Pengujian Hipotesis
Oleh
Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.
Curah Pendapat
1. Apa pengertian hipotesis?
2. Sebutkan kriteria hipotesis yang baik!
3. Apa syarat hipotesis yang baik?
4. Uraikan bentuk rumusan hipotesis!
5. Apa pengertian pengujian hipotesis?
6. Uraikan prosedur pengujian hipotesis!
7. Jelaskan tentang jenis pengujian hipotesis!
8. Uraikan tentang kesalahan dalam pengujian
hipotesis!
DUNIA ANDA MERUPAKAN
WUJUD LUAR DARI PIKIRAN
DAN SIKAP ANDA,
KARENA ANDA MENJADI APA
YANG ANDA PIKIRKAN
Pengertian Hipotesis
Hipotesis adalah dugaan sementara terhadap
suatu masalah yang kebenarannya masih lemah
sehingga harus diuji secara empiris. Pernyataan
atau dugaan disebut proposisi.
Ciri Hipotesis yang Baik
1. Jelas secara konseptual.
2. Sesuai dengan fakta.
3. Dapat diuji.
4. Sederhana (spesifik).
5. Sesuai dengan ilmu (berkaitan dengan teori).
Syarat Hipotesis
1. Dirumuskandengan singkat, padat dan jelas.
2. Menunjukan ada hubungan antara dua atau
lebih variabel.
3. Berdasarkan pendapat/teori-teori atau hasil
penelitian yang relevan.
Bentuk Rumusan Hipotesis
1. Berdasar tingkat ekplanasi (jenis masalah)
a. Hipotesis deskriptif
b. Hipotesis komparatif
c. Hipotesis asosiatif
2. Berdasar uji statistik
a. Hipotesis nol (nihil)
b. Hipotesis alternatif (kerja)
Pengujian Hipotesis
Suatu prosedur yang akan menghasilkan
keputusan menerima atau menolak hipotesis.
Keputusan mengandung ketidakpastian artinya
bisa benar atau salah.
Prosedur Pengujian Hipotesis
1. Menentukan formulasi hipotesis
2. Menentukan taraf nyata dan nilai tabel
3. Menentukan kriteria pengujian
4. Melakukan uji statistik
5. Membuat kesimpulan
Jenis Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis dua pihak
Ho berbunyi ”sama dengan” dan Ha berbunyi ”tidak sama
dengan”. (Ho= dan Ha ≠)
Pengujian hipotesis pihak kiri
Ho berbunyi ”sama dengan” atau ”lebih besar atau sama
dengan” dan Ha berbunyi ”lebih kecil” atau ”lebih kecil
atau sama dengan” (Ho = atau Ho ≥ dan Ha < atau ≤), atau
Ha berbunyi ”paling banyak/paling besar”.
Pengujian hipotesis pihak kanan
Ho berbunyi ”sama dengan” atau ”lebih kecil atau sama
dengan” dan Ha berbunyi ”lebih besar” atau ”lebih besar
atau sama dengan” (Ho = atau Ho ≤ dan Ha > atau ≥), atau
Ha berbunyi ”paling sedikit/paling kecil”.
Kriteria pengujian hipotesis
Uji dua pihak
Uji pihak kanan
Uji pihak kiri
Kesalahan dalam Pengujian Hipotesis
Keputusan
Keadaan Sebenarnya
Ho Benar Ho Salah
Terima Benar
Salah
(Kesalahan
Tipe II)
Tolak
Salah
(Kesalahan
Tipe I)
Benar
1. Kesalahan tipe I disebut kesalahan α, dalam
penggunaannya disebut taraf nyata. 1- α
disebut tingkat keyakinan, karena dengan ini
kita yakin bahwa kesimpulan yang dibuat
benar sebesar 1- α.
2. Kesalahan tipe II disebut kesalahan β, dalam
penggunaannya disebut fungsi ciri operasi. 1-
β disebut kuasa pengujian karena
memperlihatkan kuasa terhadap pengujian
yang dilakukan untuk menolak Ho yang
seharusnya ditolak.
Contoh
1. Judul penelitian:
Hubungan antara usia guru dan hasil belajar
peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda
Buay Madang OKU Timur.
2. Variabel penelitian:
Variabel X: Usia guru kelas XI/Akuntansi SMK
Nurul Huda Buay Madang OKU Timur
Variabel Y: Hasil belajar peserta didik kelas
XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU
Timur
3. Rumusan masalah penelitian:
Apakah terdapat hubungan antara usia guru
dan hasil belajar peserta didik kelas
XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang
OKU Timur?
4. Jenis penelitian
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif survey.
5. Jenis data
Jenis data penelitian ini adalah data interval.
6. Teknik pengumpulan data
a. Teknik dokumentasi untuk memperoleh data tentang usia
guru.
b. Teknik tes untuk memperoleh data tentang hasil belajar
peserta didik.
7. Hipotesis
Hipotesis penelitian
Hipotesis nihil (H0): Tidak terdapat hubungan antara usia guru dan
hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay
Madang OKU Timur.
Hipotesis alternatif (Ha): Terdapat hubungan antara usia guru dan
hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay
Madang OKU Timur.
Hipotesis statistik
H0: r = 0
Ha: r ≠ 0
Kriteria pengujian (uji dua pihak):
Terima H0 (Tolak Ha) jika:
–ttabel ≤thitung ≤ ttabel
Tolak H0 (Terima Ha) jika:
thitung > ttabel atau thitung < ttabel
Terima Kasih

prosedur pengujian hipotesis

  • 1.
