Unsur Periode Ketiga
Nama anggota kelompok :
Kun Subekti Purwandani (21)
Kurnia Rosa Nur S. (22)
Muhammad Bagus Zulmi (23)
Muhammad Faisal Indarto (24)
Natrium Na
Magnesium Mg
Aluminium Al
Silikon Si
Fosfor P
Belerang S
Klor Cl
Argon Ar
Unsur Periode 3
Logam
Metaloid
Non logam
Gas Mulia
Kelimpahan Unsur di Alam
 Sebagai senyawa : Na, Mg, Al, Si, P,
dan Cl
 Sebagai senyawa dan unsur : S
 Sebagai atom bebas : Ar
Sifat Fisis
Nomor atom : 11
Konfigurasi e- : [Ne] 3s1
Massa Atom relatif :
22,98977
Jari-jari atom : 2,23 Å
Titik Didih : 892 C
Titik Lebur : 495 C
Elektronegatifitas: 1
Energi Ionisasi : 495 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 1+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat
Natrium (Na)
Sifat Kimia
Merupakan logam lunak, bewarna putih
keperakan, reaktif
Bereaksi dengan cepat dengan air
membentuk sodium hidroksida dan
hidrogen
Dapat bereaksi dengan Alkohol namun
lebih lambat dibanding dengan air
Tidak bereaksi terhadap nitrogen
Merupakan komponen terbesar kedua
yang larut di air laut
Mudah ditemui pada sumber air alami
Kegunaan Natrium (Na)
•Dipakai dalam pebuatan ester
•NACl digunakan oleh hampir semua makhluk
•Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
•Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
•Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
•NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
•NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
•Memurnikan logam K, Rb, Cs
•NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
Pembuatan Natrium (Na)
Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl. Prosesnya disebut proses Downs,
yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF
pada elektrolisis lelehan NaCL. Tujuan penambahan untuk menurunkan titik
lebur NaCl hingga mencapai 550 C
Magnesium (Mg)
Sifat Fisis
Nomor atom : 12
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2
Massa Atom relatif :
24,305
Jari-jari atom : 1,72 Å
Titik Didih : 1107 C
Titik Lebur : 651 C
Elektronegatifitas: 1,25
Energi Ionisasi : 738 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 2+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat
Sifat Kimia
Termasuk unsur reaktif. Sebagian besar
logam dapat dihasilkan dengan bantuan
magnesium. Banyak ditemukan di alam
dan dalam mineral : dolomite,
magnetite, olivine, serpentine. Senyawa
yang terbentuk umumnya ikatan ion,
namun ada juga berupa ikatan kovalen
• Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
• Untuk membuat konstruksi pesawat
• Logamnya disebut magnalum
• Pemisah sulfur dari besi dan baja
• Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
• Untuk membuat lampu kilat
• Sebagai katalis reaksi organik
Kegunaan Magnesium (Mg)
• Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai
Mg(OH)2. Asam klorida kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal
magnesium klorida Ca(OH)2 (S) + Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+
Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O
• Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan megnesium
klorida, sebelum elektrolisis leburan kristal yang terbentuk ditambahkan
magnesium klorida yang mengalami hidrolisis sebagian ke dalam campuran
leburan natrium dan kalsium klorida
• Magnesium akan diperoleh pada katoda sedangkan pada anoda akan
terbentuk Cl2
-
Pembuatan Magnesium (Mg)
Aluminium (Al)
Sifat Fisis
Nomor atom : 13
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p1
Massa Atom relatif :
26,98154
Jari-jari atom : 1,82 Å
Titik Didih : 2467 C
Titik Lebur : 660 C
Elektronegatifitas: 1,45
Energi Ionisasi : 577 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 3+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat
Sifat Kimia
