KIMIA
Unsur Periode 3
Anggota Kelompok:
1. Attar Fikri D.
2. Arya Triansyah
3. M. Fadlil Kirom
4. Rangga Santria A.
KIMIA
SIFAT
Sifat-sifat yang ke kanan makin
bertambah:
Keelektronegatifan
Bilangan oksidasi maksimum
Sifat asam
Sifat oksidator
Sifat-sifat yang ke kanan makin
berkurang:
jari-jari atom
Konduktivitas (daya hantar)
Sifat logam
Sifat basa
Sifat reduktor
• Energi ionisasi tidak menentu
FISIK
SIFAT
• Unsur Na,Mg, Al, Si, P, dan S berwujud padat pada suhu ruangan karena memiliki
titik didih dan titik leleh di atas suhu ruangan
• Unsur Cl dan Ar berwujud gas karena memiliki titik didih dan titik leleh di bawah
suhu ruangan.
Sifat/Senyawa Na Mg Al Si P S Cl Ar
Titik Leleh 97,81 648,8 660,3
7
1,410 44,1 119,0 -100,98 -189,2
Titik Didih 903,8 1.105 2467 2.355 280 44,67 -34,6 -185,7
Logam/Non
SIFAT
Unsur-unsur periode ketiga, seperti Na, Mg, dan Al merupakan unsur
logam, sedangkan unsur-unsur P, S, dan Cl merupakan unsur nonlogam.
Adapun Si merupakan unsur yang memiliki sifat peralihan antara unsur
logam dan nonlogam sehingga disebut unsur metalloid (semi logam).
Argon (Ar) termasuk golongan gas mulia yang bersifat insert (sulit
bereaksi) sehingga tidak dibahas lebih lanjut dalam bab ini.
Asam Basa
SIFAT
• Sifat Basa
Dari kiri ke kanan, unsur-unsur periode ketiga memiliki harga ionisasi yang semakin besar sehingga semakin sukar
melepas electron. Penyebabnya electron Dari unsur tersebut akan kurang tertarik kea rah atau oksigen sehingga
kecenderungan untuk membentuk ion OH menjadi berkurang.
Contoh :
M – OH M+ + OH-
Jadi, dari kiri kekanan sifat basa usnur periode ketiga semakin lemah.
• Sifat Asam
Energi ionisasi unsur periode ketiga dari kiri ke kanan semakin besar sehingga semakinmudah menarik electron
dari atom oksigen. Jadi dari kiri ke kana sifat asam unsur periode ketiga semakin kuat.
Contoh :
M – OH MO- + H+
Senyawa asam unsur periode ketiga, yaitu : asam siukat (H2SiO3) asam fosfat (H3DO4) asam sinfat (H2SO4) dan
asam paklorat (HCO4). Senyawa H2SiO3merupakan asam sangat lemah sehingga mudah terurai menjadi senyawa
SiO2
dan H2O1
MINERAL
Unsur Nama Mineral
Na Nitratin, Natrolit, Mirabilit, Philipsit, Kabazit, Heulandit
Mg Dolomin, Magnesit, Epsomit, Karnalit, Olivin, Krisotil
Al Kernit, Kriolit, Kaolinit, Bauksit
Si Pasir kurasa, Granit, Auminosilikat, Albit, Kaolin
P Flouroapatit, Siapapit, Kloroapatit
S Mineral sulfida, Gips, Seng sulfide
Cl Silvit, Karnalit, Halit
IDENTIFIKASI
Al • Dengan larutan asam : Warna abu-abu
• Dengan larutan basa : Endapan putih
Si
• Dengan menggunakan HCl : Endapan
• Dengan menggunalan Larutan AgNO3 : Endapan putih
• Menggunakan BaCl2 : Endapan Putih
P • Menggunakan Larutan Filtrat Lasaigne : Endapan kuning
S • Dengan melarutkan padatan/cairan yang diuj ke larutan
piridin : Larutan warna biru
• Mereaksikan larutan uji dengan Cd-asetat atau Pb-asetat :
endapan kuning dan endapan hitam
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 11
Konfigurasi e- : [Ne] 3s1
Massa Atom relatif : 22,98977
Jari-jari atom : 2,23 Å
Titik Didih : 892 C
Titik Lebur : 495 C
Elektronegatifitas : 1
Energi Ionisasi : 495 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 1+
Struktur Atom : Kristal logam
Wujud : Padat
Sumber di alam:
• larut di air laut
• pada sumber air alami
Pembuatan:
Logam Na dibuat dengan elektrolisis leburan
NaCl. Reksi yang terjadi:
Katode : Na+
(l) + e Na(l)
Anode : 2Cl-
(l) Cl2(g) + 2e
Kegunaan:
Dipakai dalam pebuatan ester
NACl digunakan oleh hampir semua makhluk
Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
Memurnikan logam K, Rb, Cs
NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
Na
Nomor atom : 12
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2
Massa Atom relatif : 24,305
Jari-jari atom : 1,72 Å
Titik Didih : 1107 C
Titik Lebur : 651 C
Elektronegatifitas : 1,25
Energi Ionisasi : 738 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 2+
Struktur Atom : Kristal
Wujud : Padat
Pembuatan:
Magnesium dibuat melalui elektrolisis lelehan garam kloridanya.
