Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 4 2013

1,777 views

Published on

Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 4 2013

Published in: Business
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 4 2013

  1. 1. QUARTERLY 4th Quarter REPORT 2013 Women Empowerment Entrepreneurship Compassionate Relief Education page page page page Siswa Bangsa Education Ecosystem In a world that grows increasingly smaller and borderless, Putera Sampoerna Foundation counts itself among those seeking to put the nation on equal footing with all the other global citizens. It strives to do so by implementing its Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE), a unique multi-entry, multi-exit education and career pathway. It believes that the key to “Economic Progress Through Social Transformation” lies within the heart of the SBEE -- an ecosytem comprising Akademi Siswa Bangsa Internasional, a preparatory boarding high school; Universitas Siswa Bangsa Internasional, a think local - grow global university; and Koperasi Siswa Bangsa, a professional student-owned cooperative that makes it all possible. www.asbi.sch.id www.usbi.ac.id www.siswabangsa.org SINDO Goes to ASBI 10 Let Us Start Planting 30 ITB Contributes in Nation BAK Held Qurban Plus Program Putera Sampoerna Foundation 32 34 Vegetables and Crops Building Through Small during Eid-al-Adha Sampoerna Strategic Square, North Tower 27th floor Business Support Jl. Jenderal Sudirman Kav. 45 Jakarta 12930, Indonesia T. +62 21 577 2340 F. +62 21 577 2341 E. info@sampoernafoundation.org W. www.sampoernafoundation.org @psfoundation Sampoerna Foundation Your Pathway to Leadership. Find out more from our websites. CLOSING THE GAP A Putera Sampoerna Foundation Initiative
  2. 2. TABLE OF CONTENTS MESSAGE FROM THE MANAGING DIRECTOR Message from The Managing Director Sambutan dari Direktur Pelaksana Main Story Designing Higher Education for a Sustainable Economy Merancang Pendidikan Tinggi untuk Kestabilan Ekonomi 3 4 Make A Difference Sampoerna Agro Takes Part in Improving Access to the Quality Education of Primary Schools in South Sumatera Sampoerna Agro Bantu Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar di Sumatera Selatan 6 8 The Four Pillars Women Empowerment Let Us Start Planting Vegetables and Crops Mari Bersama Menanam Sayuran dan Palawija 30 32 34 36 38 42 46 48 49 Education SINDO Goes to ASBI SINDO Berkunjung ke ASBI 10 Entrepreneurship ITB Contributes in Nation Building Through Small Business Support ITB Berkontribusi pada Pembangunan Bangsa melalui Usaha Kecil Compassionate Relief BAK Held Qurban Plus Program during Eid-al-Adha BAK Mengadakan Program Qurban Plus selama Idul Adha Our Synergy Gallery New Partners Friends of PSF Our Partners Financial Highlights Cover photographed by: Putera Sampoerna Foundation Upholding Our Pathway to Leadership beyond Education Putera Sampoerna Foundation (PSF) was founded in 2001 as a philanthropic organization that granted scholarships to underprivileged youth. Since then, it has expanded its programs to include initiatives that improve the quality of education in Indonesia, carrying out programs for school and teacher development, and student financing for higher education. In 2010, PSF transitioned into a social business institution to attain sustainability and tap a wider spectrum of recipients. More initiatives were directed towards a more viable and internationally competitive Indonesia. The four pillars philosophy represents a natural progression of PSF’s commitment to scale up economic progress through social transformation. And with its partners, PSF will be able to build the foundation for a dynamic, peaceful, and prosperous Indonesia. PSF is the first non-profit organization to receive the ISO 9001:2008 certificate for standardized quality management systems, a reflection of its strive to excellence, professionalism and transparency. Menegakkan Jalur Kepemimpinan Melalui Pendidikan Putera Sampoerna Foundation (PSF) didirikan pada tahun 2001 sebagai organisasi filantropi yang memberikan beasiswa kepada remaja kurang mampu. Kemudian, berbagai program dikembangkan, termasuk inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, melaksanakan berbagai program untuk pengembangan kualitas pengajar dan sekolah, dan pembiayaan bagi siswa di pendidikan yang lebih tinggi. Di tahun 2010, PSF bertransformasi menjadi institusi bisnis sosial untuk menggapai sistem berkelanjutan dan meraih cakupan calon penerima yang lebih luas. Berbagai inisiatif semakin terarah pada Indonesia yang lebih layak dan berdaya saing internasional. Filosofi empat pilar mewakili perkembangan alami komitmen PSF untuk meningkatkan kemajuan ekonomi melalui transformasi sosial. Dengan para mitra, PSF mampu membangun fondasi untuk Indonesia dinamis, aman dan sejahtera. PSF adalah organisasi nirlaba pertama yang menerima sertifikat ISO 9001:2008 untuk standarisasi sistem manajemen mutu, sebuah cerminan perjuangan untuk keunggulan, profesionalisme dan transparansi. Mencetak SDM Terampil dalam Perkembangan Ekonomi dan Sosial Perkembangan ekonomi dan sosial adalah faktor penentu dalam arah perjalanan sebuah bangsa. Salah satu kunci penting dalam perkembangan tersebut adalah tersedianya para individu terampil. Dalam satu dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia nyaman bergerak dalam rentang empat sampai tujuh persen. Di tengah perayaan atas prestasi yang membanggakan ini, beberapa publikasi melaporkan bahwa Indonesia kekurangan pekerja terampil. Jika dibiarkan, hal ini dapat menghambat perkembangan Indonesia di masa depan. Untuk mengatasinya, tenaga pendidik berperan penting untuk mencetak anak-anak bangsa berkualitas dan berkarakter, yakni para siswa yang tidak belajar secara sembarangan dan para guru yang tidak mengajar dengan asal-asalan. Langkah ini harus didukung dengan sistem pendidikan khusus agar dapat memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Dengan dukungan tersebut, Indonesia dapat mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di area global, yaitu para intelektual dengan pemikiran-pemikirannya yang inovatif tanpa menelantarkan tradisi luhurnya. Modal inilah yang akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Creating Talents for Economic and Social Development Economic and social development is a determining factor in the course of a nation. One of the important keys thereto is the availability of competent talents. Within a decade, Indonesia’s economic growth surfs between four and seven percent. In the glory of this remarkable achievement, however, a number of publications report that Indonesian leaves a talent gap for skillful workers demand. If the inaction continues, Indonesia’s development would stop. In order to overcome the shortage, education professionals play an important role for imbuing good nature and moral principles into Indonesian minds where students and teachers aim for the best. This approach can only be adopted in support of an education system designated to meet the future’s needs. With that foundation, Indonesia will be able to generate graduates with global competency, namely the intellectuals who are not only fulled with passionate longings for innovative ideas but also traditional values. Through this investment, Indonesia will arrive at the Prosperous Land. Nenny Soemawinata Managing Director Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 02 03
  3. 3. “Serious talent shortages to decay the promising scenario for Indonesia.” Source: www.worldvision.com.au MAIN STORY Merancang Pendidikan Tinggi untuk Kestabilan Ekonomi Oleh Said Irandoust The Jakarta Post Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengesankan dalam satu dekade terakhir membuat para pakar memprediksi bahwa perkembangan ini akan terus berlanjut hingga satu abad mendatang. Mengamati tren saat ini dan sebelumnya, perekonomian Indonesia kemungkinan besar akan masuk ke dalam daftar 15 Negara dengan Ekonomi Terbesar di Dunia dalam satu dekade berikutnya. Namun demikian, kurangnya pekerja terampil yang tersedia saat ini dianggap dapat merusak skenario positif dan menjanjikan ini. Tantangan-tantangan tersebut terlihat jelas dengan banyaknya perusahaan yang terpaksa mengabaikan risiko tersebut sehingga memperlambat upaya ekspansi usaha mereka. Lain hal apabila perusahaan-perusahaan ini dapat merekrut, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia yang kompeten. Saat ini, hanya sedikit lulusan Indonesia yang berhasil memenuhi syarat untuk menempati posisi yang tersedia di pasar kerja. Ketidakcocokan antara keterampilan yang ada dengan kebutuhan pasar merupakan kendala utama dalam memajukan pertumbuhan ekonomi Indonesia Designing Higher Education for a Sustainable Economy By Said Irandoust, The Jakarta Post Indonesia’s impressive economic growth in the last decade has many pundits predicting that the country’s rise will last well into the current century. Judging by past and current trends, Indonesia’s economy is likely to break into the top 15 in the world in the next decade. Serious talent shortages, however, threaten to undermine this positive and promising scenario for Indonesia. The challenges are obvious and many companies risk being left behind by being forced to decelerate their expansion plans unless they can recruit, develop and retain competent human resources. Few of today’s graduates in Indonesia are sufficiently qualified for the positions available in the job market. Skill mismatching is a major obstacle to furthering Indonesia’s economic growth. The crux of the problem arises from the fact that Indonesia is not producing enough graduates to fulfill the requirements of competent human resources, whether in the manufacturing or in the services sector. Only 22 percent of the college-age population is currently enrolled in a college in Indonesia, a lower Inti masalah muncul dari kenyataan pahit bahwa Indonesia belum dapat menghasilkan banyak lulusan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten, baik di bidang manufaktur maupun jasa. Faktanya, hanya 22 persen penduduk Indonesia dalam usia sekolah yang terdaftar di perguruan tinggi. Kecuali India, persentase ini lebih rendah dibanding negara anggota BRIC lainnya. Penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu unsur utama dalam menerapkan strategi percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025. Rencana besar tersebut menekankan bahwa motor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam era ekonomi berbasis pengetahuan saat ini sangat bergantung pada kapitalisasi penemuan. Di Indonesia, tidak terhitung para profesional pintar, cerdas, dan gesit yang dinilai oleh berbagai pihak sebagai komoditas paling diminati. Para mahasiswa Indonesia kini berlomba-lomba menembus batas negara demi peluang memperoleh pendidikan kelas dunia di negara-negara yang lebih makmur. Untuk memenuhi semua tantangan ini, Indonesia harus segera memperbaiki sistem pendidikan tingginya. Indonesia tidak hanya perlu menerapkan model belajar-mengajar baru, tetapi juga jenis universitas baru yang berorientasi pada bidang profesi sehingga dapat menjadi pilihan utama bagi para profesional dalam mengembangkan dan meningkatkan karir mereka. Hal ini juga akan bermanfaat bagi para pengusaha yang menginginkan tenaga kerja lebih kreatif dan terampil dalam dunia kerja dewasa ini. Tujuan utama pendidikan tinggi adalah meluluskan para intelektual yang terbuka terhadap ide-ide baru, menjunjung kebebasan berbicara, rasa hormat, kecintaan terhadap kebenaran, kejujuran, keberanian, keadilan, dan kebijaksanaan. Memasuki tahap ekonomi berbasis inovasi, Indonesia perlu meningkatkan sumber daya manusia yang mampu menguasai sains dan teknologi. Ini adalah momen paling tepat untuk mendidik generasi cerdas berikutnya yang sesuai dengan cita-cita pembangunan berkelanjutan demi Indonesia sejahtera. Ini adalah masa depan yang sepantasnya Indonesia tuju. Sumber: www.thejakartapost.com percentage than in all of the BRIC nations except India. Strengthening human resource capacity is one of the main elements in the implementation strategy of the Indonesian master plan for the acceleration and expansion of Indonesian economic development for 2011-2025. The master plan highlights that in the era of the knowledge-based economy, the engine of economic growth depends heavily on the capitalization of inventions. In Indonesia, countless smart, savvy, mobile professionals are now on the move as highly sought-after commodities. Indonesian university students are now sprinting beyond their own country’s borders in search of world-class educational opportunities in richer countries. To meet all these challenges, Indonesia needs to get its higher education right as soon as possible. Indonesia also needs to urgently put in place a new type of teaching and learning, a new type of university with strong orientation toward professions with the aim to be a first choice for professionals who want to further develop and enhance their careers, and for employers who want a more creative and skilled workforce in the modern professional world. The ultimate goal for the higher-education sector should be to produce graduates with strong intellectual virtues such as openness to new ideas, freedom of speech, respect, love of truth, honesty, courage, fairness and wisdom. The improvement of human capital mastering science and technology is urgently needed when Indonesia enters the innovation-driven economic stage. This is the historical moment to educate the next, smartest generation that is fit for the purpose of sustainable development for a prosperous Indonesia. This is what the future of Indonesia deserves. Source: www.thejakartapost.com Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 04 05