Berupa logam lunak bewarna perak
Merupakan penghantar panas yang
sangat baik dan dapat menghantarkan
listrik
Sulit terkorosi karena membentuk
lapisan oksida di permukaannya
Tidak beracun, non-magnetik dan sulit
terbakar
Sumber utamanya adalah biji bauksit
Senyawa Penting
• Banyak dipakai dalam industri pesawat
• Untuk membuat konstruksi bangunan
• Dipakai pada berbagai macam aloi
• Untuk membuat magnet yang kuat
• Tawas sebagai penjernih air
• Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar
angkasa
• Membuat berbagai alat masak
• Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll
Kegunaan Aluminium (Al)
Pembuatan melalui proses Hall
• biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh
Al2O3
Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O
2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq)
Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20
• Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring dan dilelehkan baru kemudian
dielektrolisis
Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e
Katoda : 2Al3 + 6e  2Al
• Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6) untuk menurunkan titik
leleh AL2O3
Pembuatan Aluminium (Al)
Silikon (Si)
Sifat Fisis
Nomor atom : 14
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p2
Massa Atom relatif :
28,0855
Jari-jari atom : 1,46 Å
Titik Didih : 2355 C
Titik Lebur : 1410 C
Elektronegatifitas: 1,74
Energi Ionisasi : 787 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 4+
Struktur Atom : Kristal
Kovalen
raksasa
Wujud : Padat
Sifat Kimia
Merupakan unsur elektropositif yang
paling banyak dijumpai. Isotop alaminya
terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29
(4,7%), isotop 30 (3,1%). Memiliki sifat
kimia seperti logam yang
lain.Kemampuan semikonduktor akan
meningkat jika ditambahkan pengotor
suhu.
Senyawa Penting
• Dipakai dalam pembuatan kaca
• Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
• Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan
tembaga
• Untuk membuat enamel
• Untuk membuat IC
Kegunaan Silikon (Si)
Berikut tahapan proses pembuatan silikon dari SiO2:
• SiO2 dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar 3.000oC
dalam tungku pembakaran atau tanur listrik. Pereaksi
ditambahkan dari atas tungku.
• SiO2(s) + 2C(s) → Si(l) + 2CO(g) (pada suhu 3.000oC)
• Lelehan Si yang dihasilkan dikeluarkan dari bawah tungku
dan akan membentuk padatan. Si yang dihasilkan cukup
murni dan dapat digunakan antara lain untuk pembuatan
paduan dengan logam lain.
Pembuatan Silikon (Si)
Fosfor (P)
Sifat Fisis
Nomor atom : 15
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p3
Massa Atom relatif :
30,97376
Jari-jari atom : 1,23 Å
Titik Didih : 280 C
Titik Lebur : 44 C
Elektronegatifitas: 2,05
Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 5+
Struktur Atom : molekul
Poliatom
Wujud : Padat
Sifat Kimia
Secara umum fosforus membentuk
padatan putih yang lengket yang
memiliki bau yang tak enak tetapi ketika
murni menjadi tak berwarna dan
transparan. Nonlogam ini tidak larut
dalam air, tetapi larut dalam karbon
disulfida. Fosforus murni terbakar secara
spontan di udara membentuk fosforus
pentoksida.
Senyawa Penting
• Mainan yang bercahaya di kegelapan
• Sumber lampu radioaktif
• LED warna putih
• Cathode Ray Tubes
• Lampu Fluorescent
• Sabun cuci
Fosfor (P)
Fosfor putih diperoleh dengan proses Wohler, yaitu dengan
memanaskan campuran Ca3(PO4)2, SiO2 dan kokas pada suhu
1300 °C dalam tanur listrik.
2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s) → 6CaSiO3(l) + 10CO(g) + P4(g)
Uap fosfor didinginkan dalam alat pengembun yaitu dengan
melewatkan uap P4 melalui air.
Fosfor merah diperoleh melalui pemanasan fosfor putih.