Sumber di alam:
Pada air laut dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine,
serpentine
Kegunaan:
Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen.
Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut
magnalum.
Pemisah sulfur dari besi dan baja.
Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri
percetakan.
Untuk membuat lampu kilat.
Sebagai katalis reaksi organik.
Mg
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 13
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p1
Massa Atom relatif : 26,98154
Jari-jari atom : 1,82 Å
Titik Didih : 2467 C
Titik Lebur : 660 C
Elektronegatifitas : 1,45
Energi Ionisasi : 577 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 3+
Struktur Atom : Kristal
Wujud : Padat
Sumber utamanya adalah biji bauksit
Pembuatan:
Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis aluminim oksida
cair yang
diperoleh dari bauksit, yaitu aluminium oksida hidrat yang
mengandung kotoran.
Kegunaan:
Banyak dipakai dalam industri pesawat
Untuk membuat konstruksi bangunan
Dipakai pada berbagai macam aloi
Untuk membuat magnet yang kuat
Tawas sebagai penjernih air
Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat
luar angkasa
Membuat berbagau alat masak
Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll.
Al
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 14
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2
Massa Atom relatif : 28,0855
Jari-jari atom : 1,46 Å
Titik Didih : 2355 C
Titik Lebur : 1410 C
Elektronegatifitas : 1,74
Energi Ionisasi : 787 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 4+
Struktur Atom : Kristal
Wujud : Padat
Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai
macam silicate yang ada di alam.
Pembuatan:
Pasir kuarsa (SiO2) dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar
30000C dalam tanur listrik (reaktan ditambahkan dari atas tanur)
Kegunaan:
Dipakai dalam pembuatan kaca
Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium,
magnesium, dan tembaga
Digunakan untuk mengisi bagian tubuh pasien dalam
bentuk silikone (polimer silikon untuk mengubah
jaringan pada tubuh)
Si
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 15
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3
Massa Atom relatif : 30,97376
Jari-jari atom : 1,23 Å
Titik Didih : 280 C
Titik Lebur : 44 C
Elektronegatifitas : 2,05
Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 5+
Struktur Atom : molekul Poliatom
Wujud : Padat
Pembuatan:
Fosforus Putih. Diperoleh dengan reduksi fosforit, dalam
batuan fosfat yang dipanaskan dengan kokas dan pasir
silika pada suhu 1400-15000C.
Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral :
dolomite, magnetite, olivine, serpentine
Kegunaan:
Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya
disebut magnalum
Pemisah sulfur dari besi dan baja
Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri
percetakan
Untuk membuat lampu kilat
Sebagai katalis reaksi organik
P
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 16
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4
Massa Atom relatif : 32,066
Jari-jari atom : 1,09 Å
Titik Didih : 445 C
Titik Lebur : 119 C
Elektronegatifitas : 2,45
Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 6+
Struktur Atom : molekul poliatom
Wujud : Padat
Secara alami banyak terdapat di gunung berapi
Pembuatan:
• sulfur kemungkinan merupakan hasil reaksi gas SO2
dan H2S yang terdapat dalam gas vulkanik.
