Perjalanan ini masih panjang, namun kami percaya bahwa pengalaman
kami hingga sejauh ini akan mengantarkan kami pada kesuksesan lainnya.
1818 19
Initiatives that nurture individual growth enrich the transformative
process. We build interconnected supports to strengthen capacities
and instill a sense of personal responsibility.
As soon as a caterpillar reaches its full length and weight, it enters
into a non-feeding stage during which it undergoes transformation
within a protective cocoon.
pu·pa | n. pl. pu·pae (-p) or pu·pas
An Enriching Transformation
Pupa
3
Education
Entrepreneurship
Women Empowerment
Compassionate Relief
Limited access to education keeps millions of underprivileged Indonesians
in a constant struggle to improve their welfare. The education system does
not prepare students for globalization. Enhancing the access and quality is
a vital step in our pathway to creating responsible leaders.
Micro and small businesses generate jobs especially in the developing
economies. However they often face barriers in getting capital and have
an underdeveloped capacity to expand. We see the need to strengthen the
Indonesian entrepreneurial community.
Millions of Indonesian women remain at a disadvantage due to limited
access to information and economic means. Empowered women play
a bigger role in the society, including family welfare. We believe they are
critical in developing generations of leaders and entrepreneurs.
With the largest Muslim population in the world, we create a system that
collects, manages and distributes zakat, infaq and shadaqah to assist
the underprivileged while creating future leaders globally competent and
social responsible.
Keterbatasan akses pendidikan mengakibatkan jutaan rakyat prasejahtera
tidak mampu meningkatkan kesejahteraannya karena sistem saat ini tidak
disiapkan untuk globalisasi. Peningkatan akses dan mutu pendidikan
bersifat krusial bagi jalur pendidikan yang kami bangun demi lahirnya para
pemimpin yang bertanggung jawab.
Usaha mikro dan kecil menciptakan lapangan kerja terbesar, khususnya di
negara berkembang. Namun untuk bisa tumbuh, mereka kerap dirintangi
dengan keterbatasan modal dan keterampilan. Kami melihat perlunya
memperkuat komunitas wirausahawan Indonesia.
Jutaan wanita Indonesia masih dirugikan dengan terbatasnya akses
informasi dan ekonomi. Wanita berketerampilan akan lebih berperan dalam
masyarakat, termasuk kesejahteraan keluarga. Kami yakin eksistensi
mereka vital bagi generasi pemimpin dan wirausahawan kelak.
Dengan populasi muslim terbesar di dunia, kami merancang sebuah sistem
yang bisa mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan zakat, infak dan
sedekah untuk membantu masyarakat prasejahtera sekaligus menciptakan
para calon pemimpin yang berdaya saing global dan bertanggung jawab.
Pillars of Putera Sampoerna Foundation
OUR FOUR PILLARS SUPPORT ONE ANOTHER IN ADDRESSING THE NATION’S
TALENT CHALLENGES.
KEEMPAT PILAR KAMI SALING MENDUKUNG UNTUK MENJAWAB TANTANGAN
KETENAGAKERJAAN.
2222 23
A TRANSFORMATIVE EDUCATIONAL PATHWAY
o groom future generations, Putera Sampoerna Foundation (PSF)
is constantly working to become a center of learning for both
students and educators. Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) offers
international standard education that focuses on academic excellence
and character building. Our Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI)
allows students to acquire US-accredited associate degrees in Jakarta or
continue their studies in the United States. And Koperasi Siswa Bangsa
(KSB) provides student assistance to underprivileged youth, enabling them
to continue their path in our education ecosystem as well as preparing
them with the skills and network needed for the professional life.
Through contributions from corporations and other partners, PSF
School Development Outreach (PSF-SDO) provides diverse professional
development programs for teachers, superintendents and administrators
while building education infrastructures.
ntuk mempersiapkan generasi penerus, Putera Sampoerna
Foundation (PSF) senantiasa berusaha menjadi pusat belajar bagi
para siswa dan pendidik. Akademi Siswa Bangsa Internasional menawarkan
pendidikan internasional yang berfokus pada prestasi akademis dan
pembentukan karakter. Melalui Universitas Siswa Bangsa Internasional,
kami memberikan akses kepada para mahasiswa untuk memperoleh
associate degree di Jakarta atau melanjutkan studi mereka di AS secara
langsung. Sementara itu, Koperasi Siswa Bangsa menyediakan dana
bantuan pendidikan kepada para pemuda prasejahtera sehingga mereka
dapat mengenyam pendidikan dalam ekosistem pendidikan yang telah
kami kembangkan sekaligus mempersiapkan mereka dengan keterampilan
dan jaringan yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Melalui kemitraan, PSF School Development Outreach (PSF-SDO)
memberikan program pengembangan profesi yang beragam untuk para
guru, pengawas, dan pengurus serta turut membangun infrastruktur
pendidikan.
• A KA DE MI SI SWA B A NG SA I NT E RN A SI ON A L
• UNI VE RSI TA S SI SWA B A NG SA I NT E RN A SI ON A L
• KOPE RA SI SI SWA B A NG SA
• PSF SCH OOL DE VE LOPME NT OUT RE ACH
Education
T U
25
Akademi Siswa Bangsa Internasional
ASBI IS PROUD TO HAVE SENT GRADUATES TO STUDY IN REPUTABLE
UNIVERSITIES IN INDONESIA AND THE U.S.
ASBI BANGGA TELAH MENGIRIMKAN PARA LULUSANNYA UNTUK BELAJAR DI
UNIVERSITAS TERBAIK DI INDONESIA DAN A.S.
kademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), formerly known as
Sampoerna Academy, was conceived as a network of high school-
level international standard boarding schools for the exceptionally gifted
students.
ASBI is part of our effort to create a seamless pathway to international
education and careers for future leaders of Indonesia, providing educational
opportunities that are affordable and accessible. This year, 458 students
have graduated from the Academy, 33 of them now attend reputable
universities in United States, while the rest members spread all over the
top regional and international universities.
In the three-year preparatory boarding school students grow into global
citizens with exposure to diverse cultures, languages and perspectives,
with an emphasis on social responsibility. Here they hone their academic,
leadership and entrepreneurial skills through a holistic curriculum that
enhances the Indonesian state school requirements with the learning
methods of Cambridge International Examinations (IGCSE and International
A levels).
kademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), sebelumnya Sampoerna
Academy, dibentuk sebagai jaringan sekolah menengah atas
berasrama dengan standar internasional yang ditujukan bagi para siswa
berprestasi.
ASBI adalah bagian dari upaya kami menciptakan jalur yang mudah dalam
mendapatkan pendidikan dan karir internasional bagi para pemimpin
Indonesia di masa depan, dengan menyediakan peluang pendidikan yang
terjangkau. Sejak tahun lalu, ASBI telah meluluskan 458 siswa di mana 33
dari mereka tengah menempuh pendidikan tingginya di universitas ternama
di Amerika Serikat dan sisanya tersebar di universitas bergengsi di dalam
dan luar negeri.
Selama masa belajar tiga tahun, para siswa diperkenalkan dengan berbagai
budaya, bahasa, dan sudut pandang, dengan konsentrasi khusus pada
tanggung jawab sosial, sehingga nantinya mereka dapat tumbuh menjadi
bagian dari masyarakat global. Di sini mereka mengasah kemampuan
akademis, kepemimpinan, dan kewirausahaan melalui kurikulum holistik,
yakni metode pembelajaran yang menggabungkan kurikulum nasional
dengan Cambridge International Examination (IGCSE dan International A
levels).
A A
2626 27
“I LEARNED A LOT OF NEW THINGS IN ASBI. IT MAKES ME REALIZE THAT
WHAT I WILL ACHIEVE IN LIFE DEPENDS ON WHAT I DO NOW.” - EVAN
“DI ASBI SAYA BELAJAR BANYAK HAL BARU YANG MENYADARKAN SAYA BAHWA APA YANG
AKAN SAYA RAIH BERGANTUNG PADA APA YANG SAYA KERJAKAN SAAT INI.” - EVAN
ASBI also has two main extracurricular activities called Pathway to
Leadership and Life Long Learning which are designed not only to boost
students’ confidence and curiosity but also educate them to be sound,
independent and responsible community members.
In 2013, ASBI sent five students from Malang and two students from
Palembang to Texas Tech University, University of Missouri and University
of Kansas in the United States. In the same year, two of Sampoerna
Academy Palembang’s students won a bronze at the 28th International
Science And Technological Fair at MOSTRATEC in Rio Grande do Sul, Brazil, in
Biochemistry category.
ASBI’s students have taken part in various academic competitions and
Olympiads. In 2013 a team of three won the 1st place at Veterinary Olympiad,
held by the Faculty of Veterinary Medicine at Airlangga University, Surabaya.
One of the team members, Evan Hakeem Prawira, 16, said he participated
in the competition because of his interest in biology and chemistry. Evan,
who had the highest GPA in his class of 4.00 out of 4.00 and the highest
IGCSE score, has also won spelling bee and will represent the school as an
exchange student in Melbourne, Australia. But, like other ASBI students, he
enjoys trying different non-academic activities in ASBI.
ASBI juga memiliki dua kegiatan ekstrakurikuler yang disebut Pathway
to Leadership dan Life Long Learning yang dirancang tak hanya untuk
meningkatkan rasa percaya diri dan keingintahuan siswa tapi juga
mendidik mereka untuk menjadi anggota komunitas yang kuat, mandiri dan
bertanggung jawab.
Pada tahun 2013, ASBI mengirim lima siswa dari Malang dan dua siswa dari
Palembang ke Texas Tech University, University of Missouri, dan University
of Kansas, Amerika Serikat. Di tahun yang sama, dua siswa Sampoerna
Academy Palembang memenangkan medali perunggu dalam International
Science and Technological Fair yang ke-28 di MOSTRATEC, Rio Grande do
Sul, Brazil untuk kategori Biokimia.
Para siswa ASBI telah berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademis.
Pada tahun 2013, sekelompok tim yang terdiri atas tiga orang berhasil
membawa pulang juara pertama dalam Veterinary Olympiad yang diadakan
oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya.
Salah satu anggota tim, Evan Hakeem Prawira, 16, mengatakan bahwa ia
ikut serta dalam kompetisi tersebut karena minatnya dalam biologi dan
kimia. Selain meraih IPK tertinggi di kelasnya, yakni 4 dari skala 4; Evan
juga memenangkan kompetisi spelling bee dan akan mewakili sekolahnya
“I learned a lot of new things here like tae kwon do and music. When I visited
home, my mom was surprised that I could play the guitar,” he said.
The campus approach to learning that focuses on interactive discussion
and developing analytical thinking is one of the strengths that students
attribute to their academic growth.
The students say living in the dormitory teaches them to be independent.
“Before I went to school here, I used to be lazy, just using my time at home
playing or lying around. Now I realize that what I will achieve in life depends
on what I do now,” said Evan.
sebagai siswa pertukaran pelajar di Melbourne, Australia. Sama seperti
siswa ASBI lainnya, ia juga senang melakukan kegiatan ekstrakurikuler di
ASBI.
“Saya belajar banyak hal baru di sini, seperti taekwondo dan musik. Pada
saat pulang, ibu saya terkejut saya bisa bermain gitar,” ceritanya.
Pendekatan belajar yang berfokus pada diskusi interaktif dan kritis adalah
salah satu faktor pendukung dalam perkembangan akademis siswa.
Para siswa umumnya mengakui bahwa tinggal di asrama membuat mereka
lebih mandiri. “Sebelum bersekolah di sini, saya terbiasa malas-malasan,
membuang waktu hanya untuk bermain dan tidur-tiduran. Sekarang saya
sadar bahwa apa yang akan saya raih bergantung pada apa yang saya
kerjakan saat ini,” papar Evan.
EVAN HAKEEM PRAWIRA | Achieving the highest score on UN at junior high school level in West Java, he now retains the title by obtaining the
highest score on IGCSE.
Another central feature in ASBI is the boarding system allowing students to
manage their time properly while the school provides academic teaching,
builds character and instills in them essential qualities of responsibility,
nationalism, integrity, leadership and morality forming fundamental
elements in future leaders’ personal development.
ASBI dormitories are divided into Nine Houses that promote the ASBI core
values, support student-led activities, and encourage their leadership and a
sense of camaraderie either at the school or boarding houses, either within
each house or between houses. The Nine Houses are Lion, Dove, Manta Ray,
Dolphins, Sharks, Hornbills, Eagles, Rhinos, and Komodo Dragons.
Fitur penting lainnya dalam ASBI adalah sistem asrama yang memungkinkan
para siswa untuk mengatur jadwal mereka secara baik sementara
sekolah menyediakan pendidikan perguruan, membangun karakter
dan menanamkan pada mereka nilai-nilai penting dari tanggung jawab,
nasionalisme, integritas, kepemimpinan dan moralitas yang melandasi
pengembangan kepribadian seorang pemimpin.
Asrama ASBI terbagi menjadi Nine Houses yang masing-masing
mempromosikan nilai penting ASBI. Asrama ini mendukung kegiatan yang
dipimpinolehsiswasertamendorongkepemimpinandanrasapersaudaraan
baik di sekolah maupun di pondok. Nine Houses ini adalah Lion, Dove, Manta
Ray, Dolphins, Sharks, Hornbills, Eagles, Rhinos dan Komodo Dragons.
2828 29
Universitas Siswa Bangsa Internasional
ntuk menciptakan ekosistem yang komprehensif, pada 2013 kami
mentransformasi Sampoerna School of Business dan Sampoerna
School of Education menjadi Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI)
dengan tambahan jurusan baru. USBI adalah kelanjutan dari Akademi Siswa
Bangsa Internasional, pintu masuk bagi para siswa baru untuk meraih
associate degree di Jakarta, dan jalur untuk meneruskan pendidikan di
AS. Bermitra dengan Lone Star College, Texas salah satu perguruan tinggi
terbesar di AS, USBI juga menawarkan American Indonesian Mobility
Study (AIMS), yakni program yang menyediakan US degree dengan biaya
terjangkau.
Setelah menyelesaikan Program AIMS, para siswa akan mendapat
associate degree yang dapat ditransfer ke program sarjana di universitas
AS dengan biaya sekolah yang jauh lebih rendah dibandingkan mahasiswa
internasional pada umumnya. Sebagai alternatif, mereka dapat
menyelesaikan gelar sarjananya di USBI. Jika mereka mengikuti Program
AIMS, selain memperoleh associate degree, dan gelar sarjana dari AS,
mereka juga akan meraih gelar sarjana dari USBI setelah menyelesaikan
tugas akhir.
Uo create a more seamless education ecosystem, in 2013 we
transformed Sampoerna School of Business and Sampoerna School
of Education into Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) with new
study programs. USBI is the natural progression for Akademi Siswa Bangsa
Internasional graduates, an entry-point for the students to acquire an
associate degree in Jakarta, and a pathway to continue their studies in the
US. Partnering with Texas’ Lone Star College, one of the largest community
colleges in the United States, USBI offers the American Indonesian Mobility
Study (AIMS), which provides a US degree at an affordable price.
Upon completion of the AIMS Program, the students will receive the
associate degree allowing them to transfer directly into Year-3 of bachelor’s
degree programs at universities in the US where they will pay a much
lower tuition, a fraction of the international student fee. Students may
alternatively complete their bachelor’s degree at USBI in Indonesia, and
those who graduate through AIMS will hold an associate degree, a US
bachelor’s degree, and a sarjana degree upon completion of a capstone
project.
T
USBI OFFERS THE AMERICAN INDONESIAN MOBILITY STUDY (AIMS)
WHICH PROVIDES A US DEGREE AT A LOCAL PRICE.
USBI MEMPERKENALKAN AMERICAN INDONESIAN MOBILITY STUDY (AIMS),
YAKNI SEBUAH PROGRAM YANG MENAWARKAN US DEGREE DENGAN HARGA TERJANGKAU.
3030 31
small businesses. CE also provides consultation for underdeveloped
schools and orphanages.
“There is a perception that social business is all about charity, helping
people, so quality is low,” Agung said. “But at the end of the day, it is still
a business, if you’re not selling goods that are strong, you won’t have a
chance to survive the competition.”
A team of three students from Faculty of Business won first place and Rp
8 million in prize money at the BINOVA Business Innovation Competition
hosted by PT Wonokoyo Jaya Corporindo and Universitas Surabaya in May
2013.
Lukman Hakim, Adipta Novamta and Rachmad Widodo won with their
innovative marketing plan for processed meat products, which focused
on moving downstream in the supply chain instead of competing head-on
against bigger players.
“We did not set out with lofty ideas, we researched the products at their
existing market, and analyzed the available data on the media and the
internet. From there we focused on which market we should prioritize, and
how to better reach our market,” said Lukman, 21, who is currently in 6th
semester.
berfokus pada kewirausahaan anak muda melalui penyediaan seminar dan
konsultasi bagi para siswa menengah pertama dan atas. Melalui wadah
ini, mereka didorong dan dipandu untuk memulai usahanya sendiri. CE
juga menyediakan konsultasi untuk sekolah dan panti asuhan yang masih
terbelakang.
Ada persepsi bahwa bisnis sosial melulu soal donasi, sehingga
mengesampingkan kualitas,” kata Agung. “Pada akhirnya, bisnis sosial
adalah bisnis. Jika kamu tidak dapat menjual barang yang bagus, kamu
tidak akan berpeluang untuk menang dalam persaingan.”
Sebuah kelompok yang terdiri atas tiga orang mahasiswa dari Faculty of
Business meraih juara pertama dan uang senilai Rp 8 juta dalam BINOVA
Business Innovation Competition yang diselenggarakan oleh Wonokoyo
Jaya Corporindo dan Universitas Surabaya pada Mei 2013.
Lukman Hakim, Adipta Novamta, dan Rachmad Widodo terpilih menjadi
juara atas rencana pemasaran mereka yang inovatif dalam produk daging
olahan yang memusatkan rantai pasokan pada titik penjualan daripada
berkompetisi secara langsung dengan para pemain besar.
“Kami tidak menggagaskan ide yang sangat besar, kami hanya meneliti
produk-produk yang ada di pasaran dan menganalisis data yang tersedia
“SAYA YAKIN BAHWA DAYA SAING DAN KETERAMPILAN YANG SAYA PEROLEH DI USBI
MEMBANTU SAYA MERAIH MIMPI MENJADI SEORANG WIRAUSAHAWAN.” - ADIPTA
“I BELIEVE THE COMPETITION AND THE SKILLS I GAINED IN USBI HELP ME
REACH MY DREAMS OF BECOMING AN ENTREPRENEUR.” - ADIPTA
His teammate Rachmad attributes their victory to the strength of their
presentation, an important skill honed during their time in USBI. “Our
strength is our presentation, other teams did not have presentation skills
as good as us,” he said.
Adipta believes the competitiveness and the skills he gained in USBI helps
him reach his dream of becoming an entrepreneur. “When I graduate, I don’t
want to be an employee for a long time, my dream is by the time I’m 30 I will
already have 500 employees.”
di media massa dan internet. Dari sana kami berfokus pada pasar mana
yang harus diprioritaskan dan cara meraihnya dengan lebih baik,” terang
Lukman, 21, yang saat ini sedang menempuh semester keenam.
Rekan setimnya, Rachmad menambahkan bahwa kemenangan mereka
juga didukung dengan kemampuan presentasi mereka yang baik, yakni
sebuah keterampilan yang juga diasah di USBI. “Kekuatan kami terletak
pada presentasi kami. Saya melihat tim lain tidak menyiapkannya sebaik
kami,” jelasnya.
Adipta yakin bahwa daya saing dan keterampilan yang diperoleh di USBI
membantunyauntukmenggapaimimpinyamenjadiseorangwirausahawan.
“Pada saat lulus nanti, saya tidak ingin terus-terusan menjadi karyawan.
Saya bermimpi kelak saya akan memiliki 500 karyawan sebelum berumur
30 tahun.”
ADIPTA NOVAMTA, LUKMAN HAKIM, AGUNG HASKARA, RACHMAD WIDODO | By focusing on which market they should prioritize, and how to better reach
our market, they won first place at the 2nd BINOVA Business Innovation.
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) supports students’
professional growth through active learning activities such as giving
assistance to start-up companies on campus, providing internship
programs,andinvitingexpertsorindustryplayersforstudents’discussions.
Last year, Finance-major student Agung Haskara, won the GSBS Young
Challengers Meeting , a competition for people under 25 years old to design
and pitch social business ideas. Agung earned an invitation to the Global
Social Business Summit 2013 where he met Dr. Muhammad Yunus and
Richard Branson.
He established Catur Entrepreneur (CE), a social business that focuses
on youth entrepreneurship, providing seminars and consultation for high
school and middle school students to encourage and guide them in starting
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) mendukung pertumbuhan
profesional para mahasiswanya melalui berbagai kegiatan belajar aktif,
seperti bantuan untuk merintis usaha di kampus, menyediakan program
magang, dan mengundang para pakar atau praktisi dalam diskusi
kemahasiswaan.
Tahun lalu, mahasiswa jurusan Keuangan, Agung Haskara, memenangkan
GSBS Young Challengers Meeting, sebuah kompetisi yang ditujukan bagi
para individu berusia di bawah 25 tahun untuk merancang dan mewujudkan
gagasan usahanya dalam bidang sosial. Agung menerima undangan untuk
menghadiri Global Social Business Summit 2013 di mana ia bertemu dengan
Dr. Muhammad Yunus dan Richard Branson.
Ia mendirikan Catur Entrepreneur (CE), yakni sebuah usaha sosial yang
3232 33
Koperasi Siswa Bangsa
KSB PROVIDES COMPREHENSIVE STUDENT ASSISTANCE FOR BRIGHT BUT
UNDERPRIVILEGED YOUTH.
KSB MENYEDIAKAN BANTUAN PENDIDIKAN SECARA LENGKAP DAN BERKELANJUTAN
BAGI PARA PEMUDA BERPRESTASI DARI KELUARGA PRASEJAHTERA.
n 2013 we refined our education pathway so that we could provide
a seamless ecosystem that enables youths to afford an integrated
international standard education and that prepares them for their careers.
Thispathway,SiswaBangsaEducationEcosystem(SBEE),linksourboarding
high schools network (ASBI) to international-affiliated university (USBI)
in support of a student-owned and professionally managed cooperative,
Koperasi Siswa Bangsa (KSB).
KSB is a networking platform that offers job placement and career
development for those alumni members. After college, KSB alumni members
give back to the cooperative, hence their successors can get the same
educational opportunity as they have.
In addition, KSB is a networking platform that offers enormous benefits to its
members, such as training in life skills, job placement, career development
and exclusive discounts from merchants partnering with KSB.
ada 2013, kami menyempurnakan jalur pendidikan yang ada agar
ekosistem kami dapat memberikan para pemuda pendidikan
berstandar internasional yang terpadu sekaligus mempersiapkan karir
mereka.
Dinamakan Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE), jalur pendidikan
ini menghubungkan jaringan SMA berasrama (ASBI), universitas beraliansi
mitra internasional (USBI), dan koperasi siswa yang dikelola secara
profesional, Koperasi Siswa Bangsa (KSB).
KSB adalah wadah memperluas jaringan yang menawarkan penempatan
kerja dan pengembangan karir kepada para anggota alumni. Setelah lulus,
para anggota KSB ini akan berkontribusi kembali melalui KSB sehingga
generasi berikutnya bisa mendapat kesempatan yang sama.
Selain itu, KSB berperan sebagai wadah memperluas jaringan yang
menawarkan banyak manfaat bagi anggotanya seperti pelatihan
keterampilan hidup, penempatan kerja, pengembangan karir hingga
potongan harga menarik di beberapa wiraniaga yang telah menjadi mitra
KSB.
I P
3434 35
“AS AN ALUMNUS, BEING A PART OF THE KSB ALLOWS ME TO CONTINUE TO LEARN
FROM INDUSTRY AND BUSINESS LEADERS AND TO DEVELOP OUR NETWORK.” - SAUT
as future leaders. KSB also held gatherings in December in Palembang,
Bandung, Yogyakarta and Surabaya to welcome 2013 graduates of
Sampoerna Academy and Akademi Siswa Bangsa International to the KSB
Chapters.
KSB takes pride in the accomplishments of its members, among other
things, Razka Pradana Ibrahim featured in SWA Magazine in March 2013 as
one of Indonesia’s promising young entrepreneurs for the success of his
ESRE Denim.
Two other KSB members who are students at the University of Missouri-
Columbia won awards in Shell Eco-marathon Americas in Houston, Texas,
in April 2013. Around 100 teams from across the globe participated in
this competition to build and test ultra-energy efficient vehicles. Naadaa
Zakiyyan and Naasa Fikri won third prize in Urban Concept category for their
hydrogen-powered vehicle, which runs at 299 miles per gallon.
An alumni member Saut Parulian Saragih, 40, who received full scholarship
in 2005 to obtain his MBA from London Business School, England, said KSB
has helped him grow in his career path.
“I planned to get an MBA a year before I found out about Putera Sampoerna
Foundation’s (PSF) scholarship and applied. I told myself if I want to master
management consulting, I had to get an MBA,” he says.
diri dari para pakar sehingga para anggota dapat meningkatkan potensinya
sebagai pemimpin masa depan. Di bulan Desember, KSB mengatur
pertemuan di Palembang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya untuk
menyambut lulusan Sampoerna Academy dan Akademi Siswa Bangsa
Internasional tahun 2013 sebagai anggota baru KSB Chapter.
KSB bangga dengan prestasi para anggotanya, seperti Razka Pradana
Ibrahim yang tampil dalam Majalah SWA edisi Maret 2013 sebagai
wirausahawan muda yang menjanjikan atas usaha rintisannya, ESRE Denim.
Anggota KSB lainnya adalah dua mahasiswa University of Missouri-
Columbia yang memenangkan lomba Shell Eco-marathon Americas di
Houston, Texas pada bulan April 2013. Sekitar 100 tim dari seluruh dunia ikut
serta merancang dan menguji kendaraan hemat energi. Naadaa Zakiyyan
dan Naasa Fikri meraih juara ketiga kategori Urban Concept atas karyanya
berupa kendaraan bertenaga hidrogen yang bisa berjalan sejauh 299 mil
hanya dengan satu galon hidrogen.
Sebagai anggota alumni KSB, Saut Parulian Saragih, 40, yang menerima
beasiswa penuh pada 2005 untuk gelar MBA-nya di London Business
School, Inggris mengatakan bahwa KSB turut mengembangkan karirnya.
“Saya merencanakan gelar MBA setahun sebelum mendengar dan melamar
beasiswa Putera Sampoerna Foundation (PSF). Saya berjanji pada diri
“SEBAGAI ALUMNI, SAYA MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK BELAJAR DAN MEMPERLUAS
JARINGAN DENGAN PARA PEMIMPIN INDUSTRI DAN BISNIS DARI KSB.” - SAUT
Aside from giving him the skills needed to advance his career, the graduate
school helps develop his networking capacity and exposes him to career
opportunities.
“The result has exceeded my expectations,” says Saut, who has carved
a career in business strategy and development since he returned to
Indonesia.
He believes being a KSB alumni member ensures the continuity of the
program, so that it can provide more opportunities to less fortunate people.
sendiri bahwa saya ingin menguasai manajemen konsultasi, oleh karenanya
gelar MBA harus saya raih,” ungkapnya.
Selain memberi keterampilan untuk karirnya, almamaternya turut
memperluas jaringannya dan membuka peluang karir yang lebih luas.
“Hasilnya melampaui harapan saya,” kata Saut sumringah yang juga pernah
menempuh karir dalam strategi dan pengembangan bisnis sepulangnya ke
Indonesia.
Ia percaya keanggotaan alumni KSB menjamin keberlanjutan program ini,
sehingga memperbesar peluang mereka yang kurang beruntung.
In 2013, 564 beneficiaries received student assistance, including over 300
students at Universitas Siswa Bangsa Internasional, nearly 200 graduates
at Akademi Siswa Bangsa Internasional and ten students selected from
external sources.
In the same year, Koperasi Siswa Bangsa (KSB) alumni organized events
to strengthen their bonds. In July, KSB held a three-day Leadership Camp
attended by 168 of the 2012 graduates of Sampoerna Academy in Malang
and Palembang. Currently enrolled in local and overseas universities, the
students received training in leadership, entrepreneurship and social
responsibilities.	
In October to December, KSB organized seminars on personal development
by subject matter experts to help its members discover their true potential
Pada 2013, 564 penerima manfaat menerima dana bantuan pendidikan,
termasuklebihdari300mahasiswaUniversitasSiswaBangsaInternasional,
sekitar 200 alumni Akademi Siswa Bangsa Internasional, dan sepuluh siswa
dari pihak luar.
Ditahunyangsama,alumniKoperasiSiswaBangsa(KSB)menyelenggarakan
acara untuk memperkuat ikatan di antara para anggota. Di bulan Juli, KSB
mengadakan Leadership Camp selama tiga hari yang dihadiri oleh 168
lulusan Sampoerna Academy Kampus Malang dan Palembang angkatan
2012. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai mahasiswa di universitas
dalam dan luar negeri, mereka mendapat pelatihan kepemimpinan,
kewirausahaan, dan tanggung jawab sosial.
Dari Oktober hingga Desember, KSB mengadakan seminar pengembangan
SAUT PARULIAN SARAGIH | With MBA degree from London Business School, England and years of management consulting experience under his belt,
he is committed to giving back to KSB members by sharing ideas and connects the activities to potential stakeholders.
3636 37
PSF School Development Outreach
PSF-SDO AIMS TO IMPROVE THE STANDARDS AND QUALITY OF SCHOOLS AND
EDUCATORS TO ENABLE INDONESIA TO MEET THE CHALLENGES OF GLOBAL PARTICIPATION.
PSF-SDO BERTUJUAN MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DAN PENGAJAR AGAR
INDONESIA DAPAT MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI.
utera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-
SDO) is an education development service provider that works with
the private sector and government to address critical issues straining the
education sector in Indonesia. Critically underfunded, many schools are in
poor physical condition with a shortage of qualified teachers.
PSF-SDO aims to improve the standards and quality of schools and
educatorstoenableIndonesiatomeetthechallengesofglobalparticipation.
With contributions from corporate partners, PSF-SDO establishes and runs
diverse professional development programs for teachers, as well as school
superintendents and administrators.
The program also helps improve school management and school
governance. Through specific packages to meet the needs of the particular
schools, we work to help the school achieve a higher standard. PSF-SDO’s
innovative and progressive educational programs with quality delivery
draw on Putera Sampoerna Foundation’s extensive experience in training
and development since 2005.
We offer various teachers and school leadership workshops, coaching and
mentoring, education profiling and needs assessment analysis, as well as
providing consultancy for schools and their infrastructure development.
utera Sampoerna Foundation School Developent Outreach (PSF-
SDO) adalah penyedia jasa pengembangan pendidikan yang bekerja
sama dengan pihak swasta dan pemerintah untuk menanggapi isu-isu
kritis dalam sektor pendidikan di Indonesia. Akibat minimnya dana, banyak
kondisi fisik sekolah yang parah dan kekurangan guru.
PSF-SDO bertujuan meningkatkan mutu sekolah dan pengajar agar
Indonesia dapat menjawab tantangan globalisasi. Dengan kontribusi para
mitra, PSF-SDO membuat dan menjalankan program pengembangan profesi
bagi guru, pengawas, dan staf tata usaha sekolah.
Program ini juga turut meningkatkan manajemen dan pengaturan sekolah.
Melalui paket-paket spesifik yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
sekolah, kami berupaya agar sekolah mencapai standar lebih tinggi.
Program pendidikan inovatif, progresif, dan bermutu yang dirancang PSF-
SDO berbuah dari pengalaman Putera Sampoerna Foundation dalam bidang
pelatihan dan pengembangan sejak 2005.
Kamimenawarkanparagurudansekolahberbagailokakarya,pembimbingan,
dan pembinaan dalam kepemimpinan, pendataan dan analisis kebutuhan
sekolah, serta menyediakan konsultasi dalam pengembangan sekolah dan
infrastrukturnya.
P P
3838 39
To deal with this issue, Putera Sampoerna Foundation School Development
Outreach (PSF-SDO) offers no less than four options on the actions against
limited access to quality education for children in isolated areas. They are
boarding schools, open junior high schools, sister schools and satellite
schools.
A satellite school for one, is an education institution dependent to the well-
established one called main school. Both of them are supervised under one
principal. The students, teachers and the rest of the academic staff are
officially registered under the main school.
Satellite school will be built under the following conditions: there are a
number of school-age children; the nearest school is hardly accessible
due to its geographic location; there is no public transportation or is costly;
persen. Angka ini menunjukkan bahwa ada 182.773 siswa SD dan 209.976
siswa SMP yang tidak bersekolah.
Untukmenanganihalini,PuteraSampoernaFoundationSchoolDevelopment
Outreach (PSF-SDO) menawarkan setidaknya empat pilihan solusi, yakni
sekolah berasrama, SMP terbuka, sister school, dan sekolah satelit.
Sekolah satelit adalah institusi pendidikan yang menginduk pada sekolah
inti yang operasinya lebih stabil. Kedua sekolah tersebut diawasi oleh satu
kepala sekolah. Status siswa, guru, dan pegawai tata usaha sekolah berada
di bawah sekolah inti.
Sekolah satelit baru bisa didirikan apabila: ada sejumlah anak sekolah;
sekolah terdekat tidak mudah dijangkau; tidak ada transportasi umum
TEACHING ACTIVITY IN A SATELLITE SCHOOL POST PSF-SDO TRAINING | Upon the completion of the programs, both the satellite and main schools make
improvement in their accreditation and students performance in Ujian Nasional.
ACCESS TO EDUCATION REMAINS A SERIOUS PROBLEM IN INDONESIA AS IT IS
VITAL TO THE SUCESS OF NINE-YEAR COMPULSORY EDUCATION PROGRAM.
AKSES PENDIDIKAN MASIH MENJADI MASALAH BESAR BAGI INDONESIA KARENA
IKUT MENENTUKAN KESUKSESAN PROGRAM WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN.
Covering more than seven regions in Indonesia, our programs address
various problems, such as the ineffective teaching, due to limited access to
quality professional development, as well as the lack of adequate resource
centers. So far, more than 31,000 teachers and 1.65 million students have
benefited from them in terms of learning process improvement.
To enhance teachers’ skills, over the past year we held hundreds of
teachers’ workshops, national and regional teachers’ conferences,
overseas comparative studies, and Master Teachers development. We also
conducted workshops in leadership and school management. In addition,
we built Teachers Learning Centers and Students Resource Centers.
One of our important works is to ensure that remote areas have access
to quality education. Working with our partners in oil and gas as well as
plantation industries, we built and renovated Satellite Schools in their areas
of operation.
From 2012 to 2013, we worked with SDN 2 Balian Tongkang in Ogan Komering
Ilir, South Sumatera, renovating the building and constructing a library, as
well as conducting workshops, training and teacher’s coaching.
As mentioned earlier, we have given priority to remote areas in the
improvement of access to quality education. Access to education remains
a serious problem in Indonesia as it is vital to the success of Program Wajib
Belajar Sembilan Tahun (“Nine-Year Compulsory Education Program”).
According to Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia), the dropout
rate of primary school-age children between 7 and 12 years old was 0.67
percent while the junior high school age children between 13 and 15 years
old was 2.21 percent. This means 182,773 primary school students and
209,976 junior high school students do not attend school.
Menjangkau lebih dari tujuh wilayah Indonesia, program kami berupaya
mengatasi berbagai masalah, seperti proses mengajar yang tidak efektif,
karena terbatasnya akses pengembangan profesi dan kurangnya jumlah
fasilitas pusat pembelajaran yang mencukupi. Sejauh ini, program kami
telah memberi manfaat kepada lebih dari 31.000 guru dan mencakup
perbaikan proses pembelajaran bagi 1,65 juta siswa.
Untuk mengembangkan keterampilan para guru, lebih dari setahun ke
belakangkamitelahmengadakanratusanlokakarya,konferensigurutingkat
nasional dan daerah, studi banding ke luar negeri, dan pengembangan
Master Teacher. Kami juga mengadakan lokakarya dalam kepemimpinan
dan manajemen sekolah. Selain itu, kami membangun Teacher Learning
Center dan Student Resource Center.
Kami juga memastikan bahwa wilayah terpencil memiliki akses pendidikan
yang berkualitas. Bekerja sama dengan para mitra dari bidang minyak dan
gas serta perkebunan, kami membangun dan merenovasi Sekolah Satelit
di wilayah kerja mereka.
Dari 2012 hingga 2013, kami bekerja sama dengan SDN 2 Balian Tongkang
di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dalam merenovasi bangunan,
mendirikan perpustakaan, serta mengadakan lokakarya, pelatihan, dan
bimbingan guru.
Sebagaimana telah disebut sebelumnya, kami memprioritaskan
peningkatan akses mutu pendidikan di wilayah terpencil. Hal ini masih
menjadi masalah besar di Indonesia karena ikut menentukan kesuksesan
Program Wajib Belajar Sembilan Tahun yang dicanangkan oleh pemerintah.
Berdasarkan Badan Pusat Statistik, jumlah anak SD dengan rentang usia
7-12 tahun yang putus sekolah mencapai 0,67 persen sementara anak
SMP dengan rentang usia 13-15 tahun yang putus sekolah mencapai 2,21
4040 41
“AFTER THE PSF-SDO TRAINING, OUR TEACHERS ARE NOW MOTIVATED TO TEACH
IN CREATIVE WAYS.” - ISTIFAINZAH
“SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN PSF-SDO, PARA GURU KAMI SEKARANG
LEBIH SEMANGAT UNTUK MENGAJAR SECARA KREATIF.” - ISTIFAINZAH
In Kudus, Central Java, we worked with 40 teachers and principals from four
schools to help them meet the national standards. The schools were first
profiled before we designed a set of programs to meet their needs.
The teachers learn about the pedagogic fundamentals, class management,
and how to teach in active, creative, efficient and fun ways. To evaluate
the effectiveness of the process, the participants took pre- and post-tests.
SDIT Al-Islam, one of the participating schools, saw much improvement in
the teachers’ performance since taking part in the program.
“The program is very beneficial to us and it was a once in a lifetime
opportunity. Before the PSF-SDO training, the teachers’ teaching style
was very linear and monotonous, but now they are motivated to teach in
creative ways,” said school principal Istifainzah.
Istifainzah said although not all teachers could attend the workshops, the
knowledge gained had been disseminated to other teachers.
“The program can accommodate 10 people per school, which was
challenging in the dissemination process as the training had been
conducted in practical and direct ways,” she said.
“But after sharing with others, we now know how to cope with our
weaknesses,” she added.
Di Kudus, Jawa Tengah, kami bekerja sama dengan 40 guru dan kepala
sekolah dari empat sekolah untuk membantu mereka memenuhi standar
nasional. Kami mendata sekolah tersebut sebelum menentukan rangkaian
program yang dibutuhkan.
Para guru belajar mengenai dasar-dasar mengajar, manajemen kelas,
dan mengajar secara aktif, kreatif, efisien, dan menyenangkan. Untuk
mengevaluasi kegiatan ini, pra dan pascaujian disyaratkan bagi para
peserta.
SDIT Al-Islam, sebagai salah satu peserta, telah membuktikan banyak
perkembangan dalam kinerja para guru sejak pertama kali mengikuti
program tersebut.
“Program ini sangat bermanfaat bagi kami dan menjadi pengalaman
seumur hidup. Sebelum mengikuti pelatihan PSF-SDO, gaya mengajar para
guru sangat linier dan monoton, tetapi sekarang mereka lebih semangat
untuk mengajar secara kreatif,” ujar kepala sekolah Istifainzah.
Istifainzah juga mengatakan bahwa meskipun tidak semua guru menghadiri
lokakarya, pengetahuan yang diperoleh telah disosialisasikan kepada para
guru lain.
“Pembatasan 10 peserta per sekolah menjadi tantangan dalam proses
sosialisasi mengingat pelatihan yang diberikan bersifat praktis dan
langsung,” katanya.
“Namun setelah berhasil berbagi kepada yang lainnya, kami sekarang tahu
cara mengatasi kelemahan kami,” tutupnya.
the location can still be accessed by personal transportation, such as
bicycle and motorbike, within a day so the teachers must dwell at the
location or stay at students’ houses.
When those conditions are met, Putera Sampoerna Foundation School
Development Outreach (PSF-SDO) will start to conduct education profiling
and continue with preparing licensing documents and building facilities
and infrastructure. When they are completed, we recruit educators and
provide training for teachers, principals and academic staff. Later, we
promote the compulsory education program while empowering the school
community. Finally, our team will enter the teaching process and conduct
monitoring and evaluation.
atau mahal; lokasi sekolah masih dapat dijangkau dengan transportasi
kecil, seperti sepeda dan motor, tetapi karena menghabiskan waktu hampir
seharian, para guru terpaksa tinggal di rumah para siswa.
Setelah syarat-syarat tersebut di atas dipenuhi, Putera Sampoerna
Foundation School Development Outreach (PSF-SDO) akan mulai melakukan
pendataan sekolah dan melanjutkannya dengan menyiapkan perizinan
dan membangun sarana dan prasarana. Ketika selesai, kami merekrut
para pendidik untuk melatih para guru, kepala sekolah, dan pegawai tata
usaha sekolah. Selanjutnya, kami mempromosikan program wajib belajar
sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar sekolah. Terakhir, tim
kami mulai memasuki proses mengajar dan melakukan pemantauan serta
evaluasi.
ISTIFAINZAH, S.AG. | After taking PSF-SDO training, her teachers are now motivated to teach in creative ways. She said it was a lifetime opportunity,
therefore so grateful for the help.
4242 43
• SA H A B AT WA NI TA
Women Empowerment
EMPOWERING WOMEN TO TAKE CHARGE
utera Sampoerna Foundation aims to empower women through
economic growth programs containing diverse training sessions
in life skills. As we know, women fulfill important roles in the Indonesian
society, and their success will have an impact on the creation of future
leaders.
Sahabat Wanita is our strategic partner in running a series of training
programs covering entrepreneurship, health, finance, self-motivation,
busines management, marketing and other businesses that improve
their family wealth and active participation in the social and economic
development of their communities.
utera Sampoerna Foundation berupaya memberdayakan wanita
melalui program-program pembangunan ekonomi berupa berbagai
sesi pelatihan dalam keterampilan hidup. Sebagaimana kita ketahui, wanita
berperan penting dalam masyarakat Indonesia. Kesuksesan mereka turut
menciptakan para pemimpin di masa depan.
SahabatWanitaadalahmitrastrategiskamidalammenjalankanserangkaian
program-program pelatihan yang meliputi bidang kewirausahaan,
kesehatan, keuangan, motivasi diri, pengelolaan usaha, pemasaran, bidang
usaha lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berperan
aktif dalam pengembangan sosial dan ekonomi di lingkungannya masing-
masing.
P P
45
Sahabat Wanita
SAHABAT WANITA AIMS TO ENABLE WOMEN TO ENHANCE THEIR CONTRIBUTION
TO THE FAMILY INCOME AND WELFARE.
SAHABAT WANITA BERUPAYA AGAR WANITA DAPAT MENINGKATKAN KONTRIBUSINYA
DALAM PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA.
ahabat Wanita is Putera Sampoerna Foundation’s strategic partner
in implementing our objective to empower women in Indonesian
society. Through a range of programs on health counseling, life skills and
vocational training, Sahabat Wanita aims to enable women to enhance their
contribution to the family income and welfare, and play active roles in the
social and economic development of their communities.
In 2013, Sahabat Wanita partnered with several companies to roll out
programs providing vocational training, finance and management capacity
enhancement for cooperatives, parenting skills and family health involving
thousands of women across Indonesia.
IneightdifferentcitiesinEastJava,forexample,SahabatWanitacampaigned
to families of farmers for the need to support children’s education. Through
various cultural events, we aim to reduce the incidents of child labor
in plantations. The women were also taught to be more environmentally
responsible with their waste, including utilizing plastic sacks as fertilizer
bags to bring additional income to the family.
ahabat Wanita adalah mitra strategis Putera Sampoerna Foundation
dalam memberdayakan wanita Indonesia. Melalui serangkaian
programpenyuluhankesehatan,keterampilanhidupdanpelatihankejuruan,
Sahabat Wanita berupaya agar wanita dapat meningkatkan kontribusinya
dalam pendapatan dan kesejahteraan keluarga; dan berperan aktif dalam
pengembangan sosial dan ekonomi di sekitarnya.
Pada 2013, Sahabat Wanita bermitra dengan beberapa perusahaan
dalam program penyediaan pelatihan kejuruan, peningkatan keterampilan
keuangan dan manajemen koperasi, keterampilan mengasuh anak dan
kesehatan keluarga yang melibatkan ribuan wanita di seluruh Indonesia.
Di delapan kota di Jawa Timur, misalnya, Sahabat Wanita berkampanye
kepada keluarga petani tentang pentingnya mendukung pendidikan
anak. Melalui acara budaya, kami berupaya mengurangi pekerja anak
di perkebunan. Sementara itu, wanita di sana juga belajar untuk lebih
bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah,
termasuk memanfaatkan kantong plastik sebagai kantong pupuk yang bisa
menambah penghasilan keluarga.
S S
4646 47
“OUR COOPERATIVE MEMBERS ARE NOW ABLE TO BRING ADDITIONAL
INCOME TO THE FAMILY FROM THEIR BUSINESS WHILE KEEPING THEIR KIDS
IN SCHOOL.” - NUNUNG
“PARA ANGGOTA KOPERASI KAMI SEKARANG DAPAT MEMBERI PENGHASILAN
TAMBAHAN BAGI KELUARGA SEKALIGUS MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MEREKA
DARI HASIL USAHANYA.” - NUNUNG
In West Kalimantan, Sahabat Wanita taught local women to make wicker
articles using forest pandanus leaves, turning them into bags, pouches,
sandals and cushion covers.
In addition, the women are taught how to manage family income, finance
a small business and obtain loan information. Sahabat Wanita is aiming to
train them to become smart entrepreneurs with skills to allocate limited
sources of funds.
In Bantar Kambing, Bogor, the small medium enterprises community of Bina
Karya has seen vast improvement in their business. The cooperative sells
traditional snacks like rice crackers, sticky candy, chips and shrimp paste
produced by its all female members, and offers savings and loan facility to
the women.
Sahabat Wanita first strengthened the organization by developing
the structure and giving them a range of training sessions. Product
development and marketing are two elements vital in upgrading the skills
of these women. Sahabat Wanita also helped develop the cooperative’s
network and relationships with its supplier and marketing partners, as
well as with the local government and financial institutions in their area.
In addition, members get training on parenting and nutrition for children.
Di Kalimantan Barat, Sahabat Wanita mengajarkan perempuan setempat
untuk menganyam daun pandan hutan menjadi tas jinjing, tas tangan,
sandal, dan sarung bantal.
Selain itu, mereka diajarkan cara mengelola penghasilan keluarga,
membiayai usaha kecil, dan memperoleh informasi pinjaman. Sahabat
Wanita berupaya melatih mereka menjadi wirausahawan yang cerdas dan
terampil dalam mengelola sumber dana yang terbatas.
Di Bantar Kambing, Bogor, komunitas usaha kecil dan menengah Bina Karya
telah melihat adanya perkembangan yang pesat dalam usaha mereka.
Koperasi ini menjual makanan ringan tradisional, seperti rengginang,
gulali, keripik, dan terasi yang diproduksi oleh semua anggota perempuan.
Koperasi tersebut juga menawarkan simpan pinjam kepada mereka.
Hal pertama yang dilakukan Sahabat Wanita adalah memperkuat organisasi
melalui pengembangan struktur dan pelatihan. Pengembangan dan
pemasaran produk adalah dua elemen penting dalam meningkatkan
kemampuan mereka. Sahabat Wanita juga membantu mengembangkan
jaringan dan kemitraan koperasi dengan para pemasok, pemasar,
pemerintah setempat, dan lembaga keuangan di daerah tersebut. Para
anggota juga memperoleh lokakarya dalam mengasuh anak dan gizi anak.
The group’s initiator Nunung, 45, said Bina Karya’s members have trebled
from 15 to 45 people after Sahabat Wanita’s involvement. The cooperative’s
savings and loans facility releases its members from the grips of loan
sharks.
“Before they joined us, the women here had nothing to do except their
house chores. But now they bring additional income to the family from their
businesses and they can help keep their kids in school,” she added.
Pemrakarsa kelompok tersebut, Nunung, 45, mengatakan bahwa setelah
Sahabat Wanita turun tangan, anggota koperasi bertambah tiga kali lipat
dari 15 menjadi 45 orang. Fasilitas simpan pinjam dari koperasi ini juga
membebaskan para anggotanya dari cengkeraman para tengkulak.
“Sebelum bergabung, para wanita di sini tidak memiliki kegiatan apa pun
selain urusan kerumahtanggaan. Namun sekarang selain dapat memberi
penghasilan tambahan bagi keluarga, mereka juga bisa menyekolahkan
anak-anak mereka dari hasil usahanya,” imbuh Nunung.
By combining livelihood support programs with environmental awareness
and family planning skills, Sahabat Wanita and its corporate partners can
bring impact to their beneficiaries.
In run-down neighborhoods like North Jakarta or in the fishing village of
Bangka Belitung, dozens of women were trained to make handicraft such as
key chains, hats, bags and laptop covers as well as women’s accessories
from recycled waste material.
In Cisauk, Tangerang, 30 women took part in a basic sewing and clothing
design workshop organized by Sahabat Wanita. Using facilities provided
at the local Community Learning Center, they learned to prepare fabrics,
create patterns and cutting based on the design, and sew clothes.
Dengan menggabungkan program pendukung mata pencaharian hidup
antara kesadaran lingkungan dan keluarga berencana, Sahabat Wanita dan
para mitra memberi dampak positif kepada para penerima manfaatnya.
Di lingkungan yang masih membutuhkan banyak perkembangan seperti
Jakarta Utara atau desa nelayan di Bangka Belitung, puluhan perempuan
dilatih untuk membuat kerajinan tangan, seperti gantungan kunci, topi, tas,
dan kantong laptop serta mengolah bahan daur ulang menjadi aksesoris.
Di Cisauk, Tangerang, 30 perempuan mengikuti pelatihan menjahit dasar
dan lokakarya desain pakaian yang diadakan oleh Sahabat Wanita. Dengan
menggunakan fasilitas Community Learning Center setempat, mereka
belajar membuat bahan, mendesain pola, menggunting, dan menjahit.
NUNUNG | The cooperative’s members can now bring additional income to the family from their businesses and they can help keep their
kids in school.
4848 49
• ME KA R E NT RE PRE NE UR NE T WORK
Entrepreneurship
BUILDING A STRONGER CULTURE OF ENTREPRENEURSHIP
utera Sampoerna Foundation develops initiatives to foster and
create relationships among entrepreneurs and investors. We design
our programs so that socially responsible business leaders work together
with communities and drive local economic growth through the creation of
jobs, empowering the economy as a whole.
A shortfall of new entrepreneurs in Indonesia is caused by a lack of support
and skills for innovators to transform ideas into viable businesses. Through
our business unit, MEKAR Entrepreneur Network, we assist budding
entrepreneurs to grow their business sustainably through tools, training
and services that connect them to potential investors, preparing them to
become the much-needed future business leaders for Indonesia.
utera Sampoerna Foundation mengembangkan inisiatif-inisiatif
yang dapat menjaga dan membangun hubungan antara para
wirausahawandaninvestor.Kamimerancangprogramkamisecaraseksama
sehingga para pemimpin usaha dengan kesadaran sosial yang tinggi dapat
bekerja sama dengan masyarakat dan menumbuhkan ekonomi setempat
melalui penciptaan lapangan kerja, yang pada akhirnya memberdayakan
perekonomian secara utuh.
Langkanya wirausahawan di Indonesia dikarenakan kurangnya dukungan
dan keterampilan para inovator dalam mewujudkan gagasan mereka.
Melalui MEKAR Entrepreneur Network, kami membantu para wirausahawan
untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui alat,
pelatihan, dan layanan yang menghubungkan mereka dengan para calon
investor, menyiapkan mereka menjadi pemimpin usaha yang dibutuhkan
Indonesia di masa depan.
P P
51
MEKAR Entrepreneur Network
MEKAR EXCHANGE ALLOWS LOW-INCOME ENTREPRENEURS TO SOURCE OUT
THEIR WORKING CAPITAL NEEDS.
MEKAR EXCHANGE MEMUNGKINKAN PARA WIRAUSAHAWAN BERPENGHASILAN
RENDAH UNTUK MENDAPAT MODAL.
EKAR Entrepreneur Network provides a comprehensive service to
help Indonesian entrepreneurs, including micro and small-scale
businesses, grow to their potential sustainably.
Through tools, training and services that connect businesses to potential
investors, MEKAR Entrepreneur Network also prepares entrepreneurs to
become business leaders, leveraging their strengths to open opportunities
for employment and facilitate economic development throughout
Indonesia.
Our initiatives have gained regional recognition. MEKAR Entrepreneur
Network was invited to share its experience and knowledge in the 2013
Asia on the Edge (AOTE), an annual regional event for creative Asian
entrepreneurs to contribute new ideas and trends.
In April we proudly launched MEKAR Exchange, the first online micro-lending
platform in Indonesia that brings together credit worthy entrepreneurs,
trusted partners and micro lenders. This initiative allows low-income
entrepreneurs to source out their working capital needs.
Since the launch, the program has reached small business owners in
Cirebon, Bekasi, Bandung, Bogor, Cimahi, Padalarang, Sumedang and
Makassar, facilitating them in obtaining funding.
EKAR Entrepreneur Network memberikan layanan yang lengkap
untuk membantu para wirausahawan Indonesia, termasuk usaha
mikro dan kecil untuk terus menumbuhkan potensinya.
Melalui alat, pelatihan, dan layanan yang menghubungkan mereka dengan
para calon investor, MEKAR Entrepreneur Network juga menyiapkan para
wirausahawan menjadi pemimpin usaha, meningkatkan kelebihan mereka
untuk membuka peluang kerja dan memfasilitasi pengembangan ekonomi
di Indonesia.
Inisiatif kami telah diakui di Asia. MEKAR Entrepreneur Network diundang
untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam Asia on the Edge
(AOTE) 2013, yakni acara tahunan para wirausahawan kreatif di Asia untuk
menciptakan gagasan dan tren baru.
Pada April, kami dengan bangga meluncurkan MEKAR Exchange, yakni
forum pemberi pinjaman secara daring khusus usaha mikro yang
mempertemukan para wirausahawan potensial, mitra terpercaya, dan
pemberi pinjaman mikro. Inisiatif ini memungkinkan para wirausahawan
berpenghasilan rendah untuk mendapat modal.
Sejak dirilisnya program tersebut, kami telah menjangkau para pengusaha
kecil di Cirebon, Bekasi, Bandung, Bogor, Cimahi, Padalarang, Sumedang,
dan Makassar untuk memfasilitasi mereka memperoleh dana.
M M
5252 53
“MEKAR Exchange has a very effective and unique business model, because
it profits all the parties involved in the platform,” he said.
The platform is part of MEKAR Entrepreneur Network’s effort to build an
entrepreneur ecosystem to help micro and small businesses in the country,
hence it signed an MoU with two cooperatives.
With our first partner cooperative, MEKAR Entrepreneur Network has helped
131 micro and small businesses in Bandung and Cirebon as of December
2013.
Our second partner cooperative serves traders in wet markets in the Bekasi
area. It has so far facilitated 66 small traders in getting funding for their
businesses. The organization also assists the entrepreneurs so that their
loans are used in the most optimal way to develop their businesses.
One of the MEKAR Entrepreneur Network’s beneficiaries is Indarwiarsih,
who owns a food stall at the Kecapi Market in Pondok Gede, where she lives
with her family of two kids. She borrowed working capital of Rp 3 million
gerakan yang secara langsung berdampak sosial bagi para wirausahawan
mikro dan kecil.
“MEKARExchangememilikimodelusahayangsangatefektifdanunikkarena
forum tersebut menguntungkan semua pihak yang terlibat,” terangnya.
Forum ini adalah bagian dari upaya MEKAR Entrepreneur Network untuk
membangunekosistembagiparawirausahawansehinggadapatmembantu
usaha mikro dan kecil di Indonesia. Untuk itu, MEKAR Entrepreneur Network
menandatangani Nota Kesepahaman dengan dua koperasi.
Dengan koperasi mitra pertama, kami telah membantu 131 usaha mikro dan
kecil di Bandung dan Cirebon sejak Desember 2013.
Sementara itu, dengan koperasi mitra kedua, kami telah melayani para
pedagang di pasar tradisional di Bekasi. Koperasi ini telah memfasilitasi
dana pinjaman kepada 66 pedagang kecil. Koperasi ini juga membantu para
wirausahawan sehingga mereka dapat mengoptimalkan pinjaman tersebut
untuk pengembangan usaha.
“WHEN I STARTED, MY STALL WAS HALF THE CURRENT SIZE. IT NOW ALLOWS ME
TO HAVE A DISPLAY SHELF FOR FOOD.” - INDARWIARSIH
“SEMULA UKURAN WARUNG SAYA HANYA SETENGAHNYA, DENGAN UKURAN YANG
SEKARANG, SAYA BISA MENARUH RAK SAJI UNTUK MENJUAL MAKANAN.” - INDARWIARSIH
to expand her stall. The loan was repaid within three months with a one
percent flat rate. The loans are also equipped with life insurance to protect
both the lenders and creditors.
“I needed capital to make a small food stall, I only sold cigarettes before,”
she said.
The efficient and transparent administrative process has made it easier
for her to obtain funding, while the low interest rate was an advantage
compared to other financing sources in her neighborhood, where lenders
usually charge interest rates of between 10 and 20 percent.
“When I started, my stall was half the current size. Now I have a display
shelf and I sell food,” she added.
Salah satu penerima manfaat MEKAR Entrepreneur Network adalah
Indarwiarsih. Ia membuka warung makan di Pasar Kecapi, Pondok Gede
di mana ia tinggal bersama keluarganya. Ia mengajukan pinjaman senilai
Rp 3 juta untuk mengembangkan warungnya. Pinjaman tersebut dilunasi
dalam tiga bulan dengan bunga rata-rata satu persen. Pinjaman tersebut
juga dilengkapi dengan asuransi jiwa untuk melindungi pemberi pinjaman
dan peminjam.
“Saya membutuhkan modal untuk mendirikan warung makan kecil.
Sebelumnya saya hanya punya warung rokok,” tuturnya.
Administrasi yang efisien dan transparan memudahkannya untuk
memperoleh dana. Tarif bunga yang rendah juga menguntungkannya
karena sumber pendanaan lain di daerahnya membebankan bunga berkisar
antara 10 dan 20 persen.
“Dengan perluasan ukuran warung hingga dua kali lipatnya, sekarang saya
memiliki rak saji untuk menjual makanan,” tambahnya.
Through simple mechanism, an individual can lend as low as Rp 250,000
by registering online and lending to a borrower of one’s choice. A number of
micro funds that become our partners are also involved in the process, as
they identify and screen borrowers at the grass roots.
The profiles of selected creditworthy borrowers are then posted on the
website for lenders’ review. Once the loan is raised, the involved partner
receives the money and disburses it to the borrower. The investor can keep
track of the progress made by the borrower online.
Salomo Gaol, an Individual Lender who joined MEKAR Exchange in May 2013
said he participated as he wanted to support efforts that give direct social
impacts to micro and small entrepreneurs.
Hanya dengan mendaftar dan memilih penerima pinjaman secara daring,
siapa pun dapat memberi pinjaman dimulai dari Rp 250.000. Selaku mitra,
sejumlah badan pembiayaan mikro juga dilibatkan dalam mengidentifikasi
dan menyeleksi para peminjam di tingkat bawah.
Mekanisme pemberian pinjaman ini diawali dengan menampilkan profil
para peminjam terpilih di situs MEKAR untuk ditinjau oleh para pemberi
pinjaman. Setelah pinjaman diajukan, mitra yang terlibat akan menerima
dan mencairkan uangnya kepada peminjam. Investor dapat mengawasi
perkembangan peminjam secara daring.
Salomo Gaol, pemberi pinjaman yang bergabung dengan MEKAR Exchange
sejakMei2013mengatakanbahwaiaberpartisipasikarenainginmendukung
INDARWIARSIH | The efficient and transparent administrative process has made it easier for her to obtain funding; to grow her business
from cigarette to food stall.
5454 55
COMPASSION AT THE HEART OF RELIGION
• B A I T A L-KA MI L
Compassionate Relief
hrough Islam-based initiative, Putera Sampoerna Foundation
provides disaster support for the victims and underprivileged.
It initiates ways to encourage more individuals and organizations to
help those in need and achieve collective growth. These initiatives are
conducted through Bait Al-Kamil (BAK), where zakat, infaq, shadaqah and
humanitarian funds from numerous stakeholders are distributed through
Islamic-based socioeconomic activities.
Apart from disaster relief, BAK provides student assistance to merit
students from underprivileged backgrounds who demonstrate leadership
potential, and instill deep Islamic values while nurturing them with global
perspectives. These students get international standard education
so they grow to become competent leaders with moral integrity and
strong commitment to social justice. This pillar supports the pathway to
development of socially responsible and compassionate leadership.
elalui inisiatif Islami, Putera Sampoera Foundation memberi
bantuan kepada korban bencana alam serta menyantuni para
keluarga prasejahtera. Kami mewadahi para individual dan organisasi
untuk membantu mereka yang membutuhkan sekaligus tumbuh bersama.
Inisiatif-inisiatif kami tersebut dilakukan melalui Bait Al-Kamil (BAK), yakni
zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan dari berbagai pemangku
kepentingan melalui kegiatan-kegiatan sosioekonomi bernapaskan Islam.
Selain bantuan bencana alam, BAK menyediakan dana bantuan pendidikan
bagi para siswa prasejahtera berprestasi dengan potensi kepemimpinan.
Kami menanamkan mereka dengan nilai-nilai Islam yang kuat sekaligus
mendidik mereka untuk menjadi pemimpin berwawasan global. Para siswa
tersebut mendapat pendidikan internasional sehingga mereka dapat
tumbuh menjadi pemimpin kompeten yang bermoral dan bertanggung
jawab. Pilar ini mendukung kepemimpinan yang bertanggung jawab dan
bertenggang rasa.
T M
57
Bait Al-Kamil
BAK IS A LICENSED INDEPENDENT AGENCY THAT COLLECTS, MANAGES AND
DISTRIBUTES ZAKAT, INFAQ AND SHADAQAH FROM ACROSS INDONESIA AND THE WORLD.
BAK ADALAH LEMBAGA INDEPENDEN RESMI YANG MENGUMPULKAN, MENGELOLA,
DAN MENYALURKAN ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DARI SELURUH INDONESIA DAN
PENJURU DUNIA.
hrough our Islam-based initiative Bait Al-Kamil (BAK), Putera
Sampoerna Foundation supports underprivileged children to
gain access to education, and provides disaster relief. BAK is a licensed
independent agency that collects, manages and distributes Islamic
charitable donations like zakat, infaq and shadaqah and social funds from
across Indonesia and the world.
A very important part of BAK’s efforts is to assist youths with limited
economic means to enter international standard schools, where they will
grow to become not only virtuous and compassionate individuals but also
intellectual and professional future leaders. In 2004, several youths were
selected to receive scholarship in Akademi Siswa Bangsa Internasional in
Bogor, West Java.
elalui Bait Al-Kamil (BAK) sebagai inisiatif berbasiskan Islam, Putera
Sampoerna Foundation mendukung anak-anak prasejahtera untuk
mengaksespendidikandanmemberibantuankepadakorbanbencanaalam.
BAK adalah lembaga independen resmi yang mengumpulkan, mengelola,
dan menyalurkan donasi Islami, seperti zakat, infak, dan sedekah serta
dana sosial lainnya dari seluruh Indonesia dan penjuru dunia.
Salah satu bagian penting dari upaya BAK adalah membantu para pemuda
dengan keterbatasan ekonomi untuk mengenyam pendidikan di sekolah
berstandar internasional, di mana mereka tidak hanya akan tumbuh
menjadi individu yang berbudi luhur dan bertenggang rasa tetapi juga para
pemimpin masa depan yang cerdas dan profesional. Pada 2004, beberapa
pemuda terpilih untuk menerima beasiswa Akademi Siswa Bangsa
Internasional, Bogor, Jawa Barat.
T M
5858 59
“I used to be a bookworm, very shy and did not like to talk in public. Now I
feel more confident,” said Ressa, who has the highest score in science in
IGSCE and won the second place in a Deutsch Olympiad.
This helps to explore her passion and what she wants to do in life, she said,
adding she was interested in becoming a mining engineer.