Pembuatan Fosfor (P)
Sulfur (S)
Sifat Fisis
Nomor atom : 16
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p4
Massa Atom relatif :
32,066
Jari-jari atom : 1,09 Å
Titik Didih : 445 C
Titik Lebur : 119 C
Elektronegatifitas: 2,45
Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 6+
Struktur Atom : molekul
poliatom
Wujud : Padat
Sifat Kimia
• Zat murninya tidak berbau dan tidak
berasa
• Memiliki struktur yang beragam,
tergantung konsisi sekitar
• Secara alami banyak terdapat di
gunung berapi
• Komponen murninya tidak beracun
namun senyawa yang terbentuk
kebanyakanberbahaya bagi manusia
• Senyawa sulfur yang utama adalah
SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang
mudah larut dalam air sehigga
menyebabkan hujan asam
• Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi
dengan cara melewatkan air yang
terkontaminasi pada padatan CaCO3.
Senyawa Penting
• Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
• Digunakan dalam baterai
• Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
• Digunakan pada korek dan kembang api
• Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses
Kegunaan Sulfur (S)
Belerang dapat diperoleh secara langsung di kawah gunung atau dari deposit
belerang di bawah tanah dengan cara Frasch, yaitu dengan memompakan air
super panas bertekanan tinggi (pada kondisi tekanan tinggi ini, air dibuat
bersuhu sekitar 147oC) sehingga belerang meleleh (titik leleh belerang 120oC).
Adanya tekanan tinggi mengakibatkan lelehan belerang keluar melalui pori-pori
tanah dan membeku di permukaan tanah.
Belerang dari gas alam diperoleh dengan cara mereaksikan gas H2S tersebut
dengan gas SO2 yang diperoleh dari pembakaran belerang di udara.
S(g) + O2(g) → SO2(g)
2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s) + 2H2O(l)
Pembuatan Sulfur (S)
Chlor (Cl)
Sifat Fisis
Nomor atom : 17
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p5
Massa Atom relatif :
35,4527
Jari-jari atom : 0,97 Å
Titik Didih : -35 C
Titik Lebur : -101 C
Elektronegatifitas: 2,85
Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 7+
Struktur Atom : molekul
diatom
Wujud : gas
Sifat Kimia
Merupakan gas diatomik bewarna
kehijauan
Termasuk gas yang beracun
Dalam bentuk padat dan cair merupakan
oksidator yang kuat
Mudah bereaksi dengan unsur lain
Merupakan zat yang paling banyak
terkandung di air laut
Terdapat juga dalam carnalite dan
silvite
• Dipakai pada proses pemurnian air
• Cl2 dipakai pada disinfectan
• KCl digunakan sebagai pupuk
• ZnCl2 digunakan sebagai solder
• NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere
• Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang
kertas
• Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
• Dipakai pada berbagai macam industri
Kegunaan Chlor (Cl)
Dalam bidang industri klor dibuat elektrolisis larutan NaCl.
Katoda : 2H2O(l) + 2e
–
→ H2(aq) + 2OH
–
(aq)
Anoda : 2Cl
–
(aq) → Cl2(aq) + 2e
-
2H2O(l) + 2Cl–(aq) → H2(g) + 2OH–(aq) + Cl2(g)
Pembuatan Chlor (Cl)
Argon (Ar)
Sifat Fisis
Nomor atom : 18
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p6
Massa Atom relatif :
39,948
Jari-jari atom : 0,88 Å
Titik Didih : -186 C
Titik Lebur : -189 C
Elektronegatifitas: -
Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : -
Struktur Atom : molekul
monoatom
Wujud : gas
Sifat Kimia
Merupakan gas yang tidak bewarna dan
berasaTidak reaktif seperti halnya gas
mulia yang lain. Dapat diperoleh dengan
cara memaskan udarea dengan CaC2
Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer
Terbentuk di atmosfer sebagai akibat
dari proses sinar kosmik
• Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi
dengan kawat lampu
• Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan
dan proses lainnya
• Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam
proses
• Untuk mendeteksi sumber air tanah
• Dipakai dalam roda mobil mewah
Kegunaan Argon (Ar)
Argon diproduksi secara industri dengan cara distilasi fraksi udara cair dalam
suatu unit pemisahan udara kryogenik; suatu proses yang memisahkan nitrogen
cair, yang mendidih pada 77,3 K, dari argon, yang mendidih pada 87,3 K,
dan oksigen cair, yang mendidih pada 90,2 K. Sekitar 700.000 ton argon
diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya.
