PERTUMBUHAN
EKONOMI
SITI LUTFIYAH
12140332
ARTI PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan
kondisi utama atau suatu keharusan bagi kelangsungan
pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
KONSUMSI
BERTAMBAH
PERTUMBUHAN
PENDUDUK
PERUMBUHAN
KESEMPATAN
KERJA
DICAPAI DENGAN PENINGKATAN
OUTPUT AGREGAT (BARANG DAN JASA)
ATAU PDB YANG TERUS MENERUS
ARTI PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi
perekonomian suatu negara secara berkesinambungan
menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses
kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang
diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.
Dalam pemahaman ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi
adalah penambahan PDB, yang berarti peningkatan
pendapatan nasional (PN).
KONSEP PENDAPATAN
NASIONAL
PN
PN
PDB,
PNB,
PNN
Hubungan PDB dan PN dapat
dijelaskan melalui beberapa persamaan
sederhana berikut:
PNB = PDB + F
PNN = PNB – D
PN = PNN – Ttl
Dimana : F = pendapatan neto atas
faktor luar negeri
D = penyusutan
Ttl = pajak tak langsung neto
Jika 3 persamaan di atas digabungkan,
akan didapat persamaan berikut:
PDB = PN + Ttl + D – F
Atau
PN = PDB + F – D - Ttl
SUMBER-SUMBER
PERTUMBUHAN
• Peningkatan AD di dalam ekonomi
bisa terjadi karena PN, yang terdiri
atas permintaan masyarakat
(konsumen), perusahaan dan
pemerintah meningkat
Pertumbuhan
permintaan
agregat (AD)
• Petumbuhan output bisa disebabkan
oleh peningkatan volume dari faktor-
faktor produksi yang digunakan,
seperti tenaga kerja, modal (kapital)
dan tanah.
Pertumbuhan
penawaran
agregat (AS)
TEORI PERTUMBUHAN
EKONOMI
TEORI
PERTUMBUHAN
EKONOMI
TEORI KLASIK
TEORI NEO-
KEYNES
TEORI NEO-KLASIK
TEORI MODERN
TEORI KLASIK
Dasar pemikiran dari teori klasik adalah pembangunan ekonomi dilandasi
oleh sistem liberal, yang mana pertumbuhan ekonomi dipicu oleh
semangat untuk mendapatkan keuntungan.
• Ada tiga faktor penentu proses produksi/pertumbuhan, yaitu SDA, SDM dan barang modal
• Petumbuhan ekonomi ditentukan oleh SDA yang terbatas jumlahnya dan jumlah penduduk
yang menghasilkan jumlah tenaga kerja yang menyesuaikan diri dengan tingkat upah. Adanya
perubahan teknologi membuat meningkatnya produktivitas tenaga kerja dan memperlambat
proses diminishing return kemerosotan tingkat upah dan keuntungan kearah minimum
• Ukuran keberhasilah pembangunan suatu perekonomian adalah kesejahteraan negara, yaitu
jika PNB potensialnya meningkat. Sektor yang dominan adalah pertanian dan industri.
• Tahapan perkembangan sebuah perekonomian yaitu: perekonomian komunal primitif,
perekonomian perbudakan, perekonomian feodal, perekonomian kapitalis dan perekonomian
sosialis.
TEORI NEO-KEYNES
 Model pertumbuhan yang msuk di dalam kelompok teori neo-
Keynes adalah model Harrod dan Domar yang mencoba
memperluas teori Keynes mengenai keseimbangan
pertumbuhan ekonomi dalam perspektif jangka panjang dengan
melihat pengaruh dari investasi, baik dari AD maupun pada
perluasan kapasitas produksi AS, yang pada akhirnya akan
meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
 Dapat dikatakan bahwa model pertumbuhan dari Harrod-Domar
adalah suatu gabungan dengan modifikasi dari model
pertumbuhan dari Domar dan model pertumbuhan dari Harrod.
 Model dari Domar lebih memfokuskan pada laju pertumbuah
investasi. Sedangkan penekanan dari model Harrod lebih pada
peningkatan PDB jangka panjang.
TEORI NEO-KLASIK
Pemikiran dari teori neo-klasik didasarkan pada kritik atas
kelemahan-kleemahan atau penyempurnaan terhadap
pandangan/asumsi dari teori klasik yang dibahas di atas.
Model Pertumbuahan A. Lewis
• Model ini dikenal dengan sebutan suplai tenaga kerja yang
tidal terbatas adalah satu diantara model neo-kklasik yang
meneliti gejala di negara-negara berkembang (NSB)
Model Pertumbuahan Paul A. Baran
• Model ini dikenal sebagai teori pertumbuhan dan stagnas
ekonomi. Baran berpendapat bahwa akibat pengaruh dari
negara-negara maju (NM), ekonomi NSB akan menjadi buruk.