BAK also provides funds on standby to help post-disaster efforts. Following
the severe floods that hit many parts of Jakarta in 2013, it coordinated with
volunteers to detect worst-hit areas that need the most help. In Kresek
District, Tangerang Regency, BAK found that floods disrupted the livelihoods
of many, so it decided to assist in the economic recovery.
Based on locals’ recommendation and our own field survey, we identified
three beneficiaries for this: a group of quail farmers, a group of producers of
furniture made of used materials, and a female hawker with a large number
of dependents.
Our support has helped their business to recover, especially the quail
farmers and the woman who now has her own stall. To further help the
furniture makers, who employ a lot of local youths as we were working to
upgrade its electrical power capacity.
“Saya dulunya seorang kutu buku yang pemalu dan menghindari berbicara
di depan publik. Sekarang saya lebih percaya diri,” aku Ressa, yang meraih
skor tertinggi dalam IGSCE untuk mata pelajaran sains dan juara kedua
dalam olimpiade bahasa Jerman.
Prestasi ini memperkuat hasratnya untuk menjadi insinyur pertambangan.
BAK juga mengalokasikan dana pascabencana. Setelah banjir hebat yang
menenggelamkan Jakarta pada 2013, kami bekerja sama dengan para
relawan untuk mendeteksi wilayah terparah yang membutuhkan bantuan.
Di Kresek, Tangerang, BAK menyadari bahwa banjir telah mengganggu
kegiatan pencaharian hidup banyak orang. Oleh karenanya, kami
memutuskan untuk membantu memulihkan perekonomian mereka.
Berdasarkan rekomendasi penduduk setempat dan studi lapangan, kami
memilih tiga kelompok penerima manfaat, yaitu peternak burung puyuh,
produsen mebel berbahan daur ulang, dan pedagang keliling perempuan
dengan banyak tanggungan.
Bantuan kami turut memulihkan usaha mereka, khususnya para peternak
burung puyuh dan perempuan pemilik warung. Untuk membantu lebih lanjut
para pembuat mebel yang mempekerjakan banyak pemuda setempat, kami
berupaya untuk menaikkan kapasitas listrik mereka.
“TO BECOME A FUTURE LEADER WITH DEEP MORAL FIBER, ASBI FACILITATES ME
WITH EXTENDED ISLAMIC COURSES GIVEN DURING WEEKENDS.” - RESSA
“UNTUK MENJADI PEMIMPIN YANG BERMORAL, ASBI MEMFASILITASI SAYA
DENGAN PELAJARAN AGAMA TAMBAHAN YANG SECARA INTENSIF DIBERIKAN
DI AKHIR PEKAN.” - RESSA
BAK also provided financial assistance to three entrepreneurs in Pamulang,
South Tanggerang, in 2013. Another initiative combined fundraising for the
underprivileged with efforts to promote environmental sustainability. In the
same year, BAK managed the office waste of several companies as part of
the “Cintai Bumi Cintai Sesama” (Loving the Earth Loving the Community)
program. The office wastes were sold to third parties for recycling, and the
proceeds were used to help students continue their schooling through the
Khalifah program.
BAK juga menyediakan bantuan keuangan kepada tiga wirausahawan di
Pamulang, Tangerang Selatan pada 2013. Inisiatif lainnya menggabungkan
penggalangan dana untuk masyarakat prasejahtera dengan kampanye
pelestarian lingkungan. Di tahun yang sama, BAK mengelola limbah kantor
dari beberapa perusahaan sebagai bagian dari program “Cintai Bumi Cintai
Sesama”. Limbah kantor dijual kepada pihak ketiga untuk didaur ulang.
Hasil penjualan tersebut kemudian disalurkan untuk membantu para siswa
melanjutkan pendidikan mereka melalui program Khalifah.
One of the beneficiaries is Ressa Safira, 17, who hails from Balikpapan. She
said the learning method in the school enables her to gain a lot more from
a subject.
“In junior high school, we did a lot memorizing; here, we analyze. So we need
to understand the base concept in order to find out about its application,”
said Ressa, whose favorite subject is chemistry.
She also believes the school’s non-academic activities, including its
programs to raise social awareness by doing community service, help to
build character and to be independent.
Salah satu penerima manfaat Bait Al-Kamil (BAK) adalah Ressa Safira,
17, yang berasal dari Balikpapan. Menurutnya, metode belajar di sini
memungkinkan ia untuk memahami mata pelajaran secara lebih mendalam.
“Di SMP, kami terbiasa menghafal; di sini, kami dibiasakan untuk
menganalisis. Dengan begitu, kami harus memahami konsep dasar terlebih
dahulu sebelum dapat menerapkan pelajaran,” ungkap Ressa, yang
menjadikan kimia sebagai mata pelajaran favoritnya.
Ia juga percaya bahwa ekstrakurikuler sekolah, termasuk program-program
yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial melalui pelayanan
masyarakat membantunya membangun karakter yang kuat dan menjadi
pribadi yang mandiri.
RESSA SAFIRA, RAHMAD YESA SURYA, DEARISMA SEKAR WIDADDARI, MUHAMMAD NASRULLOH, ARYA SATYA RAJANAGARA | These BAK beneficiaries also
learn how to serve their community, among other things, by teaching English to children in the surrounding villages.
6060 61
• G E RA KA N I NDONE SI A BE RKI B A R
• SAVE A T E E N
Partnership
WORKING TOGETHER FOR INDONESIA’S FUTURE
reating a better Indonesia requires a big investment and collective
effort. Putera Sampoerna Foundation partners with government
agencies, corporate donors, NGOs to individuals who lend their efforts
through donation or participation in education, women empowerment,
entrepreneurship and compassionate relief programs. We are equipped
with professional fundraising capabilities through strong Public-Private
Partnership (PPP) both locally and internationally. One of the PPP initiatives
is Gerakan Indonesia Berkibar designed to improve the quality of education
across Indonesia.
Our initiative with our partners in Koperasi Siswa Bangsa made it possible
for us to send graduates of Akademi Siswa Bangsa Internasional to attend
top public and private universities in Indonesia and in the US. Experience in
the field of education has enabled us to build a strong network of schools,
educators, experts and professionals across the country to ensure well-
targeted assistance. The sustainability of these programs motivates us
to strive for constant improvement, while strong commitment to uphold
accountability and transparency is the foundation of our partners’ trust.
enciptakan Indonesia yang lebih baik memerlukan investasi besar
dan dukungan bersama. Putera Sampoerna Foundation bermitra
dengan badan pemerintahan, perusahaan, LSM hingga individu yang
berpartisipasi dalam program pendidikan dan pemberdayaan. Dibekali
dengankemampuanmenggalangdanasecaraprofesionalmelaluikemitraan
pemerintah swasta regional dan internasional, kami menggagas Gerakan
Indonesia Berkibar, yakni inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan
mutu pendidikan di seluruh Indonesia.
Bersama para mitra Koperasi Siswa Bangsa, inisiatif kami berhasil mengirim
paralulusanAkademiSiswaBangsaInternasionaluntukkuliahdiuniversitas
negeri dan swasta terbaik di Indonesia maupun AS. Pengalaman dalam
pendidikan memungkinkan kami untuk membangun kemitraan yang kuat
dengan sekolah, pendidik, pakar, dan profesional di seluruh Indonesia agar
bantuan yang diberikan tepat sasaran. Keberlanjutan program tersebut
mendorong kami untuk terus melakukan peningkatan dan komitmen yang
kuat untuk menjunjung akuntabilitas dan transparansi yang melandasi
kepercayaan para mitra kami.
C M
63
Gerakan Indonesia Berkibar
SINCE NOVEMBER 2013, WE RUN EDUCATION SERVICE QUALITY IMPROVEMENT
PROGRAM DESIGNED TO HELP SCHOOLS ACHIEVE THE 8 NATIONAL STANDARD OF EDUCATION.
SEJAK NOVEMBER 2013, KAMI MENJALANKAN PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS
LAYANAN PENDIDIKAN YANG DIRANCANG UNTUK MEMBANTU SEKOLAH-SEKOLAH
MENCAPAI 8 STANDAR PENDIDIKAN NASIONAL.
UNFURLING EDUCATIONAL OPPORTUNITIES FOR ALL
erakan Indonesia Berkibar (GIB) is a national education movement
aimed at improving the quality of educators and schools by
encouraging the active participation of corporations, state-owned
enterprises (SOEs), the mass media and online communities.
We run Education Service Quality Improvement Program to help schools
achievethe8NationalStandardofEducationthroughtwoapproaches. With
Teacher Professionalism Improvement Program, we assist the teachers to
learn new teaching paradigms, to design different teaching strategies and
to create a sound learning environment. With Education Leadership and
School Management Program, we assist the educators to sharpen their
leadership skills with creativity.
The indicators for the success in the first year, among other things, are
the teachers’ improved capacity in stimulating closer interaction with the
students and curriculum 2013 dissemination to the rest teachers; while the
school principals’ capacity in the implementation of school management
and leadership using effective work plan.
Other than that, the related corporate party organized employee
volunteering day in target schools’ workshops. An unflagging support was
also shown by the local education service office and school supervisors.
erakan Indonesia Berkibar (GIB) adalah gerakan pendidikan
nasional bertujuan meningkatkan mutu para pendidik dan sekolah
di Indonesia dengan mengajak keikutsertaan perusahaan, BUMN, media
massa, dan komunitas daring.
Kami menjalankan Program Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan untuk
membantu sekolah-sekolah mencapai 8 Standar Pendidikan Nasional
melalui dua pendekatan. Program Peningkatan Profesionalisme Guru,
membantu para guru membuat paradigma baru mengajar, merancang
strategi mengajar berbeda, dan menciptakan suasana belajar kondusif.
Sementaraitu,ProgramKepemimpinanPendidikandanManajemenSekolah,
membantu para pendidik mengembangkan dasar-dasar kepemimpinan
mereka melalui kreativitas.
Indikator keberhasilan program tahun pertama, antara lain, para guru
mampu meningkatkan interaksi dengan para siswa dan menyosialisasikan
kurikulum 2013 kepada para guru lain; sementara kepala sekolah mampu
menerapkan manajemen dan kepemimpinan sekolah melalui rencana kerja
yang efektif.
Selain itu, mitra perusahaan terkait mengadakan hari sukarelawan dengan
mengundang para karyawannya menghadiri kegiatan lokakarya di sekolah
target. Dukungan serupa juga ditunjukkan oleh dinas pendidikan dan
pengawas sekolah setempat.
G G
6464
Save a Teen
SAVE A TEEN INVITES EVERYBODY TO PARTICIPATE IN HELPING TEENAGERS TO CONTINUE
THEIR EDUCATION THROUGH ONLINE DONATION AND A VARIETY OF RETAIL PROGRAMS.
SAVE A TEEN MENGAJAK SETIAP ORANG UNTUK MEMBANTU REMAJA MELANJUTKAN
PENDIDIKAN MEREKA MELALUI DONASI DARING DAN BERBAGAI PROGRAM RITEL.
INVESTING IN THE NATION’S FUTURE BY EDUCATING YOUTHS
ave a Teen (SAT) is Putera Sampoerna Foundation’s initiative to invite
individuals’ and corporations’ participation in helping out promising
but underprivileged youths in obtaining education.
Data from the Ministry of Education and Culture shows that only 18 percent
of youth is capable of continuing to higher learning while 50.1 percent of
teachers are still below the bar.
Started in 2009, the fundraising campaign channels financial assistance to
young people who excel academically and show strong characters as part
of our efforts to give them equal opportunities to become future leaders.
Everybody can participate in helping teenagers to continue their education
through online donation, commitment form admissions, as well as a variety
of retail programs from supporting partners. A wide range of partners from
banking, telecommunication, food and entertainment industries have
participated in this program.
In 2013, we supported our corporate partners to “Fun Walk & Fun Run”
event as part of the fundraising activity the “Unite for Education”.
Since its inception in 2010, the program has given scholarship to 1,400
underprivileged children.
ave a Teen (SAT) adalah inisiatif Putera Sampoerna Foundation yang
mengajak para individu dan perusahaan untuk membantu para
pemuda prasejahtera berprestasi dalam memperoleh pendidikan.
Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa hanya
18 persen pemuda yang dapat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan
50,1 persen guru belum memenuhi standar.
Sejak 2009, kampanye penggalangan dana ini menyalurkan dana bantuan
pendidikan kepada pemuda berprestasi dan berkarakter sebagai bagian
dari upaya kami memperluas peluang mereka untuk menjadi pemimpin di
masa depan.
Setiap orang dapat mendukung kampanye ini melalui donasi daring, formulir
komitmen, dan berbagai program ritel dari para mitra pendukung. Para mitra
dari industri perbankan, telekomunikasi, makanan, hingga hiburan telah
berpartisipasi dalam program ini.
Di tahun 2013, kami mendukung para mitra perusahaan kami dalam acara
“Fun Walk & Fun Run” sebagai bagian dari kegiatan penggalangan dana,
“Unite for Education”. Sejak diperkenalkan pada 2010, program ini telah
memberikan beasiswa kepada 1.400 anak prasejahtera.
S S
6666
Retail Donors
Government
• 	 Agasam, PT
• 	 Sumber Alfaria Trijaya
	 (Alfamart), PT
• 	 Api Unggun Bar & Pizza
• 	 Astaguna Wisesa (Morin), PT
• 	 Bandung Discount Card
• 	 Bank ANZ Indonesia, PT
• 	 Bank BNI Syariah
• 	 Bank Bukopin
• 	 Bank Central Asia (BCA), PT
• 	 Bank Danamon
• 	 Bank International Indonesia
• 	 Bank Mandiri
• 	 Bank Mega
• 	 Centro Dept. Store
• 	 Creatigo, PT
• 	 Diginic Asia
• 	 Endorse
• 	 Evoucher.co.id
• 	 Fantasia Utama Nuansa
(Waterbom Jakarta), PT
• 	 Gastro Prisma Group (Glosis), PT
• 	 Global Premiere
• 	 Harry’s Drum Craft
• 	 Holycow Steakhouse by Chef Afit
• 	 Ilham Putra Wicaksana
	 (Katsusei), PT
• 	 Indo Creative Expo
• 	 Kenko Reflexology
• 	 Laser Game Indonesia
• 	 Living Social
• 	 LotteMart
• 	 Mang Lada
• 	 Mirota Batik
• 	 Mitra Adi Perkasa Tbk, PT
• 	 Nanxiang Restaurant
• 	 PermataBank
• 	 Piaggio Indonesia, PT
• 	 Postama Persada
	 (POSTE KITCHEN + BAR), PT
• 	 Prestige Music Lounge
• 	 Pride Clothing
• 	 Radix Guitar
• 	 Red & White Publishing
• 	 RM. Sari Bundo
• 	 Saboga Food Indonesia
	 (SABOGA RAJA TAHU BASO), PT
• 	 Sacca Prima Axisindo
	 (Droids Coffee & Grill), PT
• 	 Sampoerna Land
• 	 Sarana Buana Handara, PT
• 	 Sate Empuk 2
• 	 Smirnoff Ice
• 	 Sugar Amplifications
• 	 Suluban Garment (MACBETH), PT
• 	 Sushiya Primasaji (Sushi Ya), PT
• 	 The Waroeng of Raminten
• 	 TNT Skypak International, PT
• 	 Tokio Kitchen
• 	 TRAC
• 	 Vivere Multi Kreasi
• 	 Wijaya Inti Energi Mandiri
• 	 Wim Cycle
• 	 XL Axiata Tbk, PT
• 	 Kementerian Agama
• 	 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
• 	 Pemerintah Provinsi Bali
• 	 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
• 	 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
• 	 Pemerintah Provinsi Jawa Timur
• 	 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat
• 	 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
• 	 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
• 	 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
• 	 Pemerintah Provinsi Lampung
• 	 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
• 	 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
• 	 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
• 	 Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni
• 	 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat
• 	 Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah
• 	 Pemerintah Kabupaten Empat Lawang
• 	 Pemerintah Kabupaten Lahat
• 	 Pemerintah Kabupaten Lombok Timur
• 	 Pemerintah Kabupaten Muara Enim
• 	 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
• 	 Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir
• 	 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir
• 	 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu
• 	 Pemerintah Kota Malang
• 	 Pemerintah Kota Manado
• 	 Pemerintah Kota Medan
• 	 Pemerintah Kota Prabumulih
List of Contributors
Over US$ 500,000
US$ 50,000 - US$ 100,000
US$ 100,000 - US$ 500,000
Under US$ 50,000
• 	 HM Sampoerna Tbk, PT
• 	 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
• 	 Sampoerna Agro Tbk, PT
• 	 Mobil Cepu Ltd
• 	 ExxonMobil Corporation
• 	 ExxonMobil Oil Indonesia Inc.
• 	 Trakindo Utama, PT
• 	 Inter-Community Welfare Foundation (ASTRO)
• 	 Rio Tinto Indonesia, PT
•	 Caterpillar Indonesia Batam, PT
• 	 Yayasan Allianz Peduli
• 	 Garuda Indonesia (Persero), PT
• 	 PTPN XI
• 	 Pindad (Persero), PT
• 	 BTN
• 	 Profesional Telekomunikasi
	 Indonesia (Protelindo), PT
• 	 Tokio Marine Group
• 	 Telekomunikasi Indonesia CDC
	 GNC, PT
• 	 Pemerintah Kabupaten Bangka
Tengah
• 	 Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT
• 	 Adhi Karya (Persero), PT
• 	 Perum Jamkrindo
• 	 Union Metal, PT
• Pemerintah Kabupaten Lahat
• 	 Pos Indonesia (Persero), PT
• 	 Talisman Energy
• 	 Kaltim Prima Coal
• 	 Bank Permata Tbk, PT
• 	 Standard Chartered Bank
• 	 Kimia Farma
• 	 Tiki Jalur Nugraha Ekakurir,
	 PT (JNE)
• 	 Perusahaan Pengelola Aset
	 (Persero), PT
• 	 Give2Asia
• 	 Santa Fe Indonusa, PT
• 	 Bank Mutiara Tbk, PT
• 	 Telekomunikasi Indonesia
	 CDC Area, PT
• Surya Toto Indonesia Tbk, PT
•	 Bank ANZ Indonesia, PT
•	 Clariant Indonesia, PT
• 	 Djarum Foundation
• 	 BP Berau Ltd.
• 	 Bank CIMB Niaga Tbk, PT
• 	 Angkasa Pura I (Persero), PT
• 	 ConocoPhillips Indonesia
• 	 Cargill Indonesia
• 	 Pelindo IV (Persero), PT
• 	 Indika Energy Tbk, PT
• 	 Pemerintah Kabupaten Bintuni
• 	 Sampoerna Land, PT
• 	 The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC)
• 	 Cigna Insurance
•	 Wilmar Group
6868 69
Primadi H. Serad
PROGRAM DIRECTOR, DJARUM FOUNDATION
jarum Foundation is a consistent manifestation of “Bakti Pada
Negeri” (Devotion to the Nation) for its participation in developing
Indonesia not only in terms of economy but also for the achievements in
sports and academics, environmental sustainability, and cultural heritage
in order to realize a dignified and better quality of life in Indonesia.
Education is an important cornerstone in shaping human resources. To
create a quality future generation, such achievement must be balanced
with emotional intelligence. We believe that quality education forms the
key element in establishing a strong, prosperous and dignified nation.
In cooperation with Putera Sampoerna Foundation which has the same
concern on education, we could expand our reach in the improvement
of education quality through development of teachers’ capacity,
enhancement of school quality, and provision of student assistance for the
accomplishment of our mission which is to promote Indonesia so it fully
transforms into a great nation.
jarum Foundation adalah manifestasi dari program Bakti Pada
Negeri,yaknisebuahupayakeikutsertaannyayangkonsistendalam
membangun negeri. Sehingga Indonesia tidak hanya kuat secara ekonomi
tapi juga unggul dalam bidang olahraga, pendidikan, kelestarian lingkungan
dan kekayaan budaya demi terwujudnya kualitas hidup Indonesia yang
lebih baik dan bermartabat di masa mendatang.
Pendidikan merupakan landasan penting dalam membentuk sumber daya
manusia (SDM) berprestasi. Namun, demi melahirkan generasi penerus
berkualitas, prestasi tersebut harus diimbangi dengan kecerdasan
emosional. Karena kami percaya, pendidikan yang baik adalah bekal dalam
mewujudkan bangsa yang kokoh, sejahtera dan bermartabat. Bekerja
sama dengan Putera Sampoerna Foundation yang juga peduli terhadap
dunia pendidikan, kami dapat memperluas jangkauan untuk meningkatkan
kualitas pendidikan melalui program pengembangan kapasitas tenaga
guru, perbaikan kualitas sekolah serta pemberian bantuan pendidikan
kepada siswa demi mencapai misi kami, yaitu memajukan Indonesia
menjadi negara digdaya yang seutuhnya.
D D
Ardyan Maryantama
HUMAN RESOURCES MANAGER OF IMOD HAULING & EXTRACTION, PT CATERPILLAR BATAM INDONESIA
aterpillar Inc. supports the philanthropic efforts undertaken by
Caterpillar Foundation. Since its establishment in 1952, Caterpillar
Foundation has contributed more than US$ 550 million to aid in the
sustainable advancement across the globe by providing program support
for preservation of the environment, access to education, and fulfillment of
basic human needs.
This year, Caterpillar Foundation assigned PT Caterpillar Indonesia Batam
to carry out CSR activities through its involvement in improving the quality
of education in Indonesia. PT Caterpillar Indonesia Batam cooperated with
Putera Sampoerna Foundation in implementing Training in Professional
Development for Teachers and Principals in Tanjung Uncang, Batam.
PT Caterpillar Indonesia Batam realizes that education quality improvement
in the country is crucial for Indonesians to attain better quality and standard
of living.
aterpillar Inc. mendukung upaya filantropis yang dilakukan oleh
Caterpillar Foundation. Sejak didirikan pada tahun 1952, Caterpillar
Foundation telah memberi kontribusi dengan nilai tidak kurang dari US$
550 juta dalam upayanya menciptakan kemajuan yang berkelanjutan di
seluruh dunia melalui dukungan nyata terhadap penciptaan kelestarian
hidup, perluasan akses pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan dasar
masyarakat.
Tahun ini, Caterpillar Foundation memberikan kepercayaan kepada PT
Caterpillar Indonesia Batam dalam melaksanakan kegiatan CSR dengan
berpartisipasi dalam program peningkatan kualitas pendidikan di
Indonesia. PT Caterpillar Indonesia Batam bekerja sama dengan Putera
Sampoerna Foundation melaksanakan program Pelatihan Pengembangan
Profesionalisme Guru dan Kepala Sekolah di seluruh Tanjung Uncang,
Batam.
PT Caterpillar Indonesia Batam menyadari bahwa peningkatan kualitas
pendidikan di Indonesia sangat diperlukan untuk membantu masyarakat
Indonesia meningkatkan kualitas dan taraf hidup mereka.
C C
Words from Donors
7070 71
Success is the capacity to be of value. We ensure that our endeavor
brings about sustainable impacts to elevate others.
The Victorious Take-off
Having rested inside the cocoon, the blood begins to pump into the wings,
allowing the butterfly to break out, fly and begin its adult life.
but·ter·fly | n. pl. but·ter·flies verb but·ter·flied
Butterfly
4
This is particularly relevant for the students we are supporting and
grooming to become the future leaders of Indonesia. We believe that being
a leader entails a strong sense of compassion and a commitment to give
back to the community.
In Akademi Siswa Bangsa Internasional, students are required to do
community service by teaching underprivileged kids in their communities
regularly. On several occasions, the students also organize bazaars to raise
funds to help victims of natural disasters.
At Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), students are also
encouraged to be active in social causes through a range of activities. For
its Faculty of Education students, this includes championing the cause of
education by encouraging others to teach. In early 2013, the Sampoerna
SchoolofEducation(SSE),whichhassincebecometheFacultyofEducation
at USBI, invited a number of bloggers to talk about the importance of being
educators to affect changes and create a better world.
Those who have benefited from our student assistance can continue
to give back through Koperasi Siswa Bangsa (KSB), a student-owned
cooperative that groups students and alumni members. Aside from their
regular contribution to the cooperative, KSB alumni members conduct
a range of activities, such as visiting an orphanage, to strengthen their
social participation, Last year, KSB signed an agreement with a corporate
kepada masyarakat dengan melibatkan mereka dalam kegiatan positif.
Upaya ini sangat bermanfaat bagi para siswa yang kami bantu dan
kembangkan untuk menjadi calon pemimpin di Indonesia. Kami yakin
bahwa seorang pemimpin harus memiliki simpati dan komitmen untuk
berkontribusi kembali kepada masyarakat.
Di Akademi Siswa Bangsa Internasional, para siswa diwajibkan untuk
melayani masyarakat dengan mengajar anak-anak prasejahtera di
lingkungannya secara rutin. Di kesempatan lain, para siswa juga
menyelenggarakan bazar untuk menggalang dana bagi korban bencana
alam.
Di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), para mahasiswa juga
didorong untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial melalui serangkaian
kegiatan. Khusus mahasiswa Faculty of Education, aktivitas ini mencakup
aksi pendidikan dengan memotivasi orang lain untuk mengajar. Di awal 2013,
Sampoerna School of Education (SSE), yang kemudian berubah menjadi
Faculty of Education USBI, mengundang sejumlah blogger untuk berdiskusi
tentang pentingnya menjadi pendidik dalam membawa perubahan dan
menciptakan dunia yang lebih baik.
Para penerima dana bantuan pendidikan dapat terus berkontribusi kembali
melalui Koperasi Siswa Bangsa (KSB), yakni sebuah koperasi siswa yang
Community Engagement
IT IS EQUALLY IMPORTANT TO US HOW TO INSTILL IN OUR BENEFICIARIES THE VALUE OF
GIVING BACK TO THE COMMUNITY BY ENGAGING THEM IN POSITIVE ACTIVITIES.
HAL YANG TIDAK KALAH PENTINGNYA ADALAH MENDORONG PARA PENERIMA
MANFAAT UNTUK BERKONTRIBUSI KEMBALI KEPADA MASYARAKAT DENGAN
MELIBATKAN MEREKA DALAM KEGIATAN POSITIF.
s a social business institution Putera Sampoerna Foundation (PSF)
works to provide opportunities for the underprivileged to attain
education and/or to empower them with the needed skills and capitals. But
equally important to us is how to instill in our beneficiaries the value of
giving back to the community by engaging them in positive activities.
ebagai institusi bisnis sosial, Putera Sampoerna Foundation (PSF)
berupaya untuk memberi peluang kepada masyarakat prasejahtera
dalam melanjutkan pendidikan dan/atau memberdayakan mereka dengan
keterampilan dan modal yang dibutuhkan. Dan yang tidak kalah pentingnya
adalah mendorong para penerima manfaat untuk berkontribusi kembali
A S
7474 75
partner to improve the quality and access to education for high school and
university students with distinctions in Palembang and Jambi.
PSF School Development Program (PSF-SDO) provides support to schools
across Indonesia through various empowering programs for teachers and
students. In addition, we conducted a parents’ seminar to increase parents’
role in assisting the children’s learning process. We engage our corporate
partners through different activities, such as fun walk to raise fund, so that
many more will be involved in giving back to the community.
Aside from education, we aim to strengthen micro, small to medium
entrepreneurs through MEKAR Entrepreneur Network. To do this we
establish partnership with local cooperative and our corporate partners. To
involve our lenders more, we held a lenders gathering for MEKAR Exchange,
the first-ever online micro-lending platform, on several occasions in 2013.
By giving the entrepreneurs access to capital, we believe they will thrive
and bring positive influence in their respective communities.
Through Sahabat Wanita (SW), Putera Sampoerna Foundation (PSF)
involves women in various communities to empower them with economic
and life skills. Partnering with several prominent clothing brands, SW gave
training to these women in business management and creating handicrafts
using recycled bottles. SW also introduced urban farming via vegetables
and crops planting trials. These women are expected to bring not only
extra income to their family but also a wealth of knowledge on child rearing,
nutrition, finance management, hygiene that would benefit their families
and communities.
Aside from its education and disaster relief programs, our Islam-based
initiative Bait Al-Kamil (BAK) organizes various other programs for specific
purposes. In Ramadan 2013, it held a series of events including fundraising
bazaars at the Sampoerna Strategic Square, fast-breaking events, radio
talk shows on zakat and the handing out of scholarships to 100 orphans.
Recipients of BAK who receive scholarships at Akademi Siswa Bangsa
Internasional also take part in regular community services, giving free
lessons at orphanages, kindergartens or primary schools in the area,
selling used clothes with the profit being used to support community
service programs.
“We have been privileged to study here, giving back to the community is the
least we can do to express our gratitude,” said Dearisma Sekar Widaddari,
16, a BAK scholarship recipient.
mewadahi para siswa dan anggota alumni. Selain iuran, para anggota
alumni KSB berkontribusi dalam kegiatan sosial, seperti berkunjung ke
panti asuhan. Tahun lalu, KSB menandatangani perjanjian dengan mitra
perusahaan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi para
(maha)siswa berprestasi di Palembang dan Jambi.
PSF School Development Program (PSF-SDO) memberi dukungan
kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia melalui berbagai program
pemberdayaan guru dan siswa. Selain itu, kami mengadakan seminar orang
tua untuk meningkatkan peran mereka dalam proses belajar anak. Kami
melibatkan para mitra perusahaan melalui kegiatan yang berbeda, seperti
jalan santai untuk penggalangan dana, dengan begitu lebih banyak pihak
yang melakukan kontribusi kembali kepada masyarakat.
Selain pendidikan, kami berupaya untuk memperkuat usaha mikro, kecil
dan menengah melalui MEKAR Entrepreneur Network. Untuk itu, kami
membangun kemitraan dengan koperasi setempat dan mitra perusahaan
kami. Agar lebih banyak pemberi pinjaman terlibat, kami mengumpulkan
para pemberi pinjaman dalam beberapa acara pada 2013. Dengan memberi
akses kepada para wirausahawan untuk mendapat modal, kami yakin
mereka dapat maju dan membawa pengaruh positif di lingkungan mereka
masing-masing.
Melalui Sahabat Wanita (SW), Putera Sampoerna Foundation
memberdayakan para wanita dari berbagai komunitas melalui keterampilan
ekonomi dan sosial. Bermitra dengan bermacam merek pakaian ternama,
SW memberi mereka pelatihan manajemen bisnis dan kerajinan tangan
berbahan botol daur ulang. SW juga memperkenalkan pertanian kota
melalui uji coba tanam sayuran. Mereka diharapkan tidak hanya akan
memberi penghasilan tambahan kepada keluarga tetapi juga pengetahuan
mengenai pengasuhan anak, gizi, keuangan, dan kebersihan yang dapat
memberi manfaat kepada keluarga dan lingkungan.
Di samping program pendidikan dan bantuan bencana, inisiatif PSF
bernapaskan Islam, Bait Al-Kamil (BAK), menyelanggarakan beragam
program khusus lain. Di bulan Ramadan 2013, BAK mengadakan serangkaian
acara, termasuk bazar amal di Sampoerna Strategic Square, buka puasa
bersama, bincang radio mengenai zakat dan penyerahan beasiswa kepada
100 anak yatim-piatu. Para penerima beasiswa BAK yang saat ini bersekolah
di Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) juga secara rutin terlibat
dalam layanan masyarakat, seperti mengajar di panti asuhan, TK atau SD
di wilayah sekitar, menjual pakaian bebas layak pakai di mana keuntungan
yang didapat disalurkan untuk mendukung program layanan masyarakat
lainnya.
“Kami sangat beruntung bisa bersekolah di sini. Berkontribusi kembali
kepada masyarakat adalah bentuk dari rasa syukur kami,” ujar Dearisma
Sekar Widaddari, 16, selaku penerima beasiswa BAK.
Those who have benefited from our student assistance can continue to give back through Koperasi Siswa Bangsa (KSB). Aside from their
regular contribution to the cooperative, KSB alumni members conduct a range of activities to strengthen their social participation.
7676 77
Social Business
Institution
Enriching Lives
Transformation for
the Nation’s Growth
-	 EXPANDED INTO FOUR PILLARS OF
ENDEAVORS
-	 SAMPOERNA ACADEMY HAILED FIRST
BATCH OF GRADUATES (226 STUDENTS)
-	 SAMPOERNA ACADEMY STARTED
ACCEPTING REGULAR STUDENTS
COMPLETED THE SBEE CONCEPT
THROUGH RELAUNCHING SA INTO ASBI
AND INTEGRATING SSB, SSE AND NEW
PROGRAMS INTO USBI2010 - 2011
2012
rom a philanthrophic organization that provided scholarships
to underprivileged youth to a social business institution with
empowering initiatives, Putera Sampoerna Foundation has evolved to bring
transformative changes to Indonesia.
Every year, we focus on improving our programs and diversifying our
initiatives so that more people can benefit from their impact in a lasting
and significant way. Since PSF was established, we have looked at ways
to spread our reach and to enrich the lives of everyone involved, and in
many ways, this has paid off. Persistence and adaptability we believe are
the keys to our continuous growth.
ari organisasi filantropis yang menyediakan beasiswa kepada
para pemuda prasejahtera menjadi institusi bisnis sosial dengan
berbagai inisiatif, Putera Sampoerna Foundation telah berevolusi untuk
mentransformasi Indonesia.
Setiap tahun, kami berfokus untuk meningkatkan program dan menciptakan
berbagai inisiatif sehingga lebih banyak orang memperoleh manfaat yang
lebih lama dan signifikan. Sejak didirikan, kami berupaya memperluas
area jangkauan kami dan memperkaya hidup setiap orang yang terlibat.
Dan dengan berbagai cara, upaya ini akhirnya terbayarkan. Kami percaya
bahwa kegigihan dan fleksibilitas adalah kunci bagi pertumbuhan yang
berkelanjutan.
F D
Milestones
A Path of Transformation
Establishment
Quality Improvement
Internationalization
BY KEEPING OUR EYES ON THE FUTURE AND CONTINUOUSLY IMPROVING OURSELVES,
WE SET TO BRING MORE IMPACT TO MORE PEOPLE.
2001 - 2003
-	 PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION
WAS INSTITUTED
-	 PARTNERED WITH NATIONAL SCIENCE
OLYMPIAD
-	 LAUNCHED PUTERA SAMPOERNA
FOUNDATION ALUMNI ASSOCIATION
-	 INTRODUCED THE FIRST EVER STUDENT
LOAN PROGRAM IN INDONESIA
-	 RECEIVED ISO CERTIFICATION
-	 ESTABLISHED WORLD-CLASS
EDUCATION INSTITUTIONS
2004 - 2006
2007 - 2009
DENGAN TERUS MELIHAT KE DEPAN DAN MENGEMBANGKAN DIRI, KAMI BERTUJUAN
UNTUK MEMBERI LEBIH BANYAK DAMPAK KEPADA LEBIH BANYAK ORANG.
7878 79
SMP NU Al-Maruf, Kudus, Central Java
SMPN 2 Bae, Kudus, Central Java
SMPN Muhammadiyah 1, Kudus, Central Java
SDN Bakalrejo 1, Demak, Central Java
SDN Bakung 2, Demak, Central Java
SDN Daleman, Demak, Central Java
SDN Gajah 2, Demak, Central Java
SDN Geneng 3, Demak, Central Java
SDN Karangrejo 1, Demak, Central Java
SDN Karangsari 1, Demak, Central Java
SDN Kebonagung 1, Demak, Central Java
SDN Ngaluran 3, Demak, Central Java
SDN Surodadi 1, Demak, Central Java
SMPN 2 Jekulo, Kudus, Central Java
SMPN 2 Jati, Kudus, Central Java
SMPN 2 Kudus, Kudus, Central Java
SMPN 3 Kudus, Kudus, Central Java
SMPN 4 Kudus, Kudus, Central Java
SMPN 5 Kudus, Kudus, Central Java
Universitas Dipenogoro, Semarang, Central Java
Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Yogyakarta
SMAN 1 Jenggawah, Jember, East Java
SMAN 1 Kencong, Jember, East Java
SMAN 1 Pakusari, Jember, East Java
SMAN 1 Tanggul, Jember, East Java
SMAN 1 Jember, Jember, East Java
SMAN 2 Jember, Jember, East Java
SMAN 3 Jember, Jember, East Java
SMAN 4 Jember, Jember, East Java
SMAN 5 Jember, Jember, East Java
SMK Kartini, Jember, East Java
SMK Peri 3 Tanggul, Jember, East Java
SMKN 1 Jember, Jember, East Java
SMKN 1 Semboro, Jember, East Java
SMKN 2 Jember, Jember, East Java
SMKN 3 Jember, Jember, East Java
SMKN 5 Jember, Jember, East Java
Universitas Jember, Jember, East Java
SMAN 1 Lumajang, Lumajang, East Java
SMAN 2 Lumajang, Lumajang, East Java
SMAN 3 Lumajang, Lumajang, East Java
SMAN Jatiroto, Lumajang, East Java
SMAN Klakah, Lumajang, East Java
SMAN Tempeh, Lumajang, East Java
SMAN Yosowilangun, Lumajang, East Java
SMPN 1 Boyongbong, Garut, West Java
SMPN 2 Karangpawitan, Garut, West Java
SDN 05 Petamburan, Central Jakarta, Jakarta
SDN 06 Petamburan, Central Jakarta, Jakarta
SDN 10 Johar Baru, Central Jakarta, Jakarta
SDN 31 Johar Baru, Central Jakarta, Jakarta
SDN Karet Tengsin 13, Central Jakarta, Jakarta
SDN Karet Tengsin 14, Central Jakarta, Jakarta
SDN Karet Tengsin 15, Central Jakarta, Jakarta
SDN Karet Tengsin 16, Central Jakarta, Jakarta
SDS Nurani Insani, Central Jakarta, Jakarta
SDS Muhammadiyah, West Jakarta, Jakarta
MIS Al Wathoniyah Al Hamidiyah, East Jakarta, Jakarta
MIS An Nuriyah, East Jakarta, Jakarta
MIS An Nuuriyah, East Jakarta, Jakarta
MIS Azziyadah, East Jakarta, Jakarta
MIS Dakwah Islamiyah, East Jakarta, Jakarta
MIS Hasanutuddarain, East Jakarta, Jakarta
MIS Mansyaatul Islamiyah, East Jakarta, Jakarta
MIS Muawanatul Ikhwan, East Jakarta, Jakarta
MIS Nurul Falah, East Jakarta, Jakarta
MIS Raudhatul Falah, East Jakarta, Jakarta
MIS Ruhul Ulum, East Jakarta, Jakarta
PAUD Abata, Tangerang, Banten
PAUD Al Islami, Tangerang, Banten
PAUD BKB Delima, Tangerang, Banten
PAUD Harapan Jaya, Tangerang, Banten
SD Damai, Tangerang, Banten
SD Darul Hikam, Tangerang, Banten
SD Nurul Hayat, Tangerang, Banten
SD Santo Fidelis, Tangerang, Banten
SDK Kusuma Bangsa, Tangerang, Banten
SDN Cibodas, Tangerang, Banten
SDN Perumnas 1, Tangerang, Banten
SDN Prapat 1, Tangerang, Banten
SDN Rama 1, Tangerang, Banten
SDN Rama 2, Tangerang, Banten
SDN Uwung Jaya, Tangerang, Banten
MI NU Banat, Kudus, Central Java
MTs Maahid, Kudus, Central Java
MTs Qudsiyyah, Kudus, Central Java
SDIT Al Islam, Kudus, Central Java
SDN Jatikulon, Kudus, Central Java
SDS Masehi, Kudus, Central Java
SMP Keluarga, Kudus, Central Java
Footprints Across Indonesia
Sumatera
SDN Menunasah Ara, Meulaboh, NAD
SDN 05 Sekupang, Batam, Riau Island
SMAN 05 Batam, Batam, Riau Island
SMAN 17 Batam, Batam, Riau Island
MAN Batam, Batam, Riau Island
SMK Hang Nadim, Batam, Riau Island
SMKN 05 Batam, Batam, Riau Island
SMK Teladan, Batam, Riau Island
SMK Tunas Baru, Batam, Riau Island
SDN 39 Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau
SDN 65 Pekanbaru, Pekanbaru, Riau
SDN 8 Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau
SDN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung
SMPN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung
SMPN 1 Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Bangka Belitung
SMAN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung
SMAN 1 Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Bangka Belitung
SDN Tongkang, Ogan Komering Ilir, South Sumatera
SDN 1 Gajah Mati, Ogan Komering Ilir, South Sumatera
SDN 1 Sungai Ceper, Ogan Komering Ilir, South Sumatera
SDN 2 Balian, Ogan Komering Ilir, South Sumatera
SDN 2 Sungai Ceper, Ogan Komering Ilir, South Sumatera
SDN 33 Banyuasin I, Palembang, South Sumatera
SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), Palembang, South Sumatera
Universitas Sriwijaya, Palembang, South Sumatera
Java
SD Muhammadiyah, Bandung, West Java
SDN Andir Kidul, Bandung, West Java
SDN Babakan Priangan 3, Bandung, West Java
SDN Babakan Sentul, Bandung, West Java
SDN BKK Sentral 3, Bandung, West Java
SDN Buahbatu 7, Bandung, West Java
SDN Kacapiring, Bandung, West Java
SDN Kebon Gedong 10, Bandung, West Java
SDN Kiaracondong 3, Bandung, West Java
SDN Kiaracondong 5, Bandung, West Java
SDN Margahayu Raya, Bandung, West Java
SDN Pasir Impun, Bandung, West Java
SDN Pindad 2, Bandung, West Java
SDN Pindad 3, Bandung, West Java
SDN Rancaloa, Bandung, West Java
SDN Rancasawo, Bandung, West Java
SDN Sukalaksana, Bandung, West Java
SDN Sukapura 1, Bandung, West Java
SDN Sukapura 3, Bandung, West Java
SDN Ujungberung, Bandung, West Java
SDN Waijan, Bandung, West Java
Sekolah Kami, Bekasi, West Java
SMPN 3 Citeureup, Bogor, West Java
Akademi Siswa Bangsa Internasional, Bogor, West Java
SMP Muhammadiyah Karangpawitan, Garut, West Java
SMP Persada Bayongbong, Garut, West Java
8080 81
Kalimantan
SDN 19 Pontianak, Pontianak, West Kalimantan
SDN 05 Pontianak Selatan, Pontianak, West Kalimantan
SDN 27 Pontianak Tenggara, Pontianak, West Kalimantan
SDN 37 Pontianak Tenggara, Pontianak, West Kalimantan
SDN 01 Sungai Kapitan, Pangkalan Bun, Central Kalimantan
SDN 16 Karang Joang, Balikpapan, East Kalimantan
SDN 27 Samarinda, Samarinda, East Kalimantan
SDN 04 Pelambuan, Banjarmasin, South Kalimantan
Sulawesi
SDN 11 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 39 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 43 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 78 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 79 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 95 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 108 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN 109 Manado, Manado, North Sulawesi
SDN Inpres Ujuna, Palu, Central Sulawesi
SDN 07 Baruga, Kendari, South East Sulawesi
Bali and Nusa Tenggara
SDN Inpres Nunbaun, Dhela, East Nusa Tenggara
SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy), Singaraja, Bali
Maluku and Papua
SDN 2 Rumah Tiga, Ambon, Maluku
SDN Inpres Polder, Merauke, Papua
SD YPK Onar, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua
SD YPK Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua
SMP Sumuri Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua
SMP YPPK Saengga, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua
SMAN 1 Dringu, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Gading, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Gending, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Kraksaan, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Paiton, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Tongas, Probolinggo, East Java
SMAN 2 Kraksaan, Probolinggo, East Java
SMAN 1 Probolinggo, Probolinggo, East Java
SMAN 3 Probolinggo, Probolinggo, East Java
SMAN 4 Probolinggo, Probolinggo, East Java
SMKN 1 Kraksaan, Probolinggo, East Java
SMKN 2 Kraksaan, Probolinggo, East Java
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, East Java
Java
SMKN 1 Lumajang, Lumajang, East Java
SMKN 1 Tekung, Lumajang, East Java
SMKN Klakah, Lumajang, East Java
SMKN Pasirian, Lumajang, East Java
SMKN Senduro, Lumajang, East Java
SMKN Tempursari, Lumajang, East Java
SDN 01 Sumbermanjing Kulon, Malang, East Java
SMP 1 YPK, Malang, East Java
SMP 2 YPK, Malang, East Java
SMP 4 YPK, Malang, East Java
SMA 2 YPK, Malang, East Java
Universitas Brawijaya, Malang, East Java
SMA Bustanul Mubtadiin, Pamekasan, East Java
SMA Hid. Najah, Pamekasan, East Java
SMA Muhammadiyah, Pamekasan, East Java
SMA Nurul Ulum, Pamekasan, East Java
SMA Wachid Hasyim, Pamekasan, East Java
SMA 1 Pademawu, Pamekasan, East Java
SMAN 1 Galis, Pamekasan, East Java
SMAN 1 Pakong, Pamekasan, East Java
SMAN 1 Waru, Pamekasan, East Java
SMAN 1 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMAN 2 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMAN 3 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMAN 4 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMAN 5 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMK Al-Anwar, Pamekasan, East Java
SMK Al-Hikam, Pamekasan, East Java
SMK Al-Karomah, Pamekasan, East Java
SMK Al-Miftah, Pamekasan, East Java
SMK Al-Mujtama, Pamekasan, East Java
SMK Al-Mujtami, Pamekasan, East Java
SMK Al-Mukhlisin, Pamekasan, East Java
SMK Assalafiyah, Pamekasan, East Java
SMK Manbaul Ulum, Pamekasan, East Java
SMK Miftahul Qulub, Pamekasan, East Java
SMK Polaban, Pamekasan, East Java
SMKN 1 Pakong, Pamekasan, East Java
SMKN 1 Pasean, Pamekasan, East Java
SMKN 1 Proppo, Pamekasan, East Java
SMKN 1 Tlanakan, Pamekasan, East Java
SMKN 1 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMKN 2 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMKN 3 Pamekasan, Pamekasan, East Java
SMKN Al-Islamiyah, Pamekasan, East Java
SMPN 1 Pandaan, Pasuruan, East Java
SMPN 1 Gempol, Pasuruan, East Java
SMPN 2 Gempol, Pasuruan, East Java
Footprints Across Indonesia
8282 83
North and South America
Asia
Oceania
Europe
Lester B. Pearson College of the Pacific, United World College Curtin University of Technology
Macquarie Graduate School of Management
Melbourne Business School, University of Melbourne
The Australian National University
University of New South Wales
Massey University
The University of Auckland
Victoria University of Wellington
EMLYON Business School
HEC School of Management
INSEAD
London Business School
Manchester Business School
United World College of the Atlantic, Wales
United World College of the Adriatic
Red Cross Nordic United World College
United World College Costa Rica, Republic of Costa Rica
Li Po Chun United World College of Hong Kong
NUS Business School
United World College of South East Asia
Anderson School of Management, University of California, Los Angeles
Armand Hammer United World College of the American West
California Polytechnic State University
Columbia Business School, Columbia University
Fisher College of Business, the Ohio State University
Haas School of Business, University of California Berkeley
Harvard Business School, Harvard University
Kelley School of Business, Indiana University
Kellogg School of Management, Northwestern University
Krannert School of Management, Purdue University
Lone Star College System
Mays Business School, Texas A&M University
McCombs School of Business, University of Texas at Austin
MIT Sloan School of Management
School of International and Public Affairs (SIPA), Columbia University
Stanford University
Stephen M. Ross School of Business, University of Michigan
Texas Tech University
The Fuqua School of Business, Duke University
The Johns Hopkins University
The Kenan-Flagler Business School, University of North Carolina at Chapel Hill
The Wharton School of the University of Pennsylvania
University of Kansas
University of Kentucky
University of Minnesota
University of Missouri
University of Hawaii at Manoa
West Virginia University
CANADA AUSTRALIA
NEW ZEALAND
FRANCE
UNITED KINGDOM
ITALY
NORWAY
USA
COSTA RICA
HONG KONG
SINGAPORE
Traces Around the World
8484 85
Message from
the Management
s a social business, we must steadily evolve to ensure the impact and sustainability of our programs.
We must be creative in seeking support – running the foundation with business spirit that can kindle
our missions.
Education still forms the basis of our operation. With the right effort, a long-term commitment, and the much-
needed support, progress in quality education improvement is attainable. We are happy to see that many of
these initiatives have been a success, thanks to our collaboration with the community and the private sector.
Through partnerships, we were able to make a difference in empowering communities and individuals. Our
experience and resources enable us to design programs that are not only effective but also sustainable, so
that the contribution of corporations and individuals can go a long way.
We believe that education is not the sole responsibility of the government but all of us, and there is no better
time to collaborate than today. We hope you will join us in the action to bring better outcomes for the future.
ebagai institusi bisnis sosial, kami harus terus berkembang untuk
memastikan dampak dan keberlanjutan program kami. Kami harus
kreatif dalam mencari dukungan, yakni menjalankan yayasan ini dengan
semangat bisnis yang dapat terus menghidupkan misi kami.
Pendidikan masih mendasari aspek bisnis kami. Dengan upaya yang tepat,
komitmen jangka panjang, dan dukungan yang diperlukan, peningkatan
mutu pendidikan pasti dapat dicapai. Berkat kerja sama dengan masyarakat
dan pihak swasta, kami senang dengan banyaknya inisiatif kami yang
berjalan sukses.
Melalui kemitraan, kami dapat membuat perubahan dalam pemberdayaan
masyarakat dan individu. Pengalaman dan sumber daya yang kami miliki
memungkinkan kami untuk merancang program yang tidak hanya efektif
namun juga berkelanjutan, sehingga kontribusi perusahaan dan individu
dapat berdampak panjang.
Kami yakin bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah
melainkan kita semua, dan tidak ada waktu yang tepat untuk bekerja sama
selain hari ini. Kami harap Anda dapat bergabung bersama kami untuk
menyongsong masa depan yang lebih baik.
Nenny Soemawinata
MANAGING DIRECTOR
A
EMPOWERING MORE COMMUNITIES THROUGH EVOLVED EDUCATION SUPPORT
S
87
Katie Sampoerna
Wife of Putera Sampoerna, she has been involved in charities and family philanthropic activities throughout Southeast Asia for more than 25 years. Katie
Sampoerna has been responsible for numerous corporate design initiatives for the Sampoerna family businesses, as well as for the Putera Sampoerna
Foundation. She directed the establishment of the Sampoerna Museum in Surabaya.
Istri Putera Sampoerna yang terlibat dalam kegiatan amal maupun filantropi
keluarga di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari 25 tahun. Ibu Katie
bertanggung jawab untuk berbagai program terkait desain perusahaan
untuk serangkaian usaha keluarga Sampoerna, termasuk untuk Putera
Sampoerna Foundation. Ia memimpin terbentuknya Museum Sampoerna di
Surabaya.
Putera Sampoerna
CHAIRMAN
Putera Sampoerna was the president commissioner of PT HM Sampoerna Tbk and a number of its subsidiaries. He studied at the University of Houston and has
always had a passion for education. He founded the Putera Sampoerna Foundation in 2001 and has been involved in philanthropic work throughout Southeast
Asia for over 25 years. He founded and currently directs the Sampoerna Strategic Group which has a global portfolio of diversified businesses.
Putera Sampoerna adalah mantan presiden komisaris PT HM Sampoerna
Tbk dan sejumlah anak perusahaannya. Ia menuntut ilmu di University
of Houston dan telah lama memiliki hasrat di bidang pendidikan. Ia
mendirikan Putera Sampoerna Foundation pada 2001, dan terlibat dalam
pekerjaan filantropi di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari 25 tahun.
Ia mendirikan, dan saat ini memimpin Sampoerna Strategic Group, yang
memiliki portofolio berisi diversifikasi bisnis global.
Board of Patrons
8888 89
Jonathan Sampoerna is the eldest son of Putera Sampoerna. He received a degree in finance from Texas A&M University, and later worked in Hong Kong under
the guidance of Dr. Marc Faber, an internationally renowned investment strategist. He has directed the business development arm of the Sampoerna family
trading companies.
Jonathan Sampoerna adalah anak tertua Putera Sampoerna. Ia meraih gelar
di bidang keuangan dari Texas A&M University, kemudian bekerja di Hong
Kong di bawah bimbingan Dr. Marc Faber, seorang ahli strategi investasi
internasional ternama. Ia memimpin bagian pengembangan bisnis dari
perusahaan perdagangan keluarga Sampoerna.
Jonathan Bradford Sampoerna
Board of Patrons
The youngest son of Putera Sampoerna, Michael Sampoerna was the president director of PT HM Sampoerna Tbk and president commissioner of a number of
its subsidiaries. He studied at the London School of Economics and is currently the Sampoerna Strategic Group’s chief of operations.
Putra bungsu Putera Sampoerna, Michael Sampoerna adalah mantan
presiden direktur PT HM Sampoerna Tbk dan presiden komisaris dari
sejumlah anak perusahaannya. Ia menuntut ilmu di London School of
Economics, dan saat ini menjabat sebagai chief of operations, Sampoerna
Strategic Group.
Michael Sampoerna
9090 91
Formerly the group’s chief operating officer and a director for PT HM Sampoerna Tbk, Edward Frankel has worked for Sampoerna companies for over 25 years.
He received a Bachelor’s degree from the University of California, Berkeley, and a Master’s degree in administration from the University of Portland.
Mantan chief operating officer dan direktur PT HM Sampoerna Tbk, Edward
Frankel, bekerja di Sampoerna selama lebih dari 25 tahun. Ia meraih
gelar sarjana dari University of California, Berkeley, dan master di bidang
administrasi dari University of Portland.
Edward Frankel
Youngest daughter of Putera Sampoerna, Farah Sampoerna studied in Asia and the United States, with a degree in fashion design and merchandising at the
Fashion Institute of Technology in New York City. After initially working with a fashion house in New York, she has taken a sabbatical to raise her sons.
Putri bungsu Putera Sampoerna, Farah Sampoerna, menuntut ilmu di
Asia dan Amerika Serikat, dengan gelar di bidang rancangan busana dan
merchandising di Fashion Institute of Technology, New York City. Setelah
bekerja di rumah mode di New York, ia mengambil cuti panjang untuk
membesarkan putranya.
Board of Patrons
Farah Khristina Sampoerna
9292 93
Formerly director and chief financial officer of PT Hanjaya Mandala
Sampoerna, Eka Dharmajanto Kasih has spent over 25 years in financial
control. He earned a Bachelor’s degree from the University of Indonesia
where he is an economics lecturer. He is an independent commissioner of
PT HM Sampoerna Tbk, an executive at the Sampoerna Strategic Group and
president director of PT Sampoerna Agro Tbk.
Mantan Direktur dan chief financial officer PT Hanjaya Mandala Sampoerna,
Eka Dharmajanto Kasih menghabiskan lebih dari 25 tahun dibagian kontrol
keuangan. Ia memperoleh gelar sarjana dari Universitas Indonesia, di mana
ia mengajar sebagai dosen ekonomi. Ia adalah komisaris independen PT
HM Sampoerna Tbk, eksekutif di Sampoerna Strategic Group, dan presiden
direktur PT Sampoerna Agro Tbk.
Bambang Sulistyo is a commissioner of PT Sampoerna Telekomunikasi
Indonesia. He served as commissioner of PT Sungai Rangit, as well as
the Indonesian head of production and country head of Myanmar for PT
HM Sampoerna Tbk. He earned a degree in chemical engineering from the
University of Dortmund in Germany.
Bambang Sulistyo adalah komisaris PT Sampoerna Telekomunikasi
Indonesia. Ia menjabat sebagai komisaris PT Sungai Rangit, serta kepala
produksi di Indonesia dan pemimpin PT HM Sampoerna Tbk di Myanmar.
Ia meraih gelar sarjana di bidang teknik kimia dari University of Dortmund,
Jerman.
Eka Dharmajanto Kasih Bambang Sulistyo
Board of Supervisors
The eldest daughter of Putera Sampoerna, Michelle Sampoerna was the communications manager at PT HM Sampoerna Tbk and the director of Sampoerna
Jones Designs. She received her Bachelor’s degree in mass communication from St. Mary’s College in California. She worked closely with her father during the
preliminary research and planning stages of the Putera Sampoerna Foundation and has led the Foundation since its inception.
Putri sulung Putera Sampoerna, Michelle Sampoerna adalah mantan
manajer komunikasi di PT HM Sampoerna Tbk dan direktur di Sampoerna
Jones Design. Ia meraih gelar sarjana dalam komunikasi massa dari St.
Mary’s College di California. Bersama ayahnya, ia melakukan penelitian
tahap awal dan perencanaan pendirian Putera Sampoerna Foundation, dan
telah memimpinnya sejak awal.
Jacqueline Michelle Sampoerna
CHAIRPERSON
9494 95
A presidium representative of the Putera
Sampoerna Foundation Alumni Association
(PSFAA) from 2008 to 2010, Eliezer Kaeng
graduated cum laude from Institut Teknologi
Bandung with a degree in computer science.
He received a scholarship from the Putera
Sampoerna Foundation in 2005 to study for
two years at the London Business School,
University of London.
Kemal Stamboel is the chairman of World
Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia and
founding member of the Indonesian Society for
Transparency (MTI). He serves as independent
commissioner at PT Holcim Indonesia Tbk, PT
Titan Kimia Nusantara Tbk, PT Krakatau Steel
Tbk and PT Merpati Nusantara Airlines. He
received a Master’s of Science in Business
Management from the Management Institute of
Arthur D. Little in Boston, the United States.
Dr. Robert Bong has 35 years of experience
in corporate leadership. He is currently the
vice chancellor and chief executive of UCSI
University in Malaysia. He also serves as the
entrepreneur-in-residence of the INSEAD
business school in France and the Institute
of Innovation and Entrepreneurship of the
Singapore Management University.
Seorang wakil presidium dari Putera Sampoerna
Foundation Alumni Association (PSFAA) dari
2008 hingga 2010, Eliezer Kaeng, meraih gelar
sarjana cum laude di bidang ilmu komputer
dari Institut Teknologi Bandung. Pada 2005,
ia menerima beasiswa Putera Sampoerna
Foundation untuk belajar selama dua tahun di
London Business School, University of London.
Kemal Stamboel adalah ketua World Wide Fund
for Nature (WWF) Indonesia dan anggota pendiri
Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). Ia
menjabat sebagai komisaris independen di PT
Holcim Indonesia Tbk, PT Titan Kimia Nusantara
Tbk, PT Krakatau Steel Tbk dan PT Merpati
Nusantara Airlines. Ia meraih master dalam
manajemen bisnis dari Management Institute
of Arthur D. Little di Boston, Amerika Serikat.
Dr. Robert Bong berpengalaman 35 tahun
dalam memimpin perusahaan. Kini ia menjabat
sebagai wakil rektor dan kepala eksekutif UCSI
University, Malaysia. Beliau juga menjabat
sebagai wirausahawan kampus di sekolah
bisnis INSEAD, Perancis, dan Institute of
Innovation and Entrepreneurship, Singapore
Management University.
Eliezer Marthenny Kaeng Kemal A. Stamboel Robert Bong
Board of Supervisors
Arief Taruna Karya Surowidjojo
Arief Surowidjojo is a founding partner of Lubis
Ganie Surowidjojo law firm, senior lecturer in the
Faculty of Law of the University of Indonesia,
and one of the founders and former chairman
of the Supervisory Board for Transparency
International Indonesia. He received his
Bachelor’s degree in law from the University
of Indonesia and Master’s in Law from the
University of Washington, the United States.
Arief Surowidjojo adalah mitra pendiri firma
hukum Lubis Ganie Surowidjojo, dosen senior
di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dan
salah satu pendiri dan mantan ketua dewan
pengawas untuk Transparency International
Indonesia. Ia meraih gelar sarjana di bidang
hukum dari Universitas Indonesia dan master
di bidang hukum dari University of Washington,
Amerika Serikat.
Niken Rachmad joined PT HM Sampoerna Tbk in
1998asheadofcorporatecommunications,and
was subsequently appointed communications
director in 2006. In 2009, she served as
corporate affairs advisor, and was named
commissioner in January 2011. She earned a
Bachelor’s degree from the Universitas Gadjah
Mada in 1972.
Yos Ginting began his career as manager for
strategic alliances at PT Indah Kiat Pulp and
Paper, and was then appointed to the position
of vice president for trade alliances based in
Singapore. He joined PT HM Sampoerna Tbk
in April 2002. He earned his doctorate degree
in theoretical chemistry at the University of
Tasmania in Australia.
Niken Rachmad bergabung dengan PT HM
Sampoerna Tbk pada 1998 sebagai head
of corporate communications, kemudian
menjabat sebagai direktur komunikasi pada
2006. Di tahun 2009, ia menjadi corporate
affairs advisor, dan komisaris sejak Januari
2011. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas
Gadjah Mada pada 1972.
Yos Ginting memulai karirnya sebagai manajer
untuk strategic alliances di PT Indah Kiat Pulp
and Paper, kemudian ditunjuk sebagai vice
president untuk aliansi perdagangan berbasis
di Singapura. Ia bergabung dengan PT HM
Sampoerna Tbk pada bulan April 2002. Ia meraih
gelar doktor dalam teori kimia di University of
Tasmania, Australia.
Niken Rachmad Yos Adiguna Ginting
9696 97
SENIOR DIRECTOR/ FOUNDATION SECRETARY
Elan Merdy
Formerly manager of the Business and Financial
Consulting Division at Arthur Andersen Business
Consulting, Elan Merdy received his Bachelor’s
degree from the Philippine School of Business
Administration and his Master’s degree from De
La Salle University in the Philippines
Mantan business and financial consulting
manager di Arthur Andersen Business
Consulting, Elan Merdy meraih gelar sarjananya
dari Philippine School of Business Administration
dan gelar master dari De La Salle University di
Filipina.
Ari Kunwidodo earned his Bachelor’s degree
in computational mathematics at the Institut
Teknologi Bandung. He served as director of
the OEM division of PT Microsoft Indonesia
and was the managing director of PT Astrindo
Senayasa before joining the Putera Sampoerna
Foundation.
Ari Kunwidodo meraih gelar sarjana matematika
komputasi di Institut Teknologi Bandung.
Ia menjabat sebagai direktur divisi OEM PT
Microsoft Indonesia dan adalah mantan
direktur pengelola PT Astrindo Senayasa,
sebelum bergabung dengan Putera Sampoerna
Foundation.
Sylvia M. Siregar was the finance director of
PT Oracle Indonesia, before joining Putera
Sampoerna Foundation in 2011. She has over
20 years of experience in finance, accounting,
auditing and taxation from Ernst & Young and
Accenture. She earned her post-graduate degrees
fromMonashUniversityinAustraliaandIndonesian
Institute for Management Development.
Sylvia M. Siregar menjabat sebagai direktur
keuangan PT Oracle Indonesia sebelum
bergabung dengan Putera Sampoerna
Foundation pada 2011. Ia berpengalaman lebih
dari 20 tahun dalam keuangan, audit, akuntansi,
danperpajakandariErnst&YoungdanAccenture.
Ia meraih gelar pascasarjana dari Monash
University, Australia dan Indonesian Institute for
Management Development.
SALES DIRECTOR/
FOUNDATION GENERAL SECRETARY
Ari Kunwidodo
CHIEF FINANCIAL OFFICER
Sylvia M. Siregar
FROM LEFT TO RIGHT: ELAN MERDY, NENNY SOEMAWINATA, ARI KUNWIDODO, SYLVIA SIREGAR
Board of Executives
Nenny Soemawinata
MANAGING DIRECTOR
Nenny Soemawinata was the president director of leading advertising agency Indo-Ad/Ogilvy & Mather, before heading a number of TV stations such as ANTV,
RCTI and O Channel. She is both a qualified trainer and a top professional in the field of marketing, sales and communications. She holds a degree in computer
programming from the Auckland Technical Institute in New Zealand.
Nenny Soemawinata adalah mantan presiden direktur perusahaan
periklanan terkemuka, Indo-Ad/Ogilvy & Mather, sebelum memimpin
sejumlah stasiun TV seperti ANTV, RCTI dan O Channel. Ia seorang pelatih
berkualitas dan profesional terdepan di bidang pemasaran, penjualan dan
komunikasi. Ia meraih gelar sarjana di bidang computer programming dari
Auckland Technical Institute, Selandia Baru.
9898 99
FROM LEFT TO RIGHT: CHARLES NAGY, ALBERTINA DWITA, AMAN WIRAKARTAKUSUMAH, DOSEBA SINAY
Sakto Wibisono
INFORMATION TECHNOLOGY DIRECTOR
Sakto Wibisono has over 20 years of experience in IT-related industry.
