GERBANG LOGIKA
SISTEM BILANGAN
Apa itu Gerbang Logika
• Gerbang Logika atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Logic Gate
adalah dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang berfungsi untuk
mengubah satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah sinyal
Output (Keluaran) Logis. Gerbang Logika beroperasi berdasarkan sistem
bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 kode simbol
yakni 0 dan 1 dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean.
• Gerbang logika adalah piranti dua keadaan, yaitu mempunyai keluaran dua
keadaan: keluaran dengan nol volt yang menyatakan logika 0 (atau rendah)
dan keluaran dengan tegangan tetap yang menyatakan logika 1 (atau tinggi).
• Gerbang-gerbang logika yang khususnya dipakai di dalam sistem elektronika
digital, dibuat dalam bentuk IC (Integrated Circuit) yang terdiri atas
transistor-transistor, diode, relay dan komponen-komponen lainnya.
Gerbang-gerbang logika ini mempunyai bentuk-bentuk tertentu yang dapat
melakukan operasi-operasi INVERS, AND, OR serta NAND, NOR, dan XOR
(Exclusive OR). NAND merupakan gabungan AND dan INVERS sedangkan
NOR merupakan gabungan OR dan INVERS.
Keluarga IC
Perkembangan teknologi elektronik diawali dengan penggunaan
Tabung hampa sebagai bagian pokok suatu alat elektronik. Kemudian
ditemukanlah Transistor sebagai pengganti Tabung hampa.
Perkembangan selanjutnya adalah munculnya rangkaian terpadu
(Integrated Circuit) yang mengkombinasikan berbagai komponen
bipolar (resistor, transistor) dalam satu chip. Berdasarkan kepadatan
komponen keluarga IC dibagi menjadi 4 kelompok yaitu:
1. SSI (Small Scale Integration)
2. MSI (Medium Scale Integration)
3. LSI (Large Scale Integration )
4. VLSI (Very Large Scale Integration )
• Sebuah gerbang logika mempunyai satu
terminal output dan satu atau lebih terminal
input
• Output-outputnya bisa bernilai HIGH (1) atau
LOW (0) tergantung dari level digital pada
terminal inputnya
• Ada 7 gerbang logika dasar : AND, OR, NOT,
NAND, NOR, Ex-OR, Ex-NOR
Gerbang Logika
• Faktor-faktor utama dalam pembentukan gerbang logika
adalah sebagai berikut:
– Kemudahan pembentukan gerbang dengan komponen fisik.
– Pertimbangan ekonomis dalam fabrikasi komponen fisik.
– Kemungkinan perluasan gerbang dengan lebih dari dua input
(masukan).
– Sifat-sifat dasar dari operator biner seperti komunitatif dan
asosiatif.
– Kemampuan gerbang untuk mengimplementasikan fungsi
Boolean atau konjungsi dengan gerbang-gerbang lain.
• Gerbang logika juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
– Gerbang Dasar.
– Gerbang Turunan.
Gerbang dasar terdiri dari 3, yaitu:
• Gerbang AND
GERBANG DASAR
• Gerbang OR
• Gerbang NOT/ Inverter
Gerbang Turunan terdiri 4, yaitu
• Gerbang NAND
GERBANG TURUNAN
• Gerbang NOR
• Gerbang EX-OR
• EX-NOR
TABEL KEBENARAN (TRUTH TABLE)
A B C A’B A’BC’ A+B (A+B)C A’BC’+(A+B)C
0 0 0
0 0 1
0 1 0
0 1 1
1 0 0
1 0 1
1 1 0
1 1 1
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 1
0 1 1 1
1 0 0 0
1 0 1 0
1 1 0 0
1 1 1 0
0 0 0 0
0 0 0 0
1 1 0 1
0 1 1 1
0 1 0 0
0 1 1 1
0 1 0 0
0 1 1 1
• Susunlah gerbang AND, 4 masukan dengan
menggunakan gerbang AND, 2 masukan.
• Penyelesaian :
Contoh :
CONTOH.
Buatlah rangkaian dengan Gerbang Logika
X . ( X’ + Y )
Jawab.
soalp
q
r
F = ....
p
q
r
F = ....
p
q
r
F = ....
Soal Latihan :
Sederhanakanlah rangkaian di bawah ini :
1.
2.
3.
A
B
C
Y
A
B
C
Y
`
A
B Y
C
D
Pertemuan Ke:
MENYEDERHANAKAN
GERBANG LOGIKA
METODE PENYEDERHANAAN RANGKAIAN
LOGIKA
• Penyederhanaan Secara Aljabar
• Peta Karnaugh
• Tabulasi (Quine Mc.Kluskey)
• Hasil dari penyederhanaan suatu fungsi logika dapat terlihat jelas
melalui simbol gerbang logika (gerbang digital).
• Sebelum proses penyederhanaan yang dilakukan dengan metode
aljabar atau dengan metode karnaugh map.