Deposit belerang yang terdapat dibawah permukaan,
ditambang dengan proses Frasch.
Kegunaan:
Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam
sulfat.
Digunakan dalam baterai
Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
Digunakan pada korek dan kembang api
Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai
proses.
S
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 17
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5
Massa Atom relatif : 35,4527
Jari-jari atom : 0,97 Å
Titik Didih : -35 C
Titik Lebur : -101 C
Elektronegatifitas : 2,85
Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 7+
Struktur Atom : molekul diatom
Wujud : gas
Pembuatan:
Klorin dibuat melalui proses Downs, yang dilakukan
dengan cara mengelektrolisis leburan NaCl, yang dicampur
dengan sedikit NaF sebelum dicairkan, dengan tujuan
untuk menurunkan titik lebur NaCl dari 800 menjadi
10000C
Sumber di alam: di air laut
Kegunaan:
Dipakai pada proses pemurnian air
Cl2 dipakai pada disinfectan
KCl digunakan sebagai pupuk
ZnCl2 digunakan sebagai solder
NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere
Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam
proses daur ulang kertas
Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
Dipakai pada berbagai macam industri
Cl
PEMBUATAN KEGUNAAN
Nomor atom : 18
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6
Massa Atom relatif : 39,948
Jari-jari atom : 0,88 Å
Titik Didih : -186 C
Titik Lebur : -189 C
Elektronegatifitas : -
Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : -
Struktur Atom : molekul monoatom
Wujud : gas
Argon dapat ditemukan di alam, yakni di udara karena
merupakan penyusun udara.
Kegunaan:
Sebagai pengisi bola lampu karena Argon
tidak bereaksi dengan kawat lampu
Dipakai dalam industri logam sebagai inert
saat pemotongan dan proses lainnya
Untuk membuat lapisan pelindung pada
berbagai macam proses
Untuk mendeteksi sumber air tanah
Dipakai dalam roda mobil mewah
Cara memperoleh Argon:
1. Dengan memperolehnya dari atmosfer / udara
bebas secara destilasi fraksional pada udaca cair
2. Menemisikan positron / elektron ke atom K
K + 1e Ar
40 isotop Ar dengan proton 40
Ar
PEMBUATAN KEGUNAAN

Unsur Periode 3 ppt

  • 1.
    KIMIA Unsur Periode 3 AnggotaKelompok: 1. Attar Fikri D. 2. Arya Triansyah 3. M. Fadlil Kirom 4. Rangga Santria A.
  • 2.
    KIMIA SIFAT Sifat-sifat yang kekanan makin bertambah: Keelektronegatifan Bilangan oksidasi maksimum Sifat asam Sifat oksidator Sifat-sifat yang ke kanan makin berkurang: jari-jari atom Konduktivitas (daya hantar) Sifat logam Sifat basa Sifat reduktor • Energi ionisasi tidak menentu
  • 3.
    FISIK SIFAT • Unsur Na,Mg,Al, Si, P, dan S berwujud padat pada suhu ruangan karena memiliki titik didih dan titik leleh di atas suhu ruangan • Unsur Cl dan Ar berwujud gas karena memiliki titik didih dan titik leleh di bawah suhu ruangan. Sifat/Senyawa Na Mg Al Si P S Cl Ar Titik Leleh 97,81 648,8 660,3 7 1,410 44,1 119,0 -100,98 -189,2 Titik Didih 903,8 1.105 2467 2.355 280 44,67 -34,6 -185,7
  • 4.
    Logam/Non SIFAT Unsur-unsur periode ketiga,seperti Na, Mg, dan Al merupakan unsur logam, sedangkan unsur-unsur P, S, dan Cl merupakan unsur nonlogam. Adapun Si merupakan unsur yang memiliki sifat peralihan antara unsur logam dan nonlogam sehingga disebut unsur metalloid (semi logam). Argon (Ar) termasuk golongan gas mulia yang bersifat insert (sulit bereaksi) sehingga tidak dibahas lebih lanjut dalam bab ini.
