Un


Oleh :
- Nastiti Rahajeng   - Riska Yuni P
- Thorigul Achmad    - Fika Santi P

Rabu, 26-09-2012
1.Temperamen Anak Cenderung Negatif
2.Kompetensi Mata Pelajaran Penjaskes
  Tidak Tercapai
3.Guru yang Kurang Efektif dengan
  disiplin rendah
4.Siswa Melihat Video Porno
Landasan Teori
• Menurut Santrock (2008: 160) temperamen
  adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya
  dalam memberi tanggapan atau respons
  terhadap situasi dan kondisi yang terjadi.

• Menurut Thomas & Chess (1991) terdapat 3 tipe
  gaya temperamen
  1. Easy Child
  2. Difficult Child
  3. Slow-to-warm-up Child
Permasalahan
• Beberapa siswa sering lepas kontrol ketika ada
  teman yang menjahili dirinya sehingga
  menimbulkan kegaduhan dalam kelas dan
  menggangu KBM.

• Penyebab  Perrceraian Keluarga, Sering
  dipukuli oleh orang tua ketika di rumah, dan
  mencoba menarik atau mencari perhatian dari
  teman dan orang di sekitarnya
Alternatif Pemecahan
         Melakukan hubungan dan komunikasi yang
berkesinambungan dengan pihak keluarga yang bersangkutan

Meningkatkan intensitas dalam berkomunikasi dengan siswa-
                 siswa yang bersangkutan

  Guru sebaiknya mencoba menerapkan berbagai macam
  metode dan model pembelajaran yang menyenangkan

 Beri penghargaan pada tiap siswa yang berhasil dan berani
        sehingga dapat menumbuhkan motivasinya


      Menciptakan lingkungan belajar yang bervariasi
KOMPETENSI MATA
PELAJARAN PENJASKES PADA
KURIKULUM TIDAK TERCAPAI
Landasan Teori
• UU RI No. 2 Tahun 1989 Pasal 30 ayat 3
  menyatakan bahwa isi kurikulum pendidikan
  dasar harus memuat sekurang-kurangnya
  bahan kajian dan pelajaran tentang 
  Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, PKn,
  Bindo, membaca & menulis, matematika,
  pengantar sains & teknologi, ilmu bumi,
  sejarah nasional & sejarah umum, kertakes,
  Penjaskes, menggambar, dan bahasa inggris
  (Dalam Tirtarahardja dan Sulo, 2005: 272-273).
Permasalahan
• Guru hanya mengajar materi seadanya saja
  untuk mata pelajaran PJK.
• Ketika mapel PJK, siswa hanya bermain di luar
  kelas dengan mengenakan pakaian olahraga.

• Penyebab  Guru tidak mengetahui bahwa
  ada kurikulum untuk mapel PJK dan tidak
  adanya guru tetap untuk mapel PJK.
Alternatif Pemecahan

    Memberitahu adanya kurikulum untuk mapel PJK



Guru sebaiknya mempersiapkan diri sebelum mengajarkan
                materi kepada siswanya



 Disarankan kepada pihak sekolah untuk menambah atau
   merekrut satu tenaga pendidik, khusunya mapel PJK
CARA MENGAJAR GURU BAHASA
INGGRIS YANG KURANG EFEKTIF
DENGAN DISIPLIN RENDAH
Landasan Teori

• Menurut Santrock      • Kriteria guru yang efektif
  (2008: 7) guru yang      mengetahui cara-cara
  efektif memiliki        tepat untuk memotivasi,
  strategi pengajaran     berkomunikasi,
  yang baik dengan        berhubungan dengan
  didukung oleh           siswa, memahami
  metode penetapan        pemanfaatan teknologi,
  tujuan, rancangan       penguasaan materi
  pengajaran, dan         pelajaran, dan memiliki
  manajemen kelas.        gaya mengajar yang
                          menyenangkan
Permasalahan
• Guru bahasa inggris        • Penyebab  tidak
  mengajarkan materinya        tahu kalau ada
  dengan gaya yang             kurikulum untuk
  monoton                      mapel bahasa inggris,
• Mengajarnya relatif          menghadapi masalah
  pada mood sang guru          keluarga yang pelik,
• Sering tidak masuk kelas     dan merangkap
  untuk melaksanakan           pekerjaan sebagai
  kewajiabannya dan tidak      guru PAUD
  menggunakan kurikulum
  sebagai acuan
  mengajarnya
Alternatif Pemecahan

