SlideShare a Scribd company logo
1 of 27
Download to read offline
DIKSI
(PILIHAN KATA)
Dr. Nini Ibrahim, M.Pd.
Mari…
Kekuatan…
Setiap penulis maupun
pembicara dalam
menyampaikan buah
pikiran, pendapat, dan
pernyataan tentu akan
memakai bahasa yang baik,
tepat, dan benar,
sehingga karangan atau
tutur tersebut menjadi
bernilai, dan berbobot.
Jadi, diksi berhubungan dengan
pengertian teknis dalam hal karang-
mengarang, hal tulis-menulis, serta tutur
sapa.
Pengertian Diksi
Diksi adalah pilihan kata dan
kejelasan lafal untuk
memperoleh efek tertentu dalam
berbicara di depan umum atau
dalam mengarang.
“Harimurti Kridalaksana”
Diksi adalah pilihan kata atau
mengenai pengertian kata-kata mana
yang digunakan untuk menyampaikan
suatu gagasan, penggungkapan yang
tepat, dan gaya penyampaian kata
yang lebih baik sesuai situasi.
“Gorys Keraf”
•Diksi yang baik : Pilihan kata secara efektif dan tepat
di dalam makna serta sesuai bentuk
pokok masalah atau peristiwa
Mengungkapkan gagasan
sesuai dengan konteks
Bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat
dicapai apabila pilihan kata/diksi diperhatikan
dengan baik. Ada dua hal yang perlu
diperhatikan, yaitu ketepatan dan kesesuaian.
Ketepatan artinya kata-kata yang dipilih itu dapat
mengungkap-kan dengan tepat apa yang ingin
diungkapkan, sehingga tafsiran pembaca sesuai
dengan apa yang dimaksud penulis.
Kesesuaian artinya menuntut kecocokan antara
kata-kata yang dipakai dengan kesempatan dan
keadaan pembaca.
Persyaratan Diksi
 Membedakan secara cermat denotasi dan
konotasi.
 Membedakan dengan cermat kata-kata yang
hampir bersinonim.
 Membedakan kata-kata yang mirip dengan
ejaan.
 Menghindari pemakaian kata-kata ciptaan
sendiri.
 Selalu waspada terhadap penggunaan kata
asing.
 Kata kerja yang menggunakan kata depan
digunakan secara idiomatis.
 Membedakan kata umum dan kata khusus.
 Memperhatikan perubahan makna pada kata
yang sudah dikenal.
 Memperhatikan pilihan kata.
 Menghindari jargon dalam tulisan untuk
pembaca umum.
 Menggunakan kata-kata ilmiah dalam situasi
khusus.
 Menghindari kata-kata slang.
 Tidak menggunakan kata percakapan dalam
tulisan.
 Hindari pemakaian kata usang.
Ruang Lingkup Diksi
KATA-KATA
ILMIAH
JARGON
Kata dan frasa khusus yang digunakan oleh
kelompok orang tertentu
Inflasi Suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus
berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.
OTW on the way yang artinya dalam perjalanan
Kep Kapten
Situasi dan kondisi yang
mempengaruhi pemilihan
kata-kata yang akan
digunakan.
Kata Ilmiah Kata Populer
Harmonis – Sesuai
Fraksi – Pecahan
Eksentrik – Aneh
Argumen – Bukti
Konklusi – Kesimpulan
Anjir Kepo Baper
SLANG
KATA
• Ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang sifatnya musiman,
dipakai oleh kaum remaja atau kelompok sosial tertentu untuk
komunikasi intern dengan maksud agar yang bukan anggota
kelompok tidak mengerti (bahasa gaul).
Bokap Gokil Cowo
BERPASANGAN
IDIOMATIK
• Menggunakan kata berpasangan (idiomatik) dan berlawanan makna
dengan cermat
sesuai bagi
bukan hanya
bukan hanya
SALAH
sesuai dengan
Melainkan juga
tidak hanya
BENAR
KETEPATAN
KESESUAIAN
Makna
Gramatikal
Kebakuan
Sosial
Makna
• Arti : Penggunaan Kata tepat pada posisi kalimat
• Contoh:Tendanganku melambung di atas gawang.
Gramatikal
• Arti : Penggunaan kata berdasarkan bentuk dasar kata melalui
afiksasi, reduplikasi, dan kata majemuk.
• Contoh :
• Ibu beli bakso. (Afiksasi) Kata beli afiksasi me- : membeli
• Pohon-pohon itu tumbang diterjang badai. (reduplikasi: pepohonan)
• Orang tua itu berdiri di depan pintu. (kata majemuk orangtua:orang
yang lebih tua, orangtua: Bapak/Ibu kandung.
Kebakuan