Pembuatan Argon (Ar)
Tabel Perbandingan
Sifat
Unsur
Na Mg Al Si P S Cl Ar
Nomor atom 11 12 13 14 15 16 17 18
No massa 23 24 27 28 31 32 35,5 40
Jari-jari ( Å ) 2,23 1,72 1,82 1,46 1,23 1,09 0,97 0,88
Titik Didih 892 1107 2467 2355 280 445 -35 -186
Titik Lebur 98 651 660 1410 44 119 -101 -189
Energi Ionisiasi 495 738 577 787 1060 1000 1260 1520
Elektronegitifitas 1,00 1,25 1,45 1,74 2,05 2,45 2,85 -
Tingkat Oks. Max +1 +2 +3 +4 +5 +6 +7 -
Struktur
Kristal
logam
Kristal
logam
Kristal
logam
Kristal
kovalen
raksasa
Molekul
poliatom
Molekul
poliatom
Molekul
diatom
Molekul
monoato
m
Wujud
padat padat padat padat padat padat gas gas
Contoh Soal 1
Dengan menggunakan data tentang ikatan klorida
unsur periode ketiga, jelaskan bagaimana
perbandingan titik didih dan titik leleh MgCl2
terhadap AlCl3 dan SiCl4
JAWABAN
Contoh Soal 2
Bagaimana reaksi yang terjadi jika unsur-unsur Na,
Mg, Al, dan S direaksikan dengan oksigen membentuk
oksidanya? Ikatan apa yang terjadi pada senyawa
yang terbentuk?
JAWABAN
Contoh Soal 3
Tuliskan reaksi yang terjadi antara oksida dari Na,
Mg, Al, dan S dengan:
a. air
b. asam klorida
c. basa
JAWABAN
Contoh Soal 4
Mengapa logam alumunium tidak mengalami korosi
terus-menerus seperti logam besi? Jelaskan
JAWABAN
Contoh Soal 5
Lapisan oksida alumunium yang sangat tipis dapat
dihilangkan dengan menambahkan HgCl2 yang sedikit
asam. Lapisan tersebut akan larut, kemudian logam
Al di bawahnya akan mendesak Hg2+ dari HgCl2 dan
logam Al akan membentuk amalgam dengan Hg.
Tuliskan reaksi yang terjadi antara:
a. Al2O3 dengan HgCl2
b. Al dengan Hg
c. amalgam dengan air
JAWABAN
Contoh Soal 6
Sifat senyawa alumunium banyak ditemukan oleh
sifat ion Al3+ yang ukurannya kecil dan muatannya
besar. Jelaskan kaitan hal tersebut dengan sifat Al3+
yang mempunyai kemampuan mengendapkan lumpur
pada penambahan tawas ke dalam air keruh
JAWABAN
Contoh Soal 7
Senyawa alumunium klorida dapat membentuk suatu polimer
dengan rumus umum (AlCl3)n. Pada suhu tinggi, senyawa
tersebut dapat menguap dan membentuk kesetimbangan fase
gas pada daerah suhu tertentu (Ar Al = 27 g/mol, Cl = 35,5
g/mol; R = 0,082 L atm/ K mol). Jika suhu uap dinaikkan pada
tekanan tetap 1 atm, ternyata gas tetap terdisosiasi menjadi
molekul alumunium klorida yang lebih sederhana. Perubahan
ini diamati dengan mengukur densitas (massa jenis) uap pada
berbagai suhu sehingga diperoleh data sebagai berikut.
