Psikoanalisis (depth psychology)
 Aliran ini menyebut manusia sebagai
Homo Valens yaitu manusia yang
berkeinginan, yang digerakkan oleh
keinginan-keinginan yang terpendam.

kepribadian yang menyimpan dorongan dorongan biologis – pusat insting (hawa
nafsu).
Ada 2 insting dominan yaitu :
1. Libido  insting reproduksi dan konstruktif
(insting kehidupan yang sering disebut
eros).
2. Thanatos  insting destruktif dan agresif.
Fungsi Id
Mendorong individu –
individu untuk memuaskan dirinya
sepanjang individu itu hidup.
 Id seperti halnya hawa nafsu ingin
segera memenuhi kebutuhan yang
bergerak
berdasarkan
prinsip
kesenangan (pleasure principle) 
prinsip kesenangan yang ingin segera
dipuaskan, maka id sifatnya egois tidak
bermoral

Ego berfungsi menjembatani tuntutan Id
dengan realitas dunia luar.
 Ego menjadi penengah antara dorongan
hewani manusia dengan pertimbanganpertimbangan rasional dan realitas, jadi
ego bekerja dengan prinsip realistic
principle.
 Dengan adanya ego, manusia bisa hidup
dengan menundukkan hawa nafsu hewani
berlandaskan pikiran-pikiran rasional dan
realitas.

Superego adalah polisi kepribadian.
 Fungsi superego adalah mengawasi
agar perilaku manusia sesuai dengan
aturan,
nilai,
adat,
tradisi
yang
menyerap pada diri individu.



Freud mengemukakan
macam kecemasan:
a. Objektif
b. Neurotik
c. Moral

adanya

tiga


Teori
Behaviorisme
memandang
manusia
sebagai
mesin
(homo
mechanism), yang berjalan karena
dorongan alam sadar. Ia berjalan
karena
pengendalian
sistem
lingkungannya.
Teori yang paling menonjol pada
pandangan behaviorisme adalah teori
belajar.
 Menurut teori behaviorisme, tingkah laku
manusia adalah sebagai hasil belajar.
Belajar  merupakan perubahan
perilaku individu karena pengaruh
lingkungan.
 Behavioristik dipengaruhi oleh adanya
stimulus-respon.



1. Ivan Pavlop
Proses belajar dapat terjadi dengan
baik apabila siswa ikut terlibat aktif di
dalamnya.
2. Materi
pelajaran diberikan dalam
bentuk unit-unit kecil dan diatur
sedemikian rupa sehingga hanya perlu
memberikan suatu respons saja
3. Tiap-tiap respons perlu diberi umpan
balik secara langsung.
1.
Pandangan psikologi humanistik tentang
manusia adalah sebagai makhluk unik
yang mencari makna hidup. Psikologi
humanistik
memandang
manusia
sebagai homo ludens artinya manusia
yang mengerti makna hidup.
 Aliran ini memandang manusia sebagai
mahluk yang memiliki cinta, kreativitas,
nilai, dan makna dan pengembangan
diri.



Abraham Maslow (1908-1970)

Ada beberapa
kebutuhan, terutama
kebutuhan-kebutuhan
jasmaniah, yang lebihh
asasi. Kemudian ada pula
kebutuhan tertentu yang
harus dipenuhi sebelum
memenuhi kebutuhankebutuhan yang lebih
tinggi tingkatannya.


Carl R Rogers
Ada
3
program
:
Confluent
Education, Open Education, Cooperative
Learning.
1. Confluent Education
Pendidikan yang memadukan pengalamanpengalaman afektif dengan belajar kognitif di
dalam kelas.
2. Open Education
Proses pendidikan terbuka.
3. Cooperative Education
Belajar kooperatif merupakan pondasi yang
baik
untuk
meningkatkan
dorongan
berprestasi siswa


Pandangan
menyeluruh
tentang
hakekat
manusia
tidak
hanya
menekankan kepada satu atau dua
aspek saja melainkan kepada seluruh
aspek kehidupannya, baik manusia
sebagai pribadi yang berpotensi atau
sebagai
makhluk sosial yang tidak
dapat lepas dari lingkungannya.


Manusia seutuhnya merupakan manusia
yang mempunyai keinginan untuk
mempertahankan
hidupnya
dan
menjaga kehidupan yang lebih layak
sebagai naluri yang paling kuat pada
diri manusia.
Jelaskan instink destruktif dan agresif
(zamzam)
2. Contoh dari superego (elis)
3. Apa maksud ego berfungsi
menjembatani tuntunan id dengan
realitas dunia luar (eris)
4. Bagaimana pendapat anda cara
mengontrol kecemasan (riza)
(menambahkan : iis, silji)
1.