• Arti : Penggunaan Kata yang sesuai dengan kaidah abahasa
Indonesia
• Contoh:
• Apotik menjadi apotek Praktek menjadi praktik
• Mesjid menjadi masjid Tehnik menjadi teknik
Sosial
• Arti : Penggunaan kata sesuai dengan pemakaian masyarakat
• Contoh :
• Bini menjadi istri Cewe menjadi cewek Cowo menjadi cowok
• Duit menjadi uang Gua menjadi saya Bokin menjadi pacar
KETEPATAN
KESESUAIAN
Makna
Adik mendapatkan urutan pertama di kelasnya
Urutan – peringkat (sinonim)
Gramatikal
Polusi itu dapat akibatkan pencemaran udara
Akibatkan-mengakibatkan (imbuhan)
Sosial
Cewek - Wanita Bini - Istri
Cowok - Pria Eyang - Kakek/nenek
Kata Baku
Kata tidak baku Kata Baku
Exstra - Ekstra
Karir - Karier
Dr. Nini Ibrahim, M.Pd.
Mari…
KONSEP KALIMAT
Kalimat dasar adalah kalimat yang sudah mempunyai unsur sekurang-kurangnya subjek
(S) dan predikat (P). Dengan kata lain, kalimat dasar adalah yang mempunyai satu
klausa, dan unsur-unsurnya sudah lengkap, serta dimulai dengan huruf kapital dan
diakhir dengan intonasi final (., !, dan ?).
CONTOH:
1. Dani datang.
S P
2. Anak itu pandai.
S P
3. Dia Pergi.
S P
3. Pergilah Kau!
P S
CONTOH:
1. Anak itu pandai.
S P
2. Gina berasal dari Bandung.
S P K
3. Marisa Kehilangan jejak hidup.
S P O Pel
4. Agus membaca buku.
S P O
5. Tarwanto mengirim dokumen.
S P O
6. Inah menjahit baju di kamar.
S P O K
Pel
Struktur Kalimat…
Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan
mudah dipahami orang lain secara tepat. (Akhadiah, Arsjad, dan
Ridwan)
Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan
informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca.
(Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi)
Kalimat efektif merupakan kalimat yang tersusun atas kaidah yang berlaku, seperti
unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat), memperhatikan
ejaan yang disempurnakan dan juga cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat.
• Syarat Kalimat Efektif
Kesepadanan
Keparalelan
Kehematan Kata
Kecermatan
Kelogisan
• Kalimat memiliki subjek Tidak terdapat Predikat kalimat
Dan predikat yang jelas Subjek ganda tidak didahului
kata “yang”
– Di dalam buku ini akan membahas cara-cara menjadi penyunting yang baik dan profesinal.
– Bagi mahasiswa yang berkeinginan menjadi seorang penyunting harus membaca dan memahami
buku ini dengan seksama.
Perbaikannya:
• Buku ini akan membahas cara-cara menjadi penyunting yang baik dan profesinal.
• Mahasiswa yang berkeinginan menjadi seorang penyunting harus membaca dan memahami buku
ini dengan seksama.
KESEPADANAN
Keparalelan : Kesamaan bentuk kata (bentuk pertama nomina,
seterusnya juga nomina)
Contoh : Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes.
Perbaikan:
Kenaikan diganti dengan dinaikkan (kata kerja)
Kehematan yaitu mempergunakan kata,
frase, atau bentuk lain secara hemat.
Contoh:
1. Karena ia tidak diundang, ia tidak datang (salah)
Karena tidak diundang, ia tidak datang (benar)
2. Penonton serentak berdiri setelah mereka melihat
idolanya datang.
Penonton serentak berdiri setelah melihat idolanya
datang.
Kecermatan:kalimat itu tidak menafsirkan
tafsiran ganda.
Contoh:
1. Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribuan.(salah)
Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribu. (benar)
2. Suntingan ini saya akan laporkan kepada redaksi.(salah)
Suntingan ini akan saya laporkan kepada redaksi. (benar)
Kelogisan:kalimat itu bisa diterima
akal sehat.
Contoh 1:
Waktu dan tempat kami persilakan
(salah)
Kepada bapak…kami persilahkan
(benar)
Contoh 2:
Orang yang membeli ayam
harus diikat kakinya. (salah)
Ayam yang dibeli seseorang
harus diikat kakinya. (benar)
Pertemuan 3 Diksi n Kalimat Efektif