  • 5.
    Asam Basa SIFAT • SifatBasa Dari kiri ke kanan, unsur-unsur periode ketiga memiliki harga ionisasi yang semakin besar sehingga semakin sukar melepas electron. Penyebabnya electron Dari unsur tersebut akan kurang tertarik kea rah atau oksigen sehingga kecenderungan untuk membentuk ion OH menjadi berkurang. Contoh : M – OH M+ + OH- Jadi, dari kiri kekanan sifat basa usnur periode ketiga semakin lemah. • Sifat Asam Energi ionisasi unsur periode ketiga dari kiri ke kanan semakin besar sehingga semakinmudah menarik electron dari atom oksigen. Jadi dari kiri ke kana sifat asam unsur periode ketiga semakin kuat. Contoh : M – OH MO- + H+ Senyawa asam unsur periode ketiga, yaitu : asam siukat (H2SiO3) asam fosfat (H3DO4) asam sinfat (H2SO4) dan asam paklorat (HCO4). Senyawa H2SiO3merupakan asam sangat lemah sehingga mudah terurai menjadi senyawa SiO2 dan H2O1
  • 6.
    MINERAL Unsur Nama Mineral NaNitratin, Natrolit, Mirabilit, Philipsit, Kabazit, Heulandit Mg Dolomin, Magnesit, Epsomit, Karnalit, Olivin, Krisotil Al Kernit, Kriolit, Kaolinit, Bauksit Si Pasir kurasa, Granit, Auminosilikat, Albit, Kaolin P Flouroapatit, Siapapit, Kloroapatit S Mineral sulfida, Gips, Seng sulfide Cl Silvit, Karnalit, Halit
  • 7.
    IDENTIFIKASI Al • Denganlarutan asam : Warna abu-abu • Dengan larutan basa : Endapan putih Si • Dengan menggunakan HCl : Endapan • Dengan menggunalan Larutan AgNO3 : Endapan putih • Menggunakan BaCl2 : Endapan Putih P • Menggunakan Larutan Filtrat Lasaigne : Endapan kuning S • Dengan melarutkan padatan/cairan yang diuj ke larutan piridin : Larutan warna biru • Mereaksikan larutan uji dengan Cd-asetat atau Pb-asetat : endapan kuning dan endapan hitam
  • 8.
    PEMBUATAN KEGUNAAN Nomor atom: 11 Konfigurasi e- : [Ne] 3s1 Massa Atom relatif : 22,98977 Jari-jari atom : 2,23 Å Titik Didih : 892 C Titik Lebur : 495 C Elektronegatifitas : 1 Energi Ionisasi : 495 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 1+ Struktur Atom : Kristal logam Wujud : Padat Sumber di alam: • larut di air laut • pada sumber air alami Pembuatan: Logam Na dibuat dengan elektrolisis leburan NaCl. Reksi yang terjadi: Katode : Na+ (l) + e Na(l) Anode : 2Cl- (l) Cl2(g) + 2e Kegunaan: Dipakai dalam pebuatan ester NACl digunakan oleh hampir semua makhluk Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue Memurnikan logam K, Rb, Cs NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah Na
  • 9.
    Nomor atom :12 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 Massa Atom relatif : 24,305 Jari-jari atom : 1,72 Å Titik Didih : 1107 C Titik Lebur : 651 C Elektronegatifitas : 1,25 Energi Ionisasi : 738 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 2+ Struktur Atom : Kristal Wujud : Padat Pembuatan: Magnesium dibuat melalui elektrolisis lelehan garam kloridanya. Sumber di alam: Pada air laut dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine Kegunaan: Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen. Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum. Pemisah sulfur dari besi dan baja. Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan. Untuk membuat lampu kilat. Sebagai katalis reaksi organik. Mg PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 10.