• Gerbang digital terlihat lebih banyak dan lebih kompleks setelah
disederhanakan akan diperoleh kombinasi gerbang digital baru yang
lebih sederhana, dengan demikian jika hal ini diimplementasikan
pada sebuah rangkaian elektronika digital yang dibentuk dari IC
logika jenis TTL (Transistor transistor logic) atau jenis CMOS
(complementary metal oxide semiconductor), maka akan
menghemat penggunaan komponen IC (integrated circuit) tersebut
sehingga dapat menekan biaya.
• Gerbang logika dasar yang sering digunakan sebagai implementasi
dari penyederhanaan fungsi logika adalah gerbang AND, NOT dan
OR, adapun gerbang (gates) logika lain.
Penyederhanaan Secara Aljabar
• Tahap minimalisasi rangkaian logika agar efektif dan efisiensi
• Rangkaian dengan jumlah gerbang yang sedikit akan lebih
murah harganya, dan tata letak komponen lebih sederhana.
• Salah satu cara untuk meminimalkannya adalah dengan
menggunakan aljabar Boolean.
Hukum-Hukum Penjalinan (Aljabar
Boolean)
Sifat-Sifat Aljabar Boolean
Aljabar Boolean memuat variable dan simbul operasi untuk gerbang logika.
Simbol yang digunakan pada aljabar Boolean adalah: (.) untuk AND, (+) untuk OR,
dan ( ) untuk NOT. Rangkaian logika merupakan gabungan beberapa gerbang,
untuk mempermudah penyeleseian perhitungan secara aljabar dan pengisian
tabel kebenaran digunakan sifat-sifat aljabar Boolean :
a. Teori Identitas
A.1 = A A + 1 = 1
A.0 = 0 A + 0 = A
A.A = A A + A = A
A.A ‘ = A A + A ‘ = 1
b. Teori Komutatif
A.B.C = C.B.A
A+B+C = C+B+A
c. Teori Asosiatif
A.(B.C) = (A.B).C = A.B.C
A+(B+C) = (A+B)+C = A+B+C
d. Teori Distributif
A.B + A.C = A(B+C)
A.(B+C) = A.B + A.C
e. Teori De Morgan
A.B = A + B
A + B = A . B
Contoh penyederhanaan Boolean
Contoh :
1.
Sehingga rangkaian di atas bisa disederhanakan menjadi :
A A B B
Y
Y = A B + A B
= A ( B + B )
= A
A A B B
Y
Cont..
2.
A
B
C
Y
Y = A + (A + B) . B C
= A + A B C + B B C
= A + A B C + B C
= A + B C (A + 1)
= A + B C
; B . B = B
; A + 1 = 1
Rangkaian hasil penyederhanaan :
A
B
C
Y
Soal
• F = AB' + A'B + AB
• F = ABC + A'BC + AB'C
• F = A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD
Jawab
• F = AB' + A'B + AB
Penyederhanaan dengan Aljabar
F = AB' + A'B + AB
= A(B'+B) + A'B
= A(1) + AB
= A + A'B= A + B
• Rangkaian gerbang logika
• Tabel Kebenaran
• F = ABC + A'BC + AB'C
• Penyederhanaan dengan Aljabar
F = ABC + A'BC + AB'C
= (A+A') BC + AB'C
= (1) BC + AB'C
= BC + AB'C
= (B+AB') C
= (B+A) C
= BC + AC
• F = A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD
Penyederhanaan dengan Aljabar
F = A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD
= AB'CD + ABC (D'+D)
= AB'CD + ABC (1)
= AB'CD + ABC
= AC (B'D+B)
= AC (B+D)
= ABC + ACD
Soal
Soal 2
p
q
r
F = ....
p
q
r
F = ....
Latihan
p
q
r
F = ....
Persamaan Keluaran
Dari persamaan keluaran, dapat ditulis
sebagai berikut Y=A.B= A.B = A+B,
maka rangkaian logikanya dapat dibentuk
menjadi sebagai berikut :
Pembahasan :
A
B
Y = A.B
A
B
Y=A+B
Y=A+B = A.B = A.B
Persamaan Keluaran
Dari persamaan keluaran, dapat
ditulis sebagai berikut Y=A+B=
A+B=A.B, sehingga rangkaian
logikanya dapat dibentuk menjadi
sebagai berikut :
Pembahasan :
B
A
Y = A.B
A
B
A
B
Y=A.B = A+B = A+B
Peta Karnaugh (K-Map)
• Meskipun aljabar Boole merupakan suatu sarana untuk
menyederhanakan pernyataan logika, belum dapat dipastikan
bahwa pernyataan yang disederhanakan dengan aljabar Boole
itu merupakan pernyataan yang paling sederhana.
• Prosedur meminimumkan agak sulit dirumuskan karena tidak
adanya aturan yang jelas untuk menentukan langkah
manipulasinya.