Memberitahu dan berbagi dengan guru yang bersangkutan
   tentang adanya kurikulum mapel bahasa inggris




 Sebaiknya kepala sekolah memberikan teguran kepada
               guru yang bersangkutan
SISWA YANG
MELIHAT VIDEO
PORNO
Landasan Teori
• Melihat video porno menimbulkan kecanduan yang
  mengganggu fungsi otak.Ahli bedah syaraf dari
  Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald
  L. Hilton Jr, MD (dalam Pramono, 2012)
  mengatakan bahwa adiksi (kecanduan)
  mengakibatkan otak bagian tengah depan yang
  disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik
  mengecil. Fungsi Otak tengah mirip kerjanya
  seperti pusat komunikasi antar bagian otak.
  Informasi yang didapat dari panca indera diteruskan
  oleh otak tengah ke otak berpikir yang relevan. Jika
  otak tengah dalam keadaan aktif, semua informasi
  akan terdistribusi dengan baik.
Permasalahan
   Berdasarkan hasil observasi yang telah
    dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5
    Malang, terdapat salah satu permasalahan
    yaitu Yesika, Dela, Eky, dan Rozak dimana
    meraka pernah melihat video porno.
   Setelah di tanya oleh wali kelas, keempat
    siswa tersebut dapat menceritakan dengan
    runtut setiap adegan yang ada dalam video
    yang mereka lihat.
Alternatif Pemecahan

• Guru menjalin komunikasi dengan orang tua.
• Anak SD dilarang membawa telefon
  genggaam yang canggih
• Orang tua mendampingi anak saat melihat
  televisi
• Memberikan penguatan spiritual
SISWA YANG
HIPERAKTIF
Landasan Teori
   Dr. Seto Mulyadi dalam bukunya
    “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari“
    mengatakan pengertian istilah anak
    hiperaktif adalah : Hiperaktif
    menunjukkan adanya suatu pola perilaku
    yang menetap pada seorang anak.
    Perilaku ini ditandai dengan sikap tidak
    mau diam, tidak bisa berkonsentrasi dan
    bertindak sekehendak hatinya atau
    impulsif (dalam Hafidh, 2010).
Permasalahan
   Berdasarkan hasil observasi yang telah
    dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5
    Malang, terdapat salah satu siswa
    yaitu Zein, yang mengalami
    permasalahan dalam pembelajaran
    yaitu siswa sukaberjalan-jalan pada
    waktu kegiatan belajar mengajar
    berlangsung. Selain itu anak bertindak
    sesuka hatinya atau tidak terarah.
Alternatif Pemecahan
• Lingkungan belajar yang bervariasi.
• Beri kesempatan murid untuk berdiri dan
  berjalan-jalan.
• Gunakan strategi manajemen perilaku,
  terutama dengan memberikan tanggapan
  positif jika terjadi kemajuan.
• Lengkapi instruksi verbal dengan instruksi
  visual dan gunakan instruksi yang sederhana.
SISWA DENGAN RENTANG
USIA YANG JAUH BERBEDA
Landasan Teori
• Menurut Kurnia, dkk (2008: 2-21) anak-anak pada rentang usia
  6 – 12 tahun disebut anak usia sekolah dasar karena anak
  bersekolah disekolah dasar. Sedangkan masa puber terjadi
  masa rentang usia anak 12 - 15 tahun.
• Karakteristik puber antara lain: sikap menarik diri dan
  menyendiri; merasa bosan melakukan kegiatan permainan
  pada masa anak; inkoordinasi gerakan yang mengakibatkan
  kecanggungan; antagonisme sosial yang membuat anak sulit
  bekerja sama dan sering membantah; emosi meninggi
  sehingga puber cenderung merasa sedih, marah, gelisah,
  khawatir, dan kurang percaya diri.
• Salah satu tugas perkembangan sepanjang rentang kehidupan
  ada menurut Havighurst (Kurnia, dkk. 2008: 1-31), yaitu belajar
  menyesuaikan diri dengan teman seusianya.
Permasalahan
• Siswa-siswa kelas 4 SDN Jatimulyo berjumlah
  29 anak dengan mayoritas umur 9 tahun.
  Namun, terdapat satu siswa yang berusia 13
  tahun (tahun kelahiran 1991). Rentang usia
  yang tergolong jauh berbeda, siswa ini sulit
  untuk bersosialisasi karena tidak memiliki
  teman sebaya. sebaya yang ia miliki yaitu
  orang-orang di luar lingkungan sekolah oleh
  karena itu prestasi belajar siswa ini tergolong
  rendah karena waktu dihabiskan untuk
  bermain dengan teman di lingkungan rumah.
Alternatif pemecahan