  4. 4. MAKE A DIFFERENCE Sampoerna Agro Bantu Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar di Sumatera Selatan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, 19 Desember 2013–Pada hari ini, PT Sampoerna Agro Tbk melalui School Development Outreach, sebuah penyedia layanan pengembangan pendidikan dari Putera Sampoerna Foundation (PSF), melaksanakan acara serah terima Sekolah Inti SDN 2 Balian Pemekaran dan Sekolah Satelit SDN 2 Balian Tongkang yang sudah direnovasi, kepada pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan renovasi yang sudah dilaksanakan oleh PT Sampoerna Agro Tbk meliputi renovasi gedung sekolah, penambahan tiga ruang kelas dan pembuatan sumur yang dapat mengeluarkan air di segala cuaca di masing-masing sekolah. PT Sampoerna Agro Tbk juga menambah fasilitas berupa perpustakaan untuk Sekolah Inti dan ruang guru untuk kedua sekolah. Sejalan dengan proyek tersebut, PT Sampoerna Agro Tbk juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan lokakarya, pelatihan dan pendampingan untuk sejumlah guru dan kedua kepala sekolah. Kegiatan lokakarya yang dilaksanakan meliputi Manajemen Sekolah dan Profesionalisme Guru. “Usaha untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil dilakukan secara berkesinambungan. Melalui kerja sama dengan PT Sampoerna Agro Tbk, kami yakin bahwa semakin banyak anak Indonesia di daerah terpencil yang bisa memperoleh pendidikan berkualitas demi menciptakan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era globalisasi. Bersama-sama kita membuat perubahan,” tutup Ari Kunwidodo, Direktur PSF. Sampoerna Agro Takes Part in Improving Access to the Quality Education of Primary Schools in South Sumatera Ogan Komering Ilir, South Sumatera, 19 December 2013 – PT Sampoerna Agro Tbk through School Development Outreach, a service provider in education improvement from Putera Sampoerna Foundation (PSF), conducted a handover ceremony of the renovated SDN 2 Balian Pemekaran as the Main School and SDN 2 Balian Tongkang as the Satellite School to the local government of Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatera Province. The project completed by PT Sampoerna Agro Tbk included the renovation of school building, the construction of three classrooms and the installation of deep well unable running dry even in summer in both shools. PT Sampoerna Agro Tbk also built two new facilities, namely a library in the Main School and two teacher’s rooms in the Main School and Satellite School. Inline with the project, PT Sampoerna Agro Tbk developed a series of workshops, training and mentoring designated to teachers and principals from both schools. The topics raised in the workshops consisted of School Management and Teachers’ Professionalism. “An endeavor to make a quality education evenly accessible by those living in remote areas should be done continously. In cooperation with PT Sampoerna Agro Tbk, we belive that there will be more Indonesian children having access to a quality education regardless the location from which they come. They will turn into the next generation who are able to compete in the era of globalization. Together we can make a change,” closed Ari Kunwidodo, a Director at PSF. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 06 07
  5. 5. THE FOUR PILLARS EDUCATION ENTREPRENEURSHIP In working to promote economic progress, Putera Sampoerna Foundation (PSF) has created the Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE) to prepare and empower the youth who shape our future. SBEE is a unique, multi-entry, multi-exit international education pathway and personalized return path system. SBEE comprises Koperasi Siswa Bangsa (KSB); Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), formerly Sampoerna Academy; and Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI). PSF School Development Outreach (PSF-SDO) is another initiative aimed to improve the quality of schools in Indonesia. Putera Sampoerna Foundation (PSF) offers initiatives that develop innovative entrepreneurs and business leaders, enabling them to contribute to job creation. MEKAR Entrepreneur Network assists budding entrepreneurs to grow their business sustainably through tools, training and services that connect them to potential investors, preparing them to become the much-needed future business leaders for Indonesia. They leverage their strengths to open opportunities for employment and facilitate economic development throughout Indonesia. Dalam melakukan bagiannya mendorong kemajuan ekonomi, Putera Sampoerna Foundation (PSF) mengawali dengan remaja yang akan membentuk masa depan. Dengan kemampuan yang ada menerapkan Siswa Bangsa Education Eco-System (SBEE), sebuah sistem jalur pendidikan internasional unik dan sistem pemberian kembali yang personal. SBEE meliputi Koperasi Siswa Bangsa (KSB); Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), dahulu adalah Sampoerna Academy; dan Universitas Siswa Bangsa (USBI). PSF School Development Outreach (PSF-SDO) adalah inisiatif lain yang bertujuan meningkatkan kualitas sekolah di Indonesia. Putera Sampoerna Foundation (PSF) berinisiatif mengembangkan wirausaha inovatif dan pemimpin bisnis, memungkinkan mereka untuk berkontribusi menciptakan lapangan kerja. MEKAR Entrepreneur Network membantu wirausahawan mengembangkan bisnisnya melalui sarana, pelatihan dan jasa yang menghubungkan mereka dengan investor potensial, menyiapkan mereka untuk menjadi pemimpin bisnis Indonesia masa depan yang sangat dibutuhkan. Mereka memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk membuka kesempatan kerja dan memfasilitasi perkembangan ekonomi di seluruh Indonesia. Putera Sampoerna Foundation (PSF) enables women to play active roles in the social and economic development of their communities. A PSF initiative, Sahabat Wanita Cooperative is working to enhance opportunities for Indonesian women through health and life skills education, vocational training and micro financing. Sahabat Wanita is on its way to becoming the cooperative of choice for Indonesian women, enhancing their contribution to family income and welfare. With the largest Muslim population in the world, Indonesia is capable of developing Islam-based initiatives. Bait Al-Kamil (BAK) is a licensed independent agency that collects, manages and distributes Islamic charitable donations like zakat, infak and shadaqah and social funds from across Indonesia and the world. BAK assists youth with limited economic means to enter international standard schools and trains them to become virtuous, compassionate, intellectual and professional future leaders. It helps to improve teacher and school quality in Indonesia, especially in areas with inadequate education facilities, and aids underprivileged families and victims of natural disasters. Putera Sampoerna Foundation (PSF) memberi wanita kesempatan untuk berperan aktif pada perkembangan sosial dan ekonomi di lingkungannya. Sahabat Wanita adalah inisiatif PSF dalam meningkatkan kesempatan bagi wanita Indonesia melalui pendidikan kesehatan dan keterampilan hidup, pelatihan kejuruan dan pembiayaan skala mikro. Sahabat Wanita akan menjadi koperasi pilihan wanita Indonesia, meningkatkan kontribusi mereka dalam pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia berpotensi untuk mengembangkan inisiatif berbasis ajaran Islam. Bait Al-Kamil (BAK) adalah agen independen berlisensi yang mengumpulkan, mengelola dan mendistribusikan donasi berdasar ajaran Islam seperti zakat, infaq dan shadaqah dan dana sosial dari seluruh Indonesia dan dunia. BAK membantu remaja kurang mampu untuk dapat mengikuti sekolah berstandar internasional dan melatihnya menjadi pemimpin berbudi luhur, penuh kasih sayang, terpelajar dan profesional. BAK juga bantu meningkatkan kualitas pengajar dan sekolah di Indonesia, khususnya di area berfasilitas pendidikan kurang layak, dan menolong keluarga kurang mampu dan korban bencana alam. WOMEN EMPOWERMENT COMPASSIONATE RELIEF To welcome the new academic year, ASBI and USBI run a campaign to attract new students. While ASBI was on the go hosting a roadshow to Jabodetabek, Lampung and Makassar; USBI was busied organizing talkshows in radio and TV stations and school visits. Menyambut tahun akademik baru, ASBI dan USBI berkampanye untuk menarik para (maha)siswa baru. Jika ASBI menggelar roadshow ke Jabodetabek, Lampung, dan Makassar; USBI sibuk mengadakan talkshow di radio dan stasiun TV serta kunjungan sekolah. To increase university students’ awareness about MEKAR Exchange Network (MEKAR), MEKAR held a lenders gathering at ITB. And to establish the partnership with Bank Andara and Nurbaya Initiative, MEKAR performed an MOU signing ceremony. Meningkatkan kesadaran para mahasiswa akan MEKAR Exchange Network (MEKAR), MEKAR mengumpulkan para pemberi pinjaman di ITB. Untuk mengukuhkan kemitraan dengan Bank Andara dan Nurbaya Initiative, MEKAR menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman. Eid al-Adh will be commemorated nearly a half-year. It is a proper time for BAK team promoting Qurban Plus to at least 12 cities. Qurban Plus eases the donors in payment and distribution. They can pay in installments tailored into a few schemes defined. Idul Adha akan dirayakan setengah tahun lagi. Waktu yang tepat bagi tim BAK mempromosikan Qurban Plus ke sedikitnya 12 kota. Qurban Plus memudahkan para pekurban perihal pembayaran dan distribusi. Mereka dapat menyicil dalam skema yang telah ditentukan. Sahabat Wanita (SW) held training in business management and creating handicrafts using recycled bottles. SW also introduced urban farming via vegetables and crops planting trials. SW believe they can encourage entrepreneurship among them. Sahabat Wanita (SW) mengadakan pelatihan mengelola usaha dan membuat kerajinan tangan dari limbah botol. SW juga mengenalkan pertanian kota melalui uji coba tanam sayuran dan palawija. SW percaya kegiatan ini dapat menggalakkan kewirausahaan. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 08 09