More Related Content

What's hot

Unsur unsur wacana
Unsur unsur wacanaUnsur unsur wacana
Unsur unsur wacana
Ahyaniyani
 
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
Makalah bahasa indonesia kalimat efektifMakalah bahasa indonesia kalimat efektif
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
Warnet Raha
 
Kalimat dalam bahasa indonesia
Kalimat dalam bahasa indonesiaKalimat dalam bahasa indonesia
Kalimat dalam bahasa indonesia
Ismee Sa'adah
 
POWERPOINT Teks laporan observasi
POWERPOINT Teks laporan observasiPOWERPOINT Teks laporan observasi
POWERPOINT Teks laporan observasi
Maghfira Ganivy
 

What's hot (20)

Unsur unsur wacana
Unsur unsur wacanaUnsur unsur wacana
Unsur unsur wacana
 
PARAGRAF (ppt)
PARAGRAF (ppt)PARAGRAF (ppt)
PARAGRAF (ppt)
 
Penyuntingan naskah karangan
Penyuntingan naskah karanganPenyuntingan naskah karangan
Penyuntingan naskah karangan
 
Kalimat Fakta dan opini pada editorial
Kalimat Fakta dan opini pada editorialKalimat Fakta dan opini pada editorial
Kalimat Fakta dan opini pada editorial
 
Ppt. bhs.indonesia
Ppt. bhs.indonesiaPpt. bhs.indonesia
Ppt. bhs.indonesia
 
Kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis
Kesalahan berbahasa pada tataran sintaksisKesalahan berbahasa pada tataran sintaksis
Kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis
 
Paragraf (Powerpoint tentang paragraf)
Paragraf (Powerpoint tentang paragraf)Paragraf (Powerpoint tentang paragraf)
Paragraf (Powerpoint tentang paragraf)
 
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUANMAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
 
Kalimat efektif
Kalimat efektifKalimat efektif
Kalimat efektif
 
PENULISAN EJAAN DAN ISTILAH BAHASA INDONESIA YANG SANTUN DAN SESUAI KAIDAH
PENULISAN EJAAN DAN ISTILAH BAHASA INDONESIA YANG SANTUN DAN SESUAI KAIDAHPENULISAN EJAAN DAN ISTILAH BAHASA INDONESIA YANG SANTUN DAN SESUAI KAIDAH
PENULISAN EJAAN DAN ISTILAH BAHASA INDONESIA YANG SANTUN DAN SESUAI KAIDAH
 
Ejaan bahasa indonesia
Ejaan bahasa indonesia Ejaan bahasa indonesia
Ejaan bahasa indonesia
 
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
Makalah bahasa indonesia kalimat efektifMakalah bahasa indonesia kalimat efektif
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
 
Kalimat dalam bahasa indonesia
Kalimat dalam bahasa indonesiaKalimat dalam bahasa indonesia
Kalimat dalam bahasa indonesia
 
Eksposisi ppt
Eksposisi pptEksposisi ppt
Eksposisi ppt
 
Kalimat efektif
Kalimat efektifKalimat efektif
Kalimat efektif
 
variasi dan jenis bahasa
variasi dan jenis bahasavariasi dan jenis bahasa
variasi dan jenis bahasa
 
