PERILAKU
KONSUMEN
PENDEKATAN
KARDINAL
PENGERTIAN
Perilaku konsumen, disebut juga dengan tingkah
laku konsumen atau tindakan konsumen atau juga
disebut Consumer’s Behaviour. Pokok
permasalahannya adalah mengapa konsumen
berperilaku seperti apa yang dikemukan dalam
hukum permintaan yaitu apabila harga naik, jumlah
barang yang diminta akan turun atau sebaliknya
apabila harga turun maka jumlah yang diminta
akan naik.
2 Pendekatan
3
Ada Dua
Pendekatan
dalam mejelaskan
keseimbangan
konsumen
PENDEKATAN
KARDINAL ( CARDINAL
UTILITY APPROACH )
PENDEKATAN
ORDINAL ( ORDINAL
UTILITY APPROACH )
“
PENDEKATAN KARDINAL
ASUMSI UTILITI KARDINAL
a. Rationality, konsumen adalah rasional. Artinya
konsumen berusaha untuk memaksimalisasi utility
sampai dengan batas pendapatannya yang
ditentukan, disamping dibatasi dengan harga barang
yang akan dikonsumsi.
b. Cardinal utility. Utiliti setiap orang dapat diukur.
Ukuran yang paling mudah adalah uang.
C. Constant marginal utility of Money. Unit moneter
yang dipakai sebagai pengukur utility harus konstan.
“
PENDEKATAN KARDINAL
ASUMSI UTILITI KARDINAL
.
d. Law of diminishing Marginal Utility, semakin banyak
sesuatu barang yang dikonsumsi pertamabahn nilai
guna(kepuasan) yang diperoleh dari setiap
pertambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan
menurun.
e.Total Utility adalah jumlah keseluruhan kepuasan
(utiliti) yang diperoleh dalam mengkonsumsi sejumlah
barang. Total Utiliti adalah U = f ( 𝑋1, 𝑋2, …𝑋𝑛 )
“
TOTAL UTILITI DAN
MARGINAL UTILITI
TOTAL UTILITI
• Total Utility (TU) atau Nilai guna
total adalah jumlah kepuasan
yang di peroleh oleh seseorang
karena mengkonsumsi beberapa
jenis barang.
Misalnya seorang konsumen mengkonsumsi .
“n” jenis barang, maka dapat dinyatakan ke
dalam fungsi yang artinya hubungan antara
jumlah kepuasan dengan beberapa barang
yang dikonsumsi, hal ini ditulis :
TU = f (X1, X2, …., Xn) dimana
U = besarnya kepuasan dari seorang
konsumen X menunjukan jenis barang yang
dikonsumsi dengkan “n” menunjukkan
banyaknya barang konsumsi.

Apabila hanya ada satu barang yang dikonsumsi
maka:
TU = f (X)
 Berdasarkan fungsi Total Utility di atas
dapat diturunkan marginal utility sebagai
berikut:
 MU = 𝝏TU / 𝝏X
“
MARGINAL UTILITY
 Dalam pendekatan kardinal yang digunakan adalah
pendekatan Guna Batas (Marginal Utility, MU).
 MU adalah tambahan kepuasan sebagai akibat
bertambahnya satu satuan barang yang dikonsumsi.
 Marginal Utility ini diturunkan dari Total Utility,
di mana Total Utility menunjukkan jumlah
kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi
berbagai jumlah barang.
Gambar Kurva TU dan MU
TUx
Qx
Qx
MUx
0
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
TU = 10Q – Q2
MU = 10 – 2Q
16
TU max
Hubungan TU dan MU
ditunjukkan dengan TU
akan meningkat bilamana
MU>0 (positif) dan TU
maksimum pada saat MU =
0 selanjutnya TU akan
menurun jika MU<0
(negatif)
Jumlah Air ( Gelas ) Total Utiliti (TU ) Marginal Utiliti (MU)
0 0 -
1 20 20
2 35 15
3 45 10
4 50 5
5 50 0
6 45 -5
7 35 -10
8 20 -15
Tabel. Total Utiliti (TU) dan Marginal Utiliti (MU)
Penentuan Keseimbangan
Konsumen
▸ Seseorang konsumen dikatakan dalam
kondisi keseimbangan (equilibrium) apabila
konsumen tersebut memperoleh kepuasan
maksimum
▸ Kepuasan maksimum terjadi disaat :
Pengorbanan yang dilakukan sama
dengan manfaat atau nilai guna yang
diperoleh
Penentuan Keseimbangan
Konsumen
▸ Secara teoritis, konsumen akan
memperoleh kepuasan total (TU)
maksimum pada saat harga (P) sama
dengan tambahan kepuasan (MU).