  6. 6. EDUCATION SINDO Berkunjung ke ASBI 5 Oktober 2013–Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), sebelumnya Sampoerna Academy, bekerja sama dengan Sindo menyelenggarakan seminar jurnalistik selama satu hari penuh. Diadakan di gedung Kinasih, ASBI Bogor. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia jurnalistik kepada para siswa ASBI. Setidaknya empat tenaga profesional dari Sindo hadir sebagai pembicara. Mereka adalah Helmi Firdaus, Redaktur Harian Sindo; Hana Farhana Fauzie, Redaktur Bidang Olahraga; Hatim Varabi, Redaktur Bidang Ekonomi; dan Danang Arradian, Redaktur Bidang Gaya Hidup. Beberapa pelatihan lain yang turut digelar, seperti fotografi, karikatur, menulis, media di era internet, dan hubungan masyarakat disambut antusias oleh para peserta. Dengan pengalaman yang didapat dari program ini, para siswa dapat memperoleh gambaran dan pemahaman yang memadai tentang dunia jurnalistik. SINDO Goes to ASBI Bogor, 5 October 2013 – Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), formerly Sampoerna Academy, organized a one-day journalistic seminar with Sindo. Taking place at ASBI, Kinasih, Bogor, this program was set up in order to introduce journalism to ASBI students. There were at least four notable speakers from Sindo, including Helmi Firdaus, an Editor for Sindo Daily; Hana Farhana Fauzie, an Editor in Sports; Hatim Varabi, an Editor in Economics; and Danang Arradian, an Editor in Lifestyle. Several other coaching clinics, such as photography, caricature, writing, media in the internet age, and public relations also received an enthusiastic reception from the participants. Through their experience in this program, students were expected to get an in-depth overview and a clearer understanding about journalism. ASBI Merangkul Masyarakat Luas melalui ASBI FAIR Bogor, 14 Desember 2013–ASBI, SMA berasrama dengan standar internasional, yang merupakan inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), menyelenggarakan ASBI FAIR perdana. Sebuah acara digelar untuk mengenalkan ASBI dan membangun citra positif kepada masyarakat luas, khususnya terkait dengan visi-misi ASBI dalam upaya membangun bangsa yang cerdas. Para pengunjung diajak untuk bercengkerama dengan nilai-nilai unik ASBI melalui berbagai kegiatan menarik. Dengan harapan dapat menjadikan ASBI sebagai SMA favorit mereka. Dihadiri oleh para siswa dan orang tua, guru dan staf ASBI, dan masyarakat sekitar, ASBI FAIR dibuka dengan dengan kata sambutan oleh Kepala Sekolah ASBI, Wendy Armunando. Diramaikan oleh dua pemandu acara dari Trax FM, ASBI FAIR sukses menggelar bazar yang dipenuhi berbagai gerai, termasuk yang dibuat oleh para siswa ASBI sendiri. Melalui bazar tersebut, para siswa ASBI mempraktikkan keterampilan berwiraswasta yang telah dipelajari selama di sekolah. Semua hasil penjualan yang didapatkan digunakan untuk kegiatan-kegiatan ASBI selanjutnya. ASBI FAIR juga dimeriahkan dengan pasar loak, penampilan musik, peragaan busana dari bahan bekas, kompetisi yel-yel, kuis, dan permainan tradisional. ASBI Goes Public through ASBI FAIR Bogor, 14 December 2013 – ASBI, a three-year preparatory boarding school meeting international standard, an initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), organized the first ASBI FAIR. It is a school event designated to promote and build a positive image of ASBI to the general public, particularly in terms of ASBI’s vision and mission in an effort of building a better nation. The visitors were attracted to learn ASBI matchless values through a variety of fun activities. It is expected that ASBI will emerge as their particular favorite high school. In attendance of students and parents, ASBI’s teachers and staff and the community nearby, ASBI FAIR was opened with an address by Wendy Armunando as the Principal of ASBI. Heatened up by two MCs from Trax FM, ASBI FAIR successfuly held a bazaar comprising a wide variety of outlets, including those prepared by ASBI’s students themselves. Through the bazaar, ASBI’s students put their entrepreneurial knowledge learnt from school into practice. The whole income earnt from the sales of items via the outlets will be allocated to the next activities orgazanized by ASBI’s students. ASBI FAIR also featured flea market, musical performance, fashion show with recycled materials, chant competition, quizes and traditional games. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 10 11
  7. 7. EDUCATION 26 Kepala Sekolah dan Guru Bersatu Mendukung Pendidikan Berkualitas Jakarta, 14 Desember 2013–ASBI senantiasa berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan demi masa depan bangsa yang lebih baik. Dengan landasan itulah, ASBI tidak hanya berkonsentrasi pada pengembangan para pelajar, namun juga tenaga pengajar dengan membangun interaksi secara terus-menerus. Di pertengahan bulan Desember, ASBI mengumpulkan beberapa kepala sekolah dan guru untuk menjalin silaturahmi sekaligus berkenalan lebih dalam dengan PSF dan ASBI. Acara ini menjadi kesempatan yang ideal untuk membangun hubungan harmonis antar para tenaga pengajar sebagai faktor krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Diadakan di Auditorium Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), acara ini menghadirkan Septy Aminarti dan Hari Utomo, seorang motivator sebagai pembicara utama. Sejumlah 26 Kepala Sekolah Menengah Pertama dan tenaga pengajar hadir di acara ini untuk berbagi inspirasi dalam memberikan layanan pendidikan secara lebih efektif kepada para siswanya. 26 Principals and Teachers United to Support Quality Education Jakarta, 14 December 2013 – ASBI always strives to support the improvement in quality education for the nation’s better future. For that reason, ASBI does not only concentrate on the development of students, but also the the academic staff by keeping a long engagement with them. One day during mid-December, ASBI invited a number of school principals and teachers to meet and interact one another while digging up deeper information on PSF and ASBI. This event created a good opportunity to establish a strong relationship among the educators who play an important role in quality education improvement in Indonesia. Taking place at the Auditorium of Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), the event presented Septy Aminarti and Hari Utomo as the main speakers. A number of 26 junior high school principals and educators showed up to share inspiration in providing education service effectively to their students. ASBI Menutup 2013 dengan Petualangan dan Pengetahuan Bogor, 21-22 Desember 2013–Ditandai dengan berakhirnya UN, para calon siswa ASBI telah melewati tahun 2013 dengan gemilang. Untuk itu, mereka pantas merayakannya melalui kegiatan menarik yang mengandung nilai-nilai kepemimpinan, kewirausahaan, dan tanggung jawab sosial. Dengan tajuk “EdFunTure ASBI Year-End Camp”, 81 peserta ditantang untuk berpetualang sekaligus membangun karakter kepemimpinannya. Para pembicara tamu yang kompeten di bidangnya, seperti @aMrazing dan @GePamungkas hadir dalam acara ini. Pada sesi yang mereka pandu, para siswa berinteraksi penuh semangat dalam permainan-permainan yang sudah pasti seru. Setelah puas dihibur dengan penampilan @ indobeatbox dan Fade 2 Black, para peserta adu tangkas dalam kuis untuk memenangkan hadiah total senilai 8 juta rupiah. Di penghujung acara, ASBI menobatkan penghargaan khusus kepada Lion sebagai the Best Group (‘Kelompok Terbaik’) dan M. Hanif Pahlawan sebagai the Best Participant (‘Peserta Terbaik’). ASBI Ends 2013 with Adventure and Knowledge Bogor, 21-22 December 2013 – The completion of UN marked the peak activity of ASBI’s prospective students in 2013. For that success, they celebrated the year-end through a series of absorbing and meaningful activities. Under the name “EdFunTure ASBI Year-End Camp”, 81 participants were challenged to have an exciting adventure while nurturing their leadership nature. Guest speakers experienced in their fields, such as @ aMrazing and @GePamungkas were invited. During this session, with full of joy the students interacted with the attractive speakers in an indeed enganging mini games. After everyone was thoroughly entertained by musical performance from @indobeatbox and Fade 2 Black, they took part in quizes to win the total prizes of Rp 8 million. Rightly before the event was closed, ASBI handed out special awards to Lion as the Best Group and M. Hanif Pahlawan as the Best Participant. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 12 13
  8. 8. EDUCATION ASBI Kampanye Keliling ke 3 Kota Jakarta, Makassar, Bandar Lampung, Oktober- November 2013–Menyambut datangnya tahun 2014, ASBI mengadakan serangkaian promosi ke beberapa sekolah. Promosi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih matang kepada para siswa SMP mengenai ASBI, sehingga mereka dan para orang tua semakin mantap untuk menjadikan ASBI sebagai SMA tujuan favorit mereka. Bagi yang berminat, mereka juga bisa langsung mengikuti tes di tempat. Di Jakarta, ASBI membuka gerainya di SMP al-Ikhlas tepat saat ALIX Cup diadakan. Melalui gerai tersebut, para pengunjung dapat mengenal ASBI dengan berbagai keunggulannya sebagai institusi pendidikan yang diprakarsai oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF). ASBI juga berkunjung ke SMPN 68, Jakarta. SMPN 1 dan SMPN 2, Bandar Lampung, serta SMPN 8, Makassar adalah tiga sekolah di luar Jakarta yang menerima kunjungan ASBI. Lebih dari 300 siswa mengerumuni booth ASBI. ASBI Runs Roadshow to 3 Cities Jakarta, Makassar, Bandar Lampung, October- November 2013 – On occassion of the New Year of 2014, ASBI held a series of promoting activities to several schools. This campaign conducted to further inform the junior high school students about ASBI, so along with their parents, they would be more confident in making ASBI as their ultimate preference. For those interested for applying, they could take the recruitment test in the cite. In Jakarta, ASBI opened a promotional booth during ALIX Cup at SMP al-Ikhlas. From the booth, the visitors could learn more about ASBI, mainly ASBI’s distinctive features as an educational institution initiated by Putera Sampoerna Foundation (PSF). ASBI also paid a visit to SMPN 68, Jakarta. In the same way, SMPN 1 and SMPN 2, Bandar Lampung and SMPN 8, Makassar were the three schools outside Jakarta receiving ASBI visit. More than 300 curious students in total dropped by at ASBI booth. Stock Exchange Corner Is Now Trading at USBI Pojok Bursa Beroperasi di USBI Jakarta, 3 Oktober 2013–Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) menyediakan fasilitas barunya di area kampusnya. Sebuah Pojok Bursa kini aktif beroperasi di Kampus USBI, Pancoran, Jakarta. Pojok Bursa ini adalah bagian dari IDX Investment Gallery yang merupakan hasil kerja sama antara Faculty of Business USBI, sebelumnya Sampoerna School of Business, NISP Securities dan Indonesian Stock Exchange (IDX). Sejak tanggal 3 Oktober 2013, Pojok tersebut secara resmi dibuka. “Kami yakin dengan beroperasinya Pojok Bursa ini, mahasiswa dapat mengambil manfaat dari perkenalan dini dengan dunia investasi,” ujar David Partono, CEO NISP Securities. Dalam acara peresmian tersebut, Frederica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan IDX turut hadir. “Nilai-nilai yang ada di USBI seperti Kepemimpinan, Jakarta, 3 October 2013 – Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) has recently built a new facility in the campus area. A Stock Exchange Corner now operates at USBI Campus in Pancoran, Jakarta. The Stock Exchange Corner forms a part of IDX Investment Gallery incooperation with USBI Faculty of Business, formerly Sampoerna School of Business, NISP Securities and Indonesian Stock Exchange (IDX). Since 3 October 2013, this Corner has officially opened. “We believe that with the operation of this Stock Exchange Corner, students will gain benefits from the early exposure to the world of investment,” said David Partono, CEO of NISP Securities. The opening ceremony was also attended by Frederica Widyasari Dewi, the Director of Development at IDX. “USBI’s values of Leadership, Entrepreneurship and Social Responsibility are highly relevant to the Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 14 15