Suhu (oC) 200 600 800
Massa Jenis
(g/mL)
6,87 x 10-3 2,65 x 10-3 1,51 x 10-3
Contoh Soal 7 : Lanjutan
Bagaimana rumus molekul senyawa alumunium klorida
masing-masing pada suhu 200oC dan 800 oC? Tuliskan reaksi
disosiasinya pada suhu antara 200 oC - 800 oC. Apa pendapat
anda mengenai keadaan senyawa alumunium klorida tersebut
pada suhu 200 oC dan 800 oC?
JAWABAN
Contoh Soal 8
Bagaimana cara memisahkan silikon dan kuarsa?
Tuliskan reaksinya.
JAWABAN

Ppt unsur periode ke 3 fix

  • 1.
    Unsur Periode Ketiga Namaanggota kelompok : Kun Subekti Purwandani (21) Kurnia Rosa Nur S. (22) Muhammad Bagus Zulmi (23) Muhammad Faisal Indarto (24)
  • 2.
    Natrium Na Magnesium Mg AluminiumAl Silikon Si Fosfor P Belerang S Klor Cl Argon Ar Unsur Periode 3 Logam Metaloid Non logam Gas Mulia
  • 3.
    Kelimpahan Unsur diAlam  Sebagai senyawa : Na, Mg, Al, Si, P, dan Cl  Sebagai senyawa dan unsur : S  Sebagai atom bebas : Ar
  • 4.
    Sifat Fisis Nomor atom: 11 Konfigurasi e- : [Ne] 3s1 Massa Atom relatif : 22,98977 Jari-jari atom : 2,23 Å Titik Didih : 892 C Titik Lebur : 495 C Elektronegatifitas: 1 Energi Ionisasi : 495 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 1+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat Natrium (Na) Sifat Kimia Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan, reaktif Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk sodium hidroksida dan hidrogen Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat dibanding dengan air Tidak bereaksi terhadap nitrogen Merupakan komponen terbesar kedua yang larut di air laut Mudah ditemui pada sumber air alami
  • 5.
    Kegunaan Natrium (Na) •Dipakaidalam pebuatan ester •NACl digunakan oleh hampir semua makhluk •Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan •Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan •Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor •NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas •NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue •Memurnikan logam K, Rb, Cs •NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah Pembuatan Natrium (Na) Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl. Prosesnya disebut proses Downs, yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF pada elektrolisis lelehan NaCL. Tujuan penambahan untuk menurunkan titik lebur NaCl hingga mencapai 550 C
  • 6.
    Magnesium (Mg) Sifat Fisis Nomoratom : 12 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 Massa Atom relatif : 24,305 Jari-jari atom : 1,72 Å Titik Didih : 1107 C Titik Lebur : 651 C Elektronegatifitas: 1,25 Energi Ionisasi : 738 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 2+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat Sifat Kimia Termasuk unsur reaktif. Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium. Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine. Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen
  • 7.
    • Dipakai padaproses produksi logam, kaca, dan semen • Untuk membuat konstruksi pesawat • Logamnya disebut magnalum • Pemisah sulfur dari besi dan baja • Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan • Untuk membuat lampu kilat • Sebagai katalis reaksi organik Kegunaan Magnesium (Mg) • Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai Mg(OH)2. Asam klorida kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal magnesium klorida Ca(OH)2 (S) + Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+ Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O • Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan megnesium klorida, sebelum elektrolisis leburan kristal yang terbentuk ditambahkan magnesium klorida yang mengalami hidrolisis sebagian ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida • Magnesium akan diperoleh pada katoda sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl2 - Pembuatan Magnesium (Mg)
  • 8.
    Aluminium (Al) Sifat Fisis Nomoratom : 13 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p1 Massa Atom relatif : 26,98154 Jari-jari atom : 1,82 Å Titik Didih : 2467 C Titik Lebur : 660 C Elektronegatifitas: 1,45 Energi Ionisasi : 577 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 3+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat Sifat Kimia Berupa logam lunak bewarna perak Merupakan penghantar panas yang sangat baik dan dapat menghantarkan listrik Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di permukaannya Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar Sumber utamanya adalah biji bauksit Senyawa Penting
  • 9.