▸ Kepuasan Mak simum (TUx max) terjadi
ketika Px = Mux atau
▸
𝐌𝐔𝐱
𝐏𝐱
= 1
CONTOH
Diketahui fungsi guna total suatu produk yang
dikonsumsi seseorang adalah TU = 100 Qx –
Q2
a) Berapa unit Q harus dikonsumsi agar
tercapai kepuasan maksimum ?
b) Jika harga Q per unit Rp 10, berapa
unit Q harus dikonsumsi agar
tercapai kepuasan maksimum ?
Jawab:
a) Diket. TU = 100 Qx – Qx2
syarat kepuasan maks. adalah MUX = 0
MUx =
𝚫𝐓𝐔
𝚫𝐐𝒙
= 100 - 2Qx = 0
Q = 100 / 2 = 50
Jadi harus konsumsi sebanyak 50 unit Q. Dengan total
utility sebesar
TU = 100 (50) – (50)2
TU = 5000 – 2.500
TU = 2.500
Jawab:
b) Jika ada harga, maka syarat kepuasan maks.
MUX =PX
100 – 2Q = 10
90 = 2 Q
Q = 45
Jadi, kepuasan maks. pada Q = 45 dg P = 10 TU =
100 (45) – (45)2
= 2.475
KOMODITI YANG DIKONSUMSI LEBIH
DARI SATU
Bila yang dokonsumi barang tidak barang X saja tetapi juga
barang Y, maka keseimbangan konsumen Counsumer’s
Equlibrium, dinyatakan dengan :
𝑀𝑈𝑥
𝑃𝑥
= 1 dan,
𝑀𝑈𝑦
𝑃𝑦
= 1 maka :
𝑀𝑈𝑥
𝑃𝑥
=
𝑀𝑈𝑦
𝑃𝑦𝑥
= …
Dengan demikian dapata dinyatakan bahwa keseimbangan
konsumen (consumer’s equilibrium ) terjadi dengan syarat :
a. Memenuhi fungsi pembatas (constrain function)
M = 𝑃𝑥X + 𝑃𝑦Y dan
b. Memenuhi keseimbangan,
𝑀𝑈𝑥
𝑃𝑥
=
𝑀𝑈𝑦
𝑃𝑦𝑥
Contoh Soal
Konsumen memiliki sejumlah uang (M) Rp 47.500,- ingin
membeli barang X dan Y. Konsumen mendapatkan dengan
harga barang X per unit (Px) Rp. 5.000,- dan harga bang Y (Py)
Rp. 2.500.
Ditanya :
a.Tentukan Margnal Utiliti dengan mengisis kolom sel
marginal utility yang sudah disediakan.
b.Tentukan jumah barang X dan barang Y yang harus dibeli
agar konsumen berada dalam keseimbangan dan berapa
total utility yang diperoleh konsumen, bila jumlah uang
konsumen yang tersedia untuk membeli kedua barang
tersebut Rp. 47.500,00
18
c. Bila harga barang X dan barang Y tidak berubah
(konstan) sementara pendapatan bertambah menjadi
Rp. 62.500, Berapa jumah barang X dan barang Y
yang harus dibeli agar konsumen berada dalam
keseimbangan dan berapa Total Utiliti yang diperoleh
konsumen.
19
Tabel TUx dan MUx
20
Unit X TUX MUx Unit Y TUY MUy43
0 - 0 -
1 16 1 9
2 30 2 17
3 42 3 24
4 52 4 30
5 60 5 35
6 66 6 39
7 70 7 42
8 72 8 44
9 72 9 45
10 70 10 45
Jawaban a.