Meneliti fiksi populer
Meneliti fiksi populerMeneliti fiksi populer
Meneliti fiksi populer
 
PPT Bahasa Indonesia kelas XII - Surat Lamaran Kerja.pptx
PPT Bahasa Indonesia kelas XII - Surat Lamaran Kerja.pptxPPT Bahasa Indonesia kelas XII - Surat Lamaran Kerja.pptx
PPT Bahasa Indonesia kelas XII - Surat Lamaran Kerja.pptx
 
Power poin materi b indonesia
Power poin materi b indonesiaPower poin materi b indonesia
Power poin materi b indonesia
 
POWERPOINT Teks laporan observasi
POWERPOINT Teks laporan observasiPOWERPOINT Teks laporan observasi
POWERPOINT Teks laporan observasi
 

Similar to Pertemuan 3 Diksi n Kalimat Efektif

Tugas power point makalah b.indo
Tugas power point makalah b.indoTugas power point makalah b.indo
Tugas power point makalah b.indo
Fuad Nasir
 
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
Ifen Anas
 
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
deywoon
 

Similar to Pertemuan 3 Diksi n Kalimat Efektif (20)

Diksi, Frase, dan Klausa
Diksi, Frase, dan KlausaDiksi, Frase, dan Klausa
Diksi, Frase, dan Klausa
 
Pilihan kata-diksi
Pilihan kata-diksiPilihan kata-diksi
Pilihan kata-diksi
 
Diksi dalam Bahasa Indonesia
Diksi dalam Bahasa IndonesiaDiksi dalam Bahasa Indonesia
Diksi dalam Bahasa Indonesia
 
Kalimat Efektif
Kalimat EfektifKalimat Efektif
Kalimat Efektif
 
Tugas power point makalah b.indo
Tugas power point makalah b.indoTugas power point makalah b.indo
Tugas power point makalah b.indo
 
Kelompok 8
Kelompok 8Kelompok 8
Kelompok 8
 
Penulisan Tesis dengan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Penulisan Tesis dengan Bahasa Indonesia yang Baik dan BenarPenulisan Tesis dengan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Penulisan Tesis dengan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
 
B.INDO DIKSI.pptx
B.INDO DIKSI.pptxB.INDO DIKSI.pptx
B.INDO DIKSI.pptx
 
Makalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesiaMakalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesia
 
Makalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesiaMakalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesia
 
Diksi (pilihan kata)
Diksi (pilihan kata)Diksi (pilihan kata)
Diksi (pilihan kata)
 
Metlit gayabahasa
Metlit gayabahasaMetlit gayabahasa
Metlit gayabahasa
 
Makalah semantik
Makalah semantikMakalah semantik
Makalah semantik
 
ppt kel2.pptx
ppt kel2.pptxppt kel2.pptx
ppt kel2.pptx
 
diksi-130409090929-phpapp01.pdf
diksi-130409090929-phpapp01.pdfdiksi-130409090929-phpapp01.pdf
diksi-130409090929-phpapp01.pdf
 
Bahasa indonesia
Bahasa indonesiaBahasa indonesia
Bahasa indonesia
 
Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1
Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1
Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1
 
Makalah kalimat
Makalah   kalimatMakalah   kalimat
Makalah kalimat
 
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
Makalah kalimat-111206204412-phpapp02(2)
 
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
Presentasi kata baku dan non baku (AKADEMI KEPERAWATAN dr.soedono Madiun)
 

More from Nini Ibrahim01

Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam BahasaSejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
Nini Ibrahim01
 

More from Nini Ibrahim01 (20)

PUEBI
PUEBIPUEBI
PUEBI
 
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
 
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam BahasaSejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia dan Ragam Bahasa
 
Merencanakan Metode Pembelajaran
Merencanakan Metode PembelajaranMerencanakan Metode Pembelajaran
Merencanakan Metode Pembelajaran
 