  • 2.
    Curah Pendapat 1. Apapengertian hipotesis? 2. Sebutkan kriteria hipotesis yang baik! 3. Apa syarat hipotesis yang baik? 4. Uraikan bentuk rumusan hipotesis! 5. Apa pengertian pengujian hipotesis? 6. Uraikan prosedur pengujian hipotesis! 7. Jelaskan tentang jenis pengujian hipotesis! 8. Uraikan tentang kesalahan dalam pengujian hipotesis!
  • 3.
    DUNIA ANDA MERUPAKAN WUJUDLUAR DARI PIKIRAN DAN SIKAP ANDA, KARENA ANDA MENJADI APA YANG ANDA PIKIRKAN
  • 4.
    Pengertian Hipotesis Hipotesis adalahdugaan sementara terhadap suatu masalah yang kebenarannya masih lemah sehingga harus diuji secara empiris. Pernyataan atau dugaan disebut proposisi.
  • 5.
    Ciri Hipotesis yangBaik 1. Jelas secara konseptual. 2. Sesuai dengan fakta. 3. Dapat diuji. 4. Sederhana (spesifik). 5. Sesuai dengan ilmu (berkaitan dengan teori).
  • 6.
    Syarat Hipotesis 1. Dirumuskandengansingkat, padat dan jelas. 2. Menunjukan ada hubungan antara dua atau lebih variabel. 3. Berdasarkan pendapat/teori-teori atau hasil penelitian yang relevan.
  • 7.
    Bentuk Rumusan Hipotesis 1.Berdasar tingkat ekplanasi (jenis masalah) a. Hipotesis deskriptif b. Hipotesis komparatif c. Hipotesis asosiatif 2. Berdasar uji statistik a. Hipotesis nol (nihil) b. Hipotesis alternatif (kerja)
  • 8.
    Pengujian Hipotesis Suatu proseduryang akan menghasilkan keputusan menerima atau menolak hipotesis. Keputusan mengandung ketidakpastian artinya bisa benar atau salah.
  • 9.
    Prosedur Pengujian Hipotesis 1.Menentukan formulasi hipotesis 2. Menentukan taraf nyata dan nilai tabel 3. Menentukan kriteria pengujian 4. Melakukan uji statistik 5. Membuat kesimpulan
  • 10.
    Jenis Pengujian Hipotesis Pengujianhipotesis dua pihak Ho berbunyi ”sama dengan” dan Ha berbunyi ”tidak sama dengan”. (Ho= dan Ha ≠) Pengujian hipotesis pihak kiri Ho berbunyi ”sama dengan” atau ”lebih besar atau sama dengan” dan Ha berbunyi ”lebih kecil” atau ”lebih kecil atau sama dengan” (Ho = atau Ho ≥ dan Ha < atau ≤), atau Ha berbunyi ”paling banyak/paling besar”. Pengujian hipotesis pihak kanan Ho berbunyi ”sama dengan” atau ”lebih kecil atau sama dengan” dan Ha berbunyi ”lebih besar” atau ”lebih besar atau sama dengan” (Ho = atau Ho ≤ dan Ha > atau ≥), atau Ha berbunyi ”paling sedikit/paling kecil”.
  • 12.
    Kriteria pengujian hipotesis Ujidua pihak Uji pihak kanan Uji pihak kiri
  • 13.
    Kesalahan dalam PengujianHipotesis Keputusan Keadaan Sebenarnya Ho Benar Ho Salah Terima Benar Salah (Kesalahan Tipe II) Tolak Salah (Kesalahan Tipe I) Benar
  • 14.
    1. Kesalahan tipeI disebut kesalahan α, dalam penggunaannya disebut taraf nyata. 1- α disebut tingkat keyakinan, karena dengan ini kita yakin bahwa kesimpulan yang dibuat benar sebesar 1- α. 2. Kesalahan tipe II disebut kesalahan β, dalam penggunaannya disebut fungsi ciri operasi. 1- β disebut kuasa pengujian karena memperlihatkan kuasa terhadap pengujian yang dilakukan untuk menolak Ho yang seharusnya ditolak.
  • 15.
    Contoh 1. Judul penelitian: Hubunganantara usia guru dan hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur. 2. Variabel penelitian: Variabel X: Usia guru kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur Variabel Y: Hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur
  • 16.
    3. Rumusan masalahpenelitian: Apakah terdapat hubungan antara usia guru dan hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur? 4. Jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif survey. 5. Jenis data Jenis data penelitian ini adalah data interval.
  • 17.
    6. Teknik pengumpulandata a. Teknik dokumentasi untuk memperoleh data tentang usia guru. b. Teknik tes untuk memperoleh data tentang hasil belajar peserta didik. 7. Hipotesis Hipotesis penelitian Hipotesis nihil (H0): Tidak terdapat hubungan antara usia guru dan hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur. Hipotesis alternatif (Ha): Terdapat hubungan antara usia guru dan hasil belajar peserta didik kelas XI/Akuntansi SMK Nurul Huda Buay Madang OKU Timur. Hipotesis statistik H0: r = 0 Ha: r ≠ 0
  • 18.
    Kriteria pengujian (ujidua pihak): Terima H0 (Tolak Ha) jika: –ttabel ≤thitung ≤ ttabel Tolak H0 (Terima Ha) jika: thitung > ttabel atau thitung < ttabel
  • 19.