• Pendekatan perubahan tingkah laku
• Pendekatan suasana emosi dan
  hubungan sosial.
• Pendekatan proses kelompok.
• Pengaturan tempat duduk.
SISWA YANG SERING
BERSIKAP “MEMBADUT”
DI KELAS
Landasan Teori
• Menurut Kurnia, dkk (2008:3-20) perilaku tak bermoral
  yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial
  karena sikap tidak setuju dengan standar sosial yang
  berlaku atau adanya perasaan wajib menyesuaikan diri,
  serta perilaku amoral yaitu perilaku yang tidak sesuai
  harapan sosial karena ketidakacuhan atau pelanggaran
  terhadap standar kelompok sosial.
• Menurut Kurnia, dkk (2008:3-31) disiplin diperlukan
  untuk membentuk perilaku yang sesuai dengan aturan
  dan peran yang ditetapkan dalam kelompok budaya
  tempat orang tersebut menjalani kehidupannya. Melalui
  disiplin, anak belajar untuk berperilaku dan bersikap yang
  baik seperti yang diharapkan masyarakat lingkungannya.
Permasalahan
• mengakibatkan pembelajaran tidak belajar
  dengan efektif karena secara langsung
  mengganggu guru ketika menjelskan materi
  dan siswa yang lain untuk menerima
  pelajaran. Sikap membadut akan
  menimbulkan kegaduhan, yaitu akibat respon
  siswa-siswa yang lain yang merasa terganggu
  atau bahkan merasa lucu sehingga ikut ramai
  saat pembelajaran berlangsung.
Alternatif Pemecahan

•   Pendekatan otoriter
•   Tindakan korektif
•   Pendekatan tiingkah laku
•   Permodelan oleh guru
GURU TIDAK
MENGGUNAKAN
MEDIA DAN MODEL
PEMBELAJARAN
Landasan Teori
• Model pembelajaran : Kerangka konseptual yang
  melukiskan prosedur yang sistematik dalam
  mengorganisasikan pengalaman belajar untuk
  mencapai tujuan.
• Media pembelajaran : Sarana fisik untuk
  menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti :
  buku, film, video dan sebagainya.
• Menurut Jensen, 2010:24 Penerapan model
  pembelajaran dan penggunaan media belajar
  dalam proses pembelajaran akan menciptakan
  suasana dan lingkungan pembelajaran yang
  menyenangkan.
Permasalahan
    Permasalahan             Latar belakang

Dalam kegiatan belajar,   Guru kelas 4 tidak dapat
guru tidak menggunakan    menggunakan model-
model pembelajaran dan    model pembelajaran dan
media pembelajaran.       tidak dapat menggunakan
                          media pembelajaran yang
Hal ini berdampak pada    ada dikelas
kegiatan pembelajaran
yang didominasi oleh
guru
Alternatif Pemacahan



