PROTISTA
Compiled by. Risda Muli, S.Pd
Ciri-ciri umum Protista :
1. Eukariotik
2. Uniseluler
Protista
(berdasarkan cara
mendapatkan makananan
dan hidup)
Protista Mirip
Hewan
Protista Mirip
Tumbuhan
Protista Mirip
Jamur
PROTISTA
PROTISTA MIRIP HEWAN
Ciri-ciri :
1. Uniseluler
2. Bersifat heterotrof
3. Membran plasma dibangun oleh protein dan lipid
4. Organel sel yang dimiliki : RE, golgi kompleks,
mitokondria, plastid, vakuola, memiliki 1 atau lebih
nukleus
5. Habitat : air dan darat, beberapa hidup bebas,
simbiosis, parasit
6. Ukuran : 2-70 µm
7. Pada umumnya membuat kista
8. Reproduksi : - Asexual : pembelahan biner dan tunas
- Sexual : konjugasi.
FILUM
PROTOZOA
RHIZOPODA
Kaki semu
(Pseudopodia)
CILIATA
Rambut getar
(Silia)
FLAGELATA
Bulu cambuk
(Flagel)
SPOROZOA
Bergerak
dengan
mengubah
bentuk selnya
1. Rhizopoda
Ciri-ciri :
1. Bergerak dengan menggunakan kaki semu (pseudopodia),
dalam bentuk :
- Lobodia (ujungnya tumpul)
- Filopodia (halus dan ujungnya meruncing)
- Aksopodia (pseudopodia yang teratur dari satu titik
pusat)
2. Pencernaan makanan dengan menggunakan vakuola
makanan
3. Anggota : Amoeba proteus, Entamoeba histoloytica, dan
Foraminifera
a. Amoeba
Ciri-ciri :
1. Berasal dari bahasa Yunani amoibe : berubah.
2. Menggunakan pseudopodia.
3. Menelan makanan dengan menggunakan membran sel.
4. Reproduksi : pembelahan biner.
5. Parasit.
6. Misalnya : Entamoeba histolyca (menyebabkan
penyakit disentri amoeba).
b. Foraminifera
Ciri-ciri :
1. Rhizopoda bercangkang.
2. Menggunakan pseudopodia yang keluar dari pori-pori
cangkang.
3. Cangkang dapat berubah menjadi fosil (indikator
minyak bumi)
Struktur amoeba
2. CILIATA
Ciri-ciri:
1. Memiliki silia (rambut getar) : sebagai alat gerak.
2. Reproduksi : aseksual (pembelahan biner arah transversal)
dan seksual ( konjugasi).
3. Habitat : di air tawar dan tempat lembab.
4. Memiliki 2 jeni inti sel :
- Makronukleus : mengawasi metabolisme, pertumbuhan
dan regenerasi.
- Mikronuklues : mengendalikan kegiatan reproduksi.
5. Pada umumnya tidak merugikan, kecuali Balantidium coli
(menyebabkan penyakir diare berdarah pada manusia)
6. Contoh : Paramecium.
2. CILIATA
Ciri-ciri:
1. Memiliki silia (rambut getar) : sebagai alat gerak.
2. Reproduksi : aseksual (pembelahan biner arah transversal)
dan seksual ( konjugasi).
3. Habitat : di air tawar dan tempat lembab.
4. Memiliki 2 jeni inti sel :
- Makronukleus : mengawasi metabolisme, pertumbuhan
dan regenerasi.
- Mikronuklues : mengendalikan kegiatan reproduksi.
5. Pada umumnya tidak merugikan, kecuali Balantidium coli
(menyebabkan penyakir diare berdarah pada manusia)
6. Contoh : Paramecium.
Struktur paramecium
TAHAPAN KONJUGASI PADA paramecium
2 paramecium
berlekatan di daerah
mulut
Membran sel pecah,
terjadi hubungan
sitoplasma
Makronukleus melebur,
mikronukleus
membelah secara
meiosis
Masing-masing
paramecium memiliki 4
makronukleus, 3
mkironuklues melebur
Tinggal 1 mikronuklues,
membelah secara
mitosis menghasilkan 2
mikronuklus
Pertukaran mikronukleus
Bergabung membentuk
inti zigot
Paramecium berpisah
kembali
Masing-masing inti
membelah secara
mitosis sebanyak 3x,
menghasilkan 8 inti
anak
4 inti menjadi 4
makronuklues, 4 inti
menjadi mikronukleus
3 mikronuklues
melebur, tingggal 4
makronukleus dan 1
mikronuklues
Masing-masing
paramecium membelah
dengan 2
makronunklues dan 1
mikronukleus
PEMBELAHAN BINER PADA PARAMECIUM
Ciri-ciri :
1. Memiliki flagel (bulu cambuk) satu atau lebih (sebagai alat
gerak dan makan).