He graduated with a computer science degree from Hogere Technische
School Eindhoven in the Netherlands, and obtained a Master’s degree in
Knowledge Engineering from Center for Knowledge, Technology (now CIBIT),
also in the Netherlands, in cooperation with the Middlesex University in
London, England.
Sakto Wibisono memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri
teknologi informasi terkait. Ia lulus dengan gelar sarjana ilmu komputer
dari Hogere Technische School Eindhoven, Belanda, dan memperoleh
gelar master di bidang Teknik Pengetahuan dari Center for Knowledge,
Technology (kini CIBIT), juga di Belanda, berkolaborasi dengan Middlesex
University di London, Inggris.
Budiman Julius Wikarsa
BUSINESS DEVELOPMENT DIRECTOR
Budiman Wikarsa served as the managing director for Indonesia’s office of
global non-profit micro-financing organization Grameen Foundation, and an
associate for global management consulting firms McKinsey & Company,
Inc. and A.T. Kearney in Indonesia. He has a Master’s degree in business
administration from Northwestern University, and an undergraduate degree
in Science in industrial engineering from Purdue University, both in the
United States.
BudimanWikarsamenjabatsebagaidirekturpengelolaGrameenFoundation,
suatu organisasi nirlaba dunia di bidang kredit mikro, dan rekan dari
perusahaan konsultasi manajemen global, McKinsey & Company, Inc. dan
A.T. Kearney di Indonesia. Ia memiliki gelar master di bidang administrasi
bisnis dari Northwestern University, dan gelar sarjana di bidang teknik
industri dari Purdue University, keduanya di Amerika Serikat.
FROM LEFT TO RIGHT: SESKIA AGIL BALFAS, BEN SUADI, SAKTO WIBISONO, BUDIMAN JULIUS WIKARSA, DARYL FORDE
Board of Operational Executives
Seskia Agil Balfas
HUMAN RESOURCES AND GENERAL AFFAIRS DIRECTOR
Before joining Putera Sampoerna Foundation, Seskia Balfas was the deputy
head of human resources at Bank DBS Indonesia where she worked for six
years. She graduated from Trisakti University in Jakarta with a degree in Civil
Engineering, and has had various training sessions in human resources
and leadership.
Sebelum bergabung dengan Putera Sampoerna Foundation, Seskia Balfas
adalah deputy head of human resources di Bank DBS Indonesia di mana
ia bekerja selama enam tahun. Ia lulus dari Universitas Trisakti di Jakarta
dengan gelar sarjana di bidang Teknik Sipil, dan memiliki berbagai pelatihan
sumber daya manusia dan kepemimpinan.
Ben Suadi
PSF SCHOOL DEVELOPMENT OUTREACH AND SAHABAT WANITA DIRECTOR
Ben Suadi is immensely experienced in business planning and strategy and
its implementations. He worked as a business consultant for Booz Allen
Hamilton, Inc., Accenture plc, Hay Group, Inc. and Nokia Siemens Networks.
He headed corporate planning and strategy at PT Excelcomindo Pratama.
Ben won Fulbright and received his MBA from Kenan-Flagler Business
School, University of North Carolina at Chapel Hill. He gained accounting
degree from Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta in 1992.
Ben Suadi sangat berpengalaman dalam perencanaan, strategi, dan
pelaksanaan bisnis. Ia pernah bekerja sebagai konsultan bisnis di Booz Allen
Hamilton, Inc., Accenture plc, Hay Group, Inc., dan Nokia Siemens Networks.
Ia memimpin corporate planning and strategy di PT Excelcomindo Pratama.
Ia meraih beasiswa Fulbright dan gelar MBA dari Kenan-Flagler Business
School, University of North Carolina, Chapel Hill. Ia meraih gelar akuntansi
dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 1992.
100100 101
Doseba T. Sinay
M. Aman Wirakartakusumah
RECTOR OF UNIVERSITAS SISWA BANGSA INTERNASIONAL
MEKAR ENTREPRENEURSHIP NETWORK BUSINESS DIRECTOR
Doseba Sinay was formerly an executive director at Ernst & Young Advisory.
He has years of diverse professional experiences with multinational
companies, private and public sectors. He was the business evaluator in a
series of Ernst & Young Entrepreneur of The Year program, mainly in Social
Entrepreneurship category. Prior to that, he was the business owner of a
financial advisory company, after years of service with Arthur Andersen
Business Consulting and PriceWaterhouse Consulting. He holds a bachelor
of economics degree from University of Krisnadwipayana and earned his
MBA from Leicester Business School at De Monfort University, England.
Prof. Dr. M. Aman Wirakartakusumah is the rector of Universitas Siswa
Bangsa Internasional, Professor Emeritus at Department of Food Science
and Technology, and Senior Scientist at South East Asia Food Agriculture
Science and Technology, at Institut Pertanian Bogor (IPB), where he was the
rector in 1998 to 2002. He was Indonesia’s ambassador to UNESCO and the
scientific director for the International Life Sciences Institute, South East
Asia region since 1996. He is also the chairman of education committee of
the International Union of Food Science and Technology since 2011. In 2011
to 2013 he chaired the Indonesia Board of National Education Standard, and
is currently the chairman of committee on education at council of higher
education, the Ministry of Education and Culture. He has an engineering
degree from IPB, and a master’s and Ph.D. in food science and minor in
chemical engineering from the University of Wisconsin-Madison, USA.
Doseba Sinay sebelumnya menjabat sebagai executive director di Ernst
& Young Advisory. Ia memiliki berbagai pengalaman profesional dengan
perusahaan multinasional, swasta, dan publik. Ia adalah seorang evaluator
bisnis dalam rangkaian program Ernst & Young Enterpreneur of the Year
khususnya di kategori Kewirausahaan Sosial. Sebelumnya, ia juga memiliki
bisnis konsultasi keuangan setelah beberapa tahun bekerja dengan
Arthur Andersen Business Consulting dan PriceWaterhouse Consulting. Ia
menyandang gelar sarjana ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana dan
meraih gelar MBA dari Leicester Business School di De Monfort University,
Inggris.
Prof. Dr. M. Aman Wirakartakusumah adalah rektor Universitas Siswa
Bangsa Internasional, Profesor Emeritus di Departemen Ilmu dan Teknologi
Pangan, dan Ilmuwan Senior di South East Asia Food Agriculture Science
and Technology, Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia menjabat sebagai
rektor periode 1998 hingga 2002. Ia adalah duta besar Indonesia untuk
UNESCO pada tahun 2004-2008 dan scientific director di International Life
Sciences Institute untuk wilayah Asia Tenggara dari tahun 1996. Ia juga
menjadi ketua komite pendidikan di International Union of Food Science and
Technology dari tahun 2011. Sejak 2011 hingga 2013, ia mengetuai Badan
Standar Nasional Pendidikan Indonesia, dan kini menjabat sebagai ketua
majelis pendidikan dewan pendidikan tinggi di Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Ia memiliki gelar insinyur dari IPB, M.Sc. dan Ph.D. dalam food
science dan pengutamaan dalam teknik kimia dari University of Wisconsin-
Madison, AS.
Board of Operational Executives
Daryl Forde
Charles Nagy
Albertina Dwita Harliani
SAMPOERNA ACADEMY DIRECTOR
MEKAR ENTREPRENEURSHIP NETWORK TECHNOLOGY DIRECTOR
SISWA BANGSA DIRECTOR
Albertina Dwita Harliani has spent the last 23 years in financial industry,
mostly held various executive treasury position, also product development
and wealth management, in Bank Danamon, Standard Chartered, United
Overseas Bank and PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. As an
experienced Foreign exchange trader, she provides treasury-related
training programs at various banks and corporations. Albertina has a
master degree in international business administration from the United
States International University in San Diego, USA, and a bachelor degree
in Economy Faculty from Universitas Padjadjaran in Bandung, West Java.
Prior to his work in Indonesia, Charles Nagy served as the chief technical
officer and chief information officer of Silatech in Doha, Qatar. He has over
15 years of management experience in high technology industries. He
earned his Bachelor’s degree from Mohawk College in Ontario, Canada.
Daryl Forde has served as an international educator, examiner and
inspector with the International Baccalaureate Organization, the Victorian
Institute of Education and Cambridge International Examinations. He also
became the executive principal of ACS-STB (International) Jakarta and three
international schools outside Indonesia. He obtained his Bachelor’s degree
and postgraduate education qualification from the University of Melbourne.
He has given workshops in Indonesia and abroad, including Cambridge and
San Fransisco. He is an Honorary Life member of two educational bodies
advising governments on educational issues and teacher development.
And he is the immediate past chairman of the Association of National Plus
Schools.
Albertina Dwita Harliani menghabiskan 23 tahun karirnya dalam industri
keuangan, sebagian besar di bidang treasury, pengembangan produk
dan wealth management di Bank Danamon, Standard Chartered, United
Overseas Bank, dan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Berbekal
pengalaman sebagai pedagang valas, ia sering memberikan program
pelatihan tentang treasury di berbagai bank dan perusahaan. Ia meraih
gelar master dalam bisnis administrasi internasional dari United States
International University, San Diego, AS, dan sarjana ekonomi dari Universitas
Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat.
Sebelum bekerja di Indonesia, Charles Nagy menjabat sebagai chief
technical officer dan chief information officer Silatech di Doha, Qatar. Ia
memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman manajemen di industry teknologi
tinggi. Ia meraih gelar sarjana dari Mohawk College di Ontario, Kanada.
Daryl Forde menjabat sebagai seorang pengajar internasional, pemeriksa
dan inspektur dengan International Baccalaureate Organization, Victoria
Institute of Education dan Cambridge International Examinations. Ia juga
seorang pemimpin eksekutif ACS-STB (International) Jakarta dan tiga
sekolah internasional di luar Indonesia. Ia memperoleh gelar sarjana dan
kualifikasi pendidikan pascasarjana dari University of Melbourne, Australia.
Ia telah memberikan lokakarya baik di Indonesia maupun luar negeri,
termasuk Cambridge dan San Francisco. Ia adalah anggota kehormatan
dalam dua badan pendidikan ternama yang turut memberikan arahan
kepada pemerintah perihal masalah pendidikan dan pengembangan guru.
Ia juga pernah mengepalai Association of National Plus Schools.
102102 103
FIND WAYS TO CONTRIBUTE TOWARDS NURTURING
OUR FUTURE LEADERS AT
WWW.SAMPOERNAFOUNDATION.ORG
“As citizens of the world and of this diverse nation, we share a common
goal, which is to bridge the cultural divide. In order to do this, we need
quality leaders. To have these quality leaders in the future, we need to
nurture our human capital, especially the young generation in Indonesia.”
-Putera Sampoerna
Indonesia Social Responsibility Awards 2013
New Breed of Future Leaders
An Intellectual Pursuit
Along with other 19 stakeholders, Putera Sampoerna Foundation (PSF)
attended the 4th Indonesian CSR Summit 2013 to receive an award from
The La Tofi School of CSR for its Nurturing Eco-Friendly Young Generation,
represented by Ari Kunwidodo, Director at PSF.
Sampoerna Academy (SA) Malang graduated 145 students from batch
2012/2013. For the last three years, they have won several awards from
many competitions. This achievement can be attributed to the academic
and non-academic training provided at SA.
The end of the year marked the beginning of adventure for prospective
students of Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) from 2013/2014
intake. Passing the UN successfully, they were challenged to explore their
interests while nurturing their leadership skills through discussions by
@aMrazing and @GePamungkas; musical performance by @indobeatbox
and Fade 2 Black; and various games.
Bersama 19 pemangku kepentingan lain, Putera Sampoerna Foundation
(PSF) yang diwakili oleh Ari Kunwidodo selaku Direktur PSF, menghadiri
Indonesian CSR Summit 2013 yang ke-4 untuk menerima penghargaan dari
The La Tofi School of CSR atas programnya Mendidik Generasi Muda Peduli
Lingkungan.
Sampoerna Academy (SA) Malang meluluskan 145 siswa tahun ajaran
2012/2013. Selama tiga tahun terakhir, para siswa telah berhasil meraih
beberapa penghargaan di banyak kompetisi. Prestasi ini tidak terlepas dari
pelatihan akademik dan nonakademik yang diberikan di SA.
AkhirtahunmengawalipetualanganparacalonsiswaAkademiSiswaBangsa
Internasional (ASBI) angkatan 2013/2014. Sukses melewati UN, mereka
ditantang untuk menjelajah sekaligus membangun jiwa kepemimpinannya
melalui diskusi oleh @aMrazing dan @GePamungkas; penampilan musik
oleh @indobeatbox dan Fade 2 Black; dan berbagai permainan seru.
Gallery
Glocal Citizens
Agent of Educational Change
Social Business in Nature
Themed “From Local to Global”, Putera Sampoerna Foundation (PSF) held the
4th PSF Bloggers Gathering at @america, Pacific Place Mall, South Jakarta.
Aside from featuring Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), the event
touched on education issues and the Global Competitiveness Index.
On 16 November 2013, Ari Kunwidodo as a Director at PSF attended Kaltim
CSR Summit 2013 and gave a presentation on Defining Education as the
Agent of Change during the session about Adopting Regulation and
Organizing East Kalimantan CSR.
To break down the public’s misconception on social business, PSF held a
Media and Bloggers Getaway at Pinewood Lodge & Organic Farm, Bogor.
Other than introducing the social business concept, PSF invited journalists
and bloggers to engage in fun activities with local orphans.
Bertema “From Local to Global”, Putera Sampoerna Foundation (PSF)
mengadakan PSF Bloggers Gathering ke-4 yang berlokasi di @america,
Pacific Place Mall, Jakarta Selatan. Selain menyoroti Akademi Siswa Bangsa
Internasional (ASBI), acara ini juga membahas tentang isu pendidikan dan
Global Competitiveness Index.
Pada tanggal 16 November 2013, Ari Kunwidodo selaku Direktur PSF
menghadiri Kaltim CSR Summit 2013 dan memberikan presentasi tentang
Menjadikan Pendidikan sebagai Agen Perubahan dalam sesi Implementasi
Regulasi dan Menata CSR Kalimantan Timur.
Untuk meluruskan miskonsepsi publik tentang bisnis sosial, PSF
menyelenggarakan PSF Media and Bloggers Getaway di the Pinewood
Lodge & Organic Farm, Bogor. Selain mendalami konsep bisnis sosial, para
wartawan dan blogger juga turut menyantuni anak yatim setempat.
106106 107
Home for Lifelong Learners
Accessories for Social Change
Fashion for Compassion
Continuing the establishment of Teacher Learning Centers (TLCs) in
Surabaya, Karawang and Pasuruan, Putera Sampoerna Foundation (PSF)
and PT HM Sampoerna Tbk officially opened the 4th TLC in Lumajang on 4
July 2013. This facility formed a part of Education Quality & Improvement
Program (EQUIP) running since March 2012.
Themed “Empowering Women through Creativity”, Putera Sampoerna
Foundation (PSF) cooperated with (X)S.M.L and Allianz Indonesia to invite
bloggers on 19 December 2013 in a discussion on women empowerment
through training in creating handicraft using recycled materials.
More than 150 Islamic fashion designers showed off their new collection
in the 4th Indonesia Islamic Fashion Fair held at the Jakarta Convention
Center. Bait Al-Kamil (BAK) partnered with the organizer, Promoda, to
generate donation from ticket sales and items sold via auction.
Meneruskan pembangunan Teacher Learning Center (TLC) di Surabaya,
Karawang, dan Pasuruan, Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan PT HM
Sampoerna Tbk meresmikan TLC ke-4 di Lumajang, 4 Juli 2013. Fasilitas ini
adalah bagian dari Education Quality & Improvement Program (EQUIP) yang
telah berjalan sejak Maret 2012.
Bertema “Empowering Women through Creativity”, Putera Sampoerna
Foundation (PSF) bersama (X)S.M.L dan Allianz Indonesia mengundang para
blogger untuk membahas pemberdayaan perempuan melalui pelatihan
kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan daur ulang pada tanggal
19 Desember 2013.
Lebih dari 150 perancang busana muslim menunjukkan koleksi terbarunya
di Indonesia Islamic Fashion Fair ke-4 yang digelar di Jakarta Convention
Center. Bait Al-Kamil (BAK) bermitra dengan pihak penyelenggara, Promoda,
menerima donasi dari penjualan tiket dan lelang.
Gallery
Pathway to Global Leadership
An Urgent Call for Quality Teachers
Strengthening the Bond
Putera Sampoerna Foundation (PSF) launched Universitas Siswa Bangsa
Internasional (USBI) as its latest initiative on Saturday, 1 June 2013. This
organization affirmed PSF’s commitment in creating quality future leaders
ready for global challenges.
SampoernaSchoolofEducation,nowtheFacultyofEducationatUniversitas
Siswa Bangsa Internasional (USBI), graduated 72 Bachelors of Education
students who are competent, professional and ready to become the new
generation of Indonesian educators.
A total of 178 graduates from Sampoerna Academy year 2013 gathered
for the “Summer Camp: Social Transformation Begins with Us” to foster
ties between Koperasi Siswa Bangsa (KSB) members and management at
Rakata Tanakita, Sukabumi, from 19 to 21 July 2013.
Putera Sampoerna Foundation (PSF) merilis Universitas Siswa Bangsa
Internasional (USBI) sebagai inisiatif terbarunya pada hari Sabtu, 1 Juni 2013.
Pendirian ini merupakan bagian dari komitmen PSF untuk menciptakan
pemimpin masa depan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global.
Sampoerna School of Education yang kini menjadi Faculty of Education
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) meluluskan 72 Sarjana
Pendidikan yang mumpuni, profesional, dan siap menjadi generasi baru
pendidik Indonesia.
Sebanyak 178 lulusan Sampoerna Academy tahun 2013 berkumpul dalam
“SummerCamp:SocialTransformationBeginswithUs”yangdiselenggarakan
untuk mempererat jalinan antara para anggota dan dengan manajemen
Koperasi Siswa Bangsa (KSB) di Rakata Tanakita, Sukabumi, 19-21 Juli 2013.
108108 109
Contributions and Earnings (Audited) Contributions and Earnings Allocation
SUMBANGAN DAN PENGHASILAN (AUDIT) ALOKASI SUMBANGAN DAN PENGHASILAN
By years-end 2013, Putera Sampoerna Foundation recorded
Rp 340.33 billion in contributions and earnings received, of which
Rp 113.61 billion was restricted and Rp 226.72 billion was unrestricted,
while in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation recorded
Rp 291.86 billion. (See Figure 1)
In the period from January to December 2013, Putera Sampoerna
Foundation allocated its contributions and earnings received to support
its program expenses amounted to Rp 152.81 billion, sponsored programs
in the amount of Rp 135.07 billion and general and administrative expenses
amounted to Rp 83.75 billion.
Pada akhir tahun 2013 Putera Sampoerna Foundation mencatat
total sumbangan dan penghasilan sebesar Rp 340,33 miliar di mana
Rp 113,61 miliar dari dana tersebut adalah dana yang terbatas
penggunaannya dan Rp 226,72 miliar merupakan dana yang tidak terbatas
penggunaannya, sementara untuk periode yang sama di tahun 2012
Putera Sampoena Foundation mencatat total sumbangan dan
penghasilan sebesar Rp 291,86 miliar. (Lihat Figur 1)
Dari bulan Januari sampai dengan Desember 2013, Putera Sampoerna
Foundation mengalokasikan sumbangan dan penghasilan yang diterima
untuk membiayai pengeluaran program sejumlah Rp 152,81 miliar, program
yang didanai oleh donatur sebesar Rp 135,07 miliar, serta pengeluaran
administrasi dan umum sebesar Rp 83,75 miliar.
Putera Sampoerna Foundation seeks to
acknowledge each of our invaluable donors.
To help us do so, please provide information
on your identity in any transfers made to
our bank account.
Putera Sampoerna Foundation berusaha
mengidentifikasi setiap donatur yang telah
mendonasikan uangnya kepada kami.
Untuk membantu kami melakukannya,
mohon bubuhkan identitas anda saat
melakukan transfer ke rekening bank kami.
In 2013 and 2012, Putera Sampoerna and PT HM Sampoerna, Tbk. (HMS)
are the main donors of Putera Sampoerna Foundation.
Pada tahun 2013 dan 2012, Putera Sampoerna dan PT HM Sampoerna,
Tbk. (HMS) merupakan penyumbang dana utama Putera Sampoerna
Foundation.
Institutional Contributors
Kontribusi Institutional
Figure 1
Individual Contributors
Kontribusi Perorangan
Other Income
Pendapatan Lain
Putera Sampoerna
43%
52%
3%2%
Financial Highlights
As a not-for-profit organization, Putera Sampoerna Foundation has the obligation to provide a reliable financial report to its donors. Therefore, the Foundation
has adopted standard accounting policies and presents all of its Financial Reports based on the Indonesian Financial Accounting Standards (PSAK 45), the
rules for Financial Reporting for Non-Profit Organizations, and the Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).
Putera Sampoerna Foundation also applies the financial terms of Standard for Charitable Accountability (The BBB Wise Giving Alliance), which is accepted as
the international guideline for governance and operation of a non-profit organization and the disbursement and distribution of all grants.
Sebagai organisasi nirlaba, Putera Sampoerna Foundation berkewajiban
memberikan laporan keuangan yang bertanggung jawab kepada para
donatur, oleh karena itu Yayasan menerapkan standar umum yang berlaku,
termasuk Pedoman Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK 45),
peraturan keuangan bagi Organisasi Nirlaba, dan sesuai dengan Prinsip-
Prinsip Akuntansi Yang Berlaku Umum (GAAP).
Putera Sampoerna Foundation juga menerapkan Standar untuk
Pertanggungjawaban Derma (BBB Wise Giving Alliance), yang diterima
sebagai pedoman internasional untuk pengaturan dan operasional bagi
organisasi-organisasi nirlaba.
111
General & Administrative Expenses (Audited) Program to Operation Ratio (Audited)
BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM (AUDIT) RASIO PROGRAM TERHADAP OPERASI (AUDIT)
In the period from January to December 2013, Putera Sampoerna
Foundation recorded Rp 83.75 billion in General and Administrative
expenses, while in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation
recorded Rp 67.50 billion. (See Figure 4)
At the end of 2013, Putera Sampoerna Foundation recorded
Rp 287.88 billion (77.46%) for program expenses (including sponsored
programs) and Rp 83.75 billion (22.54%) for general and administrative
expenses. (See Figure 5)
Pada periode Januari hingga Desember 2013, Putera Sampoerna
Foundation mencatat biaya administrasi dan umum sebesar
Rp 83,75 miliar, sementara pada tahun sebelumnya Putera Sampoerna
Foundation mencatat sebesar Rp 67,50 miliar. (Lihat Figur 4)
Pada akhir tahun 2013, Putera Sampoerna Foundation mencatat
Rp 287,88 miliar (77,46%) untuk biaya program (termasuk dengan program
yang didanai oleh donatur) dan Rp 83,75 miliar (22,54%) untuk biaya
administrasi dan umum. (Lihat Figur 5)
Fundraising
Penggalangan Dana
Advertising & Promotion
Promosi & Iklan
Office Salary
Biaya Gaji Karyawan
Professional Fee
Jasa Profesional
Rent & Service Charges Building
Sewa & Biaya Jasa Gedung
Miscellaneous Expenses
Pengeluaran Lain-lain
Miscellaneous expenses consist of
expenses below 3% of total general &
administrative expenses.
Pengeluaran lain-lain terdiri dari biaya-biaya
dibawah 3% dari total biaya administrasi
dan umum.
5.95%
6.18%
65.93%
13.76%
3.90%
4.27%
Under best practice guidelines, the program
should ideally operate under 65:35 ratio
of Program to General and Administrative
Expenses.
Berdasarkan best practice guidelines, rasio
biaya program terhadap biaya administrasi
dan umum adalah 65:35.
General & Administrative Expenses
Biaya Administrasi & Umum
Program Expenses
Biaya Program
22.54%
77.46%
Figure 4 Figure 5
PSF Sponsored Program Expenses (Audited) Donors Sponsored Programs (Audited)
PROGRAM YANG DIDANAI PSF (AUDIT) PROGRAM YANG DIDANAI DONATUR (AUDIT)
**Others donors sponsored program
consists of expenses below 1% of total
donors sponsored program expenses.
Corporate Scholarship
Beasiswa Korporasi
Other Programs*
Program Lainnya*
Universitas Siswa Bangsa
Internasional (USBI)
Akademi Siswa Bangsa
International (ASBI)
PSF School Development
Outreach
*Other program expenses consists of Unit
Pelayanan Zakat (UPZ) - Bait Al-Kamil and
Mekar Project.
Putera Sampoerna Foundation posted an increase in the value of grants
distributed, from Rp 100.39 billion in 2012 to Rp 152.81 billion in 2013. (See
Figure 2)
Putera Sampoerna Foundation mencatat peningkatan dibandingkan
dengan tahun sebelumnya pada penyaluran dana untuk program-
program yang diberikan, dari Rp 100,39 miliar pada tahun 2012 menjadi
Rp 152,81 miliar di tahun 2013. (Lihat Figur 2)
*Program lainnya terdiri dari program Unit
Pelayanan Zakat – Bait Al-Kamil, dan Proyek
Mekar.
24%
1%
13%
61%
1%
Figure 2
9%
7%
3%
3%
2%
2%
2%
1% 1%
11%
50%
9%
Putera Sampoerna Foundation has allocated the funds from its donors to
sponsor some of its programs. The value of donors sponsored program
has increased from Rp 111.42 billion in 2012 to Rp 135.07 billion in 2013.
(See Figure 3)
Putera Sampoerna Foundation mengalokasikan dana yang diterima dari
donatur untuk mensponsori beberapa program-programnya. Nilai dari
program yang disponsori oleh donatur tersebut mengalami kenaikan dari
Rp 111,42 miliar di tahun 2012 menjadi Rp 135,07 miliar pada tahun 2013.
(Lihat Figur 3)
**Program yang didanai donatur lainnya
terdiri dari pengeluaran dibawah 1% dari
total biaya program yang didanai oleh
donatur.
Akademi Siswa Bangsa Internasional, PSF School
Development Outreach, Education Recovery
Program, Professional Development Program,
Whole School, Universitas Siswa Bangsa
Internasional, Scholarship, Student Financing -
PT HM Sampoerna, Tbk.
PSF School Development Outreach, School
Development Program, Professional Development
Program, Akademi Siswa Bangsa Internasional -
Exxon Mobil Oil Indonesia, Inc.
Scholarship, PSF School Development Outreach,
School Development Program, Professional
Development Program - PT Trakindo Utama
PSF School Development Outreach, Education
Recovery Program, Professional Development
Program, Education Profiling, Whole School,
Akademi Siswa Bangsa Internasional, Student
Financing - PT Sampoerna Agro, Tbk.
Akademi Siswa Bangsa Internasional,
Scholarship - Disdik Pemprov Sumsel
PSF School Development Outreach, School
Development Program, Professional Development
Program, Whole School, Scholarship - British
Petroleum Indonesia
Akademi Siswa Bangsa Internasional - Wilmar Group
PSF School Development Outreach, Professional
Development Program, Akademi Siswa Bangsa
Internasional, Universitas Siswa Bangsa
Internasional - PT Djarum
PSF School Development Outreach, Akademi
Siswa Bangsa Internasional, Professional
Development Program - PT Bank Mandiri Tbk
Scholarship - Conoco Phillips
Other Sponsored Programs**
Program yang Didanai Donatur Lainnya**
Akademi Siswa Bangsa Internasional, Scholarship -
Astro Inter Community Welfare Foundation
Figure 3
112112 113
Financial Statements
Net Assets (Audited)
AKTIVA BERSIH (AUDIT)
By years-end 2013, Putera Sampoerna Foundations recorded Rp 141.50 billion as its net assets of which Rp 91.36 billion was restricted and Rp 50.14 billion
was unrestricted. While in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 172.80 billion. (See Figure 6)
Note:
In 2013 and 2012, the exchange rate used was Rp 12,189 and Rp 9,670 to US$ 1 respectively,
computed by taking the average exchange rates transaction of Bank Indonesia as of
December 31, 2013 and 2012 respectively.
Pada akhir tahun 2013, aktiva bersih Putera Sampoerna Foundation sebesar Rp 141,50 miliar di mana sebesar Rp 91,36 miliar adalah merupakan dana
terbatas dan Rp 50,14 miliar merupakan dana tidak terbatas, sementara pada tahun sebelumnya Putera Sampoerna Foundation mencatat Rp 172,80 miliar.
(Lihat Figur 6)
Catatan:
Pada tahun 2013 dan 2012, nilai tukar mata uang Dollar Amerika Serikat yang digunakan masing-
masing adalah Rp 12,189 dan Rp 9,670 terhadap US$ 1, dihitung berdasarkan kurs tengah
transaksi yang dipublikasikan Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012.
InMillionRp
DalamJutaanRp
20072006 2008 2009 2010 2011 2012 2013
1000
41000
21000
81000
61000
141000
121000
101000
201000
181000
161000
Figure 6
114114
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA
DAN ENTITAS ANAK
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA
AND ITS SUBSIDIARIES
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 1 INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2013
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS - For
the year ended December 31, 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 3 Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Aktivitas Konsolidasian 4 Consolidated Statement of Activities
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 Notes to Consolidated Financial Statements
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA
DAN ENTITAS ANAK/
AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013/
FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
AND INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN AKTIVITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF ACTIVITIES
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, Catatan/ December 31,
2013 Notes 2012
Rp Rp
PERUBAHAN ASET NETO CHANGES IN UNRESTRICTED
TIDAK TERIKAT NET ASSETS
SUMBANGAN DAN PENGHASILAN CONTRIBUTIONS AND EARNINGS
Sumbangan 147.215.060.000 18 124.468.500.000 Contributions
Iuran pendidikan 39.750.815.691 31.481.715.168 Tuition fees
Program 21.734.895.325 12.372.680.277 Programs
Penghasilan bunga 2.722.245.150 2.553.394.036 Interest income
Lain-lain - bersih 8.053.320.689 4.122.973.744 Others - net
Jumlah Sumbangan dan Penghasilan 219.476.336.855 174.999.263.225 Total Contributions and Earnings
Pemenuhan Program Pembatasan 7.243.681.073 2.877.779.966 Released from Restrictions
Jumlah Sumbangan, Penghasilan dan Total Contributions, Earnings
Pemenuhan Program Pembatasan 226.720.017.928 177.877.043.191 and Released from Restrictions
BEBAN EXPENSES
Program non-beasiswa 151.237.038.985 19 98.223.318.673 Non-scholarship programs
Program beasiswa 107.761.773 20 846.507.583 Scholarship programs
Dukungan program 84.708.569.341 21 68.423.314.165 Program support
Lain-lain 510.316.891 394.180.409 Others
Jumlah Beban 236.563.686.990 167.887.320.830 Total Expenses
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO INCREASE (DECREASE) IN UNRESTRICTED
TIDAK TERIKAT (9.843.669.062) 9.989.722.361 NET ASSETS
PERUBAHAN ASET NETO CHANGES IN TEMPORARILY
TERIKAT TEMPORER RESTRICTED NET ASSETS
Sumbangan terikat temporer untuk program 113.613.403.539 18 113.981.475.868 Contributions temporarily restricted for program
BEBAN PROGRAM PROGRAM EXPENSES
Program non-beasiswa 104.045.176.091 19 96.938.049.290 Non-scholarship programs
Program beasiswa 23.780.408.395 20 11.603.640.961 Scholarships program
Jumlah Beban Program 127.825.584.486 108.541.690.251 Total Program Expenses
Pemenuhan Program Pembatasan 7.243.681.073 2.877.779.966 Released from Restrictions
Jumlah Beban Program dan Pemenuhan Total Program Expenses and Release
Program Pembatasan 135.069.265.559 111.419.470.217 from Restrictions
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO INCREASE (DECREASE) IN TEMPORARILY
TERIKAT TEMPORER (21.455.862.020) 2.562.005.651 RESTRICTED NET ASSETS
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO (31.299.531.082) 12.551.728.012 INCREASE (DECREASE) IN NET ASSETS
ASET NETO AWAL TAHUN 172.800.173.660 160.248.445.648 NET ASSETS AT BEGINNING OF YEAR
ASET NETO AKHIR TAHUN 141.500.642.578 172.800.173.660 NET ASSETS AT END OF YEAR
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 4 -
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2013 DECEMBER 31, 2013
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, Catatan/ December 31,
2013 Notes 2012
Rp Rp
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 125.361.892.893 5 144.372.703.555 Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain 6 Other accounts receivable
Pihak berelasi 28.386.576.950 27.785.776.846 Related parties
Pihak ketiga 877.020.179 59.674.809 Third parties
Uang muka 664.937.100 7 869.810.600 Advances
Biaya dibayar dimuka 6.250.131.528 8 1.939.481.985 Prepaid expenses
Aset keuangan lainnya 229.973.918 10 - Other financial asset
Aset lancar lainnya 502.745.430 386.799.710 Other current assets
Jumlah Aset Lancar 162.273.277.998 175.414.247.505 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NONCURRENT ASSETS
Investasi perusahaan asosiasi 11.463.195.487 9 10.724.813.848 Investment in associate
Aset keuangan lainnya - tidak lancar - 10 20.000.000 Other financial asset - noncurrent
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi Property and equipment - net of
penyusutan sebesar Rp 15.647.005.316 accumulated depreciation of
pada tanggal 31 Desember 2013 dan Rp 15,647,005,316 at December 31, 2013
Rp 14.729.993.327 pada tanggal 8.454.064.166 11 8.882.190.311 and Rp 14,729,993,327 at December 31,
31 Desember 2012 2012
Properti investasi 2.989.000.000 12 2.989.000.000 Investment property
Uang muka 5.713.013.255 7 5.752.291.240 Advances
Uang jaminan 4.972.427.566 13 2.707.141.110 Refundable deposits
Jumlah Aset Tidak Lancar 33.591.700.474 31.075.436.509 Total Noncurrent Assets
JUMLAH ASET 195.864.978.472 206.489.684.014 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN ASET NETO LIABILITIES AND NET ASSETS
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang 14 Accounts payable
Pihak berelasi 8.226.066.502 22 351.977.364 Related parties
Pihak ketiga 5.935.606.409 6.754.047.804 Third parties
Utang lain-lain 2.452.474.245 15.023.089 Other accounts payable
Utang pajak 4.181.731.111 15 3.447.164.046 Taxes payable
Biaya yang masih harus dibayar 3.848.544.627 4.845.065.051 Accrued expenses
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 24.644.422.894 15.413.277.354 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NONCURRENT LIABILITY
Liabilitas imbalan pasca kerja 29.719.913.000 16 18.276.233.000 Post-employment benefits obligation
ASET NETO 17 NET ASSETS
Tidak terikat 50.141.203.216 59.984.872.278 Unrestricted
Terikat temporer 91.359.439.362 112.815.301.382 Temporarily restricted
Jumlah Aset Neto 141.500.642.578 172.800.173.660 Total Net Assets
JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 195.864.978.472 206.489.684.014 TOTAL LIABILITIES AND NET ASSETS
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian See accompanying notes to consolidated financial statements
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 3 -
- 6 -
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
Yayasan Putera Sampoerna (Yayasan) didirikan
di Indonesia berdasarkan Akta No. 1 dari Sutjipto,
S.H. pada tanggal 1 Maret 2001. Akta pendirian
tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara
No. 64 tanggal 10 Agustus 2001, Tambahan No.
161. Akta Pendirian telah mengalami beberapa
kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 3
tanggal 10 Pebruari 2012 yang dibuat dihadapan
Chandra Lim, SH. LLM, notaris di Jakarta,
mengenai perubahan susunan Pengurus
Yayasan.
Yayasan Putera Sampoerna (the Foundation) was
established in Indonesia based on Deed No. 1 of
Sutjipto, S.H. on March 1, 2001. The Deed of
Establishment was published in State Gazette No.
64 dated August 10, 2001, Supplement No. 161.
The Articles of Association have been amended
several times, most recently by Deed No. 3 dated
February 10, 2012 of Chandra Lim, SH. LLM,
notary in Jakarta, concerning the changes in
Foundation’s Executives.
Jumlah kekayaan bersih awal Yayasan adalah
sebesar Rp 28,8 miliar yang terdiri dari
sumbangan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
(HMS) sebesar Rp 27,0 miliar dan sumbangan
Putera Sampoerna sebesar Rp 1,8 miliar. Selama
tahun 2013 dan 2012, HMS dan Putera
Sampoerna merupakan penyumbang dana utama
Yayasan.
The initial net worth (kekayaan bersih) of the
Foundation was Rp 28.8 billion consisting of
contributions from PT Hanjaya Mandala
Sampoerna Tbk. (HMS) of Rp 27.0 billion and
contributions from Putera Sampoerna of
Rp 1.8 billion. In 2013 and 2012, HMS and Putera
Sampoerna are the main donors of the
Foundation.
Yayasan dan entitas anak (Grup) berdomisili di
Jakarta.
The Foundation and its subsidiaries (Group) are
domiciled in Jakarta.
Usaha yang dijalankan Yayasan antara lain,
menyelenggarakan pendidikan dan penelitian
termasuk penyediaan beasiswa dan mendukung
kegiatan-kegiatan sosial, memelihara hubungan
dengan lembaga-lembaga pendidikan dan
institusi penelitian dan meningkatkan
pertanggungjawaban keuangan dan administrasi
untuk kegiatan pendidikan dan penelitian.
The scope of activities of the Foundation
comprises, among others, education and
research including providing scholarship and
supporting social activities, maintaining
relationships with other educational and research
institutions, and improving the financial and
administrative responsibility for the education and
research activities.
Jumlah karyawan tetap Grup pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 masing-masing
adalah 316 dan 246 karyawan.
At December 31, 2013 and 2012, the Group had
316 and 246 permanent employees, respectively.
Susunan Pembina, Pengawas dan Pengurus
Yayasan pada tanggal 31 Desember 2013 dan
2012 adalah sebagai berikut:
The Foundation’s Board of Patrons, Supervisors,
and Executives at December 31, 2013 and 2012,
consists of the following:
Pembina/Patrons Putera Sampoerna
Katie Sampoerna
Jonathan Bradford Sampoerna
Michael Joseph Sampoerna
Farah Khristina Sampoerna
Edward Harvey Frankel
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013
2013 2012
Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari: Cash receipts from:
Sumbangan 260.828.463.539 238.449.975.868 Contributions
Iuran pendidikan 39.452.815.691 31.481.715.168 Tuition fee
Pendapatan lainnya 29.331.461.816 16.495.654.021 Other income
Penghasilan bunga 2.610.088.277 2.566.336.233 Interest income
Pembayaran untuk: Cash payments for:
Program non-beasiswa (247.821.887.320) (195.161.367.963) Non-scholarship programs
Dukungan program (83.129.858.407) (54.472.272.703) Program support
Program beasiswa (23.888.170.168) (12.450.148.544) Scholarship programs
Lain-lain (946.573.857) (2.882.171.435) Others
Kas Bersih yang Diperoleh Dari Net Cash Provided by (Used in)
(Digunakan Untuk) Aktivitas Operasi (23.563.660.429) 24.027.720.645 Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 139.029.112 18.320.749 Proceeds from sale of property and equipment
Penambahan investasi perusahaan asosiasi (375.000.000) - Addition in investment in associate
Perolehan aset tetap (2.994.422.638) (6.821.780.391) Acquisitions of property and equipment
Uang muka pada pihak berelasi - 2.123.420.066 Advances to related parties
Hasil penjualan properti investasi - 395.000.000 Proceeds from sale of investment property
Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (3.230.393.526) (4.285.039.576) Net Cash Used in Investing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND
DAN SETARA KAS (26.794.053.955) 19.742.681.069 CASH EQUIVALENTS
Pengaruh Perubahan Kurs Pada Kas dan Effect of Exchange Rates Changes on the
Setara Kas yang dimiliki dalam Mata Uang Balance of Cash and Cash Equivalents held
Asing 7.783.243.293 259.377.295 in Foreign Currencies
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 144.372.703.555 124.370.645.191 AT BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 125.361.892.893 144.372.703.555 AT END OF YEAR
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 5 -
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 8 -
ii. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 January 2015 adalah:
ii. Effective for periods beginning on or after
January 1, 2015:
 PSAK 1 (revisi 2013), Penyajian Laporan
Keuangan
 PSAK 1 (revised 2013), Presentation of
Financial Statements
 PSAK 4 (revisi 2013), Laporan
Keuangan Tersendiri
 PSAK 4 (revised 2013), Separate
Financial Statements
 PSAK 15 (revisi 2013), Investasi pada
Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
 PSAK 15 (revised 2013), Investment in
Associates and Joint Ventures
 PSAK 24 (revisi 2013), Imbalan Kerja  PSAK 24 (revised 2013), Employee
Benefits
 PSAK 65, Laporan Keuangan
Konsolidasian
 PSAK 65, Consolidated Financial
Statements
 PSAK 67, Pengungkapan Kepentingan
dalam Entitas Lain
 PSAK 67, Disclosures of Interest in Other
Entities
 PSAK 68, Pengukuran Nilai Wajar  PSAK 68, Fair Value Measurements
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan
standar dan interpretasi atas laporan keuangan
konsolidasian tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar oleh manajemen.
As of the issuance date of these consolidated
financial statements, the effect of adoption of
these standards and interpretations on the
consolidated financial statements is not known or
reasonably estimable by management.
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
The consolidated financial statements of the
Group have been prepared in accordance with
Indonesian Financial Accounting Standards.
These consolidated financial statements are not
intended to present the financial position, results
of activities and cash flows in accordance with
accounting principles and reporting practices
generally accepted in other countries and
jurisdictions.
b. Dasar Penyusunan b. Basis of Preparation
Dasar penyusunan laporan keuangan
konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas
konsolidasian, adalah dasar akrual. Mata uang
penyajian yang digunakan untuk penyusunan
laporan keuangan konsolidasian adalah mata
uang Rupiah Indonesia dan laporan keuangan
konsolidasian tersebut disusun berdasarkan nilai
historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
masing akun tersebut.
The consolidated financial statements, except for
the consolidated statements of cash flows, are
prepared under the accrual basis of accounting.
The presentation currency used in the preparation
of the consolidated financial statements is the
Indonesian Rupiah, while the measurement basis
is the historical cost, except for certain accounts
which are measured on the bases described in
the related accounting policies.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows are
prepared using the direct method with
classifications of cash flows into operating,
investing, and financing activities.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 7 -
Pengawas/Supervisors Jacqueline Michelle Sampoerna
Eka Dharmajanto Kasih
Bambang Sulistyo PIK
Arief Taruna Karya Surowidjojo
John Gledhill
Niken Kristiawan Rachmad
Yos Adiguna Ginting
Eliezer Marthenny Kaeng
Kemal Azis Stamboel
Robert Bong
Pengurus/Executives Indiani Setiasih Soemawinata
(a.k.a. Nenny Soemawinata)
Elan Merdy
Ari Kunwidodo
Sylvia Maorina LT
b. Entitas anak b. Subsidiaries
Persentase Jumlah Aset Jumlah Aset
Pemilikan/ Tahun Operasi 31 Desember 2013/ 31 Desember 2012/
Domisili/ Jenis Usaha/ Percentage of Tahun Pendirian/ Komersial/Start of Total Assets Total Assets
Domicile Nature of Business Ownership Year of Establishment Commercial Operation December 31, 2013 December 31, 2012
PT. Sampoerna Education Jakarta Jasa pendidikan/ 99% Pebruari/ 2011 340.008.698 1.273.226.717
Education services February 2007
PT. Sampoerna Wirausaha Jakarta Perdagangan peralatan informatika 99% Nopember/ 2011 1.249.331.818 743.014.713
dan multimedia serta jasa konsultasi November 2010
bisnis, manajemen dan teknologi
informatika/Trading of information
tools and multimedia and providing
business consultation services and
information technology
Entitas Anak/
Subsidiary
2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI
STÁNDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK)
2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS
OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
(“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK
(“ISAK”)
a. Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan a. Standards effective in the current year
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2013 adalah PSAK 38 (revisi
2012), Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
dan Penyesuaian Standar Akuntansi Keuangan
atas PSAK 60, “Instrumen Keuangan:
Pengungkapan”.
Effective for periods beginning on or after
January 1, 2013 are PSAK 38 (revised 2012),
Business Combination Under Common Control
and Amendment to Financial Accounting
Standard (PSAK) 60 “Financial Instrument:
Disclosure”.
Penerapan ini tidak memiliki pengaruh yang
signifikan atas jumlah yang diakui dan
pengungkapan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan konsolidasian tetapi mempengaruhi
akuntansi untuk transaksi masa depan.
Their adoption has not had any significant impact
on the amounts recognized and disclosures
reported in these consolidated financial
statements but may impact the accounting for
future transactions or arrangements.
b. Standar dan interpretasi yang relevan ke operasi
Grup telah diterbitkan tapi belum diterapkan
b. Standards and interpretation that are relevant to the
operations of the Group in issue not yet adopted
i. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2014 adalah:
i. Effective for periods beginning on or after
January 1, 2014:
 ISAK 27, Pengalihan Aset dari
Pelanggan
 ISAK 27, Transfers of Assets from
Customers
 ISAK 28, Pengakhiran Liabilitas
Keuangan dengan Instrumen Ekuitas
  ISAK 28, Extinguishing Financial Liabilities
with Equity Instuments
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 10 -
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor
jika memenuhi salah satu hal berikut:
b. An entity is related to the reporting entity if any
of the following conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota
dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
berikutnya saling berelasi dengan entitas
lainnya).
i. The entity and the reporting entity are
members of the same group (which means
that each parent, subsidiary and fellow
subsidiary is related to the others).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang
merupakan anggota suatu kelompok usaha,
yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
ii. One entity is an associate or joint venture of
the other entity (or an
associate or joint venture of a member of a
group of which the other entity is a member).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama.
iii. Both entities are joint ventures of the same
third party.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
iv. One entity is a joint venture of a third entity
and the other entity is an associate of the
third entity.
v. Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor.
v. The entity is a post-employment benefit plan
for the benefit of employees of either the
reporting entity, or an entity related to the
reporting entity. If the reporting entity is itself
such a plan, the sponsoring employers are
also related to the reporting entity.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a).
vi. The entity is controlled or jointly controlled by
a person identified in (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i)
memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).
vii. A person identified in (a) (i) has significant
influence over the entity or is a member of
the key management personnel of the entity
(or of a parent of the entity).
Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak
berelasi baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun
tidak, diungkapkan pada laporan keuangan
konsolidasian.
All transactions with related parties, whether or
not made at similar terms and conditions as those
done with third parties, are disclosed in the
consolidated financial statements.
f. Aset Keuangan f. Financial Assets
Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan
pengakuannya pada tanggal diperdagangkan
dimana pembelian dan penjualan aset keuangan
berdasarkan kontrak yang mensyaratkan
penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu
yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang
berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar
ditambah biaya transaksi.
All financial assets are recognized and
derecognized on trade date where the purchase
or sale of a financial asset is under a contract
whose terms require delivery of the financial asset
within the timeframe established by the market
concerned, and are initially measured at fair value
plus transaction costs.
Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai
pinjaman dan piutang dan tersedia untuk dijual.
The Group’s financial assets are classified as
loans and receivables and available-for-sale.
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables
Kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset
keuangan lainnya dan uang jaminan dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak
mempunyai kuotasi di pasar aktif, diklasifikasi
sebagai “pinjaman yang diberikan dan piutang”,
yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Bunga
diakui dengan menggunakan metode suku bunga
efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana
pengakuan bunga tidak material.
Cash and cash equivalents, other account
receivables, other financial asset and refundable
deposits that have fixed or determinable
payments that are not quoted in an active market,
are classified as “loans and receivables”. Loans
and receivables are measured at amortized cost
using the effective interest method less
impairment. Interest is recognized by applying the
effective interest method, except for short-term
receivables when the recognition of interest would
be immaterial.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 9 -
c. Dasar Konsolidasian c. Basis of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan
laporan keuangan Yayasan dan entitas yang
dikendalikan oleh Yayasan (entitas anak).
Pengendalian dianggap ada apabila Yayasan
mempunyai hak untuk mengatur kebijakan
keuangan dan operasional dari suatu entitas untuk
memperoleh manfaat dari aktivitasnya.
The consolidated financial statements incorporate
the financial statements of the Foundation and
entities controlled by the Foundation (its
subsidiaries). Control is achieved where the
Foundation has the power to govern the financial
and operating policies of an entity so as to obtain
benefits from its activities.
Hasil entitas anak yang diakuisisi atau dijual
selama tahun berjalan termasuk dalam laporan
akvititas konsolidasian sejak tanggal efektif akuisisi
dan sampai dengan tanggal efektif penjualan.
The results of subsidiaries acquired or disposed
of during the year are included in the consolidated
statements of activities from the effective date of
acquisition and up to the effective date of
disposal, as appropriate.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan
terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai
dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Group.
When necessary, adjustments are made to the
financial statements of the subsidiaries to bring
the accounting policies used in line with those
used by the Group.
Seluruh transaksi intra-grup, saldo, penghasilan
dan beban dieliminasi pada saat konsolidasian.
All intra-group transactions, balances, income
and expenses are eliminated on consolidation.
Kepentingan nonpengendali pada entitas anak
diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
aset neto.
Non-controlling interests in subsidiaries are
identified separately and presented within net
assets.
d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing d. Foreign Currency Transactions and Balances
Pembukuan tersendiri dari masing-masing entitas
dalam Grup diselenggarakan dalam mata uang
Rupiah, mata uang dari lingkungan ekonomi utama
dimana entitas beroperasi (mata uang
fungsionalnya). Transaksi-transaksi selama tahun
berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan
kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi.
Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing disesuaikan
dengan kurs pada tanggal tersebut. Keuntungan
atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan dalam laporan aktivitas konsolidasian.
The individual books of accounts of each entity in
the Group are maintained in Indonesian Rupiah,
the currency of the primary economic
environment in which the entity operates (its
functional currency). Transactions during the year
involving foreign currencies are recorded at the
rates of exchange prevailing at the time the
transactions are made. At reporting date,
monetary assets and liabilities denominated in
foreign currencies are adjusted to reflect the
prevailing exchange rates at that date. The
resulting gains or losses are credited or charged
to consolidated statement of activities.
e. Transaksi Pihak-pihak Berelasi e. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas
yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
A related party is a person or entity that is related
to the Group (the reporting entity):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
a. A person or a close member of that person's
family is related to the reporting entity if that
person:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian
bersama atas entitas pelapor;
i. has control or joint control over the reporting
entity;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas
pelapor; atau
ii. has significant influence over the reporting
entity; or
iii. merupakan personil manajemen kunci
entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor.
iii. is a member of the key management
personnel of the reporting entity or of a
parent of the reporting entity.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 12 -
Piutang lain-lain yang dinilai tidak akan diturunkan
secara individual akan dievaluasi penurunan
nilainya secara kolektif. Bukti obyektif dari
penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk
pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa
lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan
pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit,
dan juga pengamatan atas perubahan kondisi
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi
dengan gagal bayar piutang.
Other account receivables that are assessed not
to be impaired individually are, in addition,
assessed for impairment on a collective basis.
Objective evidence of impairment for a portfolio of
receivables could include the Group’s past
experience of collecting payments, an increase in
the number of delayed payments in the portfolio
past the average credit period, as well as
observable changes in national or local economic
conditions that correlate with default on
receivables.
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, jumlah kerugian
penurunan nilai merupakan selisih antara nilai
tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan
menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari
aset keuangan.
For financial assets carried at amortized cost, the
amount of the impairment is the difference
between the asset’s carrying amount and the
present value of estimated future cash flows,
discounted at the financial asset’s original
effective interest rate.
Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi
dengan kerugian penurunan nilai secara langsung
atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang lain-
lain yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui
penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang
tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui
akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari
jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan
dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan
nilai tercatat akun cadangan piutang diakui dalam
laporan aktivitas konsolidasian.
The carrying amount of the financial asset is
reduced by the impairment loss directly for all
financial assets with exception of other accounts
receivables where the carrying amount is reduced
through the use of an allowance account. When a
receivable is considered uncollectible, it is written
off against the allowance account. Subsequent
recoveries of amounts previously written off are
credited against the allowance account. Changes
in the carrying amount of the allowance account
are recognized in consolidated statement of
activities.
Jika aset keuangan AFS dianggap menurun
nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya telah diakui dalam aset neto
direklasifikasi ke laporan aktivitas konsolidasian.
Pengecualian dari instrument ekuitas AFS, jika,
pada periode berikutnya, jumlah kerugian
penurunan nilai berkurang dan penurunan tersebut
dapat dikaitkan secara obyektif dengan sebuah
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai
diakui, kerugian penurunan nilai yang diakui
sebelumnya dibalik melalui laporan aktivitas
konsolidasian hingga nilai tercatat investasi pada
tanggal pemulihan penurunan nilai tidak melebihi
biaya perolehan diamortisasi sebelum pengakuan
kerugian penurunan nilai dilakukan.
Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan
nilai yang sebelumnya diakui dalam laporan
aktivitas konsolidasian tidak boleh dibalik melalui
laporan aktivitas konsolidasian. Setiap kenaikan
nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara
langsung ke aset neto.
When an AFS financial asset is considered to be
impaired, cumulative gains or losses previously
recognized in net assets are reclassified to
consolidated statement of activities.
With the exception of AFS equity instruments, if,
in a subsequent period, the amount of the
impairment loss decreases and the decrease can
be related objectively to an event occurring after
the impairment was recognized, the previously
recognized impairment loss is reversed through
consolidated statement of activities to the extent
that the carrying amount of the investment at the
date the impairment is reversed does not exceed
what the amortized cost would have been had the
impairment not been recognized.
In respect of AFS equity investments, impairment
losses previously recognized in consolidated
statement of activities are not reversed through
consolidated statement of activities. Any increase
in fair value subsequent to an impairment loss is
recognized directly in net assets.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 11 -
Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) Available-for-sale (AFS)
Investasi dalam instrument ekuitas yang tidak
tercatat di bursa yang tidak mempunyai kuotasi
harga pasar di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak
dapat diukur secara handal diklasifikasikan
sebagai AFS, diukur pada biaya perolehan
dikurangi penurunan nilai.
Investments in unlisted equity instruments that are
not quoted in an active market and whose fair
value cannot be reliably measured are classified
as AFS, measured at cost less impairment.
Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada,
diakui pada laporan aktivitas konsolidasian pada
saat hak Grup untuk memperoleh pembayaran
dividen ditetapkan.
Dividends on AFS equity instruments, if any, are
recognized in the consolidated statement of
activities when the Group’s right to receive the
dividends are established.
Metode suku bunga efektif Effective interest method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode
untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau biaya
selama periode yang relevan. Suku bunga efektif
adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi penerimaan atau
pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh
komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif,
biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya)
selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau,
jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat
untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan pada saat pengakuan awal.
The effective interest method is a method of
calculating the amortized cost of a financial
instrument and of allocating interest income or
expense over the relevant period. The effective
interest rate is the rate that exactly discounts
estimated future cash receipts or payments
(including all fees and points paid or received that
form an integral part of the effective interest rate,
transaction costs and other premiums or
discounts) through the expected life of the
financial instrument, or, where appropriate, a
shorter period to the net carrying amount on initial
recognition.
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator
penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan.
Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat
bukti obyektif, sebagai akibat dari satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset
keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut
berdampak pada estimasi arus kas masa depan
atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara
andal.
Financial assets are assessed for indicators of
impairment at each reporting date. Financial
assets are impaired when there is objective
evidence that, as a result of one or more events
that occurred after the initial recognition of the
financial asset, the estimated future cash flows of
the investment have been affected.
Untuk investasi ekuitas AFS yang tidak tercatat di
bursa, penurunan yang signifikan atau jangka
panjang dalam nilai wajar dari instrumen ekuitas di
bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti
obyektif terjadinya penurunan nilai.
For unlisted equity investments classified as AFS,
a significant or prolonged decline in the fair value
of the security below its cost is considered to be
objective evidence of impairment.
Bukti obyektif penurunan nilai dari pinjaman yang
diberikan dan piutang termasuk sebagai berikut:
Objective evidence of impairment of loans and
receivables could include:
 kesulitan keuangan signifikan yang dialami
penerbit atau pihak peminjam; atau
 significant financial difficulty of the issuer or
counterparty; or
 pelanggaran kontrak, seperti terjadinya
wanprestasi atau tunggakan pembayaran
pokok atau bunga; atau
 default or delinquency in interest or principal
payments; or
 terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam
akan dinyatakan pailit atau melakukan
reorganisasi keuangan.
 it is becoming probable that the borrower will
enter bankruptcy or financial re-organisation.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 14 -
Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan
Diamortisasi
Utang, utang lain-lain dan biaya yang masih harus
dibayar pada awalnya diukur pada nilai wajar,
setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya
diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Financial Liabilities at Amortized Cost
Accounts payables, other accounts payables and
accrued expenses are initially measured at fair
value, net of transaction costs, and are
subsequently measured at amortized cost, using
the effective interest method.
Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan
Grup menghentikan pengakuan liabilitas
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah
dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih
antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang
dihentikan pengakuannya dan imbalan yang
dibayarkan dan utang diakui dalam laporan
aktivitas konsolidasian.
Derecognition of Financial Liabilities
The Group derecognises financial liabilities when,
and only when, the Group’s obligations are
discharged, cancelled or expire. The difference
between the carrying amount of the financial
liability derecognized and the consideration paid
and payable is recognized in the consolidated
statement of activities.
h. Saling hapus antar Aset Keuangan dan Kewajiban
Keuangan
h. Netting of Financial Assets and Financial
Liabilities
Aset dan liabilitas keuangan Grup saling hapus
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan jika dan hanya jika,
The Group only offsets financial assets and
liabilities and presents the net amount in the
consolidated statement of financial position where
it:
 saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui tersebut; dan
 currently have a legal enforceable right to set
off the recognized amount; and
 berniat untuk menyelesaikan secara neto atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
 intends either to settle on a net basis, or to
realize the asset and settle the liability
simultaneously.
i. Kas dan Setara Kas i. Cash and Cash Equivalents
Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara
kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang
dari tanggal perolehannya dan yang tidak
dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
For cash flow presentation purposes, cash and
cash equivalents consist of cash on hand and in
banks and all unrestricted investments with
maturities of three months or less from the date of
placement.
j. Investasi pada Perusahaan Asosiasi j. Investments in Associate
Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup
mempunyai pengaruh yang signifikan dan bukan
merupakan entitas anak ataupun bagian partisipasi
dalam ventura bersama. Pengaruh signifikan
adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam
keputusan, kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
An associate is an entity over which the Group
has significant influence and that is neither a
subsidiary nor an interest in a joint venture.
Significant influence is the power to participate in
the financial and operating policy decisions of the
investee but not control or joint control over those
policies.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 13 -
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika
dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset berakhir, atau Grup mentransfer
aset keuangan dan secara substansial mentransfer
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer
serta tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta
masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka
Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas
aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar
jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup
memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan aset keuangan yang
ditransfer, Grup masih mengakui aset keuangan
dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar
pinjaman yang diterima.
The Group derecognizes a financial asset only
when the contractual rights to the cash flows from
the asset expire, or when it transfer the financial
asset and substantially all the risks and rewards
of ownership of the asset to another entity. If the
Group neither transfers nor retains substantially
all the risks and rewards of ownership and
continues to control the transferred asset, the
Group recognizes its retained interest in the asset
and an associated liability for amounts it may
have to pay. If the Group retains substantially all
the risks and rewards of ownership of a
transferred financial asset, the Group continues to
recognize the financial asset and also recognizes
a collateralised borrowing for the proceeds
received.
Penghentian pengakuan aset keuangan secara
keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset
dan jumlah pembayaran dan piutang yang diterima
dan keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah
diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laporan
aktivitas.
On derecognition of financial asset in its entirety,
the difference between the asset’s carrying
amount and the sum of the consideration received
and receivable and the cumulative gain or loss
that had been recognized in other comprehensive
income and accumulated in equity is recognized
in statement of activities.
Penghentian pengakuan aset keuangan terhadap
satu bagian saja (misalnya ketika Grup masih
memiliki hak untuk membeli kembali bagian aset
yang ditransfer), Grup mengalokasikan jumlah
tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut
pada bagian yang tetap diakui berdasarkan
keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak
lagi diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari kedua
bagian tersebut pada tanggal transfer. Selisih
antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada
bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari
pembayaran yang diterima untuk bagian yang yang
tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau
kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian
yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya
telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain
diakui pada laporan aktivitas. Keuntungan dan
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
pendapatan komprehensif lain dialokasikan pada
bagian yang tetap diakui dan bagian yang
dihentikan pengakuannya, berdasarkan nilai wajar
relatif kedua bagian tersebut.
On derecognition of financial asset other than its
entirety (e.g., when the Group retains an option to
repurchase part of a transferred asset), the Group
allocates the previous carrying amount of the
financial asset between the part it continues to
recognize under continuing involvement, and the
part it no longer recognizes on the basis of the
relative fair values of those parts on the date of
the transfer. The difference between the carrying
amount allocated to the part that is no longer
recognized and the sum of the consideration
received for the part no longer recognized and
any cumulative gain or loss allocated to it that had
been recognized in other comprehensive income
is recognized in statement of activities. A
cumulative gain or loss that had been recognized
in other comprehensive income is allocated
between the part that continues to be recognized
and the part that is no longer recognized on the
basis of the relative fair values of those parts.
g. Liabilitas Keuangan g. Financial Liabilities
Liabilitas keuangan Grup disajikan sebagai
liabilitas keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi.
Group’s financial liabilities are classified as at
amortized cost.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 16 -
Pada saat pelepasan suatu entitas asosiasi yang
mengakibatkan Grup kehilangan pengaruh
signifikan atas entitas asosiasi, investasi yang
tersisa diukur pada nilai wajar pada tanggal
tersebut dan nilai wajarnya dianggap sebagai nilai
wajar pada saat pengakuan awal sebagai suatu
aset keuangan sesuai dengan PSAK 55. Selisih
antara jumlah tercatat sebelumnya atas entitas
asosiasi diatribusikan ke sisa kepemilikan dan nilai
wajar termasuk dalam penentuan keuntungan atau
kerugian atas pelepasan entitas asosiasi.
Selanjutnya, Grup memperhitungkan seluruh
jumlah yang sebelumnya diakui dalam pendapatan
komprehensif lain yang terkait dengan entitas
asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar
yang sama dengan yang diperlukan jika entitas
asosiasi telah melepaskan secara langsung aset
dan liabilitas yang terkait. Oleh karena itu, jika
keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah
diakui dalam pendapatan komprehensif lain oleh
entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laporan
aktivitas atas pelepasan aset atau liabilitas yang
terkait, maka Grup mereklasifikasi keuntungan
atau kerugian dari ekuitas ke laporan aktivitas
(sebagai penyesuaian reklasifikasi) sejak Grup
kehilangan pengaruh signifikan atas entitas
asosiasi.
Upon disposal of an associate that results in the
Group losing significant influence over that
associate, any retained investment is measured
at fair value at that date and the fair value is
regarded as its fair value on initial recognition as
a financial asset in accordance with PSAK 55.
The difference between the previous carrying
amount of the associate attributable to the
retained interest and the fair value is included in
the determination of the gain or loss on disposal
of the associate. In addition, the Group accounts
for all amounts previously recognized in other
comprehensive income in relation to that
associate on the same basis as would be
required if that associate had directly disposed of
the related assets or liabilities. Therefore, if a
gain or loss previously recognized in other
comprehensive income by that associate would
be reclassified to statement of activities on the
disposal of the related assets or liabilities, the
Group reclassifies the gain or loss from equity to
statement of activities (as a reclassification
adjustment) when it loses significant influence
over that associate.
Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas
asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul
dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam
laporan keuangan konsolidasian Grup hanya
sepanjang kepemilikan dalam entitas asosiasi
yang tidak terkait dengan Grup.
When a group entity transacts with its associate,
profits and losses resulting from the transaction
with the associate are recognized in the Group’s
consolidated financial statements only to the
extent of its interest in the associate that are not
related to the Group.
k. Beban Dibayar Dimuka k. Prepaid Expenses
Beban dibayar dimuka diamortisasi selama
manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
Prepaid expenses are amortized over their
beneficial periods using the straight-line method.
l. Properti Investasi l. Investment Properties
Properti investasi adalah properti (tanah atau
bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau
kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau
untuk kenaikan nilai atau keduanya. Properti
investasi diukur menggunakan nilai wajar.