    Guru mencari literatur


Mahasiswa menerapkan model
pembelajaran dalam mengajar
GENK DALAM KELAS
Landasan Teori
• Menurut Kurnia, 2008:2-15 peserta didik usia
  SD/MI yang berada pada periode akhir,
  mereka mulai membentuk kelompok bermain
  yang dapat berkembang menjadi kelompok
  belajar dan melakukan aktivitas pada masa
  akhir. Pembentukan kelompok ini membentuk
  sebuah Geng dimana kelompok atau geng ini
  memegang peranan penting dalam
  perkembangan sosial.
Permasalahan
    Permasalahan              Latar belakang

Siswa dalam kelas          Kecocokan dan
membentuk geng             kebutuhan yang sama
                           antara siswa satu dengan
Kelompok ini               siswa yang lain
mengakibatkan suatu
kesenjangan sosial dalam
lingkungan kelas
Alternatif
Pemecahan
Masalah           Merancang kegiatan

           1      belajar dengan
                  berkelompok

              Guru yang menentukan
       2      kelompok


           Pengaturan posisi tempat
   3
   3       duduk
Tekanan Teman
Sebaya
Landasan Teori
• Menurut Sudirman ( dalam Djamarah, 2006:
  178) tujuan pengelolaan kelas adalah
  menyediakan fasilitas bagi bermacam-macam
  kegiatan belajar siswa dalam lingkungan
  sosial, emosional, dan intelektual dalam
  kelas.
• Salah satu bentuk pelanggaran disiplin yang
  bersifat kelompok adalah kelas mereaksi
  negatif salah seorang anggota.
Permasalahan
    Permasalahan             Latar belakang

Siswa dalam kelas         1. Sering datang
mereaksi negative salah      terlambat
seorang siswa dengan      2. Sering tidak masuk
mengolok-olok                sekolah
                          3. Tidak menyelesaikan
                             tugas dari guru
Alternative Pemecahan

1                2               3

Pendekatan      Pendekatan      Menjalin
 kepada siswa    dengan siswa    komunikasi
                 yang lain di    dengan orang
                 kelas           tua siswa
PPT Problematika Pembelajaran Kelas 4