Pengelolaan Kelas
Pengelolaan KelasPengelolaan Kelas
Pengelolaan Kelas
 
Teknik Evaluasi
Teknik EvaluasiTeknik Evaluasi
Teknik Evaluasi
 
Konsep Penyusunan Perencanaan Pembelajaran
Konsep Penyusunan Perencanaan PembelajaranKonsep Penyusunan Perencanaan Pembelajaran
Konsep Penyusunan Perencanaan Pembelajaran
 
Program Pembelajaran
Program PembelajaranProgram Pembelajaran
Program Pembelajaran
 
Pola Umum Kegiatan Belajar dan Mengajar
Pola  Umum Kegiatan Belajar dan MengajarPola  Umum Kegiatan Belajar dan Mengajar
Pola Umum Kegiatan Belajar dan Mengajar
 
Konsep Perencanaan Pembelajaran
Konsep Perencanaan PembelajaranKonsep Perencanaan Pembelajaran
Konsep Perencanaan Pembelajaran
 
Keterampilan Mengajar
Keterampilan MengajarKeterampilan Mengajar
Keterampilan Mengajar
 
Memahami Kompetensi Guru
Memahami Kompetensi GuruMemahami Kompetensi Guru
Memahami Kompetensi Guru
 
Memahami Pembinaan Kompetensi Mengajar
Memahami Pembinaan Kompetensi MengajarMemahami Pembinaan Kompetensi Mengajar
Memahami Pembinaan Kompetensi Mengajar
 
Ragam Bahasa
Ragam BahasaRagam Bahasa
Ragam Bahasa
 
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
 
Pertemuan 12 Menulis Ringkasan dalam Bentuk Abstrak dan Artikel, serta Publik...
Pertemuan 12 Menulis Ringkasan dalam Bentuk Abstrak dan Artikel, serta Publik...Pertemuan 12 Menulis Ringkasan dalam Bentuk Abstrak dan Artikel, serta Publik...
Pertemuan 12 Menulis Ringkasan dalam Bentuk Abstrak dan Artikel, serta Publik...
 
Strategi-Strategi Pembelajaran
Strategi-Strategi PembelajaranStrategi-Strategi Pembelajaran
Strategi-Strategi Pembelajaran
 
Praktik Presentasi Artikel Ilmiah
Praktik Presentasi Artikel IlmiahPraktik Presentasi Artikel Ilmiah
Praktik Presentasi Artikel Ilmiah
 
Mempublikasi Artikel Ilmiah dalam Bentuk Jurnal
Mempublikasi Artikel Ilmiah dalam Bentuk JurnalMempublikasi Artikel Ilmiah dalam Bentuk Jurnal
Mempublikasi Artikel Ilmiah dalam Bentuk Jurnal
 
Reproduksi Tulisan
Reproduksi TulisanReproduksi Tulisan
Reproduksi Tulisan
 

Recently uploaded

Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.docPresentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
LeoRahmanBoyanese
 
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Novi Cherly
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Hermawati Dwi Susari
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
SriHandayaniLubisSpd
 

Recently uploaded (20)

PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
 
Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.docPresentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
Presentasi-ruang-kolaborasi-modul-1.4.doc
 
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
 
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptxInformatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docxLAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
 
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdfPPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
 
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerakAksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
 
Aksi Nyata Pendidikan inklusi-Kompres.pdf
Aksi Nyata Pendidikan inklusi-Kompres.pdfAksi Nyata Pendidikan inklusi-Kompres.pdf
Aksi Nyata Pendidikan inklusi-Kompres.pdf
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
AKSI NYATA fASILITATOR pEMBELAJARAN (.pptx
AKSI NYATA fASILITATOR pEMBELAJARAN (.pptxAKSI NYATA fASILITATOR pEMBELAJARAN (.pptx
AKSI NYATA fASILITATOR pEMBELAJARAN (.pptx
 