Investment properties are properties (land or a
building – or part of a building – or both) held to
earn rentals or for capital appreciation or both.
Investment properties are measured using fair
value.
m. Aset Tetap - Pemilikan Langsung m. Property and Equipment - Direct Acquisitions
Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan
administrasi dicatat berdasarkan biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Property and equipment held for use in the
production or supply of goods or services, or for
administrative purposes, are stated at cost, less
accumulated depreciation and any accumulated
impairment loss.
Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya
perolehan aset dikurangi nilai residu dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomis aset, yaitu empat
tahun untuk komputer, perabot, perlengkapan dan
peralatan kantor, dan lima tahun untuk kendaraan.
Depreciation is recognized so as to write-off the
cost of assets less residual values using the
straight-line method based on the estimated
useful life of the assets of four years for
computers, office furniture, fixtures and
equipment, and five years for vehicle.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 15 -
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas
asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas. Investasi pada entitas asosiasi
dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian
sebesar biaya perolehan dan selanjutnya
disesuaikan untuk perubahan dalam bagian
kepemilikan Grup atas aset bersih entitas asosiasi
yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan
penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap
investasi secara individu. Bagian Grup atas
kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai
tercatat dari investasi (yang mencakup semua
kepentingan jangka panjang, secara substansi,
merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi
bersih entitas anak dalam entitas asosiasi) diakui
hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai
kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif atau
melakukan pembayaran atas kewajiban entitas
asosiasi.
The results of operations and assets and liabilities
of associates are incorporated in these
consolidated financial statements using the equity
method of accounting. Under the equity method,
an investment in an associate is initially
recognized in the consolidated statement of
financial position at cost and adjusted thereafter
to recognize the Group’s share of the profit or
loss and other comprehensive income of the
associate. When the Group’s share of losses of
an associate exceeds the Group’s interest in that
associate (which includes any long-term interests
that, in substance, form part of the Group’s net
investment in the associate) the Group
discontinues recognizing its share of further
losses. Additional losses are recognized only to
the extent that the Group has incurred legal or
constructive obligations or made payments on
behalf of the associate.
Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas
bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset yang
teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari
entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi,
diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam
jumlah tercatat investasi, dan diuji penurunan nilai
sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan
dari kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih dari
aset yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas
kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah
pengujian kembali segera diakui di dalam laporan
aktivitas.
Any excess of the cost of acquisition over the
Group’s share of the net fair value of identifiable
assets, liabilities and contingent liabilities of the
associate recognized at the date of acquisition, is
recognized as goodwill, which is included within
the carrying amount of the investment. Any
excess of the Group’s share of the net fair value
of the identifiable assets, liabilities and contingent
liabilities over the cost of acquisition, after
reassessment, is recognized immediately in
statement of activities.
Persyaratan dalam PSAK 55 (Revisi 2011)
Instrumen Keuangan: Pengakuan dan
Pengukuran, diterapkan untuk menentukan apakah
perlu untuk mengakui setiap penurunan nilai
sehubungan dengan investasi pada entitas
asosiasi Grup. Jika perlu, jumlah tercatat investasi
yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan
nilai sesuai dengan PSAK 48 (Revisi 2009),
Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal
dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan
(mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual) dengan
jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai yang
diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan
pada setiap aset yang membentuk bagian dari nilai
tercatat investasi pada entitas asosiasi. Setap
pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan
dari investasi tersebut kemudian meningkat.
The requirements of PSAK 55 (revised 2011),
Financial Instruments: Recognition and
Measurement are applied to determine whether it
is necessary to recognize any impairment loss
with respect to the Group’s investment in an
associate. When necessary, the entire carrying
amount of the investment (including goodwill) is
tested for impairment in accordance with PSAK
48 (Revised 2009), Impairment of Assets, as a
single asset by comparing its recoverable amount
(higher of value in use and fair value less costs to
sell) with its carrying amount. Any impairment
loss recognized forms part of the carrying amount
of the investment. Any reversal of that
impairment loss is recognized in accordance with
PSAK 48 to the extent that the recoverable
amount of the investment subsequently
increases.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 18 -
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai
aset apabila terdapat kepastian bahwa
penggantian akan diterima dan jumlah piutang
dapat diukur secara andal.
When some or all of the economic benefits
required to settle a provision are expected to be
recovered from a third party, a receivable is
recognized as an asset if it is virtually certain that
reimbursement will be received and the amount of
the receivable can be measured reliably.
p. Imbalan Pasca Kerja p. Post-Employment Benefits
Sejak 1 Januari 2012, PSAK 24 (revisi 2010),
Imbalan Kerja, memperkenankan pengakuan
akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial
sebagai pendapatan komprehensif lain di ekuitas,
selain pendekatan koridor dan laba rugi. Grup
melanjutkan penggunaan pendekatan koridor
sebagaimana dijelaskan di bawah.
Since January 1, 2012, PSAK 24 (revised 2010),
Employee Benefits, allows the recognition of
accumulated actuarial gains and losses as other
comprehensive income under equity, in addition
to the corridor and profit or loss approaches. The
Group continues to use the corridor approach as
described below.
Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan
metode Projected Unit Credit. Akumulasi
keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang
belum diakui yang melebihi jumlah yang lebih
besar diantara 10% dari nilai kini kewajiban
imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus
selama rata-rata sisa masa kerja yang
diprakirakan dari para karyawan dalam program
tersebut (pendekatan koridor). Biaya jasa lalu
dibebankan langsung apabila imbalan tersebut
telah menjadi hak atau vested, dan sebaliknya
akan diakui sebagai beban dengan metode garis
lurus selama periode rata-rata sampai imbalan
tersebut menjadi vested.
The cost of providing post-employment benefits is
determined using the Projected Unit Credit
Method. The accumulated unrecognized actuarial
gains and losses that exceed 10% of the present
value of the entity’s define benefit obligations are
recognized on straight-line basis over the
expected average remaining working lives of the
participating employees (corridor approach). Past
service cost is recognized immediately to the
extent that the benefits are already vested, and
otherwise is amortized on a straight-line basis
over the average period until the benefits become
vested.
Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pasti
di laporan posisi keuangan konsolidasian
merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti
disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian
aktuarial yang belum diakui dan biaya jasa lalu
yang belum diakui.
The benefit obligation recognized in the
consolidated statements of financial position
represents the present value of the defined benefit
obligation, as adjusted for unrecognized actuarial
gains and losses and unrecognized past service
cost.
q. Pengakuan Pendapatan dan Beban q. Revenue and Expense Recognition
Yayasan mencatat sumbangan dan kontribusi
apabila tidak ada pembatasan, sebagai
pendapatan dalam periode yang ditentukan oleh
pemberi sumbangan/donor, atau, bila tidak
ditentukan periodenya, pada saat komitmen
diberikan.
The Foundation records donations and
contributions, if unrestricted, as revenue in the
period designated by the grantor/donor or, in the
absence of a specified period, at the time the
commitment is made.
Pendapatan bunga diakui berdasarkan waktu,
dengan acuan saldo pokok dan tingkat bunga yang
berlaku.
Interest revenue is accrued on timely basis, by
reference to the principal outstanding and at the
applicable interest rate.
Pendapatan lain-lain diakui pada saat jasa
diberikan. Beban diakui pada saat terjadinya.
Revenue from other sources are recognized when
services are rendered. Expenses are recognized
when incurred.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 17 -
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode
penyusutan direview setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut
berlaku prospektif.
The estimated useful lives, residual values and
depreciation method are reviewed at each year
end, with the effect of any changes in estimate
accounted for on a prospective basis.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan
pada laporan aktivitas konsolidasian pada saat
terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya
yang timbul untuk menambah, mengganti atau
memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya
perolehan aset jika dan hanya jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan
berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
Grup dan biaya perolehan aset dapat diukur secara
andal.
The cost of maintenance and repairs is charged
to consolidated statement of activities as incurred.
Other costs incurred subsequently to add to,
replace part of, or service an item of property and
equipment, are recognized as asset if, and only if,
it is probable that future economic benefits
associated with the item will flow to the Group and
the cost of the item can be measured reliably.
Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau
yang dijual, nilai tercatatnya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian
dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam
laporan aktivitas konsolidasian.
When assets are retired or otherwise disposed of,
their carrying amounts are removed from the
accounts and any resulting gain or loss is
reflected in the consolidated statement of
activities.
n. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
Pada tanggal pelaporan, Grup menelaah nilai
tercatat aset non-keuangan untuk menentukan
apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari
aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak
memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang
dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu,
Grup mengestimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali dari unit penghasil kas atas aset.
n. Impairment of Non-financial Asset
At reporting dates, the Group reviews the carrying
amount of non-financial assets to determine
whether there is any indication that those assets
have suffered an impairment loss. If any such
indication exists, the recoverable amount of the
asset is estimated in order to determine the
extent of the impairment loss (if any). Where it is
not possible to estimate the recoverable amount
of an individual asset, the Group estimates the
recoverable amount of the cash generating unit to
which the asset belongs.
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali
adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai
nilai pakai, estimasi arus kas masa depan
didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas
masa depan belum disesuaikan.
Estimated recoverable amount is the higher of fair
value less cost to sell and value in use. In
assessing value in use, the estimated future cash
flows are discounted to their present value using
a pre-tax discount rate that reflects current market
assessments of the time value of money and the
risks specific to the asset for which the estimates
of future cash flows have not been adjusted.
o. Provisi o. Provisions
Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini
(baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan
besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban
dan estimasi yang andal mengenai jumlah
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisions are recognized when the Group has a
present obligation (legal or constructive) as a
result of a past event, it is probable that the Group
will be required to settle the obligation, and a
reliable estimate can be made of the amount of
the obligation.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir
periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian yang meliputi
kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.
The amount recognized as a provision is the best
estimate of the consideration required to settle the
present obligation at the end of the reporting
period, taking into account the risks and
uncertainties surrounding the obligation. Where a
provision is measured using the cash flows
estimated to settle the present obligation, its
carrying amount is the present value of those
cash flows.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 20 -
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai
beban atau penghasilan dalam laporan aktivitas,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal
dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar
laporan aktivitas (baik dalam pendapatan
komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di
luar laporan aktivitas atau yang timbul dari
akuntansi awal atau kombinasi bisnis. Dalam
kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk
dalam akuntansi kombinasi bisnis.
Current and deferred tax are recognized as an
expense or income in statement of activities,
except when they relate to items that are
recognized outside of statement of activities
(whether in other comprehensive income or
directly in equity), in which case the tax is also
recognized outside of statement of activities, or
where they arise from the initial accounting for a
business combination. In the case of a business
combination, the tax effect is included in the
accounting for the business combination.
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN
ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND
ESTIMATES
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup
sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3, Pengurus
diwajibkan untuk membuat penilaian, estimasi dan
asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas
yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan
asumsi yang terkait didasarkan pada pengalaman
historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan.
Hasil aktualnya mungkin berbeda dari estimasi
tersebut.
In the applying the accounting policies described in
Note 3, the excecutives management are required to
make judgments, estimates and assumptions about
the carrying amounts of assets and liabilities that are
not readily apparent from other sources. The
estimates and underlying assumptions are based on
historical experience and other factors that are
considered to be relevant. Actual results may differ
from these estimates.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara
berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam
periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi
hanya mempengaruhi periode tersebut, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi
mempengaruhi periode saat ini dan masa depan.
The estimates and underlying assumptions are
reviewed on an ongoing basis. Revisions to
accounting estimates are recognized in the period
which the estimate is revised if the revision affects
only that period, or in the period of the revision and
future periods if the revision affects both current and
future periods.
Pengurus tidak membuat pertimbangan kritis yang
mempunyai efek yang signifikan atas jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian, selain
dari yang sudah dijelaskan dibawah ini.
The executive management has not made any critical
judgment that has significant impact on the amount
recognized in the consolidated financial statements,
apart from those involving estimates which are dealt
with below.
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber
estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan
yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam tahun
keuangan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Key Sources of Estimation Uncertainty
The key assumptions concerning future and other
key sources of estimation uncertainty at the end of
the reporting period, that have a significant risk of
causing a material adjustment to the carrying
amounts of assets and liabilities within the next
financial year are discussed below:
Rugi Penurunan Nilai Pinjaman yang Diberikan dan
Piutang
Impairment Loss on Loans and Receivables
Grup menilai penurunan nilai pinjaman yang
diberikan dan piutang pada setiap tanggal pelaporan.
Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai
harus dicatat dalam laporan aktivitas konsolidasian,
manajemen membuat penilaian, apakah terdapat
bukti obyektif bahwa kerugian telah terjadi.
Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi
dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu
arus kas masa depan yang direview secara berkala
untuk mengurangi perbedaan antara estimasi
kerugian dan kerugian aktualnya. Nilai tercatat
pinjaman yang diberikan dan piutang diungkapkan
dalam Catatan 6.
The Group assesses its loans and receivables for
impairment at each reporting date. In determining
whether an impairment loss should be recorded in
statement of activities, management makes judgment
as to whether there is an objective evidence that loss
event has occurred. Management also makes
judgment as to the methodology and assumptions for
estimating the amount and timing of future cash flows
which are reviewed regularly to reduce any difference
between loss estimate and actual loss. The carrying
amount of loans and receivables are disclosed in
Note 6.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 19 -
r. Pajak Penghasilan r. Income Tax
Yayasan
Sesuai dengan Undang-undang Pajak
Penghasilan No. 36 Tahun 2008, sumbangan dan
kontribusi yang tidak terkait dengan usaha,
kepemilikan atau pengendalian antara pihak
berelasi tidak dikenakan pajak penghasilan.
Sumbangan yang diterima Yayasan dari para
donatur tidak dikenakan pajak penghasilan
sebagaimana ditegaskan dalam surat Direktorat
Jenderal Pajak No. S-725/PJ.42/2001 tanggal
29 November 2001.
The Foundation
In accordance with Income Tax Law No. 36 Year
2008, donations and contributions not related to
business, ownership, or control between related
parties are not subject to income tax.
Contributions received from donors by the
Foundation are not subject to income tax as
confirmed by a letter from the Directorate General
of Taxation No. S-725/PJ.42/2001 dated
November 29, 2001.
Entitas Anak
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba
kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
berlaku.
The Subsidiaries
Current tax expense is determined based on the
taxable income for the period computed using
prevailing tax rates.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas
konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas
menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas
pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak
pada masa yang akan datang.
Deferred tax assets and liabilities are recognized
for the future tax consequences attributable to
differences between the financial statement
carrying amounts of existing assets and liabilities
and their respective tax bases. Deferred tax
liabilities are recognized for all taxable temporarily
differences and deferred tax assets are
recognized for deductible temporarily differences
to the extent that it is probable that taxable
income will be available in future periods against
which the deductible temporarily differences can
be utilized.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan
atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara
substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan.
Deferred tax assets and liabilities are measured at
the tax rates that are expected to apply in the
period in which the liability is settled or the asset
realized, based on the tax rates (and tax laws)
that have been enacted, or substantively enacted,
by the end of the reporting period.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang
pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasikan sebagian
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
The carrying amount of deferred tax asset is
reviewed at the end of each reporting period and
reduced to the extent that it is no longer probable
that sufficient taxable profits will be available to
allow all or part of the asset to be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus
ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling hapus aset
pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama
serta Grup yang berbeda yang bermaksud untuk
memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan
dasar neto.
Deferred tax assets and liabilities are offset when
there is legally enforceable right to set off current
tax assets against current tax liabilities and when
they relate to income taxes levied by the same
taxation authority and the Group intends to settle
its current tax assets and current tax liabilities on
a net basis.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 22 -
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Tidak terikat Unrestricted
Kas 93.690.396 91.002.020 Cash on hand
Bank 9.095.570.007 7.172.844.799 Cash in banks
Deposito berjangka 25.145.012.122 24.895.795.353 Time deposits
Jumlah Kas dan Setara Kas Total Unrestricted Cash and
Tidak Terikat 34.334.272.525 32.159.642.172 Cash Equivalents
Terikat temporer Temporarily restricted
Bank 60.697.550.821 30.852.020.153 Cash in banks
Deposito berjangka 30.330.069.547 81.361.041.230 Time deposits
Jumlah Kas dan Setara Kas Total Temporarily Restricted Cash
Terikat Temporer 91.027.620.368 112.213.061.383 and Cash Equivalents
Jumlah 125.361.892.893 144.372.703.555 Total
Tingkat bunga deposito berjangka per tahun: Interest rates per annum on time deposits:
2013 2012
Rupiah 5,00% - 10,00% 5,50% - 7,00% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 0,10% - 2,00% 0,10% - 2,00% U.S. Dollar
6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Pihak berelasi Related parties
Sampoerna Foundation (Singapore) Sampoerna Foundation (Singapore)
Pte. Ltd. 18.258.496.301 13.879.247.116 Pte. Ltd.
Yayasan Sahabat Wanita 5.146.823.353 8.918.688.169 Yayasan Sahabat Wanita
PT Siswa Bangsa 4.691.704.519 4.862.590.284 PT Siswa Bangsa
Koperasi Sahabat Wanita 289.552.777 125.251.277 Koperasi Sahabat Wanita
Jumlah 28.386.576.950 27.785.776.846 Total
Pihak ketiga Third parties
Piutang siswa 298.000.000 - Student receivables
Piutang karyawan 143.458.879 - Employee receivables
Piutang partner 278.625.000 - Partners' receivable
Lain-lain 156.936.300 59.674.809 Others
Jumlah 877.020.179 59.674.809 Total
Jumlah 29.263.597.129 27.845.451.655 Total
Piutang lain-lain kepada pihak berelasi merupakan
pembayaran beban oleh Yayasan atas nama pihak-
pihak berelasi. Piutang ini tanpa bunga dan jangka
waktu pelunasan tertentu.
Other accounts receivable from related parties
pertains to expenses paid by the Foundation on
behalf of related parties. These receivables are non-
interest bearing and have no definite terms of
repayment.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 21 -
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Estimated Useful Lives of Property and Equipment
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan
berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari aset
tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan
evaluasi teknis internal dan pengalaman Grup atas
aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direview
secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan
berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum
atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset.
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi
dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara
signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode
pencatatan biaya yang diakibatkan karena
perubahan faktor yang disebutkan diatas.
The useful life of each of the item of the Group’s
property and equipment is estimated based on the
period over which the asset is expected to be used.
Such estimation is based on internal technical
evaluation and experience with similar assets. The
estimated useful life of each asset is reviewed
periodically and updated if expectations differ from
previous estimates due to physical wear and tear,
technical or commercial obsolescence and legal or
other limits on the use of the asset. It is possible,
however, that future results of operations could be
materially affected by changes in the amounts and
timing of recorded expenses brought about by
changes in the factors mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat
mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui
dan penurunan nilai tercatat aset tersebut.
A change in the estimated useful life of any item of
property and equipment would affect the recorded
depreciation expense and decrease in the carrying
values of these assets.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam
Catatan 11.
The carrying amounts of property and equipment and
investment property are disclosed in Note 11.
Taksiran Nilai Wajar Properti Investasi Estimated Investment Property’s Fair Value
Dalam menentukan nilai wajar properti investasi,
manajemen membuat penilaian menggunakan
informasi yang tersedia dan bersifat publik dan nilai
jual obyek pajak yang ditetapkan Pemerintah yang
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan.
Informasi-informasi tersebut dapat mempengaruhi
nilai wajar properti investasi. Manajemen tidak
menggunakan jasa penilai independen dalam
menentukan nilai wajar properti investasi. Nilai
tercatat properti investasi diungkapkan dalam
Catatan 12.
In determining investment property fair value,
management makes judgments using any available
public information and the tax object selling price
(nilai jual obyek pajak) stated by the Government
applicable at the date of the financial statements.
That information would affect investment property fair
value. There is no such an independent valuer in
determining the investment property fair value. The
carrying amounts of investment property are
disclosed in Note 12.
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja Post-Employment Benefits
Penentuan liabilitas imbalan pasca kerja tergantung
pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut.
Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang
berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup yang
memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan
pasti ditangguhkan diamortisasi secara garis lurus
selama rata-rata sisa masa kerja karyawan.
Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan
signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi
atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
Nilai tercatat atas estimasi liabilitas imbalan kerja
Grup diungkapkan dalam Catatan 16.
The determination of post-employment benefits
obligation is dependent on selection of certain
assumptions used by actuaries in calculating such
amounts. Those assumptions include among others,
discount rate and rate of salary increase. Actual
results that differ from the Group’s assumptions in
which effects are more than 10% of the defined
benefit obligations are deferred and being amortized
on a straight-line basis over the expected average
remaining service years of the qualified employee.
While the Group believes that its assumptions are
reasonable and appropriate, significant differences in
the actual results or significant changes in the
Group’s assumptions may materially affect its
estimated liabilities for employee benefits and net
employee benefits expense. The carrying amount of
the Group’s estimated liabilities for employee benefits
are shown in Note 16.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 24 -
9. INVESTASI PERUSAHAAN ASOSIASI 9. INVESTMENT IN ASSOCIATES
Pada bulan Agustus 2010, Yayasan melakukan
investasi pada PT Liem Seeng Tee, suatu
perusahaan asosiasi, yang bergerak dalam bidang
jasa kontraktor umum, properti dan perdagangan
dengan kepemilikan sebesar 25%. Mutasi investasi
pada PT Liem Seeng Tee adalah sebagai berikut:
In August 2010, the Foundation invested in PT Liem
Seeng Tee, an associate company engaged in
general contractor, real estate and trading services,
with 25% of ownership interest. Changes in
investment in PT Liem Seeng Tee are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Nilai tercatat awal tahun 10.724.813.848 10.096.304.971 Carrying amount at beginning of year
Uang muka modal disetor 375.000.000 - Advances for paid-up capital
Bagian laba bersih entitas Equity in net income of associated
asosiasi 363.381.639 628.508.877 company
Nilai tercatat akhir tahun 11.463.195.487 10.724.813.848 Carrying amount at end of year
10. ASET KEUANGAN LAINNYA 10. OTHER FINANCIAL ASSETS
Pada Bulan September 2011, PT Sampoerna
Education, entitas anak, melakukan investasi pada
PT Siswa Bangsa, perusahaan yang bergerak dalam
bidang jasa pendidikan sebesar Rp 20.000.000
dengan kepemilikan 1%.
In September 2011, PT Sampoerna Education, a
subsidiary, invested in PT Siswa Bangsa, a company
engaged as education service provider amounting to
Rp 20,000,000 with 1% of ownership interest.
Pada tanggal 31 Desember 2013, manajemen
PT Sampoerna Education beranggapan terdapat
penurunan nilai untuk investasi terutama karena
defisiensi modal dan ketidakmampuan
PT Sampoerna Education untuk mendapatkan
pendapatan yang memadai untuk operasionalnya.
Maka kerugian penurunan nilai sejumlah
Rp 20.000.000 telah dibebankan ke aktivitas tahun
berjalan.
As of December 31, 2013, the management of
PT Sampoerna Education believes that there is
impairment on this investment mainly due to capital
deficiency and their inability to generate sufficient
revenue for their operations. Accordingly, an
impairment expense amounting to Rp 20,000,000 is
charged to current activities.
Pada tanggal 31 Desember 2013, aset keuangan
lainnya merupakan dana di Bank Sahabat
Sampoerna yang ditempatkan oleh PT Sampoerna
Wirausaha (entitas anak). Dana ini merupakan dana
yang belum disalurkan dari Pemberi pinjaman di
Proyek Mekar. Penyaluran dana ini berdasarkan
persetujuan Pemberi pinjaman berdasarkan proposal
dari Rekan di Proyek Mekar.
At December 31, 2013, the balance represents
amounts placed in Bank Sahabat Sampoerna by
PT Sampoerna Wirausaha (a subsidiary) which was
received from lenders for the purpose of Mekar
Project which not distributed yet. The distribution of
these funds is based on Lender’s approval of the
proposal submitted by the Partner of the Proyek
Mekar.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 23 -
Pengurus Yayasan berpendapat seluruh piutang lain-
lain tersebut dapat ditagih, sehingga tidak dibentuk
cadangan kerugian penurunan nilai.
The executive management of the Foundation
believes that all other receivables are collectible;
hence no allowances for impairment losses were
provided.
7. UANG MUKA 7. ADVANCES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Aset lancar Current assets
Tidak terikat 333.118.100 212.635.000 Unrestricted
Terikat 331.819.000 657.175.600 Restricted
Jumlah uang muka aset lancar 664.937.100 869.810.600 Total advances current assets
Aset tidak lancar Noncurrent assets
Tidak terikat Unrestricted
PT Suryamas Duta Makmur 5.467.000.000 5.467.000.000 PT Suryamas Duta Makmur
Lain-lain 246.013.255 285.291.240 Others
Jumlah uang muka aset tidak lancar 5.713.013.255 5.752.291.240 Total advances noncurrent assets
Uang muka yang dibayarkan kepada PT Suryamas
Duta Makmur merupakan pembayaran pada tahun
2007 untuk pembelian sebidang tanah di
Rancamaya. Pada tahun 2012, sebagian uang muka
tersebut diselesaikan dengan penyerahan 6 unit
rumah senilai Rp 3.355.000.000 (Catatan 12). Pada
tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, saldo uang
muka pembelian tanah yang belum diselesaikan
adalah sebesar Rp 5.467.000.000.
Advance payment to PT Suryamas Duta Makmur
pertains to payment in 2007 for the purchase of a
parcel of land in Rancamaya. In 2012, part of this
advance was settled through the transfer of 6 units of
houses totaling Rp 3,355,000,000 (Note 12). As of
December 31, 2013 and 2012, the remaining balance
of the advance payment is Rp 5,467,000,000.
8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 8. PREPAID EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Sewa 3.026.260.910 1.170.392.738 Rent
Jasa katering 2.105.155.777 - Catering services
Asuransi 468.325.477 517.110.603 Insurance
Lain-lain 650.389.364 251.978.644 Others
Jumlah 6.250.131.528 1.939.481.985 Total
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 26 -
12. PROPERTI INVESTASI 12. INVESTMENT PROPERTY
Pada tahun 2012, properti investasi merupakan 6 unit
rumah untuk dijual di Rancamaya senilai
Rp 3.355.000.000 yang merupakan penyelesaian
sebagian uang muka kepada PT Suryamas Duta
Makmur Tbk. Selanjutnya, pada tahun yang sama,
Yayasan menjual 1 unit rumah senilai Rp 366.000.000
dengan harga jual Rp 395.000.000. Keuntungan dari
penjualan ini dicatat sebagai bagian dari penghasilan
lain-lain - bersih.
In 2012, investment property pertains to 6 units of
houses for sale in Rancamaya totaling
Rp 3.355.000.000 which is used as part of the
settlement of an advance payment to PT Suryamas
Duta Makmur Tbk. Furthermore, in 2012 the
Foundation sold 1 house unit with a carrying value of
Rp 366,000,000 with selling price of Rp 395,000,000.
Gain from this sale is recorded as part of other
earnings - net.
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, nilai
tercatat sebesar Rp 2.989.000.000 mencerminkan
nilai wajar properti investasi.
As of December 31, 2013 and 2012, the carrying
amount of Rp 2,989,000,000 represents the fair value
of the investment property.
13. UANG JAMINAN 13. REFUNDABLE DEPOSITS
Akun ini merupakan uang jaminan terkait dengan
penyewaan gedung dan biaya-biaya keperluan
lainnya di Mulia Business Park dan Sampoerna
Strategic Square.
This account represents refundable deposits related
to building rental and utilities expenses in Mulia
Business Park and Sampoerna Strategic Square.
14. UTANG 14. ACCOUNTS PAYABLE
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Pihak berelasi Related parties
Koperasi Siswa Bangsa 1.887.786.502 351.977.364 Koperasi Siswa Bangsa
Sentinel Development Limited 6.338.280.000 - Sentinel Development Limited
Jumlah 8.226.066.502 351.977.364 Total
Pihak ketiga Third parties
Mikrobot Indonesia 588.332.800 - Mikrobot Indonesia
PT. Panorama Tours Indonesia 584.294.556 907.790.464 PT. Panorama Tours Indonesia
Dharmavolla Indonesia Perkasa 290.840.220 - Dharmavolla Indonesia Perkasa
PT Mitra Teleinformatika Perkasa 275.689.339 - PT Mitra Teleinformatika Perkasa
PT Inter Pariwara Global 262.973.520 227.605.728 PT Inter Pariwara Global
PT Gagas Daya Imaji 259.686.000 - PT Gagas Daya Imaji
Insight Asia 244.080.000 - Insight Asia
PT Technoland Arya Utama 224.021.631 198.879.601 PT Technoland Arya Utama
PT Serasi Autoraya 223.643.704 - PT Serasi Autoraya
CV Melqisa Utama 202.960.000 - CV Melqisa Utama
Zulkarnaen - 237.600.000 Zulkarnaen
PT Media Nusantara Informasi - 218.863.636 PT Media Nusantara Informasi
PT Kaltacitra Utama - 241.449.318 PT Kaltacitra Utama
Lain-lain (dibawah Rp 200 juta) 2.779.084.639 4.721.859.057 Others (below Rp 200 million)
Jumlah 5.935.606.409 6.754.047.804 Total
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 25 -
11. ASET TETAP 11. PROPERTY AND EQUIPMENT
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ December 31,
2013 Additions Deductions 2013
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan: At cost:
Komputer 12.177.774.161 1.751.250.897 1.077.656.611 12.851.368.447 Computers
Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and
peralatan kantor 11.280.859.477 1.243.171.741 1.274.330.183 11.249.701.035 equipment
Kendaraan 153.550.000 - 153.550.000 - Vehicle
Jumlah 23.612.183.638 2.994.422.638 2.505.536.794 24.101.069.482 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Komputer 8.740.534.018 1.308.185.999 1.062.256.000 8.986.464.017 Computers
Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and
peralatan kantor 5.835.909.309 2.088.706.231 1.264.074.241 6.660.541.299 equipment
Kendaraan 153.550.000 - 153.550.000 - Vehicle
Jumlah 14.729.993.327 3.396.892.230 2.479.880.241 15.647.005.316 Total
Nilai Tercatat 8.882.190.311 8.454.064.166 Net Carrying Value
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ December 31,
2012 Additions Deductions 2012
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan: At cost:
Komputer 10.376.131.573 2.327.123.841 525.481.253 12.177.774.161 Computers
Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and
peralatan kantor 7.102.906.172 4.494.656.550 316.703.245 11.280.859.477 equipment
Kendaraan 153.550.000 - - 153.550.000 Vehicle
Jumlah 17.632.587.745 6.821.780.391 842.184.498 23.612.183.638 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Komputer 7.911.596.766 1.328.697.943 499.760.691 8.740.534.018 Computers
Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and
peralatan kantor 4.840.590.698 1.236.593.472 241.274.861 5.835.909.309 equipment
Kendaraan 143.313.333 10.236.667 - 153.550.000 Vehicle
Jumlah 12.895.500.797 2.575.528.082 741.035.552 14.729.993.327 Total
Nilai Tercatat 4.737.086.948 8.882.190.311 Net Carrying Value
Beban penyusutan dialokasikan pada: Depreciation expense was allocated to the following:
2013 2012
Rp Rp
Beban dukungan program Program support expenses
(Catatan 21) 1.731.064.474 1.705.088.961 (Note 21)
Beban program non-beasiswa 1.665.827.756 870.439.121 Non-scholarship program expenses
Jumlah 3.396.892.230 2.575.528.082 Total
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 28 -
berjalan adalah sebagai berikut: benefit obligation in the current year were as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Saldo awal kewajiban manfaat pasti 21.895.388.000 9.931.581.000 Beginning defined benefit obligation
Biaya jasa kini 11.392.084.000 7.719.594.000 Current service cost
Biaya bunga 1.091.868.000 645.669.000 Interest cost
Biaya jasa lalu 682.369.000 2.400.362.000 Past service cost
Ekspektasi pembayaran manfaat (83.868.000) (1.306.086.000) Expected benefit payment
Keuntungan kurtailmen (150.841.000) - Gain on curtailment
Transfer kewajiban (1.915.046.000) - Transfer of liabilities
Kerugian (keuntungan) aktuarial (9.056.067.000) 2.504.268.000 Actuarial losses (gains)
Saldo akhir kewajiban manfaat pasti 23.855.887.000 21.895.388.000 Ending defined benefit obligation
Mutasi kewajiban bersih tahun berjalan yang diakui di
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
Movements in the net liability recognized in the
consolidated statement of financial position are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Saldo awal tahun 18.276.233.000 7.182.883.000 Beginning of the year
Beban tahun berjalan 13.126.068.000 11.093.350.000 Amount charged to activities
Pemindahan kewajiban (1.598.520.000) - Mutation of liabilities
Pembayaran manfaat (83.868.000) - Benefit payments
Saldo akhir tahun 29.719.913.000 18.276.233.000 End of the year
Riwayat penyesuaian pengalaman adalah sebagai
berikut:
The history of experience adjustments is as follows:
31/12/2013 31/12/2012 31/12/2011 31/12/2010 31/12/2009
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai kini kewajiban imbalan pasti (23,855,887,000) (21,895,388,000) (9,931,581,000) (5,820,961,000) (2,847,777,000) Present value of obligation
Penyesuaian pengalaman liabilitas Experience adjustments on plan
program 652,587,000 920,650,000 (836,406,000) 679,743,000 (104,166,000) liabilities
Perhitungan imbalan pasca kerja dilakukan oleh
aktuaris independen, PT Dayamandiri
Dharmakonsilindo. Asumsi utama yang digunakan
dalam penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:
The cost of providing post-employment benefits is
calculated by independent actuary, PT Dayamandiri
Dharmakonsilindo. The actuarial valuation was
carried out using the following key assumptions:
2013 2012
Tingkat diskonto 8.95% 6% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 10% 10% Salary increment rate
Tingkat kematian 100% CSO 1980 100% CSO 1980 Mortality rate
Tingkat cacat 10% of Mortality Rate 10% of Mortality Rate Disability rate
Tingkat pengunduran diri 2% for all age 2% for all age Resignation rate
Umur pensiun normal 55 55 Normal retirement age
17. ASET NETO 17. NET ASSETS
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 27 -
15. UTANG PAJAK 15. TAXES PAYABLE
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Pajak Penghasilan Income Taxes
Pasal 21 3.729.436.674 3.032.906.437 Article 21
Pasal 23 142.100.767 112.124.108 Article 23
Pasal 26 - 45.999.999 Article 26
Pasal 4(2) 285.805.667 226.039.292 Article 4(2)
PPN jasa luar negeri 24.388.003 30.094.210 Offshore VAT
Jumlah 4.181.731.111 3.447.164.046 Total
16. IMBALAN PASCA KERJA 16. POST-EMPLOYMENT BENEFITS
Yayasan memberikan imbalan pasca kerja untuk
karyawan sesuai dengan Undang-undang
Ketenagakerjaan No. 13/2003. Tidak ada pendanaan
imbalan kerja yang disisihkan sampai dengan
tanggal laporan posisi keuangan. Jumlah karyawan
yang berhak diperhitungkan untuk imbalan pasca
kerja tersebut adalah 332 orang pada tahun 2013
dan 246 orang pada tahun 2012.
The Foundation provides post-employment benefits
for its qualifying employees in accordance with Labor
Law No. 13/2003. No funding of benefits has been
made to date of financial statements. The number of
the employees entitled to the benefits is 332 in 2013
and 246 in 2012.
Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan
aktivitas konsolidasian adalah sebagai berikut:
Amount recognized in the consolidated statement of
activities are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Biaya jasa kini 11.392.084.000 7.719.594.000 Current service cost
Biaya bunga 1.091.868.000 645.669.000 Interest costs
Biaya jasa lalu 682.369.000 2.400.362.000 Past service cost
Amortisasi biaya jasa lalu Amortization of unrecognized
yang belum diakui 29.000 29.000 past service cost
Keuntungan kurtailmen (125.910.000) - Gain on curtailment
Amortisasi kerugian aktuarial 85.628.000 327.696.000 Amortization of actuarial losses
Jumlah 13.126.068.000 11.093.350.000 Total
Kewajiban imbalan pasca kerja yang termasuk dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
The amounts included in the consolidated statement
of financial position are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2013 2012
Rp Rp
Nilai kini kewajiban 23.855.887.000 21.895.388.000 Present value of obligations
Keuntungan (kerugian) aktuarial Unrecognized actuarial gains
yang belum diakui 5.864.202.000 (3.618.950.000) (losses)
Biaya jasa lalu yang belum diakui (176.000) (205.000) Unrecognized past service cost
Kewajiban bersih 29.719.913.000 18.276.233.000 Net liability
Mutasi nilai kini kewajiban manfaat pasti pada tahun Movements in the present value of the defined
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 30 -
2013 2012
Rp Rp
Terikat temporer Temporarily restricted
Sampoerna Academy 46.107.061.493 39.007.465.712 Sampoerna Academy
School Development Outreach 29.657.592.571 19.111.979.920 School Development Outreach
Dana Siswa Bangsa 26.933.903.663 26.048.616.934 Dana Siswa Bangsa
Universitas Siswa Bangsa Internasional 1.346.618.364 12.769.986.724 Universitas Siswa Bangsa Internasional
Jumlah Beban Program Total Non-scholarship Program
Non-beasiswa - Terikat Expenses - Temporary
Temporer 104.045.176.091 96.938.049.290 Restricted
Jumlah Beban Program Total Non-scholarship
Non-beasiswa 255.282.215.076 195.161.367.963 Expenses
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI)
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI)
adalah sebuah universitas yang digagas
dan dikembangkan oleh Yayasan, yang secara
resmi telah didaftarkan dan beroperasi berdasarkan
Surat Keputusan No. 66/E/03/2013 tanggal 15 Maret
2013 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia. USBI memiliki 10 (sepuluh)
program studi yang sebagian diantaranya merupakan
transformasi dari Sampoerna School of Education
(SSE) dan Sampoerna School of Business (SSB).
Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) is a
university initiated and developed by the Foundation,
which was officially registered and operates based on
Decision Letter No. 66/E/03/2013 dated March 15,
2013 from the Minister of Education and Culture of
the Republic of Indonesia. USBI has 10 (ten) study
programs, some of which were transformed from
Sampoerna School of Education (SSE) and
Sampoerna School of Business (SSB).
Sampoerna Academy Sampoerna Academy
Sampoerna Academy merupakan program
pendidikan yang bertujuan membangun model
sekolah yang memberikan pendidikan berstandar
internasional dengan menggabungkan kurikulum
Cambridge, kurikulum nasional dan pendidikan di
asrama. Program ini bertujuan untuk menciptakan
calon pemimpin masa depan Indonesia yang memiliki
kompetensi akademik dan non akademik, pandangan
global dan integritas.
Sampoerna Academy is an educational program
whose objective is to build a school model that
provides international standard education combining
Cambridge curriculum, national curriculum and
boarding education. The mission of the program is to
develop Indonesian future leaders who have
academic and non-academic competency, a global
perspective, and integrity.
School Development Outreach (SDO) School Development Outreach (SDO)
Program School Development Outreach (SDO)
dikembangkan oleh Yayasan sejak bulan Januari
2011. SDO bertujuan antara lain untuk meningkatkan
mutu sekolah dan pendidikan Indonesia, dengan cara
membantu mitranya memperkuat program CSR
mereka.
The School Development Outreach (SDO) program
has been developed by the Foundation since January
2011. The objective of SDO, among others, is to
improve the quality of schools and education in
Indonesia by assisting its partners in strengthening
their CSR programs.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 29 -
Aset neto konsolidasian Grup dikelompokkan
sebagai "Tidak Terikat" dan "Terikat Temporer”. Aset
bersih “Tidak Terikat” adalah sebesar Rp 50,14 miliar
dan Rp 59,99 miliar pada tahun 2013 dan 2012,
dimana para donatur Yayasan tidak membatasi
penggunaannya. Aset bersih “Terikat Temporer”
sebesar Rp 91,36 miliar dan
Rp 112,82 miliar pada tahun 2013 dan 2012,
penggunaannya dibatasi untuk membiayai beasiswa
sekolah dasar sampai dengan doktoral, program
pemulihan pendidikan di daerah-daerah dan program
peningkatan kualitas sekolah dan guru di Indonesia
serta program bantuan pendidikan untuk membiayai
kuliah dan biaya hidup dalam bentukan pinjaman
lunak.
The consolidated net assets of the Group are
classified as “Unrestricted” and “Temporarily
Restricted”. The use of “Unrestricted” net assets
amounting to Rp 50.14 billion and
Rp 59.99 billion in 2013 and 2012, respectively, does
not have any restrictions from the donors. The use of
“Temporarily Restricted” net assets amounting to
Rp 91.36 billion and Rp 112.82 billion in 2013 and
2012, respectively, is restricted for funding
scholarships for primary school up to post-graduate
degrees, education recovery programs in several
regions, and school and teacher quality improvement
programs in Indonesia, as well as educational
assistance programs to finance undergraduate
students for tuition fees and living costs in the form of
soft loans.
18. SUMBANGAN 18. CONTRIBUTIONS
2013 2012
Rp Rp
Tidak Terikat Unrestricted
Putera Sampoerna 147.215.060.000 124.468.500.000 Putera Sampoerna
Terikat Temporer Temporarily Restricted
PT Hanjaya Mandala PT Hanjaya Mandala
Sampoerna Tbk 54.723.192.714 48.090.000.000 Sampoerna Tbk
Lain-lain 58.890.210.825 65.891.475.868 Others
Jumlah Sumbangan Terikat Total Temporarily Restricted
Temporer 113.613.403.539 113.981.475.868 Contributions
Jumlah Sumbangan 260.828.463.539 238.449.975.868 Total Contributions
19. BEBAN PROGRAM NON-BEASISWA 19. NON-SCHOLARSHIP PROGRAMS EXPENSES
Rincian beban berdasarkan program adalah sebagai
berikut:
The details of expenses by program are as follows:
2013 2012
Rp Rp
Tidak terikat Unrestricted
Universitas Siswa Bangsa Internasional 93.018.290.491 58.982.260.873 Universitas Siswa Bangsa Internasional
Sampoerna Academy 36.980.916.749 24.503.692.063 Sampoerna Academy
School Development Outreach 19.516.595.929 13.717.391.763 School Development Outreach
Unit Penyaluran Zakat 1.721.235.816 759.952.863 Zakat Distribution Unit
Penelitian dan pengembangan - 260.021.111 Research and development
Jumlah Beban Program Total Non-scholarship Program
Non-beasiswa - Tidak Terikat 151.237.038.985 98.223.318.673 Expenses - Unrestricted
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 32 -
21. BEBAN DUKUNGAN PROGRAM 21. PROGRAM SUPPORT EXPENSES
Akun ini merupakan beban tidak Iangsung yang
timbul untuk mendukung program-program Yayasan.
This account represents indirect expenses incurred to
support the Foundation’s programs.
Beban Dukungan
Umum dan Program Beasiswa/
Administrasi/ Program Support
General and Expenses for Jumlah/
Administrative Scholarship Total
Rp Rp Rp
Gaji dan tunjangan lainnya 55.214.600.704 587.075.885 55.801.676.589 Salaries and other allowances
Iklan dan promosi 3.269.348.140 1.401.091 3.270.749.231 Advertising and promotion
Honorarium tenaga ahli 5.176.766.966 - 5.176.766.966 Professional fees
Sewa gedung dan biaya servis 4.987.208.072 - 4.987.208.072 Building rent and service charge
Transportasi 2.001.556.017 7.265.000 2.008.821.017 Transportation
Penyusutan 1.731.064.474 - 1.731.064.474 Depreciation
Beban perjalanan 622.000.402 - 622.000.402 Traveling
Asuransi 1.871.670.751 22.409.614 1.894.080.365 Insurance
Penggalangan dana 3.575.640.229 - 3.575.640.229 Fund raising
Lain-lain 5.301.212.195 339.349.801 5.640.561.996 Others
Jumlah 83.751.067.950 957.501.391 84.708.569.341 Total
2013
Beban Dukungan
Umum dan Program Beasiswa/
Administrasi/ Program Support
General and Expenses for Jumlah/
Administrative Scholarship Total
Rp Rp Rp
Gaji dan tunjangan lainnya 42.728.363.833 760.647.429 43.489.011.262 Salaries and other allowances
Iklan dan promosi 3.553.115.358 - 3.553.115.358 Advertising and promotion
Honorarium tenaga ahli 5.277.357.232 - 5.277.357.232 Professional fees
Sewa gedung dan biaya servis 4.224.292.681 - 4.224.292.681 Building rent and service charge
Transportasi 2.808.022.970 15.935.605 2.823.958.575 Transportation
Penyusutan 1.705.088.961 - 1.705.088.961 Depreciation
Beban perjalanan 986.853.365 986.853.365 Traveling
Asuransi 1.689.688.198 27.845.936 1.717.534.134 Insurance
Lain-lain 4.524.912.986 121.189.611 4.646.102.597 Others
Jumlah 67.497.695.584 925.618.581 68.423.314.165 Total
2012
22. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 22. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
WITH RELATED PARTIES
Sifat Hubungan Pihak Berelasi Nature of Relationship
a. Putera Sampoerna adalah ketua Dewan Pembina. a. Putera Sampoerna is the chairperson of Board of
Patrons.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 31 -
Dana Siswa Bangsa Dana Siswa Bangsa
Siswa Bangsa adalah mitra strategis Yayasan yang
meluncurkan program “Dana Siswa Bangsa” yang
merupakan program bantuan pendidikan dalam
bentuk pinjaman lunak dan bertujuan untuk
memberikan akses kepada seluruh masyarakat
Indonesia terkait dengan kesempatan untuk
mendapatkan pendidikan siswa berkualitas. Siswa
Bangsa melakukan aktivitasnya dalam bentuk
Koperasi Siswa Bangsa yang didirikan pada tahun
2010.
Siswa Bangsa is a strategic partner of the Foundation
that has launched a “Dana Siswa Bangsa” program
which provides financial assistance in the form of soft
loans, with the objective of providing access to all
Indonesian people to obtain a high-quality education.
Siswa Bangsa conducts its activities in the form of a
cooperative, Koperasi Siswa Bangsa, which was
established in 2010.
20. BEBAN PROGRAM BEASISWA 20. SCHOLARSHIP PROGRAMS EXPENSES
Rincian akun ini berdasarkan program adalah
sebagai berikut:
The details of this account categorized by program
are as follows:
2013 2012
Rp Rp
Tidak Terikat Unrestricted
Doktoral - 83.736.381 Post graduate
Guru 1.488.300 157.432.335 Teacher scholarships
Sekolah Menengah Atas 6.003.250 149.914.713 Senior high school
Sarjana 100.270.223 455.424.154 Undergraduate
Jumlah Beban Program Beasiswa - Total Scholarship Program Expenses -
Tidak Terikat 107.761.773 846.507.583 Unrestricted Expenses
Terikat Temporer Temporarily Restricted
Doktoral 1.115.465.610 886.693.474 Post graduate
Pasca Sarjana - 7.520.490 Graduate
Sarjana 6.608.567.483 2.298.831.066 Undergraduate
Guru 1.340.057.472 2.720.683.480 Teacher Scholarships
Sekolah Menengah Atas 12.667.738.959 3.732.927.712 Senior high school
Sekolah Menengah Pertama 21.590.000 18.340.000 Junior high school
Sekolah Dasar 63.430.000 218.461.116 Elementary school
Dukungan program 1.963.558.871 1.720.183.623 Program Support
Jumlah Beban Program Beasiswa - Total Scholarship Program Expenses -
Terikat Temporer 23.780.408.395 11.603.640.961 Temporary Restricted
Jumlah Beban Program Beasiswa 23.888.170.168 12.450.148.544 Total Scholarship Expenses
Beasiswa yang diberikan terdiri dari uang sekolah,
buku-buku dan tunjangan-tunjangan serta biaya
terkait lainnya.
Scholarship provided consisted of tuition fees, books
and allowances, and its related expenses.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 34 -
b) Pada bulan Nopember 2008, Yayasan
menandatangani perjanjian dengan Mobil Cepu
Ltd. untuk menjalankan program ‘Adopt a
Teacher’, Peningkatan Profesionalisme Guru
dan Kepala Sekolah, serta Program Master
Teacher dan Studi Banding. Yayasan akan
menjalankan program sesuai dengan
mekanisme yang disyaratkan dalam proposal
program. Program ini akan berakhir pada bulan
September 2016.
b) In November 2008, the Foundation entered into
an agreement with Mobil Cepu Ltd. to initiate
the ‘Adopt a Teacher’ program, the Teacher and
Headmaster Professionalism Improvement
Program and Master Teacher, and the
Comparative Study Program. The Foundation
will manage the programs in accordance with
the mechanism provided in the program
proposal. This program will expire in September
2016.
c) Pada bulan Januari 2009, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan
untuk menjalankan program Sampoerna
Academy. Program ini meliputi pengelolaan,
pelaksanaan, dan pendanaan program di SMAN
Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)
sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan
dalam perjanjian kerjasama. Program ini
berakhir setelah 3 tahun setelah tanggal
perjanjian ini ditandatangani. Pada bulan
Agustus 2012, program ini diperpanjang untuk 3
tahun berikutnya.
c) In January 2009, the Foundation entered into an
agreement with the South Sumatra Provincial
Education Service to implement the Sampoerna
Academy program. This program includes the
management, implementation and funding
program at SMAN Sumatera Selatan
(Sampoerna Academy) in South Sumatra in
accordance with the mechanism provided in the
cooperation agreement. This program expires
three years after the date of the agreement was
signed. In August 2012, this program was
extended for another three years.
d) Pada bulan Pebruari 2009, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
Dinas Pendidikan kota Malang untuk
menjalankan program Sampoerna Academy.
Program ini meliputi pengelolaan, pelaksanaan,
dan pendanaan program di SMAN 10 Malang
(Sampoerna Academy) sesuai dengan
mekanisme yang di syaratkan dalam perjanjian
kerjasama. Program ini akan berakhir setelah
3 tahun setelah tanggal perjanjian ditanda
tangani. Pada bulan Oktober 2010, jangka
waktu program ini di revisi menjadi 5 tahun.
d) In February 2009, the Foundation entered into
an agreement with the Malang City Education
Service to implement the Sampoerna Academy
program. This program includes the
management, implementation and funding of a
program at SMAN 10 Malang (Sampoerna
Academy) in Malang, East Java in accordance
with the mechanism provided under the
agreement. This program will expire three years
after the date the agreement was signed. In
October 2010, the term of this program was
revised to five years.
e) Pada tahun 2010, Yayasan menandatangani
perjanjian dengan PT Indika Energy Tbk untuk
menjalankan program beasiswa. Program ini
bertujuan untuk menyediakan 20 beasiswa
program sarjana putera-puteri anggota
kepolisian Kalimantan Timur dan anggota
kepolisian Kalimantan Timur yang berprestasi.
e) In 2010, the Foundation entered into an
agreement with PT Indika Energy Tbk to initiate
a scholarship program. The objective of this
program is to provide 20 undergraduate
scholarships for the children of police officers in
East Kalimantan and also the police officers in
East Kalimantan with good performance.
f) Pada bulan Maret 2011, Yayasan
menandatangani perjanjian dengan BP Berau
Ltd Indonesia untuk menjalankan program
beasiswa “BP Indonesia Scholarship”. Yayasan
akan menjalankan program sesuai dengan
mekanisme yang disyaratkan dalam proposal
program. Program ini akan berakhir 4 tahun
setelah tanggal pelaksanaan.
f) In March 2011, the Foundation entered into an
agreement with BP Berau Ltd Indonesia to
initiate a scholarship program called “BP
Indonesia Scholarship”. The Foundation shall
manage the program in accordance with the
mechanism provided in the program proposal.
This program will expire 4 years after the date of
execution.
g) Pada bulan Agustus 2011, Yayasan
menandatangani perjanjian dengan CIMB Niaga
untuk menyelenggarakan program pemberian
Bantuan Pendidikan bagi beberapa siswa-siswi
yang bersekolah di SMAN Bali Mandara
(Sampoerna Academy). Program ini meliputi
bantuan pendidikan untuk biaya hidup maupun
biaya yang terkait dengan kegiatan belajar
mengajar. Program ini akan berakhir 3 tahun
setelah tanggal pelaksanaan.
g) In August 2011, the Foundation entered into an
agreement with CIMB Niaga to perform Fund
Assistance program for some students of SMAN
Bali Mandara (Sampoerna Academy). This
program included fund assistance to cover both
cost of living and education cost of the students.
This program will expire 3 years after the date of
execution.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 33 -
b. PT Liem Seeng Tee merupakan entitas asosiasi
Yayasan.
b. PT Liem Seeng Tee is an associate entity of the
Foundation.
c. Pihak berelasi yang merupakan bagian dari Grup
Yayasan:
c. Related parties which are part of the Foundation’s
Group:
− PT Siswa Bangsa
− Koperasi Siswa Bangsa
− PT Siswa Bangsa
− Koperasi Siswa Bangsa
− Koperasi Sahabat Wanita − Koperasi Sahabat Wanita
− Yayasan Sahabat Wanita − Yayasan Sahabat Wanita
− Sampoerna Foundation (Singapore) Pte. Ltd.
− Sentinel Development Limited
− Sampoerna Foundation (Singapore) Pte. Ltd.
− Sentinel Development Limited
Transaksi Pihak-pihak Berelasi Transactions with Related Parties
a) Yayasan menerima sumbangan tidak terikat dari
Putera Sampoerna sebesar Rp 147,22 milyar dan
Rp 124,47 milyar masing-masing pada tahun 2013
dan 2012 (Catatan 18).
a) The Foundation received unrestricted donations
from Putera Sampoerna amounting to
Rp 147.22 billion and Rp 124.47 billion in 2013
and 2012, respectively (Note 18).
b) Pada tahun 2013 dan 2012, Yayasan
menyalurkan Dana Siswa Bangsa melalui
Koperasi Siswa Bangsa sebesar Rp 26,93 milyar
dan Rp 26,05 milyar yang dicatat sebagai bagian
beban program non-beasiswa (Catatan 19).
b) In 2013 and 2012, the Foundation distributed
donations for Dana Siswa Bangsa through
Koperasi Siswa Bangsa amounting to Rp 26.93
billion and Rp 26.05 billion, respectively, which
was recorded as part of non-scholarship
programs expenses (Note 19).
c) Yayasan melakukan pembayaran beban untuk
kepentingan pihak berelasi dan sebaliknya. Pada
tanggal pelaporan, saldo dicatat sebagai piutang
lain-lain dan hutang lain-lain kepada pihak
berelasi.
c) The Foundation paid expenses on behalf of its
related parties and vice versa. At reporting date,
the balance is recorded as other accounts
receivable from and accounts payable to related
parties.
d) Grup memberikan manfaat kepada manajemen
kunci dari Grup dalam bentuk manfaat jangka
pendek sebesar Rp 5,3 miliar dan Rp 7,7 miliar
pada tahun 2013 dan 2012.
d) The Group provides benefits to the key
management of Group in the form of short-term
benefits amounting to Rp 5.3 billion and Rp 7.7
billion in 2013 and 2012, respectively.
23. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING 23. SIGNIFICANT AGREEMENTS
a) Pada bulan Juni 2007, Yayasan
menandatangani perjanjian dengan Inter
Community Welfare Foundation, Malaysia untuk
menjalankan program “Beasiswa Astro Asih”.
Program ini menyediakan beasiswa untuk siswa
Sekolah Menengah Atas dan mahasiswa
program sarjana di Bali. Yayasan akan
menjalankan program sesuai dengan
mekanisme yang disyaratkan dalam proposal
program. Program ini akan berakhir sembilan
tahun sejak tanggal penyelenggaraan. Proses
seleksi akan diadakan selama lima tahun
pertama program. Sisa empat tahun akan
dialokasikan untuk mengawasi kelanjutan
program sampai angkatan terakhir dari
penerima beasiswa yang lulus pada akhir tahun
kesembilan.
a) In June 2007, the Foundation entered into an
agreement with Inter Community Welfare
Foundation, Malaysia to initiate a program
called “Beasiswa Astro Asih”. This program
provides scholarships for high school and
undergraduate students in Bali. The Foundation
will manage the program in accordance with the
mechanism provided in the program proposal.
This program will be terminated nine years from
the date of execution. The selection process will
be conducted during the first five years of the
program. The remaining four years will be
allocated for monitoring the progress of the
program until the last batch of scholars
graduates at the end of the ninth year.
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 36 -
25. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
KEUANGAN
25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT, OBJECTIVES
AND POLICIES
Risiko utama yang timbul dimiliki Grup pada keadaan
operasi normal adalah risiko likuiditas dan risiko mata
uang.
The main risks arising from the Group in the normal
course of business are liquidity risk and foreign
currency risk.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas timbul dari kemungkinan Grup akan
menghadapi kesulitan untuk memenuhi kewajiban-
kewajiban dan komitmen lainnya, ketika kewajiban
tersebut jatuh tempo. Risiko likuiditas ini dapat
dikategorikan sebagai minim karena Grup hanya
memberikan komitmen jika Grup telah memperoleh
persetujuan dan komitmen dari para pemberi
sumbangan.
Liquidity risk arises from the possibility that the Group
will encounter difficulty to meet obligations and
associated commitments as they become due. The
liquidity risk should be at a minimum since all
commitments are made after approvals and grant
commitments are obtained from donors.
Tabel berikut merinci ekspektasi jatuh tempo untuk
instrumen keuangan Grup. Dicantumkannya
informasi instrumen keuangan diperlukan dalam
rangka untuk memahami manajemen risiko likuiditas
Grup dimana likuiditas dikelola atas dasar aset dan
liabilitas bersih.
The following table details the Group’s expected
maturity for its financial instruments. The inclusion of
information on financial instruments is necessary in
order to understand the Group liquidity risk
management as the liquidity is managed on a net
asset and liability basis.
Tiga bulan Lebih dari
atau kurang/ satu tahun/
Three months or More than Jumlah/
less one year Total
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan setara kas 125.361.892.893 - 125.361.892.893 Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain 29.263.597.129 - 29.263.597.129 Other accounts receivable
Aset keuangan lainnya 229.973.918 - 229.973.918 Other financial asset
Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Assets
Uang jaminan - 4.972.427.566 4.972.427.566 Refundable deposits
Jumlah Aset Keuangan 154.855.463.940 4.972.427.566 159.827.891.506 Total Financial Assets
Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang 14.161.672.911 - 14.161.672.911 Accounts payable
Utang lain-lain 2.452.474.245 - 2.452.474.245 Other accounts payable
Biaya yang masih harus dibayar 3.848.544.627 - 3.848.544.627 Accrued expenses
Jumlah Liabilitas Keuangan 20.462.691.783 - 20.462.691.783 Total Financial Liabilities
31 Desember/December 31, 2013
Tiga bulan Lebih dari
atau kurang/ satu tahun/
Three months or More than Jumlah/
less one year Total
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan setara kas 144.372.703.555 - 144.372.703.555 Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain 27.845.451.655 - 27.845.451.655 Other accounts receivable
Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Assets
Aset keuangan lainnya - tidak lancar - 20.000.000 20.000.000 Other financial asset - noncurrent
Uang jaminan - 2.707.141.110 2.707.141.110 Refundable deposits
Jumlah Aset Keuangan 172.218.155.210 2.727.141.110 174.945.296.320 Total Financial Assets
Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang 7.106.025.168 - 7.106.025.168 Accounts payable
Utang lain-lain 15.023.089 - 15.023.089 Other accounts payable
Biaya yang masih harus dibayar 4.845.065.051 - 4.845.065.051 Accrued expenses
Jumlah Liabilitas Keuangan 11.966.113.308 - 11.966.113.308 Total Financial Liabilities
31 Desember/December 31, 2012
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 35 -
h) Pada bulan Maret 2012, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
PT Trakindo untuk menjalankan program
pengembangan kualitas pendidikan di 17 kota.
Program ini telah berakhir pada bulan
November 2013.
h) In March 2012, the Foundation entered into an
agreement with PT Trakindo to implement an
education quality improvement program in 17
cities. This program has terminated in
November 2013.
i) Pada bulan Maret 2012, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
PT Mandiri Tbk untuk menjalankan program
pengembangan profesional guru di Denpasar.
i) In March 2012, the Foundation engaged into an
agreement with PT Mandiri Tbk to implement
teacher professional development program in
Denpasar.
j) Pada bulan Juli 2012, Yayasan menjalani
perjanjian kerjasama dengan PT Mustika
Sembuluh menjalankan kegiatan analisis
kebutuhan pendidikan untuk daerah
perkebunannya.
j) In July 2012, the Foundation entered into an
agreement with PT Mustika Sembuluh to
conduct an analysis on education needs in their
plantation area.
k) Pada bulan April 2013, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
Pemerintah Daerah Bintuni untuk menjalankan
program pengembangan kualitas pendidikan
dan pengembangan komunitas pendidikan di
Tanah Merah Baru – Papua Barat.
k) In April 2013, the Foundation entered into an
agreement with the local government of Bintuni
to implement an education quality improvement
and education community development
program in Tanah Merah Baru – West Papua.
l) Pada bulan Oktober 2013, Yayasan
menandatangani perjanjian kerjasama dengan
PT Sampoerna Agro Tbk untuk menjalankan
program pengembangan sekolah dan
peningkatan kualitas tenaga pendidik.
l) In October 2013, the Foundation entered into an
agreement with PT Sampoerna Agro Tbk to
implement school development and education
quality improvement programs.
m) Di tahun 2013, Yayasan menandatangani
perjanjian kerjasama program bantuan
pendidikan dengan Mobil Cepu Ltd. untuk
menyalurkan dana beasiswa kepada siswa-
siswi yang berasal dari area operasional Mobil
Cepu Ltd. Program ini akan berlangsung
sampai tahun 2017.
m) In 2013, the Foundation entered into a
cooperation agreement with Mobil Cepu Ltd.
whereby the Foundation will disburse the
scholarship fund to students from Mobil Cepu
Ltd.’s operational area. This program will
continue until 2017.
24. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN 24. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL
INSTRUMENTS
Pinjaman yang Liabilitas pada Pinjaman yang Liabilitas pada
diberikan Tersedia biaya perolehan diberikan Tersedia biaya perolehan
dan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/ dan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/
Loans and Available-for- Liabilities at Loans and Available-for- Liabilities at
receivables sale amortized cost receivables sale amortized cost
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan setara kas 125.361.892.893 - - 144.372.703.555 - - Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain 29.263.597.129 - - 27.845.451.655 - - Other accounts receivable
Aset keuangan lainnya 229.973.918 - - - - - Other financial asset
Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Asset
Aset keuangan lainnya - Other financial asset -
tidak lancar - - - - 20.000.000 - noncurrent
Uang jaminan 4.972.427.566 - - 2.707.141.110 - - Refundable deposits
Jumlah Aset Keuangan 159.827.891.506 - - 174.925.296.320 20.000.000 - Total Financial Assets
Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang - - 14.161.672.911 - - 7.106.025.168 Accounts payable
Utang lain-lain - - 2.452.474.245 - - 15.023.089 Other accounts payable
Biaya yang masih harus dibayar - - 3.848.544.627 - - 4.845.065.051 Accrued expenses
Jumlah Liabilitas Keuangan - - 20.462.691.783 - - 11.966.113.308 Total Financial Liabilities
31 Desember/December 31, 2013 31 Desember/December 31, 2012
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 37 -
Risiko Mata Uang Asing Foreign Currency Risk
Grup memiliki eksposur yang minimal terhadap risiko
nilai tukar mata uang asing mengingat mata uang
fungsional dan pelaporan Grup adalah Rupiah.
Eksposur tersebut timbul pada transaksi dalam mata
uang selain Rupiah Indonesia.
The Group has minimal foreign currency risk
exposure considering that the functional and
reporting currency of the Group is Indonesian
Rupiah. Such exposure arises when the transaction
is denominated in currencies other than Indonesian
Rupiah.
Grup terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata
uang asing atas salso bank dalam US Dollar. Grup
mengurangi risiko ini dengan memantau fluktuasi nilai
tukar dan, dalam hal terjadi fluktuasi yang tajam,
dengan menjaga kecukupan dana dalam Rupiah
Indonesia untuk melaksanakan kegiatannya.
The Group is exposed to the effect of foreign
currency exchange rate fluctuation from its cash in
banks which are in US Dollar. The Group mitigates
this risk exposure by monitoring foreign exchange
fluctuation and, in the event of sharp fluctuation, by
maintaining sufficient fund in Indonesian Rupiah for
conduct its activities.
Tabel berikut merinci sensitivitas Grup terhadap
peningkatan dan penurunan nilai tukar Rupiah
Indonesia terhadap US Dollar pada poin tertentu.