    • Banyak dipakaidalam industri pesawat • Untuk membuat konstruksi bangunan • Dipakai pada berbagai macam aloi • Untuk membuat magnet yang kuat • Tawas sebagai penjernih air • Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa • Membuat berbagai alat masak • Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll Kegunaan Aluminium (Al)
  • 10.
    Pembuatan melalui prosesHall • biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh Al2O3 Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O 2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq) Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20 • Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring dan dilelehkan baru kemudian dielektrolisis Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e Katoda : 2Al3 + 6e  2Al • Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6) untuk menurunkan titik leleh AL2O3 Pembuatan Aluminium (Al)
  • 11.
    Silikon (Si) Sifat Fisis Nomoratom : 14 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p2 Massa Atom relatif : 28,0855 Jari-jari atom : 1,46 Å Titik Didih : 2355 C Titik Lebur : 1410 C Elektronegatifitas: 1,74 Energi Ionisasi : 787 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 4+ Struktur Atom : Kristal Kovalen raksasa Wujud : Padat Sifat Kimia Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak dijumpai. Isotop alaminya terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29 (4,7%), isotop 30 (3,1%). Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain.Kemampuan semikonduktor akan meningkat jika ditambahkan pengotor suhu. Senyawa Penting
  • 12.
    • Dipakai dalampembuatan kaca • Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor • Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga • Untuk membuat enamel • Untuk membuat IC Kegunaan Silikon (Si) Berikut tahapan proses pembuatan silikon dari SiO2: • SiO2 dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar 3.000oC dalam tungku pembakaran atau tanur listrik. Pereaksi ditambahkan dari atas tungku. • SiO2(s) + 2C(s) → Si(l) + 2CO(g) (pada suhu 3.000oC) • Lelehan Si yang dihasilkan dikeluarkan dari bawah tungku dan akan membentuk padatan. Si yang dihasilkan cukup murni dan dapat digunakan antara lain untuk pembuatan paduan dengan logam lain. Pembuatan Silikon (Si)
  • 13.
    Fosfor (P) Sifat Fisis Nomoratom : 15 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p3 Massa Atom relatif : 30,97376 Jari-jari atom : 1,23 Å Titik Didih : 280 C Titik Lebur : 44 C Elektronegatifitas: 2,05 Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 5+ Struktur Atom : molekul Poliatom Wujud : Padat Sifat Kimia Secara umum fosforus membentuk padatan putih yang lengket yang memiliki bau yang tak enak tetapi ketika murni menjadi tak berwarna dan transparan. Nonlogam ini tidak larut dalam air, tetapi larut dalam karbon disulfida. Fosforus murni terbakar secara spontan di udara membentuk fosforus pentoksida. Senyawa Penting
  • 14.
    • Mainan yangbercahaya di kegelapan • Sumber lampu radioaktif • LED warna putih • Cathode Ray Tubes • Lampu Fluorescent • Sabun cuci Fosfor (P) Fosfor putih diperoleh dengan proses Wohler, yaitu dengan memanaskan campuran Ca3(PO4)2, SiO2 dan kokas pada suhu 1300 °C dalam tanur listrik. 2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s) → 6CaSiO3(l) + 10CO(g) + P4(g) Uap fosfor didinginkan dalam alat pengembun yaitu dengan melewatkan uap P4 melalui air. Fosfor merah diperoleh melalui pemanasan fosfor putih. Pembuatan Fosfor (P)
  • 15.