• Metode peta karnaugh memberikan suatu prosedur yang
mudah
Format K-Map
• n variabel input akan menghasilkan 2n kombinasi minterm
yang diwakili dalam bentuk segiempat (kotak).
• Peta Karnaugh 2 variabel memerlukan 22 atau 4 kotak, peta
karnaugh 3 variabel mempunyai 23 atau 8 kotak, dst
Peta Karnaugh 2 Variabel
 Contoh :
Peta Karnaugh 3 Variabel
 Peletakan posisi suku minterm
Peta Karnaugh 3 variabel
 Contoh : f =  m (0,1,2,4,6)
Peta Karnaugh 4 variabel
 Peletakan posisi suku minterm
Peta Karnaugh 4 Variabel
 Contoh : f =  m (0,2,8,10,12,14 )
Peta Karnaugh 5 Variabel
 Peletakan posisi suku minterm
Peta Karnaugh 5 Variabel
 Contoh : f =  m (0,7,8,15,16,23,24 )
Peta Karnaugh 6 Variabel
 Peletakan posisi suku minterm
Peta Karnaugh 6 Variabel
 Contoh :
f =  m (0,4,10,11,18,21,22,23,26,27,29,30,31,32,36,50, 53,54,55,58,61,62,63)
Peta Karnaugh maxterm
• Dengan cara memetakan tabel kebenaran dalam kotak-kotak
segi empat yang jumlahnya tergantung dari jumlah peubah
(variabel) masukan
• Penyederhanaan untuk setiap “0” yang bertetanggaan
2,4,8,16… menjadi suku maxterm yang sederhana.
Peta Karnaugh maxterm
 Contoh : g =  M(1,3,4,5,6,7,9,11,13,15)
Penilikan kesamaan
• Peta Karnaugh
dapat digunakan
untuk menilik
kesamaan dua
buah fungsi
boolean
• Contoh : Buktikan
kesamaan
 Dapat dilihat kedua fungsi
memiliki peta karnaugh yang
sama.
SOAL LATIHAN
Sederhanakan fungsi berikut:
1. F1(A,B,C) = A’B’C’ + ABC’ + AB’C’ + A’B’C + AB’C
2. F2(A,B,C,D) = A’B’C’D + A’B’CD + A’BCD + ABCD + ABCD’ + AB’C’D +
AB’CD + AB’CD’
3. G(A,B,C) =[A’B’C’ + ABC’ + AB’C’ + A’B’C + AB’C]’
70
Bentuk kanonis Sum Of Product (SOP) &
Product Of Sum (POS)
A B C F1
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 0
0 1 1 1
1 0 0 1
1 0 1 1
1 1 0 1
1 1 1 1
Dalam bentuk SOP:
F1=A’BC+AB’C’+AB’C+ABC’+ABC
= ∑(m3,m4,m5,m6,m7)
= ∑(3,4,5,6,7)
Dalam bentuk POS:
F1=(A+B+C)(A+B+C’)(A+B’+C)
= Л(M0,M1,M2)
= Л(0,1,2)
0
0
1
1
0
0
1
1
P
111
011
101
001
110
010
100
000
CBA
Tuliskan bentuk SOP & POS
Bentuk SOP:
P = A’B’C’ + A’B’C + AB’C’ +AB’C
= ∑(m0,m1,m4,m5)
= ∑(0,1,4,5)
Bentuk POS:
P = (A+B’+C)(A+B’+C’)(A’+B’+C)(A’+B’+C’)
= Л(M2,M3,M6,M7)
= Л(2,3,6,7)
72
Pemetaan antar SOP & POS
Standard SOP & POS
Sum of Product (SOP) Product of Sum (POS)
74
Bentuk Nonstandar
Bentuk Nonstandar (tidak dalam SOP maupun POS)
Bentuk SOP
75
Implementasi
Implementasi tiga level vs. Implementasi dua level
Implementasi dua level lebih disukai karena alasan delay
76
Penyederhanaan dengan menggunakan
Peta-K (Karnaugh Map)
Peta-K dengan 2 variabel
m0 m1
m2 m3
x
y
0
0 1
1
x’y’ x’y
xy’ xy
x
y
0
0 1
1
1
1
x
y
0
0 1
1
x’y + xy = (x’ + x)y = y
77
Peta-K dengan 3 & 4 variabel
Peta-K dengan 3 variabel
F=A’B’C’+B’CD’+A’BCD’+AB’C’=
x’y’z’ x’y’z x’yz x’yz’
xy’z’ Xyz’ xyz xyz’
x
yz
0
1
00 01 11 10
1
1 1 1 1
x
yz
0
1
00 01 11 10
Peta-K dengan 4 variabel
F1= ∑(3,4,5,6,7)
= x + yz
x yz
1 1 1
1
1 1 1
A
C
B
D
B’C’ B’D’
A’CD’
=B’C’+B’D’+A’CD’
78
Peta-K dengan 5 & 6 variabel
Peta-K dengan 5 variabel
F(A,B,C,D,E)=∑(0,2,4,6,9,11,1
3,15,17,21,25,27,29,31)
=BE+AD’E+A’B’E’
0 1 3 2 6 7 5 4
8 9 11 10 14 15 13 12
24 25 27 26 30 31 29 20
16 17 19 18 22 23 21 20
A
DD
C
E E
B
1 1 1 1
1 1 1 1
1 1 1 1
1 1
A
DD
C
E E
B
AB
CDE
Untuk peta-K dengan 6 variabel,
baca buku teks
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Keluarga IC Digital
Perkembangan teknologi elektronik diawali dengan penggunaan Tabung
hampa sebagai bagian pokok suatu alat elektronik. Kemudian ditemukanlah
Transistor sebagai pengganti Tabung hampa.