  9. 9. EDUCATION LSC’s Vice Chancellor Joins USBI Wakil Rektor LSC Bergabung dengan USBI Jakarta, 2013–USBI menyambut hangat kedatangan Dr. Donetta Goodall, wakil rektor Lone Star College (LSC), Texas, Amerika Serikat, untuk bergabung dengan USBI. Di sini, Dr. Goodall menjabat sebagai Wakil Rektor untuk Bagian Akademik, dan mengawasi kerja sama antara USBI dan LSC dalam sektor operasional akademik, kurikulum, penjadwalan, dan penerimaan mahasiswa. Kerja sama antara USBI dan LSC terjalin atas dasar kesinambungan dan persamaan nilai-nilai serta komitmen dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas. “LSC dan USBI menjunjung filosofi dan nilai-nilai yang sewarna. Kesamaan inilah yang mendasari untuk menjalin kemitraan,” ujar Dr. Goodall. Selama masa mengajarnya di USBI, Dr. Goodall ingin memastikan bahwa sumber daya manusia dikelola dengan baik, dan setiap mahasiswa mendapat semua kebutuhannya di sepanjang semester. Ia percaya bahwa para pendidik tidak hanya berperan untuk memberi materi pelajaran, namun juga menyiapkan para anak didiknya untuk berbakti kepada bangsa. Jakarta, 2013 – USBI welcomes Dr. Donetta Goodall, Vice Chancellor of Lone Star College (LSC), Texas, USA, to join with USBI in her interim role as Co-Vice Rector of Academic Affairs at USBI. She would also oversee the partnership between USBI and LSC in terms of academic operations, curriculum, schedule development and student matriculations. The partnership between USBI and LSC is based on the continual and similar values in and commitment to quality education. “LSC and USBI share a similar philosophy and values. And that should give a sufficient ground for our partnership,” said Dr. Goodall. During her interim role at USBI, Dr. Goodall set up a goal to ensure that human resources are well-managed while all the students’ needs are met in every semester. She believes that educators do not only provide teaching materials to students, but also prepare them for their service to the country. USBI’s Students Takes Up Invitation to Attend Global Social Business Summit 2013 Mahasiswa USBI Diundang Menghadiri Global Social Business Summit 2013 Kuala Lumpur, 6-9 November 2013 – Agung Haskara, a student at USBI Faculty of Business, was chosen as one of 30 young social entrepreneurs from around the world to attend Global Social Business Summit (GSBS) 2013. This summit is an initiative of Professor Muhammad Yunus, a Nobel Laureate, and Hans Reitz, his Creative Advisor. The summit gathers experts from private, governmental and academic sectors, including young professionals and high-achieving students for the discussion, networking and development of social transformation ideas with Profesor Yunus. Agung was invited as the winner of GSBS Young Challengers Meeting, a competition open to people under 25 years of age with an ability to design and implement social business ideas. Agung wrote an essay about his social business called Catur Entrepreneur (CE). CE is a social business focusing on youth entrepreneurship by providing seminars and consultation for secondary school students to encourage and guide them in creating a startup. CE also provides consultation for underdeveloped schools and orphanages. The summit in this year featured prestigious speakers, such as Sir Richard Branson, the founder of Virgin Group Ltd.; Jimmy Wales, the co-founder of Wikipedia, Saskia Bruysten, CEO of Yunus Social Business; Hans Reitz, the founder of Grameen Creative Lab; and many more. “It was such an invaluable experience to meet so many great people, especially Muhammad Yunus. I learned a lot from him, and we were even engaged in a discussion,” said Agung. Kuala Lumpur, 6-9 November 2013–Salah satu mahasiswa Faculty of Business USBI, Agung Haskara, diundang sebagai salah satu dari 30 wirausahawan sosial muda dari seluruh dunia untuk menghadiri Global Social Business Summit (GSBS) 2013. Konferensi ini diprakarsai oleh pemenang Nobel, Profesor Muhammad Yunus dan penasihat kreatifnya, Hans Reitz. Konferensi tersebut mengumpulkan beberapa praktisi ahli dari sektor swasta, pemerintah, dan akademik, termasuk profesional muda dan pelajar berprestasi untuk berdiskusi, bekerja sama, dan mengembangkan ide transformasi sosial bersama Profesor Yunus. Agung diundang sebagai pemenang dalam kompetisi GSBS Young Challengers Meeting, sebuah kompetisi untuk peserta di bawah usia 25 tahun yang berani mengimplementasikan ide bisnis sosialnya ke dalam dunia nyata. Agung menulis sebuah esai tentang bisnis sosialnya bernama Catur Entrepreneur (CE). CE berkonsentrasi pada para wirausahawan muda melalui penyelenggaraan seminar dan konsultasi bagi para pelajar SMP dan SMA. Selanjutnya, mereka didorong dan dipandu untuk memulai bisnis mereka sendiri. CE juga menyediakan konsultasi untuk sekolah dan panti asuhan yang masih terbelakang. Konferensi tahun ini menghadirkan pembicara terkemuka seperti Sir Richard Branson, pendiri Virgin Group Ltd.; Jimmy Wales, pendiri Wikipedia; Saskia Bruysten, CEO Yunus Social Business; Hans Reitz, pendiri Grameen Creative Lab; dan banyak lagi lainnya. “Kesempatan untuk bertemu banyak pemimpin adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya, khususnya Muhammad Yunus. Saya banyak belajar dari beliau. Saya bahkan sempat berdiskusi dengannya,” ujar Agung. Dr. Donetta Goodall Global Social Business Summit 2013 investment industry,” explained Frederica Widyasari Dewi. USBI’s students are now able to make a transaction with the IDX directly from the Campus in ease. Kewirausahaan, dan Tanggung Jawab Sosial sangat berkaitan dengan industri investasi,” terang Frederica Widyasari Dewi. Sekarang para mahasiswa USBI dapat bertransaksi dengan IDX secara langsung dan praktis dari kampus USBI. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 16 17
  10. 10. EDUCATION A Team of USBI FOB’s Students Takes a Place in IIRC Tim Mahasiswa FOB USBI Menyabet Gelar di IIRC Jakarta, November 2013–Tim mahasiswa Faculty of Business (FOB) USBI berhasil meraih juara kedua dalam kompetisi Indonesia Investment Research Challenge (IIRC) di tingkat nasional, yakni sebuah perlombaan di tingkat global yang memberikan para mahasiswa bimbingan langsung dan pelatihan intensif dalam analisis keuangan. Anggota tim FOB tersebut adalah Adip Hamdani, Aldi Adrian Hartanto, Erdzy Bestari Mhadiptya Dinanti, Julianto, dan Wilson Luganto Sitompul. Sekelompok tim ini melakukan persiapan selama dua tahun sebelum berlomba dengan 59 tim dari universitas lain di seluruh dunia, termasuk perguruan tinggi swasta ternama. Makalah mereka berfokus pada analisis investasi Kalbe Karma, sebuah perusahaan farmasi Indonesia terbesar di Asia Tenggara. Di bulan terakhir, mereka dibimbing langsung oleh Wuddy Warsono, direktur CLSA Securities. Para anggota tim setuju bahwa hadiah terbaik dari kompetisi ini bukan medali maupun uang tunai Rp 15 juta melainkan pengalaman yang mereka dapatkan. Saat sebagian besar mahasiswa hanya mempelajari materi dari dalam kelas, para peserta kompetisi ini justru berkesempatan untuk mengaplikasikannya secara langsung di lapangan. Jakarta, November 2013 – A team of USBI Faculty of Business (FOB) students won second place in the national round of the Indonesia Investment Research Challenge (IIRC) competition, an annual global competition that provides university students with hands-on mentoring and intensive training in financial analysis. The FOB team members were Adip Hamdani, Aldi Adrian Hartanto, Erdzy Bestari Mhadiptya Dinanti, Julianto and Wilson Luganto Sitompul. The team began preparations two years before the date of the contest in order to be competitive against the 59 other teams from universities all over Indonesia, including top public schools. Their paper focused on investment analysis of Kalbe Farma, an Indonesian pharmaceutical company claimed largest in the Southeast Asia. They were mentored for the final month of preparation by Wuddy Warsono, a country director of CLSA Securities. The team agreed that the most glittering prize offered from this competition was of course not a medal or price of Rp 15 million in cash, but the experience itself. While most students only learn theory in classes, they had the opportunity to apply it themselves. Rizal Ramli Challenges USBI Students to be Unconventional Rizal Ramli Menantang Para Mahasiswa USBI Berani Beda Jakarta, 12 Oktober 2013–USBI mendapat kunjungan istimewa dari mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Rizal Ramli Ph.D. pada pegelaran Discourse on Democratic Economy (‘Diskusi Ekonomi Demokratis’). “Kesejahteraan ekonomi tidak dapat diukur hanya dengan kepemilikan properti atau kekayaan agregat,” ujar Rizal. Ia menambahkan bahwa pemerintah harus mengambil pendekatan yang berlawanan, mendukung usaha kecil dengan keringanan pajak, dan memungkinkan perusahaan besar untuk menanggung beban sesuai proporsinya. Dihadiri oleh staf dan para mahasiswa USBI, Rizal menutup sesi dengan mengajak semua orang untuk berani beda, menolak membatasi diri begitu saja, dan tetap percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Jakarta, 12 October 2013 – USBI received a special visit from a former Minister Coordinator for Economic Affairs, Rizal Ramli Ph.D. during “Discourse on Democratic Economy”. “Economic welfare cannot be measured simply by property ownership or aggregate wealth,” said Rizal. He argued that the government should take the opposite approach, support small enterprises by minimizing tax liability and allowing large firms to handle projects according to their sizes. In attendance of USBI staff and students, Rizal closed his address by encouraging all the attendees to be different, say no to self-limitation and believe that nothing is impossible. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 18 19
  11. 11. Talisman Energy Inc.Takes Part in Improving the Quality of Indonesia’s Education Talisman Energy Inc. Turut Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Bogor, 31 Oktober 2013–Talisman Energy Inc., perusahaan industri hulu minyak dan gas independen yang berkantor pusat di Calgary, Alberta, Kanada ikut turun tangan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Talisman Energy Inc. mengadakan Hari Sukarelawan bagi karyawannya di SMPN 03, Citeureup, Bogor, sebagai bagian dari kampanye global Talisman Energy Inc., “A Day Makes a Difference”. Berbagai kegiatan dilakukan, termasuk mendekorasi ruang kelas, membuat mading, membuat mural, menggelar pertandingan olahraga, dan mengadakan kelas inspirasi mengenai karir. Selain itu, Talisman Energy Inc. juga mengadakan lokakarya mengenai pengembangan kapasitas guru. Mengangkat tema “Program Peningkatan Kualitas Pendidikan: Menuju Pendidikan Abad ke-21”, lokakarya ini dilaksanakan selama empat hari dan diikuti oleh 25 guru dari SMPN 03, Citeureup, Bogor. Program ini dilaksanakan dengan dua tujuan, yaitu memberi cara pandang baru kepada para guru; dan membekali mereka dengan keterampilan dasar dalam pengelolaan kelas dan mendorong keterlibatan siswa dalam rangka menciptakan suasana belajar-mengajar yang kondusif dan efektif. Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Berkibar (Bersama Kita Belajar) dan hasil kerja sama antara Talisman Energy Inc. dan Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO). Bogor, 31 October 2013 – Talisman Energy Inc., a global oil and gas exploration and production company headquartered in Calgary, Alberta, Canada, takes part in improving the education quality in Indonesia. Talisman Energy Indonesia conducted a Volunteer Day activities in SMPN 03, Citeureup, Bogor, as part of Talisman Energy Inc. global campaign, “A Day Makes A Difference”. Various activities conducted, among other things, were decorating classrooms, creating wall magazine, painting murals, playing sports and holding an inspiration class on careers. Talisman Energy Inc.also organized a workshop on teachers’ capacity development. Under the theme of “Education Quality Improvement Program: Leading to the 21st Century Education”, this workshop was run for four days and attended by 25 teachers from SMPN 03 Citeureup, Bogor. The program was implemented with two objectives, namely to provide teachers a new perspective; and to equip teachers with the basic skills for classroom management and improving students’ engagement in order to create a conducive and effective learning and teaching condition. The series of events formed apart of Gerakan Indonesia Berkibar (Bersama Kita Belajar). They were made in a collaboration between Talisman Energy Inc. and Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO). EDUCATION USBI Dean and Students Attend the 6th Science Conclave Dekan dan Mahasiswa USBI Hadir dalam Science Conclave ke-6 Allahabad, India, 8-14 Desember 2013–Faculty of Science and Technology (FST) USBI berpartisipasi dalam Science Conclave yang keenam. Dekan Teddy Mantoro dan tiga mahasiswa FST hadir dalam acara tersebut. Acara yang digelar di Indian Institute of Information Technology ini menghadirkan rangkaian sesi belajar dan seminar bersama dengan tujuh pemenang Nobel. Mereka adalah Ivan Giaever, Douglas Osheroff, Claude Cohen-Tannoudji, dan Serge Haroche selaku peraih Nobel Fisika; Walter Kohn dan Sir Harold Walter Kroto selaku peraih Nobel Kimia; dan Richard Roberts selaku peraih Nobel Kedokteran. Acara tersebut turut dihadiri oleh Joseph Sifakis, pemenang Penghargaan Turing tahun 2007 lalu, sebagai pembicara. Sama halnya Dekan Teddy Mantoro yang membahas perubahan definisi data dan informasi dalam industri IT, diskusi beliau tak kalah inspiratif. Allahabad, India, 8-14 December 2013 – USBI’s Faculty of Science and Technology (FST) participated in the 6th annual Science Conclave. Dean Teddy Mantoro and three students from FST attended. Held at the Indian Institute of Information Technology, this event provided a series of lectures and seminars from seven Nobel Laureates. Ivan Giaever, Douglas Osheroff, Claude Cohen- Tannoudji and Serge Haroche as Physics Nobel Laureates; Walter Kohn and Sir Harold Walter Kroto as Chemistry Nobel Laureates; and Richard Roberts as a Medicine Nobel Laureate. Turing Award 2007 winner Joseph Sifakis, also appeared as a speaker, as did Dean Teddy Mantoro himself, who gave an inspirational talk about the evolving definitions of data and information in IT industries. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 20 21