    Sulfur (S) Sifat Fisis Nomoratom : 16 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p4 Massa Atom relatif : 32,066 Jari-jari atom : 1,09 Å Titik Didih : 445 C Titik Lebur : 119 C Elektronegatifitas: 2,45 Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 6+ Struktur Atom : molekul poliatom Wujud : Padat Sifat Kimia • Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa • Memiliki struktur yang beragam, tergantung konsisi sekitar • Secara alami banyak terdapat di gunung berapi • Komponen murninya tidak beracun namun senyawa yang terbentuk kebanyakanberbahaya bagi manusia • Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang mudah larut dalam air sehigga menyebabkan hujan asam • Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara melewatkan air yang terkontaminasi pada padatan CaCO3. Senyawa Penting
  • 16.
    • Dipakai sebagaibahan dasar pembuatan asam sulfat • Digunakan dalam baterai • Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk • Digunakan pada korek dan kembang api • Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses Kegunaan Sulfur (S) Belerang dapat diperoleh secara langsung di kawah gunung atau dari deposit belerang di bawah tanah dengan cara Frasch, yaitu dengan memompakan air super panas bertekanan tinggi (pada kondisi tekanan tinggi ini, air dibuat bersuhu sekitar 147oC) sehingga belerang meleleh (titik leleh belerang 120oC). Adanya tekanan tinggi mengakibatkan lelehan belerang keluar melalui pori-pori tanah dan membeku di permukaan tanah. Belerang dari gas alam diperoleh dengan cara mereaksikan gas H2S tersebut dengan gas SO2 yang diperoleh dari pembakaran belerang di udara. S(g) + O2(g) → SO2(g) 2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s) + 2H2O(l) Pembuatan Sulfur (S)
  • 17.
    Chlor (Cl) Sifat Fisis Nomoratom : 17 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p5 Massa Atom relatif : 35,4527 Jari-jari atom : 0,97 Å Titik Didih : -35 C Titik Lebur : -101 C Elektronegatifitas: 2,85 Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 7+ Struktur Atom : molekul diatom Wujud : gas Sifat Kimia Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan Termasuk gas yang beracun Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang kuat Mudah bereaksi dengan unsur lain Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut Terdapat juga dalam carnalite dan silvite
  • 18.
    • Dipakai padaproses pemurnian air • Cl2 dipakai pada disinfectan • KCl digunakan sebagai pupuk • ZnCl2 digunakan sebagai solder • NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere • Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas • Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum • Dipakai pada berbagai macam industri Kegunaan Chlor (Cl) Dalam bidang industri klor dibuat elektrolisis larutan NaCl. Katoda : 2H2O(l) + 2e – → H2(aq) + 2OH – (aq) Anoda : 2Cl – (aq) → Cl2(aq) + 2e - 2H2O(l) + 2Cl–(aq) → H2(g) + 2OH–(aq) + Cl2(g) Pembuatan Chlor (Cl)
  • 19.
    Argon (Ar) Sifat Fisis Nomoratom : 18 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p6 Massa Atom relatif : 39,948 Jari-jari atom : 0,88 Å Titik Didih : -186 C Titik Lebur : -189 C Elektronegatifitas: - Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol Tingkat Oks. Max : - Struktur Atom : molekul monoatom Wujud : gas Sifat Kimia Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasaTidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain. Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan CaC2 Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar kosmik
  • 20.
    • Sebagai pengisibola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu • Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya • Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses • Untuk mendeteksi sumber air tanah • Dipakai dalam roda mobil mewah Kegunaan Argon (Ar) Argon diproduksi secara industri dengan cara distilasi fraksi udara cair dalam suatu unit pemisahan udara kryogenik; suatu proses yang memisahkan nitrogen cair, yang mendidih pada 77,3 K, dari argon, yang mendidih pada 87,3 K, dan oksigen cair, yang mendidih pada 90,2 K. Sekitar 700.000 ton argon diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya. Pembuatan Argon (Ar)
  • 21.