Perkembangan selanjutnya adalah munculnya rangkaian terpadu
(Integrated Circuit) yang mengkombinasikan berbagai komponen bipolar
(resistor, transistor) dalam satu chip. Berdasarkan kepadatan komponen
keluarga IC dibagi menjadi 4 kelompok yaitu:
1. SSI (Small Scale Integration)
2. MSI (Medium Scale Integration)
3. LSI (Large Scale Integration )
4. VLSI (Very Large Scale Integration )
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Berdasarkan penggunaan, IC dibagi menjadi 2 keluarga besar yaitu keluarga
IC analog dan keluarga IC digital. Keluarga IC digital lebih umum digunakan
mengingat berbagai macam peralatan telah beroperasi secara digital.
Keluarga IC digital sendiri dibuat dengan menggunakan teknologi
semikonduktor (MOS = Metal Oxide Semiconductor) dan teknologi bipolar.
Macam keluarga bipolar adalah :
1. RTL (Resistor Transistor Logic)
2. DTL (Diode Transistor Logic)
3. TTL (Transistor Transistor Logic)
4. ECL (Emitter Coupled Logic)
5. HTL (High Treshold Logic)
6. IIL (Integrated Injection Logic)
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Macam keluarga Unipolar ( MOS ) adalah
1. P MOS (P- Channel Metal Oxide Semikonductor)
2. N MOS (N- Channel Metal Oxide Semikonductor)
3. C MOS (Complementary Channel Metal Oxide Semikonductor)
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Keluarga IC TTL
IC Bipolar yang banyak dijumpai di pasaran adalah IC TTL
(Transistor Transistor Logic) yang terkenal dengan seri 74XX atau 74XXX.
Keluarga IC TTL digunakan paling luas pada rangkaian logika. IC TTL dibuat
dalam variasi yang luas dari rangkaian terpadu MSI dan SSI. Peningkatan dalam
rangkaian logika terus berkembang. Terlebih pada keluarga TTL. Enam IC TTL
berikut adalah tersedia saat ini dari National Semiconductor Corporation.
1. Logika TTL Standar
2. Logika TTL daya rendah
3. Logika TTL Schottky daya rendah
4. Logika TTL Schottky
5. Logika TTL Schottky daya rendah maju
6. Logika TTL Schottky maju
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Rangkaian Terpadu CMOS
Complementary Metal Oxide Semikonductor (CMOS) menjadi terkenal
sejak tahun 1968 dan berkembang dengan cepat dengan seri 40XX atau
40XXX. Keuntungan IC CMOS dibanding TTL adalah tingkat derau yang
rendah dan fungsi yang digunakan banyak jenisnya. IC Logika jenis C MOS
juga mempunyai keluarga yang tidak sedikit. Namun jumlahnya tidak
sebanyak IC TTL. Berbeda dengan IC TTL yang bekerja dengan tegangan
supply 5 volt. IC CMOS dapat beroperasi pada berbagai tegangan supply DC.
Tegangan supplynya bisa mencapai 15 volt. Tetapi CMOS
mempunyai kecepatan kerja yang lebih rendah daripada TTL. Setelah IC TTL
dan IC CMOS, muncul IC-IC logic PLD (Programmable Logic Device).
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
Kelebihan PLD adalah sifatnya yang programable karena mengandung jenis
dan jumlah gerbang lebih banyak pada tiap-tiap chip nya.
Pemakaian PLD dapat mengurangi jumlah chip yang digunakan. Yang
termasuk jenis IC PLD antara lain sebagai berikut :
a. PLA (Programmable Logic Array)
Berisi sejumlah gerbang AND, OR, NOT, yang masukan dan keluarannya
dapat kita hubungkan sehingga membentuk rangkaian yang diinginkan.
b. PAL (Programmable AND-Array Logic)
c. GAL (Generic Array Logic)
4. Jenis-Jenis IC untuk Implementasi gerbang
Logika
d. PALCE (PAL Configurable and Erasable)
Yang koneksinya dapat diprogram dan dihapus berulang kali. GAL dan
PALCE dilengkapi dengan flip-flop yang memudahkan kita untuk
menyusun rangkaian logika sekuensial seperti Counter dan Shift
Register.
e. FPGA (Field Programmable Gate Array)
Merupakan jenis PLD terbaru yang mulai populer saat ini. FPGA
mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah jenis dan jumlah
gerbangnya yang sangat banyak (ribuan hingga ratusan ribu).