21
Unit X TUX MUx Unit Y- TUY MUy43
0 - 0 -
1 16 16 1 9 9
2 30 14 2 17 8
3 42 12 3 24 7
4 52 10 4 30 6
5 60 8 5 35 5
6 66 6 6 39 4
7 70 4 7 42 3
8 72 2 8 44 2
9 72 0 9 45 1
10 70 -2 10 45 0
11 66 -4 11 43 -2
22
b. Jumlah barang Y yang harus dikonsumsi agar
konsumen berada dalam keseimbangan, harus
memenuhi syarat :
1. Memenuhu fungsi pembatas (constrain function) .
M= 𝑃𝑋X + 𝑃𝑦Y dan
2
𝑀𝑈𝑋
𝑃𝑋
=
𝑀𝑈𝑋
𝑃𝑋
dapat ditulis,
𝑀𝑈𝑋
𝑀𝑈𝑦
=
𝑃𝑋
𝑃𝑦
Px = Rp. 5.000,- dan Py = Rp. 2.500
Maka,
𝑀𝑈𝑋
𝑀𝑈𝑦
=
5000
2500
=
2
1
dengan kata lain Mux : Muy =
2 : 1
Selanjutnya kita harus mencari, Mux : Muy = 2:1 dan
memenuhi syarat pembatas M = PxX + PyY yaitu
47.500 = 5.000Qx + 2.500Qy ada beberapa
alternative yang dapat dipilih memenuhi, Mux : Muy =
2:1 seperti terlihat pada pasangan yang ditunjukkan
anak panah pada table TUx dan MUx terdahulu,
namun yang memenuhi syarat
23
Dari table tersebut yang memenuhi syarat
batasan pendapatan konsumen adalah MUx
= 6 dengan MUy=3. MUx = 6 berada pada
Qx = 6 unit dan MUy=3 berada pada Qy = 7
unit dengan total pengeluaran (outlay) =
5.000(6) + 2.500(7) = 47.500 sama besar
dengan uang yang disediakan konsumen.
24
Dengan demikian syarat keseimbangan
konsumen terpenuhi, dimana konsumen
berada dalam keseimbangan bila membeli
barang x (Qx) sebanyak 6 unit, dan
membelia barang y (Qy) sebanyak 7 unit.
Total utilitas (TU) adalah pada Qx=6, Tux=
66, dan pada Qy=7, Tuy = 42, jadi TU = 66 +
42 = 108.
25
c. Bila pendapatan konsumen untuk membeli barang
bertambah dari Rp. 47.500 menjadi Rp. 62.500 ,
maka barang yang dapat dibeli adalah pada,
MUx = 2 berada pada Qx =8, dan MUy =1 pada Qy =
9
Outlay = 5000(8) + 2500(9) = 40.000 + 22.500 =
Rp. 62.500 = M
Total Utilitas yang diperoleh adalh Qx=8 unit pada
TUx = 72 dan Qy=9 pada TUy = 45 dieperoleh
TU = 72 + 45 = 117.
26
CONTOH SOAL
Seorang konsumen mempunyai uang
sebesar Rp. 200.000 akan digunakan
untuk membeli barang x dan y
dengan harga masing-masing Px =
Rp. 20.000 dan Py = Rp. 20.000.
Preferensi konsumen terhadap
barang X dan Y terlihat pada table
berikut :
Q 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
MUx 16 14 11 10 9 8 7 6 5 3
MUy 15 13 12 8 6 5 4 3 2 1
Pertanyaan :
a. Tentukan persamaan anggaran ( budget constrain)
b. Berapa unit barang X dan Y yang dikonsumsi konsumen agar
mencapai kepuasan maksimum
c. Tentukan kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut
d. Jika harga barang X turun 50% tentukan kembali berapa X dan Y
yang akan diikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan
maksimum
Tabel 1.
Jawaban
a. Persamaan anggaran soal diatas adalah sebegai
berikut, I = Px.X + Py.Y
200.000 = 20.000X + 20.000Y
b. Kepuasan akan tercapai ketika :
𝑀𝑈𝑥
𝑃𝑥
=
𝑀𝑈𝑦
𝑃𝑦
= Px : Py = MUx : Muy
Px : Py = 20.000 : 20.000 = 1 : 1, dan
MUx : MUy = 1 : 1, Dari table diatas yang MUx
:MUy
yang nilainya 1 : 1 adalah sebagai berikut
MUx MUy Unit
X
Unit
Y
Anggaran Ket
3 3 10 8 20.000(10) + 20.000(8) =
360.000
Tdk.Sesu
ai
5 5 9 6 20.000(9) + 20.000(6) =
300.000
Tdk.Sesu
ai
6 6 8 5 20.000(8) + 20.000(5) =
260.000
Tdk.Sesu
ai
8 8 6 4 20.000(6) + 20.000(4) =
200.000
Sesuai
Berdasarkan table diatas, unit X yang akan dikonsumsi konsumen adalah
sebanyak 6 unit dan unit Y yang akan dikonsumsi sebesar 4 unit. (Sesuai
dengan uang yang dimiliki konsumen sebasar Rp. 200.000
Tabel 2.