5. inti dari teori behaviorisme, humanistik,
dan psikoanalisis. (Resti)

pandangan psikologi tentang hakikat manusia

  • 2.
    Psikoanalisis (depth psychology) Aliran ini menyebut manusia sebagai Homo Valens yaitu manusia yang berkeinginan, yang digerakkan oleh keinginan-keinginan yang terpendam. 
  • 4.
    kepribadian yang menyimpandorongan dorongan biologis – pusat insting (hawa nafsu). Ada 2 insting dominan yaitu : 1. Libido  insting reproduksi dan konstruktif (insting kehidupan yang sering disebut eros). 2. Thanatos  insting destruktif dan agresif.
  • 5.
    Fungsi Id Mendorong individu– individu untuk memuaskan dirinya sepanjang individu itu hidup.  Id seperti halnya hawa nafsu ingin segera memenuhi kebutuhan yang bergerak berdasarkan prinsip kesenangan (pleasure principle)  prinsip kesenangan yang ingin segera dipuaskan, maka id sifatnya egois tidak bermoral 
  • 6.
    Ego berfungsi menjembatanituntutan Id dengan realitas dunia luar.  Ego menjadi penengah antara dorongan hewani manusia dengan pertimbanganpertimbangan rasional dan realitas, jadi ego bekerja dengan prinsip realistic principle.  Dengan adanya ego, manusia bisa hidup dengan menundukkan hawa nafsu hewani berlandaskan pikiran-pikiran rasional dan realitas. 
  • 7.
    Superego adalah polisikepribadian.  Fungsi superego adalah mengawasi agar perilaku manusia sesuai dengan aturan, nilai, adat, tradisi yang menyerap pada diri individu. 
  • 8.
     Freud mengemukakan macam kecemasan: a.Objektif b. Neurotik c. Moral adanya tiga
  • 9.
     Teori Behaviorisme memandang manusia sebagai mesin (homo mechanism), yang berjalankarena dorongan alam sadar. Ia berjalan karena pengendalian sistem lingkungannya.
  • 10.
    Teori yang palingmenonjol pada pandangan behaviorisme adalah teori belajar.  Menurut teori behaviorisme, tingkah laku manusia adalah sebagai hasil belajar. Belajar  merupakan perubahan perilaku individu karena pengaruh lingkungan.  Behavioristik dipengaruhi oleh adanya stimulus-respon. 
  • 11.
  • 17.
    Proses belajar dapatterjadi dengan baik apabila siswa ikut terlibat aktif di dalamnya. 2. Materi pelajaran diberikan dalam bentuk unit-unit kecil dan diatur sedemikian rupa sehingga hanya perlu memberikan suatu respons saja 3. Tiap-tiap respons perlu diberi umpan balik secara langsung. 1.
  • 18.
    Pandangan psikologi humanistiktentang manusia adalah sebagai makhluk unik yang mencari makna hidup. Psikologi humanistik memandang manusia sebagai homo ludens artinya manusia yang mengerti makna hidup.  Aliran ini memandang manusia sebagai mahluk yang memiliki cinta, kreativitas, nilai, dan makna dan pengembangan diri. 
  • 19.
     Abraham Maslow (1908-1970) Adabeberapa kebutuhan, terutama kebutuhan-kebutuhan jasmaniah, yang lebihh asasi. Kemudian ada pula kebutuhan tertentu yang harus dipenuhi sebelum memenuhi kebutuhankebutuhan yang lebih tinggi tingkatannya.
  • 20.
  • 21.
    Ada 3 program : Confluent Education, Open Education,Cooperative Learning. 1. Confluent Education Pendidikan yang memadukan pengalamanpengalaman afektif dengan belajar kognitif di dalam kelas. 2. Open Education Proses pendidikan terbuka. 3. Cooperative Education Belajar kooperatif merupakan pondasi yang baik untuk meningkatkan dorongan berprestasi siswa
  • 22.
     Pandangan menyeluruh tentang hakekat manusia tidak hanya menekankan kepada satuatau dua aspek saja melainkan kepada seluruh aspek kehidupannya, baik manusia sebagai pribadi yang berpotensi atau sebagai makhluk sosial yang tidak dapat lepas dari lingkungannya.
  • 23.
     Manusia seutuhnya merupakanmanusia yang mempunyai keinginan untuk mempertahankan hidupnya dan menjaga kehidupan yang lebih layak sebagai naluri yang paling kuat pada diri manusia.
  • 25.
    Jelaskan instink destruktifdan agresif (zamzam) 2. Contoh dari superego (elis) 3. Apa maksud ego berfungsi menjembatani tuntunan id dengan realitas dunia luar (eris) 4. Bagaimana pendapat anda cara mengontrol kecemasan (riza) (menambahkan : iis, silji) 1.
  • 26.
     5. inti dariteori behaviorisme, humanistik, dan psikoanalisis. (Resti)