Poin ini merupakan penilaian manajemen terhadap
perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar
valuta asing. Analisis sensitivitas hanya mencakup
item mata uang asing moneter yang ada dan
menyesuaikan translasinya pada akhir periode untuk
suatu poin tertentu dalam nilai tukar mata uang US
Dollar. Jumlah positif di bawah ini menunjukkan
peningkatan laba jika Rupiah Indonesia melemah
sebanyak 100 poin terhadap mata uang US Dollar.
Untuk penguatan suatu poin tertentu dari Rupiah
Indonesia terhadap mata uang US Dollar akan ada
dampak yang dapat dibandingkan pada laba, dan
saldo di bawah ini akan menjadi negatif.
The following table details the Group’s sensitivity to a
certain point of increase and decrease in Indonesian
Rupiah against US Dollar. This point represents
management's assessment of the reasonably
possible change in foreign exchange rates. The
sensitivity analysis includes only outstanding foreign
currency denominated monetary items and adjusts
their translation at the period end for a certain point
change in foreign currency rates. A positive number
below indicates an increase in profit before tax if the
Indonesian Rupiah weakening in a 100 basis points
against US Dollar. For certain point strengthens of
the Indonesian Rupiah against US Dollar, there
would be a comparable impact on the profit, and the
balance below would be negative.
Rp weakening Rp strengthening Rp weakening Rp strengthening
100 basis points 100 basis points 100 basis points 100 basis points
to USD to USD to USD to USD
Profit (loss) in Rp 381.320.741 (383.829.855) 205.262.414 (205.262.414) Laba (rugi) dalam Rupiah
2013 2012
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Dikarenakan sifat transaksi yang tergolong jangka
pendek, maka nilai wajar dari instrumen keuangan
Grup yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi mendekati jumlah tercatat pada akhir
tahun.
Due to the short term nature of transactions, the fair
value of the Group financial instruments carried at
amortized cost approximates the carrying amounts at
the end of the year.
26. AKTIVITAS INVESTASI NON KAS 26. NON-CASH INVESTING ACTIVITY
2013 2012
Rp Rp
Perolehan properti investasi melalui The acquisition of investment property
uang muka - 3.355.000.000 by means of advances
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2013
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT (Lanjutan)
YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2013
AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued)
- 38 -
27. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN
PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
27. MANAGEMENT RESPONSIBILITY AND APPROVAL
OF CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian dari halaman 3 sampai 38 merupakan
tanggung jawab manejemen, dan telah disetujui oleh
Pengurus untuk diterbitkan pada tanggal
9 April 2014.
The preparation and fair presentation of the
consolidated financial statements on pages 3 to 38
were the responsibilities of the management, and
were approved by the Executives and authorized for
issue on April 9, 2014.
**********
This publication is printed on New Age Soft White 105gr
Acid Free, 100% Elemental Chlorine Free Pulp Product,
Environmental Management System,
FSC Cert. No.: SGS-COC-2736www.fsc.org
Certificate No. ID07/0960

Putera Sampoerna Foundation Annual Report 2013

  • 1.
    ANNUAL REPOR T2013 Transformation for the Nation’s Growth Sampoerna Strategic Square North Tower, 27th Floor JI. Jenderal Sudirman Kav.45 Jakarta Selatan 12930 Indonesia Phone (62-21) 577 2340 Fax (62-21) 577 2341 psfoundation Sampoerna Foundation info@sampoernafoundation.org www.sampoernafoundation.org
  • 2.
    Ad Infinitum Continue Forever,WithoutLimit Every Potential that Lies Beneath The butterfly is a symbol of transformation, a cycle of life that starts with the planting of an egg and ends with the fluttering of wings. Indonesia is home to some 2,500 greatest species of butterflies, reflecting the country’s diversity and the myriad of opportunities to seize. A butterfly egg represents ideas fundamental to Putera Sampoerna Foundation’s (PSF) work to bring positive changes to the nation. A caterpillar feeds itself to grow big; since it was founded, PSF continues to grow and expand through collaborative efforts and partnerships. Inside the chrysalis, a major transformation takes place. PSF’s metamorphosis over the years is the result of our continuous undertakings to create sustainable initiatives beneficial to all. An adult butterfly breaks free from the cocoon and soars into the sky, ready to lay an egg and begin a whole new life cycle. PSF works to elevate our beneficiaries, so they, too, can rise and prepare the ways for others to follow. At the core of our mission is the belief that every Indonesian has the capacity to transform and blossom into a skilled, productive and empowered individual. We realize our limitation in achieving this goal alone, so together with our partners we work to make it a reality.
  • 3.
    “Social transformation througheducation is something that we at the foundation are fully committed to with the development of future leaders as the main focus of our initiatives.” -Putera Sampoerna Table of Contents INDONESIA’S POTENTIAL ECONOMIC PROGRESS THROUGH SOCIAL TRANSFORMATION 04 06 10 12 14 16 110 115 22 24 44 50 56 62 68 70 COMMUNITY ENGAGEMENT MILESTONES FOOTPRINTS ACROSS INDONESIA TRACES AROUND THE WORLD MESSAGE FROM THE MANAGEMENT BOARD OF PATRONS BOARD OF SUPERVISORS BOARD OF EXECUTIVES BOARD OF OPERATIONAL EXECUTIVES GALLERY FINANCIAL HIGHLIGHTS FINANCIAL STATEMENTS PILLARS OF PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION EDUCATION WOMEN EMPOWERMENT ENTREPRENEURSHIP COMPASSIONATE RELIEF PARTNERSHIP LIST OF CONTRIBUTORS WORDS FROM DONORS ABOUT PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION VISION AND MISSION MESSAGE FROM THE FOUNDER TRANSFORMATION FOR THE NATION’S GROWTH 74 78 80 84 86 88 94 98 100 106
  • 4.
    1 Personal transformation beginswith the awareness of one’s potential in the face of a multitude of challenges. Our role is to assist people to recognize their capacities and envision ways to optimize them. The life of a butterfly begins when it lays an egg on a leaf. n. egg [eg] The Potential Within Egg
  • 5.
    Over the pastfew decades, the poverty level has dropped significantly, with the GDP growing at over six percent average in 2009 to 2012, bringing better and greater access to health care, education and capital for more Indonesians. With an estimated three-fold increase in the number of consumers and an economy to be worth US$ 1.8 trillion in 2030, Indonesia has real potential to become an advanced and prosperous nation. But this can only be realized by overcoming a number of great challenges. Indonesia needs to ensure an equitable economy, reduce unemployment and provide quality education for everyone to improve its human development. This is a responsibility for everyone. We must pull our weight to help the country overcome these challenges as failing to do so will lead to more missed opportunities. By providing avenues that strengthen the education sector, empower women and the marginalized, and foster an environment that supports entrepreneurship, we move forward towards creating a brighter future for Indonesia. Beberapa dasawarsa terakhir, tingkat kemiskinan merosot drastis, dengan PDB rata-rata yang tumbuh di atas enam persen dari tahun 2009 hingga 2012, lebih banyak warga Indonesia mendapat akses kesehatan, pendidikan, dan penghasilan yang lebih tinggi. Dengan kenaikan jumlah konsumen mencapai tiga kali lipat dan perekonomian senilai US$ 1,8 triliun pada tahun 2030, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera. Hal ini hanya dapat dicapai dengan mengatasi sejumlah tantangan besar. Indonesia harus menciptakan perekonomian yang adil, mengurangi pengangguran, dan menyediakan pendidikan berkualitas untuk pembangunan masyarakat. Tanggung jawab ini milik bersama. Kita harus bahu-membahu mengatasi tantangan-tantangan tersebut agar tidak kehilangan lebih banyak peluang. Dengan menyediakan wadah yang dapat memperkuat sektor pendidikan, memberdayakan wanita dan masyarakat prasejahtera, dan membangun lingkungan yang kondusif untuk kewirausahaan, kita dapat menciptakan masa depan Indonesia yang lebih cerah. Indonesia’s Potential WITH A RAPID GROWTH IN THE MIDDLE CLASS, INDONESIA OFFERS SIZEABLE OPPORTUNITIES. SEIRING PESATNYA PERTUMBUHAN KELAS MENENGAH, INDONESIA MENAWARKAN PELUANG YANG BERLIMPAH. he Indonesia of today is a growing middle-income country, the world’s 16th largest economy set to become among the top 10 in less than two decades. Even as economic growth slowed to 5.9 percent in the first half of 2013, it generated 1.2 million new jobs, according to Asian Development Bank. aat ini kelas menengah di Indonesia tumbuh dengan pesat. Sebagai negara ke-16 dengan perekonomian terbesar di dunia, Indonesia akan naik ke peringkat sepuluh besar dalam waktu kurang dari dua dasawarsa. Bahkan ketika pertumbuhan ekonomi melambat ke angka 5,9 persen di semester pertama tahun 2013, Indonesia masih mampu melahirkan 1,2 juta pekerjaan baru sebagaimana dipublikasikan oleh Asian Development Bank. T S 44 5
  • 6.
    Economic Progress through SocialTransformation INDONESIA NEEDS TO EVOLVE AND DEVELOP TO REALIZE THE PROMISE OF A BETTER FUTURE. INDONESIA HARUS BEREVOLUSI DAN TERUS BERKEMBANG UNTUK MEWUJUDKAN MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK. CHANGING TO REMAIN A PROGRESSIVE FORCE butterfly’s metamorphosis inspired the publication of the 2013 Annual Report of Putera Sampoerna Foundation (PSF). From an egg to a caterpillar that turns into a chrysalis, from which a beautiful butterfly later emerges, the life cycle imparts an important lesson about personal growth and the interconnectedness of the steps we take in life. PSF has undergone a major transformation over the past decade since it was founded in 2001. We created initiatives, and over time improved and expanded them to empower more people and give lasting benefits for everyone involved. Together with our partners, we pave the way for social transformation by helping people to recognize their potential and enriching their journeys to help them realize it. Like the butterfly, our beneficiaries will emerge with empowered tools and skills to seize opportunities, become agents of the nation’s development and contribute to the rise of others. etamorfosis kupu-kupu menginspirasi Laporan Tahunan Putera Sampoerna Foundation (PSF) 2013. Bermula dari telur, larva, kepompong, hingga akhirnya terbentuklah seekor kupu-kupu, siklus ini memberi kita pelajaran mengenai perkembangan diri seseorang dan keterikatannya dengan setiap langkah yang diambil dalam kehidupan. Sejak dibentuk pada tahun 2001, PSF telah melalui transformasi besar. Kami menciptakan beberapa inisiatif dan senantiasa mengembangkannya demi memberdayakan lebih banyak individu dan terus memberi manfaat yang berkesinambungan bagi siapa pun yang terlibat. Bersama para mitra, kami membuka jalan demi terciptanya transformasi sosial dengan membantu para individu mengenali potensinya dan memperkaya pengalamannya sehingga mereka sendiri dapat mewujudkannya secara mandiri. Seperti kupu-kupu, kami yakin para penerima manfaat akan bangkit dengan keterampilannya yang lebih matang sehingga mereka dapat meraih peluang sekaligus menjadi agen penerus bangsa dan bersumbangsih dalam pengembangan masyarakat. A M 7
  • 7.
    The right effortsto move forward and overcome obstacles are a crucial first step in the journey to success. We lay the groundwork to affect fundamental changes for progress. A caterpillar hatches from an egg and feeds almost constantly so that it grows big enough to start pupating. lar·va | n. pl. lar·vae (-v) or lar·vas Hatching Out Larva 2
  • 8.
    Ourprimegoalistoprepareskilledandethicalleaders,agentsofchangeand creative entrepreneurs. Overthe last few years, we focused on completing a pathway allowing talented youths to access international education at affordable costs while preparing them for careers. This year we relaunched our international preparatory boarding school Sampoerna Academy into Akademi Siswa Bangsa Internasional, as well as the Sampoerna School of Education, Sampoerna School of Business, and new study programs into Universitas Siswa Bangsa Internasional where students can afford a US degree. This pathway called Siswa Bangsa Education Ecosystem is supported by the Koperasi Siswa Bangsa providing student assistance as well as a networking system for engagement. In community development, we work to improve women’s economic contribution, assist entrepreneurs for investment, and collect Islamic alms distributed as education fund and natural disaster relief. Kami bertujuan untuk menyiapkan para pemimpin terampil dan bermoral, agen perubahan dan wirausahawan kreatif, di tahun-tahun sebelumnya kami berfokus pada penyempurnaan jalur pendidikan sehingga para pemuda berbakat dapat mengakses pendidikan internasional dengan biaya terjangkau dan sukses dalam karir. Oleh karena itu, pada tahun lalu kami merilis kembali sekolah asrama internasional kami dari Sampoerna Academy menjadi Akademi Siswa Bangsa Internasional. Kami juga melebur Sampoerna School of Education, Sampoerna School of Business dan program studi lainnya menjadi Universitas Siswa Bangsa Internasional, yakni kampus berstandar internasional yang menawarkan US degree dengan harga terjangkau. Dinamakan Siswa Bangsa Education Ecosystem, jalur pendidikan ini didukung oleh Koperasi Siswa Bangsa yang menyediakan bantuan pendidikan dan wadah silaturahmi. Untuk mengembangkan masyarakat, kami berupaya untuk memajukan perekonomian wanita, membantu para wirausahawan dalam urusan permodalan, dan menggalang zakat untuk dana pendidikan dan bantuan bencana alam. About Putera Sampoerna Foundation WE ARE INDONESIA’S FIRST SOCIAL BUSINESS INSTITUTION, STRONGLY COMMITTED TO BRING INDONESIA TO GREATER HEIGHTS. KAMI ADALAH INSTITUSI BISNIS SOSIAL INDONESIA PERTAMA YANG BERKOMITMEN UNTUK MEMAKSIMALKAN POTENSI INDONESIA. utera Sampoerna Foundation began in 2001 as a philanthropic organization providing scholarships to merit students. Thereafter we have grown into a social business institution with initiatives on education and empowerment for students, entrepreneurs, women and the underprivileged. ada2001,PuteraSampoernaFoundationdidirikansebagaiorganisasi filantropis yang menawarkan beasiswa kepada para siswa berprestasi. Kami besar menjadi institusi bisnis sosial dengan beragam inisiatif dalam pendidikan dan pemberdayaan siswa, wirausahawan, wanita, dan masyarakat prasejahtera. P P 1010 11
  • 9.
    Visi Menciptakan pemimpin danwirausahawan handal masa depan bagi Indonesia untuk menghadapi tantangan partisipasi global Misi Menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan Mengembangkan pemimpin handal masa depan melalui pendidikan Memberikan pencerahan kepada masyarakat luas melalui pemberdayaan wanita Menjadi panutan bagi organisasi filantropi lainnya di Indonesia Menjadi sosok yang profesional, manusiawi dan terbuka, yang terus berkeinginan mencapai keunggulan Mendukung kebutuhan Indonesia, penerima manfaat, masyarakat sekitar, serta mitra dan donor kami Vision To create high caliber future leaders and entrepreneurs for Indonesia to meet the challenges of global participation Mission To create jobs through entrepreneurial development To develop high caliber future leaders through education To enlighten the general populace through women empowerment To become a role model for other philanthropic organizations in Indonesia To be professional, compassionate, transparent and to constantly search for excellence To support the needs of the Republic of Indonesia, our beneficiaries, their communities, our partners and our donors 1212 13
  • 10.
    Message from the Founder ENHANCINGINDONESIA’S POTENTIAL FOR GROWTH s Indonesia sets eye on becoming one of the world’s top economies, the country faces an urgent need to prepare its population to face global competition. At the core of these needs is a vast improvement in the education sector, providing access to more people and raising the quality of the system so that they are ready for international participation. Education will empower individuals and communities, and bring positive changes to a society. It is an important part in creating a more equitable economy and a sustainable growth. Putera Sampoerna Foundation is in a long-term commitment to usher in social transformations to Indonesia by grooming leaders and entrepreneurs, and by empowering communities to take ownership of the country’s development. We ensure that the brightest of the youths will have their minds sharpened and their talents nourished, while we imbue them with principles, work ethics and social consciousness to prepare them for the challenges of the future. By assisting them now, we hope to bring impact to thousands of lives in the years to come. This is an immense task that can only be done with strong collaboration. The private sectors can play a big role in the development of social sector by providing financial support to ensure the sustainability of the initiatives, while we work to make use of the assistance in the most effective way. There is still much to accomplish, so we ask that you join us to bring about positive transformation to the country. erkomitmen sebagai salah satu ekonomi terkuat di dunia, Indonesia perlu mempersiapkan warganya untuk menghadapi tantangan global. Adapun kebutuhan paling mendesak adalah perluasan akses dan perbaikan mutu pendidikan sehingga mereka dapat bersaing dalam kancah internasional. Selain memberdayakan individu dan komunitasnya, pendidikan dapat berdampak positif bagi masyarakat. Inilah bagian penting dalam menciptakan perekonomian yang merata dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Putera Sampoerna Foundation (PSF) memiliki komitmen jangka panjang untuk membawa transformasi sosial di Indonesia dengan membina para pemimpin dan wirausahawan, dan mengikutsertakan masyarakat dalam perkembangan bangsa. Kami memastikan bahwa para pemuda tercerdas dapat mengembangkan budi dan bakatnya tanpa mengabaikan prinsip, etika kerja, dan kesadaran sosial agar mereka siap menghadapi tantangan di masa depan. Dengan membantu mereka saat ini, kami berharap komitmen tersebut dapat berdampak positif bagi ribuan orang di tahun- tahun mendatang. Tugas berat ini hanya dapat dikerjakan melalui kerja sama yang kuat. Sektor swasta dapat berperan besar dalam pengembangan bidang sosial dengan menyediakan bantuan keuangan agar inisiatif-inisiatif ini dapat terus berjalan dan bantuan dapat disalurkan seefektif mungkin. Banyak hal yang masih perlu dicapai, oleh karenanya kami mengundang Anda untuk turut membawa transformasi positif bagi bangsa. Putera Sampoerna FOUNDER A B 15
  • 11.
    At the sametime, we also wanted to build the blocks to provide ways in helping build their career through job placement and individual career development. All these required us to do some adjustment to our system. In the middle of 2013, we relaunched Sampoerna Academy to Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), and Sampoerna School of Education and Sampoerna School of Business into Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) that offers more study programs. This pathway, which we named the Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE), prepares the students to become future leaders from ASBI to USBI into the job market, with the student-initiated cooperative Koperasi Siswa Bangsa (KSB) being the glue that binds it together. We believe this pathway will trigger a social transformation and help usher economic progress in Indonesia. Our other initiative in education mobilizes the whole nation to help contribute to education in Indonesia. Gerakan Indonesia Berkibar (GIB) is a public-private initiative that combines the government, the private sector and the community to work together to improve the quality of education in Indonesia. Selain itu, kami juga harus menyelaraskan sistem kami dengan adanya upaya memadukan layanan penempatan kerja dengan pengembangan karir. Pertengahan 2013, kami merilis kembali Sampoerna Academy menjadi AkademiSiswaBangsaInternasional(ASBI);danmeleburSampoernaSchool of Education dan Sampoerna School of Business menjadi Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) dengan menawarkan beberapa program studi baru. Jalur pendidikan yang kami sebut dengan Siswa Bangsa Education Ecosystem ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Koperasi Siswa Bangsa, yakni organisasi yang dibentuk oleh para siswa untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan–diawali dari ASBI, diikuti dengan USBI dan diteruskan dengan berkarya di dunia kerja. Kami percaya bahwa jalur pendidikan ini dapat mendorong transformasi sosial dan turut meningkatkan perekonomian Indonesia. Inisiatif pendidikan kami lainnya adalah upaya menggerakkan bangsa untuk berkontribusi dalam pendidikan Indonesia. Gerakan Indonesia Berkibar (GIB) adalah kerja sama antara pemerintah dan swasta yang menyatukan peran pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Transformation for the Nation’s Growth n 2013 we focused on creating a complete journey for the youth in our education ecosystem to ensure that they are able to continue to higher education. ada 2013, kami berfokus pada pengembangan ekosistem pendidikan kami, yakni dengan melengkapi jalur pendidikan sehingga para pemuda dapat mengenyam pendidikan tinggi. I P THE TRANSFORMATION SINCE 2001 ALLOWS US EXPAND OUR VISION AND EVEN INSPIRES US IN FACING FUTURE CHALLENGES. TRANSFORMASI DI TAHUN 2001 MEMUNGKINKAN KAMI UNTUK MEMPERLUAS VISI KAMI DAN BAHKAN MENGINSPIRASI KAMI UNTUK SIAP MENGHADAPI TANTANGAN- TANTANGAN SELANJUTNYA. 1616 17
  • 12.
    LOOKING AHEAD, EDUCATIONWILL REMAIN THE FOUNDATION OF OUR WORK, WITH THE FOCUS ON PROVIDING ACCESS TO AS WELL AS IMPROVING QUALITY OF EDUCATION. DI KE DEPANNYA, PENDIDIKAN AKAN TETAP MENJADI FOKUS UTAMA KAMI, DENGAN PENEKANAN PADA PENYEDIAAN AKSES DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN. One of the keys to economic progress for Indonesia’s future is the strengthening of its private sector, particularly micro and small enterprises. Through our commitment to empower this sector, last year we launched MEKAR Exchange, which is an online lending platform so micro and small business owners may have access to capital. In the community development areas, we planned to achieve further growth. We developed some programs that reached more Sahabat Wanita and Bait Al-Kamil’s beneficiaries compared to 2012. We believe these programs will expand and grow further. Looking ahead, education will remain the foundation of our work, with the focus on providing access to education as well as improving education quality. We will also continue to develop entrepreneurial qualities and resilience of the communities through a variety of initiatives. Salah satu kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan adalah memperkuatsektorswasta,khususnyausahamikrodankecil.Berkomitmen untuk memberdayakan sektor ini, pada tahun lalu kami merilis MEKAR Exchange, yakni sebuah wadah penyedia pinjaman secara daring yang ditujukan agar para pengusaha mikro dan kecil untuk memperoleh modal. Di bidang pengembangan masyarakat, kami berupaya untuk terus tumbuh dengan mengembangkan program Sahabat Wanita dan Bait Al-Kamil sehingga mencakup lebih banyak penerima manfaat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kami yakin kedua program tersebut akan terus berkembang dan tumbuh. Di ke depannya, pendidikan akan tetap menjadi fokus utama kami, dengan penekanan pada penyediaan akses dan peningkatan mutu pendidikan. We will continue to forge partnerships at all levels because we cannot do this alone. We want to turn Gerakan Indonesia Berkibar into an effective movement that helps boost education quality in the provinces, bringing benefits to a lot of people. Our achievements have allowed us to give proof of concept to our partners to show them that their contributions create a multiplier effect. The journey is certainly a long one, but we are in this for the long term. Kami juga akan terus mengembangkan jiwa-jiwa kewirausahaan dan melatih mental masyarakat melalui beragam inisiatif. Kami juga akan terus menjalin kemitraan dengan semua pihak karena kami tidak dapat melakukan tugas ini sendirian. Kami ingin menjadikan Gerakan Indonesia Berkibar sebagai gerakan yang secara efektif memperbaiki mutu pendidikan dari Sabang sampai Merauke sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang. Prestasi-prestasi yang telah kami raih membuktikan konsep yang kami usung sehingga dapat meyakinkan para mitra bahwa kontribusi yang mereka berikan berdampak nyata. Perjalanan ini masih panjang, namun kami percaya bahwa pengalaman kami hingga sejauh ini akan mengantarkan kami pada kesuksesan lainnya. 1818 19
  • 13.
    Initiatives that nurtureindividual growth enrich the transformative process. We build interconnected supports to strengthen capacities and instill a sense of personal responsibility. As soon as a caterpillar reaches its full length and weight, it enters into a non-feeding stage during which it undergoes transformation within a protective cocoon. pu·pa | n. pl. pu·pae (-p) or pu·pas An Enriching Transformation Pupa 3
  • 14.
    Education Entrepreneurship Women Empowerment Compassionate Relief Limitedaccess to education keeps millions of underprivileged Indonesians in a constant struggle to improve their welfare. The education system does not prepare students for globalization. Enhancing the access and quality is a vital step in our pathway to creating responsible leaders. Micro and small businesses generate jobs especially in the developing economies. However they often face barriers in getting capital and have an underdeveloped capacity to expand. We see the need to strengthen the Indonesian entrepreneurial community. Millions of Indonesian women remain at a disadvantage due to limited access to information and economic means. Empowered women play a bigger role in the society, including family welfare. We believe they are critical in developing generations of leaders and entrepreneurs. With the largest Muslim population in the world, we create a system that collects, manages and distributes zakat, infaq and shadaqah to assist the underprivileged while creating future leaders globally competent and social responsible. Keterbatasan akses pendidikan mengakibatkan jutaan rakyat prasejahtera tidak mampu meningkatkan kesejahteraannya karena sistem saat ini tidak disiapkan untuk globalisasi. Peningkatan akses dan mutu pendidikan bersifat krusial bagi jalur pendidikan yang kami bangun demi lahirnya para pemimpin yang bertanggung jawab. Usaha mikro dan kecil menciptakan lapangan kerja terbesar, khususnya di negara berkembang. Namun untuk bisa tumbuh, mereka kerap dirintangi dengan keterbatasan modal dan keterampilan. Kami melihat perlunya memperkuat komunitas wirausahawan Indonesia. Jutaan wanita Indonesia masih dirugikan dengan terbatasnya akses informasi dan ekonomi. Wanita berketerampilan akan lebih berperan dalam masyarakat, termasuk kesejahteraan keluarga. Kami yakin eksistensi mereka vital bagi generasi pemimpin dan wirausahawan kelak. Dengan populasi muslim terbesar di dunia, kami merancang sebuah sistem yang bisa mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah untuk membantu masyarakat prasejahtera sekaligus menciptakan para calon pemimpin yang berdaya saing global dan bertanggung jawab. Pillars of Putera Sampoerna Foundation OUR FOUR PILLARS SUPPORT ONE ANOTHER IN ADDRESSING THE NATION’S TALENT CHALLENGES. KEEMPAT PILAR KAMI SALING MENDUKUNG UNTUK MENJAWAB TANTANGAN KETENAGAKERJAAN. 2222 23
  • 15.
    A TRANSFORMATIVE EDUCATIONALPATHWAY o groom future generations, Putera Sampoerna Foundation (PSF) is constantly working to become a center of learning for both students and educators. Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) offers international standard education that focuses on academic excellence and character building. Our Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) allows students to acquire US-accredited associate degrees in Jakarta or continue their studies in the United States. And Koperasi Siswa Bangsa (KSB) provides student assistance to underprivileged youth, enabling them to continue their path in our education ecosystem as well as preparing them with the skills and network needed for the professional life. Through contributions from corporations and other partners, PSF School Development Outreach (PSF-SDO) provides diverse professional development programs for teachers, superintendents and administrators while building education infrastructures. ntuk mempersiapkan generasi penerus, Putera Sampoerna Foundation (PSF) senantiasa berusaha menjadi pusat belajar bagi para siswa dan pendidik. Akademi Siswa Bangsa Internasional menawarkan pendidikan internasional yang berfokus pada prestasi akademis dan pembentukan karakter. Melalui Universitas Siswa Bangsa Internasional, kami memberikan akses kepada para mahasiswa untuk memperoleh associate degree di Jakarta atau melanjutkan studi mereka di AS secara langsung. Sementara itu, Koperasi Siswa Bangsa menyediakan dana bantuan pendidikan kepada para pemuda prasejahtera sehingga mereka dapat mengenyam pendidikan dalam ekosistem pendidikan yang telah kami kembangkan sekaligus mempersiapkan mereka dengan keterampilan dan jaringan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Melalui kemitraan, PSF School Development Outreach (PSF-SDO) memberikan program pengembangan profesi yang beragam untuk para guru, pengawas, dan pengurus serta turut membangun infrastruktur pendidikan. • A KA DE MI SI SWA B A NG SA I NT E RN A SI ON A L • UNI VE RSI TA S SI SWA B A NG SA I NT E RN A SI ON A L • KOPE RA SI SI SWA B A NG SA • PSF SCH OOL DE VE LOPME NT OUT RE ACH Education T U 25
  • 16.
    Akademi Siswa BangsaInternasional ASBI IS PROUD TO HAVE SENT GRADUATES TO STUDY IN REPUTABLE UNIVERSITIES IN INDONESIA AND THE U.S. ASBI BANGGA TELAH MENGIRIMKAN PARA LULUSANNYA UNTUK BELAJAR DI UNIVERSITAS TERBAIK DI INDONESIA DAN A.S. kademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), formerly known as Sampoerna Academy, was conceived as a network of high school- level international standard boarding schools for the exceptionally gifted students. ASBI is part of our effort to create a seamless pathway to international education and careers for future leaders of Indonesia, providing educational opportunities that are affordable and accessible. This year, 458 students have graduated from the Academy, 33 of them now attend reputable universities in United States, while the rest members spread all over the top regional and international universities. In the three-year preparatory boarding school students grow into global citizens with exposure to diverse cultures, languages and perspectives, with an emphasis on social responsibility. Here they hone their academic, leadership and entrepreneurial skills through a holistic curriculum that enhances the Indonesian state school requirements with the learning methods of Cambridge International Examinations (IGCSE and International A levels). kademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), sebelumnya Sampoerna Academy, dibentuk sebagai jaringan sekolah menengah atas berasrama dengan standar internasional yang ditujukan bagi para siswa berprestasi. ASBI adalah bagian dari upaya kami menciptakan jalur yang mudah dalam mendapatkan pendidikan dan karir internasional bagi para pemimpin Indonesia di masa depan, dengan menyediakan peluang pendidikan yang terjangkau. Sejak tahun lalu, ASBI telah meluluskan 458 siswa di mana 33 dari mereka tengah menempuh pendidikan tingginya di universitas ternama di Amerika Serikat dan sisanya tersebar di universitas bergengsi di dalam dan luar negeri. Selama masa belajar tiga tahun, para siswa diperkenalkan dengan berbagai budaya, bahasa, dan sudut pandang, dengan konsentrasi khusus pada tanggung jawab sosial, sehingga nantinya mereka dapat tumbuh menjadi bagian dari masyarakat global. Di sini mereka mengasah kemampuan akademis, kepemimpinan, dan kewirausahaan melalui kurikulum holistik, yakni metode pembelajaran yang menggabungkan kurikulum nasional dengan Cambridge International Examination (IGCSE dan International A levels). A A 2626 27
  • 17.
    “I LEARNED ALOT OF NEW THINGS IN ASBI. IT MAKES ME REALIZE THAT WHAT I WILL ACHIEVE IN LIFE DEPENDS ON WHAT I DO NOW.” - EVAN “DI ASBI SAYA BELAJAR BANYAK HAL BARU YANG MENYADARKAN SAYA BAHWA APA YANG AKAN SAYA RAIH BERGANTUNG PADA APA YANG SAYA KERJAKAN SAAT INI.” - EVAN ASBI also has two main extracurricular activities called Pathway to Leadership and Life Long Learning which are designed not only to boost students’ confidence and curiosity but also educate them to be sound, independent and responsible community members. In 2013, ASBI sent five students from Malang and two students from Palembang to Texas Tech University, University of Missouri and University of Kansas in the United States. In the same year, two of Sampoerna Academy Palembang’s students won a bronze at the 28th International Science And Technological Fair at MOSTRATEC in Rio Grande do Sul, Brazil, in Biochemistry category. ASBI’s students have taken part in various academic competitions and Olympiads. In 2013 a team of three won the 1st place at Veterinary Olympiad, held by the Faculty of Veterinary Medicine at Airlangga University, Surabaya. One of the team members, Evan Hakeem Prawira, 16, said he participated in the competition because of his interest in biology and chemistry. Evan, who had the highest GPA in his class of 4.00 out of 4.00 and the highest IGCSE score, has also won spelling bee and will represent the school as an exchange student in Melbourne, Australia. But, like other ASBI students, he enjoys trying different non-academic activities in ASBI. ASBI juga memiliki dua kegiatan ekstrakurikuler yang disebut Pathway to Leadership dan Life Long Learning yang dirancang tak hanya untuk meningkatkan rasa percaya diri dan keingintahuan siswa tapi juga mendidik mereka untuk menjadi anggota komunitas yang kuat, mandiri dan bertanggung jawab. Pada tahun 2013, ASBI mengirim lima siswa dari Malang dan dua siswa dari Palembang ke Texas Tech University, University of Missouri, dan University of Kansas, Amerika Serikat. Di tahun yang sama, dua siswa Sampoerna Academy Palembang memenangkan medali perunggu dalam International Science and Technological Fair yang ke-28 di MOSTRATEC, Rio Grande do Sul, Brazil untuk kategori Biokimia. Para siswa ASBI telah berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademis. Pada tahun 2013, sekelompok tim yang terdiri atas tiga orang berhasil membawa pulang juara pertama dalam Veterinary Olympiad yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya. Salah satu anggota tim, Evan Hakeem Prawira, 16, mengatakan bahwa ia ikut serta dalam kompetisi tersebut karena minatnya dalam biologi dan kimia. Selain meraih IPK tertinggi di kelasnya, yakni 4 dari skala 4; Evan juga memenangkan kompetisi spelling bee dan akan mewakili sekolahnya “I learned a lot of new things here like tae kwon do and music. When I visited home, my mom was surprised that I could play the guitar,” he said. The campus approach to learning that focuses on interactive discussion and developing analytical thinking is one of the strengths that students attribute to their academic growth. The students say living in the dormitory teaches them to be independent. “Before I went to school here, I used to be lazy, just using my time at home playing or lying around. Now I realize that what I will achieve in life depends on what I do now,” said Evan. sebagai siswa pertukaran pelajar di Melbourne, Australia. Sama seperti siswa ASBI lainnya, ia juga senang melakukan kegiatan ekstrakurikuler di ASBI. “Saya belajar banyak hal baru di sini, seperti taekwondo dan musik. Pada saat pulang, ibu saya terkejut saya bisa bermain gitar,” ceritanya. Pendekatan belajar yang berfokus pada diskusi interaktif dan kritis adalah salah satu faktor pendukung dalam perkembangan akademis siswa. Para siswa umumnya mengakui bahwa tinggal di asrama membuat mereka lebih mandiri. “Sebelum bersekolah di sini, saya terbiasa malas-malasan, membuang waktu hanya untuk bermain dan tidur-tiduran. Sekarang saya sadar bahwa apa yang akan saya raih bergantung pada apa yang saya kerjakan saat ini,” papar Evan. EVAN HAKEEM PRAWIRA | Achieving the highest score on UN at junior high school level in West Java, he now retains the title by obtaining the highest score on IGCSE. Another central feature in ASBI is the boarding system allowing students to manage their time properly while the school provides academic teaching, builds character and instills in them essential qualities of responsibility, nationalism, integrity, leadership and morality forming fundamental elements in future leaders’ personal development. ASBI dormitories are divided into Nine Houses that promote the ASBI core values, support student-led activities, and encourage their leadership and a sense of camaraderie either at the school or boarding houses, either within each house or between houses. The Nine Houses are Lion, Dove, Manta Ray, Dolphins, Sharks, Hornbills, Eagles, Rhinos, and Komodo Dragons. Fitur penting lainnya dalam ASBI adalah sistem asrama yang memungkinkan para siswa untuk mengatur jadwal mereka secara baik sementara sekolah menyediakan pendidikan perguruan, membangun karakter dan menanamkan pada mereka nilai-nilai penting dari tanggung jawab, nasionalisme, integritas, kepemimpinan dan moralitas yang melandasi pengembangan kepribadian seorang pemimpin. Asrama ASBI terbagi menjadi Nine Houses yang masing-masing mempromosikan nilai penting ASBI. Asrama ini mendukung kegiatan yang dipimpinolehsiswasertamendorongkepemimpinandanrasapersaudaraan baik di sekolah maupun di pondok. Nine Houses ini adalah Lion, Dove, Manta Ray, Dolphins, Sharks, Hornbills, Eagles, Rhinos dan Komodo Dragons. 2828 29
  • 18.
    Universitas Siswa BangsaInternasional ntuk menciptakan ekosistem yang komprehensif, pada 2013 kami mentransformasi Sampoerna School of Business dan Sampoerna School of Education menjadi Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) dengan tambahan jurusan baru. USBI adalah kelanjutan dari Akademi Siswa Bangsa Internasional, pintu masuk bagi para siswa baru untuk meraih associate degree di Jakarta, dan jalur untuk meneruskan pendidikan di AS. Bermitra dengan Lone Star College, Texas salah satu perguruan tinggi terbesar di AS, USBI juga menawarkan American Indonesian Mobility Study (AIMS), yakni program yang menyediakan US degree dengan biaya terjangkau. Setelah menyelesaikan Program AIMS, para siswa akan mendapat associate degree yang dapat ditransfer ke program sarjana di universitas AS dengan biaya sekolah yang jauh lebih rendah dibandingkan mahasiswa internasional pada umumnya. Sebagai alternatif, mereka dapat menyelesaikan gelar sarjananya di USBI. Jika mereka mengikuti Program AIMS, selain memperoleh associate degree, dan gelar sarjana dari AS, mereka juga akan meraih gelar sarjana dari USBI setelah menyelesaikan tugas akhir. Uo create a more seamless education ecosystem, in 2013 we transformed Sampoerna School of Business and Sampoerna School of Education into Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) with new study programs. USBI is the natural progression for Akademi Siswa Bangsa Internasional graduates, an entry-point for the students to acquire an associate degree in Jakarta, and a pathway to continue their studies in the US. Partnering with Texas’ Lone Star College, one of the largest community colleges in the United States, USBI offers the American Indonesian Mobility Study (AIMS), which provides a US degree at an affordable price. Upon completion of the AIMS Program, the students will receive the associate degree allowing them to transfer directly into Year-3 of bachelor’s degree programs at universities in the US where they will pay a much lower tuition, a fraction of the international student fee. Students may alternatively complete their bachelor’s degree at USBI in Indonesia, and those who graduate through AIMS will hold an associate degree, a US bachelor’s degree, and a sarjana degree upon completion of a capstone project. T USBI OFFERS THE AMERICAN INDONESIAN MOBILITY STUDY (AIMS) WHICH PROVIDES A US DEGREE AT A LOCAL PRICE. USBI MEMPERKENALKAN AMERICAN INDONESIAN MOBILITY STUDY (AIMS), YAKNI SEBUAH PROGRAM YANG MENAWARKAN US DEGREE DENGAN HARGA TERJANGKAU. 3030 31
  • 19.
    small businesses. CEalso provides consultation for underdeveloped schools and orphanages. “There is a perception that social business is all about charity, helping people, so quality is low,” Agung said. “But at the end of the day, it is still a business, if you’re not selling goods that are strong, you won’t have a chance to survive the competition.” A team of three students from Faculty of Business won first place and Rp 8 million in prize money at the BINOVA Business Innovation Competition hosted by PT Wonokoyo Jaya Corporindo and Universitas Surabaya in May 2013. Lukman Hakim, Adipta Novamta and Rachmad Widodo won with their innovative marketing plan for processed meat products, which focused on moving downstream in the supply chain instead of competing head-on against bigger players. “We did not set out with lofty ideas, we researched the products at their existing market, and analyzed the available data on the media and the internet. From there we focused on which market we should prioritize, and how to better reach our market,” said Lukman, 21, who is currently in 6th semester. berfokus pada kewirausahaan anak muda melalui penyediaan seminar dan konsultasi bagi para siswa menengah pertama dan atas. Melalui wadah ini, mereka didorong dan dipandu untuk memulai usahanya sendiri. CE juga menyediakan konsultasi untuk sekolah dan panti asuhan yang masih terbelakang. Ada persepsi bahwa bisnis sosial melulu soal donasi, sehingga mengesampingkan kualitas,” kata Agung. “Pada akhirnya, bisnis sosial adalah bisnis. Jika kamu tidak dapat menjual barang yang bagus, kamu tidak akan berpeluang untuk menang dalam persaingan.” Sebuah kelompok yang terdiri atas tiga orang mahasiswa dari Faculty of Business meraih juara pertama dan uang senilai Rp 8 juta dalam BINOVA Business Innovation Competition yang diselenggarakan oleh Wonokoyo Jaya Corporindo dan Universitas Surabaya pada Mei 2013. Lukman Hakim, Adipta Novamta, dan Rachmad Widodo terpilih menjadi juara atas rencana pemasaran mereka yang inovatif dalam produk daging olahan yang memusatkan rantai pasokan pada titik penjualan daripada berkompetisi secara langsung dengan para pemain besar. “Kami tidak menggagaskan ide yang sangat besar, kami hanya meneliti produk-produk yang ada di pasaran dan menganalisis data yang tersedia “SAYA YAKIN BAHWA DAYA SAING DAN KETERAMPILAN YANG SAYA PEROLEH DI USBI MEMBANTU SAYA MERAIH MIMPI MENJADI SEORANG WIRAUSAHAWAN.” - ADIPTA “I BELIEVE THE COMPETITION AND THE SKILLS I GAINED IN USBI HELP ME REACH MY DREAMS OF BECOMING AN ENTREPRENEUR.” - ADIPTA His teammate Rachmad attributes their victory to the strength of their presentation, an important skill honed during their time in USBI. “Our strength is our presentation, other teams did not have presentation skills as good as us,” he said. Adipta believes the competitiveness and the skills he gained in USBI helps him reach his dream of becoming an entrepreneur. “When I graduate, I don’t want to be an employee for a long time, my dream is by the time I’m 30 I will already have 500 employees.” di media massa dan internet. Dari sana kami berfokus pada pasar mana yang harus diprioritaskan dan cara meraihnya dengan lebih baik,” terang Lukman, 21, yang saat ini sedang menempuh semester keenam. Rekan setimnya, Rachmad menambahkan bahwa kemenangan mereka juga didukung dengan kemampuan presentasi mereka yang baik, yakni sebuah keterampilan yang juga diasah di USBI. “Kekuatan kami terletak pada presentasi kami. Saya melihat tim lain tidak menyiapkannya sebaik kami,” jelasnya. Adipta yakin bahwa daya saing dan keterampilan yang diperoleh di USBI membantunyauntukmenggapaimimpinyamenjadiseorangwirausahawan. “Pada saat lulus nanti, saya tidak ingin terus-terusan menjadi karyawan. Saya bermimpi kelak saya akan memiliki 500 karyawan sebelum berumur 30 tahun.” ADIPTA NOVAMTA, LUKMAN HAKIM, AGUNG HASKARA, RACHMAD WIDODO | By focusing on which market they should prioritize, and how to better reach our market, they won first place at the 2nd BINOVA Business Innovation. Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) supports students’ professional growth through active learning activities such as giving assistance to start-up companies on campus, providing internship programs,andinvitingexpertsorindustryplayersforstudents’discussions. Last year, Finance-major student Agung Haskara, won the GSBS Young Challengers Meeting , a competition for people under 25 years old to design and pitch social business ideas. Agung earned an invitation to the Global Social Business Summit 2013 where he met Dr. Muhammad Yunus and Richard Branson. He established Catur Entrepreneur (CE), a social business that focuses on youth entrepreneurship, providing seminars and consultation for high school and middle school students to encourage and guide them in starting Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) mendukung pertumbuhan profesional para mahasiswanya melalui berbagai kegiatan belajar aktif, seperti bantuan untuk merintis usaha di kampus, menyediakan program magang, dan mengundang para pakar atau praktisi dalam diskusi kemahasiswaan. Tahun lalu, mahasiswa jurusan Keuangan, Agung Haskara, memenangkan GSBS Young Challengers Meeting, sebuah kompetisi yang ditujukan bagi para individu berusia di bawah 25 tahun untuk merancang dan mewujudkan gagasan usahanya dalam bidang sosial. Agung menerima undangan untuk menghadiri Global Social Business Summit 2013 di mana ia bertemu dengan Dr. Muhammad Yunus dan Richard Branson. Ia mendirikan Catur Entrepreneur (CE), yakni sebuah usaha sosial yang 3232 33
  • 20.
    Koperasi Siswa Bangsa KSBPROVIDES COMPREHENSIVE STUDENT ASSISTANCE FOR BRIGHT BUT UNDERPRIVILEGED YOUTH. KSB MENYEDIAKAN BANTUAN PENDIDIKAN SECARA LENGKAP DAN BERKELANJUTAN BAGI PARA PEMUDA BERPRESTASI DARI KELUARGA PRASEJAHTERA. n 2013 we refined our education pathway so that we could provide a seamless ecosystem that enables youths to afford an integrated international standard education and that prepares them for their careers. Thispathway,SiswaBangsaEducationEcosystem(SBEE),linksourboarding high schools network (ASBI) to international-affiliated university (USBI) in support of a student-owned and professionally managed cooperative, Koperasi Siswa Bangsa (KSB). KSB is a networking platform that offers job placement and career development for those alumni members. After college, KSB alumni members give back to the cooperative, hence their successors can get the same educational opportunity as they have. In addition, KSB is a networking platform that offers enormous benefits to its members, such as training in life skills, job placement, career development and exclusive discounts from merchants partnering with KSB. ada 2013, kami menyempurnakan jalur pendidikan yang ada agar ekosistem kami dapat memberikan para pemuda pendidikan berstandar internasional yang terpadu sekaligus mempersiapkan karir mereka. Dinamakan Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE), jalur pendidikan ini menghubungkan jaringan SMA berasrama (ASBI), universitas beraliansi mitra internasional (USBI), dan koperasi siswa yang dikelola secara profesional, Koperasi Siswa Bangsa (KSB). KSB adalah wadah memperluas jaringan yang menawarkan penempatan kerja dan pengembangan karir kepada para anggota alumni. Setelah lulus, para anggota KSB ini akan berkontribusi kembali melalui KSB sehingga generasi berikutnya bisa mendapat kesempatan yang sama. Selain itu, KSB berperan sebagai wadah memperluas jaringan yang menawarkan banyak manfaat bagi anggotanya seperti pelatihan keterampilan hidup, penempatan kerja, pengembangan karir hingga potongan harga menarik di beberapa wiraniaga yang telah menjadi mitra KSB. I P 3434 35
  • 21.
    “AS AN ALUMNUS,BEING A PART OF THE KSB ALLOWS ME TO CONTINUE TO LEARN FROM INDUSTRY AND BUSINESS LEADERS AND TO DEVELOP OUR NETWORK.” - SAUT as future leaders. KSB also held gatherings in December in Palembang, Bandung, Yogyakarta and Surabaya to welcome 2013 graduates of Sampoerna Academy and Akademi Siswa Bangsa International to the KSB Chapters. KSB takes pride in the accomplishments of its members, among other things, Razka Pradana Ibrahim featured in SWA Magazine in March 2013 as one of Indonesia’s promising young entrepreneurs for the success of his ESRE Denim. Two other KSB members who are students at the University of Missouri- Columbia won awards in Shell Eco-marathon Americas in Houston, Texas, in April 2013. Around 100 teams from across the globe participated in this competition to build and test ultra-energy efficient vehicles. Naadaa Zakiyyan and Naasa Fikri won third prize in Urban Concept category for their hydrogen-powered vehicle, which runs at 299 miles per gallon. An alumni member Saut Parulian Saragih, 40, who received full scholarship in 2005 to obtain his MBA from London Business School, England, said KSB has helped him grow in his career path. “I planned to get an MBA a year before I found out about Putera Sampoerna Foundation’s (PSF) scholarship and applied. I told myself if I want to master management consulting, I had to get an MBA,” he says. diri dari para pakar sehingga para anggota dapat meningkatkan potensinya sebagai pemimpin masa depan. Di bulan Desember, KSB mengatur pertemuan di Palembang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya untuk menyambut lulusan Sampoerna Academy dan Akademi Siswa Bangsa Internasional tahun 2013 sebagai anggota baru KSB Chapter. KSB bangga dengan prestasi para anggotanya, seperti Razka Pradana Ibrahim yang tampil dalam Majalah SWA edisi Maret 2013 sebagai wirausahawan muda yang menjanjikan atas usaha rintisannya, ESRE Denim. Anggota KSB lainnya adalah dua mahasiswa University of Missouri- Columbia yang memenangkan lomba Shell Eco-marathon Americas di Houston, Texas pada bulan April 2013. Sekitar 100 tim dari seluruh dunia ikut serta merancang dan menguji kendaraan hemat energi. Naadaa Zakiyyan dan Naasa Fikri meraih juara ketiga kategori Urban Concept atas karyanya berupa kendaraan bertenaga hidrogen yang bisa berjalan sejauh 299 mil hanya dengan satu galon hidrogen. Sebagai anggota alumni KSB, Saut Parulian Saragih, 40, yang menerima beasiswa penuh pada 2005 untuk gelar MBA-nya di London Business School, Inggris mengatakan bahwa KSB turut mengembangkan karirnya. “Saya merencanakan gelar MBA setahun sebelum mendengar dan melamar beasiswa Putera Sampoerna Foundation (PSF). Saya berjanji pada diri “SEBAGAI ALUMNI, SAYA MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK BELAJAR DAN MEMPERLUAS JARINGAN DENGAN PARA PEMIMPIN INDUSTRI DAN BISNIS DARI KSB.” - SAUT Aside from giving him the skills needed to advance his career, the graduate school helps develop his networking capacity and exposes him to career opportunities. “The result has exceeded my expectations,” says Saut, who has carved a career in business strategy and development since he returned to Indonesia. He believes being a KSB alumni member ensures the continuity of the program, so that it can provide more opportunities to less fortunate people. sendiri bahwa saya ingin menguasai manajemen konsultasi, oleh karenanya gelar MBA harus saya raih,” ungkapnya. Selain memberi keterampilan untuk karirnya, almamaternya turut memperluas jaringannya dan membuka peluang karir yang lebih luas. “Hasilnya melampaui harapan saya,” kata Saut sumringah yang juga pernah menempuh karir dalam strategi dan pengembangan bisnis sepulangnya ke Indonesia. Ia percaya keanggotaan alumni KSB menjamin keberlanjutan program ini, sehingga memperbesar peluang mereka yang kurang beruntung. In 2013, 564 beneficiaries received student assistance, including over 300 students at Universitas Siswa Bangsa Internasional, nearly 200 graduates at Akademi Siswa Bangsa Internasional and ten students selected from external sources. In the same year, Koperasi Siswa Bangsa (KSB) alumni organized events to strengthen their bonds. In July, KSB held a three-day Leadership Camp attended by 168 of the 2012 graduates of Sampoerna Academy in Malang and Palembang. Currently enrolled in local and overseas universities, the students received training in leadership, entrepreneurship and social responsibilities. In October to December, KSB organized seminars on personal development by subject matter experts to help its members discover their true potential Pada 2013, 564 penerima manfaat menerima dana bantuan pendidikan, termasuklebihdari300mahasiswaUniversitasSiswaBangsaInternasional, sekitar 200 alumni Akademi Siswa Bangsa Internasional, dan sepuluh siswa dari pihak luar. Ditahunyangsama,alumniKoperasiSiswaBangsa(KSB)menyelenggarakan acara untuk memperkuat ikatan di antara para anggota. Di bulan Juli, KSB mengadakan Leadership Camp selama tiga hari yang dihadiri oleh 168 lulusan Sampoerna Academy Kampus Malang dan Palembang angkatan 2012. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai mahasiswa di universitas dalam dan luar negeri, mereka mendapat pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, dan tanggung jawab sosial. Dari Oktober hingga Desember, KSB mengadakan seminar pengembangan SAUT PARULIAN SARAGIH | With MBA degree from London Business School, England and years of management consulting experience under his belt, he is committed to giving back to KSB members by sharing ideas and connects the activities to potential stakeholders. 3636 37
  • 22.
    PSF School DevelopmentOutreach PSF-SDO AIMS TO IMPROVE THE STANDARDS AND QUALITY OF SCHOOLS AND EDUCATORS TO ENABLE INDONESIA TO MEET THE CHALLENGES OF GLOBAL PARTICIPATION. PSF-SDO BERTUJUAN MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DAN PENGAJAR AGAR INDONESIA DAPAT MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI. utera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF- SDO) is an education development service provider that works with the private sector and government to address critical issues straining the education sector in Indonesia. Critically underfunded, many schools are in poor physical condition with a shortage of qualified teachers. PSF-SDO aims to improve the standards and quality of schools and educatorstoenableIndonesiatomeetthechallengesofglobalparticipation. With contributions from corporate partners, PSF-SDO establishes and runs diverse professional development programs for teachers, as well as school superintendents and administrators. The program also helps improve school management and school governance. Through specific packages to meet the needs of the particular schools, we work to help the school achieve a higher standard. PSF-SDO’s innovative and progressive educational programs with quality delivery draw on Putera Sampoerna Foundation’s extensive experience in training and development since 2005. We offer various teachers and school leadership workshops, coaching and mentoring, education profiling and needs assessment analysis, as well as providing consultancy for schools and their infrastructure development. utera Sampoerna Foundation School Developent Outreach (PSF- SDO) adalah penyedia jasa pengembangan pendidikan yang bekerja sama dengan pihak swasta dan pemerintah untuk menanggapi isu-isu kritis dalam sektor pendidikan di Indonesia. Akibat minimnya dana, banyak kondisi fisik sekolah yang parah dan kekurangan guru. PSF-SDO bertujuan meningkatkan mutu sekolah dan pengajar agar Indonesia dapat menjawab tantangan globalisasi. Dengan kontribusi para mitra, PSF-SDO membuat dan menjalankan program pengembangan profesi bagi guru, pengawas, dan staf tata usaha sekolah. Program ini juga turut meningkatkan manajemen dan pengaturan sekolah. Melalui paket-paket spesifik yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sekolah, kami berupaya agar sekolah mencapai standar lebih tinggi. Program pendidikan inovatif, progresif, dan bermutu yang dirancang PSF- SDO berbuah dari pengalaman Putera Sampoerna Foundation dalam bidang pelatihan dan pengembangan sejak 2005. Kamimenawarkanparagurudansekolahberbagailokakarya,pembimbingan, dan pembinaan dalam kepemimpinan, pendataan dan analisis kebutuhan sekolah, serta menyediakan konsultasi dalam pengembangan sekolah dan infrastrukturnya. P P 3838 39
  • 23.
    To deal withthis issue, Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-SDO) offers no less than four options on the actions against limited access to quality education for children in isolated areas. They are boarding schools, open junior high schools, sister schools and satellite schools. A satellite school for one, is an education institution dependent to the well- established one called main school. Both of them are supervised under one principal. The students, teachers and the rest of the academic staff are officially registered under the main school. Satellite school will be built under the following conditions: there are a number of school-age children; the nearest school is hardly accessible due to its geographic location; there is no public transportation or is costly; persen. Angka ini menunjukkan bahwa ada 182.773 siswa SD dan 209.976 siswa SMP yang tidak bersekolah. Untukmenanganihalini,PuteraSampoernaFoundationSchoolDevelopment Outreach (PSF-SDO) menawarkan setidaknya empat pilihan solusi, yakni sekolah berasrama, SMP terbuka, sister school, dan sekolah satelit. Sekolah satelit adalah institusi pendidikan yang menginduk pada sekolah inti yang operasinya lebih stabil. Kedua sekolah tersebut diawasi oleh satu kepala sekolah. Status siswa, guru, dan pegawai tata usaha sekolah berada di bawah sekolah inti. Sekolah satelit baru bisa didirikan apabila: ada sejumlah anak sekolah; sekolah terdekat tidak mudah dijangkau; tidak ada transportasi umum TEACHING ACTIVITY IN A SATELLITE SCHOOL POST PSF-SDO TRAINING | Upon the completion of the programs, both the satellite and main schools make improvement in their accreditation and students performance in Ujian Nasional. ACCESS TO EDUCATION REMAINS A SERIOUS PROBLEM IN INDONESIA AS IT IS VITAL TO THE SUCESS OF NINE-YEAR COMPULSORY EDUCATION PROGRAM. AKSES PENDIDIKAN MASIH MENJADI MASALAH BESAR BAGI INDONESIA KARENA IKUT MENENTUKAN KESUKSESAN PROGRAM WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN. Covering more than seven regions in Indonesia, our programs address various problems, such as the ineffective teaching, due to limited access to quality professional development, as well as the lack of adequate resource centers. So far, more than 31,000 teachers and 1.65 million students have benefited from them in terms of learning process improvement. To enhance teachers’ skills, over the past year we held hundreds of teachers’ workshops, national and regional teachers’ conferences, overseas comparative studies, and Master Teachers development. We also conducted workshops in leadership and school management. In addition, we built Teachers Learning Centers and Students Resource Centers. One of our important works is to ensure that remote areas have access to quality education. Working with our partners in oil and gas as well as plantation industries, we built and renovated Satellite Schools in their areas of operation. From 2012 to 2013, we worked with SDN 2 Balian Tongkang in Ogan Komering Ilir, South Sumatera, renovating the building and constructing a library, as well as conducting workshops, training and teacher’s coaching. As mentioned earlier, we have given priority to remote areas in the improvement of access to quality education. Access to education remains a serious problem in Indonesia as it is vital to the success of Program Wajib Belajar Sembilan Tahun (“Nine-Year Compulsory Education Program”). According to Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia), the dropout rate of primary school-age children between 7 and 12 years old was 0.67 percent while the junior high school age children between 13 and 15 years old was 2.21 percent. This means 182,773 primary school students and 209,976 junior high school students do not attend school. Menjangkau lebih dari tujuh wilayah Indonesia, program kami berupaya mengatasi berbagai masalah, seperti proses mengajar yang tidak efektif, karena terbatasnya akses pengembangan profesi dan kurangnya jumlah fasilitas pusat pembelajaran yang mencukupi. Sejauh ini, program kami telah memberi manfaat kepada lebih dari 31.000 guru dan mencakup perbaikan proses pembelajaran bagi 1,65 juta siswa. Untuk mengembangkan keterampilan para guru, lebih dari setahun ke belakangkamitelahmengadakanratusanlokakarya,konferensigurutingkat nasional dan daerah, studi banding ke luar negeri, dan pengembangan Master Teacher. Kami juga mengadakan lokakarya dalam kepemimpinan dan manajemen sekolah. Selain itu, kami membangun Teacher Learning Center dan Student Resource Center. Kami juga memastikan bahwa wilayah terpencil memiliki akses pendidikan yang berkualitas. Bekerja sama dengan para mitra dari bidang minyak dan gas serta perkebunan, kami membangun dan merenovasi Sekolah Satelit di wilayah kerja mereka. Dari 2012 hingga 2013, kami bekerja sama dengan SDN 2 Balian Tongkang di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dalam merenovasi bangunan, mendirikan perpustakaan, serta mengadakan lokakarya, pelatihan, dan bimbingan guru. Sebagaimana telah disebut sebelumnya, kami memprioritaskan peningkatan akses mutu pendidikan di wilayah terpencil. Hal ini masih menjadi masalah besar di Indonesia karena ikut menentukan kesuksesan Program Wajib Belajar Sembilan Tahun yang dicanangkan oleh pemerintah. Berdasarkan Badan Pusat Statistik, jumlah anak SD dengan rentang usia 7-12 tahun yang putus sekolah mencapai 0,67 persen sementara anak SMP dengan rentang usia 13-15 tahun yang putus sekolah mencapai 2,21 4040 41
  • 24.
    “AFTER THE PSF-SDOTRAINING, OUR TEACHERS ARE NOW MOTIVATED TO TEACH IN CREATIVE WAYS.” - ISTIFAINZAH “SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN PSF-SDO, PARA GURU KAMI SEKARANG LEBIH SEMANGAT UNTUK MENGAJAR SECARA KREATIF.” - ISTIFAINZAH In Kudus, Central Java, we worked with 40 teachers and principals from four schools to help them meet the national standards. The schools were first profiled before we designed a set of programs to meet their needs. The teachers learn about the pedagogic fundamentals, class management, and how to teach in active, creative, efficient and fun ways. To evaluate the effectiveness of the process, the participants took pre- and post-tests. SDIT Al-Islam, one of the participating schools, saw much improvement in the teachers’ performance since taking part in the program. “The program is very beneficial to us and it was a once in a lifetime opportunity. Before the PSF-SDO training, the teachers’ teaching style was very linear and monotonous, but now they are motivated to teach in creative ways,” said school principal Istifainzah. Istifainzah said although not all teachers could attend the workshops, the knowledge gained had been disseminated to other teachers. “The program can accommodate 10 people per school, which was challenging in the dissemination process as the training had been conducted in practical and direct ways,” she said. “But after sharing with others, we now know how to cope with our weaknesses,” she added. Di Kudus, Jawa Tengah, kami bekerja sama dengan 40 guru dan kepala sekolah dari empat sekolah untuk membantu mereka memenuhi standar nasional. Kami mendata sekolah tersebut sebelum menentukan rangkaian program yang dibutuhkan. Para guru belajar mengenai dasar-dasar mengajar, manajemen kelas, dan mengajar secara aktif, kreatif, efisien, dan menyenangkan. Untuk mengevaluasi kegiatan ini, pra dan pascaujian disyaratkan bagi para peserta. SDIT Al-Islam, sebagai salah satu peserta, telah membuktikan banyak perkembangan dalam kinerja para guru sejak pertama kali mengikuti program tersebut. “Program ini sangat bermanfaat bagi kami dan menjadi pengalaman seumur hidup. Sebelum mengikuti pelatihan PSF-SDO, gaya mengajar para guru sangat linier dan monoton, tetapi sekarang mereka lebih semangat untuk mengajar secara kreatif,” ujar kepala sekolah Istifainzah. Istifainzah juga mengatakan bahwa meskipun tidak semua guru menghadiri lokakarya, pengetahuan yang diperoleh telah disosialisasikan kepada para guru lain. “Pembatasan 10 peserta per sekolah menjadi tantangan dalam proses sosialisasi mengingat pelatihan yang diberikan bersifat praktis dan langsung,” katanya. “Namun setelah berhasil berbagi kepada yang lainnya, kami sekarang tahu cara mengatasi kelemahan kami,” tutupnya. the location can still be accessed by personal transportation, such as bicycle and motorbike, within a day so the teachers must dwell at the location or stay at students’ houses. When those conditions are met, Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-SDO) will start to conduct education profiling and continue with preparing licensing documents and building facilities and infrastructure. When they are completed, we recruit educators and provide training for teachers, principals and academic staff. Later, we promote the compulsory education program while empowering the school community. Finally, our team will enter the teaching process and conduct monitoring and evaluation. atau mahal; lokasi sekolah masih dapat dijangkau dengan transportasi kecil, seperti sepeda dan motor, tetapi karena menghabiskan waktu hampir seharian, para guru terpaksa tinggal di rumah para siswa. Setelah syarat-syarat tersebut di atas dipenuhi, Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-SDO) akan mulai melakukan pendataan sekolah dan melanjutkannya dengan menyiapkan perizinan dan membangun sarana dan prasarana. Ketika selesai, kami merekrut para pendidik untuk melatih para guru, kepala sekolah, dan pegawai tata usaha sekolah. Selanjutnya, kami mempromosikan program wajib belajar sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar sekolah. Terakhir, tim kami mulai memasuki proses mengajar dan melakukan pemantauan serta evaluasi. ISTIFAINZAH, S.AG. | After taking PSF-SDO training, her teachers are now motivated to teach in creative ways. She said it was a lifetime opportunity, therefore so grateful for the help. 4242 43
  • 25.
    • SA HA B AT WA NI TA Women Empowerment EMPOWERING WOMEN TO TAKE CHARGE utera Sampoerna Foundation aims to empower women through economic growth programs containing diverse training sessions in life skills. As we know, women fulfill important roles in the Indonesian society, and their success will have an impact on the creation of future leaders. Sahabat Wanita is our strategic partner in running a series of training programs covering entrepreneurship, health, finance, self-motivation, busines management, marketing and other businesses that improve their family wealth and active participation in the social and economic development of their communities. utera Sampoerna Foundation berupaya memberdayakan wanita melalui program-program pembangunan ekonomi berupa berbagai sesi pelatihan dalam keterampilan hidup. Sebagaimana kita ketahui, wanita berperan penting dalam masyarakat Indonesia. Kesuksesan mereka turut menciptakan para pemimpin di masa depan. SahabatWanitaadalahmitrastrategiskamidalammenjalankanserangkaian program-program pelatihan yang meliputi bidang kewirausahaan, kesehatan, keuangan, motivasi diri, pengelolaan usaha, pemasaran, bidang usaha lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berperan aktif dalam pengembangan sosial dan ekonomi di lingkungannya masing- masing. P P 45
  • 26.