c. Kepuasan maksimum yang akan dinikmati konsumen
ketika mengkonsumsi 6 unit X dan 4 unit Y adalah
sebesar :
TUx = 16 + 14 + 11 + 10 + 9 + 8 = 68
TUy = 15 + 13 + 12 + 8 = 48
Total Utility = TUx + TUy = 68 + 48 = 116
d. Harga barang X turun 50%, Px = Rp.10.000
Sehingga perbandingan harga X dan Harga Y
menjadi Px : Py = 10.000 : 20.000 atau 1 : 2
perbandingan MUx : MUy = 1 : 2 ada pada table 3
berikut,
MUx MUy Unit
X
Unit
Y
Anggaran Ket
3 6 10 5 10.000(10) + 20.000(5) =
200.000
Sesuai
6 12 8 3 10.000(8) + 20.000(3) =
140.000
Tdk.Sesu
ai
Berdasarkan table diatas, unit X yang akan
dikonsumsi konsumen adalah sebanyak 10 unit
dan unit Y yang akan dikonsumsi sebesar 5 unit.
(Sesuai dengan uang yang dimiliki konsumen
sebasar Rp. 200.000
Tabel 3.
MUx MUy Unit
X
Unit
Y
Anggaran Ket
3 6 10 5 10.000(10) + 20.000(5) =
200.000
Sesuai
6 12 8 3 10.000(8) + 20.000(3) =
140.000
Tdk.Sesu
ai
Tabel 3.
Kepuasan maksimum yang akan dinikmati konsumen
ketika mengkonsumsi 10 unit X dan 5 unit Y adalah
sebesar :
TUx = 16 + 14 + 11 + 10 + 9 + 8 +7 + 6 + 5 + 3 = 89
TUy = 15 + 13 + 12 + 8 + 6 = 54
Total Utility = TUx + TUy = 89 + 54 = 143
LATIHAN
Seorang konsumen mempunyai uang
sebesar Rp. 100.000 akan dibelikan mie
bakso dan juice apel, harga satu
mangkok mie bakso Rp. 20.000 dan
harga satu gelas juice apel Rp. 10.000.
Kepuasan yang diperoleh konsumen
dengan mengkonsumsi mie bakso dan
juice apel ada pada table 4 berikut
Q 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
MU mie
bakso
50 45 40 35 30 20 18 15 10 5
MU juice
apel
35 30 25 20 15 10 5 3 1 -1
Pertanyaan :
a. Berapa mangkok mie bakso dan berapa gelas jice apel yang
dikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan maksimum
b. Tentukan kepuasan (utility) yang diperoleh konsumen
tersebut
c. Jika harga barang harga mie bakso turun menjadi Rp.10.000
tentukan kembali berapa mangkok mie bakso dan juice apel
yang akan diikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan
maksimum
Tabel 4.
PERILAKU KONSUMEN ( KARDINAL).pptx

PERILAKU KONSUMEN ( KARDINAL).pptx

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN Perilaku konsumen, disebutjuga dengan tingkah laku konsumen atau tindakan konsumen atau juga disebut Consumer’s Behaviour. Pokok permasalahannya adalah mengapa konsumen berperilaku seperti apa yang dikemukan dalam hukum permintaan yaitu apabila harga naik, jumlah barang yang diminta akan turun atau sebaliknya apabila harga turun maka jumlah yang diminta akan naik.
  • 3.
    2 Pendekatan 3 Ada Dua Pendekatan dalammejelaskan keseimbangan konsumen PENDEKATAN KARDINAL ( CARDINAL UTILITY APPROACH ) PENDEKATAN ORDINAL ( ORDINAL UTILITY APPROACH )
  • 4.
    “ PENDEKATAN KARDINAL ASUMSI UTILITIKARDINAL a. Rationality, konsumen adalah rasional. Artinya konsumen berusaha untuk memaksimalisasi utility sampai dengan batas pendapatannya yang ditentukan, disamping dibatasi dengan harga barang yang akan dikonsumsi. b. Cardinal utility. Utiliti setiap orang dapat diukur. Ukuran yang paling mudah adalah uang. C. Constant marginal utility of Money. Unit moneter yang dipakai sebagai pengukur utility harus konstan.