PPT Problematika Pembelajaran Kelas 4

  • 1.
    Un Oleh : - NastitiRahajeng - Riska Yuni P - Thorigul Achmad - Fika Santi P Rabu, 26-09-2012
  • 2.
    1.Temperamen Anak CenderungNegatif 2.Kompetensi Mata Pelajaran Penjaskes Tidak Tercapai 3.Guru yang Kurang Efektif dengan disiplin rendah 4.Siswa Melihat Video Porno
  • 7.
    Landasan Teori • MenurutSantrock (2008: 160) temperamen adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan atau respons terhadap situasi dan kondisi yang terjadi. • Menurut Thomas & Chess (1991) terdapat 3 tipe gaya temperamen 1. Easy Child 2. Difficult Child 3. Slow-to-warm-up Child
  • 8.
    Permasalahan • Beberapa siswasering lepas kontrol ketika ada teman yang menjahili dirinya sehingga menimbulkan kegaduhan dalam kelas dan menggangu KBM. • Penyebab  Perrceraian Keluarga, Sering dipukuli oleh orang tua ketika di rumah, dan mencoba menarik atau mencari perhatian dari teman dan orang di sekitarnya
  • 9.
    Alternatif Pemecahan Melakukan hubungan dan komunikasi yang berkesinambungan dengan pihak keluarga yang bersangkutan Meningkatkan intensitas dalam berkomunikasi dengan siswa- siswa yang bersangkutan Guru sebaiknya mencoba menerapkan berbagai macam metode dan model pembelajaran yang menyenangkan Beri penghargaan pada tiap siswa yang berhasil dan berani sehingga dapat menumbuhkan motivasinya Menciptakan lingkungan belajar yang bervariasi
  • 10.
    KOMPETENSI MATA PELAJARAN PENJASKESPADA KURIKULUM TIDAK TERCAPAI
  • 11.
    Landasan Teori • UURI No. 2 Tahun 1989 Pasal 30 ayat 3 menyatakan bahwa isi kurikulum pendidikan dasar harus memuat sekurang-kurangnya bahan kajian dan pelajaran tentang  Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, PKn, Bindo, membaca & menulis, matematika, pengantar sains & teknologi, ilmu bumi, sejarah nasional & sejarah umum, kertakes, Penjaskes, menggambar, dan bahasa inggris (Dalam Tirtarahardja dan Sulo, 2005: 272-273).
  • 12.
    Permasalahan • Guru hanyamengajar materi seadanya saja untuk mata pelajaran PJK. • Ketika mapel PJK, siswa hanya bermain di luar kelas dengan mengenakan pakaian olahraga. • Penyebab  Guru tidak mengetahui bahwa ada kurikulum untuk mapel PJK dan tidak adanya guru tetap untuk mapel PJK.
  • 13.
    Alternatif Pemecahan Memberitahu adanya kurikulum untuk mapel PJK Guru sebaiknya mempersiapkan diri sebelum mengajarkan materi kepada siswanya Disarankan kepada pihak sekolah untuk menambah atau merekrut satu tenaga pendidik, khusunya mapel PJK
  • 14.
    CARA MENGAJAR GURUBAHASA INGGRIS YANG KURANG EFEKTIF DENGAN DISIPLIN RENDAH
  • 15.
    Landasan Teori • MenurutSantrock • Kriteria guru yang efektif (2008: 7) guru yang  mengetahui cara-cara efektif memiliki tepat untuk memotivasi, strategi pengajaran berkomunikasi, yang baik dengan berhubungan dengan didukung oleh siswa, memahami metode penetapan pemanfaatan teknologi, tujuan, rancangan penguasaan materi pengajaran, dan pelajaran, dan memiliki manajemen kelas. gaya mengajar yang menyenangkan
  • 16.
    Permasalahan • Guru bahasainggris • Penyebab  tidak mengajarkan materinya tahu kalau ada dengan gaya yang kurikulum untuk monoton mapel bahasa inggris, • Mengajarnya relatif menghadapi masalah pada mood sang guru keluarga yang pelik, • Sering tidak masuk kelas dan merangkap untuk melaksanakan pekerjaan sebagai kewajiabannya dan tidak guru PAUD menggunakan kurikulum sebagai acuan mengajarnya
  • 17.
    Alternatif Pemecahan Memberitahu danberbagi dengan guru yang bersangkutan tentang adanya kurikulum mapel bahasa inggris Sebaiknya kepala sekolah memberikan teguran kepada guru yang bersangkutan
  • 18.
  • 19.
    Landasan Teori • Melihatvideo porno menimbulkan kecanduan yang mengganggu fungsi otak.Ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD (dalam Pramono, 2012) mengatakan bahwa adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil. Fungsi Otak tengah mirip kerjanya seperti pusat komunikasi antar bagian otak. Informasi yang didapat dari panca indera diteruskan oleh otak tengah ke otak berpikir yang relevan. Jika otak tengah dalam keadaan aktif, semua informasi akan terdistribusi dengan baik.