    Sahabat Wanita SAHABAT WANITAAIMS TO ENABLE WOMEN TO ENHANCE THEIR CONTRIBUTION TO THE FAMILY INCOME AND WELFARE. SAHABAT WANITA BERUPAYA AGAR WANITA DAPAT MENINGKATKAN KONTRIBUSINYA DALAM PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA. ahabat Wanita is Putera Sampoerna Foundation’s strategic partner in implementing our objective to empower women in Indonesian society. Through a range of programs on health counseling, life skills and vocational training, Sahabat Wanita aims to enable women to enhance their contribution to the family income and welfare, and play active roles in the social and economic development of their communities. In 2013, Sahabat Wanita partnered with several companies to roll out programs providing vocational training, finance and management capacity enhancement for cooperatives, parenting skills and family health involving thousands of women across Indonesia. IneightdifferentcitiesinEastJava,forexample,SahabatWanitacampaigned to families of farmers for the need to support children’s education. Through various cultural events, we aim to reduce the incidents of child labor in plantations. The women were also taught to be more environmentally responsible with their waste, including utilizing plastic sacks as fertilizer bags to bring additional income to the family. ahabat Wanita adalah mitra strategis Putera Sampoerna Foundation dalam memberdayakan wanita Indonesia. Melalui serangkaian programpenyuluhankesehatan,keterampilanhidupdanpelatihankejuruan, Sahabat Wanita berupaya agar wanita dapat meningkatkan kontribusinya dalam pendapatan dan kesejahteraan keluarga; dan berperan aktif dalam pengembangan sosial dan ekonomi di sekitarnya. Pada 2013, Sahabat Wanita bermitra dengan beberapa perusahaan dalam program penyediaan pelatihan kejuruan, peningkatan keterampilan keuangan dan manajemen koperasi, keterampilan mengasuh anak dan kesehatan keluarga yang melibatkan ribuan wanita di seluruh Indonesia. Di delapan kota di Jawa Timur, misalnya, Sahabat Wanita berkampanye kepada keluarga petani tentang pentingnya mendukung pendidikan anak. Melalui acara budaya, kami berupaya mengurangi pekerja anak di perkebunan. Sementara itu, wanita di sana juga belajar untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah, termasuk memanfaatkan kantong plastik sebagai kantong pupuk yang bisa menambah penghasilan keluarga. S S 4646 47
  • 27.
    “OUR COOPERATIVE MEMBERSARE NOW ABLE TO BRING ADDITIONAL INCOME TO THE FAMILY FROM THEIR BUSINESS WHILE KEEPING THEIR KIDS IN SCHOOL.” - NUNUNG “PARA ANGGOTA KOPERASI KAMI SEKARANG DAPAT MEMBERI PENGHASILAN TAMBAHAN BAGI KELUARGA SEKALIGUS MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MEREKA DARI HASIL USAHANYA.” - NUNUNG In West Kalimantan, Sahabat Wanita taught local women to make wicker articles using forest pandanus leaves, turning them into bags, pouches, sandals and cushion covers. In addition, the women are taught how to manage family income, finance a small business and obtain loan information. Sahabat Wanita is aiming to train them to become smart entrepreneurs with skills to allocate limited sources of funds. In Bantar Kambing, Bogor, the small medium enterprises community of Bina Karya has seen vast improvement in their business. The cooperative sells traditional snacks like rice crackers, sticky candy, chips and shrimp paste produced by its all female members, and offers savings and loan facility to the women. Sahabat Wanita first strengthened the organization by developing the structure and giving them a range of training sessions. Product development and marketing are two elements vital in upgrading the skills of these women. Sahabat Wanita also helped develop the cooperative’s network and relationships with its supplier and marketing partners, as well as with the local government and financial institutions in their area. In addition, members get training on parenting and nutrition for children. Di Kalimantan Barat, Sahabat Wanita mengajarkan perempuan setempat untuk menganyam daun pandan hutan menjadi tas jinjing, tas tangan, sandal, dan sarung bantal. Selain itu, mereka diajarkan cara mengelola penghasilan keluarga, membiayai usaha kecil, dan memperoleh informasi pinjaman. Sahabat Wanita berupaya melatih mereka menjadi wirausahawan yang cerdas dan terampil dalam mengelola sumber dana yang terbatas. Di Bantar Kambing, Bogor, komunitas usaha kecil dan menengah Bina Karya telah melihat adanya perkembangan yang pesat dalam usaha mereka. Koperasi ini menjual makanan ringan tradisional, seperti rengginang, gulali, keripik, dan terasi yang diproduksi oleh semua anggota perempuan. Koperasi tersebut juga menawarkan simpan pinjam kepada mereka. Hal pertama yang dilakukan Sahabat Wanita adalah memperkuat organisasi melalui pengembangan struktur dan pelatihan. Pengembangan dan pemasaran produk adalah dua elemen penting dalam meningkatkan kemampuan mereka. Sahabat Wanita juga membantu mengembangkan jaringan dan kemitraan koperasi dengan para pemasok, pemasar, pemerintah setempat, dan lembaga keuangan di daerah tersebut. Para anggota juga memperoleh lokakarya dalam mengasuh anak dan gizi anak. The group’s initiator Nunung, 45, said Bina Karya’s members have trebled from 15 to 45 people after Sahabat Wanita’s involvement. The cooperative’s savings and loans facility releases its members from the grips of loan sharks. “Before they joined us, the women here had nothing to do except their house chores. But now they bring additional income to the family from their businesses and they can help keep their kids in school,” she added. Pemrakarsa kelompok tersebut, Nunung, 45, mengatakan bahwa setelah Sahabat Wanita turun tangan, anggota koperasi bertambah tiga kali lipat dari 15 menjadi 45 orang. Fasilitas simpan pinjam dari koperasi ini juga membebaskan para anggotanya dari cengkeraman para tengkulak. “Sebelum bergabung, para wanita di sini tidak memiliki kegiatan apa pun selain urusan kerumahtanggaan. Namun sekarang selain dapat memberi penghasilan tambahan bagi keluarga, mereka juga bisa menyekolahkan anak-anak mereka dari hasil usahanya,” imbuh Nunung. By combining livelihood support programs with environmental awareness and family planning skills, Sahabat Wanita and its corporate partners can bring impact to their beneficiaries. In run-down neighborhoods like North Jakarta or in the fishing village of Bangka Belitung, dozens of women were trained to make handicraft such as key chains, hats, bags and laptop covers as well as women’s accessories from recycled waste material. In Cisauk, Tangerang, 30 women took part in a basic sewing and clothing design workshop organized by Sahabat Wanita. Using facilities provided at the local Community Learning Center, they learned to prepare fabrics, create patterns and cutting based on the design, and sew clothes. Dengan menggabungkan program pendukung mata pencaharian hidup antara kesadaran lingkungan dan keluarga berencana, Sahabat Wanita dan para mitra memberi dampak positif kepada para penerima manfaatnya. Di lingkungan yang masih membutuhkan banyak perkembangan seperti Jakarta Utara atau desa nelayan di Bangka Belitung, puluhan perempuan dilatih untuk membuat kerajinan tangan, seperti gantungan kunci, topi, tas, dan kantong laptop serta mengolah bahan daur ulang menjadi aksesoris. Di Cisauk, Tangerang, 30 perempuan mengikuti pelatihan menjahit dasar dan lokakarya desain pakaian yang diadakan oleh Sahabat Wanita. Dengan menggunakan fasilitas Community Learning Center setempat, mereka belajar membuat bahan, mendesain pola, menggunting, dan menjahit. NUNUNG | The cooperative’s members can now bring additional income to the family from their businesses and they can help keep their kids in school. 4848 49
  • 28.
    • ME KAR E NT RE PRE NE UR NE T WORK Entrepreneurship BUILDING A STRONGER CULTURE OF ENTREPRENEURSHIP utera Sampoerna Foundation develops initiatives to foster and create relationships among entrepreneurs and investors. We design our programs so that socially responsible business leaders work together with communities and drive local economic growth through the creation of jobs, empowering the economy as a whole. A shortfall of new entrepreneurs in Indonesia is caused by a lack of support and skills for innovators to transform ideas into viable businesses. Through our business unit, MEKAR Entrepreneur Network, we assist budding entrepreneurs to grow their business sustainably through tools, training and services that connect them to potential investors, preparing them to become the much-needed future business leaders for Indonesia. utera Sampoerna Foundation mengembangkan inisiatif-inisiatif yang dapat menjaga dan membangun hubungan antara para wirausahawandaninvestor.Kamimerancangprogramkamisecaraseksama sehingga para pemimpin usaha dengan kesadaran sosial yang tinggi dapat bekerja sama dengan masyarakat dan menumbuhkan ekonomi setempat melalui penciptaan lapangan kerja, yang pada akhirnya memberdayakan perekonomian secara utuh. Langkanya wirausahawan di Indonesia dikarenakan kurangnya dukungan dan keterampilan para inovator dalam mewujudkan gagasan mereka. Melalui MEKAR Entrepreneur Network, kami membantu para wirausahawan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui alat, pelatihan, dan layanan yang menghubungkan mereka dengan para calon investor, menyiapkan mereka menjadi pemimpin usaha yang dibutuhkan Indonesia di masa depan. P P 51
  • 29.
    MEKAR Entrepreneur Network MEKAREXCHANGE ALLOWS LOW-INCOME ENTREPRENEURS TO SOURCE OUT THEIR WORKING CAPITAL NEEDS. MEKAR EXCHANGE MEMUNGKINKAN PARA WIRAUSAHAWAN BERPENGHASILAN RENDAH UNTUK MENDAPAT MODAL. EKAR Entrepreneur Network provides a comprehensive service to help Indonesian entrepreneurs, including micro and small-scale businesses, grow to their potential sustainably. Through tools, training and services that connect businesses to potential investors, MEKAR Entrepreneur Network also prepares entrepreneurs to become business leaders, leveraging their strengths to open opportunities for employment and facilitate economic development throughout Indonesia. Our initiatives have gained regional recognition. MEKAR Entrepreneur Network was invited to share its experience and knowledge in the 2013 Asia on the Edge (AOTE), an annual regional event for creative Asian entrepreneurs to contribute new ideas and trends. In April we proudly launched MEKAR Exchange, the first online micro-lending platform in Indonesia that brings together credit worthy entrepreneurs, trusted partners and micro lenders. This initiative allows low-income entrepreneurs to source out their working capital needs. Since the launch, the program has reached small business owners in Cirebon, Bekasi, Bandung, Bogor, Cimahi, Padalarang, Sumedang and Makassar, facilitating them in obtaining funding. EKAR Entrepreneur Network memberikan layanan yang lengkap untuk membantu para wirausahawan Indonesia, termasuk usaha mikro dan kecil untuk terus menumbuhkan potensinya. Melalui alat, pelatihan, dan layanan yang menghubungkan mereka dengan para calon investor, MEKAR Entrepreneur Network juga menyiapkan para wirausahawan menjadi pemimpin usaha, meningkatkan kelebihan mereka untuk membuka peluang kerja dan memfasilitasi pengembangan ekonomi di Indonesia. Inisiatif kami telah diakui di Asia. MEKAR Entrepreneur Network diundang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam Asia on the Edge (AOTE) 2013, yakni acara tahunan para wirausahawan kreatif di Asia untuk menciptakan gagasan dan tren baru. Pada April, kami dengan bangga meluncurkan MEKAR Exchange, yakni forum pemberi pinjaman secara daring khusus usaha mikro yang mempertemukan para wirausahawan potensial, mitra terpercaya, dan pemberi pinjaman mikro. Inisiatif ini memungkinkan para wirausahawan berpenghasilan rendah untuk mendapat modal. Sejak dirilisnya program tersebut, kami telah menjangkau para pengusaha kecil di Cirebon, Bekasi, Bandung, Bogor, Cimahi, Padalarang, Sumedang, dan Makassar untuk memfasilitasi mereka memperoleh dana. M M 5252 53
  • 30.
    “MEKAR Exchange hasa very effective and unique business model, because it profits all the parties involved in the platform,” he said. The platform is part of MEKAR Entrepreneur Network’s effort to build an entrepreneur ecosystem to help micro and small businesses in the country, hence it signed an MoU with two cooperatives. With our first partner cooperative, MEKAR Entrepreneur Network has helped 131 micro and small businesses in Bandung and Cirebon as of December 2013. Our second partner cooperative serves traders in wet markets in the Bekasi area. It has so far facilitated 66 small traders in getting funding for their businesses. The organization also assists the entrepreneurs so that their loans are used in the most optimal way to develop their businesses. One of the MEKAR Entrepreneur Network’s beneficiaries is Indarwiarsih, who owns a food stall at the Kecapi Market in Pondok Gede, where she lives with her family of two kids. She borrowed working capital of Rp 3 million gerakan yang secara langsung berdampak sosial bagi para wirausahawan mikro dan kecil. “MEKARExchangememilikimodelusahayangsangatefektifdanunikkarena forum tersebut menguntungkan semua pihak yang terlibat,” terangnya. Forum ini adalah bagian dari upaya MEKAR Entrepreneur Network untuk membangunekosistembagiparawirausahawansehinggadapatmembantu usaha mikro dan kecil di Indonesia. Untuk itu, MEKAR Entrepreneur Network menandatangani Nota Kesepahaman dengan dua koperasi. Dengan koperasi mitra pertama, kami telah membantu 131 usaha mikro dan kecil di Bandung dan Cirebon sejak Desember 2013. Sementara itu, dengan koperasi mitra kedua, kami telah melayani para pedagang di pasar tradisional di Bekasi. Koperasi ini telah memfasilitasi dana pinjaman kepada 66 pedagang kecil. Koperasi ini juga membantu para wirausahawan sehingga mereka dapat mengoptimalkan pinjaman tersebut untuk pengembangan usaha. “WHEN I STARTED, MY STALL WAS HALF THE CURRENT SIZE. IT NOW ALLOWS ME TO HAVE A DISPLAY SHELF FOR FOOD.” - INDARWIARSIH “SEMULA UKURAN WARUNG SAYA HANYA SETENGAHNYA, DENGAN UKURAN YANG SEKARANG, SAYA BISA MENARUH RAK SAJI UNTUK MENJUAL MAKANAN.” - INDARWIARSIH to expand her stall. The loan was repaid within three months with a one percent flat rate. The loans are also equipped with life insurance to protect both the lenders and creditors. “I needed capital to make a small food stall, I only sold cigarettes before,” she said. The efficient and transparent administrative process has made it easier for her to obtain funding, while the low interest rate was an advantage compared to other financing sources in her neighborhood, where lenders usually charge interest rates of between 10 and 20 percent. “When I started, my stall was half the current size. Now I have a display shelf and I sell food,” she added. Salah satu penerima manfaat MEKAR Entrepreneur Network adalah Indarwiarsih. Ia membuka warung makan di Pasar Kecapi, Pondok Gede di mana ia tinggal bersama keluarganya. Ia mengajukan pinjaman senilai Rp 3 juta untuk mengembangkan warungnya. Pinjaman tersebut dilunasi dalam tiga bulan dengan bunga rata-rata satu persen. Pinjaman tersebut juga dilengkapi dengan asuransi jiwa untuk melindungi pemberi pinjaman dan peminjam. “Saya membutuhkan modal untuk mendirikan warung makan kecil. Sebelumnya saya hanya punya warung rokok,” tuturnya. Administrasi yang efisien dan transparan memudahkannya untuk memperoleh dana. Tarif bunga yang rendah juga menguntungkannya karena sumber pendanaan lain di daerahnya membebankan bunga berkisar antara 10 dan 20 persen. “Dengan perluasan ukuran warung hingga dua kali lipatnya, sekarang saya memiliki rak saji untuk menjual makanan,” tambahnya. Through simple mechanism, an individual can lend as low as Rp 250,000 by registering online and lending to a borrower of one’s choice. A number of micro funds that become our partners are also involved in the process, as they identify and screen borrowers at the grass roots. The profiles of selected creditworthy borrowers are then posted on the website for lenders’ review. Once the loan is raised, the involved partner receives the money and disburses it to the borrower. The investor can keep track of the progress made by the borrower online. Salomo Gaol, an Individual Lender who joined MEKAR Exchange in May 2013 said he participated as he wanted to support efforts that give direct social impacts to micro and small entrepreneurs. Hanya dengan mendaftar dan memilih penerima pinjaman secara daring, siapa pun dapat memberi pinjaman dimulai dari Rp 250.000. Selaku mitra, sejumlah badan pembiayaan mikro juga dilibatkan dalam mengidentifikasi dan menyeleksi para peminjam di tingkat bawah. Mekanisme pemberian pinjaman ini diawali dengan menampilkan profil para peminjam terpilih di situs MEKAR untuk ditinjau oleh para pemberi pinjaman. Setelah pinjaman diajukan, mitra yang terlibat akan menerima dan mencairkan uangnya kepada peminjam. Investor dapat mengawasi perkembangan peminjam secara daring. Salomo Gaol, pemberi pinjaman yang bergabung dengan MEKAR Exchange sejakMei2013mengatakanbahwaiaberpartisipasikarenainginmendukung INDARWIARSIH | The efficient and transparent administrative process has made it easier for her to obtain funding; to grow her business from cigarette to food stall. 5454 55
  • 31.
    COMPASSION AT THEHEART OF RELIGION • B A I T A L-KA MI L Compassionate Relief hrough Islam-based initiative, Putera Sampoerna Foundation provides disaster support for the victims and underprivileged. It initiates ways to encourage more individuals and organizations to help those in need and achieve collective growth. These initiatives are conducted through Bait Al-Kamil (BAK), where zakat, infaq, shadaqah and humanitarian funds from numerous stakeholders are distributed through Islamic-based socioeconomic activities. Apart from disaster relief, BAK provides student assistance to merit students from underprivileged backgrounds who demonstrate leadership potential, and instill deep Islamic values while nurturing them with global perspectives. These students get international standard education so they grow to become competent leaders with moral integrity and strong commitment to social justice. This pillar supports the pathway to development of socially responsible and compassionate leadership. elalui inisiatif Islami, Putera Sampoera Foundation memberi bantuan kepada korban bencana alam serta menyantuni para keluarga prasejahtera. Kami mewadahi para individual dan organisasi untuk membantu mereka yang membutuhkan sekaligus tumbuh bersama. Inisiatif-inisiatif kami tersebut dilakukan melalui Bait Al-Kamil (BAK), yakni zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan dari berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan-kegiatan sosioekonomi bernapaskan Islam. Selain bantuan bencana alam, BAK menyediakan dana bantuan pendidikan bagi para siswa prasejahtera berprestasi dengan potensi kepemimpinan. Kami menanamkan mereka dengan nilai-nilai Islam yang kuat sekaligus mendidik mereka untuk menjadi pemimpin berwawasan global. Para siswa tersebut mendapat pendidikan internasional sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pemimpin kompeten yang bermoral dan bertanggung jawab. Pilar ini mendukung kepemimpinan yang bertanggung jawab dan bertenggang rasa. T M 57
  • 32.
    Bait Al-Kamil BAK ISA LICENSED INDEPENDENT AGENCY THAT COLLECTS, MANAGES AND DISTRIBUTES ZAKAT, INFAQ AND SHADAQAH FROM ACROSS INDONESIA AND THE WORLD. BAK ADALAH LEMBAGA INDEPENDEN RESMI YANG MENGUMPULKAN, MENGELOLA, DAN MENYALURKAN ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DARI SELURUH INDONESIA DAN PENJURU DUNIA. hrough our Islam-based initiative Bait Al-Kamil (BAK), Putera Sampoerna Foundation supports underprivileged children to gain access to education, and provides disaster relief. BAK is a licensed independent agency that collects, manages and distributes Islamic charitable donations like zakat, infaq and shadaqah and social funds from across Indonesia and the world. A very important part of BAK’s efforts is to assist youths with limited economic means to enter international standard schools, where they will grow to become not only virtuous and compassionate individuals but also intellectual and professional future leaders. In 2004, several youths were selected to receive scholarship in Akademi Siswa Bangsa Internasional in Bogor, West Java. elalui Bait Al-Kamil (BAK) sebagai inisiatif berbasiskan Islam, Putera Sampoerna Foundation mendukung anak-anak prasejahtera untuk mengaksespendidikandanmemberibantuankepadakorbanbencanaalam. BAK adalah lembaga independen resmi yang mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan donasi Islami, seperti zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial lainnya dari seluruh Indonesia dan penjuru dunia. Salah satu bagian penting dari upaya BAK adalah membantu para pemuda dengan keterbatasan ekonomi untuk mengenyam pendidikan di sekolah berstandar internasional, di mana mereka tidak hanya akan tumbuh menjadi individu yang berbudi luhur dan bertenggang rasa tetapi juga para pemimpin masa depan yang cerdas dan profesional. Pada 2004, beberapa pemuda terpilih untuk menerima beasiswa Akademi Siswa Bangsa Internasional, Bogor, Jawa Barat. T M 5858 59
  • 33.
    “I used tobe a bookworm, very shy and did not like to talk in public. Now I feel more confident,” said Ressa, who has the highest score in science in IGSCE and won the second place in a Deutsch Olympiad. This helps to explore her passion and what she wants to do in life, she said, adding she was interested in becoming a mining engineer. BAK also provides funds on standby to help post-disaster efforts. Following the severe floods that hit many parts of Jakarta in 2013, it coordinated with volunteers to detect worst-hit areas that need the most help. In Kresek District, Tangerang Regency, BAK found that floods disrupted the livelihoods of many, so it decided to assist in the economic recovery. Based on locals’ recommendation and our own field survey, we identified three beneficiaries for this: a group of quail farmers, a group of producers of furniture made of used materials, and a female hawker with a large number of dependents. Our support has helped their business to recover, especially the quail farmers and the woman who now has her own stall. To further help the furniture makers, who employ a lot of local youths as we were working to upgrade its electrical power capacity. “Saya dulunya seorang kutu buku yang pemalu dan menghindari berbicara di depan publik. Sekarang saya lebih percaya diri,” aku Ressa, yang meraih skor tertinggi dalam IGSCE untuk mata pelajaran sains dan juara kedua dalam olimpiade bahasa Jerman. Prestasi ini memperkuat hasratnya untuk menjadi insinyur pertambangan. BAK juga mengalokasikan dana pascabencana. Setelah banjir hebat yang menenggelamkan Jakarta pada 2013, kami bekerja sama dengan para relawan untuk mendeteksi wilayah terparah yang membutuhkan bantuan. Di Kresek, Tangerang, BAK menyadari bahwa banjir telah mengganggu kegiatan pencaharian hidup banyak orang. Oleh karenanya, kami memutuskan untuk membantu memulihkan perekonomian mereka. Berdasarkan rekomendasi penduduk setempat dan studi lapangan, kami memilih tiga kelompok penerima manfaat, yaitu peternak burung puyuh, produsen mebel berbahan daur ulang, dan pedagang keliling perempuan dengan banyak tanggungan. Bantuan kami turut memulihkan usaha mereka, khususnya para peternak burung puyuh dan perempuan pemilik warung. Untuk membantu lebih lanjut para pembuat mebel yang mempekerjakan banyak pemuda setempat, kami berupaya untuk menaikkan kapasitas listrik mereka. “TO BECOME A FUTURE LEADER WITH DEEP MORAL FIBER, ASBI FACILITATES ME WITH EXTENDED ISLAMIC COURSES GIVEN DURING WEEKENDS.” - RESSA “UNTUK MENJADI PEMIMPIN YANG BERMORAL, ASBI MEMFASILITASI SAYA DENGAN PELAJARAN AGAMA TAMBAHAN YANG SECARA INTENSIF DIBERIKAN DI AKHIR PEKAN.” - RESSA BAK also provided financial assistance to three entrepreneurs in Pamulang, South Tanggerang, in 2013. Another initiative combined fundraising for the underprivileged with efforts to promote environmental sustainability. In the same year, BAK managed the office waste of several companies as part of the “Cintai Bumi Cintai Sesama” (Loving the Earth Loving the Community) program. The office wastes were sold to third parties for recycling, and the proceeds were used to help students continue their schooling through the Khalifah program. BAK juga menyediakan bantuan keuangan kepada tiga wirausahawan di Pamulang, Tangerang Selatan pada 2013. Inisiatif lainnya menggabungkan penggalangan dana untuk masyarakat prasejahtera dengan kampanye pelestarian lingkungan. Di tahun yang sama, BAK mengelola limbah kantor dari beberapa perusahaan sebagai bagian dari program “Cintai Bumi Cintai Sesama”. Limbah kantor dijual kepada pihak ketiga untuk didaur ulang. Hasil penjualan tersebut kemudian disalurkan untuk membantu para siswa melanjutkan pendidikan mereka melalui program Khalifah. One of the beneficiaries is Ressa Safira, 17, who hails from Balikpapan. She said the learning method in the school enables her to gain a lot more from a subject. “In junior high school, we did a lot memorizing; here, we analyze. So we need to understand the base concept in order to find out about its application,” said Ressa, whose favorite subject is chemistry. She also believes the school’s non-academic activities, including its programs to raise social awareness by doing community service, help to build character and to be independent. Salah satu penerima manfaat Bait Al-Kamil (BAK) adalah Ressa Safira, 17, yang berasal dari Balikpapan. Menurutnya, metode belajar di sini memungkinkan ia untuk memahami mata pelajaran secara lebih mendalam. “Di SMP, kami terbiasa menghafal; di sini, kami dibiasakan untuk menganalisis. Dengan begitu, kami harus memahami konsep dasar terlebih dahulu sebelum dapat menerapkan pelajaran,” ungkap Ressa, yang menjadikan kimia sebagai mata pelajaran favoritnya. Ia juga percaya bahwa ekstrakurikuler sekolah, termasuk program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial melalui pelayanan masyarakat membantunya membangun karakter yang kuat dan menjadi pribadi yang mandiri. RESSA SAFIRA, RAHMAD YESA SURYA, DEARISMA SEKAR WIDADDARI, MUHAMMAD NASRULLOH, ARYA SATYA RAJANAGARA | These BAK beneficiaries also learn how to serve their community, among other things, by teaching English to children in the surrounding villages. 6060 61
  • 34.
    • G ERA KA N I NDONE SI A BE RKI B A R • SAVE A T E E N Partnership WORKING TOGETHER FOR INDONESIA’S FUTURE reating a better Indonesia requires a big investment and collective effort. Putera Sampoerna Foundation partners with government agencies, corporate donors, NGOs to individuals who lend their efforts through donation or participation in education, women empowerment, entrepreneurship and compassionate relief programs. We are equipped with professional fundraising capabilities through strong Public-Private Partnership (PPP) both locally and internationally. One of the PPP initiatives is Gerakan Indonesia Berkibar designed to improve the quality of education across Indonesia. Our initiative with our partners in Koperasi Siswa Bangsa made it possible for us to send graduates of Akademi Siswa Bangsa Internasional to attend top public and private universities in Indonesia and in the US. Experience in the field of education has enabled us to build a strong network of schools, educators, experts and professionals across the country to ensure well- targeted assistance. The sustainability of these programs motivates us to strive for constant improvement, while strong commitment to uphold accountability and transparency is the foundation of our partners’ trust. enciptakan Indonesia yang lebih baik memerlukan investasi besar dan dukungan bersama. Putera Sampoerna Foundation bermitra dengan badan pemerintahan, perusahaan, LSM hingga individu yang berpartisipasi dalam program pendidikan dan pemberdayaan. Dibekali dengankemampuanmenggalangdanasecaraprofesionalmelaluikemitraan pemerintah swasta regional dan internasional, kami menggagas Gerakan Indonesia Berkibar, yakni inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Bersama para mitra Koperasi Siswa Bangsa, inisiatif kami berhasil mengirim paralulusanAkademiSiswaBangsaInternasionaluntukkuliahdiuniversitas negeri dan swasta terbaik di Indonesia maupun AS. Pengalaman dalam pendidikan memungkinkan kami untuk membangun kemitraan yang kuat dengan sekolah, pendidik, pakar, dan profesional di seluruh Indonesia agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Keberlanjutan program tersebut mendorong kami untuk terus melakukan peningkatan dan komitmen yang kuat untuk menjunjung akuntabilitas dan transparansi yang melandasi kepercayaan para mitra kami. C M 63
  • 35.
    Gerakan Indonesia Berkibar SINCENOVEMBER 2013, WE RUN EDUCATION SERVICE QUALITY IMPROVEMENT PROGRAM DESIGNED TO HELP SCHOOLS ACHIEVE THE 8 NATIONAL STANDARD OF EDUCATION. SEJAK NOVEMBER 2013, KAMI MENJALANKAN PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN YANG DIRANCANG UNTUK MEMBANTU SEKOLAH-SEKOLAH MENCAPAI 8 STANDAR PENDIDIKAN NASIONAL. UNFURLING EDUCATIONAL OPPORTUNITIES FOR ALL erakan Indonesia Berkibar (GIB) is a national education movement aimed at improving the quality of educators and schools by encouraging the active participation of corporations, state-owned enterprises (SOEs), the mass media and online communities. We run Education Service Quality Improvement Program to help schools achievethe8NationalStandardofEducationthroughtwoapproaches. With Teacher Professionalism Improvement Program, we assist the teachers to learn new teaching paradigms, to design different teaching strategies and to create a sound learning environment. With Education Leadership and School Management Program, we assist the educators to sharpen their leadership skills with creativity. The indicators for the success in the first year, among other things, are the teachers’ improved capacity in stimulating closer interaction with the students and curriculum 2013 dissemination to the rest teachers; while the school principals’ capacity in the implementation of school management and leadership using effective work plan. Other than that, the related corporate party organized employee volunteering day in target schools’ workshops. An unflagging support was also shown by the local education service office and school supervisors. erakan Indonesia Berkibar (GIB) adalah gerakan pendidikan nasional bertujuan meningkatkan mutu para pendidik dan sekolah di Indonesia dengan mengajak keikutsertaan perusahaan, BUMN, media massa, dan komunitas daring. Kami menjalankan Program Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan untuk membantu sekolah-sekolah mencapai 8 Standar Pendidikan Nasional melalui dua pendekatan. Program Peningkatan Profesionalisme Guru, membantu para guru membuat paradigma baru mengajar, merancang strategi mengajar berbeda, dan menciptakan suasana belajar kondusif. Sementaraitu,ProgramKepemimpinanPendidikandanManajemenSekolah, membantu para pendidik mengembangkan dasar-dasar kepemimpinan mereka melalui kreativitas. Indikator keberhasilan program tahun pertama, antara lain, para guru mampu meningkatkan interaksi dengan para siswa dan menyosialisasikan kurikulum 2013 kepada para guru lain; sementara kepala sekolah mampu menerapkan manajemen dan kepemimpinan sekolah melalui rencana kerja yang efektif. Selain itu, mitra perusahaan terkait mengadakan hari sukarelawan dengan mengundang para karyawannya menghadiri kegiatan lokakarya di sekolah target. Dukungan serupa juga ditunjukkan oleh dinas pendidikan dan pengawas sekolah setempat. G G 6464
  • 36.
    Save a Teen SAVEA TEEN INVITES EVERYBODY TO PARTICIPATE IN HELPING TEENAGERS TO CONTINUE THEIR EDUCATION THROUGH ONLINE DONATION AND A VARIETY OF RETAIL PROGRAMS. SAVE A TEEN MENGAJAK SETIAP ORANG UNTUK MEMBANTU REMAJA MELANJUTKAN PENDIDIKAN MEREKA MELALUI DONASI DARING DAN BERBAGAI PROGRAM RITEL. INVESTING IN THE NATION’S FUTURE BY EDUCATING YOUTHS ave a Teen (SAT) is Putera Sampoerna Foundation’s initiative to invite individuals’ and corporations’ participation in helping out promising but underprivileged youths in obtaining education. Data from the Ministry of Education and Culture shows that only 18 percent of youth is capable of continuing to higher learning while 50.1 percent of teachers are still below the bar. Started in 2009, the fundraising campaign channels financial assistance to young people who excel academically and show strong characters as part of our efforts to give them equal opportunities to become future leaders. Everybody can participate in helping teenagers to continue their education through online donation, commitment form admissions, as well as a variety of retail programs from supporting partners. A wide range of partners from banking, telecommunication, food and entertainment industries have participated in this program. In 2013, we supported our corporate partners to “Fun Walk & Fun Run” event as part of the fundraising activity the “Unite for Education”. Since its inception in 2010, the program has given scholarship to 1,400 underprivileged children. ave a Teen (SAT) adalah inisiatif Putera Sampoerna Foundation yang mengajak para individu dan perusahaan untuk membantu para pemuda prasejahtera berprestasi dalam memperoleh pendidikan. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa hanya 18 persen pemuda yang dapat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan 50,1 persen guru belum memenuhi standar. Sejak 2009, kampanye penggalangan dana ini menyalurkan dana bantuan pendidikan kepada pemuda berprestasi dan berkarakter sebagai bagian dari upaya kami memperluas peluang mereka untuk menjadi pemimpin di masa depan. Setiap orang dapat mendukung kampanye ini melalui donasi daring, formulir komitmen, dan berbagai program ritel dari para mitra pendukung. Para mitra dari industri perbankan, telekomunikasi, makanan, hingga hiburan telah berpartisipasi dalam program ini. Di tahun 2013, kami mendukung para mitra perusahaan kami dalam acara “Fun Walk & Fun Run” sebagai bagian dari kegiatan penggalangan dana, “Unite for Education”. Sejak diperkenalkan pada 2010, program ini telah memberikan beasiswa kepada 1.400 anak prasejahtera. S S 6666
  • 37.
    Retail Donors Government • Agasam, PT • Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), PT • Api Unggun Bar & Pizza • Astaguna Wisesa (Morin), PT • Bandung Discount Card • Bank ANZ Indonesia, PT • Bank BNI Syariah • Bank Bukopin • Bank Central Asia (BCA), PT • Bank Danamon • Bank International Indonesia • Bank Mandiri • Bank Mega • Centro Dept. Store • Creatigo, PT • Diginic Asia • Endorse • Evoucher.co.id • Fantasia Utama Nuansa (Waterbom Jakarta), PT • Gastro Prisma Group (Glosis), PT • Global Premiere • Harry’s Drum Craft • Holycow Steakhouse by Chef Afit • Ilham Putra Wicaksana (Katsusei), PT • Indo Creative Expo • Kenko Reflexology • Laser Game Indonesia • Living Social • LotteMart • Mang Lada • Mirota Batik • Mitra Adi Perkasa Tbk, PT • Nanxiang Restaurant • PermataBank • Piaggio Indonesia, PT • Postama Persada (POSTE KITCHEN + BAR), PT • Prestige Music Lounge • Pride Clothing • Radix Guitar • Red & White Publishing • RM. Sari Bundo • Saboga Food Indonesia (SABOGA RAJA TAHU BASO), PT • Sacca Prima Axisindo (Droids Coffee & Grill), PT • Sampoerna Land • Sarana Buana Handara, PT • Sate Empuk 2 • Smirnoff Ice • Sugar Amplifications • Suluban Garment (MACBETH), PT • Sushiya Primasaji (Sushi Ya), PT • The Waroeng of Raminten • TNT Skypak International, PT • Tokio Kitchen • TRAC • Vivere Multi Kreasi • Wijaya Inti Energi Mandiri • Wim Cycle • XL Axiata Tbk, PT • Kementerian Agama • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan • Pemerintah Provinsi Bali • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah • Pemerintah Provinsi Jawa Timur • Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat • Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan • Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah • Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur • Pemerintah Provinsi Lampung • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat • Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan • Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni • Pemerintah Kabupaten Bandung Barat • Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah • Pemerintah Kabupaten Empat Lawang • Pemerintah Kabupaten Lahat • Pemerintah Kabupaten Lombok Timur • Pemerintah Kabupaten Muara Enim • Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin • Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir • Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir • Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu • Pemerintah Kota Malang • Pemerintah Kota Manado • Pemerintah Kota Medan • Pemerintah Kota Prabumulih List of Contributors Over US$ 500,000 US$ 50,000 - US$ 100,000 US$ 100,000 - US$ 500,000 Under US$ 50,000 • HM Sampoerna Tbk, PT • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan • Sampoerna Agro Tbk, PT • Mobil Cepu Ltd • ExxonMobil Corporation • ExxonMobil Oil Indonesia Inc. • Trakindo Utama, PT • Inter-Community Welfare Foundation (ASTRO) • Rio Tinto Indonesia, PT • Caterpillar Indonesia Batam, PT • Yayasan Allianz Peduli • Garuda Indonesia (Persero), PT • PTPN XI • Pindad (Persero), PT • BTN • Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT • Tokio Marine Group • Telekomunikasi Indonesia CDC GNC, PT • Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah • Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT • Adhi Karya (Persero), PT • Perum Jamkrindo • Union Metal, PT • Pemerintah Kabupaten Lahat • Pos Indonesia (Persero), PT • Talisman Energy • Kaltim Prima Coal • Bank Permata Tbk, PT • Standard Chartered Bank • Kimia Farma • Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, PT (JNE) • Perusahaan Pengelola Aset (Persero), PT • Give2Asia • Santa Fe Indonusa, PT • Bank Mutiara Tbk, PT • Telekomunikasi Indonesia CDC Area, PT • Surya Toto Indonesia Tbk, PT • Bank ANZ Indonesia, PT • Clariant Indonesia, PT • Djarum Foundation • BP Berau Ltd. • Bank CIMB Niaga Tbk, PT • Angkasa Pura I (Persero), PT • ConocoPhillips Indonesia • Cargill Indonesia • Pelindo IV (Persero), PT • Indika Energy Tbk, PT • Pemerintah Kabupaten Bintuni • Sampoerna Land, PT • The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) • Cigna Insurance • Wilmar Group 6868 69
  • 38.
    Primadi H. Serad PROGRAMDIRECTOR, DJARUM FOUNDATION jarum Foundation is a consistent manifestation of “Bakti Pada Negeri” (Devotion to the Nation) for its participation in developing Indonesia not only in terms of economy but also for the achievements in sports and academics, environmental sustainability, and cultural heritage in order to realize a dignified and better quality of life in Indonesia. Education is an important cornerstone in shaping human resources. To create a quality future generation, such achievement must be balanced with emotional intelligence. We believe that quality education forms the key element in establishing a strong, prosperous and dignified nation. In cooperation with Putera Sampoerna Foundation which has the same concern on education, we could expand our reach in the improvement of education quality through development of teachers’ capacity, enhancement of school quality, and provision of student assistance for the accomplishment of our mission which is to promote Indonesia so it fully transforms into a great nation. jarum Foundation adalah manifestasi dari program Bakti Pada Negeri,yaknisebuahupayakeikutsertaannyayangkonsistendalam membangun negeri. Sehingga Indonesia tidak hanya kuat secara ekonomi tapi juga unggul dalam bidang olahraga, pendidikan, kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya demi terwujudnya kualitas hidup Indonesia yang lebih baik dan bermartabat di masa mendatang. Pendidikan merupakan landasan penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) berprestasi. Namun, demi melahirkan generasi penerus berkualitas, prestasi tersebut harus diimbangi dengan kecerdasan emosional. Karena kami percaya, pendidikan yang baik adalah bekal dalam mewujudkan bangsa yang kokoh, sejahtera dan bermartabat. Bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation yang juga peduli terhadap dunia pendidikan, kami dapat memperluas jangkauan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pengembangan kapasitas tenaga guru, perbaikan kualitas sekolah serta pemberian bantuan pendidikan kepada siswa demi mencapai misi kami, yaitu memajukan Indonesia menjadi negara digdaya yang seutuhnya. D D Ardyan Maryantama HUMAN RESOURCES MANAGER OF IMOD HAULING & EXTRACTION, PT CATERPILLAR BATAM INDONESIA aterpillar Inc. supports the philanthropic efforts undertaken by Caterpillar Foundation. Since its establishment in 1952, Caterpillar Foundation has contributed more than US$ 550 million to aid in the sustainable advancement across the globe by providing program support for preservation of the environment, access to education, and fulfillment of basic human needs. This year, Caterpillar Foundation assigned PT Caterpillar Indonesia Batam to carry out CSR activities through its involvement in improving the quality of education in Indonesia. PT Caterpillar Indonesia Batam cooperated with Putera Sampoerna Foundation in implementing Training in Professional Development for Teachers and Principals in Tanjung Uncang, Batam. PT Caterpillar Indonesia Batam realizes that education quality improvement in the country is crucial for Indonesians to attain better quality and standard of living. aterpillar Inc. mendukung upaya filantropis yang dilakukan oleh Caterpillar Foundation. Sejak didirikan pada tahun 1952, Caterpillar Foundation telah memberi kontribusi dengan nilai tidak kurang dari US$ 550 juta dalam upayanya menciptakan kemajuan yang berkelanjutan di seluruh dunia melalui dukungan nyata terhadap penciptaan kelestarian hidup, perluasan akses pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Tahun ini, Caterpillar Foundation memberikan kepercayaan kepada PT Caterpillar Indonesia Batam dalam melaksanakan kegiatan CSR dengan berpartisipasi dalam program peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. PT Caterpillar Indonesia Batam bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation melaksanakan program Pelatihan Pengembangan Profesionalisme Guru dan Kepala Sekolah di seluruh Tanjung Uncang, Batam. PT Caterpillar Indonesia Batam menyadari bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sangat diperlukan untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan kualitas dan taraf hidup mereka. C C Words from Donors 7070 71
  • 39.
    Success is thecapacity to be of value. We ensure that our endeavor brings about sustainable impacts to elevate others. The Victorious Take-off Having rested inside the cocoon, the blood begins to pump into the wings, allowing the butterfly to break out, fly and begin its adult life. but·ter·fly | n. pl. but·ter·flies verb but·ter·flied Butterfly 4
  • 40.
    This is particularlyrelevant for the students we are supporting and grooming to become the future leaders of Indonesia. We believe that being a leader entails a strong sense of compassion and a commitment to give back to the community. In Akademi Siswa Bangsa Internasional, students are required to do community service by teaching underprivileged kids in their communities regularly. On several occasions, the students also organize bazaars to raise funds to help victims of natural disasters. At Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), students are also encouraged to be active in social causes through a range of activities. For its Faculty of Education students, this includes championing the cause of education by encouraging others to teach. In early 2013, the Sampoerna SchoolofEducation(SSE),whichhassincebecometheFacultyofEducation at USBI, invited a number of bloggers to talk about the importance of being educators to affect changes and create a better world. Those who have benefited from our student assistance can continue to give back through Koperasi Siswa Bangsa (KSB), a student-owned cooperative that groups students and alumni members. Aside from their regular contribution to the cooperative, KSB alumni members conduct a range of activities, such as visiting an orphanage, to strengthen their social participation, Last year, KSB signed an agreement with a corporate kepada masyarakat dengan melibatkan mereka dalam kegiatan positif. Upaya ini sangat bermanfaat bagi para siswa yang kami bantu dan kembangkan untuk menjadi calon pemimpin di Indonesia. Kami yakin bahwa seorang pemimpin harus memiliki simpati dan komitmen untuk berkontribusi kembali kepada masyarakat. Di Akademi Siswa Bangsa Internasional, para siswa diwajibkan untuk melayani masyarakat dengan mengajar anak-anak prasejahtera di lingkungannya secara rutin. Di kesempatan lain, para siswa juga menyelenggarakan bazar untuk menggalang dana bagi korban bencana alam. Di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), para mahasiswa juga didorong untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial melalui serangkaian kegiatan. Khusus mahasiswa Faculty of Education, aktivitas ini mencakup aksi pendidikan dengan memotivasi orang lain untuk mengajar. Di awal 2013, Sampoerna School of Education (SSE), yang kemudian berubah menjadi Faculty of Education USBI, mengundang sejumlah blogger untuk berdiskusi tentang pentingnya menjadi pendidik dalam membawa perubahan dan menciptakan dunia yang lebih baik. Para penerima dana bantuan pendidikan dapat terus berkontribusi kembali melalui Koperasi Siswa Bangsa (KSB), yakni sebuah koperasi siswa yang Community Engagement IT IS EQUALLY IMPORTANT TO US HOW TO INSTILL IN OUR BENEFICIARIES THE VALUE OF GIVING BACK TO THE COMMUNITY BY ENGAGING THEM IN POSITIVE ACTIVITIES. HAL YANG TIDAK KALAH PENTINGNYA ADALAH MENDORONG PARA PENERIMA MANFAAT UNTUK BERKONTRIBUSI KEMBALI KEPADA MASYARAKAT DENGAN MELIBATKAN MEREKA DALAM KEGIATAN POSITIF. s a social business institution Putera Sampoerna Foundation (PSF) works to provide opportunities for the underprivileged to attain education and/or to empower them with the needed skills and capitals. But equally important to us is how to instill in our beneficiaries the value of giving back to the community by engaging them in positive activities. ebagai institusi bisnis sosial, Putera Sampoerna Foundation (PSF) berupaya untuk memberi peluang kepada masyarakat prasejahtera dalam melanjutkan pendidikan dan/atau memberdayakan mereka dengan keterampilan dan modal yang dibutuhkan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah mendorong para penerima manfaat untuk berkontribusi kembali A S 7474 75
  • 41.
    partner to improvethe quality and access to education for high school and university students with distinctions in Palembang and Jambi. PSF School Development Program (PSF-SDO) provides support to schools across Indonesia through various empowering programs for teachers and students. In addition, we conducted a parents’ seminar to increase parents’ role in assisting the children’s learning process. We engage our corporate partners through different activities, such as fun walk to raise fund, so that many more will be involved in giving back to the community. Aside from education, we aim to strengthen micro, small to medium entrepreneurs through MEKAR Entrepreneur Network. To do this we establish partnership with local cooperative and our corporate partners. To involve our lenders more, we held a lenders gathering for MEKAR Exchange, the first-ever online micro-lending platform, on several occasions in 2013. By giving the entrepreneurs access to capital, we believe they will thrive and bring positive influence in their respective communities. Through Sahabat Wanita (SW), Putera Sampoerna Foundation (PSF) involves women in various communities to empower them with economic and life skills. Partnering with several prominent clothing brands, SW gave training to these women in business management and creating handicrafts using recycled bottles. SW also introduced urban farming via vegetables and crops planting trials. These women are expected to bring not only extra income to their family but also a wealth of knowledge on child rearing, nutrition, finance management, hygiene that would benefit their families and communities. Aside from its education and disaster relief programs, our Islam-based initiative Bait Al-Kamil (BAK) organizes various other programs for specific purposes. In Ramadan 2013, it held a series of events including fundraising bazaars at the Sampoerna Strategic Square, fast-breaking events, radio talk shows on zakat and the handing out of scholarships to 100 orphans. Recipients of BAK who receive scholarships at Akademi Siswa Bangsa Internasional also take part in regular community services, giving free lessons at orphanages, kindergartens or primary schools in the area, selling used clothes with the profit being used to support community service programs. “We have been privileged to study here, giving back to the community is the least we can do to express our gratitude,” said Dearisma Sekar Widaddari, 16, a BAK scholarship recipient. mewadahi para siswa dan anggota alumni. Selain iuran, para anggota alumni KSB berkontribusi dalam kegiatan sosial, seperti berkunjung ke panti asuhan. Tahun lalu, KSB menandatangani perjanjian dengan mitra perusahaan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi para (maha)siswa berprestasi di Palembang dan Jambi. PSF School Development Program (PSF-SDO) memberi dukungan kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan guru dan siswa. Selain itu, kami mengadakan seminar orang tua untuk meningkatkan peran mereka dalam proses belajar anak. Kami melibatkan para mitra perusahaan melalui kegiatan yang berbeda, seperti jalan santai untuk penggalangan dana, dengan begitu lebih banyak pihak yang melakukan kontribusi kembali kepada masyarakat. Selain pendidikan, kami berupaya untuk memperkuat usaha mikro, kecil dan menengah melalui MEKAR Entrepreneur Network. Untuk itu, kami membangun kemitraan dengan koperasi setempat dan mitra perusahaan kami. Agar lebih banyak pemberi pinjaman terlibat, kami mengumpulkan para pemberi pinjaman dalam beberapa acara pada 2013. Dengan memberi akses kepada para wirausahawan untuk mendapat modal, kami yakin mereka dapat maju dan membawa pengaruh positif di lingkungan mereka masing-masing. Melalui Sahabat Wanita (SW), Putera Sampoerna Foundation memberdayakan para wanita dari berbagai komunitas melalui keterampilan ekonomi dan sosial. Bermitra dengan bermacam merek pakaian ternama, SW memberi mereka pelatihan manajemen bisnis dan kerajinan tangan berbahan botol daur ulang. SW juga memperkenalkan pertanian kota melalui uji coba tanam sayuran. Mereka diharapkan tidak hanya akan memberi penghasilan tambahan kepada keluarga tetapi juga pengetahuan mengenai pengasuhan anak, gizi, keuangan, dan kebersihan yang dapat memberi manfaat kepada keluarga dan lingkungan. Di samping program pendidikan dan bantuan bencana, inisiatif PSF bernapaskan Islam, Bait Al-Kamil (BAK), menyelanggarakan beragam program khusus lain. Di bulan Ramadan 2013, BAK mengadakan serangkaian acara, termasuk bazar amal di Sampoerna Strategic Square, buka puasa bersama, bincang radio mengenai zakat dan penyerahan beasiswa kepada 100 anak yatim-piatu. Para penerima beasiswa BAK yang saat ini bersekolah di Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) juga secara rutin terlibat dalam layanan masyarakat, seperti mengajar di panti asuhan, TK atau SD di wilayah sekitar, menjual pakaian bebas layak pakai di mana keuntungan yang didapat disalurkan untuk mendukung program layanan masyarakat lainnya. “Kami sangat beruntung bisa bersekolah di sini. Berkontribusi kembali kepada masyarakat adalah bentuk dari rasa syukur kami,” ujar Dearisma Sekar Widaddari, 16, selaku penerima beasiswa BAK. Those who have benefited from our student assistance can continue to give back through Koperasi Siswa Bangsa (KSB). Aside from their regular contribution to the cooperative, KSB alumni members conduct a range of activities to strengthen their social participation. 7676 77
  • 42.
    Social Business Institution Enriching Lives Transformationfor the Nation’s Growth - EXPANDED INTO FOUR PILLARS OF ENDEAVORS - SAMPOERNA ACADEMY HAILED FIRST BATCH OF GRADUATES (226 STUDENTS) - SAMPOERNA ACADEMY STARTED ACCEPTING REGULAR STUDENTS COMPLETED THE SBEE CONCEPT THROUGH RELAUNCHING SA INTO ASBI AND INTEGRATING SSB, SSE AND NEW PROGRAMS INTO USBI2010 - 2011 2012 rom a philanthrophic organization that provided scholarships to underprivileged youth to a social business institution with empowering initiatives, Putera Sampoerna Foundation has evolved to bring transformative changes to Indonesia. Every year, we focus on improving our programs and diversifying our initiatives so that more people can benefit from their impact in a lasting and significant way. Since PSF was established, we have looked at ways to spread our reach and to enrich the lives of everyone involved, and in many ways, this has paid off. Persistence and adaptability we believe are the keys to our continuous growth. ari organisasi filantropis yang menyediakan beasiswa kepada para pemuda prasejahtera menjadi institusi bisnis sosial dengan berbagai inisiatif, Putera Sampoerna Foundation telah berevolusi untuk mentransformasi Indonesia. Setiap tahun, kami berfokus untuk meningkatkan program dan menciptakan berbagai inisiatif sehingga lebih banyak orang memperoleh manfaat yang lebih lama dan signifikan. Sejak didirikan, kami berupaya memperluas area jangkauan kami dan memperkaya hidup setiap orang yang terlibat. Dan dengan berbagai cara, upaya ini akhirnya terbayarkan. Kami percaya bahwa kegigihan dan fleksibilitas adalah kunci bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. F D Milestones A Path of Transformation Establishment Quality Improvement Internationalization BY KEEPING OUR EYES ON THE FUTURE AND CONTINUOUSLY IMPROVING OURSELVES, WE SET TO BRING MORE IMPACT TO MORE PEOPLE. 2001 - 2003 - PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION WAS INSTITUTED - PARTNERED WITH NATIONAL SCIENCE OLYMPIAD - LAUNCHED PUTERA SAMPOERNA FOUNDATION ALUMNI ASSOCIATION - INTRODUCED THE FIRST EVER STUDENT LOAN PROGRAM IN INDONESIA - RECEIVED ISO CERTIFICATION - ESTABLISHED WORLD-CLASS EDUCATION INSTITUTIONS 2004 - 2006 2007 - 2009 DENGAN TERUS MELIHAT KE DEPAN DAN MENGEMBANGKAN DIRI, KAMI BERTUJUAN UNTUK MEMBERI LEBIH BANYAK DAMPAK KEPADA LEBIH BANYAK ORANG. 7878 79
  • 43.
    SMP NU Al-Maruf,Kudus, Central Java SMPN 2 Bae, Kudus, Central Java SMPN Muhammadiyah 1, Kudus, Central Java SDN Bakalrejo 1, Demak, Central Java SDN Bakung 2, Demak, Central Java SDN Daleman, Demak, Central Java SDN Gajah 2, Demak, Central Java SDN Geneng 3, Demak, Central Java SDN Karangrejo 1, Demak, Central Java SDN Karangsari 1, Demak, Central Java SDN Kebonagung 1, Demak, Central Java SDN Ngaluran 3, Demak, Central Java SDN Surodadi 1, Demak, Central Java SMPN 2 Jekulo, Kudus, Central Java SMPN 2 Jati, Kudus, Central Java SMPN 2 Kudus, Kudus, Central Java SMPN 3 Kudus, Kudus, Central Java SMPN 4 Kudus, Kudus, Central Java SMPN 5 Kudus, Kudus, Central Java Universitas Dipenogoro, Semarang, Central Java Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Yogyakarta SMAN 1 Jenggawah, Jember, East Java SMAN 1 Kencong, Jember, East Java SMAN 1 Pakusari, Jember, East Java SMAN 1 Tanggul, Jember, East Java SMAN 1 Jember, Jember, East Java SMAN 2 Jember, Jember, East Java SMAN 3 Jember, Jember, East Java SMAN 4 Jember, Jember, East Java SMAN 5 Jember, Jember, East Java SMK Kartini, Jember, East Java SMK Peri 3 Tanggul, Jember, East Java SMKN 1 Jember, Jember, East Java SMKN 1 Semboro, Jember, East Java SMKN 2 Jember, Jember, East Java SMKN 3 Jember, Jember, East Java SMKN 5 Jember, Jember, East Java Universitas Jember, Jember, East Java SMAN 1 Lumajang, Lumajang, East Java SMAN 2 Lumajang, Lumajang, East Java SMAN 3 Lumajang, Lumajang, East Java SMAN Jatiroto, Lumajang, East Java SMAN Klakah, Lumajang, East Java SMAN Tempeh, Lumajang, East Java SMAN Yosowilangun, Lumajang, East Java SMPN 1 Boyongbong, Garut, West Java SMPN 2 Karangpawitan, Garut, West Java SDN 05 Petamburan, Central Jakarta, Jakarta SDN 06 Petamburan, Central Jakarta, Jakarta SDN 10 Johar Baru, Central Jakarta, Jakarta SDN 31 Johar Baru, Central Jakarta, Jakarta SDN Karet Tengsin 13, Central Jakarta, Jakarta SDN Karet Tengsin 14, Central Jakarta, Jakarta SDN Karet Tengsin 15, Central Jakarta, Jakarta SDN Karet Tengsin 16, Central Jakarta, Jakarta SDS Nurani Insani, Central Jakarta, Jakarta SDS Muhammadiyah, West Jakarta, Jakarta MIS Al Wathoniyah Al Hamidiyah, East Jakarta, Jakarta MIS An Nuriyah, East Jakarta, Jakarta MIS An Nuuriyah, East Jakarta, Jakarta MIS Azziyadah, East Jakarta, Jakarta MIS Dakwah Islamiyah, East Jakarta, Jakarta MIS Hasanutuddarain, East Jakarta, Jakarta MIS Mansyaatul Islamiyah, East Jakarta, Jakarta MIS Muawanatul Ikhwan, East Jakarta, Jakarta MIS Nurul Falah, East Jakarta, Jakarta MIS Raudhatul Falah, East Jakarta, Jakarta MIS Ruhul Ulum, East Jakarta, Jakarta PAUD Abata, Tangerang, Banten PAUD Al Islami, Tangerang, Banten PAUD BKB Delima, Tangerang, Banten PAUD Harapan Jaya, Tangerang, Banten SD Damai, Tangerang, Banten SD Darul Hikam, Tangerang, Banten SD Nurul Hayat, Tangerang, Banten SD Santo Fidelis, Tangerang, Banten SDK Kusuma Bangsa, Tangerang, Banten SDN Cibodas, Tangerang, Banten SDN Perumnas 1, Tangerang, Banten SDN Prapat 1, Tangerang, Banten SDN Rama 1, Tangerang, Banten SDN Rama 2, Tangerang, Banten SDN Uwung Jaya, Tangerang, Banten MI NU Banat, Kudus, Central Java MTs Maahid, Kudus, Central Java MTs Qudsiyyah, Kudus, Central Java SDIT Al Islam, Kudus, Central Java SDN Jatikulon, Kudus, Central Java SDS Masehi, Kudus, Central Java SMP Keluarga, Kudus, Central Java Footprints Across Indonesia Sumatera SDN Menunasah Ara, Meulaboh, NAD SDN 05 Sekupang, Batam, Riau Island SMAN 05 Batam, Batam, Riau Island SMAN 17 Batam, Batam, Riau Island MAN Batam, Batam, Riau Island SMK Hang Nadim, Batam, Riau Island SMKN 05 Batam, Batam, Riau Island SMK Teladan, Batam, Riau Island SMK Tunas Baru, Batam, Riau Island SDN 39 Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau SDN 65 Pekanbaru, Pekanbaru, Riau SDN 8 Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau SDN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung SMPN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung SMPN 1 Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Bangka Belitung SMAN 1 Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung SMAN 1 Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Bangka Belitung SDN Tongkang, Ogan Komering Ilir, South Sumatera SDN 1 Gajah Mati, Ogan Komering Ilir, South Sumatera SDN 1 Sungai Ceper, Ogan Komering Ilir, South Sumatera SDN 2 Balian, Ogan Komering Ilir, South Sumatera SDN 2 Sungai Ceper, Ogan Komering Ilir, South Sumatera SDN 33 Banyuasin I, Palembang, South Sumatera SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), Palembang, South Sumatera Universitas Sriwijaya, Palembang, South Sumatera Java SD Muhammadiyah, Bandung, West Java SDN Andir Kidul, Bandung, West Java SDN Babakan Priangan 3, Bandung, West Java SDN Babakan Sentul, Bandung, West Java SDN BKK Sentral 3, Bandung, West Java SDN Buahbatu 7, Bandung, West Java SDN Kacapiring, Bandung, West Java SDN Kebon Gedong 10, Bandung, West Java SDN Kiaracondong 3, Bandung, West Java SDN Kiaracondong 5, Bandung, West Java SDN Margahayu Raya, Bandung, West Java SDN Pasir Impun, Bandung, West Java SDN Pindad 2, Bandung, West Java SDN Pindad 3, Bandung, West Java SDN Rancaloa, Bandung, West Java SDN Rancasawo, Bandung, West Java SDN Sukalaksana, Bandung, West Java SDN Sukapura 1, Bandung, West Java SDN Sukapura 3, Bandung, West Java SDN Ujungberung, Bandung, West Java SDN Waijan, Bandung, West Java Sekolah Kami, Bekasi, West Java SMPN 3 Citeureup, Bogor, West Java Akademi Siswa Bangsa Internasional, Bogor, West Java SMP Muhammadiyah Karangpawitan, Garut, West Java SMP Persada Bayongbong, Garut, West Java 8080 81
  • 44.
    Kalimantan SDN 19 Pontianak,Pontianak, West Kalimantan SDN 05 Pontianak Selatan, Pontianak, West Kalimantan SDN 27 Pontianak Tenggara, Pontianak, West Kalimantan SDN 37 Pontianak Tenggara, Pontianak, West Kalimantan SDN 01 Sungai Kapitan, Pangkalan Bun, Central Kalimantan SDN 16 Karang Joang, Balikpapan, East Kalimantan SDN 27 Samarinda, Samarinda, East Kalimantan SDN 04 Pelambuan, Banjarmasin, South Kalimantan Sulawesi SDN 11 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 39 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 43 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 78 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 79 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 95 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 108 Manado, Manado, North Sulawesi SDN 109 Manado, Manado, North Sulawesi SDN Inpres Ujuna, Palu, Central Sulawesi SDN 07 Baruga, Kendari, South East Sulawesi Bali and Nusa Tenggara SDN Inpres Nunbaun, Dhela, East Nusa Tenggara SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy), Singaraja, Bali Maluku and Papua SDN 2 Rumah Tiga, Ambon, Maluku SDN Inpres Polder, Merauke, Papua SD YPK Onar, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua SD YPK Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua SMP Sumuri Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua SMP YPPK Saengga, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, West Papua SMAN 1 Dringu, Probolinggo, East Java SMAN 1 Gading, Probolinggo, East Java SMAN 1 Gending, Probolinggo, East Java SMAN 1 Kraksaan, Probolinggo, East Java SMAN 1 Paiton, Probolinggo, East Java SMAN 1 Tongas, Probolinggo, East Java SMAN 2 Kraksaan, Probolinggo, East Java SMAN 1 Probolinggo, Probolinggo, East Java SMAN 3 Probolinggo, Probolinggo, East Java SMAN 4 Probolinggo, Probolinggo, East Java SMKN 1 Kraksaan, Probolinggo, East Java SMKN 2 Kraksaan, Probolinggo, East Java Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, East Java Java SMKN 1 Lumajang, Lumajang, East Java SMKN 1 Tekung, Lumajang, East Java SMKN Klakah, Lumajang, East Java SMKN Pasirian, Lumajang, East Java SMKN Senduro, Lumajang, East Java SMKN Tempursari, Lumajang, East Java SDN 01 Sumbermanjing Kulon, Malang, East Java SMP 1 YPK, Malang, East Java SMP 2 YPK, Malang, East Java SMP 4 YPK, Malang, East Java SMA 2 YPK, Malang, East Java Universitas Brawijaya, Malang, East Java SMA Bustanul Mubtadiin, Pamekasan, East Java SMA Hid. Najah, Pamekasan, East Java SMA Muhammadiyah, Pamekasan, East Java SMA Nurul Ulum, Pamekasan, East Java SMA Wachid Hasyim, Pamekasan, East Java SMA 1 Pademawu, Pamekasan, East Java SMAN 1 Galis, Pamekasan, East Java SMAN 1 Pakong, Pamekasan, East Java SMAN 1 Waru, Pamekasan, East Java SMAN 1 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMAN 2 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMAN 3 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMAN 4 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMAN 5 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMK Al-Anwar, Pamekasan, East Java SMK Al-Hikam, Pamekasan, East Java SMK Al-Karomah, Pamekasan, East Java SMK Al-Miftah, Pamekasan, East Java SMK Al-Mujtama, Pamekasan, East Java SMK Al-Mujtami, Pamekasan, East Java SMK Al-Mukhlisin, Pamekasan, East Java SMK Assalafiyah, Pamekasan, East Java SMK Manbaul Ulum, Pamekasan, East Java SMK Miftahul Qulub, Pamekasan, East Java SMK Polaban, Pamekasan, East Java SMKN 1 Pakong, Pamekasan, East Java SMKN 1 Pasean, Pamekasan, East Java SMKN 1 Proppo, Pamekasan, East Java SMKN 1 Tlanakan, Pamekasan, East Java SMKN 1 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMKN 2 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMKN 3 Pamekasan, Pamekasan, East Java SMKN Al-Islamiyah, Pamekasan, East Java SMPN 1 Pandaan, Pasuruan, East Java SMPN 1 Gempol, Pasuruan, East Java SMPN 2 Gempol, Pasuruan, East Java Footprints Across Indonesia 8282 83
  • 45.
    North and SouthAmerica Asia Oceania Europe Lester B. Pearson College of the Pacific, United World College Curtin University of Technology Macquarie Graduate School of Management Melbourne Business School, University of Melbourne The Australian National University University of New South Wales Massey University The University of Auckland Victoria University of Wellington EMLYON Business School HEC School of Management INSEAD London Business School Manchester Business School United World College of the Atlantic, Wales United World College of the Adriatic Red Cross Nordic United World College United World College Costa Rica, Republic of Costa Rica Li Po Chun United World College of Hong Kong NUS Business School United World College of South East Asia Anderson School of Management, University of California, Los Angeles Armand Hammer United World College of the American West California Polytechnic State University Columbia Business School, Columbia University Fisher College of Business, the Ohio State University Haas School of Business, University of California Berkeley Harvard Business School, Harvard University Kelley School of Business, Indiana University Kellogg School of Management, Northwestern University Krannert School of Management, Purdue University Lone Star College System Mays Business School, Texas A&M University McCombs School of Business, University of Texas at Austin MIT Sloan School of Management School of International and Public Affairs (SIPA), Columbia University Stanford University Stephen M. Ross School of Business, University of Michigan Texas Tech University The Fuqua School of Business, Duke University The Johns Hopkins University The Kenan-Flagler Business School, University of North Carolina at Chapel Hill The Wharton School of the University of Pennsylvania University of Kansas University of Kentucky University of Minnesota University of Missouri University of Hawaii at Manoa West Virginia University CANADA AUSTRALIA NEW ZEALAND FRANCE UNITED KINGDOM ITALY NORWAY USA COSTA RICA HONG KONG SINGAPORE Traces Around the World 8484 85
  • 46.