  12. 12. EDUCATION HSBC Contributes to Education in Indonesia Through Walk for EduMission HSBC Berkontribusi untuk Pendidikan Indonesia melalui “Walk for EduMission” Jakarta, 17 November 2013 – PSF-SDO facilitated HSBC’s program in the improvement of education quality in Indonesia. Exploring the theme of “Walk for EduMission”, this fun walk was open for HSBC employees and their families. This activity initiated the Education Quality Improvement Program co-developed by HSBC and PSF-SDO. This program selected target schools based on their conditions and needs. The selected schools will be supported and developed holistically to create a school community that helps the learning process of the students and environment in a synergy. “HSBC believes that education is a prerequisite for a country’s growth and well-being. Through this program, HSBC makes a contribution in the empowerment and building of youths’ self-reliance,” said Maya Rizano, Head of Communications at HSBC Indonesia. “With the partners’ support, we believe that Indonesia can generate more quality future leaders with global competency. The more parties care and work together, the more likely we will create a better Indonesia. Together we can make an impactful change,” closed Nenny Soemawinata, the Managing Director at Putera Sampoerna Foundation. Jakarta, 17 November 2013–PSF-SDO memfasilitasi program HSBC dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Mengangkat tema “Walk for EduMission”, acara jalan santai ini melibatkan para karyawan HSBC dan keluarga. Kegiatan ini mengawali Program Peningkatan Kualitas Pendidikan yang dikembangkan oleh HSBC dan PSF-SDO. Program ini memilih sekolah binaan berdasarkan kondisi fisik sekolah dan kebutuhannya. Sekolah yang terpilih akan dibantu dan dibina secara holistik guna menciptakan komunitas sekolah yang mendukung proses pembelajaran anak didik dan lingkungannya secara sinergis. “HSBC percaya bahwa pendidikan merupakan prasyarat dalam pengembangan dan kesejahteraan suatu negara. Melalui program ini, HSBC berkontribusi dalam pemberdayaan dan pembangunan kepercayaan diri para generasi muda,” ujar Maya Rizano, Head of Communications HSBC Indonesia. “Dengan dukungan para mitra, kami percaya Indonesia dapat menciptakan lebih banyak pemimpin masa depan berkualitas untuk bersaing di era globalisasi. Semakin banyak pihak yang peduli dan bekerja sama, semakin besar peluang menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik. Bersama-sama kita dapat membuat perubahan yang lebih berarti,” tutup Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation. Cargill Collaborates with Putera Sampoerna Foundation to Raise the Quality of Indonesia’s Education Cargill Bekerja Sama dengan Putera Sampoerna Foundation untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia, 11 November 2013–Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-SDO), inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), menjalin kerja sama dengan Cargill dalam Program Peningkatan Kualitas Pendidikan. Diluncurkan di SMPN 2, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Cargill, PSF, dan Bupati Pasuruan. Program ini dirancang untuk membantu sekolah-sekolah mencapai atau bahkan melampaui Delapan Standar Nasional Pendidikan melalui pendekatan komprehensif yang akan menjamin keberlanjutan program serta dampaknya terhadap masyarakat. Melalui PSF, Cargill telah memberi bantuan senilai US$ 50.000 pada tahun pertama dan berencana menambah US$ 150.000 pada tahun kedua. Dana tersebut merupakan bagian dari komitmen total Cargill senilai US$ 330.000 yang akan dialokasikan selama dua tahun untuk meningkatkan standar dan fasilitas pendidikan di Indonesia. Indonesia, 11 November 2013 –Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF-SDO), initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), collaborated with Cargill in an Education Quality Improvement Program. Launched at SMPN 2, Gempol, Pasuruan, East Java, the kick-off was attended by representatives from Cargill, PSF and Pasuruan Regent. This program was designed to help schools to pass or even surpass Delapan Standar Nasional Pendidikan (“the Eight National Education Standards”) through a comprehensive approach that will ensure the sustainability of the program and its impacts. Cargill donated US$50,000 to PSF in the first year of the program and planned to inject US$150,000 in the second year. The fund is a part of Cargill’s two-year commitment of US$330,000 allocated to the improvement of Indonesia’s educational standards and facilities. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 22 23
  13. 13. Bedah Buku “FLY” dalam Jakarta Book Festival 2013 Senayan, Jakarta, 5 Oktober 2013–Setelah menerbitkan “FLY”, Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA) bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menyelenggarakan bedah buku dalam Jakarta Book Festival. “FLY” adalah buku yang bercerita tentang kisah para alumni Putera Sampoerna Foundation (PSF) untuk meraih kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Buku ini juga memuat pedoman hidup para penulis dalam menjalankan hidupnya. Dua penulis kontributor “FLY”, yaitu Chandra Satria Muda dan Ansarullah Halim, juga turut hadir sebagai nara sumber, khususnya bagi para peserta yang ingin mengawali karir sebagai penulis. Dipandu oleh Iwan Sastra, diskusi buku ini menerima animo yang cukup tinggi dari para peserta mengingat diskusi yang dibangun sangat hidup. Book Review on “FLY” at Jakarta Book Festival 2013 Senayan, Jakarta, 5 October 2013 – After publishing “FLY”, Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA) cooperated with Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) to hold a book review at Jakarta Book Festival. “FLY”tells a story about Putera Sampoerna Foundation (PSF) alumni in seizing their opportunity to continue their higher education. This book also contains life philosophy adopted by the authors in their daily activities. Two contributing authors of “FLY” also showed up on the show. Chandra Satria Muda and Ansarullah Halim became guest speakers giving lectures for those wishing to build a career in writing. Hosted by Iwan Sastra, this book review received an immense enthusiasm from the participants during the lively discussion. EDUCATION Developing Students’ Potential through Sampoerna Corner Mengembangkan Potensi Mahasiswa melalui Sampoerna Corner Jember, 19 November 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) bekerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk dalam peresmian Sampoerna Corner di Universitas Jember, Jawa Timur sebagai bagian dari upaya perbaikan fasilitas pendidikan di perguruan tinggi. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Rektor Universitas Jember beserta warga kampusnya, perwakilan PSF, dan manajemen PT HM Sampoerna Tbk. Fasilitas ini merupakan Sampoerna Corner ketujuh yang dibangun di Indonesia. Sampoerna Corner merupakan sebuah sarana informasi yang diintegrasikan ke dalam perpustakaan utama universitas. Sarana ini dilengkapi dengan berbagai perangkat pendukung, seperti komputer, akses internet, televisi, pemutar DVD, buku, serta e-book dan e-journal. “Atas nama Universitas Jember, kami mengucapkan terima kasih banyak atas peran serta PT HM Sampoerna Tbk dan PSF yang telah memberikan perhatian pada proses pembelajaran dan kegiatan mahasiswa dengan memfasilitasi perpustakaan Universitas Jember dengan Sampoerna Corner,” ujar Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D. Jember, 19 November 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) cooperated with PT HM Sampoerna Tbk. in launching Sampoerna Corner at Universitas Jember, East Java, as a part of their efforts to upgrade educational facilities in higher education. The event was attended by the Head of Education Service Office of Jember, the Rector of Universitas Jember and its academic community, representatives from PSF, and the management team of PT HM Sampoerna Tbk. This facility is the seventh Sampoerna Corner built across Indonesia. Sampoerna Corner will serve as an information center integrated into the university’s main library. This facility is improved with a set of supporting devices, such as computers, internet access, television, DVD player, print books, e-books and e-journals. “On behalf of Universitas Jember, we express our gratitude for PT HM Sampoerna Tbk. and PSF’s care of students’ learning process and their activities by facilitating the library with Sampoerna Corner,” said the Chancellor of Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 24 25
  14. 14. EDUCATION Reuni Alumni sebagai Media Memperluas Jaringan Sampoerna Strategic Square, Jakarta, 15 November 2013–Koperasi Siswa Bangsa (KSB), inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), adalah sebuah koperasi dari dan untuk siswa yang menyediakan sistem pendukung terpadu bagi mereka yang ingin mengakses pendidikan tinggi berkualitas. Sampai saat ini, KSB telah membantu ribuan alumni untuk melanjutkan pendidikan di universitas terkemuka di seluruh dunia. Beberapa dari mereka kini telah bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional. Mereka ini juga terdaftar sebagai anggota Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA), yakni sebuah perhimpunan yang tak terpisahkan dari KSB. Pada tanggal 15 November 2013, para alumni berkumpul di gedung Sampoerna Strategic Square, lantai 31 untuk menjaga silaturahmi antara manajemen PSF, KSB dan para alumni. Di sini, mereka juga berkesempatan untuk memperluas jaringan sekaligus mengamati perkembangan para siswa yang telah mereka bantu melalui Alumni Contribution Scheme (ACS). Dihadiri oleh lebih dari 40 orang alumni, acara ini turut mengundang Nenny Soemawinata selaku Managing Director PSF. Alumni Gathering for Smart Networking Sampoerna Strategic Square, Jakarta, 15 November 2013 – Koperasi Siswa Bangsa (KSB), an initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), is a student-owned cooperative which provides an integrated supporting system for those wishing to access a quality higher education. To date, KSB has assisted thousands of alumni who successfully pursued their higher education at leading universities over the world. Some of them are even working in blue chip companies. They joined Putera Sampoerna Foundation Alumni Association (PSFAA) which forms a part of KSB. On 15 November 2013, the alumni gathered at 31st floor of Sampoerna Strategic Square to create a better relationship between PSF, KSB and alumni. They could also expand their network between them and see the progress of students whom they have aided through Alumni Contribution Scheme (ACS). Attended by more than 40 alumni, this gathering event also attended by Nenny Soemawinata, the Managing Director at Putera Sampoerna