    Tabel Perbandingan Sifat Unsur Na MgAl Si P S Cl Ar Nomor atom 11 12 13 14 15 16 17 18 No massa 23 24 27 28 31 32 35,5 40 Jari-jari ( Å ) 2,23 1,72 1,82 1,46 1,23 1,09 0,97 0,88 Titik Didih 892 1107 2467 2355 280 445 -35 -186 Titik Lebur 98 651 660 1410 44 119 -101 -189 Energi Ionisiasi 495 738 577 787 1060 1000 1260 1520 Elektronegitifitas 1,00 1,25 1,45 1,74 2,05 2,45 2,85 - Tingkat Oks. Max +1 +2 +3 +4 +5 +6 +7 - Struktur Kristal logam Kristal logam Kristal logam Kristal kovalen raksasa Molekul poliatom Molekul poliatom Molekul diatom Molekul monoato m Wujud padat padat padat padat padat padat gas gas
  • 22.
    Contoh Soal 1 Denganmenggunakan data tentang ikatan klorida unsur periode ketiga, jelaskan bagaimana perbandingan titik didih dan titik leleh MgCl2 terhadap AlCl3 dan SiCl4 JAWABAN
  • 23.
    Contoh Soal 2 Bagaimanareaksi yang terjadi jika unsur-unsur Na, Mg, Al, dan S direaksikan dengan oksigen membentuk oksidanya? Ikatan apa yang terjadi pada senyawa yang terbentuk? JAWABAN
  • 24.
    Contoh Soal 3 Tuliskanreaksi yang terjadi antara oksida dari Na, Mg, Al, dan S dengan: a. air b. asam klorida c. basa JAWABAN
  • 25.
    Contoh Soal 4 Mengapalogam alumunium tidak mengalami korosi terus-menerus seperti logam besi? Jelaskan JAWABAN
  • 26.
    Contoh Soal 5 Lapisanoksida alumunium yang sangat tipis dapat dihilangkan dengan menambahkan HgCl2 yang sedikit asam. Lapisan tersebut akan larut, kemudian logam Al di bawahnya akan mendesak Hg2+ dari HgCl2 dan logam Al akan membentuk amalgam dengan Hg. Tuliskan reaksi yang terjadi antara: a. Al2O3 dengan HgCl2 b. Al dengan Hg c. amalgam dengan air JAWABAN
  • 27.
    Contoh Soal 6 Sifatsenyawa alumunium banyak ditemukan oleh sifat ion Al3+ yang ukurannya kecil dan muatannya besar. Jelaskan kaitan hal tersebut dengan sifat Al3+ yang mempunyai kemampuan mengendapkan lumpur pada penambahan tawas ke dalam air keruh JAWABAN
  • 28.
    Contoh Soal 7 Senyawaalumunium klorida dapat membentuk suatu polimer dengan rumus umum (AlCl3)n. Pada suhu tinggi, senyawa tersebut dapat menguap dan membentuk kesetimbangan fase gas pada daerah suhu tertentu (Ar Al = 27 g/mol, Cl = 35,5 g/mol; R = 0,082 L atm/ K mol). Jika suhu uap dinaikkan pada tekanan tetap 1 atm, ternyata gas tetap terdisosiasi menjadi molekul alumunium klorida yang lebih sederhana. Perubahan ini diamati dengan mengukur densitas (massa jenis) uap pada berbagai suhu sehingga diperoleh data sebagai berikut. Suhu (oC) 200 600 800 Massa Jenis (g/mL) 6,87 x 10-3 2,65 x 10-3 1,51 x 10-3
  • 29.
    Contoh Soal 7: Lanjutan Bagaimana rumus molekul senyawa alumunium klorida masing-masing pada suhu 200oC dan 800 oC? Tuliskan reaksi disosiasinya pada suhu antara 200 oC - 800 oC. Apa pendapat anda mengenai keadaan senyawa alumunium klorida tersebut pada suhu 200 oC dan 800 oC? JAWABAN
  • 30.
    Contoh Soal 8 Bagaimanacara memisahkan silikon dan kuarsa? Tuliskan reaksinya. JAWABAN