    Message from the Management sa social business, we must steadily evolve to ensure the impact and sustainability of our programs. We must be creative in seeking support – running the foundation with business spirit that can kindle our missions. Education still forms the basis of our operation. With the right effort, a long-term commitment, and the much- needed support, progress in quality education improvement is attainable. We are happy to see that many of these initiatives have been a success, thanks to our collaboration with the community and the private sector. Through partnerships, we were able to make a difference in empowering communities and individuals. Our experience and resources enable us to design programs that are not only effective but also sustainable, so that the contribution of corporations and individuals can go a long way. We believe that education is not the sole responsibility of the government but all of us, and there is no better time to collaborate than today. We hope you will join us in the action to bring better outcomes for the future. ebagai institusi bisnis sosial, kami harus terus berkembang untuk memastikan dampak dan keberlanjutan program kami. Kami harus kreatif dalam mencari dukungan, yakni menjalankan yayasan ini dengan semangat bisnis yang dapat terus menghidupkan misi kami. Pendidikan masih mendasari aspek bisnis kami. Dengan upaya yang tepat, komitmen jangka panjang, dan dukungan yang diperlukan, peningkatan mutu pendidikan pasti dapat dicapai. Berkat kerja sama dengan masyarakat dan pihak swasta, kami senang dengan banyaknya inisiatif kami yang berjalan sukses. Melalui kemitraan, kami dapat membuat perubahan dalam pemberdayaan masyarakat dan individu. Pengalaman dan sumber daya yang kami miliki memungkinkan kami untuk merancang program yang tidak hanya efektif namun juga berkelanjutan, sehingga kontribusi perusahaan dan individu dapat berdampak panjang. Kami yakin bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan kita semua, dan tidak ada waktu yang tepat untuk bekerja sama selain hari ini. Kami harap Anda dapat bergabung bersama kami untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Nenny Soemawinata MANAGING DIRECTOR A EMPOWERING MORE COMMUNITIES THROUGH EVOLVED EDUCATION SUPPORT S 87
  • 47.
    Katie Sampoerna Wife ofPutera Sampoerna, she has been involved in charities and family philanthropic activities throughout Southeast Asia for more than 25 years. Katie Sampoerna has been responsible for numerous corporate design initiatives for the Sampoerna family businesses, as well as for the Putera Sampoerna Foundation. She directed the establishment of the Sampoerna Museum in Surabaya. Istri Putera Sampoerna yang terlibat dalam kegiatan amal maupun filantropi keluarga di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari 25 tahun. Ibu Katie bertanggung jawab untuk berbagai program terkait desain perusahaan untuk serangkaian usaha keluarga Sampoerna, termasuk untuk Putera Sampoerna Foundation. Ia memimpin terbentuknya Museum Sampoerna di Surabaya. Putera Sampoerna CHAIRMAN Putera Sampoerna was the president commissioner of PT HM Sampoerna Tbk and a number of its subsidiaries. He studied at the University of Houston and has always had a passion for education. He founded the Putera Sampoerna Foundation in 2001 and has been involved in philanthropic work throughout Southeast Asia for over 25 years. He founded and currently directs the Sampoerna Strategic Group which has a global portfolio of diversified businesses. Putera Sampoerna adalah mantan presiden komisaris PT HM Sampoerna Tbk dan sejumlah anak perusahaannya. Ia menuntut ilmu di University of Houston dan telah lama memiliki hasrat di bidang pendidikan. Ia mendirikan Putera Sampoerna Foundation pada 2001, dan terlibat dalam pekerjaan filantropi di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari 25 tahun. Ia mendirikan, dan saat ini memimpin Sampoerna Strategic Group, yang memiliki portofolio berisi diversifikasi bisnis global. Board of Patrons 8888 89
  • 48.
    Jonathan Sampoerna isthe eldest son of Putera Sampoerna. He received a degree in finance from Texas A&M University, and later worked in Hong Kong under the guidance of Dr. Marc Faber, an internationally renowned investment strategist. He has directed the business development arm of the Sampoerna family trading companies. Jonathan Sampoerna adalah anak tertua Putera Sampoerna. Ia meraih gelar di bidang keuangan dari Texas A&M University, kemudian bekerja di Hong Kong di bawah bimbingan Dr. Marc Faber, seorang ahli strategi investasi internasional ternama. Ia memimpin bagian pengembangan bisnis dari perusahaan perdagangan keluarga Sampoerna. Jonathan Bradford Sampoerna Board of Patrons The youngest son of Putera Sampoerna, Michael Sampoerna was the president director of PT HM Sampoerna Tbk and president commissioner of a number of its subsidiaries. He studied at the London School of Economics and is currently the Sampoerna Strategic Group’s chief of operations. Putra bungsu Putera Sampoerna, Michael Sampoerna adalah mantan presiden direktur PT HM Sampoerna Tbk dan presiden komisaris dari sejumlah anak perusahaannya. Ia menuntut ilmu di London School of Economics, dan saat ini menjabat sebagai chief of operations, Sampoerna Strategic Group. Michael Sampoerna 9090 91
  • 49.
    Formerly the group’schief operating officer and a director for PT HM Sampoerna Tbk, Edward Frankel has worked for Sampoerna companies for over 25 years. He received a Bachelor’s degree from the University of California, Berkeley, and a Master’s degree in administration from the University of Portland. Mantan chief operating officer dan direktur PT HM Sampoerna Tbk, Edward Frankel, bekerja di Sampoerna selama lebih dari 25 tahun. Ia meraih gelar sarjana dari University of California, Berkeley, dan master di bidang administrasi dari University of Portland. Edward Frankel Youngest daughter of Putera Sampoerna, Farah Sampoerna studied in Asia and the United States, with a degree in fashion design and merchandising at the Fashion Institute of Technology in New York City. After initially working with a fashion house in New York, she has taken a sabbatical to raise her sons. Putri bungsu Putera Sampoerna, Farah Sampoerna, menuntut ilmu di Asia dan Amerika Serikat, dengan gelar di bidang rancangan busana dan merchandising di Fashion Institute of Technology, New York City. Setelah bekerja di rumah mode di New York, ia mengambil cuti panjang untuk membesarkan putranya. Board of Patrons Farah Khristina Sampoerna 9292 93
  • 50.
    Formerly director andchief financial officer of PT Hanjaya Mandala Sampoerna, Eka Dharmajanto Kasih has spent over 25 years in financial control. He earned a Bachelor’s degree from the University of Indonesia where he is an economics lecturer. He is an independent commissioner of PT HM Sampoerna Tbk, an executive at the Sampoerna Strategic Group and president director of PT Sampoerna Agro Tbk. Mantan Direktur dan chief financial officer PT Hanjaya Mandala Sampoerna, Eka Dharmajanto Kasih menghabiskan lebih dari 25 tahun dibagian kontrol keuangan. Ia memperoleh gelar sarjana dari Universitas Indonesia, di mana ia mengajar sebagai dosen ekonomi. Ia adalah komisaris independen PT HM Sampoerna Tbk, eksekutif di Sampoerna Strategic Group, dan presiden direktur PT Sampoerna Agro Tbk. Bambang Sulistyo is a commissioner of PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia. He served as commissioner of PT Sungai Rangit, as well as the Indonesian head of production and country head of Myanmar for PT HM Sampoerna Tbk. He earned a degree in chemical engineering from the University of Dortmund in Germany. Bambang Sulistyo adalah komisaris PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia. Ia menjabat sebagai komisaris PT Sungai Rangit, serta kepala produksi di Indonesia dan pemimpin PT HM Sampoerna Tbk di Myanmar. Ia meraih gelar sarjana di bidang teknik kimia dari University of Dortmund, Jerman. Eka Dharmajanto Kasih Bambang Sulistyo Board of Supervisors The eldest daughter of Putera Sampoerna, Michelle Sampoerna was the communications manager at PT HM Sampoerna Tbk and the director of Sampoerna Jones Designs. She received her Bachelor’s degree in mass communication from St. Mary’s College in California. She worked closely with her father during the preliminary research and planning stages of the Putera Sampoerna Foundation and has led the Foundation since its inception. Putri sulung Putera Sampoerna, Michelle Sampoerna adalah mantan manajer komunikasi di PT HM Sampoerna Tbk dan direktur di Sampoerna Jones Design. Ia meraih gelar sarjana dalam komunikasi massa dari St. Mary’s College di California. Bersama ayahnya, ia melakukan penelitian tahap awal dan perencanaan pendirian Putera Sampoerna Foundation, dan telah memimpinnya sejak awal. Jacqueline Michelle Sampoerna CHAIRPERSON 9494 95
  • 51.
    A presidium representativeof the Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA) from 2008 to 2010, Eliezer Kaeng graduated cum laude from Institut Teknologi Bandung with a degree in computer science. He received a scholarship from the Putera Sampoerna Foundation in 2005 to study for two years at the London Business School, University of London. Kemal Stamboel is the chairman of World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia and founding member of the Indonesian Society for Transparency (MTI). He serves as independent commissioner at PT Holcim Indonesia Tbk, PT Titan Kimia Nusantara Tbk, PT Krakatau Steel Tbk and PT Merpati Nusantara Airlines. He received a Master’s of Science in Business Management from the Management Institute of Arthur D. Little in Boston, the United States. Dr. Robert Bong has 35 years of experience in corporate leadership. He is currently the vice chancellor and chief executive of UCSI University in Malaysia. He also serves as the entrepreneur-in-residence of the INSEAD business school in France and the Institute of Innovation and Entrepreneurship of the Singapore Management University. Seorang wakil presidium dari Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA) dari 2008 hingga 2010, Eliezer Kaeng, meraih gelar sarjana cum laude di bidang ilmu komputer dari Institut Teknologi Bandung. Pada 2005, ia menerima beasiswa Putera Sampoerna Foundation untuk belajar selama dua tahun di London Business School, University of London. Kemal Stamboel adalah ketua World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia dan anggota pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). Ia menjabat sebagai komisaris independen di PT Holcim Indonesia Tbk, PT Titan Kimia Nusantara Tbk, PT Krakatau Steel Tbk dan PT Merpati Nusantara Airlines. Ia meraih master dalam manajemen bisnis dari Management Institute of Arthur D. Little di Boston, Amerika Serikat. Dr. Robert Bong berpengalaman 35 tahun dalam memimpin perusahaan. Kini ia menjabat sebagai wakil rektor dan kepala eksekutif UCSI University, Malaysia. Beliau juga menjabat sebagai wirausahawan kampus di sekolah bisnis INSEAD, Perancis, dan Institute of Innovation and Entrepreneurship, Singapore Management University. Eliezer Marthenny Kaeng Kemal A. Stamboel Robert Bong Board of Supervisors Arief Taruna Karya Surowidjojo Arief Surowidjojo is a founding partner of Lubis Ganie Surowidjojo law firm, senior lecturer in the Faculty of Law of the University of Indonesia, and one of the founders and former chairman of the Supervisory Board for Transparency International Indonesia. He received his Bachelor’s degree in law from the University of Indonesia and Master’s in Law from the University of Washington, the United States. Arief Surowidjojo adalah mitra pendiri firma hukum Lubis Ganie Surowidjojo, dosen senior di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dan salah satu pendiri dan mantan ketua dewan pengawas untuk Transparency International Indonesia. Ia meraih gelar sarjana di bidang hukum dari Universitas Indonesia dan master di bidang hukum dari University of Washington, Amerika Serikat. Niken Rachmad joined PT HM Sampoerna Tbk in 1998asheadofcorporatecommunications,and was subsequently appointed communications director in 2006. In 2009, she served as corporate affairs advisor, and was named commissioner in January 2011. She earned a Bachelor’s degree from the Universitas Gadjah Mada in 1972. Yos Ginting began his career as manager for strategic alliances at PT Indah Kiat Pulp and Paper, and was then appointed to the position of vice president for trade alliances based in Singapore. He joined PT HM Sampoerna Tbk in April 2002. He earned his doctorate degree in theoretical chemistry at the University of Tasmania in Australia. Niken Rachmad bergabung dengan PT HM Sampoerna Tbk pada 1998 sebagai head of corporate communications, kemudian menjabat sebagai direktur komunikasi pada 2006. Di tahun 2009, ia menjadi corporate affairs advisor, dan komisaris sejak Januari 2011. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada pada 1972. Yos Ginting memulai karirnya sebagai manajer untuk strategic alliances di PT Indah Kiat Pulp and Paper, kemudian ditunjuk sebagai vice president untuk aliansi perdagangan berbasis di Singapura. Ia bergabung dengan PT HM Sampoerna Tbk pada bulan April 2002. Ia meraih gelar doktor dalam teori kimia di University of Tasmania, Australia. Niken Rachmad Yos Adiguna Ginting 9696 97
  • 52.
    SENIOR DIRECTOR/ FOUNDATIONSECRETARY Elan Merdy Formerly manager of the Business and Financial Consulting Division at Arthur Andersen Business Consulting, Elan Merdy received his Bachelor’s degree from the Philippine School of Business Administration and his Master’s degree from De La Salle University in the Philippines Mantan business and financial consulting manager di Arthur Andersen Business Consulting, Elan Merdy meraih gelar sarjananya dari Philippine School of Business Administration dan gelar master dari De La Salle University di Filipina. Ari Kunwidodo earned his Bachelor’s degree in computational mathematics at the Institut Teknologi Bandung. He served as director of the OEM division of PT Microsoft Indonesia and was the managing director of PT Astrindo Senayasa before joining the Putera Sampoerna Foundation. Ari Kunwidodo meraih gelar sarjana matematika komputasi di Institut Teknologi Bandung. Ia menjabat sebagai direktur divisi OEM PT Microsoft Indonesia dan adalah mantan direktur pengelola PT Astrindo Senayasa, sebelum bergabung dengan Putera Sampoerna Foundation. Sylvia M. Siregar was the finance director of PT Oracle Indonesia, before joining Putera Sampoerna Foundation in 2011. She has over 20 years of experience in finance, accounting, auditing and taxation from Ernst & Young and Accenture. She earned her post-graduate degrees fromMonashUniversityinAustraliaandIndonesian Institute for Management Development. Sylvia M. Siregar menjabat sebagai direktur keuangan PT Oracle Indonesia sebelum bergabung dengan Putera Sampoerna Foundation pada 2011. Ia berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam keuangan, audit, akuntansi, danperpajakandariErnst&YoungdanAccenture. Ia meraih gelar pascasarjana dari Monash University, Australia dan Indonesian Institute for Management Development. SALES DIRECTOR/ FOUNDATION GENERAL SECRETARY Ari Kunwidodo CHIEF FINANCIAL OFFICER Sylvia M. Siregar FROM LEFT TO RIGHT: ELAN MERDY, NENNY SOEMAWINATA, ARI KUNWIDODO, SYLVIA SIREGAR Board of Executives Nenny Soemawinata MANAGING DIRECTOR Nenny Soemawinata was the president director of leading advertising agency Indo-Ad/Ogilvy & Mather, before heading a number of TV stations such as ANTV, RCTI and O Channel. She is both a qualified trainer and a top professional in the field of marketing, sales and communications. She holds a degree in computer programming from the Auckland Technical Institute in New Zealand. Nenny Soemawinata adalah mantan presiden direktur perusahaan periklanan terkemuka, Indo-Ad/Ogilvy & Mather, sebelum memimpin sejumlah stasiun TV seperti ANTV, RCTI dan O Channel. Ia seorang pelatih berkualitas dan profesional terdepan di bidang pemasaran, penjualan dan komunikasi. Ia meraih gelar sarjana di bidang computer programming dari Auckland Technical Institute, Selandia Baru. 9898 99
  • 53.
    FROM LEFT TORIGHT: CHARLES NAGY, ALBERTINA DWITA, AMAN WIRAKARTAKUSUMAH, DOSEBA SINAY Sakto Wibisono INFORMATION TECHNOLOGY DIRECTOR Sakto Wibisono has over 20 years of experience in IT-related industry. He graduated with a computer science degree from Hogere Technische School Eindhoven in the Netherlands, and obtained a Master’s degree in Knowledge Engineering from Center for Knowledge, Technology (now CIBIT), also in the Netherlands, in cooperation with the Middlesex University in London, England. Sakto Wibisono memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri teknologi informasi terkait. Ia lulus dengan gelar sarjana ilmu komputer dari Hogere Technische School Eindhoven, Belanda, dan memperoleh gelar master di bidang Teknik Pengetahuan dari Center for Knowledge, Technology (kini CIBIT), juga di Belanda, berkolaborasi dengan Middlesex University di London, Inggris. Budiman Julius Wikarsa BUSINESS DEVELOPMENT DIRECTOR Budiman Wikarsa served as the managing director for Indonesia’s office of global non-profit micro-financing organization Grameen Foundation, and an associate for global management consulting firms McKinsey & Company, Inc. and A.T. Kearney in Indonesia. He has a Master’s degree in business administration from Northwestern University, and an undergraduate degree in Science in industrial engineering from Purdue University, both in the United States. BudimanWikarsamenjabatsebagaidirekturpengelolaGrameenFoundation, suatu organisasi nirlaba dunia di bidang kredit mikro, dan rekan dari perusahaan konsultasi manajemen global, McKinsey & Company, Inc. dan A.T. Kearney di Indonesia. Ia memiliki gelar master di bidang administrasi bisnis dari Northwestern University, dan gelar sarjana di bidang teknik industri dari Purdue University, keduanya di Amerika Serikat. FROM LEFT TO RIGHT: SESKIA AGIL BALFAS, BEN SUADI, SAKTO WIBISONO, BUDIMAN JULIUS WIKARSA, DARYL FORDE Board of Operational Executives Seskia Agil Balfas HUMAN RESOURCES AND GENERAL AFFAIRS DIRECTOR Before joining Putera Sampoerna Foundation, Seskia Balfas was the deputy head of human resources at Bank DBS Indonesia where she worked for six years. She graduated from Trisakti University in Jakarta with a degree in Civil Engineering, and has had various training sessions in human resources and leadership. Sebelum bergabung dengan Putera Sampoerna Foundation, Seskia Balfas adalah deputy head of human resources di Bank DBS Indonesia di mana ia bekerja selama enam tahun. Ia lulus dari Universitas Trisakti di Jakarta dengan gelar sarjana di bidang Teknik Sipil, dan memiliki berbagai pelatihan sumber daya manusia dan kepemimpinan. Ben Suadi PSF SCHOOL DEVELOPMENT OUTREACH AND SAHABAT WANITA DIRECTOR Ben Suadi is immensely experienced in business planning and strategy and its implementations. He worked as a business consultant for Booz Allen Hamilton, Inc., Accenture plc, Hay Group, Inc. and Nokia Siemens Networks. He headed corporate planning and strategy at PT Excelcomindo Pratama. Ben won Fulbright and received his MBA from Kenan-Flagler Business School, University of North Carolina at Chapel Hill. He gained accounting degree from Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta in 1992. Ben Suadi sangat berpengalaman dalam perencanaan, strategi, dan pelaksanaan bisnis. Ia pernah bekerja sebagai konsultan bisnis di Booz Allen Hamilton, Inc., Accenture plc, Hay Group, Inc., dan Nokia Siemens Networks. Ia memimpin corporate planning and strategy di PT Excelcomindo Pratama. Ia meraih beasiswa Fulbright dan gelar MBA dari Kenan-Flagler Business School, University of North Carolina, Chapel Hill. Ia meraih gelar akuntansi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 1992. 100100 101
  • 54.
    Doseba T. Sinay M.Aman Wirakartakusumah RECTOR OF UNIVERSITAS SISWA BANGSA INTERNASIONAL MEKAR ENTREPRENEURSHIP NETWORK BUSINESS DIRECTOR Doseba Sinay was formerly an executive director at Ernst & Young Advisory. He has years of diverse professional experiences with multinational companies, private and public sectors. He was the business evaluator in a series of Ernst & Young Entrepreneur of The Year program, mainly in Social Entrepreneurship category. Prior to that, he was the business owner of a financial advisory company, after years of service with Arthur Andersen Business Consulting and PriceWaterhouse Consulting. He holds a bachelor of economics degree from University of Krisnadwipayana and earned his MBA from Leicester Business School at De Monfort University, England. Prof. Dr. M. Aman Wirakartakusumah is the rector of Universitas Siswa Bangsa Internasional, Professor Emeritus at Department of Food Science and Technology, and Senior Scientist at South East Asia Food Agriculture Science and Technology, at Institut Pertanian Bogor (IPB), where he was the rector in 1998 to 2002. He was Indonesia’s ambassador to UNESCO and the scientific director for the International Life Sciences Institute, South East Asia region since 1996. He is also the chairman of education committee of the International Union of Food Science and Technology since 2011. In 2011 to 2013 he chaired the Indonesia Board of National Education Standard, and is currently the chairman of committee on education at council of higher education, the Ministry of Education and Culture. He has an engineering degree from IPB, and a master’s and Ph.D. in food science and minor in chemical engineering from the University of Wisconsin-Madison, USA. Doseba Sinay sebelumnya menjabat sebagai executive director di Ernst & Young Advisory. Ia memiliki berbagai pengalaman profesional dengan perusahaan multinasional, swasta, dan publik. Ia adalah seorang evaluator bisnis dalam rangkaian program Ernst & Young Enterpreneur of the Year khususnya di kategori Kewirausahaan Sosial. Sebelumnya, ia juga memiliki bisnis konsultasi keuangan setelah beberapa tahun bekerja dengan Arthur Andersen Business Consulting dan PriceWaterhouse Consulting. Ia menyandang gelar sarjana ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana dan meraih gelar MBA dari Leicester Business School di De Monfort University, Inggris. Prof. Dr. M. Aman Wirakartakusumah adalah rektor Universitas Siswa Bangsa Internasional, Profesor Emeritus di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, dan Ilmuwan Senior di South East Asia Food Agriculture Science and Technology, Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia menjabat sebagai rektor periode 1998 hingga 2002. Ia adalah duta besar Indonesia untuk UNESCO pada tahun 2004-2008 dan scientific director di International Life Sciences Institute untuk wilayah Asia Tenggara dari tahun 1996. Ia juga menjadi ketua komite pendidikan di International Union of Food Science and Technology dari tahun 2011. Sejak 2011 hingga 2013, ia mengetuai Badan Standar Nasional Pendidikan Indonesia, dan kini menjabat sebagai ketua majelis pendidikan dewan pendidikan tinggi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia memiliki gelar insinyur dari IPB, M.Sc. dan Ph.D. dalam food science dan pengutamaan dalam teknik kimia dari University of Wisconsin- Madison, AS. Board of Operational Executives Daryl Forde Charles Nagy Albertina Dwita Harliani SAMPOERNA ACADEMY DIRECTOR MEKAR ENTREPRENEURSHIP NETWORK TECHNOLOGY DIRECTOR SISWA BANGSA DIRECTOR Albertina Dwita Harliani has spent the last 23 years in financial industry, mostly held various executive treasury position, also product development and wealth management, in Bank Danamon, Standard Chartered, United Overseas Bank and PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. As an experienced Foreign exchange trader, she provides treasury-related training programs at various banks and corporations. Albertina has a master degree in international business administration from the United States International University in San Diego, USA, and a bachelor degree in Economy Faculty from Universitas Padjadjaran in Bandung, West Java. Prior to his work in Indonesia, Charles Nagy served as the chief technical officer and chief information officer of Silatech in Doha, Qatar. He has over 15 years of management experience in high technology industries. He earned his Bachelor’s degree from Mohawk College in Ontario, Canada. Daryl Forde has served as an international educator, examiner and inspector with the International Baccalaureate Organization, the Victorian Institute of Education and Cambridge International Examinations. He also became the executive principal of ACS-STB (International) Jakarta and three international schools outside Indonesia. He obtained his Bachelor’s degree and postgraduate education qualification from the University of Melbourne. He has given workshops in Indonesia and abroad, including Cambridge and San Fransisco. He is an Honorary Life member of two educational bodies advising governments on educational issues and teacher development. And he is the immediate past chairman of the Association of National Plus Schools. Albertina Dwita Harliani menghabiskan 23 tahun karirnya dalam industri keuangan, sebagian besar di bidang treasury, pengembangan produk dan wealth management di Bank Danamon, Standard Chartered, United Overseas Bank, dan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Berbekal pengalaman sebagai pedagang valas, ia sering memberikan program pelatihan tentang treasury di berbagai bank dan perusahaan. Ia meraih gelar master dalam bisnis administrasi internasional dari United States International University, San Diego, AS, dan sarjana ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat. Sebelum bekerja di Indonesia, Charles Nagy menjabat sebagai chief technical officer dan chief information officer Silatech di Doha, Qatar. Ia memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman manajemen di industry teknologi tinggi. Ia meraih gelar sarjana dari Mohawk College di Ontario, Kanada. Daryl Forde menjabat sebagai seorang pengajar internasional, pemeriksa dan inspektur dengan International Baccalaureate Organization, Victoria Institute of Education dan Cambridge International Examinations. Ia juga seorang pemimpin eksekutif ACS-STB (International) Jakarta dan tiga sekolah internasional di luar Indonesia. Ia memperoleh gelar sarjana dan kualifikasi pendidikan pascasarjana dari University of Melbourne, Australia. Ia telah memberikan lokakarya baik di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Cambridge dan San Francisco. Ia adalah anggota kehormatan dalam dua badan pendidikan ternama yang turut memberikan arahan kepada pemerintah perihal masalah pendidikan dan pengembangan guru. Ia juga pernah mengepalai Association of National Plus Schools. 102102 103
  • 55.
    FIND WAYS TOCONTRIBUTE TOWARDS NURTURING OUR FUTURE LEADERS AT WWW.SAMPOERNAFOUNDATION.ORG “As citizens of the world and of this diverse nation, we share a common goal, which is to bridge the cultural divide. In order to do this, we need quality leaders. To have these quality leaders in the future, we need to nurture our human capital, especially the young generation in Indonesia.” -Putera Sampoerna
  • 56.
    Indonesia Social ResponsibilityAwards 2013 New Breed of Future Leaders An Intellectual Pursuit Along with other 19 stakeholders, Putera Sampoerna Foundation (PSF) attended the 4th Indonesian CSR Summit 2013 to receive an award from The La Tofi School of CSR for its Nurturing Eco-Friendly Young Generation, represented by Ari Kunwidodo, Director at PSF. Sampoerna Academy (SA) Malang graduated 145 students from batch 2012/2013. For the last three years, they have won several awards from many competitions. This achievement can be attributed to the academic and non-academic training provided at SA. The end of the year marked the beginning of adventure for prospective students of Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) from 2013/2014 intake. Passing the UN successfully, they were challenged to explore their interests while nurturing their leadership skills through discussions by @aMrazing and @GePamungkas; musical performance by @indobeatbox and Fade 2 Black; and various games. Bersama 19 pemangku kepentingan lain, Putera Sampoerna Foundation (PSF) yang diwakili oleh Ari Kunwidodo selaku Direktur PSF, menghadiri Indonesian CSR Summit 2013 yang ke-4 untuk menerima penghargaan dari The La Tofi School of CSR atas programnya Mendidik Generasi Muda Peduli Lingkungan. Sampoerna Academy (SA) Malang meluluskan 145 siswa tahun ajaran 2012/2013. Selama tiga tahun terakhir, para siswa telah berhasil meraih beberapa penghargaan di banyak kompetisi. Prestasi ini tidak terlepas dari pelatihan akademik dan nonakademik yang diberikan di SA. AkhirtahunmengawalipetualanganparacalonsiswaAkademiSiswaBangsa Internasional (ASBI) angkatan 2013/2014. Sukses melewati UN, mereka ditantang untuk menjelajah sekaligus membangun jiwa kepemimpinannya melalui diskusi oleh @aMrazing dan @GePamungkas; penampilan musik oleh @indobeatbox dan Fade 2 Black; dan berbagai permainan seru. Gallery Glocal Citizens Agent of Educational Change Social Business in Nature Themed “From Local to Global”, Putera Sampoerna Foundation (PSF) held the 4th PSF Bloggers Gathering at @america, Pacific Place Mall, South Jakarta. Aside from featuring Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), the event touched on education issues and the Global Competitiveness Index. On 16 November 2013, Ari Kunwidodo as a Director at PSF attended Kaltim CSR Summit 2013 and gave a presentation on Defining Education as the Agent of Change during the session about Adopting Regulation and Organizing East Kalimantan CSR. To break down the public’s misconception on social business, PSF held a Media and Bloggers Getaway at Pinewood Lodge & Organic Farm, Bogor. Other than introducing the social business concept, PSF invited journalists and bloggers to engage in fun activities with local orphans. Bertema “From Local to Global”, Putera Sampoerna Foundation (PSF) mengadakan PSF Bloggers Gathering ke-4 yang berlokasi di @america, Pacific Place Mall, Jakarta Selatan. Selain menyoroti Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), acara ini juga membahas tentang isu pendidikan dan Global Competitiveness Index. Pada tanggal 16 November 2013, Ari Kunwidodo selaku Direktur PSF menghadiri Kaltim CSR Summit 2013 dan memberikan presentasi tentang Menjadikan Pendidikan sebagai Agen Perubahan dalam sesi Implementasi Regulasi dan Menata CSR Kalimantan Timur. Untuk meluruskan miskonsepsi publik tentang bisnis sosial, PSF menyelenggarakan PSF Media and Bloggers Getaway di the Pinewood Lodge & Organic Farm, Bogor. Selain mendalami konsep bisnis sosial, para wartawan dan blogger juga turut menyantuni anak yatim setempat. 106106 107
  • 57.
    Home for LifelongLearners Accessories for Social Change Fashion for Compassion Continuing the establishment of Teacher Learning Centers (TLCs) in Surabaya, Karawang and Pasuruan, Putera Sampoerna Foundation (PSF) and PT HM Sampoerna Tbk officially opened the 4th TLC in Lumajang on 4 July 2013. This facility formed a part of Education Quality & Improvement Program (EQUIP) running since March 2012. Themed “Empowering Women through Creativity”, Putera Sampoerna Foundation (PSF) cooperated with (X)S.M.L and Allianz Indonesia to invite bloggers on 19 December 2013 in a discussion on women empowerment through training in creating handicraft using recycled materials. More than 150 Islamic fashion designers showed off their new collection in the 4th Indonesia Islamic Fashion Fair held at the Jakarta Convention Center. Bait Al-Kamil (BAK) partnered with the organizer, Promoda, to generate donation from ticket sales and items sold via auction. Meneruskan pembangunan Teacher Learning Center (TLC) di Surabaya, Karawang, dan Pasuruan, Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan PT HM Sampoerna Tbk meresmikan TLC ke-4 di Lumajang, 4 Juli 2013. Fasilitas ini adalah bagian dari Education Quality & Improvement Program (EQUIP) yang telah berjalan sejak Maret 2012. Bertema “Empowering Women through Creativity”, Putera Sampoerna Foundation (PSF) bersama (X)S.M.L dan Allianz Indonesia mengundang para blogger untuk membahas pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan daur ulang pada tanggal 19 Desember 2013. Lebih dari 150 perancang busana muslim menunjukkan koleksi terbarunya di Indonesia Islamic Fashion Fair ke-4 yang digelar di Jakarta Convention Center. Bait Al-Kamil (BAK) bermitra dengan pihak penyelenggara, Promoda, menerima donasi dari penjualan tiket dan lelang. Gallery Pathway to Global Leadership An Urgent Call for Quality Teachers Strengthening the Bond Putera Sampoerna Foundation (PSF) launched Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) as its latest initiative on Saturday, 1 June 2013. This organization affirmed PSF’s commitment in creating quality future leaders ready for global challenges. SampoernaSchoolofEducation,nowtheFacultyofEducationatUniversitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), graduated 72 Bachelors of Education students who are competent, professional and ready to become the new generation of Indonesian educators. A total of 178 graduates from Sampoerna Academy year 2013 gathered for the “Summer Camp: Social Transformation Begins with Us” to foster ties between Koperasi Siswa Bangsa (KSB) members and management at Rakata Tanakita, Sukabumi, from 19 to 21 July 2013. Putera Sampoerna Foundation (PSF) merilis Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) sebagai inisiatif terbarunya pada hari Sabtu, 1 Juni 2013. Pendirian ini merupakan bagian dari komitmen PSF untuk menciptakan pemimpin masa depan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global. Sampoerna School of Education yang kini menjadi Faculty of Education Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) meluluskan 72 Sarjana Pendidikan yang mumpuni, profesional, dan siap menjadi generasi baru pendidik Indonesia. Sebanyak 178 lulusan Sampoerna Academy tahun 2013 berkumpul dalam “SummerCamp:SocialTransformationBeginswithUs”yangdiselenggarakan untuk mempererat jalinan antara para anggota dan dengan manajemen Koperasi Siswa Bangsa (KSB) di Rakata Tanakita, Sukabumi, 19-21 Juli 2013. 108108 109
  • 58.
    Contributions and Earnings(Audited) Contributions and Earnings Allocation SUMBANGAN DAN PENGHASILAN (AUDIT) ALOKASI SUMBANGAN DAN PENGHASILAN By years-end 2013, Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 340.33 billion in contributions and earnings received, of which Rp 113.61 billion was restricted and Rp 226.72 billion was unrestricted, while in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 291.86 billion. (See Figure 1) In the period from January to December 2013, Putera Sampoerna Foundation allocated its contributions and earnings received to support its program expenses amounted to Rp 152.81 billion, sponsored programs in the amount of Rp 135.07 billion and general and administrative expenses amounted to Rp 83.75 billion. Pada akhir tahun 2013 Putera Sampoerna Foundation mencatat total sumbangan dan penghasilan sebesar Rp 340,33 miliar di mana Rp 113,61 miliar dari dana tersebut adalah dana yang terbatas penggunaannya dan Rp 226,72 miliar merupakan dana yang tidak terbatas penggunaannya, sementara untuk periode yang sama di tahun 2012 Putera Sampoena Foundation mencatat total sumbangan dan penghasilan sebesar Rp 291,86 miliar. (Lihat Figur 1) Dari bulan Januari sampai dengan Desember 2013, Putera Sampoerna Foundation mengalokasikan sumbangan dan penghasilan yang diterima untuk membiayai pengeluaran program sejumlah Rp 152,81 miliar, program yang didanai oleh donatur sebesar Rp 135,07 miliar, serta pengeluaran administrasi dan umum sebesar Rp 83,75 miliar. Putera Sampoerna Foundation seeks to acknowledge each of our invaluable donors. To help us do so, please provide information on your identity in any transfers made to our bank account. Putera Sampoerna Foundation berusaha mengidentifikasi setiap donatur yang telah mendonasikan uangnya kepada kami. Untuk membantu kami melakukannya, mohon bubuhkan identitas anda saat melakukan transfer ke rekening bank kami. In 2013 and 2012, Putera Sampoerna and PT HM Sampoerna, Tbk. (HMS) are the main donors of Putera Sampoerna Foundation. Pada tahun 2013 dan 2012, Putera Sampoerna dan PT HM Sampoerna, Tbk. (HMS) merupakan penyumbang dana utama Putera Sampoerna Foundation. Institutional Contributors Kontribusi Institutional Figure 1 Individual Contributors Kontribusi Perorangan Other Income Pendapatan Lain Putera Sampoerna 43% 52% 3%2% Financial Highlights As a not-for-profit organization, Putera Sampoerna Foundation has the obligation to provide a reliable financial report to its donors. Therefore, the Foundation has adopted standard accounting policies and presents all of its Financial Reports based on the Indonesian Financial Accounting Standards (PSAK 45), the rules for Financial Reporting for Non-Profit Organizations, and the Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Putera Sampoerna Foundation also applies the financial terms of Standard for Charitable Accountability (The BBB Wise Giving Alliance), which is accepted as the international guideline for governance and operation of a non-profit organization and the disbursement and distribution of all grants. Sebagai organisasi nirlaba, Putera Sampoerna Foundation berkewajiban memberikan laporan keuangan yang bertanggung jawab kepada para donatur, oleh karena itu Yayasan menerapkan standar umum yang berlaku, termasuk Pedoman Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK 45), peraturan keuangan bagi Organisasi Nirlaba, dan sesuai dengan Prinsip- Prinsip Akuntansi Yang Berlaku Umum (GAAP). Putera Sampoerna Foundation juga menerapkan Standar untuk Pertanggungjawaban Derma (BBB Wise Giving Alliance), yang diterima sebagai pedoman internasional untuk pengaturan dan operasional bagi organisasi-organisasi nirlaba. 111
  • 59.
    General & AdministrativeExpenses (Audited) Program to Operation Ratio (Audited) BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM (AUDIT) RASIO PROGRAM TERHADAP OPERASI (AUDIT) In the period from January to December 2013, Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 83.75 billion in General and Administrative expenses, while in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 67.50 billion. (See Figure 4) At the end of 2013, Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 287.88 billion (77.46%) for program expenses (including sponsored programs) and Rp 83.75 billion (22.54%) for general and administrative expenses. (See Figure 5) Pada periode Januari hingga Desember 2013, Putera Sampoerna Foundation mencatat biaya administrasi dan umum sebesar Rp 83,75 miliar, sementara pada tahun sebelumnya Putera Sampoerna Foundation mencatat sebesar Rp 67,50 miliar. (Lihat Figur 4) Pada akhir tahun 2013, Putera Sampoerna Foundation mencatat Rp 287,88 miliar (77,46%) untuk biaya program (termasuk dengan program yang didanai oleh donatur) dan Rp 83,75 miliar (22,54%) untuk biaya administrasi dan umum. (Lihat Figur 5) Fundraising Penggalangan Dana Advertising & Promotion Promosi & Iklan Office Salary Biaya Gaji Karyawan Professional Fee Jasa Profesional Rent & Service Charges Building Sewa & Biaya Jasa Gedung Miscellaneous Expenses Pengeluaran Lain-lain Miscellaneous expenses consist of expenses below 3% of total general & administrative expenses. Pengeluaran lain-lain terdiri dari biaya-biaya dibawah 3% dari total biaya administrasi dan umum. 5.95% 6.18% 65.93% 13.76% 3.90% 4.27% Under best practice guidelines, the program should ideally operate under 65:35 ratio of Program to General and Administrative Expenses. Berdasarkan best practice guidelines, rasio biaya program terhadap biaya administrasi dan umum adalah 65:35. General & Administrative Expenses Biaya Administrasi & Umum Program Expenses Biaya Program 22.54% 77.46% Figure 4 Figure 5 PSF Sponsored Program Expenses (Audited) Donors Sponsored Programs (Audited) PROGRAM YANG DIDANAI PSF (AUDIT) PROGRAM YANG DIDANAI DONATUR (AUDIT) **Others donors sponsored program consists of expenses below 1% of total donors sponsored program expenses. Corporate Scholarship Beasiswa Korporasi Other Programs* Program Lainnya* Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) Akademi Siswa Bangsa International (ASBI) PSF School Development Outreach *Other program expenses consists of Unit Pelayanan Zakat (UPZ) - Bait Al-Kamil and Mekar Project. Putera Sampoerna Foundation posted an increase in the value of grants distributed, from Rp 100.39 billion in 2012 to Rp 152.81 billion in 2013. (See Figure 2) Putera Sampoerna Foundation mencatat peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada penyaluran dana untuk program- program yang diberikan, dari Rp 100,39 miliar pada tahun 2012 menjadi Rp 152,81 miliar di tahun 2013. (Lihat Figur 2) *Program lainnya terdiri dari program Unit Pelayanan Zakat – Bait Al-Kamil, dan Proyek Mekar. 24% 1% 13% 61% 1% Figure 2 9% 7% 3% 3% 2% 2% 2% 1% 1% 11% 50% 9% Putera Sampoerna Foundation has allocated the funds from its donors to sponsor some of its programs. The value of donors sponsored program has increased from Rp 111.42 billion in 2012 to Rp 135.07 billion in 2013. (See Figure 3) Putera Sampoerna Foundation mengalokasikan dana yang diterima dari donatur untuk mensponsori beberapa program-programnya. Nilai dari program yang disponsori oleh donatur tersebut mengalami kenaikan dari Rp 111,42 miliar di tahun 2012 menjadi Rp 135,07 miliar pada tahun 2013. (Lihat Figur 3) **Program yang didanai donatur lainnya terdiri dari pengeluaran dibawah 1% dari total biaya program yang didanai oleh donatur. Akademi Siswa Bangsa Internasional, PSF School Development Outreach, Education Recovery Program, Professional Development Program, Whole School, Universitas Siswa Bangsa Internasional, Scholarship, Student Financing - PT HM Sampoerna, Tbk. PSF School Development Outreach, School Development Program, Professional Development Program, Akademi Siswa Bangsa Internasional - Exxon Mobil Oil Indonesia, Inc. Scholarship, PSF School Development Outreach, School Development Program, Professional Development Program - PT Trakindo Utama PSF School Development Outreach, Education Recovery Program, Professional Development Program, Education Profiling, Whole School, Akademi Siswa Bangsa Internasional, Student Financing - PT Sampoerna Agro, Tbk. Akademi Siswa Bangsa Internasional, Scholarship - Disdik Pemprov Sumsel PSF School Development Outreach, School Development Program, Professional Development Program, Whole School, Scholarship - British Petroleum Indonesia Akademi Siswa Bangsa Internasional - Wilmar Group PSF School Development Outreach, Professional Development Program, Akademi Siswa Bangsa Internasional, Universitas Siswa Bangsa Internasional - PT Djarum PSF School Development Outreach, Akademi Siswa Bangsa Internasional, Professional Development Program - PT Bank Mandiri Tbk Scholarship - Conoco Phillips Other Sponsored Programs** Program yang Didanai Donatur Lainnya** Akademi Siswa Bangsa Internasional, Scholarship - Astro Inter Community Welfare Foundation Figure 3 112112 113
  • 60.
    Financial Statements Net Assets(Audited) AKTIVA BERSIH (AUDIT) By years-end 2013, Putera Sampoerna Foundations recorded Rp 141.50 billion as its net assets of which Rp 91.36 billion was restricted and Rp 50.14 billion was unrestricted. While in the same period of 2012 Putera Sampoerna Foundation recorded Rp 172.80 billion. (See Figure 6) Note: In 2013 and 2012, the exchange rate used was Rp 12,189 and Rp 9,670 to US$ 1 respectively, computed by taking the average exchange rates transaction of Bank Indonesia as of December 31, 2013 and 2012 respectively. Pada akhir tahun 2013, aktiva bersih Putera Sampoerna Foundation sebesar Rp 141,50 miliar di mana sebesar Rp 91,36 miliar adalah merupakan dana terbatas dan Rp 50,14 miliar merupakan dana tidak terbatas, sementara pada tahun sebelumnya Putera Sampoerna Foundation mencatat Rp 172,80 miliar. (Lihat Figur 6) Catatan: Pada tahun 2013 dan 2012, nilai tukar mata uang Dollar Amerika Serikat yang digunakan masing- masing adalah Rp 12,189 dan Rp 9,670 terhadap US$ 1, dihitung berdasarkan kurs tengah transaksi yang dipublikasikan Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012. InMillionRp DalamJutaanRp 20072006 2008 2009 2010 2011 2012 2013 1000 41000 21000 81000 61000 141000 121000 101000 201000 181000 161000 Figure 6 114114
  • 61.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DANENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS Halaman/ Page LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 1 INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2013 CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS - For the year ended December 31, 2013 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 3 Consolidated Statement of Financial Position Laporan Aktivitas Konsolidasian 4 Consolidated Statement of Activities Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statement of Cash Flows Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 Notes to Consolidated Financial Statements YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK/ AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013/ FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ AND INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
  • 63.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN AKTIVITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF ACTIVITIES UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, Catatan/ December 31, 2013 Notes 2012 Rp Rp PERUBAHAN ASET NETO CHANGES IN UNRESTRICTED TIDAK TERIKAT NET ASSETS SUMBANGAN DAN PENGHASILAN CONTRIBUTIONS AND EARNINGS Sumbangan 147.215.060.000 18 124.468.500.000 Contributions Iuran pendidikan 39.750.815.691 31.481.715.168 Tuition fees Program 21.734.895.325 12.372.680.277 Programs Penghasilan bunga 2.722.245.150 2.553.394.036 Interest income Lain-lain - bersih 8.053.320.689 4.122.973.744 Others - net Jumlah Sumbangan dan Penghasilan 219.476.336.855 174.999.263.225 Total Contributions and Earnings Pemenuhan Program Pembatasan 7.243.681.073 2.877.779.966 Released from Restrictions Jumlah Sumbangan, Penghasilan dan Total Contributions, Earnings Pemenuhan Program Pembatasan 226.720.017.928 177.877.043.191 and Released from Restrictions BEBAN EXPENSES Program non-beasiswa 151.237.038.985 19 98.223.318.673 Non-scholarship programs Program beasiswa 107.761.773 20 846.507.583 Scholarship programs Dukungan program 84.708.569.341 21 68.423.314.165 Program support Lain-lain 510.316.891 394.180.409 Others Jumlah Beban 236.563.686.990 167.887.320.830 Total Expenses KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO INCREASE (DECREASE) IN UNRESTRICTED TIDAK TERIKAT (9.843.669.062) 9.989.722.361 NET ASSETS PERUBAHAN ASET NETO CHANGES IN TEMPORARILY TERIKAT TEMPORER RESTRICTED NET ASSETS Sumbangan terikat temporer untuk program 113.613.403.539 18 113.981.475.868 Contributions temporarily restricted for program BEBAN PROGRAM PROGRAM EXPENSES Program non-beasiswa 104.045.176.091 19 96.938.049.290 Non-scholarship programs Program beasiswa 23.780.408.395 20 11.603.640.961 Scholarships program Jumlah Beban Program 127.825.584.486 108.541.690.251 Total Program Expenses Pemenuhan Program Pembatasan 7.243.681.073 2.877.779.966 Released from Restrictions Jumlah Beban Program dan Pemenuhan Total Program Expenses and Release Program Pembatasan 135.069.265.559 111.419.470.217 from Restrictions KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO INCREASE (DECREASE) IN TEMPORARILY TERIKAT TEMPORER (21.455.862.020) 2.562.005.651 RESTRICTED NET ASSETS KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO (31.299.531.082) 12.551.728.012 INCREASE (DECREASE) IN NET ASSETS ASET NETO AWAL TAHUN 172.800.173.660 160.248.445.648 NET ASSETS AT BEGINNING OF YEAR ASET NETO AKHIR TAHUN 141.500.642.578 172.800.173.660 NET ASSETS AT END OF YEAR Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements. - 4 - YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 31 DESEMBER 2013 DECEMBER 31, 2013 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, Catatan/ December 31, 2013 Notes 2012 Rp Rp ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 125.361.892.893 5 144.372.703.555 Cash and cash equivalents Piutang lain-lain 6 Other accounts receivable Pihak berelasi 28.386.576.950 27.785.776.846 Related parties Pihak ketiga 877.020.179 59.674.809 Third parties Uang muka 664.937.100 7 869.810.600 Advances Biaya dibayar dimuka 6.250.131.528 8 1.939.481.985 Prepaid expenses Aset keuangan lainnya 229.973.918 10 - Other financial asset Aset lancar lainnya 502.745.430 386.799.710 Other current assets Jumlah Aset Lancar 162.273.277.998 175.414.247.505 Total Current Assets ASET TIDAK LANCAR NONCURRENT ASSETS Investasi perusahaan asosiasi 11.463.195.487 9 10.724.813.848 Investment in associate Aset keuangan lainnya - tidak lancar - 10 20.000.000 Other financial asset - noncurrent Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi Property and equipment - net of penyusutan sebesar Rp 15.647.005.316 accumulated depreciation of pada tanggal 31 Desember 2013 dan Rp 15,647,005,316 at December 31, 2013 Rp 14.729.993.327 pada tanggal 8.454.064.166 11 8.882.190.311 and Rp 14,729,993,327 at December 31, 31 Desember 2012 2012 Properti investasi 2.989.000.000 12 2.989.000.000 Investment property Uang muka 5.713.013.255 7 5.752.291.240 Advances Uang jaminan 4.972.427.566 13 2.707.141.110 Refundable deposits Jumlah Aset Tidak Lancar 33.591.700.474 31.075.436.509 Total Noncurrent Assets JUMLAH ASET 195.864.978.472 206.489.684.014 TOTAL ASSETS LIABILITAS DAN ASET NETO LIABILITIES AND NET ASSETS LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Utang 14 Accounts payable Pihak berelasi 8.226.066.502 22 351.977.364 Related parties Pihak ketiga 5.935.606.409 6.754.047.804 Third parties Utang lain-lain 2.452.474.245 15.023.089 Other accounts payable Utang pajak 4.181.731.111 15 3.447.164.046 Taxes payable Biaya yang masih harus dibayar 3.848.544.627 4.845.065.051 Accrued expenses Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 24.644.422.894 15.413.277.354 Total Current Liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NONCURRENT LIABILITY Liabilitas imbalan pasca kerja 29.719.913.000 16 18.276.233.000 Post-employment benefits obligation ASET NETO 17 NET ASSETS Tidak terikat 50.141.203.216 59.984.872.278 Unrestricted Terikat temporer 91.359.439.362 112.815.301.382 Temporarily restricted Jumlah Aset Neto 141.500.642.578 172.800.173.660 Total Net Assets JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 195.864.978.472 206.489.684.014 TOTAL LIABILITIES AND NET ASSETS Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian See accompanying notes to consolidated financial statements yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements. - 3 -
  • 64.
    - 6 - YAYASANPUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information Yayasan Putera Sampoerna (Yayasan) didirikan di Indonesia berdasarkan Akta No. 1 dari Sutjipto, S.H. pada tanggal 1 Maret 2001. Akta pendirian tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara No. 64 tanggal 10 Agustus 2001, Tambahan No. 161. Akta Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 3 tanggal 10 Pebruari 2012 yang dibuat dihadapan Chandra Lim, SH. LLM, notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Pengurus Yayasan. Yayasan Putera Sampoerna (the Foundation) was established in Indonesia based on Deed No. 1 of Sutjipto, S.H. on March 1, 2001. The Deed of Establishment was published in State Gazette No. 64 dated August 10, 2001, Supplement No. 161. The Articles of Association have been amended several times, most recently by Deed No. 3 dated February 10, 2012 of Chandra Lim, SH. LLM, notary in Jakarta, concerning the changes in Foundation’s Executives. Jumlah kekayaan bersih awal Yayasan adalah sebesar Rp 28,8 miliar yang terdiri dari sumbangan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMS) sebesar Rp 27,0 miliar dan sumbangan Putera Sampoerna sebesar Rp 1,8 miliar. Selama tahun 2013 dan 2012, HMS dan Putera Sampoerna merupakan penyumbang dana utama Yayasan. The initial net worth (kekayaan bersih) of the Foundation was Rp 28.8 billion consisting of contributions from PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMS) of Rp 27.0 billion and contributions from Putera Sampoerna of Rp 1.8 billion. In 2013 and 2012, HMS and Putera Sampoerna are the main donors of the Foundation. Yayasan dan entitas anak (Grup) berdomisili di Jakarta. The Foundation and its subsidiaries (Group) are domiciled in Jakarta. Usaha yang dijalankan Yayasan antara lain, menyelenggarakan pendidikan dan penelitian termasuk penyediaan beasiswa dan mendukung kegiatan-kegiatan sosial, memelihara hubungan dengan lembaga-lembaga pendidikan dan institusi penelitian dan meningkatkan pertanggungjawaban keuangan dan administrasi untuk kegiatan pendidikan dan penelitian. The scope of activities of the Foundation comprises, among others, education and research including providing scholarship and supporting social activities, maintaining relationships with other educational and research institutions, and improving the financial and administrative responsibility for the education and research activities. Jumlah karyawan tetap Grup pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 masing-masing adalah 316 dan 246 karyawan. At December 31, 2013 and 2012, the Group had 316 and 246 permanent employees, respectively. Susunan Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut: The Foundation’s Board of Patrons, Supervisors, and Executives at December 31, 2013 and 2012, consists of the following: Pembina/Patrons Putera Sampoerna Katie Sampoerna Jonathan Bradford Sampoerna Michael Joseph Sampoerna Farah Khristina Sampoerna Edward Harvey Frankel YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2013 2013 2012 Rp Rp ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Penerimaan dari: Cash receipts from: Sumbangan 260.828.463.539 238.449.975.868 Contributions Iuran pendidikan 39.452.815.691 31.481.715.168 Tuition fee Pendapatan lainnya 29.331.461.816 16.495.654.021 Other income Penghasilan bunga 2.610.088.277 2.566.336.233 Interest income Pembayaran untuk: Cash payments for: Program non-beasiswa (247.821.887.320) (195.161.367.963) Non-scholarship programs Dukungan program (83.129.858.407) (54.472.272.703) Program support Program beasiswa (23.888.170.168) (12.450.148.544) Scholarship programs Lain-lain (946.573.857) (2.882.171.435) Others Kas Bersih yang Diperoleh Dari Net Cash Provided by (Used in) (Digunakan Untuk) Aktivitas Operasi (23.563.660.429) 24.027.720.645 Operating Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Hasil penjualan aset tetap 139.029.112 18.320.749 Proceeds from sale of property and equipment Penambahan investasi perusahaan asosiasi (375.000.000) - Addition in investment in associate Perolehan aset tetap (2.994.422.638) (6.821.780.391) Acquisitions of property and equipment Uang muka pada pihak berelasi - 2.123.420.066 Advances to related parties Hasil penjualan properti investasi - 395.000.000 Proceeds from sale of investment property Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (3.230.393.526) (4.285.039.576) Net Cash Used in Investing Activities KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND DAN SETARA KAS (26.794.053.955) 19.742.681.069 CASH EQUIVALENTS Pengaruh Perubahan Kurs Pada Kas dan Effect of Exchange Rates Changes on the Setara Kas yang dimiliki dalam Mata Uang Balance of Cash and Cash Equivalents held Asing 7.783.243.293 259.377.295 in Foreign Currencies CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 144.372.703.555 124.370.645.191 AT BEGINNING OF YEAR CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 125.361.892.893 144.372.703.555 AT END OF YEAR Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements. - 5 -
  • 65.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 8 - ii. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 January 2015 adalah: ii. Effective for periods beginning on or after January 1, 2015:  PSAK 1 (revisi 2013), Penyajian Laporan Keuangan  PSAK 1 (revised 2013), Presentation of Financial Statements  PSAK 4 (revisi 2013), Laporan Keuangan Tersendiri  PSAK 4 (revised 2013), Separate Financial Statements  PSAK 15 (revisi 2013), Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama  PSAK 15 (revised 2013), Investment in Associates and Joint Ventures  PSAK 24 (revisi 2013), Imbalan Kerja  PSAK 24 (revised 2013), Employee Benefits  PSAK 65, Laporan Keuangan Konsolidasian  PSAK 65, Consolidated Financial Statements  PSAK 67, Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain  PSAK 67, Disclosures of Interest in Other Entities  PSAK 68, Pengukuran Nilai Wajar  PSAK 68, Fair Value Measurements Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar dan interpretasi atas laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar oleh manajemen. As of the issuance date of these consolidated financial statements, the effect of adoption of these standards and interpretations on the consolidated financial statements is not known or reasonably estimable by management. 3. KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. The consolidated financial statements of the Group have been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. These consolidated financial statements are not intended to present the financial position, results of activities and cash flows in accordance with accounting principles and reporting practices generally accepted in other countries and jurisdictions. b. Dasar Penyusunan b. Basis of Preparation Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, adalah dasar akrual. Mata uang penyajian yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah Indonesia dan laporan keuangan konsolidasian tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- masing akun tersebut. The consolidated financial statements, except for the consolidated statements of cash flows, are prepared under the accrual basis of accounting. The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah, while the measurement basis is the historical cost, except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing, and financing activities. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 7 - Pengawas/Supervisors Jacqueline Michelle Sampoerna Eka Dharmajanto Kasih Bambang Sulistyo PIK Arief Taruna Karya Surowidjojo John Gledhill Niken Kristiawan Rachmad Yos Adiguna Ginting Eliezer Marthenny Kaeng Kemal Azis Stamboel Robert Bong Pengurus/Executives Indiani Setiasih Soemawinata (a.k.a. Nenny Soemawinata) Elan Merdy Ari Kunwidodo Sylvia Maorina LT b. Entitas anak b. Subsidiaries Persentase Jumlah Aset Jumlah Aset Pemilikan/ Tahun Operasi 31 Desember 2013/ 31 Desember 2012/ Domisili/ Jenis Usaha/ Percentage of Tahun Pendirian/ Komersial/Start of Total Assets Total Assets Domicile Nature of Business Ownership Year of Establishment Commercial Operation December 31, 2013 December 31, 2012 PT. Sampoerna Education Jakarta Jasa pendidikan/ 99% Pebruari/ 2011 340.008.698 1.273.226.717 Education services February 2007 PT. Sampoerna Wirausaha Jakarta Perdagangan peralatan informatika 99% Nopember/ 2011 1.249.331.818 743.014.713 dan multimedia serta jasa konsultasi November 2010 bisnis, manajemen dan teknologi informatika/Trading of information tools and multimedia and providing business consultation services and information technology Entitas Anak/ Subsidiary 2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI STÁNDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK (“ISAK”) a. Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan a. Standards effective in the current year Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2013 adalah PSAK 38 (revisi 2012), Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali dan Penyesuaian Standar Akuntansi Keuangan atas PSAK 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”. Effective for periods beginning on or after January 1, 2013 are PSAK 38 (revised 2012), Business Combination Under Common Control and Amendment to Financial Accounting Standard (PSAK) 60 “Financial Instrument: Disclosure”. Penerapan ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan atas jumlah yang diakui dan pengungkapan yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi mempengaruhi akuntansi untuk transaksi masa depan. Their adoption has not had any significant impact on the amounts recognized and disclosures reported in these consolidated financial statements but may impact the accounting for future transactions or arrangements. b. Standar dan interpretasi yang relevan ke operasi Grup telah diterbitkan tapi belum diterapkan b. Standards and interpretation that are relevant to the operations of the Group in issue not yet adopted i. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2014 adalah: i. Effective for periods beginning on or after January 1, 2014:  ISAK 27, Pengalihan Aset dari Pelanggan  ISAK 27, Transfers of Assets from Customers  ISAK 28, Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan Instrumen Ekuitas   ISAK 28, Extinguishing Financial Liabilities with Equity Instuments
  • 66.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 10 - b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: b. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions applies: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). i. The entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). ii. One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iii. Both entities are joint ventures of the same third party. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. iv. One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. v. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). vii. A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity). Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian. All transactions with related parties, whether or not made at similar terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the consolidated financial statements. f. Aset Keuangan f. Financial Assets Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi. All financial assets are recognized and derecognized on trade date where the purchase or sale of a financial asset is under a contract whose terms require delivery of the financial asset within the timeframe established by the market concerned, and are initially measured at fair value plus transaction costs. Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai pinjaman dan piutang dan tersedia untuk dijual. The Group’s financial assets are classified as loans and receivables and available-for-sale. Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables Kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset keuangan lainnya dan uang jaminan dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, diklasifikasi sebagai “pinjaman yang diberikan dan piutang”, yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak material. Cash and cash equivalents, other account receivables, other financial asset and refundable deposits that have fixed or determinable payments that are not quoted in an active market, are classified as “loans and receivables”. Loans and receivables are measured at amortized cost using the effective interest method less impairment. Interest is recognized by applying the effective interest method, except for short-term receivables when the recognition of interest would be immaterial. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 9 - c. Dasar Konsolidasian c. Basis of Consolidation Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Yayasan dan entitas yang dikendalikan oleh Yayasan (entitas anak). Pengendalian dianggap ada apabila Yayasan mempunyai hak untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional dari suatu entitas untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya. The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Foundation and entities controlled by the Foundation (its subsidiaries). Control is achieved where the Foundation has the power to govern the financial and operating policies of an entity so as to obtain benefits from its activities. Hasil entitas anak yang diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam laporan akvititas konsolidasian sejak tanggal efektif akuisisi dan sampai dengan tanggal efektif penjualan. The results of subsidiaries acquired or disposed of during the year are included in the consolidated statements of activities from the effective date of acquisition and up to the effective date of disposal, as appropriate. Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Group. When necessary, adjustments are made to the financial statements of the subsidiaries to bring the accounting policies used in line with those used by the Group. Seluruh transaksi intra-grup, saldo, penghasilan dan beban dieliminasi pada saat konsolidasian. All intra-group transactions, balances, income and expenses are eliminated on consolidation. Kepentingan nonpengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam aset neto. Non-controlling interests in subsidiaries are identified separately and presented within net assets. d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing d. Foreign Currency Transactions and Balances Pembukuan tersendiri dari masing-masing entitas dalam Grup diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan dengan kurs pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan aktivitas konsolidasian. The individual books of accounts of each entity in the Group are maintained in Indonesian Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the entity operates (its functional currency). Transactions during the year involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the prevailing exchange rates at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to consolidated statement of activities. e. Transaksi Pihak-pihak Berelasi e. Transactions with Related Parties Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor): A related party is a person or entity that is related to the Group (the reporting entity): a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: a. A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; i. has control or joint control over the reporting entity; ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau ii. has significant influence over the reporting entity; or iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. iii. is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
  • 67.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 12 - Piutang lain-lain yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti obyektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar piutang. Other account receivables that are assessed not to be impaired individually are, in addition, assessed for impairment on a collective basis. Objective evidence of impairment for a portfolio of receivables could include the Group’s past experience of collecting payments, an increase in the number of delayed payments in the portfolio past the average credit period, as well as observable changes in national or local economic conditions that correlate with default on receivables. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan. For financial assets carried at amortized cost, the amount of the impairment is the difference between the asset’s carrying amount and the present value of estimated future cash flows, discounted at the financial asset’s original effective interest rate. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang lain- lain yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan nilai tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laporan aktivitas konsolidasian. The carrying amount of the financial asset is reduced by the impairment loss directly for all financial assets with exception of other accounts receivables where the carrying amount is reduced through the use of an allowance account. When a receivable is considered uncollectible, it is written off against the allowance account. Subsequent recoveries of amounts previously written off are credited against the allowance account. Changes in the carrying amount of the allowance account are recognized in consolidated statement of activities. Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya telah diakui dalam aset neto direklasifikasi ke laporan aktivitas konsolidasian. Pengecualian dari instrument ekuitas AFS, jika, pada periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan penurunan tersebut dapat dikaitkan secara obyektif dengan sebuah peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui laporan aktivitas konsolidasian hingga nilai tercatat investasi pada tanggal pemulihan penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum pengakuan kerugian penurunan nilai dilakukan. Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laporan aktivitas konsolidasian tidak boleh dibalik melalui laporan aktivitas konsolidasian. Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke aset neto. When an AFS financial asset is considered to be impaired, cumulative gains or losses previously recognized in net assets are reclassified to consolidated statement of activities. With the exception of AFS equity instruments, if, in a subsequent period, the amount of the impairment loss decreases and the decrease can be related objectively to an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is reversed through consolidated statement of activities to the extent that the carrying amount of the investment at the date the impairment is reversed does not exceed what the amortized cost would have been had the impairment not been recognized. In respect of AFS equity investments, impairment losses previously recognized in consolidated statement of activities are not reversed through consolidated statement of activities. Any increase in fair value subsequent to an impairment loss is recognized directly in net assets. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 11 - Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) Available-for-sale (AFS) Investasi dalam instrument ekuitas yang tidak tercatat di bursa yang tidak mempunyai kuotasi harga pasar di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal diklasifikasikan sebagai AFS, diukur pada biaya perolehan dikurangi penurunan nilai. Investments in unlisted equity instruments that are not quoted in an active market and whose fair value cannot be reliably measured are classified as AFS, measured at cost less impairment. Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada, diakui pada laporan aktivitas konsolidasian pada saat hak Grup untuk memperoleh pembayaran dividen ditetapkan. Dividends on AFS equity instruments, if any, are recognized in the consolidated statement of activities when the Group’s right to receive the dividends are established. Metode suku bunga efektif Effective interest method Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau biaya selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan atau pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial instrument and of allocating interest income or expense over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts or payments (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial instrument, or, where appropriate, a shorter period to the net carrying amount on initial recognition. Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti obyektif, sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Financial assets are assessed for indicators of impairment at each reporting date. Financial assets are impaired when there is objective evidence that, as a result of one or more events that occurred after the initial recognition of the financial asset, the estimated future cash flows of the investment have been affected. Untuk investasi ekuitas AFS yang tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau jangka panjang dalam nilai wajar dari instrumen ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif terjadinya penurunan nilai. For unlisted equity investments classified as AFS, a significant or prolonged decline in the fair value of the security below its cost is considered to be objective evidence of impairment. Bukti obyektif penurunan nilai dari pinjaman yang diberikan dan piutang termasuk sebagai berikut: Objective evidence of impairment of loans and receivables could include:  kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam; atau  significant financial difficulty of the issuer or counterparty; or  pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau  default or delinquency in interest or principal payments; or  terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan.  it is becoming probable that the borrower will enter bankruptcy or financial re-organisation.
