Oleh Kelompok 6
Daryati

(1121000

Amalia Zulfa

(11210014)

Diyana Alfurqon

(11210017)

Ida
Riska Setyawan
Hendri susilo
Pengertian Media Massa


lembaga sosial dan wahana komunikasi massa
yang melaksanakan kegiatan jurnalistik
meliputi mencari, memperoleh, memiliki,
menyimpan, mengolah, dan menyampaikan
informasi baik dalam bentuk tulisan, suara,
gambar, suara dan gambar, serta data dan
grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan
menggunakan media cetak, media elektronik,
dan segala jenis saluran yang tersedia (UU Pers
No. 40 Pasal 1 ayat 1).
1. Masa Penjajahan Belanda


Tahun 1615 atas perintah Jan Pieterzoon
Coen, yang kemudian pada tahun 1619
menjadi Gubernur Jenderal VOC,
diterbitkan “Memories der Nouvelles”,
yang ditulis dengan tangan. Dengan
demikian, dapatlah dikatakan bahwa
“surat kabar” pertama di Indonesia ialah
suatu penerbitan pemerintah VOC.
2. Masa Pendudukan Jepang
Di zaman pendudukan Jepang pers merupakan
alat Jepang. Kabar-kabar dan karangan-karangan
yang dimuat hanyalah pro-Jepang semata.
3. Masa Revolusi Fisik
Peranan yang telah dilakukan oleh pers kita di
saat-saat proklamasi kemerdekaan dicetuskan,
dengan sendirinya sejalan dengan perjuangan
rakyat indonesia. Bahkan tidak sedikit dari para
wartawan yang langsng turut serta dalam usahausaha proklamasi. Semboyan Sekali Merdeka
Tetap Merdeka” menjadi pegangan teguh bagi
para wartawan.
4. Masa Demokrasi Liberal
Pada masa ini untuk memperoleh pengaruh dan
dukungan pendapat umum, pers kita yang pada
umumnya mewakili aliran-aliran politik yang
saling bertentangan, menyalahgunakan
kebebasan pers (freedom of the press), yang
kadang-kadang melampaui batas-batas
kesopanan.

5. Masa Demokrasi Terpimpin (ORLAM)
Pada masa orde lama kebebasan pers cukup
dijamin, karena masa itu adalah masa dimana
pers merupakan sarana yang dipakai
pemerintah maupun oposisi untuk menyiarkan
kebijakannya dan pers itu sendiri menjadi lebih
berkembang dengan hadirnya TVRI
6. Masa Orde Baru
Pada masa Orde Baru, ternyata tidak
berarti kehidupan pers mengalami
kebebasan yang sesuai dengan tuntutan
dan aspirasi masyarakat. Terjadinya
pembredelan pers pada masa-masa ini
menjadi penghalang bagi rakyat untuk
menyampaikan aspirasi dan
memperjuangkan hak-hak asasinya
dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara.
7. Masa Reformasi
Salah satu jasa pemerintahan B.J.
Habibie pasca Orde Baru yang harus
disyukuri ialah pers yang bebas.
Pemerintahan Presiden Habibie
mempunyai andil besar dalam
melepaskan kebebasan pers,
sekalipun barangkali kebebasan pers
ikut merugikan posisinya sebagai
presiden.
PERKEMBANGAN
PERS
di INDONESIA
• Perkembangan pers di Indonesia berawal pada
penerbitan surat kabar pertama, yaitu
Bataviasche Novelles en Politique
Raisonemnetan yang terbit 7 Agustus 1774.
• Surat kabar pertama di Indonesia yang
menyiarkan teks Proklamasi Kemerdekaan 17
Agustus 1945, pada tanggal 18 Agustus 1945
adalah surat kabar Soeara Asia.
• Sesudah itu, surat kabar nasional yang memuat
teks proklamasi adalah surat kabar Tjahaja
(Bandung), Asia Raja (Jakarta), dan Asia Baroe
(Semarang).