Kecepatannya sangat tinggi, mudah diprogram dan dapat diprogram
berkali-kali.
TERIMA KASIH

Pertemuan 6 & 7 ars. gerbang logika

  • 1.
  • 2.
    Apa itu GerbangLogika • Gerbang Logika atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Logic Gate adalah dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang berfungsi untuk mengubah satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah sinyal Output (Keluaran) Logis. Gerbang Logika beroperasi berdasarkan sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 kode simbol yakni 0 dan 1 dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean. • Gerbang logika adalah piranti dua keadaan, yaitu mempunyai keluaran dua keadaan: keluaran dengan nol volt yang menyatakan logika 0 (atau rendah) dan keluaran dengan tegangan tetap yang menyatakan logika 1 (atau tinggi). • Gerbang-gerbang logika yang khususnya dipakai di dalam sistem elektronika digital, dibuat dalam bentuk IC (Integrated Circuit) yang terdiri atas transistor-transistor, diode, relay dan komponen-komponen lainnya. Gerbang-gerbang logika ini mempunyai bentuk-bentuk tertentu yang dapat melakukan operasi-operasi INVERS, AND, OR serta NAND, NOR, dan XOR (Exclusive OR). NAND merupakan gabungan AND dan INVERS sedangkan NOR merupakan gabungan OR dan INVERS.
  • 3.
    Keluarga IC Perkembangan teknologielektronik diawali dengan penggunaan Tabung hampa sebagai bagian pokok suatu alat elektronik. Kemudian ditemukanlah Transistor sebagai pengganti Tabung hampa. Perkembangan selanjutnya adalah munculnya rangkaian terpadu (Integrated Circuit) yang mengkombinasikan berbagai komponen bipolar (resistor, transistor) dalam satu chip. Berdasarkan kepadatan komponen keluarga IC dibagi menjadi 4 kelompok yaitu: 1. SSI (Small Scale Integration) 2. MSI (Medium Scale Integration) 3. LSI (Large Scale Integration ) 4. VLSI (Very Large Scale Integration )
  • 4.
    • Sebuah gerbanglogika mempunyai satu terminal output dan satu atau lebih terminal input • Output-outputnya bisa bernilai HIGH (1) atau LOW (0) tergantung dari level digital pada terminal inputnya • Ada 7 gerbang logika dasar : AND, OR, NOT, NAND, NOR, Ex-OR, Ex-NOR
  • 5.
    Gerbang Logika • Faktor-faktorutama dalam pembentukan gerbang logika adalah sebagai berikut: – Kemudahan pembentukan gerbang dengan komponen fisik. – Pertimbangan ekonomis dalam fabrikasi komponen fisik. – Kemungkinan perluasan gerbang dengan lebih dari dua input (masukan). – Sifat-sifat dasar dari operator biner seperti komunitatif dan asosiatif. – Kemampuan gerbang untuk mengimplementasikan fungsi Boolean atau konjungsi dengan gerbang-gerbang lain. • Gerbang logika juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu: – Gerbang Dasar. – Gerbang Turunan.
  • 6.
    Gerbang dasar terdiridari 3, yaitu: • Gerbang AND GERBANG DASAR
  • 10.
  • 13.
  • 14.
    Gerbang Turunan terdiri4, yaitu • Gerbang NAND GERBANG TURUNAN
  • 16.
  • 18.
  • 20.
  • 23.
    TABEL KEBENARAN (TRUTHTABLE) A B C A’B A’BC’ A+B (A+B)C A’BC’+(A+B)C 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1
  • 25.
    • Susunlah gerbangAND, 4 masukan dengan menggunakan gerbang AND, 2 masukan. • Penyelesaian : Contoh :
  • 26.
    CONTOH. Buatlah rangkaian denganGerbang Logika X . ( X’ + Y ) Jawab.
  • 27.
    soalp q r F = .... p q r F= .... p q r F = ....
  • 28.
    Soal Latihan : Sederhanakanlahrangkaian di bawah ini : 1. 2. 3. A B C Y A B C Y ` A B Y C D
  • 29.
  • 30.
    METODE PENYEDERHANAAN RANGKAIAN LOGIKA •Penyederhanaan Secara Aljabar • Peta Karnaugh • Tabulasi (Quine Mc.Kluskey)
  • 31.