2. Reproduksi :
- Aseksual : dengan membelah diri secara membujur
- Seksual
Contoh :
- Trypanosoma : menyebabkan penyakt tidur (vektor lalat
Tse-tse)
- Trichomonas vaginalis : peradanga pada vagina
- Leishmania : luka pada kulit dan organ dalam
3. FLAGELATA
Luka pada kulit disebabkan
oleh Leishmania
Lalat Tse-tse vektor penyakit
tidur oleh Trypanosoma
Ciri-ciri :
1. Tidak memiliki alat gerak, bergerak dengan mengubah bentuk
tubuh.
2. Tidak memiliki vakuola kontraktil
3. Terdapat fase spora pada fase hidupnya
4. Pada umumnya bersifat parasit.
2. Reproduksi :
- Aseksual : membentuk spora
- Seksual : peleburan mikrogamet dengan makrogamet
Contoh :
Plasmodium : parasit penyakit malaria, memiliki 2 inang :
- Nyamuk Anopheles : inang definitife (reporoduksi seksual)
- Manusia : inang intermediate (reproduksi aseksual)
4. sporozoa
Siklus Hidup Plasmodium
Siklus Hidup Plasmodium
Ookiknet
Ookista
Sporozoit
Gametosit ♀
Gametosit ♂
Makrogametosit
Mikrogametosit
Anopheles
(sporozoit)
Schizont (sel
hati)
Trophozoit
(eritrosit)
PROTISTA MIRIP JAMUR
Ciri-ciri :
1. Uniseluler, heterotrof, eukariot.
2. Bersifat saprofit : memeperoleh energi dengan cara
menguraikan materi organik)
Protista mirip
jamur
Myxomycota Oomycota
1. myxomycota
Ciri-ciri :
1. Dikenal sebagai jamur lendir
2. Memiliki fase somatik disebut plasmodium, yaitu
massa protoplasma yang memanjang dan memiliki
banyak inti
3. Ditemukan pada sampah kay lapuk atau serasah daun
4. Fase aseksual : seperti Amoeba
5. Fase sesual : seperti jamur
6. Mengalami fase dorman disebut skleotium
Contoh : Arcyria, Lycogala, dan Physarium
SIKLUS HIDUP MYXOMUCOTA
2. oomycota
Ciri-ciri :
1. Dikenal sebagai jamur air
2. Tersusun dari benang hifa
3. Ditemukan pada tubuh ikan dan serangga air
Contoh : Sparolgnia, Phytophtora, dan Pytium
SIKULUS HIDUP OOMYCOTA
Materi Protista

Materi Protista

  • 1.
  • 2.
    Ciri-ciri umum Protista: 1. Eukariotik 2. Uniseluler Protista (berdasarkan cara mendapatkan makananan dan hidup) Protista Mirip Hewan Protista Mirip Tumbuhan Protista Mirip Jamur PROTISTA
  • 3.
    PROTISTA MIRIP HEWAN Ciri-ciri: 1. Uniseluler 2. Bersifat heterotrof 3. Membran plasma dibangun oleh protein dan lipid 4. Organel sel yang dimiliki : RE, golgi kompleks, mitokondria, plastid, vakuola, memiliki 1 atau lebih nukleus 5. Habitat : air dan darat, beberapa hidup bebas, simbiosis, parasit 6. Ukuran : 2-70 µm 7. Pada umumnya membuat kista 8. Reproduksi : - Asexual : pembelahan biner dan tunas - Sexual : konjugasi.
  • 4.
    FILUM PROTOZOA RHIZOPODA Kaki semu (Pseudopodia) CILIATA Rambut getar (Silia) FLAGELATA Bulucambuk (Flagel) SPOROZOA Bergerak dengan mengubah bentuk selnya
  • 5.
    1. Rhizopoda Ciri-ciri : 1.Bergerak dengan menggunakan kaki semu (pseudopodia), dalam bentuk : - Lobodia (ujungnya tumpul) - Filopodia (halus dan ujungnya meruncing) - Aksopodia (pseudopodia yang teratur dari satu titik pusat) 2. Pencernaan makanan dengan menggunakan vakuola makanan 3. Anggota : Amoeba proteus, Entamoeba histoloytica, dan Foraminifera
  • 6.
    a. Amoeba Ciri-ciri : 1.Berasal dari bahasa Yunani amoibe : berubah. 2. Menggunakan pseudopodia. 3. Menelan makanan dengan menggunakan membran sel. 4. Reproduksi : pembelahan biner. 5. Parasit. 6. Misalnya : Entamoeba histolyca (menyebabkan penyakit disentri amoeba). b. Foraminifera Ciri-ciri : 1. Rhizopoda bercangkang. 2. Menggunakan pseudopodia yang keluar dari pori-pori cangkang. 3. Cangkang dapat berubah menjadi fosil (indikator minyak bumi)
  • 7.