Foundation. Sukses dengan Pengembangan Diri 19 Oktober-29 November 2013–KSB menggelar serangkaian seminar yang berfokus pada pengembangan diri. Rangkaian ini dimaksudkan sebagai wadah para anggota KSB untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan memahami bagaimana keduanya mengantarkan mereka pada karir dan kehidupan di masa depan. Diikuti oleh para lulusan ASBI tahun 2012/2013, acara ini berlangsung selama beberapa hari dan dibagi menjadi beberapa sesi. Berbagai topik menarik disiapkan, seperti Personal Branding 101 bersama Glenn Marsalim, Manage Your Project Creatively bersama Chef Norman Ismail, Young on Top bersama Billy Boen, Tour de Company ke Holycow Steakhouse by Chef Afit bersama Lucy Wiryono dan Tour de Company ke Sampoerna Entrepreneurs Training Center (SETC) di Surabaya bersama tim SETC. Diikuti oleh sekitar 150 peserta, rangkaian seminar tersebut berjalan lancar. Para peserta sangat antusias dengan setiap sesi yang disuguhkan. Hal ini tampak dari intensnya interaksi yang dibangun dengan para nara sumber ahli di bidangnya. Personal Development for a Successful Life 19 October-29 November 2013 – KSB held a series of seminar focusing on personal development. This series of events were designated to give KSB members an opportunity to identify their strengths and weaknesses, and understand how those will affect their career choices and life in the future. Attended by ASBI graduates from 2012/2013 intakes, this series of events took a couple of days and divided into several sessions. A variety of interesting topics were presented, such as Personal Branding 101 with Glenn Marsalim, Manage Your Project Creatively with Chef Norman Ismail, Young on Top with Billy Boen, Tour de Company to Holycow Steakhouse by Chef Afit with Lucy Wiryono and Tour de Company to Sampoerna Entrepreneurs Training Center (SETC) in Surabaya with SETC team. Numbers of 150 participants were attending this successful series of seminars. All the participants showed their enthusiasm in every session as the intensity shown in the interaction between them and guest speakers. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 26 27
  15. 15. EDUCATION Temu Kangen antar Anggota KSB di 4 Kota Palembang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, 24 November-14 Desember 2013–KSB bermaksud mempererat hubungan dengan para anggotanya. Oleh karenanya, KSB mengadakan acara kumpul-kumpul untuk para anggotanya serentak di beberapa kota. Para anggota KSB Chapter, yakni lulusan Sampoerna Academy (SA) tahun 2012 dan 2013, memperoleh pemahaman mendalam mengenai visi-misi, aktivitas, dan tim KSB. Ditemani Glenn Marsalim sebagai pembicara tamu, acara ini tidak lupa menghadirkan tim KSB sebagai pembicara utama yang membahas seputar pengembangan karir. KSB Members Gathering in 4 Cities Palembang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, 24 November-14 December 2013 –KSB wished to build a strong bond with its members. For that reason, KSB gathered its members in several cities all at once. The KSB Chapter members, namely Sampoerna Academy (SA) graduates in 2012 and 2013, received in-depth understanding of KSB’s vision and mission, activities and the team. In company with Glenn Marsalim as the guest speaker, the reunion also presented a discussion on career development. Upacara Serah Terima Bantuan dari ConocoPhillips Palembang, 19 Desember 2013–KSB selalu berupaya memperluas akses para siswa untuk menikmati pendidikan yang berkualitas. Salah satu caranya ditunjukkan melalui kerja sama dengan ConocoPhillips. Bersama KSB, ConocoPhillips bertujuan meningkatkan kualitas dan memperluas akses pendidikan bagi para siswa SMA dan mahasiswa berprestasi di sekitar wilayah kerjanya di Palembang dan Jambi. Di penghujung tahun 2013, kedua pihak menggelar upacara serah terima bantuan tersebut di Palembang. Dihadiri oleh perwakilan dari ConocoPhillips, PSF, universitas, dan para penerima beasiswa serta para mitra, seperti BP Migas Wilayah Sumatera Selatan, Talisman Energy dan Pertamina Hulu Energi, Pemerintah Daerah, dan Kepala Dinas Pendidikan, ConocoPhillips mengukuhkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pendidikan berkualitas mengingat besarnya peran pendidikan sebagai modal seseorang untuk meningkatkan kesejahteraan hidup sehingga dapat mengubah masa depan bangsa menjadi lebih baik. ConocoPhillips Handover Ceremony Palembang, 19 December 2013 – KSB always strives to improve students’ access to a quality education. In order to manifest that promise, KSB established a cooperation with ConocoPhillips. Together with KSB, ConocoPhillips wished to improve the quality and access to education for merit high school students and college students originating from its two working areas, namely Palembang and Jambi. At the end of 2013, both parties held a handover ceremony in Palembang. Attended by representatives from ConocoPhillips, PSF, universities and beneficiaries as well as the partners, such as BP Migas in South Sumatera Region, Talisman Energy, Pertamina Hulu Energi, Local Government and Head of Education Service Office, ConocoPhillips affirmed its commitment that a quality education can improve someone’s well-beingand bring a betterment to the nation’s future. KSB Menghimpun Perusahaan-perusahaan Besar Palembang dan Surabaya, 23 November dan 14 Desember 2013–Dalam komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, KSB sudah sepatutnya menjalin kerja sama dengan berbagai sektor, termasuk swasta. Berbekal kesadaran ini, KSB menyelenggarakan sebuah acara khusus untuk memperkenalkan organisasi dan para anggotanya kepada beberapa perusahaan ternama. Diadakan di dua kota, acara ini dihadiri oleh perwakilan dari PT HM Sampoerna Tbk, Deloitte Touche Tohmatsu Limited , PT Nutrifood Indonesia, PT Sampoerna Agro Tbk, PT Datascrip, dan PT Kokoh Inti Arebema Tbk (Siam Cement Group). KSB Gathers Major Companies Palembang and Surabaya, 23 November and 14 December 2013 – In an effort to take part in improving the quality of education in Indonesia, KSB naturally cooperates with all sectors, including the private one. With this notion, KSB organized a special event to introduce its organization and members to a number of major companies. Brought into two cities, the event was attended by representatives from PT HM Sampoerna Tbk, Deloitte Touche Tohmatsu Limited , PT Nutrifood Indonesia, PT Sampoerna Agro Tbk, PT Datascrip and PT Kokoh Inti Arebema Tbk (Siam Cement Group). Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 28 29
  16. 16. Memberdayakan Wanita dengan Botol Minum Daur Ulang Jakarta, September-Desember 2013–Sahabat Wanita (SW), inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), kembali menjalin kerja sama dengan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Ltd. dalam program pemberdayaan wanita. Mengusung tema “Program Pelatihan Keterampilan Pemanfaatan Botol Minuman Kemasan Plastik Menjadi Kerajinan”, rangkaian pelatihan diadakan. Dua puluh lima wanita dari Kebon Bawang, Jakarta Utara mengikuti pelatihan tersbeut dengan tutor didatangkan oleh PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Ltd. Mereka juga belajar pemasaran, siklus usaha, penentuan harga, rencana penjualan, dan pengelolaan kas untuk diterapkan dalam kelompok usaha. WOMEN EMPOWERMENT Let Us Start Planting Vegetables and Crops Empowering Women through Bottle Recycling Jakarta, September-December 2013 – Sahabat Wanita (SW), initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), made another collaboration with PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Ltd. in a women empowerment program. Under the theme of “Training in Handicraft Using Recycled Bottles”, a series of trainings held. Twenty five women from Kebon Bawang, North Jakarta followed the training with instructors provided by PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Ltd. They also learnt about marketing plan, business cycle, costing and product pricing, sales plan and cashflow management to be applied into business groups. Mari Bersama Menanam Sayuran dan Palawija Tangerang, September-Desember 2013–Sahabat Wanita (SW) mencoba memperkenalkan konsep urban farming kepada masyarakat. Dalam acara ini, uji coba tanaman sayuran dan palawija dilakukan dengan menggunakan pot dan sistem tanam langsung. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan lahan pekarangan sebagai tempat menanam sayuran, mengingat program pertanian sangat cocok dalam upaya memberdayakan wanita Indonesia. Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan mengurangi pengeluaran rumah tangga, program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan hasil secara terus-menerus sehingga nantinya dapat menjadi program percontohan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian pangan. Tangerang, September-December 2013 – Sahabat Wanita (SW) introduced the concept of urban farming to the community. In this event, the vegetables and crops planting trial was done by using plant pots and direct-planting system. It was expected that the training could encourage the community to use their yard as a crop field considering that agricultural program is extremely appropriate with women empowerment in Indonesia. Other than for supplying daily needs and cutting family monthly budget, this training is expected to produce yields continously so it can be a pilot experiment in the improvement of community welfare by achieving food independence. ITB Berkontribusi pada Pembangunan Bangsa melalui Usaha Kecil Bandung, 5 Desember 2013–MEKAR Entrepreneur Network, inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memberi pemahaman mendalam seputar program MEKAR Exchange. Dalam acara yang diadakan di SBM ITB tersebut, MEKAR Entrepreneur Network mengajak para mahasiswa untuk berpartisipasi dan mendukung usaha kecil. Dihadiri oleh Dekan SBM ITB Prof. Dr. Sudarso Kaderi Wiryono dan para anggota dan pengajar Indonesia Satoe, acara ini menghadirkan dua koordinator pemberi pinjaman. Mereka adalah Marisa Ardani yang mempresentasikan “Membangun Bangsa melalui Usaha Kecil” dan Hari Widjayanto yang mendemonstrasikan penggunaan MEKAR Exchange. Sedikitnya 15 mahasiswa berpartisipasi dalam membangun bangsa melalui usaha kecil. Prof. Sudarso memberi dukungannya kepada MEKAR Exchange dan menantikan seminar selanjutnya. ITB Contributes in Nation Building Through Small Business Support Bandung, 5 December 2013 – MEKAR Entrepreneur Network, initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), cooperate with Institut Teknologi Bandung (ITB) to give a deep understanding about MEKAR Exchange program. In this lenders gathering which took place at SBM ITB, MEKAR Entrepreneur Network also invites students to participate and support small businesses. Attended by Dean of SBM ITB Prof. Dr. Sudarso Kaderi Wiryono and Indonesia Satoe’s members and teachers, this event presents two lender coordinators. They are Marisa Ardani presenting “Building a Nation Through Support Small Business” and Hari Widjayanto demonstrating the use of MEKAR Exchange. No less than 15 students agreed to participate in building the nation through supporting small businesses. Prof. Sudarso showed his support for MEKAR Exchange and look forward to another seminar. ENTREPRENEURSHIP Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 30 31