Menurut Baran, proses kapitalisme di NSB berbeda dengan
yang terjadi di NM.
TEORI NEO-KLASIK
Teori Ketergantungan Neokolonial
• Dasar pemikiran teori ini adalah bahwa pembangunan ekonomi
di NSB sangat tergantung pada NM, terutama dalam investasi
langsung (PMA)di sektor pertambangan dan impor barang-
barang industri.
Model Pertumbuhan W.W. Rostow
• Menurut Rostow, pembangunan ekonomi di manapun juga
merupakan proses yang bergerak dalam sebuah garis lurus,
yaitu dari msyarakat terbelakang ke masyarakat maju.
Model Pertumbuhan Solow
• Model pertumbuhan Solow adalah penyempurnaan model
pertumbuhan Harrod-Domar. Dalam model Solow, proporsi
faktor produksi diasumsikan dapat berubahdan itngkat upah
tenaga kerja dan suku bunga juga bisa berubah.
TEORI MODERN
 Teori-teori/model-model pertumbuhan yang telah dibahas di atas kurang
dapat menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sejak dakade
1950-an di banyak negara di dunia yang kenyataannya pertumbuhan
tersebut tidak sepenuhnya hanya didorong oleh akumulasi modal dan
penambahan jumlah tenaga kerja, tetapi juga disebabkan oleh
peningkatan produktivitas dari kedua faktor prodiksi tersebut.
 Akibat kelemahan dari teori-teori di atas, muncul paradigma baru yang
memberi penekanan pada pentingnya pengaruh dari progres tekonologi
terahadap pertumbuhan ekonomi yang disebut model-model pertumbuhan
baru/modern.
 Dalam teori modern, faktor-faktor produksi yang krusial tidak hanya
banyaknya tenaga kerja dan modal, tetapi juga kualitas SDM dan
kemajuan teknoligi, energi, kewirausahaan, bahan baku dam material.
 Selain itu, faktor-faktor lain yang oleh teori modern juga dianggap sangat
berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi adalah ketersediaan dan
kondisi infrastruktur, hukum serta peraturan, stabilitas politik, kebijakan
FAKTOR-FAKTOR
PERTUMBUHAN EKONOMI
 Faktor Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses
pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung
kepada sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek
pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk
melaksanakan proses pembangunan dengan membangun
infrastruktur di daerah-daerah.
 Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber
daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya.
Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan
proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh
kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber
daya alam yang tersedia
FAKTOR-FAKTOR
PERTUMBUHAN EKONOMI
 Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat
mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola
kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-
mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas
serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada
akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
 Faktor Budaya
Faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses
pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan.
Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja
keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang
dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis,
egois, boros, KKN, dan sebagainya.
 Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan
meningkatkan kualitas IPTEK.
TERIMA KASIH

Pertumbuhan ekonomi

  • 1.
  • 2.
    ARTI PERTUMBUHAN EKONOMI Pertumbuhanekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi utama atau suatu keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. KONSUMSI BERTAMBAH PERTUMBUHAN PENDUDUK PERUMBUHAN KESEMPATAN KERJA DICAPAI DENGAN PENINGKATAN OUTPUT AGREGAT (BARANG DAN JASA) ATAU PDB YANG TERUS MENERUS
  • 3.
    ARTI PERTUMBUHAN EKONOMI Pertumbuhanekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Dalam pemahaman ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi adalah penambahan PDB, yang berarti peningkatan pendapatan nasional (PN).
  • 4.
    KONSEP PENDAPATAN NASIONAL PN PN PDB, PNB, PNN Hubungan PDBdan PN dapat dijelaskan melalui beberapa persamaan sederhana berikut: PNB = PDB + F PNN = PNB – D PN = PNN – Ttl Dimana : F = pendapatan neto atas faktor luar negeri D = penyusutan Ttl = pajak tak langsung neto Jika 3 persamaan di atas digabungkan, akan didapat persamaan berikut: PDB = PN + Ttl + D – F Atau PN = PDB + F – D - Ttl
  • 5.
    SUMBER-SUMBER PERTUMBUHAN • Peningkatan ADdi dalam ekonomi bisa terjadi karena PN, yang terdiri atas permintaan masyarakat (konsumen), perusahaan dan pemerintah meningkat Pertumbuhan permintaan agregat (AD) • Petumbuhan output bisa disebabkan oleh peningkatan volume dari faktor- faktor produksi yang digunakan, seperti tenaga kerja, modal (kapital) dan tanah. Pertumbuhan penawaran agregat (AS)
  • 6.
  • 7.