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
 

Pertemuan 3 Diksi n Kalimat Efektif

  • 4. Setiap penulis maupun pembicara dalam menyampaikan buah pikiran, pendapat, dan pernyataan tentu akan memakai bahasa yang baik, tepat, dan benar, sehingga karangan atau tutur tersebut menjadi bernilai, dan berbobot. Jadi, diksi berhubungan dengan pengertian teknis dalam hal karang- mengarang, hal tulis-menulis, serta tutur sapa.
  • 5. Pengertian Diksi Diksi adalah pilihan kata dan kejelasan lafal untuk memperoleh efek tertentu dalam berbicara di depan umum atau dalam mengarang. “Harimurti Kridalaksana”
  • 6. Diksi adalah pilihan kata atau mengenai pengertian kata-kata mana yang digunakan untuk menyampaikan suatu gagasan, penggungkapan yang tepat, dan gaya penyampaian kata yang lebih baik sesuai situasi. “Gorys Keraf”
  • 7. •Diksi yang baik : Pilihan kata secara efektif dan tepat di dalam makna serta sesuai bentuk pokok masalah atau peristiwa Mengungkapkan gagasan sesuai dengan konteks
  • 8. Bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat dicapai apabila pilihan kata/diksi diperhatikan dengan baik. Ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu ketepatan dan kesesuaian. Ketepatan artinya kata-kata yang dipilih itu dapat mengungkap-kan dengan tepat apa yang ingin diungkapkan, sehingga tafsiran pembaca sesuai dengan apa yang dimaksud penulis. Kesesuaian artinya menuntut kecocokan antara kata-kata yang dipakai dengan kesempatan dan keadaan pembaca. Persyaratan Diksi
  • 9.  Membedakan secara cermat denotasi dan konotasi.  Membedakan dengan cermat kata-kata yang hampir bersinonim.  Membedakan kata-kata yang mirip dengan ejaan.  Menghindari pemakaian kata-kata ciptaan sendiri.  Selalu waspada terhadap penggunaan kata asing.  Kata kerja yang menggunakan kata depan digunakan secara idiomatis.  Membedakan kata umum dan kata khusus.  Memperhatikan perubahan makna pada kata yang sudah dikenal.  Memperhatikan pilihan kata.  Menghindari jargon dalam tulisan untuk pembaca umum.  Menggunakan kata-kata ilmiah dalam situasi khusus.  Menghindari kata-kata slang.  Tidak menggunakan kata percakapan dalam tulisan.  Hindari pemakaian kata usang. Ruang Lingkup Diksi
  • 10.
  • 11. KATA-KATA ILMIAH JARGON Kata dan frasa khusus yang digunakan oleh kelompok orang tertentu Inflasi Suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. OTW on the way yang artinya dalam perjalanan Kep Kapten Situasi dan kondisi yang mempengaruhi pemilihan kata-kata yang akan digunakan. Kata Ilmiah Kata Populer Harmonis – Sesuai Fraksi – Pecahan Eksentrik – Aneh Argumen – Bukti Konklusi – Kesimpulan
  • 12. Anjir Kepo Baper SLANG KATA • Ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang sifatnya musiman, dipakai oleh kaum remaja atau kelompok sosial tertentu untuk komunikasi intern dengan maksud agar yang bukan anggota kelompok tidak mengerti (bahasa gaul). Bokap Gokil Cowo BERPASANGAN IDIOMATIK • Menggunakan kata berpasangan (idiomatik) dan berlawanan makna dengan cermat sesuai bagi bukan hanya bukan hanya SALAH sesuai dengan Melainkan juga tidak hanya BENAR
  • 14. Makna • Arti : Penggunaan Kata tepat pada posisi kalimat • Contoh:Tendanganku melambung di atas gawang. Gramatikal • Arti : Penggunaan kata berdasarkan bentuk dasar kata melalui afiksasi, reduplikasi, dan kata majemuk. • Contoh : • Ibu beli bakso. (Afiksasi) Kata beli afiksasi me- : membeli • Pohon-pohon itu tumbang diterjang badai. (reduplikasi: pepohonan) • Orang tua itu berdiri di depan pintu. (kata majemuk orangtua:orang yang lebih tua, orangtua: Bapak/Ibu kandung. Kebakuan • Arti : Penggunaan Kata yang sesuai dengan kaidah abahasa Indonesia • Contoh: • Apotik menjadi apotek Praktek menjadi praktik • Mesjid menjadi masjid Tehnik menjadi teknik Sosial • Arti : Penggunaan kata sesuai dengan pemakaian masyarakat • Contoh : • Bini menjadi istri Cewe menjadi cewek Cowo menjadi cowok • Duit menjadi uang Gua menjadi saya Bokin menjadi pacar KETEPATAN KESESUAIAN