  17. 17. ENTREPRENEURSHIP Pengesahan Nota Kesepahaman Kerja Sama dalam Mendukung Sektor Usaha Mikro dan Kecil Jakarta, 19 Desember 2013–MEKAR Entrepreneur Network bekerja sama dengan dengan Bank Andara dan Nurbaya Initiative dalam upayanya mendukung sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman mengawali sinergi tersebut. Kerja sama ini akan berpusat pada pengembangan penyediaan jasa keuangan untuk meningkatkan kinerja UMK Indonesia ke ranah digital. Acara tersebut dihadiri oleh David H. L. Yong, Direktur Utama Bank Andara, Doseba T. Sinay, Direktur Utama MEKAR Entrepreneur Network, Andi Sjarif, Pendiri Nurbaya Initiative; dan disaksikan oleh Charles Nagy, perwakilan dari MEKAR Entrepreneur Network. MoU Signing Ceremony to Support Micro and Small Businesses Jakarta, 19 December 2013 – MEKAR Entrepreneur Network cooperate with Bank Andara and NURBAYA Initiative in their efforts to support Micro and Small Enterprises (MSE). MoU signing ceremony of this collaboration is the beginning of this synergy. This cooperation will focus on the development of financial inclusion through financing to improved performance of MSEs in Indonesia into the digital realm. Also attended in this event were David H. L. Yong, Director of Bank Andara, Doseba T. Sinay, Director of MEKAR Entrepreneur Network, Andi Sjarif, Founder of Nurbaya Initiative and Charles Nagy, representatives of MEKAR Entrepreneur Network. BAK Mengadakan Program Qurban Plus selama Idul Adha April-Oktober 2013–Bait Al-Kamil (BAK), inisiatif Putera Sampoerna Foundation (PSF), mengadakan Qurban Plus di momen Idul Adha. Qurban Plus adalah program kurban yang dirancang untuk mempermudah para donor dalam berkurban dengan menerapkan sistem cicilan dan jaringan distribusi yang luas. Program ini memiliki tiga keuntungan utama, yaitu membayar dalam jumlah yang ringan, membantu pelajar prasejahtera, dan memberdayakan para peternak lokal. Berlangsung sejak bulan April 2013, pemotongan dan pendistribusian daging kurban berlangsung pada tanggal 12-16 Oktober 2013. Para donor yang turut berpartisipasi adalah para karyawan yang berkantor di Sampoerna Strategic Square dan beberapa mitra perusahaan BAK dan PSF. BAK Held Qurban Plus Program during Eid-al-Adha April-October 2013 – Bait Al-Kamil (BAK), initiative of Putera Sampoerna Foundation (PSF), held a Qurban Plus Program during Eid-ul Adha. Qurban Plus is a program designed to ease qurban donors in payment and distribution method. This program has three benefits, easier in payment, can help education of pre-prosperous students and empowering local farm. Occur from April 2013, the execution and distribution session were held on 12-16 October 2013. Participated donors are employees from Sampoerna Strategic Square building and several companies which has been BAK and PSF’s partner. COMPASSIONATE RELIEF Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 32 33
  18. 18. Sekretaris Eksekutif Bersosialisasi sambil Memanjakan Diri Jakarta, 30 Oktober 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) mengundang sedikitnya 15 sekretaris eksekutif untuk menghabiskan waktu bersama sambil memperluas hubungan bisnis melalui acara bertajuk “Menemukan Kecantikan Sejati”. Bertempat di Publico Bistro & Bar, Senopati, Jakarta, acara yang berlangsung selama dua setengah jam ini dimaksudkan untuk mengenalkan mereka lebih dalam mengenai PSF. Mereka nantinya diharapkan dapat mendukung kegiatan-kegiatan PSF yang melibatkan para pemangku kepentingan di tempat kerjanya. Selain memperoleh tips kecantikan dari L’Occitane, mereka juga berpeluang untuk memenangkan produk kecantikan dan kupon belanja seselesainya menikmati santap malam bersama. Dipandu oleh Teuku Zacky, acara ini berlangsung dengan meriah. Executive Secretaries Enjoy Socializing thru Self-Indulgent Day Jakarta, 30 October 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) invited no less than 15 executive secretaries to spend their spare time while building a business relationinan event called “Uncover the Beauty Within”. Taking place at Publico Bistro & Bar, Senopati, Jakarta, this two-hour session was planned to present a detailed overview on PSF to the participants. It was expected that they would support PSF activities involving stakeholders in their workplace. Other than receiving beauty tips from L’Occitane, they were also given an opportunity to win beauty products and shopping vouchers after dinner. Hosted by Teuku Zacky, the event was organized successfully. OUR SYNERGY PSF Collaborates with the La Tofi School of CSR in Social Responsibility Program Kalimantan and Jakarta, October-December 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF), cooperated with the La Tofi School of CSR in developing Corporate Social Responsibility (CSR) program. This cooperation was made in a series of training and workshops in Kalimantan and Jakarta. During the events, PSF sent its representatives to discuss about strategies in creating a sustainable CSR program. In addition to representatives from companies with operational areas in Kalimantan, the events were also attended by Ari Kunwidodo as the Director at PSF. More than 300 participants crowded the venues. Attractive presentations from PSF successfully persuaded them to enter into partnership in developing a CSR program matching with their expertise. At the end of the event, PSF received a recognition for its impressive performance in CSR. PSF Menggandeng the La Tofi School of CSR dalam Program Tanggung Jawab Sosial Kalimantan dan Jakarta, Oktober-Desember 2013– Putera Sampoerna Foundation (PSF) menjalin kerja sama dengan the La Tofi School of CSR dalam program tanggung jawab sosial (CSR). Kerja sama tersebut diwujudkan dalam rangkaian pelatihan dan lokakarya di Kalimantan dan Jakarta. Dalam acara tersebut, PSF mengirimkan perwakilannya untuk berdiskusi seputar strategi menghasilkan program CSR yang berkelanjutan. Selain dihadiri oleh para perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di area Kalimantan, acara tersebut turut mengundang Bapak Ari Kunwidodo selaku Direktur PSF. Lebih dari 300 peserta memadati acara tersebut. Beragam presentasi dari PSF menarik perhatian para peserta untuk menjalin kemitraan dalam membuat program CSR yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Di penghujung acara, PSF menerima penghargaan berkat performa gemilangnya di bidang CSR. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 34 35
  19. 19. OUR SYNERGY Jakarta, 22 November 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) recognizesthe loyalty shown by donors sponsoring its programs. In deep appreciation there of, PSF held Donor Appreciation Night to strenghten the relationship maintained. A total of 16 partners presented at the event. They were ExxonMobil Indonesia Inc., PT Cargill Indonesia, PT HM Sampoerna Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Sampoerna Agro, Tbk, PT Bank Mutiara Tbk, Standard Chartered Bank, PT Santa Fe Indonusa, Hana Bank, Djarum Foundation, PT Asuransi Cigna, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, Bank Ekonomi, PT Kaltim Prima Coal, PT Surya Toto Indonesia Tbk and Wilmar International Ltd . With the theme of “Chillin’ N Grillin’ BBQ Night”, different atmosphere created by PSF during that night. To share the affinity, various stands set up,such as photo booth, tarot card reading and darts attracted the visitors. The event taking place at Mandarin Oriental Hotel also staged a dance performance that improved the pleasant atmosphere. PSF expected that this appreciation night could keep the bond close. Jakarta, 22 November 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) sangat menghargai kesetiaan para mitra yang telah menjadi donor untuk berbagai program unggulannya. Sebagai bentuk penghargaan, PSF mengadakan Malam Apresiasi Donor agar hubungan baik yang telah terjalin semakin erat. Melalui para perwakilannya, sebanyak 16 perusahaan mitra hadir di acara tersebut. Mereka adalah perwakilan dari ExxonMobil Oil Indonesia Inc., PT Cargill Indonesia, PT HM Sampoerna Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Sampoerna Agro Tbk, PT Bank Mutiara Tbk, Standard Chartered Bank, PT Santa Fe Indonusa, Hana Bank, Djarum Foundation, PT Asuransi Cigna, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, Bank Ekonomi, PT Kaltim Prima Coal, PT Surya Toto Indonesia Tbk, dan Wilmar International Ltd. Mengusung tema “Chillin’ N Grillin’ BBQ Night”, nuansa berbeda dihadirkan oleh PSF malam itu. Berbagai booth dibuka untuk mendukung keakraban, antara lain, gerai foto, kartu tarot, dan permainan dart sukses menarik minat para pengunjung. Acara yang bertempat di Mandarin Oriental Hotel ini menyajikan sesi hiburan berupa penampilan tari yang kian membuat atmosfir acara berbeda. PSF berharap malam apresiasi ini dapat menjaga kehangatan hubungan dengan para mitra yang hadir pada malam itu. Corporate Donor Appreciation Night Malam Apresiasi Donor Korporat Appreciation Night for SOE Donors Malam Apresiasi Donor BUMN Jakarta, 11 December 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) appreciates noble values and cooperation built with partners from several sectors, one of them is State-Owned Enterprise (SOE). As a token of appreciation, PSF held an appreciation night for SOE donors to maintain and strenghten the relationship kept. On the theme of Middle East, this event went lively. Not only exotic dishes, the visitors were also entertained with an energic Middle Eastern dance performance. Ari Kunwidodo representating PSF delivered an opening speech before dinner and talkshows related to programs sponsored by the donors. Expectedly, this event could enhance their confidence in supporting PSF activities in the future time. Jakarta, 11 Desember 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) mengapresiasi nilai-nilai luhur dan kerja sama yang dijalin dengan mitra dari berbagai sektor, salah satunya adalah BUMN. Sebagai bentuk penghargaan, PSF mengadakan malam apresiasi donor khusus BUMN demi mempertahankan dan meningkatkan hubungan baik yang telah terjalin. Bertemakan Timur Tengah, acara ini berlangsung dengan meriah. Tidak hanya hidangan spesial, para pengunjung pun dihibur dengan tarian ala Timur Tengah yang enerjik. Ari Kunwidodo selaku perwakilan PSF memberikan kata sambutan sebelum dilanjutkan dengan makan malam dan sesi bincang-bincang terkait dengan program-program yang mereka bantu. Acara ini diharapkan dapat meyakinkan para donor untuk terus mendukung kegiatan PSF di masa mendatang. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 36 37
  20. 20. GALLERY Social Business Discussion with Senior Blogger Productive Zakat at PSF Bloggers Gathering Jakarta, 17 Oktober 2013 – In addition to held an annual event of PSF Bloggers Gathering, Putera Sampoerna Foundation (PSF), arranged a casual meeting with several senior bloggers to straighten the basic misconception of social business among general public. PSF invited senior bloggers to attend a presentation and luncheon at the 31st floor, North Tower, Sampoerna Strategic Square. The people showed up, among other things, were, Wicaksono (@ndorokakung), Iman Brotoseno (@imanbr), Didi Nugrahadi (@didinu), Gabriel Montadaro (@gmontadaro), Motulz (@motulz), Kreshna Aditya (@ kreshna), Abang Edwin (@bangwinissimo), Venus (@venustweets), Valencia Silly (@justsilly) and Ainun Chomsun (@pasarsapi). Nenny Soemawinata, the Managing Director at PSF, presented as the keynote speaker. On the theme of “The Role of Agents of Change in CSR Practices in Indonesia”, she alluded that PSF is motivated to not only be involved in CSR activities, but also in the empowerment of the community nearby through social transformation crucial for Indonesia’s economic growth. Jakarta, 29 October 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) organized another PSF Bloggers Gathering. Taking place at Rumah Langsat, this regular event raised a theme of productive zakat. In presence of bloggers from various communities, among other things, Hijab Speak, Loenpia, Akademi Berbagi Jakarta, Kopdar Jakarta, Komunitas Bunderan HI, Kumpulan Emak Blogger (KEB) and Bincang Edukasi since 7:00 pm, the event featured a discussion on the topic raised. For the speakers, Indra Pradana as the representative from Bait Al-Kamil (BAK) and Ustad Bobby met the audience to explain about the benefits, management and distribution of productive zakat. Bloggers enjoyed the event for about two hours. When the discussion ended, BAK called for their participation in productive zakat through a special program allowing them to purify their wealth while sponsoring underpriviledged teens’ school expenses. Education, after all, remains considered as the main focus of PSF. Membahas Bisnis Sosial bersama Para Blogger Senior Zakat Produktif di PSF Bloggers Gathering Jakarta, 17 Oktober 2013–Selain menggelar PSF Bloggers Gathering secara rutin, Putera Sampoerna Foundation (PSF) juga mengadakan acara kumpul bersama para blogger senior untuk membahas konsep bisnis sosial secara mendalam. Hal ini perlu dilakukan mengingat masih banyaknya masyarakat awam yang belum mengenal baik konsep tersebut. PSF mengundang para