  • 68.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 14 - Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Utang, utang lain-lain dan biaya yang masih harus dibayar pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Financial Liabilities at Amortized Cost Accounts payables, other accounts payables and accrued expenses are initially measured at fair value, net of transaction costs, and are subsequently measured at amortized cost, using the effective interest method. Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laporan aktivitas konsolidasian. Derecognition of Financial Liabilities The Group derecognises financial liabilities when, and only when, the Group’s obligations are discharged, cancelled or expire. The difference between the carrying amount of the financial liability derecognized and the consideration paid and payable is recognized in the consolidated statement of activities. h. Saling hapus antar Aset Keuangan dan Kewajiban Keuangan h. Netting of Financial Assets and Financial Liabilities Aset dan liabilitas keuangan Grup saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika dan hanya jika, The Group only offsets financial assets and liabilities and presents the net amount in the consolidated statement of financial position where it:  saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan  currently have a legal enforceable right to set off the recognized amount; and  berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.  intends either to settle on a net basis, or to realize the asset and settle the liability simultaneously. i. Kas dan Setara Kas i. Cash and Cash Equivalents Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. For cash flow presentation purposes, cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement. j. Investasi pada Perusahaan Asosiasi j. Investments in Associate Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan dan bukan merupakan entitas anak ataupun bagian partisipasi dalam ventura bersama. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan, kebijakan keuangan dan operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. An associate is an entity over which the Group has significant influence and that is neither a subsidiary nor an interest in a joint venture. Significant influence is the power to participate in the financial and operating policy decisions of the investee but not control or joint control over those policies. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 13 - Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. The Group derecognizes a financial asset only when the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or when it transfer the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another entity. If the Group neither transfers nor retains substantially all the risks and rewards of ownership and continues to control the transferred asset, the Group recognizes its retained interest in the asset and an associated liability for amounts it may have to pay. If the Group retains substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset, the Group continues to recognize the financial asset and also recognizes a collateralised borrowing for the proceeds received. Penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset dan jumlah pembayaran dan piutang yang diterima dan keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laporan aktivitas. On derecognition of financial asset in its entirety, the difference between the asset’s carrying amount and the sum of the consideration received and receivable and the cumulative gain or loss that had been recognized in other comprehensive income and accumulated in equity is recognized in statement of activities. Penghentian pengakuan aset keuangan terhadap satu bagian saja (misalnya ketika Grup masih memiliki hak untuk membeli kembali bagian aset yang ditransfer), Grup mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut pada bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak lagi diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari kedua bagian tersebut pada tanggal transfer. Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari pembayaran yang diterima untuk bagian yang yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain diakui pada laporan aktivitas. Keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya, berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut. On derecognition of financial asset other than its entirety (e.g., when the Group retains an option to repurchase part of a transferred asset), the Group allocates the previous carrying amount of the financial asset between the part it continues to recognize under continuing involvement, and the part it no longer recognizes on the basis of the relative fair values of those parts on the date of the transfer. The difference between the carrying amount allocated to the part that is no longer recognized and the sum of the consideration received for the part no longer recognized and any cumulative gain or loss allocated to it that had been recognized in other comprehensive income is recognized in statement of activities. A cumulative gain or loss that had been recognized in other comprehensive income is allocated between the part that continues to be recognized and the part that is no longer recognized on the basis of the relative fair values of those parts. g. Liabilitas Keuangan g. Financial Liabilities Liabilitas keuangan Grup disajikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Group’s financial liabilities are classified as at amortized cost.
  • 69.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 16 - Pada saat pelepasan suatu entitas asosiasi yang mengakibatkan Grup kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi, investasi yang tersisa diukur pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajarnya dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal sebagai suatu aset keuangan sesuai dengan PSAK 55. Selisih antara jumlah tercatat sebelumnya atas entitas asosiasi diatribusikan ke sisa kepemilikan dan nilai wajar termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian atas pelepasan entitas asosiasi. Selanjutnya, Grup memperhitungkan seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar yang sama dengan yang diperlukan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait. Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laporan aktivitas atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait, maka Grup mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laporan aktivitas (sebagai penyesuaian reklasifikasi) sejak Grup kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi. Upon disposal of an associate that results in the Group losing significant influence over that associate, any retained investment is measured at fair value at that date and the fair value is regarded as its fair value on initial recognition as a financial asset in accordance with PSAK 55. The difference between the previous carrying amount of the associate attributable to the retained interest and the fair value is included in the determination of the gain or loss on disposal of the associate. In addition, the Group accounts for all amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to that associate on the same basis as would be required if that associate had directly disposed of the related assets or liabilities. Therefore, if a gain or loss previously recognized in other comprehensive income by that associate would be reclassified to statement of activities on the disposal of the related assets or liabilities, the Group reclassifies the gain or loss from equity to statement of activities (as a reclassification adjustment) when it loses significant influence over that associate. Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sepanjang kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup. When a group entity transacts with its associate, profits and losses resulting from the transaction with the associate are recognized in the Group’s consolidated financial statements only to the extent of its interest in the associate that are not related to the Group. k. Beban Dibayar Dimuka k. Prepaid Expenses Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. l. Properti Investasi l. Investment Properties Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau keduanya. Properti investasi diukur menggunakan nilai wajar. Investment properties are properties (land or a building – or part of a building – or both) held to earn rentals or for capital appreciation or both. Investment properties are measured using fair value. m. Aset Tetap - Pemilikan Langsung m. Property and Equipment - Direct Acquisitions Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administrasi dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Property and equipment held for use in the production or supply of goods or services, or for administrative purposes, are stated at cost, less accumulated depreciation and any accumulated impairment loss. Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai residu dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset, yaitu empat tahun untuk komputer, perabot, perlengkapan dan peralatan kantor, dan lima tahun untuk kendaraan. Depreciation is recognized so as to write-off the cost of assets less residual values using the straight-line method based on the estimated useful life of the assets of four years for computers, office furniture, fixtures and equipment, and five years for vehicle. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 15 - Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan konsolidasian dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Investasi pada entitas asosiasi dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas aset bersih entitas asosiasi yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap investasi secara individu. Bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi (yang mencakup semua kepentingan jangka panjang, secara substansi, merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi bersih entitas anak dalam entitas asosiasi) diakui hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif atau melakukan pembayaran atas kewajiban entitas asosiasi. The results of operations and assets and liabilities of associates are incorporated in these consolidated financial statements using the equity method of accounting. Under the equity method, an investment in an associate is initially recognized in the consolidated statement of financial position at cost and adjusted thereafter to recognize the Group’s share of the profit or loss and other comprehensive income of the associate. When the Group’s share of losses of an associate exceeds the Group’s interest in that associate (which includes any long-term interests that, in substance, form part of the Group’s net investment in the associate) the Group discontinues recognizing its share of further losses. Additional losses are recognized only to the extent that the Group has incurred legal or constructive obligations or made payments on behalf of the associate. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi, diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji penurunan nilai sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan dari kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali segera diakui di dalam laporan aktivitas. Any excess of the cost of acquisition over the Group’s share of the net fair value of identifiable assets, liabilities and contingent liabilities of the associate recognized at the date of acquisition, is recognized as goodwill, which is included within the carrying amount of the investment. Any excess of the Group’s share of the net fair value of the identifiable assets, liabilities and contingent liabilities over the cost of acquisition, after reassessment, is recognized immediately in statement of activities. Persyaratan dalam PSAK 55 (Revisi 2011) Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi Grup. Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 (Revisi 2009), Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada setiap aset yang membentuk bagian dari nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi. Setap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat. The requirements of PSAK 55 (revised 2011), Financial Instruments: Recognition and Measurement are applied to determine whether it is necessary to recognize any impairment loss with respect to the Group’s investment in an associate. When necessary, the entire carrying amount of the investment (including goodwill) is tested for impairment in accordance with PSAK 48 (Revised 2009), Impairment of Assets, as a single asset by comparing its recoverable amount (higher of value in use and fair value less costs to sell) with its carrying amount. Any impairment loss recognized forms part of the carrying amount of the investment. Any reversal of that impairment loss is recognized in accordance with PSAK 48 to the extent that the recoverable amount of the investment subsequently increases.
  • 70.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 18 - Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal. When some or all of the economic benefits required to settle a provision are expected to be recovered from a third party, a receivable is recognized as an asset if it is virtually certain that reimbursement will be received and the amount of the receivable can be measured reliably. p. Imbalan Pasca Kerja p. Post-Employment Benefits Sejak 1 Januari 2012, PSAK 24 (revisi 2010), Imbalan Kerja, memperkenankan pengakuan akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial sebagai pendapatan komprehensif lain di ekuitas, selain pendekatan koridor dan laba rugi. Grup melanjutkan penggunaan pendekatan koridor sebagaimana dijelaskan di bawah. Since January 1, 2012, PSAK 24 (revised 2010), Employee Benefits, allows the recognition of accumulated actuarial gains and losses as other comprehensive income under equity, in addition to the corridor and profit or loss approaches. The Group continues to use the corridor approach as described below. Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Projected Unit Credit. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi jumlah yang lebih besar diantara 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para karyawan dalam program tersebut (pendekatan koridor). Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut telah menjadi hak atau vested, dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested. The cost of providing post-employment benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the present value of the entity’s define benefit obligations are recognized on straight-line basis over the expected average remaining working lives of the participating employees (corridor approach). Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested, and otherwise is amortized on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested. Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pasti di laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui. The benefit obligation recognized in the consolidated statements of financial position represents the present value of the defined benefit obligation, as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost. q. Pengakuan Pendapatan dan Beban q. Revenue and Expense Recognition Yayasan mencatat sumbangan dan kontribusi apabila tidak ada pembatasan, sebagai pendapatan dalam periode yang ditentukan oleh pemberi sumbangan/donor, atau, bila tidak ditentukan periodenya, pada saat komitmen diberikan. The Foundation records donations and contributions, if unrestricted, as revenue in the period designated by the grantor/donor or, in the absence of a specified period, at the time the commitment is made. Pendapatan bunga diakui berdasarkan waktu, dengan acuan saldo pokok dan tingkat bunga yang berlaku. Interest revenue is accrued on timely basis, by reference to the principal outstanding and at the applicable interest rate. Pendapatan lain-lain diakui pada saat jasa diberikan. Beban diakui pada saat terjadinya. Revenue from other sources are recognized when services are rendered. Expenses are recognized when incurred. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 17 - Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. The estimated useful lives, residual values and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan aktivitas konsolidasian pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. The cost of maintenance and repairs is charged to consolidated statement of activities as incurred. Other costs incurred subsequently to add to, replace part of, or service an item of property and equipment, are recognized as asset if, and only if, it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Group and the cost of the item can be measured reliably. Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau yang dijual, nilai tercatatnya dikeluarkan dari kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan aktivitas konsolidasian. When assets are retired or otherwise disposed of, their carrying amounts are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in the consolidated statement of activities. n. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Pada tanggal pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, Grup mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset. n. Impairment of Non-financial Asset At reporting dates, the Group reviews the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Group estimates the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Estimated recoverable amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. In assessing value in use, the estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset for which the estimates of future cash flows have not been adjusted. o. Provisi o. Provisions Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has a present obligation (legal or constructive) as a result of a past event, it is probable that the Group will be required to settle the obligation, and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the present obligation at the end of the reporting period, taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. Where a provision is measured using the cash flows estimated to settle the present obligation, its carrying amount is the present value of those cash flows.
  • 71.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 20 - Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laporan aktivitas, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laporan aktivitas (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laporan aktivitas atau yang timbul dari akuntansi awal atau kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis. Current and deferred tax are recognized as an expense or income in statement of activities, except when they relate to items that are recognized outside of statement of activities (whether in other comprehensive income or directly in equity), in which case the tax is also recognized outside of statement of activities, or where they arise from the initial accounting for a business combination. In the case of a business combination, the tax effect is included in the accounting for the business combination. 4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND ESTIMATES Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3, Pengurus diwajibkan untuk membuat penilaian, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut. In the applying the accounting policies described in Note 3, the excecutives management are required to make judgments, estimates and assumptions about the carrying amounts of assets and liabilities that are not readily apparent from other sources. The estimates and underlying assumptions are based on historical experience and other factors that are considered to be relevant. Actual results may differ from these estimates. Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode tersebut, atau pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi periode saat ini dan masa depan. The estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period which the estimate is revised if the revision affects only that period, or in the period of the revision and future periods if the revision affects both current and future periods. Pengurus tidak membuat pertimbangan kritis yang mempunyai efek yang signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian, selain dari yang sudah dijelaskan dibawah ini. The executive management has not made any critical judgment that has significant impact on the amount recognized in the consolidated financial statements, apart from those involving estimates which are dealt with below. Sumber Estimasi Ketidakpastian Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam tahun keuangan berikutnya dijelaskan dibawah ini: Key Sources of Estimation Uncertainty The key assumptions concerning future and other key sources of estimation uncertainty at the end of the reporting period, that have a significant risk of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next financial year are discussed below: Rugi Penurunan Nilai Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Impairment Loss on Loans and Receivables Grup menilai penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laporan aktivitas konsolidasian, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti obyektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direview secara berkala untuk mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya. Nilai tercatat pinjaman yang diberikan dan piutang diungkapkan dalam Catatan 6. The Group assesses its loans and receivables for impairment at each reporting date. In determining whether an impairment loss should be recorded in statement of activities, management makes judgment as to whether there is an objective evidence that loss event has occurred. Management also makes judgment as to the methodology and assumptions for estimating the amount and timing of future cash flows which are reviewed regularly to reduce any difference between loss estimate and actual loss. The carrying amount of loans and receivables are disclosed in Note 6. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 19 - r. Pajak Penghasilan r. Income Tax Yayasan Sesuai dengan Undang-undang Pajak Penghasilan No. 36 Tahun 2008, sumbangan dan kontribusi yang tidak terkait dengan usaha, kepemilikan atau pengendalian antara pihak berelasi tidak dikenakan pajak penghasilan. Sumbangan yang diterima Yayasan dari para donatur tidak dikenakan pajak penghasilan sebagaimana ditegaskan dalam surat Direktorat Jenderal Pajak No. S-725/PJ.42/2001 tanggal 29 November 2001. The Foundation In accordance with Income Tax Law No. 36 Year 2008, donations and contributions not related to business, ownership, or control between related parties are not subject to income tax. Contributions received from donors by the Foundation are not subject to income tax as confirmed by a letter from the Directorate General of Taxation No. S-725/PJ.42/2001 dated November 29, 2001. Entitas Anak Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. The Subsidiaries Current tax expense is determined based on the taxable income for the period computed using prevailing tax rates. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa yang akan datang. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of existing assets and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporarily differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporarily differences to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporarily differences can be utilized. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply in the period in which the liability is settled or the asset realized, based on the tax rates (and tax laws) that have been enacted, or substantively enacted, by the end of the reporting period. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profits will be available to allow all or part of the asset to be recovered. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Grup yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Deferred tax assets and liabilities are offset when there is legally enforceable right to set off current tax assets against current tax liabilities and when they relate to income taxes levied by the same taxation authority and the Group intends to settle its current tax assets and current tax liabilities on a net basis.
  • 72.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 22 - 5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Tidak terikat Unrestricted Kas 93.690.396 91.002.020 Cash on hand Bank 9.095.570.007 7.172.844.799 Cash in banks Deposito berjangka 25.145.012.122 24.895.795.353 Time deposits Jumlah Kas dan Setara Kas Total Unrestricted Cash and Tidak Terikat 34.334.272.525 32.159.642.172 Cash Equivalents Terikat temporer Temporarily restricted Bank 60.697.550.821 30.852.020.153 Cash in banks Deposito berjangka 30.330.069.547 81.361.041.230 Time deposits Jumlah Kas dan Setara Kas Total Temporarily Restricted Cash Terikat Temporer 91.027.620.368 112.213.061.383 and Cash Equivalents Jumlah 125.361.892.893 144.372.703.555 Total Tingkat bunga deposito berjangka per tahun: Interest rates per annum on time deposits: 2013 2012 Rupiah 5,00% - 10,00% 5,50% - 7,00% Rupiah Dollar Amerika Serikat 0,10% - 2,00% 0,10% - 2,00% U.S. Dollar 6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Pihak berelasi Related parties Sampoerna Foundation (Singapore) Sampoerna Foundation (Singapore) Pte. Ltd. 18.258.496.301 13.879.247.116 Pte. Ltd. Yayasan Sahabat Wanita 5.146.823.353 8.918.688.169 Yayasan Sahabat Wanita PT Siswa Bangsa 4.691.704.519 4.862.590.284 PT Siswa Bangsa Koperasi Sahabat Wanita 289.552.777 125.251.277 Koperasi Sahabat Wanita Jumlah 28.386.576.950 27.785.776.846 Total Pihak ketiga Third parties Piutang siswa 298.000.000 - Student receivables Piutang karyawan 143.458.879 - Employee receivables Piutang partner 278.625.000 - Partners' receivable Lain-lain 156.936.300 59.674.809 Others Jumlah 877.020.179 59.674.809 Total Jumlah 29.263.597.129 27.845.451.655 Total Piutang lain-lain kepada pihak berelasi merupakan pembayaran beban oleh Yayasan atas nama pihak- pihak berelasi. Piutang ini tanpa bunga dan jangka waktu pelunasan tertentu. Other accounts receivable from related parties pertains to expenses paid by the Foundation on behalf of related parties. These receivables are non- interest bearing and have no definite terms of repayment. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 21 - Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Estimated Useful Lives of Property and Equipment Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman Grup atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direview secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan biaya yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan diatas. The useful life of each of the item of the Group’s property and equipment is estimated based on the period over which the asset is expected to be used. Such estimation is based on internal technical evaluation and experience with similar assets. The estimated useful life of each asset is reviewed periodically and updated if expectations differ from previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial obsolescence and legal or other limits on the use of the asset. It is possible, however, that future results of operations could be materially affected by changes in the amounts and timing of recorded expenses brought about by changes in the factors mentioned above. Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut. A change in the estimated useful life of any item of property and equipment would affect the recorded depreciation expense and decrease in the carrying values of these assets. Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 11. The carrying amounts of property and equipment and investment property are disclosed in Note 11. Taksiran Nilai Wajar Properti Investasi Estimated Investment Property’s Fair Value Dalam menentukan nilai wajar properti investasi, manajemen membuat penilaian menggunakan informasi yang tersedia dan bersifat publik dan nilai jual obyek pajak yang ditetapkan Pemerintah yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Informasi-informasi tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar properti investasi. Manajemen tidak menggunakan jasa penilai independen dalam menentukan nilai wajar properti investasi. Nilai tercatat properti investasi diungkapkan dalam Catatan 12. In determining investment property fair value, management makes judgments using any available public information and the tax object selling price (nilai jual obyek pajak) stated by the Government applicable at the date of the financial statements. That information would affect investment property fair value. There is no such an independent valuer in determining the investment property fair value. The carrying amounts of investment property are disclosed in Note 12. Liabilitas Imbalan Pasca Kerja Post-Employment Benefits Penentuan liabilitas imbalan pasca kerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan pasti ditangguhkan diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Nilai tercatat atas estimasi liabilitas imbalan kerja Grup diungkapkan dalam Catatan 16. The determination of post-employment benefits obligation is dependent on selection of certain assumptions used by actuaries in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rate and rate of salary increase. Actual results that differ from the Group’s assumptions in which effects are more than 10% of the defined benefit obligations are deferred and being amortized on a straight-line basis over the expected average remaining service years of the qualified employee. While the Group believes that its assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in the actual results or significant changes in the Group’s assumptions may materially affect its estimated liabilities for employee benefits and net employee benefits expense. The carrying amount of the Group’s estimated liabilities for employee benefits are shown in Note 16.
  • 73.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 24 - 9. INVESTASI PERUSAHAAN ASOSIASI 9. INVESTMENT IN ASSOCIATES Pada bulan Agustus 2010, Yayasan melakukan investasi pada PT Liem Seeng Tee, suatu perusahaan asosiasi, yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor umum, properti dan perdagangan dengan kepemilikan sebesar 25%. Mutasi investasi pada PT Liem Seeng Tee adalah sebagai berikut: In August 2010, the Foundation invested in PT Liem Seeng Tee, an associate company engaged in general contractor, real estate and trading services, with 25% of ownership interest. Changes in investment in PT Liem Seeng Tee are as follows: 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Nilai tercatat awal tahun 10.724.813.848 10.096.304.971 Carrying amount at beginning of year Uang muka modal disetor 375.000.000 - Advances for paid-up capital Bagian laba bersih entitas Equity in net income of associated asosiasi 363.381.639 628.508.877 company Nilai tercatat akhir tahun 11.463.195.487 10.724.813.848 Carrying amount at end of year 10. ASET KEUANGAN LAINNYA 10. OTHER FINANCIAL ASSETS Pada Bulan September 2011, PT Sampoerna Education, entitas anak, melakukan investasi pada PT Siswa Bangsa, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pendidikan sebesar Rp 20.000.000 dengan kepemilikan 1%. In September 2011, PT Sampoerna Education, a subsidiary, invested in PT Siswa Bangsa, a company engaged as education service provider amounting to Rp 20,000,000 with 1% of ownership interest. Pada tanggal 31 Desember 2013, manajemen PT Sampoerna Education beranggapan terdapat penurunan nilai untuk investasi terutama karena defisiensi modal dan ketidakmampuan PT Sampoerna Education untuk mendapatkan pendapatan yang memadai untuk operasionalnya. Maka kerugian penurunan nilai sejumlah Rp 20.000.000 telah dibebankan ke aktivitas tahun berjalan. As of December 31, 2013, the management of PT Sampoerna Education believes that there is impairment on this investment mainly due to capital deficiency and their inability to generate sufficient revenue for their operations. Accordingly, an impairment expense amounting to Rp 20,000,000 is charged to current activities. Pada tanggal 31 Desember 2013, aset keuangan lainnya merupakan dana di Bank Sahabat Sampoerna yang ditempatkan oleh PT Sampoerna Wirausaha (entitas anak). Dana ini merupakan dana yang belum disalurkan dari Pemberi pinjaman di Proyek Mekar. Penyaluran dana ini berdasarkan persetujuan Pemberi pinjaman berdasarkan proposal dari Rekan di Proyek Mekar. At December 31, 2013, the balance represents amounts placed in Bank Sahabat Sampoerna by PT Sampoerna Wirausaha (a subsidiary) which was received from lenders for the purpose of Mekar Project which not distributed yet. The distribution of these funds is based on Lender’s approval of the proposal submitted by the Partner of the Proyek Mekar. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 23 - Pengurus Yayasan berpendapat seluruh piutang lain- lain tersebut dapat ditagih, sehingga tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai. The executive management of the Foundation believes that all other receivables are collectible; hence no allowances for impairment losses were provided. 7. UANG MUKA 7. ADVANCES 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Aset lancar Current assets Tidak terikat 333.118.100 212.635.000 Unrestricted Terikat 331.819.000 657.175.600 Restricted Jumlah uang muka aset lancar 664.937.100 869.810.600 Total advances current assets Aset tidak lancar Noncurrent assets Tidak terikat Unrestricted PT Suryamas Duta Makmur 5.467.000.000 5.467.000.000 PT Suryamas Duta Makmur Lain-lain 246.013.255 285.291.240 Others Jumlah uang muka aset tidak lancar 5.713.013.255 5.752.291.240 Total advances noncurrent assets Uang muka yang dibayarkan kepada PT Suryamas Duta Makmur merupakan pembayaran pada tahun 2007 untuk pembelian sebidang tanah di Rancamaya. Pada tahun 2012, sebagian uang muka tersebut diselesaikan dengan penyerahan 6 unit rumah senilai Rp 3.355.000.000 (Catatan 12). Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, saldo uang muka pembelian tanah yang belum diselesaikan adalah sebesar Rp 5.467.000.000. Advance payment to PT Suryamas Duta Makmur pertains to payment in 2007 for the purchase of a parcel of land in Rancamaya. In 2012, part of this advance was settled through the transfer of 6 units of houses totaling Rp 3,355,000,000 (Note 12). As of December 31, 2013 and 2012, the remaining balance of the advance payment is Rp 5,467,000,000. 8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 8. PREPAID EXPENSES 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Sewa 3.026.260.910 1.170.392.738 Rent Jasa katering 2.105.155.777 - Catering services Asuransi 468.325.477 517.110.603 Insurance Lain-lain 650.389.364 251.978.644 Others Jumlah 6.250.131.528 1.939.481.985 Total
  • 74.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 26 - 12. PROPERTI INVESTASI 12. INVESTMENT PROPERTY Pada tahun 2012, properti investasi merupakan 6 unit rumah untuk dijual di Rancamaya senilai Rp 3.355.000.000 yang merupakan penyelesaian sebagian uang muka kepada PT Suryamas Duta Makmur Tbk. Selanjutnya, pada tahun yang sama, Yayasan menjual 1 unit rumah senilai Rp 366.000.000 dengan harga jual Rp 395.000.000. Keuntungan dari penjualan ini dicatat sebagai bagian dari penghasilan lain-lain - bersih. In 2012, investment property pertains to 6 units of houses for sale in Rancamaya totaling Rp 3.355.000.000 which is used as part of the settlement of an advance payment to PT Suryamas Duta Makmur Tbk. Furthermore, in 2012 the Foundation sold 1 house unit with a carrying value of Rp 366,000,000 with selling price of Rp 395,000,000. Gain from this sale is recorded as part of other earnings - net. Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, nilai tercatat sebesar Rp 2.989.000.000 mencerminkan nilai wajar properti investasi. As of December 31, 2013 and 2012, the carrying amount of Rp 2,989,000,000 represents the fair value of the investment property. 13. UANG JAMINAN 13. REFUNDABLE DEPOSITS Akun ini merupakan uang jaminan terkait dengan penyewaan gedung dan biaya-biaya keperluan lainnya di Mulia Business Park dan Sampoerna Strategic Square. This account represents refundable deposits related to building rental and utilities expenses in Mulia Business Park and Sampoerna Strategic Square. 14. UTANG 14. ACCOUNTS PAYABLE 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Pihak berelasi Related parties Koperasi Siswa Bangsa 1.887.786.502 351.977.364 Koperasi Siswa Bangsa Sentinel Development Limited 6.338.280.000 - Sentinel Development Limited Jumlah 8.226.066.502 351.977.364 Total Pihak ketiga Third parties Mikrobot Indonesia 588.332.800 - Mikrobot Indonesia PT. Panorama Tours Indonesia 584.294.556 907.790.464 PT. Panorama Tours Indonesia Dharmavolla Indonesia Perkasa 290.840.220 - Dharmavolla Indonesia Perkasa PT Mitra Teleinformatika Perkasa 275.689.339 - PT Mitra Teleinformatika Perkasa PT Inter Pariwara Global 262.973.520 227.605.728 PT Inter Pariwara Global PT Gagas Daya Imaji 259.686.000 - PT Gagas Daya Imaji Insight Asia 244.080.000 - Insight Asia PT Technoland Arya Utama 224.021.631 198.879.601 PT Technoland Arya Utama PT Serasi Autoraya 223.643.704 - PT Serasi Autoraya CV Melqisa Utama 202.960.000 - CV Melqisa Utama Zulkarnaen - 237.600.000 Zulkarnaen PT Media Nusantara Informasi - 218.863.636 PT Media Nusantara Informasi PT Kaltacitra Utama - 241.449.318 PT Kaltacitra Utama Lain-lain (dibawah Rp 200 juta) 2.779.084.639 4.721.859.057 Others (below Rp 200 million) Jumlah 5.935.606.409 6.754.047.804 Total YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 25 - 11. ASET TETAP 11. PROPERTY AND EQUIPMENT 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ December 31, 2013 Additions Deductions 2013 Rp Rp Rp Rp Biaya perolehan: At cost: Komputer 12.177.774.161 1.751.250.897 1.077.656.611 12.851.368.447 Computers Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor 11.280.859.477 1.243.171.741 1.274.330.183 11.249.701.035 equipment Kendaraan 153.550.000 - 153.550.000 - Vehicle Jumlah 23.612.183.638 2.994.422.638 2.505.536.794 24.101.069.482 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Komputer 8.740.534.018 1.308.185.999 1.062.256.000 8.986.464.017 Computers Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor 5.835.909.309 2.088.706.231 1.264.074.241 6.660.541.299 equipment Kendaraan 153.550.000 - 153.550.000 - Vehicle Jumlah 14.729.993.327 3.396.892.230 2.479.880.241 15.647.005.316 Total Nilai Tercatat 8.882.190.311 8.454.064.166 Net Carrying Value 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ December 31, 2012 Additions Deductions 2012 Rp Rp Rp Rp Biaya perolehan: At cost: Komputer 10.376.131.573 2.327.123.841 525.481.253 12.177.774.161 Computers Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor 7.102.906.172 4.494.656.550 316.703.245 11.280.859.477 equipment Kendaraan 153.550.000 - - 153.550.000 Vehicle Jumlah 17.632.587.745 6.821.780.391 842.184.498 23.612.183.638 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Komputer 7.911.596.766 1.328.697.943 499.760.691 8.740.534.018 Computers Perabot, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor 4.840.590.698 1.236.593.472 241.274.861 5.835.909.309 equipment Kendaraan 143.313.333 10.236.667 - 153.550.000 Vehicle Jumlah 12.895.500.797 2.575.528.082 741.035.552 14.729.993.327 Total Nilai Tercatat 4.737.086.948 8.882.190.311 Net Carrying Value Beban penyusutan dialokasikan pada: Depreciation expense was allocated to the following: 2013 2012 Rp Rp Beban dukungan program Program support expenses (Catatan 21) 1.731.064.474 1.705.088.961 (Note 21) Beban program non-beasiswa 1.665.827.756 870.439.121 Non-scholarship program expenses Jumlah 3.396.892.230 2.575.528.082 Total
  • 75.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 28 - berjalan adalah sebagai berikut: benefit obligation in the current year were as follows: 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Saldo awal kewajiban manfaat pasti 21.895.388.000 9.931.581.000 Beginning defined benefit obligation Biaya jasa kini 11.392.084.000 7.719.594.000 Current service cost Biaya bunga 1.091.868.000 645.669.000 Interest cost Biaya jasa lalu 682.369.000 2.400.362.000 Past service cost Ekspektasi pembayaran manfaat (83.868.000) (1.306.086.000) Expected benefit payment Keuntungan kurtailmen (150.841.000) - Gain on curtailment Transfer kewajiban (1.915.046.000) - Transfer of liabilities Kerugian (keuntungan) aktuarial (9.056.067.000) 2.504.268.000 Actuarial losses (gains) Saldo akhir kewajiban manfaat pasti 23.855.887.000 21.895.388.000 Ending defined benefit obligation Mutasi kewajiban bersih tahun berjalan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Movements in the net liability recognized in the consolidated statement of financial position are as follows: 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Saldo awal tahun 18.276.233.000 7.182.883.000 Beginning of the year Beban tahun berjalan 13.126.068.000 11.093.350.000 Amount charged to activities Pemindahan kewajiban (1.598.520.000) - Mutation of liabilities Pembayaran manfaat (83.868.000) - Benefit payments Saldo akhir tahun 29.719.913.000 18.276.233.000 End of the year Riwayat penyesuaian pengalaman adalah sebagai berikut: The history of experience adjustments is as follows: 31/12/2013 31/12/2012 31/12/2011 31/12/2010 31/12/2009 Rp Rp Rp Rp Rp Nilai kini kewajiban imbalan pasti (23,855,887,000) (21,895,388,000) (9,931,581,000) (5,820,961,000) (2,847,777,000) Present value of obligation Penyesuaian pengalaman liabilitas Experience adjustments on plan program 652,587,000 920,650,000 (836,406,000) 679,743,000 (104,166,000) liabilities Perhitungan imbalan pasca kerja dilakukan oleh aktuaris independen, PT Dayamandiri Dharmakonsilindo. Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria adalah sebagai berikut: The cost of providing post-employment benefits is calculated by independent actuary, PT Dayamandiri Dharmakonsilindo. The actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: 2013 2012 Tingkat diskonto 8.95% 6% Discount rate Tingkat kenaikan gaji 10% 10% Salary increment rate Tingkat kematian 100% CSO 1980 100% CSO 1980 Mortality rate Tingkat cacat 10% of Mortality Rate 10% of Mortality Rate Disability rate Tingkat pengunduran diri 2% for all age 2% for all age Resignation rate Umur pensiun normal 55 55 Normal retirement age 17. ASET NETO 17. NET ASSETS YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 27 - 15. UTANG PAJAK 15. TAXES PAYABLE 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Pajak Penghasilan Income Taxes Pasal 21 3.729.436.674 3.032.906.437 Article 21 Pasal 23 142.100.767 112.124.108 Article 23 Pasal 26 - 45.999.999 Article 26 Pasal 4(2) 285.805.667 226.039.292 Article 4(2) PPN jasa luar negeri 24.388.003 30.094.210 Offshore VAT Jumlah 4.181.731.111 3.447.164.046 Total 16. IMBALAN PASCA KERJA 16. POST-EMPLOYMENT BENEFITS Yayasan memberikan imbalan pasca kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Tidak ada pendanaan imbalan kerja yang disisihkan sampai dengan tanggal laporan posisi keuangan. Jumlah karyawan yang berhak diperhitungkan untuk imbalan pasca kerja tersebut adalah 332 orang pada tahun 2013 dan 246 orang pada tahun 2012. The Foundation provides post-employment benefits for its qualifying employees in accordance with Labor Law No. 13/2003. No funding of benefits has been made to date of financial statements. The number of the employees entitled to the benefits is 332 in 2013 and 246 in 2012. Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan aktivitas konsolidasian adalah sebagai berikut: Amount recognized in the consolidated statement of activities are as follows: 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Biaya jasa kini 11.392.084.000 7.719.594.000 Current service cost Biaya bunga 1.091.868.000 645.669.000 Interest costs Biaya jasa lalu 682.369.000 2.400.362.000 Past service cost Amortisasi biaya jasa lalu Amortization of unrecognized yang belum diakui 29.000 29.000 past service cost Keuntungan kurtailmen (125.910.000) - Gain on curtailment Amortisasi kerugian aktuarial 85.628.000 327.696.000 Amortization of actuarial losses Jumlah 13.126.068.000 11.093.350.000 Total Kewajiban imbalan pasca kerja yang termasuk dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: The amounts included in the consolidated statement of financial position are as follows: 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, December 31, 2013 2012 Rp Rp Nilai kini kewajiban 23.855.887.000 21.895.388.000 Present value of obligations Keuntungan (kerugian) aktuarial Unrecognized actuarial gains yang belum diakui 5.864.202.000 (3.618.950.000) (losses) Biaya jasa lalu yang belum diakui (176.000) (205.000) Unrecognized past service cost Kewajiban bersih 29.719.913.000 18.276.233.000 Net liability Mutasi nilai kini kewajiban manfaat pasti pada tahun Movements in the present value of the defined
  • 76.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 30 - 2013 2012 Rp Rp Terikat temporer Temporarily restricted Sampoerna Academy 46.107.061.493 39.007.465.712 Sampoerna Academy School Development Outreach 29.657.592.571 19.111.979.920 School Development Outreach Dana Siswa Bangsa 26.933.903.663 26.048.616.934 Dana Siswa Bangsa Universitas Siswa Bangsa Internasional 1.346.618.364 12.769.986.724 Universitas Siswa Bangsa Internasional Jumlah Beban Program Total Non-scholarship Program Non-beasiswa - Terikat Expenses - Temporary Temporer 104.045.176.091 96.938.049.290 Restricted Jumlah Beban Program Total Non-scholarship Non-beasiswa 255.282.215.076 195.161.367.963 Expenses Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) adalah sebuah universitas yang digagas dan dikembangkan oleh Yayasan, yang secara resmi telah didaftarkan dan beroperasi berdasarkan Surat Keputusan No. 66/E/03/2013 tanggal 15 Maret 2013 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. USBI memiliki 10 (sepuluh) program studi yang sebagian diantaranya merupakan transformasi dari Sampoerna School of Education (SSE) dan Sampoerna School of Business (SSB). Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) is a university initiated and developed by the Foundation, which was officially registered and operates based on Decision Letter No. 66/E/03/2013 dated March 15, 2013 from the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia. USBI has 10 (ten) study programs, some of which were transformed from Sampoerna School of Education (SSE) and Sampoerna School of Business (SSB). Sampoerna Academy Sampoerna Academy Sampoerna Academy merupakan program pendidikan yang bertujuan membangun model sekolah yang memberikan pendidikan berstandar internasional dengan menggabungkan kurikulum Cambridge, kurikulum nasional dan pendidikan di asrama. Program ini bertujuan untuk menciptakan calon pemimpin masa depan Indonesia yang memiliki kompetensi akademik dan non akademik, pandangan global dan integritas. Sampoerna Academy is an educational program whose objective is to build a school model that provides international standard education combining Cambridge curriculum, national curriculum and boarding education. The mission of the program is to develop Indonesian future leaders who have academic and non-academic competency, a global perspective, and integrity. School Development Outreach (SDO) School Development Outreach (SDO) Program School Development Outreach (SDO) dikembangkan oleh Yayasan sejak bulan Januari 2011. SDO bertujuan antara lain untuk meningkatkan mutu sekolah dan pendidikan Indonesia, dengan cara membantu mitranya memperkuat program CSR mereka. The School Development Outreach (SDO) program has been developed by the Foundation since January 2011. The objective of SDO, among others, is to improve the quality of schools and education in Indonesia by assisting its partners in strengthening their CSR programs. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 29 - Aset neto konsolidasian Grup dikelompokkan sebagai "Tidak Terikat" dan "Terikat Temporer”. Aset bersih “Tidak Terikat” adalah sebesar Rp 50,14 miliar dan Rp 59,99 miliar pada tahun 2013 dan 2012, dimana para donatur Yayasan tidak membatasi penggunaannya. Aset bersih “Terikat Temporer” sebesar Rp 91,36 miliar dan Rp 112,82 miliar pada tahun 2013 dan 2012, penggunaannya dibatasi untuk membiayai beasiswa sekolah dasar sampai dengan doktoral, program pemulihan pendidikan di daerah-daerah dan program peningkatan kualitas sekolah dan guru di Indonesia serta program bantuan pendidikan untuk membiayai kuliah dan biaya hidup dalam bentukan pinjaman lunak. The consolidated net assets of the Group are classified as “Unrestricted” and “Temporarily Restricted”. The use of “Unrestricted” net assets amounting to Rp 50.14 billion and Rp 59.99 billion in 2013 and 2012, respectively, does not have any restrictions from the donors. The use of “Temporarily Restricted” net assets amounting to Rp 91.36 billion and Rp 112.82 billion in 2013 and 2012, respectively, is restricted for funding scholarships for primary school up to post-graduate degrees, education recovery programs in several regions, and school and teacher quality improvement programs in Indonesia, as well as educational assistance programs to finance undergraduate students for tuition fees and living costs in the form of soft loans. 18. SUMBANGAN 18. CONTRIBUTIONS 2013 2012 Rp Rp Tidak Terikat Unrestricted Putera Sampoerna 147.215.060.000 124.468.500.000 Putera Sampoerna Terikat Temporer Temporarily Restricted PT Hanjaya Mandala PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk 54.723.192.714 48.090.000.000 Sampoerna Tbk Lain-lain 58.890.210.825 65.891.475.868 Others Jumlah Sumbangan Terikat Total Temporarily Restricted Temporer 113.613.403.539 113.981.475.868 Contributions Jumlah Sumbangan 260.828.463.539 238.449.975.868 Total Contributions 19. BEBAN PROGRAM NON-BEASISWA 19. NON-SCHOLARSHIP PROGRAMS EXPENSES Rincian beban berdasarkan program adalah sebagai berikut: The details of expenses by program are as follows: 2013 2012 Rp Rp Tidak terikat Unrestricted Universitas Siswa Bangsa Internasional 93.018.290.491 58.982.260.873 Universitas Siswa Bangsa Internasional Sampoerna Academy 36.980.916.749 24.503.692.063 Sampoerna Academy School Development Outreach 19.516.595.929 13.717.391.763 School Development Outreach Unit Penyaluran Zakat 1.721.235.816 759.952.863 Zakat Distribution Unit Penelitian dan pengembangan - 260.021.111 Research and development Jumlah Beban Program Total Non-scholarship Program Non-beasiswa - Tidak Terikat 151.237.038.985 98.223.318.673 Expenses - Unrestricted
  • 77.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 32 - 21. BEBAN DUKUNGAN PROGRAM 21. PROGRAM SUPPORT EXPENSES Akun ini merupakan beban tidak Iangsung yang timbul untuk mendukung program-program Yayasan. This account represents indirect expenses incurred to support the Foundation’s programs. Beban Dukungan Umum dan Program Beasiswa/ Administrasi/ Program Support General and Expenses for Jumlah/ Administrative Scholarship Total Rp Rp Rp Gaji dan tunjangan lainnya 55.214.600.704 587.075.885 55.801.676.589 Salaries and other allowances Iklan dan promosi 3.269.348.140 1.401.091 3.270.749.231 Advertising and promotion Honorarium tenaga ahli 5.176.766.966 - 5.176.766.966 Professional fees Sewa gedung dan biaya servis 4.987.208.072 - 4.987.208.072 Building rent and service charge Transportasi 2.001.556.017 7.265.000 2.008.821.017 Transportation Penyusutan 1.731.064.474 - 1.731.064.474 Depreciation Beban perjalanan 622.000.402 - 622.000.402 Traveling Asuransi 1.871.670.751 22.409.614 1.894.080.365 Insurance Penggalangan dana 3.575.640.229 - 3.575.640.229 Fund raising Lain-lain 5.301.212.195 339.349.801 5.640.561.996 Others Jumlah 83.751.067.950 957.501.391 84.708.569.341 Total 2013 Beban Dukungan Umum dan Program Beasiswa/ Administrasi/ Program Support General and Expenses for Jumlah/ Administrative Scholarship Total Rp Rp Rp Gaji dan tunjangan lainnya 42.728.363.833 760.647.429 43.489.011.262 Salaries and other allowances Iklan dan promosi 3.553.115.358 - 3.553.115.358 Advertising and promotion Honorarium tenaga ahli 5.277.357.232 - 5.277.357.232 Professional fees Sewa gedung dan biaya servis 4.224.292.681 - 4.224.292.681 Building rent and service charge Transportasi 2.808.022.970 15.935.605 2.823.958.575 Transportation Penyusutan 1.705.088.961 - 1.705.088.961 Depreciation Beban perjalanan 986.853.365 986.853.365 Traveling Asuransi 1.689.688.198 27.845.936 1.717.534.134 Insurance Lain-lain 4.524.912.986 121.189.611 4.646.102.597 Others Jumlah 67.497.695.584 925.618.581 68.423.314.165 Total 2012 22. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 22. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Sifat Hubungan Pihak Berelasi Nature of Relationship a. Putera Sampoerna adalah ketua Dewan Pembina. a. Putera Sampoerna is the chairperson of Board of Patrons. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 31 - Dana Siswa Bangsa Dana Siswa Bangsa Siswa Bangsa adalah mitra strategis Yayasan yang meluncurkan program “Dana Siswa Bangsa” yang merupakan program bantuan pendidikan dalam bentuk pinjaman lunak dan bertujuan untuk memberikan akses kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait dengan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan siswa berkualitas. Siswa Bangsa melakukan aktivitasnya dalam bentuk Koperasi Siswa Bangsa yang didirikan pada tahun 2010. Siswa Bangsa is a strategic partner of the Foundation that has launched a “Dana Siswa Bangsa” program which provides financial assistance in the form of soft loans, with the objective of providing access to all Indonesian people to obtain a high-quality education. Siswa Bangsa conducts its activities in the form of a cooperative, Koperasi Siswa Bangsa, which was established in 2010. 20. BEBAN PROGRAM BEASISWA 20. SCHOLARSHIP PROGRAMS EXPENSES Rincian akun ini berdasarkan program adalah sebagai berikut: The details of this account categorized by program are as follows: 2013 2012 Rp Rp Tidak Terikat Unrestricted Doktoral - 83.736.381 Post graduate Guru 1.488.300 157.432.335 Teacher scholarships Sekolah Menengah Atas 6.003.250 149.914.713 Senior high school Sarjana 100.270.223 455.424.154 Undergraduate Jumlah Beban Program Beasiswa - Total Scholarship Program Expenses - Tidak Terikat 107.761.773 846.507.583 Unrestricted Expenses Terikat Temporer Temporarily Restricted Doktoral 1.115.465.610 886.693.474 Post graduate Pasca Sarjana - 7.520.490 Graduate Sarjana 6.608.567.483 2.298.831.066 Undergraduate Guru 1.340.057.472 2.720.683.480 Teacher Scholarships Sekolah Menengah Atas 12.667.738.959 3.732.927.712 Senior high school Sekolah Menengah Pertama 21.590.000 18.340.000 Junior high school Sekolah Dasar 63.430.000 218.461.116 Elementary school Dukungan program 1.963.558.871 1.720.183.623 Program Support Jumlah Beban Program Beasiswa - Total Scholarship Program Expenses - Terikat Temporer 23.780.408.395 11.603.640.961 Temporary Restricted Jumlah Beban Program Beasiswa 23.888.170.168 12.450.148.544 Total Scholarship Expenses Beasiswa yang diberikan terdiri dari uang sekolah, buku-buku dan tunjangan-tunjangan serta biaya terkait lainnya. Scholarship provided consisted of tuition fees, books and allowances, and its related expenses.
  • 78.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 34 - b) Pada bulan Nopember 2008, Yayasan menandatangani perjanjian dengan Mobil Cepu Ltd. untuk menjalankan program ‘Adopt a Teacher’, Peningkatan Profesionalisme Guru dan Kepala Sekolah, serta Program Master Teacher dan Studi Banding. Yayasan akan menjalankan program sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan dalam proposal program. Program ini akan berakhir pada bulan September 2016. b) In November 2008, the Foundation entered into an agreement with Mobil Cepu Ltd. to initiate the ‘Adopt a Teacher’ program, the Teacher and Headmaster Professionalism Improvement Program and Master Teacher, and the Comparative Study Program. The Foundation will manage the programs in accordance with the mechanism provided in the program proposal. This program will expire in September 2016. c) Pada bulan Januari 2009, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk menjalankan program Sampoerna Academy. Program ini meliputi pengelolaan, pelaksanaan, dan pendanaan program di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan dalam perjanjian kerjasama. Program ini berakhir setelah 3 tahun setelah tanggal perjanjian ini ditandatangani. Pada bulan Agustus 2012, program ini diperpanjang untuk 3 tahun berikutnya. c) In January 2009, the Foundation entered into an agreement with the South Sumatra Provincial Education Service to implement the Sampoerna Academy program. This program includes the management, implementation and funding program at SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) in South Sumatra in accordance with the mechanism provided in the cooperation agreement. This program expires three years after the date of the agreement was signed. In August 2012, this program was extended for another three years. d) Pada bulan Pebruari 2009, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Dinas Pendidikan kota Malang untuk menjalankan program Sampoerna Academy. Program ini meliputi pengelolaan, pelaksanaan, dan pendanaan program di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) sesuai dengan mekanisme yang di syaratkan dalam perjanjian kerjasama. Program ini akan berakhir setelah 3 tahun setelah tanggal perjanjian ditanda tangani. Pada bulan Oktober 2010, jangka waktu program ini di revisi menjadi 5 tahun. d) In February 2009, the Foundation entered into an agreement with the Malang City Education Service to implement the Sampoerna Academy program. This program includes the management, implementation and funding of a program at SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) in Malang, East Java in accordance with the mechanism provided under the agreement. This program will expire three years after the date the agreement was signed. In October 2010, the term of this program was revised to five years. e) Pada tahun 2010, Yayasan menandatangani perjanjian dengan PT Indika Energy Tbk untuk menjalankan program beasiswa. Program ini bertujuan untuk menyediakan 20 beasiswa program sarjana putera-puteri anggota kepolisian Kalimantan Timur dan anggota kepolisian Kalimantan Timur yang berprestasi. e) In 2010, the Foundation entered into an agreement with PT Indika Energy Tbk to initiate a scholarship program. The objective of this program is to provide 20 undergraduate scholarships for the children of police officers in East Kalimantan and also the police officers in East Kalimantan with good performance. f) Pada bulan Maret 2011, Yayasan menandatangani perjanjian dengan BP Berau Ltd Indonesia untuk menjalankan program beasiswa “BP Indonesia Scholarship”. Yayasan akan menjalankan program sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan dalam proposal program. Program ini akan berakhir 4 tahun setelah tanggal pelaksanaan. f) In March 2011, the Foundation entered into an agreement with BP Berau Ltd Indonesia to initiate a scholarship program called “BP Indonesia Scholarship”. The Foundation shall manage the program in accordance with the mechanism provided in the program proposal. This program will expire 4 years after the date of execution. g) Pada bulan Agustus 2011, Yayasan menandatangani perjanjian dengan CIMB Niaga untuk menyelenggarakan program pemberian Bantuan Pendidikan bagi beberapa siswa-siswi yang bersekolah di SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy). Program ini meliputi bantuan pendidikan untuk biaya hidup maupun biaya yang terkait dengan kegiatan belajar mengajar. Program ini akan berakhir 3 tahun setelah tanggal pelaksanaan. g) In August 2011, the Foundation entered into an agreement with CIMB Niaga to perform Fund Assistance program for some students of SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy). This program included fund assistance to cover both cost of living and education cost of the students. This program will expire 3 years after the date of execution. YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 33 - b. PT Liem Seeng Tee merupakan entitas asosiasi Yayasan. b. PT Liem Seeng Tee is an associate entity of the Foundation. c. Pihak berelasi yang merupakan bagian dari Grup Yayasan: c. Related parties which are part of the Foundation’s Group: − PT Siswa Bangsa − Koperasi Siswa Bangsa − PT Siswa Bangsa − Koperasi Siswa Bangsa − Koperasi Sahabat Wanita − Koperasi Sahabat Wanita − Yayasan Sahabat Wanita − Yayasan Sahabat Wanita − Sampoerna Foundation (Singapore) Pte. Ltd. − Sentinel Development Limited − Sampoerna Foundation (Singapore) Pte. Ltd. − Sentinel Development Limited Transaksi Pihak-pihak Berelasi Transactions with Related Parties a) Yayasan menerima sumbangan tidak terikat dari Putera Sampoerna sebesar Rp 147,22 milyar dan Rp 124,47 milyar masing-masing pada tahun 2013 dan 2012 (Catatan 18). a) The Foundation received unrestricted donations from Putera Sampoerna amounting to Rp 147.22 billion and Rp 124.47 billion in 2013 and 2012, respectively (Note 18). b) Pada tahun 2013 dan 2012, Yayasan menyalurkan Dana Siswa Bangsa melalui Koperasi Siswa Bangsa sebesar Rp 26,93 milyar dan Rp 26,05 milyar yang dicatat sebagai bagian beban program non-beasiswa (Catatan 19). b) In 2013 and 2012, the Foundation distributed donations for Dana Siswa Bangsa through Koperasi Siswa Bangsa amounting to Rp 26.93 billion and Rp 26.05 billion, respectively, which was recorded as part of non-scholarship programs expenses (Note 19). c) Yayasan melakukan pembayaran beban untuk kepentingan pihak berelasi dan sebaliknya. Pada tanggal pelaporan, saldo dicatat sebagai piutang lain-lain dan hutang lain-lain kepada pihak berelasi. c) The Foundation paid expenses on behalf of its related parties and vice versa. At reporting date, the balance is recorded as other accounts receivable from and accounts payable to related parties. d) Grup memberikan manfaat kepada manajemen kunci dari Grup dalam bentuk manfaat jangka pendek sebesar Rp 5,3 miliar dan Rp 7,7 miliar pada tahun 2013 dan 2012. d) The Group provides benefits to the key management of Group in the form of short-term benefits amounting to Rp 5.3 billion and Rp 7.7 billion in 2013 and 2012, respectively. 23. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING 23. SIGNIFICANT AGREEMENTS a) Pada bulan Juni 2007, Yayasan menandatangani perjanjian dengan Inter Community Welfare Foundation, Malaysia untuk menjalankan program “Beasiswa Astro Asih”. Program ini menyediakan beasiswa untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan mahasiswa program sarjana di Bali. Yayasan akan menjalankan program sesuai dengan mekanisme yang disyaratkan dalam proposal program. Program ini akan berakhir sembilan tahun sejak tanggal penyelenggaraan. Proses seleksi akan diadakan selama lima tahun pertama program. Sisa empat tahun akan dialokasikan untuk mengawasi kelanjutan program sampai angkatan terakhir dari penerima beasiswa yang lulus pada akhir tahun kesembilan. a) In June 2007, the Foundation entered into an agreement with Inter Community Welfare Foundation, Malaysia to initiate a program called “Beasiswa Astro Asih”. This program provides scholarships for high school and undergraduate students in Bali. The Foundation will manage the program in accordance with the mechanism provided in the program proposal. This program will be terminated nine years from the date of execution. The selection process will be conducted during the first five years of the program. The remaining four years will be allocated for monitoring the progress of the program until the last batch of scholars graduates at the end of the ninth year.
  • 79.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 36 - 25. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT, OBJECTIVES AND POLICIES Risiko utama yang timbul dimiliki Grup pada keadaan operasi normal adalah risiko likuiditas dan risiko mata uang. The main risks arising from the Group in the normal course of business are liquidity risk and foreign currency risk. Risiko Likuiditas Liquidity Risk Risiko likuiditas timbul dari kemungkinan Grup akan menghadapi kesulitan untuk memenuhi kewajiban- kewajiban dan komitmen lainnya, ketika kewajiban tersebut jatuh tempo. Risiko likuiditas ini dapat dikategorikan sebagai minim karena Grup hanya memberikan komitmen jika Grup telah memperoleh persetujuan dan komitmen dari para pemberi sumbangan. Liquidity risk arises from the possibility that the Group will encounter difficulty to meet obligations and associated commitments as they become due. The liquidity risk should be at a minimum since all commitments are made after approvals and grant commitments are obtained from donors. Tabel berikut merinci ekspektasi jatuh tempo untuk instrumen keuangan Grup. Dicantumkannya informasi instrumen keuangan diperlukan dalam rangka untuk memahami manajemen risiko likuiditas Grup dimana likuiditas dikelola atas dasar aset dan liabilitas bersih. The following table details the Group’s expected maturity for its financial instruments. The inclusion of information on financial instruments is necessary in order to understand the Group liquidity risk management as the liquidity is managed on a net asset and liability basis. Tiga bulan Lebih dari atau kurang/ satu tahun/ Three months or More than Jumlah/ less one year Total Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 125.361.892.893 - 125.361.892.893 Cash and cash equivalents Piutang lain-lain 29.263.597.129 - 29.263.597.129 Other accounts receivable Aset keuangan lainnya 229.973.918 - 229.973.918 Other financial asset Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Assets Uang jaminan - 4.972.427.566 4.972.427.566 Refundable deposits Jumlah Aset Keuangan 154.855.463.940 4.972.427.566 159.827.891.506 Total Financial Assets Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang 14.161.672.911 - 14.161.672.911 Accounts payable Utang lain-lain 2.452.474.245 - 2.452.474.245 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar 3.848.544.627 - 3.848.544.627 Accrued expenses Jumlah Liabilitas Keuangan 20.462.691.783 - 20.462.691.783 Total Financial Liabilities 31 Desember/December 31, 2013 Tiga bulan Lebih dari atau kurang/ satu tahun/ Three months or More than Jumlah/ less one year Total Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 144.372.703.555 - 144.372.703.555 Cash and cash equivalents Piutang lain-lain 27.845.451.655 - 27.845.451.655 Other accounts receivable Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Assets Aset keuangan lainnya - tidak lancar - 20.000.000 20.000.000 Other financial asset - noncurrent Uang jaminan - 2.707.141.110 2.707.141.110 Refundable deposits Jumlah Aset Keuangan 172.218.155.210 2.727.141.110 174.945.296.320 Total Financial Assets Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang 7.106.025.168 - 7.106.025.168 Accounts payable Utang lain-lain 15.023.089 - 15.023.089 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar 4.845.065.051 - 4.845.065.051 Accrued expenses Jumlah Liabilitas Keuangan 11.966.113.308 - 11.966.113.308 Total Financial Liabilities 31 Desember/December 31, 2012 YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 35 - h) Pada bulan Maret 2012, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Trakindo untuk menjalankan program pengembangan kualitas pendidikan di 17 kota. Program ini telah berakhir pada bulan November 2013. h) In March 2012, the Foundation entered into an agreement with PT Trakindo to implement an education quality improvement program in 17 cities. This program has terminated in November 2013. i) Pada bulan Maret 2012, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Mandiri Tbk untuk menjalankan program pengembangan profesional guru di Denpasar. i) In March 2012, the Foundation engaged into an agreement with PT Mandiri Tbk to implement teacher professional development program in Denpasar. j) Pada bulan Juli 2012, Yayasan menjalani perjanjian kerjasama dengan PT Mustika Sembuluh menjalankan kegiatan analisis kebutuhan pendidikan untuk daerah perkebunannya. j) In July 2012, the Foundation entered into an agreement with PT Mustika Sembuluh to conduct an analysis on education needs in their plantation area. k) Pada bulan April 2013, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Daerah Bintuni untuk menjalankan program pengembangan kualitas pendidikan dan pengembangan komunitas pendidikan di Tanah Merah Baru – Papua Barat. k) In April 2013, the Foundation entered into an agreement with the local government of Bintuni to implement an education quality improvement and education community development program in Tanah Merah Baru – West Papua. l) Pada bulan Oktober 2013, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Sampoerna Agro Tbk untuk menjalankan program pengembangan sekolah dan peningkatan kualitas tenaga pendidik. l) In October 2013, the Foundation entered into an agreement with PT Sampoerna Agro Tbk to implement school development and education quality improvement programs. m) Di tahun 2013, Yayasan menandatangani perjanjian kerjasama program bantuan pendidikan dengan Mobil Cepu Ltd. untuk menyalurkan dana beasiswa kepada siswa- siswi yang berasal dari area operasional Mobil Cepu Ltd. Program ini akan berlangsung sampai tahun 2017. m) In 2013, the Foundation entered into a cooperation agreement with Mobil Cepu Ltd. whereby the Foundation will disburse the scholarship fund to students from Mobil Cepu Ltd.’s operational area. This program will continue until 2017. 24. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN 24. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL INSTRUMENTS Pinjaman yang Liabilitas pada Pinjaman yang Liabilitas pada diberikan Tersedia biaya perolehan diberikan Tersedia biaya perolehan dan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/ dan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/ Loans and Available-for- Liabilities at Loans and Available-for- Liabilities at receivables sale amortized cost receivables sale amortized cost Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 125.361.892.893 - - 144.372.703.555 - - Cash and cash equivalents Piutang lain-lain 29.263.597.129 - - 27.845.451.655 - - Other accounts receivable Aset keuangan lainnya 229.973.918 - - - - - Other financial asset Aset Keuangan Tidak Lancar Noncurrent Financial Asset Aset keuangan lainnya - Other financial asset - tidak lancar - - - - 20.000.000 - noncurrent Uang jaminan 4.972.427.566 - - 2.707.141.110 - - Refundable deposits Jumlah Aset Keuangan 159.827.891.506 - - 174.925.296.320 20.000.000 - Total Financial Assets Liabilitas Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang - - 14.161.672.911 - - 7.106.025.168 Accounts payable Utang lain-lain - - 2.452.474.245 - - 15.023.089 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar - - 3.848.544.627 - - 4.845.065.051 Accrued expenses Jumlah Liabilitas Keuangan - - 20.462.691.783 - - 11.966.113.308 Total Financial Liabilities 31 Desember/December 31, 2013 31 Desember/December 31, 2012
  • 80.
    YAYASAN PUTERA SAMPOERNADAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 37 - Risiko Mata Uang Asing Foreign Currency Risk Grup memiliki eksposur yang minimal terhadap risiko nilai tukar mata uang asing mengingat mata uang fungsional dan pelaporan Grup adalah Rupiah. Eksposur tersebut timbul pada transaksi dalam mata uang selain Rupiah Indonesia. The Group has minimal foreign currency risk exposure considering that the functional and reporting currency of the Group is Indonesian Rupiah. Such exposure arises when the transaction is denominated in currencies other than Indonesian Rupiah. Grup terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing atas salso bank dalam US Dollar. Grup mengurangi risiko ini dengan memantau fluktuasi nilai tukar dan, dalam hal terjadi fluktuasi yang tajam, dengan menjaga kecukupan dana dalam Rupiah Indonesia untuk melaksanakan kegiatannya. The Group is exposed to the effect of foreign currency exchange rate fluctuation from its cash in banks which are in US Dollar. The Group mitigates this risk exposure by monitoring foreign exchange fluctuation and, in the event of sharp fluctuation, by maintaining sufficient fund in Indonesian Rupiah for conduct its activities. Tabel berikut merinci sensitivitas Grup terhadap peningkatan dan penurunan nilai tukar Rupiah Indonesia terhadap US Dollar pada poin tertentu. Poin ini merupakan penilaian manajemen terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar valuta asing. Analisis sensitivitas hanya mencakup item mata uang asing moneter yang ada dan menyesuaikan translasinya pada akhir periode untuk suatu poin tertentu dalam nilai tukar mata uang US Dollar. Jumlah positif di bawah ini menunjukkan peningkatan laba jika Rupiah Indonesia melemah sebanyak 100 poin terhadap mata uang US Dollar. Untuk penguatan suatu poin tertentu dari Rupiah Indonesia terhadap mata uang US Dollar akan ada dampak yang dapat dibandingkan pada laba, dan saldo di bawah ini akan menjadi negatif. The following table details the Group’s sensitivity to a certain point of increase and decrease in Indonesian Rupiah against US Dollar. This point represents management's assessment of the reasonably possible change in foreign exchange rates. The sensitivity analysis includes only outstanding foreign currency denominated monetary items and adjusts their translation at the period end for a certain point change in foreign currency rates. A positive number below indicates an increase in profit before tax if the Indonesian Rupiah weakening in a 100 basis points against US Dollar. For certain point strengthens of the Indonesian Rupiah against US Dollar, there would be a comparable impact on the profit, and the balance below would be negative. Rp weakening Rp strengthening Rp weakening Rp strengthening 100 basis points 100 basis points 100 basis points 100 basis points to USD to USD to USD to USD Profit (loss) in Rp 381.320.741 (383.829.855) 205.262.414 (205.262.414) Laba (rugi) dalam Rupiah 2013 2012 Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments Dikarenakan sifat transaksi yang tergolong jangka pendek, maka nilai wajar dari instrumen keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi mendekati jumlah tercatat pada akhir tahun. Due to the short term nature of transactions, the fair value of the Group financial instruments carried at amortized cost approximates the carrying amounts at the end of the year. 26. AKTIVITAS INVESTASI NON KAS 26. NON-CASH INVESTING ACTIVITY 2013 2012 Rp Rp Perolehan properti investasi melalui The acquisition of investment property uang muka - 3.355.000.000 by means of advances YAYASAN PUTERA SAMPOERNA DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2013 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) YAYASAN PUTERA SAMPOERNA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2013 AND FOR THE YEAR THEN ENDED (Continued) - 38 - 27. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 27. MANAGEMENT RESPONSIBILITY AND APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian dari halaman 3 sampai 38 merupakan tanggung jawab manejemen, dan telah disetujui oleh Pengurus untuk diterbitkan pada tanggal 9 April 2014. The preparation and fair presentation of the consolidated financial statements on pages 3 to 38 were the responsibilities of the management, and were approved by the Executives and authorized for issue on April 9, 2014. **********
  • 81.
    This publication isprinted on New Age Soft White 105gr Acid Free, 100% Elemental Chlorine Free Pulp Product, Environmental Management System, FSC Cert. No.: SGS-COC-2736www.fsc.org Certificate No. ID07/0960