Media Massa Tradisional
Digolongkan sebagai berikut: surat
kabar, majalah, radio, Televisi, film
(layar lebar)
Media Massa Moderen
Dikelompokkan ke dalam media
massa seperti internet dan
telepon selular
Peran & fungsi
media massa
Peran Media
Massa
 Sebagai penyebar informasi
 Menampilkan peristiwa masyarakat
 Sebagai pemberi komentar atau interpretasi
 Sebagai pembentukan kesepakatan
 Sebagai sumber alat kontrol menejemen dan
inofasi masyarakat
 sebagai wahana pengembangan kebudayaan
1. Sebagai Pendidikan: Pers memuat tulisan-tulisan
yang mengandung pengetahuan
2. Sebagai media informasi, menberi dan
menyediakan informasi tentang peristiwa yang
terjadi pd masy.
3. Sebagai hiburan, untuk mengimbangi berita-berita
berat dan artikel yang berbobot.
4. Sebagai kontrol sosial, menyangkut keikutsertaan
rakyat dalam pemerintahan, pertanggungjawaban
pemerintahan terhadap rakyat, dukungan rakyat
terhadap pemerintah, kontrol masyarakat
terhadap tindakan-tindakan pemerintah
5. Sebagai Lembaga Ekonomi.
Payung Hukum Media Massa
pasal 21 TAP MPR XVII/ tentang
Piagam HAM
Pasal 14 ayat (2)
UU No. 39 tentang HAM
UU No. 40 tahun 1999
Pasal 19 ayat (2) Konvenan Internasional
Hak Sipil dan Politik yang Dirativikasi
melalui UU No 11 tahun 2005
Karakteristik Media Massa meliputi:
1. Publisitas
2. Universalitas
3. Periodisitas
. Kontinuitas
tas
Aktuali
Politik dan media massa sulit untuk di
pisahkan, sehingga banyak pihak
berkepentingan memanfaatkan media untuk
pencitraan diri baik itu sebagai politisi
ataupun pejabat pemerintah, dengan
pencitraan ini jelas memperbaiki politisi
dimata massa terutama dimata mahasiswa
dalam menyikapi perpolitikan Indonesia.
Karena media massa memliki fungsi persuasif
yang mampu membentuk pendapat umum dan
mampu mempengaruhi opini masyarakat
mengenai isu – isu politik.
Ppt