  • 15. Makna Adik mendapatkan urutan pertama di kelasnya Urutan – peringkat (sinonim) Gramatikal Polusi itu dapat akibatkan pencemaran udara Akibatkan-mengakibatkan (imbuhan) Sosial Cewek - Wanita Bini - Istri Cowok - Pria Eyang - Kakek/nenek Kata Baku Kata tidak baku Kata Baku Exstra - Ekstra Karir - Karier
  • 16.
  • 17.
  • 20. KONSEP KALIMAT Kalimat dasar adalah kalimat yang sudah mempunyai unsur sekurang-kurangnya subjek (S) dan predikat (P). Dengan kata lain, kalimat dasar adalah yang mempunyai satu klausa, dan unsur-unsurnya sudah lengkap, serta dimulai dengan huruf kapital dan diakhir dengan intonasi final (., !, dan ?). CONTOH: 1. Dani datang. S P 2. Anak itu pandai. S P 3. Dia Pergi. S P 3. Pergilah Kau! P S
  • 21. CONTOH: 1. Anak itu pandai. S P 2. Gina berasal dari Bandung. S P K 3. Marisa Kehilangan jejak hidup. S P O Pel 4. Agus membaca buku. S P O 5. Tarwanto mengirim dokumen. S P O 6. Inah menjahit baju di kamar. S P O K Pel Struktur Kalimat…
  • 22. Kalimat Efektif Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat. (Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan) Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca. (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi) Kalimat efektif merupakan kalimat yang tersusun atas kaidah yang berlaku, seperti unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat), memperhatikan ejaan yang disempurnakan dan juga cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat.
  • 23. • Syarat Kalimat Efektif Kesepadanan Keparalelan Kehematan Kata Kecermatan Kelogisan
  • 24. • Kalimat memiliki subjek Tidak terdapat Predikat kalimat Dan predikat yang jelas Subjek ganda tidak didahului kata “yang” – Di dalam buku ini akan membahas cara-cara menjadi penyunting yang baik dan profesinal. – Bagi mahasiswa yang berkeinginan menjadi seorang penyunting harus membaca dan memahami buku ini dengan seksama. Perbaikannya: • Buku ini akan membahas cara-cara menjadi penyunting yang baik dan profesinal. • Mahasiswa yang berkeinginan menjadi seorang penyunting harus membaca dan memahami buku ini dengan seksama. KESEPADANAN Keparalelan : Kesamaan bentuk kata (bentuk pertama nomina, seterusnya juga nomina) Contoh : Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes. Perbaikan: Kenaikan diganti dengan dinaikkan (kata kerja)
  • 25. Kehematan yaitu mempergunakan kata, frase, atau bentuk lain secara hemat. Contoh: 1. Karena ia tidak diundang, ia tidak datang (salah) Karena tidak diundang, ia tidak datang (benar) 2. Penonton serentak berdiri setelah mereka melihat idolanya datang. Penonton serentak berdiri setelah melihat idolanya datang. Kecermatan:kalimat itu tidak menafsirkan tafsiran ganda. Contoh: 1. Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribuan.(salah) Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribu. (benar) 2. Suntingan ini saya akan laporkan kepada redaksi.(salah) Suntingan ini akan saya laporkan kepada redaksi. (benar)
  • 26. Kelogisan:kalimat itu bisa diterima akal sehat. Contoh 1: Waktu dan tempat kami persilakan (salah) Kepada bapak…kami persilahkan (benar) Contoh 2: Orang yang membeli ayam harus diikat kakinya. (salah) Ayam yang dibeli seseorang harus diikat kakinya. (benar)