  • 8.
    2. CILIATA Ciri-ciri: 1. Memilikisilia (rambut getar) : sebagai alat gerak. 2. Reproduksi : aseksual (pembelahan biner arah transversal) dan seksual ( konjugasi). 3. Habitat : di air tawar dan tempat lembab. 4. Memiliki 2 jeni inti sel : - Makronukleus : mengawasi metabolisme, pertumbuhan dan regenerasi. - Mikronuklues : mengendalikan kegiatan reproduksi. 5. Pada umumnya tidak merugikan, kecuali Balantidium coli (menyebabkan penyakir diare berdarah pada manusia) 6. Contoh : Paramecium.
  • 9.
    2. CILIATA Ciri-ciri: 1. Memilikisilia (rambut getar) : sebagai alat gerak. 2. Reproduksi : aseksual (pembelahan biner arah transversal) dan seksual ( konjugasi). 3. Habitat : di air tawar dan tempat lembab. 4. Memiliki 2 jeni inti sel : - Makronukleus : mengawasi metabolisme, pertumbuhan dan regenerasi. - Mikronuklues : mengendalikan kegiatan reproduksi. 5. Pada umumnya tidak merugikan, kecuali Balantidium coli (menyebabkan penyakir diare berdarah pada manusia) 6. Contoh : Paramecium.
  • 10.
  • 11.
    TAHAPAN KONJUGASI PADAparamecium 2 paramecium berlekatan di daerah mulut Membran sel pecah, terjadi hubungan sitoplasma Makronukleus melebur, mikronukleus membelah secara meiosis Masing-masing paramecium memiliki 4 makronukleus, 3 mkironuklues melebur Tinggal 1 mikronuklues, membelah secara mitosis menghasilkan 2 mikronuklus Pertukaran mikronukleus Bergabung membentuk inti zigot Paramecium berpisah kembali Masing-masing inti membelah secara mitosis sebanyak 3x, menghasilkan 8 inti anak 4 inti menjadi 4 makronuklues, 4 inti menjadi mikronukleus 3 mikronuklues melebur, tingggal 4 makronukleus dan 1 mikronuklues Masing-masing paramecium membelah dengan 2 makronunklues dan 1 mikronukleus
  • 12.
  • 13.
    Ciri-ciri : 1. Memilikiflagel (bulu cambuk) satu atau lebih (sebagai alat gerak dan makan). 2. Reproduksi : - Aseksual : dengan membelah diri secara membujur - Seksual Contoh : - Trypanosoma : menyebabkan penyakt tidur (vektor lalat Tse-tse) - Trichomonas vaginalis : peradanga pada vagina - Leishmania : luka pada kulit dan organ dalam 3. FLAGELATA
  • 14.
    Luka pada kulitdisebabkan oleh Leishmania Lalat Tse-tse vektor penyakit tidur oleh Trypanosoma
  • 15.
    Ciri-ciri : 1. Tidakmemiliki alat gerak, bergerak dengan mengubah bentuk tubuh. 2. Tidak memiliki vakuola kontraktil 3. Terdapat fase spora pada fase hidupnya 4. Pada umumnya bersifat parasit. 2. Reproduksi : - Aseksual : membentuk spora - Seksual : peleburan mikrogamet dengan makrogamet Contoh : Plasmodium : parasit penyakit malaria, memiliki 2 inang : - Nyamuk Anopheles : inang definitife (reporoduksi seksual) - Manusia : inang intermediate (reproduksi aseksual) 4. sporozoa
  • 16.
  • 17.
    Siklus Hidup Plasmodium Ookiknet Ookista Sporozoit Gametosit♀ Gametosit ♂ Makrogametosit Mikrogametosit Anopheles (sporozoit) Schizont (sel hati) Trophozoit (eritrosit)
  • 18.
    PROTISTA MIRIP JAMUR Ciri-ciri: 1. Uniseluler, heterotrof, eukariot. 2. Bersifat saprofit : memeperoleh energi dengan cara menguraikan materi organik) Protista mirip jamur Myxomycota Oomycota
  • 19.
    1. myxomycota Ciri-ciri : 1.Dikenal sebagai jamur lendir 2. Memiliki fase somatik disebut plasmodium, yaitu massa protoplasma yang memanjang dan memiliki banyak inti 3. Ditemukan pada sampah kay lapuk atau serasah daun 4. Fase aseksual : seperti Amoeba 5. Fase sesual : seperti jamur 6. Mengalami fase dorman disebut skleotium Contoh : Arcyria, Lycogala, dan Physarium
  • 20.
  • 21.
    2. oomycota Ciri-ciri : 1.Dikenal sebagai jamur air 2. Tersusun dari benang hifa 3. Ditemukan pada tubuh ikan dan serangga air Contoh : Sparolgnia, Phytophtora, dan Pytium
  • 22.