    • Hasil daripenyederhanaan suatu fungsi logika dapat terlihat jelas melalui simbol gerbang logika (gerbang digital). • Sebelum proses penyederhanaan yang dilakukan dengan metode aljabar atau dengan metode karnaugh map. • Gerbang digital terlihat lebih banyak dan lebih kompleks setelah disederhanakan akan diperoleh kombinasi gerbang digital baru yang lebih sederhana, dengan demikian jika hal ini diimplementasikan pada sebuah rangkaian elektronika digital yang dibentuk dari IC logika jenis TTL (Transistor transistor logic) atau jenis CMOS (complementary metal oxide semiconductor), maka akan menghemat penggunaan komponen IC (integrated circuit) tersebut sehingga dapat menekan biaya. • Gerbang logika dasar yang sering digunakan sebagai implementasi dari penyederhanaan fungsi logika adalah gerbang AND, NOT dan OR, adapun gerbang (gates) logika lain.
  • 32.
    Penyederhanaan Secara Aljabar •Tahap minimalisasi rangkaian logika agar efektif dan efisiensi • Rangkaian dengan jumlah gerbang yang sedikit akan lebih murah harganya, dan tata letak komponen lebih sederhana. • Salah satu cara untuk meminimalkannya adalah dengan menggunakan aljabar Boolean.
  • 33.
    Hukum-Hukum Penjalinan (Aljabar Boolean) Sifat-SifatAljabar Boolean Aljabar Boolean memuat variable dan simbul operasi untuk gerbang logika. Simbol yang digunakan pada aljabar Boolean adalah: (.) untuk AND, (+) untuk OR, dan ( ) untuk NOT. Rangkaian logika merupakan gabungan beberapa gerbang, untuk mempermudah penyeleseian perhitungan secara aljabar dan pengisian tabel kebenaran digunakan sifat-sifat aljabar Boolean : a. Teori Identitas A.1 = A A + 1 = 1 A.0 = 0 A + 0 = A A.A = A A + A = A A.A ‘ = A A + A ‘ = 1 b. Teori Komutatif A.B.C = C.B.A A+B+C = C+B+A
  • 34.
    c. Teori Asosiatif A.(B.C)= (A.B).C = A.B.C A+(B+C) = (A+B)+C = A+B+C d. Teori Distributif A.B + A.C = A(B+C) A.(B+C) = A.B + A.C e. Teori De Morgan A.B = A + B A + B = A . B
  • 36.
  • 38.
    Contoh : 1. Sehingga rangkaiandi atas bisa disederhanakan menjadi : A A B B Y Y = A B + A B = A ( B + B ) = A A A B B Y
  • 39.
    Cont.. 2. A B C Y Y = A+ (A + B) . B C = A + A B C + B B C = A + A B C + B C = A + B C (A + 1) = A + B C ; B . B = B ; A + 1 = 1 Rangkaian hasil penyederhanaan : A B C Y
  • 40.
    Soal • F =AB' + A'B + AB • F = ABC + A'BC + AB'C • F = A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD
  • 41.
    Jawab • F =AB' + A'B + AB Penyederhanaan dengan Aljabar F = AB' + A'B + AB = A(B'+B) + A'B = A(1) + AB = A + A'B= A + B • Rangkaian gerbang logika • Tabel Kebenaran
  • 42.
    • F =ABC + A'BC + AB'C
  • 43.
    • Penyederhanaan denganAljabar F = ABC + A'BC + AB'C = (A+A') BC + AB'C = (1) BC + AB'C = BC + AB'C = (B+AB') C = (B+A) C = BC + AC
  • 44.
    • F =A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD Penyederhanaan dengan Aljabar F = A'B'C'D + A'BC'D + A'B'CD = AB'CD + ABC (D'+D) = AB'CD + ABC (1) = AB'CD + ABC = AC (B'D+B) = AC (B+D) = ABC + ACD
  • 47.
  • 48.
  • 49.
  • 50.
  • 52.
  • 53.
    Persamaan Keluaran Dari persamaankeluaran, dapat ditulis sebagai berikut Y=A.B= A.B = A+B, maka rangkaian logikanya dapat dibentuk menjadi sebagai berikut : Pembahasan : A B Y = A.B A B Y=A+B Y=A+B = A.B = A.B
  • 54.
    Persamaan Keluaran Dari persamaankeluaran, dapat ditulis sebagai berikut Y=A+B= A+B=A.B, sehingga rangkaian logikanya dapat dibentuk menjadi sebagai berikut : Pembahasan : B A Y = A.B A B A B Y=A.B = A+B = A+B
  • 55.
    Peta Karnaugh (K-Map) •Meskipun aljabar Boole merupakan suatu sarana untuk menyederhanakan pernyataan logika, belum dapat dipastikan bahwa pernyataan yang disederhanakan dengan aljabar Boole itu merupakan pernyataan yang paling sederhana. • Prosedur meminimumkan agak sulit dirumuskan karena tidak adanya aturan yang jelas untuk menentukan langkah manipulasinya. • Metode peta karnaugh memberikan suatu prosedur yang mudah
  • 56.
    Format K-Map • nvariabel input akan menghasilkan 2n kombinasi minterm yang diwakili dalam bentuk segiempat (kotak). • Peta Karnaugh 2 variabel memerlukan 22 atau 4 kotak, peta karnaugh 3 variabel mempunyai 23 atau 8 kotak, dst
  • 57.