    TEORI KLASIK Dasar pemikirandari teori klasik adalah pembangunan ekonomi dilandasi oleh sistem liberal, yang mana pertumbuhan ekonomi dipicu oleh semangat untuk mendapatkan keuntungan. • Ada tiga faktor penentu proses produksi/pertumbuhan, yaitu SDA, SDM dan barang modal • Petumbuhan ekonomi ditentukan oleh SDA yang terbatas jumlahnya dan jumlah penduduk yang menghasilkan jumlah tenaga kerja yang menyesuaikan diri dengan tingkat upah. Adanya perubahan teknologi membuat meningkatnya produktivitas tenaga kerja dan memperlambat proses diminishing return kemerosotan tingkat upah dan keuntungan kearah minimum • Ukuran keberhasilah pembangunan suatu perekonomian adalah kesejahteraan negara, yaitu jika PNB potensialnya meningkat. Sektor yang dominan adalah pertanian dan industri. • Tahapan perkembangan sebuah perekonomian yaitu: perekonomian komunal primitif, perekonomian perbudakan, perekonomian feodal, perekonomian kapitalis dan perekonomian sosialis.
  • 8.
    TEORI NEO-KEYNES  Modelpertumbuhan yang msuk di dalam kelompok teori neo- Keynes adalah model Harrod dan Domar yang mencoba memperluas teori Keynes mengenai keseimbangan pertumbuhan ekonomi dalam perspektif jangka panjang dengan melihat pengaruh dari investasi, baik dari AD maupun pada perluasan kapasitas produksi AS, yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.  Dapat dikatakan bahwa model pertumbuhan dari Harrod-Domar adalah suatu gabungan dengan modifikasi dari model pertumbuhan dari Domar dan model pertumbuhan dari Harrod.  Model dari Domar lebih memfokuskan pada laju pertumbuah investasi. Sedangkan penekanan dari model Harrod lebih pada peningkatan PDB jangka panjang.
  • 9.
    TEORI NEO-KLASIK Pemikiran dariteori neo-klasik didasarkan pada kritik atas kelemahan-kleemahan atau penyempurnaan terhadap pandangan/asumsi dari teori klasik yang dibahas di atas. Model Pertumbuahan A. Lewis • Model ini dikenal dengan sebutan suplai tenaga kerja yang tidal terbatas adalah satu diantara model neo-kklasik yang meneliti gejala di negara-negara berkembang (NSB) Model Pertumbuahan Paul A. Baran • Model ini dikenal sebagai teori pertumbuhan dan stagnas ekonomi. Baran berpendapat bahwa akibat pengaruh dari negara-negara maju (NM), ekonomi NSB akan menjadi buruk. Menurut Baran, proses kapitalisme di NSB berbeda dengan yang terjadi di NM.
  • 10.
    TEORI NEO-KLASIK Teori KetergantunganNeokolonial • Dasar pemikiran teori ini adalah bahwa pembangunan ekonomi di NSB sangat tergantung pada NM, terutama dalam investasi langsung (PMA)di sektor pertambangan dan impor barang- barang industri. Model Pertumbuhan W.W. Rostow • Menurut Rostow, pembangunan ekonomi di manapun juga merupakan proses yang bergerak dalam sebuah garis lurus, yaitu dari msyarakat terbelakang ke masyarakat maju. Model Pertumbuhan Solow • Model pertumbuhan Solow adalah penyempurnaan model pertumbuhan Harrod-Domar. Dalam model Solow, proporsi faktor produksi diasumsikan dapat berubahdan itngkat upah tenaga kerja dan suku bunga juga bisa berubah.
  • 11.
    TEORI MODERN  Teori-teori/model-modelpertumbuhan yang telah dibahas di atas kurang dapat menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sejak dakade 1950-an di banyak negara di dunia yang kenyataannya pertumbuhan tersebut tidak sepenuhnya hanya didorong oleh akumulasi modal dan penambahan jumlah tenaga kerja, tetapi juga disebabkan oleh peningkatan produktivitas dari kedua faktor prodiksi tersebut.  Akibat kelemahan dari teori-teori di atas, muncul paradigma baru yang memberi penekanan pada pentingnya pengaruh dari progres tekonologi terahadap pertumbuhan ekonomi yang disebut model-model pertumbuhan baru/modern.  Dalam teori modern, faktor-faktor produksi yang krusial tidak hanya banyaknya tenaga kerja dan modal, tetapi juga kualitas SDM dan kemajuan teknoligi, energi, kewirausahaan, bahan baku dam material.  Selain itu, faktor-faktor lain yang oleh teori modern juga dianggap sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi adalah ketersediaan dan kondisi infrastruktur, hukum serta peraturan, stabilitas politik, kebijakan
  • 12.
    FAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN EKONOMI  FaktorSumber Daya Manusia Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan dengan membangun infrastruktur di daerah-daerah.  Faktor Sumber Daya Alam Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia
  • 13.
    FAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN EKONOMI  FaktorIlmu Pengetahuan dan Teknologi Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin- mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.  Faktor Budaya Faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.  Sumber Daya Modal Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK.
  • 14.