blogger senior untuk mengikuti presentasi sekaligus santap siang bersama di lantai 31, North Tower, Sampoerna Strategic Square. Mereka yang hadir di antaranya adalah Wicaksono (@ndorokakung), Iman Brotoseno (@imanbr), Didi Nugrahadi (@ didinu), Gabriel Montadaro (@gmontadaro), Motulz (@motulz), Kreshna Aditya (@kreshna), Abang Edwin (@bangwinissimo), Venus (@venustweets), Valencia Silly (@justsilly), dan Ainun Chomsun (@ pasarsapi). Pembicara utama dalam acara kali ini adalah Nenny Soemawinata, Managing Director PSF. Dengan tema “Peran Agen Perubahan dalam Praktik CSR di Indonesia”, ia menyinggung bahwa PSF bergerak untuk tidak hanya sekedar melaksanakan kegiatan CSR, melainkan turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui transformasi sosial yang penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Jakarta, 29 Oktober 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) kembali mengadakan PSF Bloggers Gathering. Bertempat di Rumah Langsat, tema yang diangkat kali ini adalah zakat produktif. Dihadiri oleh para blogger dari berbagai komunitas, antara lain, Hijab Speak, Loenpia, Akademi Berbagi Jakarta, Kopdar Jakarta, Komunitas Bunderan HI, Kumpulan Emak Blogger (KEB), dan Bincang Edukasi, acara yang dimulai sejak jam 19.00 ini diisi dengan pembahasan seputar topik yang diangkat. Sebagai pembicara, Indra Pradana selaku perwakilan dari Bait Al-Kamil (BAK) dan Ustaz Bobby hadir memberikan penjelasan seputar manfaat, manajemen, dan pendistribusian zakat produktif. Antuasiasme para blogger tidak luntur meskipun acara berlangsung hingga dua jam. Di akhir diskusi, mereka diajak untuk menyalurkan zakat produktif mereka melalui program yang telah disiapkan oleh BAK. Masih berpusat pada pendidikan, program tersebut memungkinkan para pemberi zakat untuk menyucikan rezekinya dengan membantu membayar biaya sekolah bagi para remaja prasejahtera. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 38 39
  21. 21. GALLERY Grasping Social Business Institution in the Ties of Kinship Cisarua, 29-30 November 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) acknowledged the importance of clear understanding about the concept of social business institution as it can discourage the community’s participation in the social missions to be accomplished. To provide a deeper understanding among them, PSF hosted an event called PSF Media-Blogger Getaway. Taking place at Pinewood Resort and Lodge, Cisarua, PSF invited media colleague and bloggers to share their minds about the impactof a social business institution. This event was also aimed at strengthening the relationship between PSF, media colleagues and bloggers. To complete the explanation given by a CSR expert, Pudyardono Prajatno, Nenny Soemawinata as the Managing Director at PSF also attended the event to lead a few mini workshops on the significance of Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE) in a business social developed by PSF. Besides that discussion session, media colleagues and bloggers participated in a variety of bonding activities, such as visiting Cisarua Integrated Farming, picking tea leaves at Gunung Mas, playing with orphans. PSF expects that this togetherness will be able to bring a closer understanding about what PSF is doing among them. Mendalami Institusi Bisnis Sosial dalam Semangat Kekeluargaan Cisarua, 29-30 November 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) menyadari akan pentingnya pemahaman masyarakat tentang konsep institusi bisnis sosial. Kesalahpahaman ini bisa berakibat pada minimnya partisipasi mereka dalam rangkaian misi sosial yang dijalani oleh PSF. Untuk itulah, PSF Media-Bloggers Getaway diselenggarakan. Bertempat di Pinewood Resort and Lodge, Cisarua, acara ini mengajak teman-teman media dan blogger untuk berbagi pikiran tentang manfaat institusi bisnis sosial. Selain mendalami topik, acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara PSF dengan teman-teman media dan blogger. Menemani pakar CSR, Pudyardono Prajatno, Nenny Soemawinata selaku Managing Director PSF turut hadir mempresentasikan beberapa hal dalam lokakarya mini mengenai peran Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE) dalam bisnis sosial yang dijalankan PSF. Selain diskusi bersama, teman-teman media dan blogger juga ikut serta dalam berbagai aktivitas menarik yang sudah disiapkan. Mengunjungi Cisarua Integrated Farming, mengadakan barbekyu, memetik daun teh di Gunung Mas, bercengkerama dengan anak-anak yatim adalah kegiatan yang menambah kesan akrab pada acara ini. Semoga kedekatan tersebut dapat membuat pemahaman mereka mengenai konsep PSF juga semakin kuat. Prepare Indonesian Workers Through Quality Education Jakarta, 17 December 2013 – Putera Sampoerna Foundation (PSF) believes that quality education is an important key to building quality in the nation’s future. With full awareness of quality education, PSF held a PSF Bloggers Gathering with the theme of “To Prepare Indonesian Workers Facing the Global Challenge Through High Quality Education”. Iwan Setiawan, a former director of the Internal Client Management at Nielsen Consumer Research, New York, and author of 9 Summer 10 Autumn; and Chris Crow, U.S. Fulbright Scholarship alumnus, was asked to speak in front of bloggers who were curious about a serious threat to Indonesian in 2020 in connection with the reduced quality of Indonesian workforce. In an intense communication, bloggers agreed that a quality higher education can offer an access to a better life. Creativity Empowers Women Jakarta, 19 December 2013 – Around 1.7 million female teens in Indonesia have to discontinue their primary and lower secondary education. This shows that numerous women still do not have access to tertiary education preventing them to get a proper job. In full consciousness, Putera Sampoerna Foundation (PSF) shows a great concern on the women empowerment issues. Taking place in Sere Manis Resto, Cikini, PSF held an event entitled “Empowering Women through Creativity”. A number of female bloggers putting the same concern on the issue attended the event. As the speakers, Ben Suadi, the Head of Sahabat Wanita; Hansen Andrea, Sales and Marketing Manager of (X)S.M.L; and Indra Yuliawan, the Head of CSR Allianz Indonesia were invited to present their project proven potential for promoting women independence to the bloggers. Participants silently stared at the speakers, particularly when they mentioned about financial independence for those women. They now can improve family welfare through handicraft training held with the cooperation between PSF, (X) S.M.L and Allianz. “We provided the training near their home so they can come by in ease,” closed Ben Suadi. Membina Tenaga Kerja Indonesia melalui Pendidikan Berkualitas Jakarta, 17 Desember 2013–Putera Sampoerna Foundation (PSF) yakin bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci untuk membangun bangsa berkualitas di masa depan. Menyadari akan pentingnya peran inilah, PSF mengadakan PSF Bloggers Gathering dengan mengangkat tema, Education to Employment: Preparing Globally Competent and Highly Employable Indonesians (‘Menyiapkan Tenaga Kerja Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Global melalui Pendidikan Berkualitas’). Iwan Setiawan, mantan direktur Internal Client Management di Nielsen Consumer Research, New York, sekaligus penulis 9 Summer 10 Autumn; dan Chris Crow, US Fulbright Scholarship Alumnus, diundang untuk berbicara di hadapan para blogger yang penasaran dengan penurunan kualitas tenaga kerja Indonesia sebagai ancaman serius di tahun 2020 . Berkat komunikasi yang intens, para blogger sepakat bahwa pendidikan tinggi berkualitas mampu membuka peluang yang lebih besar bagi seseorang menuju kehidupan lebih baik. Memberdayakan Wanita dengan Kreatif Jakarta, 19 Desember 2013– Sebanyak 1,7 juta remaja wanita Indonesia harus puas dengan ijazah SD dan SMP. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak wanita Indonesia yang belum mendapat akses pendidikan tinggi sehingga menghambat mereka memperoleh pekerjaan yang layak. Atas kesadaran ini, Putera Sampoerna Foundation (PSF) menaruh perhatian besar pada isu pemberdayaan wanita. Bertempat di Sere Manis Resto, Cikini, PSF menggelar acara bertajuk Empowering Women through Creativity (‘Memberdayakan Wanita melalui Kreativitas’). Sejumlah blogger wanita yang peduli dengan isu tersebut turut menghadiri acara ini. Ben Suadi selaku Pimpinan Sahabat Wanita, Hansen Andrea selaku Sales and Marketing Manager (X)S.M.L, dan Indra Yuliawan selaku Kepala CSR Allianz Indonesia diundang untuk mempresentasikan proyek yang terbukti mampu memandirikan wanita kepada para blogger. Para peserta tampak seru mendengarkan para pembicara, terutama ketika menyinggung kemandirian finansial para wanita. Mereka mampu menyejahterakan keluarga melalui pelatihan kerajinan tangan yang diselenggarakan sebagai hasil kerja sama antara PSF, (X)S.M.L, dan Allianz. “Kami melakukan pelatihan dekat dengan pemukiman agar memudahkan peserta untuk datang ke lokasi pelatihan,” tutup Ben Suadi. Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 40 41
  22. 22. NEW PARTNERS CORPORATE SALES Cigna (NYSE: CI) is a global health insurance service company focusing on the improvement in the community’s health, well-being, and security, through a variety of services, ranging from healthcare program, integrated health planning and services program, to health and well-being insurance programs. In Indonesia, PT Asuransi Cigna was established in 1990 as a provider of life, health and personal accident insurance services. Cigna also operates in 30 countries worldwide with approximately 75 million customers served by around 35,000 employees. Cigna (NYSE: CI) adalah perusahaan penyedia jaminan kesehatan skala global yang berfokus pada upaya peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan keamanan masyarakat dengan menyediakan serangkaian layanan, dari program perawatan kesehatan, program perencanaan dan penyediaan layanan kesehatan terpadu, hingga program jaminan kesehatan dan kesejahteraan. Di Indonesia, PT Asuransi Cigna didirikan pada 1990 sebagai perusahaan penyedia asuransi jiwa, kesehatan, dan kecelakaan pribadi. Cigna juga beroperasi secara global di 30 negara dengan 35.000 karyawan dan memiliki sekitar 75 juta pelanggan di seluruh dunia. KPC KPC’s operation has embraced a sustainable development principles and good mining practices since the beginning. KPC realizes that its success would not be achieved without a support from its business partners. Kegiatan usaha KPC telah memegang prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan praktik pertambangan yang sehat sejak dini. KPC menyadari bahwa keberhasilannya tidak hanya karena usaha sendiri. Dalam kegiatan usaha dan upaya pembangunan berkelanjutannya, sejumlah mitra bisnis turut mendukung mereka. HSBC Talisman HSBC Indonesia’s Corporate Sustainability Program, called HSBC Kita, becomes apart of HSBC’s global commitment to community enhancement. Anumerous initiatives carried out under HSBC Kita are based on four pillars: Community Investments, Sustainable Finance, Footprint Management, Employee Volunteering. Talisman’s Indonesian assets coveronshore business in corridorin Ogan Komering Ilir and Jambi Merang and offshore interests in Southeast Sumatra, Tangguh and exploration acreage at Andaman III PSC. Talisman has also an associated interest of 6% in the Grissik-to-Duri pipeline and the Grissik-to-Singapore pipeline. Corporate Sustainability Program HSBC Indonesia, dikenal dengan HSBC Kita, adalah bagian dari komitmen global HSBC terhadap pembangunan masyarakat. Berbagai inisiatif yang dilakukan di bawah HSBC Kita berdasarkan pada empat pilar: Investasi dalam Komunitas, Pembiayaan yang Berkelanjutan, Footprint Management, dan Kegiatan Sukarelawan bagi Karyawan. Aset Talisman Indonesia mencakup bisnis domestik koridor di Ogan Komering Ilir, dan Jambi Merang serta bisnis lepas pantai di Sumatera Tenggara, Tangguh dan area eksplorasi di PSC Andaman III. Talisman juga memiliki bunga asosiasi sebesar 6% dalam saluran pipa Grissik-Duri dan Grissik-Singapura. PT Asuransi Cigna (Cigna) Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report | 4th Quarter 2013 42 43

×