    Peta Karnaugh 2Variabel  Contoh :
  • 58.
    Peta Karnaugh 3Variabel  Peletakan posisi suku minterm
  • 59.
    Peta Karnaugh 3variabel  Contoh : f =  m (0,1,2,4,6)
  • 60.
    Peta Karnaugh 4variabel  Peletakan posisi suku minterm
  • 61.
    Peta Karnaugh 4Variabel  Contoh : f =  m (0,2,8,10,12,14 )
  • 62.
    Peta Karnaugh 5Variabel  Peletakan posisi suku minterm
  • 63.
    Peta Karnaugh 5Variabel  Contoh : f =  m (0,7,8,15,16,23,24 )
  • 64.
    Peta Karnaugh 6Variabel  Peletakan posisi suku minterm
  • 65.
    Peta Karnaugh 6Variabel  Contoh : f =  m (0,4,10,11,18,21,22,23,26,27,29,30,31,32,36,50, 53,54,55,58,61,62,63)
  • 66.
    Peta Karnaugh maxterm •Dengan cara memetakan tabel kebenaran dalam kotak-kotak segi empat yang jumlahnya tergantung dari jumlah peubah (variabel) masukan • Penyederhanaan untuk setiap “0” yang bertetanggaan 2,4,8,16… menjadi suku maxterm yang sederhana.
  • 67.
    Peta Karnaugh maxterm Contoh : g =  M(1,3,4,5,6,7,9,11,13,15)
  • 68.
    Penilikan kesamaan • PetaKarnaugh dapat digunakan untuk menilik kesamaan dua buah fungsi boolean • Contoh : Buktikan kesamaan  Dapat dilihat kedua fungsi memiliki peta karnaugh yang sama.
  • 69.
    SOAL LATIHAN Sederhanakan fungsiberikut: 1. F1(A,B,C) = A’B’C’ + ABC’ + AB’C’ + A’B’C + AB’C 2. F2(A,B,C,D) = A’B’C’D + A’B’CD + A’BCD + ABCD + ABCD’ + AB’C’D + AB’CD + AB’CD’ 3. G(A,B,C) =[A’B’C’ + ABC’ + AB’C’ + A’B’C + AB’C]’
  • 70.
    70 Bentuk kanonis SumOf Product (SOP) & Product Of Sum (POS) A B C F1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 Dalam bentuk SOP: F1=A’BC+AB’C’+AB’C+ABC’+ABC = ∑(m3,m4,m5,m6,m7) = ∑(3,4,5,6,7) Dalam bentuk POS: F1=(A+B+C)(A+B+C’)(A+B’+C) = Л(M0,M1,M2) = Л(0,1,2)
  • 71.
    0 0 1 1 0 0 1 1 P 111 011 101 001 110 010 100 000 CBA Tuliskan bentuk SOP& POS Bentuk SOP: P = A’B’C’ + A’B’C + AB’C’ +AB’C = ∑(m0,m1,m4,m5) = ∑(0,1,4,5) Bentuk POS: P = (A+B’+C)(A+B’+C’)(A’+B’+C)(A’+B’+C’) = Л(M2,M3,M6,M7) = Л(2,3,6,7)
  • 72.
  • 73.
    Standard SOP &POS Sum of Product (SOP) Product of Sum (POS)
  • 74.
    74 Bentuk Nonstandar Bentuk Nonstandar(tidak dalam SOP maupun POS) Bentuk SOP
  • 75.
    75 Implementasi Implementasi tiga levelvs. Implementasi dua level Implementasi dua level lebih disukai karena alasan delay
  • 76.
    76 Penyederhanaan dengan menggunakan Peta-K(Karnaugh Map) Peta-K dengan 2 variabel m0 m1 m2 m3 x y 0 0 1 1 x’y’ x’y xy’ xy x y 0 0 1 1 1 1 x y 0 0 1 1 x’y + xy = (x’ + x)y = y
  • 77.
    77 Peta-K dengan 3& 4 variabel Peta-K dengan 3 variabel F=A’B’C’+B’CD’+A’BCD’+AB’C’= x’y’z’ x’y’z x’yz x’yz’ xy’z’ Xyz’ xyz xyz’ x yz 0 1 00 01 11 10 1 1 1 1 1 x yz 0 1 00 01 11 10 Peta-K dengan 4 variabel F1= ∑(3,4,5,6,7) = x + yz x yz 1 1 1 1 1 1 1 A C B D B’C’ B’D’ A’CD’ =B’C’+B’D’+A’CD’
  • 78.