  • 20.
    Permasalahan  Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5 Malang, terdapat salah satu permasalahan yaitu Yesika, Dela, Eky, dan Rozak dimana meraka pernah melihat video porno.  Setelah di tanya oleh wali kelas, keempat siswa tersebut dapat menceritakan dengan runtut setiap adegan yang ada dalam video yang mereka lihat.
  • 21.
    Alternatif Pemecahan • Gurumenjalin komunikasi dengan orang tua. • Anak SD dilarang membawa telefon genggaam yang canggih • Orang tua mendampingi anak saat melihat televisi • Memberikan penguatan spiritual
  • 22.
  • 23.
    Landasan Teori  Dr. Seto Mulyadi dalam bukunya “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari“ mengatakan pengertian istilah anak hiperaktif adalah : Hiperaktif menunjukkan adanya suatu pola perilaku yang menetap pada seorang anak. Perilaku ini ditandai dengan sikap tidak mau diam, tidak bisa berkonsentrasi dan bertindak sekehendak hatinya atau impulsif (dalam Hafidh, 2010).
  • 24.
    Permasalahan  Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5 Malang, terdapat salah satu siswa yaitu Zein, yang mengalami permasalahan dalam pembelajaran yaitu siswa sukaberjalan-jalan pada waktu kegiatan belajar mengajar berlangsung. Selain itu anak bertindak sesuka hatinya atau tidak terarah.
  • 25.
    Alternatif Pemecahan • Lingkunganbelajar yang bervariasi. • Beri kesempatan murid untuk berdiri dan berjalan-jalan. • Gunakan strategi manajemen perilaku, terutama dengan memberikan tanggapan positif jika terjadi kemajuan. • Lengkapi instruksi verbal dengan instruksi visual dan gunakan instruksi yang sederhana.
  • 26.
    SISWA DENGAN RENTANG USIAYANG JAUH BERBEDA
  • 27.
    Landasan Teori • MenurutKurnia, dkk (2008: 2-21) anak-anak pada rentang usia 6 – 12 tahun disebut anak usia sekolah dasar karena anak bersekolah disekolah dasar. Sedangkan masa puber terjadi masa rentang usia anak 12 - 15 tahun. • Karakteristik puber antara lain: sikap menarik diri dan menyendiri; merasa bosan melakukan kegiatan permainan pada masa anak; inkoordinasi gerakan yang mengakibatkan kecanggungan; antagonisme sosial yang membuat anak sulit bekerja sama dan sering membantah; emosi meninggi sehingga puber cenderung merasa sedih, marah, gelisah, khawatir, dan kurang percaya diri. • Salah satu tugas perkembangan sepanjang rentang kehidupan ada menurut Havighurst (Kurnia, dkk. 2008: 1-31), yaitu belajar menyesuaikan diri dengan teman seusianya.
  • 28.
    Permasalahan • Siswa-siswa kelas4 SDN Jatimulyo berjumlah 29 anak dengan mayoritas umur 9 tahun. Namun, terdapat satu siswa yang berusia 13 tahun (tahun kelahiran 1991). Rentang usia yang tergolong jauh berbeda, siswa ini sulit untuk bersosialisasi karena tidak memiliki teman sebaya. sebaya yang ia miliki yaitu orang-orang di luar lingkungan sekolah oleh karena itu prestasi belajar siswa ini tergolong rendah karena waktu dihabiskan untuk bermain dengan teman di lingkungan rumah.
  • 29.
    Alternatif pemecahan • Pendekatanperubahan tingkah laku • Pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial. • Pendekatan proses kelompok. • Pengaturan tempat duduk.
  • 30.
    SISWA YANG SERING BERSIKAP“MEMBADUT” DI KELAS
  • 31.
    Landasan Teori • MenurutKurnia, dkk (2008:3-20) perilaku tak bermoral yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial karena sikap tidak setuju dengan standar sosial yang berlaku atau adanya perasaan wajib menyesuaikan diri, serta perilaku amoral yaitu perilaku yang tidak sesuai harapan sosial karena ketidakacuhan atau pelanggaran terhadap standar kelompok sosial. • Menurut Kurnia, dkk (2008:3-31) disiplin diperlukan untuk membentuk perilaku yang sesuai dengan aturan dan peran yang ditetapkan dalam kelompok budaya tempat orang tersebut menjalani kehidupannya. Melalui disiplin, anak belajar untuk berperilaku dan bersikap yang baik seperti yang diharapkan masyarakat lingkungannya.
  • 32.