Ppt

  • 2.
    Oleh Kelompok 6 Daryati (1121000 AmaliaZulfa (11210014) Diyana Alfurqon (11210017) Ida Riska Setyawan Hendri susilo
  • 5.
    Pengertian Media Massa  lembagasosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia (UU Pers No. 40 Pasal 1 ayat 1).
  • 7.
    1. Masa PenjajahanBelanda  Tahun 1615 atas perintah Jan Pieterzoon Coen, yang kemudian pada tahun 1619 menjadi Gubernur Jenderal VOC, diterbitkan “Memories der Nouvelles”, yang ditulis dengan tangan. Dengan demikian, dapatlah dikatakan bahwa “surat kabar” pertama di Indonesia ialah suatu penerbitan pemerintah VOC.
  • 8.
    2. Masa PendudukanJepang Di zaman pendudukan Jepang pers merupakan alat Jepang. Kabar-kabar dan karangan-karangan yang dimuat hanyalah pro-Jepang semata. 3. Masa Revolusi Fisik Peranan yang telah dilakukan oleh pers kita di saat-saat proklamasi kemerdekaan dicetuskan, dengan sendirinya sejalan dengan perjuangan rakyat indonesia. Bahkan tidak sedikit dari para wartawan yang langsng turut serta dalam usahausaha proklamasi. Semboyan Sekali Merdeka Tetap Merdeka” menjadi pegangan teguh bagi para wartawan.
  • 9.
    4. Masa DemokrasiLiberal Pada masa ini untuk memperoleh pengaruh dan dukungan pendapat umum, pers kita yang pada umumnya mewakili aliran-aliran politik yang saling bertentangan, menyalahgunakan kebebasan pers (freedom of the press), yang kadang-kadang melampaui batas-batas kesopanan. 5. Masa Demokrasi Terpimpin (ORLAM) Pada masa orde lama kebebasan pers cukup dijamin, karena masa itu adalah masa dimana pers merupakan sarana yang dipakai pemerintah maupun oposisi untuk menyiarkan kebijakannya dan pers itu sendiri menjadi lebih berkembang dengan hadirnya TVRI
  • 10.
    6. Masa OrdeBaru Pada masa Orde Baru, ternyata tidak berarti kehidupan pers mengalami kebebasan yang sesuai dengan tuntutan dan aspirasi masyarakat. Terjadinya pembredelan pers pada masa-masa ini menjadi penghalang bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak asasinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  • 11.
    7. Masa Reformasi Salahsatu jasa pemerintahan B.J. Habibie pasca Orde Baru yang harus disyukuri ialah pers yang bebas. Pemerintahan Presiden Habibie mempunyai andil besar dalam melepaskan kebebasan pers, sekalipun barangkali kebebasan pers ikut merugikan posisinya sebagai presiden.
  • 12.
  • 13.
    • Perkembangan persdi Indonesia berawal pada penerbitan surat kabar pertama, yaitu Bataviasche Novelles en Politique Raisonemnetan yang terbit 7 Agustus 1774. • Surat kabar pertama di Indonesia yang menyiarkan teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah surat kabar Soeara Asia. • Sesudah itu, surat kabar nasional yang memuat teks proklamasi adalah surat kabar Tjahaja (Bandung), Asia Raja (Jakarta), dan Asia Baroe (Semarang).
  • 15.
      Media Massa Tradisional Digolongkansebagai berikut: surat kabar, majalah, radio, Televisi, film (layar lebar) Media Massa Moderen Dikelompokkan ke dalam media massa seperti internet dan telepon selular
  • 16.
  • 17.
    Peran Media Massa  Sebagaipenyebar informasi  Menampilkan peristiwa masyarakat  Sebagai pemberi komentar atau interpretasi  Sebagai pembentukan kesepakatan  Sebagai sumber alat kontrol menejemen dan inofasi masyarakat  sebagai wahana pengembangan kebudayaan
  • 18.
    1. Sebagai Pendidikan:Pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan 2. Sebagai media informasi, menberi dan menyediakan informasi tentang peristiwa yang terjadi pd masy. 3. Sebagai hiburan, untuk mengimbangi berita-berita berat dan artikel yang berbobot. 4. Sebagai kontrol sosial, menyangkut keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan, pertanggungjawaban pemerintahan terhadap rakyat, dukungan rakyat terhadap pemerintah, kontrol masyarakat terhadap tindakan-tindakan pemerintah 5. Sebagai Lembaga Ekonomi.
  • 19.
    Payung Hukum MediaMassa pasal 21 TAP MPR XVII/ tentang Piagam HAM Pasal 14 ayat (2) UU No. 39 tentang HAM UU No. 40 tahun 1999 Pasal 19 ayat (2) Konvenan Internasional Hak Sipil dan Politik yang Dirativikasi melalui UU No 11 tahun 2005
  • 21.
    Karakteristik Media Massameliputi: 1. Publisitas 2. Universalitas 3. Periodisitas . Kontinuitas tas Aktuali
  • 23.
    Politik dan mediamassa sulit untuk di pisahkan, sehingga banyak pihak berkepentingan memanfaatkan media untuk pencitraan diri baik itu sebagai politisi ataupun pejabat pemerintah, dengan pencitraan ini jelas memperbaiki politisi dimata massa terutama dimata mahasiswa dalam menyikapi perpolitikan Indonesia. Karena media massa memliki fungsi persuasif yang mampu membentuk pendapat umum dan mampu mempengaruhi opini masyarakat mengenai isu – isu politik.