    Nomor atom :13 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p1 Massa Atom relatif : 26,98154 Jari-jari atom : 1,82 Å Titik Didih : 2467 C Titik Lebur : 660 C Elektronegatifitas : 1,45 Energi Ionisasi : 577 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 3+ Struktur Atom : Kristal Wujud : Padat Sumber utamanya adalah biji bauksit Pembuatan: Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis aluminim oksida cair yang diperoleh dari bauksit, yaitu aluminium oksida hidrat yang mengandung kotoran. Kegunaan: Banyak dipakai dalam industri pesawat Untuk membuat konstruksi bangunan Dipakai pada berbagai macam aloi Untuk membuat magnet yang kuat Tawas sebagai penjernih air Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa Membuat berbagau alat masak Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll. Al PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 11.
    Nomor atom :14 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2 Massa Atom relatif : 28,0855 Jari-jari atom : 1,46 Å Titik Didih : 2355 C Titik Lebur : 1410 C Elektronegatifitas : 1,74 Energi Ionisasi : 787 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 4+ Struktur Atom : Kristal Wujud : Padat Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai macam silicate yang ada di alam. Pembuatan: Pasir kuarsa (SiO2) dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar 30000C dalam tanur listrik (reaktan ditambahkan dari atas tanur) Kegunaan: Dipakai dalam pembuatan kaca Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga Digunakan untuk mengisi bagian tubuh pasien dalam bentuk silikone (polimer silikon untuk mengubah jaringan pada tubuh) Si PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 12.
    Nomor atom :15 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3 Massa Atom relatif : 30,97376 Jari-jari atom : 1,23 Å Titik Didih : 280 C Titik Lebur : 44 C Elektronegatifitas : 2,05 Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 5+ Struktur Atom : molekul Poliatom Wujud : Padat Pembuatan: Fosforus Putih. Diperoleh dengan reduksi fosforit, dalam batuan fosfat yang dipanaskan dengan kokas dan pasir silika pada suhu 1400-15000C. Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine Kegunaan: Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum Pemisah sulfur dari besi dan baja Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan Untuk membuat lampu kilat Sebagai katalis reaksi organik P PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 13.
    Nomor atom :16 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4 Massa Atom relatif : 32,066 Jari-jari atom : 1,09 Å Titik Didih : 445 C Titik Lebur : 119 C Elektronegatifitas : 2,45 Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 6+ Struktur Atom : molekul poliatom Wujud : Padat Secara alami banyak terdapat di gunung berapi Pembuatan: • sulfur kemungkinan merupakan hasil reaksi gas SO2 dan H2S yang terdapat dalam gas vulkanik. Deposit belerang yang terdapat dibawah permukaan, ditambang dengan proses Frasch. Kegunaan: Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat. Digunakan dalam baterai Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk Digunakan pada korek dan kembang api Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses. S PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 14.
    Nomor atom :17 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5 Massa Atom relatif : 35,4527 Jari-jari atom : 0,97 Å Titik Didih : -35 C Titik Lebur : -101 C Elektronegatifitas : 2,85 Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 7+ Struktur Atom : molekul diatom Wujud : gas Pembuatan: Klorin dibuat melalui proses Downs, yang dilakukan dengan cara mengelektrolisis leburan NaCl, yang dicampur dengan sedikit NaF sebelum dicairkan, dengan tujuan untuk menurunkan titik lebur NaCl dari 800 menjadi 10000C Sumber di alam: di air laut Kegunaan: Dipakai pada proses pemurnian air Cl2 dipakai pada disinfectan KCl digunakan sebagai pupuk ZnCl2 digunakan sebagai solder NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum Dipakai pada berbagai macam industri Cl PEMBUATAN KEGUNAAN
  • 15.
    Nomor atom :18 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6 Massa Atom relatif : 39,948 Jari-jari atom : 0,88 Å Titik Didih : -186 C Titik Lebur : -189 C Elektronegatifitas : - Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol Tingkat Oks. Max : - Struktur Atom : molekul monoatom Wujud : gas Argon dapat ditemukan di alam, yakni di udara karena merupakan penyusun udara. Kegunaan: Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses Untuk mendeteksi sumber air tanah Dipakai dalam roda mobil mewah Cara memperoleh Argon: 1. Dengan memperolehnya dari atmosfer / udara bebas secara destilasi fraksional pada udaca cair 2. Menemisikan positron / elektron ke atom K K + 1e Ar 40 isotop Ar dengan proton 40 Ar PEMBUATAN KEGUNAAN