    78 Peta-K dengan 5& 6 variabel Peta-K dengan 5 variabel F(A,B,C,D,E)=∑(0,2,4,6,9,11,1 3,15,17,21,25,27,29,31) =BE+AD’E+A’B’E’ 0 1 3 2 6 7 5 4 8 9 11 10 14 15 13 12 24 25 27 26 30 31 29 20 16 17 19 18 22 23 21 20 A DD C E E B 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 A DD C E E B AB CDE Untuk peta-K dengan 6 variabel, baca buku teks
  • 81.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Keluarga IC Digital Perkembangan teknologi elektronik diawali dengan penggunaan Tabung hampa sebagai bagian pokok suatu alat elektronik. Kemudian ditemukanlah Transistor sebagai pengganti Tabung hampa. Perkembangan selanjutnya adalah munculnya rangkaian terpadu (Integrated Circuit) yang mengkombinasikan berbagai komponen bipolar (resistor, transistor) dalam satu chip. Berdasarkan kepadatan komponen keluarga IC dibagi menjadi 4 kelompok yaitu: 1. SSI (Small Scale Integration) 2. MSI (Medium Scale Integration) 3. LSI (Large Scale Integration ) 4. VLSI (Very Large Scale Integration )
  • 82.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Berdasarkan penggunaan, IC dibagi menjadi 2 keluarga besar yaitu keluarga IC analog dan keluarga IC digital. Keluarga IC digital lebih umum digunakan mengingat berbagai macam peralatan telah beroperasi secara digital. Keluarga IC digital sendiri dibuat dengan menggunakan teknologi semikonduktor (MOS = Metal Oxide Semiconductor) dan teknologi bipolar. Macam keluarga bipolar adalah : 1. RTL (Resistor Transistor Logic) 2. DTL (Diode Transistor Logic) 3. TTL (Transistor Transistor Logic) 4. ECL (Emitter Coupled Logic) 5. HTL (High Treshold Logic) 6. IIL (Integrated Injection Logic)
  • 83.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Macam keluarga Unipolar ( MOS ) adalah 1. P MOS (P- Channel Metal Oxide Semikonductor) 2. N MOS (N- Channel Metal Oxide Semikonductor) 3. C MOS (Complementary Channel Metal Oxide Semikonductor)
  • 84.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Keluarga IC TTL IC Bipolar yang banyak dijumpai di pasaran adalah IC TTL (Transistor Transistor Logic) yang terkenal dengan seri 74XX atau 74XXX. Keluarga IC TTL digunakan paling luas pada rangkaian logika. IC TTL dibuat dalam variasi yang luas dari rangkaian terpadu MSI dan SSI. Peningkatan dalam rangkaian logika terus berkembang. Terlebih pada keluarga TTL. Enam IC TTL berikut adalah tersedia saat ini dari National Semiconductor Corporation. 1. Logika TTL Standar 2. Logika TTL daya rendah 3. Logika TTL Schottky daya rendah 4. Logika TTL Schottky 5. Logika TTL Schottky daya rendah maju 6. Logika TTL Schottky maju
  • 85.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Rangkaian Terpadu CMOS Complementary Metal Oxide Semikonductor (CMOS) menjadi terkenal sejak tahun 1968 dan berkembang dengan cepat dengan seri 40XX atau 40XXX. Keuntungan IC CMOS dibanding TTL adalah tingkat derau yang rendah dan fungsi yang digunakan banyak jenisnya. IC Logika jenis C MOS juga mempunyai keluarga yang tidak sedikit. Namun jumlahnya tidak sebanyak IC TTL. Berbeda dengan IC TTL yang bekerja dengan tegangan supply 5 volt. IC CMOS dapat beroperasi pada berbagai tegangan supply DC. Tegangan supplynya bisa mencapai 15 volt. Tetapi CMOS mempunyai kecepatan kerja yang lebih rendah daripada TTL. Setelah IC TTL dan IC CMOS, muncul IC-IC logic PLD (Programmable Logic Device).
  • 86.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika Kelebihan PLD adalah sifatnya yang programable karena mengandung jenis dan jumlah gerbang lebih banyak pada tiap-tiap chip nya. Pemakaian PLD dapat mengurangi jumlah chip yang digunakan. Yang termasuk jenis IC PLD antara lain sebagai berikut : a. PLA (Programmable Logic Array) Berisi sejumlah gerbang AND, OR, NOT, yang masukan dan keluarannya dapat kita hubungkan sehingga membentuk rangkaian yang diinginkan. b. PAL (Programmable AND-Array Logic) c. GAL (Generic Array Logic)
  • 87.
    4. Jenis-Jenis ICuntuk Implementasi gerbang Logika d. PALCE (PAL Configurable and Erasable) Yang koneksinya dapat diprogram dan dihapus berulang kali. GAL dan PALCE dilengkapi dengan flip-flop yang memudahkan kita untuk menyusun rangkaian logika sekuensial seperti Counter dan Shift Register. e. FPGA (Field Programmable Gate Array) Merupakan jenis PLD terbaru yang mulai populer saat ini. FPGA mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah jenis dan jumlah gerbangnya yang sangat banyak (ribuan hingga ratusan ribu). Kecepatannya sangat tinggi, mudah diprogram dan dapat diprogram berkali-kali.
  • 88.