    Permasalahan • mengakibatkan pembelajarantidak belajar dengan efektif karena secara langsung mengganggu guru ketika menjelskan materi dan siswa yang lain untuk menerima pelajaran. Sikap membadut akan menimbulkan kegaduhan, yaitu akibat respon siswa-siswa yang lain yang merasa terganggu atau bahkan merasa lucu sehingga ikut ramai saat pembelajaran berlangsung.
  • 33.
    Alternatif Pemecahan • Pendekatan otoriter • Tindakan korektif • Pendekatan tiingkah laku • Permodelan oleh guru
  • 34.
  • 35.
    Landasan Teori • Modelpembelajaran : Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan. • Media pembelajaran : Sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. • Menurut Jensen, 2010:24 Penerapan model pembelajaran dan penggunaan media belajar dalam proses pembelajaran akan menciptakan suasana dan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan.
  • 36.
    Permasalahan Permasalahan Latar belakang Dalam kegiatan belajar, Guru kelas 4 tidak dapat guru tidak menggunakan menggunakan model- model pembelajaran dan model pembelajaran dan media pembelajaran. tidak dapat menggunakan media pembelajaran yang Hal ini berdampak pada ada dikelas kegiatan pembelajaran yang didominasi oleh guru
  • 37.
    Alternatif Pemacahan Guru mencari literatur Mahasiswa menerapkan model pembelajaran dalam mengajar
  • 38.
  • 39.
    Landasan Teori • MenurutKurnia, 2008:2-15 peserta didik usia SD/MI yang berada pada periode akhir, mereka mulai membentuk kelompok bermain yang dapat berkembang menjadi kelompok belajar dan melakukan aktivitas pada masa akhir. Pembentukan kelompok ini membentuk sebuah Geng dimana kelompok atau geng ini memegang peranan penting dalam perkembangan sosial.
  • 40.
    Permasalahan Permasalahan Latar belakang Siswa dalam kelas Kecocokan dan membentuk geng kebutuhan yang sama antara siswa satu dengan Kelompok ini siswa yang lain mengakibatkan suatu kesenjangan sosial dalam lingkungan kelas
  • 41.
    Alternatif Pemecahan Masalah Merancang kegiatan 1 belajar dengan berkelompok Guru yang menentukan 2 kelompok Pengaturan posisi tempat 3 3 duduk
  • 42.
  • 43.
    Landasan Teori • MenurutSudirman ( dalam Djamarah, 2006: 178) tujuan pengelolaan kelas adalah menyediakan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas. • Salah satu bentuk pelanggaran disiplin yang bersifat kelompok adalah kelas mereaksi negatif salah seorang anggota.
  • 44.
    Permasalahan Permasalahan Latar belakang Siswa dalam kelas 1. Sering datang mereaksi negative salah terlambat seorang siswa dengan 2. Sering tidak masuk mengolok-olok sekolah 3. Tidak menyelesaikan tugas dari guru
  • 45.
    Alternative Pemecahan 1 2 3 Pendekatan Pendekatan Menjalin kepada siswa dengan siswa komunikasi yang lain di dengan orang kelas tua siswa

Editor's Notes

  • #2 This template can be used as a starter file for presenting training materials in a group setting.SectionsRight-click on a slide to add sections. Sections can help to organize your slides or facilitate collaboration between multiple authors.NotesUse the Notes section for delivery notes or to provide additional details for the audience. View these notes in Presentation View during your presentation. Keep in mind the font size (important for accessibility, visibility, videotaping, and online production)Coordinated colors Pay particular attention to the graphs, charts, and text boxes.Consider that attendees will print in black and white or grayscale. Run a test print to make sure your colors work when printed in pure black and white and grayscale.Graphics, tables, and graphsKeep it simple: If possible, use consistent, non-distracting styles and colors.Label all graphs and tables.
  • #3 This is another option for an Overview slides using transitions.
  • #7 Use a section header for each of the topics, so there is a clear transition to the audience.
  • #11 Use a section header for each of the topics, so there is a clear transition to the audience.
  • #15 Use a section header for each of the topics, so there is a clear transition to the audience.