  • 5.
    “ PENDEKATAN KARDINAL ASUMSI UTILITIKARDINAL . d. Law of diminishing Marginal Utility, semakin banyak sesuatu barang yang dikonsumsi pertamabahn nilai guna(kepuasan) yang diperoleh dari setiap pertambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan menurun. e.Total Utility adalah jumlah keseluruhan kepuasan (utiliti) yang diperoleh dalam mengkonsumsi sejumlah barang. Total Utiliti adalah U = f ( 𝑋1, 𝑋2, …𝑋𝑛 )
  • 6.
    “ TOTAL UTILITI DAN MARGINALUTILITI TOTAL UTILITI • Total Utility (TU) atau Nilai guna total adalah jumlah kepuasan yang di peroleh oleh seseorang karena mengkonsumsi beberapa jenis barang.
  • 7.
    Misalnya seorang konsumenmengkonsumsi . “n” jenis barang, maka dapat dinyatakan ke dalam fungsi yang artinya hubungan antara jumlah kepuasan dengan beberapa barang yang dikonsumsi, hal ini ditulis : TU = f (X1, X2, …., Xn) dimana U = besarnya kepuasan dari seorang konsumen X menunjukan jenis barang yang dikonsumsi dengkan “n” menunjukkan banyaknya barang konsumsi. 
  • 8.
    Apabila hanya adasatu barang yang dikonsumsi maka: TU = f (X)  Berdasarkan fungsi Total Utility di atas dapat diturunkan marginal utility sebagai berikut:  MU = 𝝏TU / 𝝏X
  • 9.
    “ MARGINAL UTILITY  Dalampendekatan kardinal yang digunakan adalah pendekatan Guna Batas (Marginal Utility, MU).  MU adalah tambahan kepuasan sebagai akibat bertambahnya satu satuan barang yang dikonsumsi.  Marginal Utility ini diturunkan dari Total Utility, di mana Total Utility menunjukkan jumlah kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi berbagai jumlah barang.
  • 10.
    Gambar Kurva TUdan MU TUx Qx Qx MUx 0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TU = 10Q – Q2 MU = 10 – 2Q 16 TU max Hubungan TU dan MU ditunjukkan dengan TU akan meningkat bilamana MU>0 (positif) dan TU maksimum pada saat MU = 0 selanjutnya TU akan menurun jika MU<0 (negatif)
  • 11.
    Jumlah Air (Gelas ) Total Utiliti (TU ) Marginal Utiliti (MU) 0 0 - 1 20 20 2 35 15 3 45 10 4 50 5 5 50 0 6 45 -5 7 35 -10 8 20 -15 Tabel. Total Utiliti (TU) dan Marginal Utiliti (MU)
  • 12.
    Penentuan Keseimbangan Konsumen ▸ Seseorangkonsumen dikatakan dalam kondisi keseimbangan (equilibrium) apabila konsumen tersebut memperoleh kepuasan maksimum ▸ Kepuasan maksimum terjadi disaat : Pengorbanan yang dilakukan sama dengan manfaat atau nilai guna yang diperoleh
  • 13.
    Penentuan Keseimbangan Konsumen ▸ Secarateoritis, konsumen akan memperoleh kepuasan total (TU) maksimum pada saat harga (P) sama dengan tambahan kepuasan (MU). ▸ Kepuasan Mak simum (TUx max) terjadi ketika Px = Mux atau ▸ 𝐌𝐔𝐱 𝐏𝐱 = 1
  • 14.
    CONTOH Diketahui fungsi gunatotal suatu produk yang dikonsumsi seseorang adalah TU = 100 Qx – Q2 a) Berapa unit Q harus dikonsumsi agar tercapai kepuasan maksimum ? b) Jika harga Q per unit Rp 10, berapa unit Q harus dikonsumsi agar tercapai kepuasan maksimum ?
  • 15.
    Jawab: a) Diket. TU= 100 Qx – Qx2 syarat kepuasan maks. adalah MUX = 0 MUx = 𝚫𝐓𝐔 𝚫𝐐𝒙 = 100 - 2Qx = 0 Q = 100 / 2 = 50 Jadi harus konsumsi sebanyak 50 unit Q. Dengan total utility sebesar TU = 100 (50) – (50)2 TU = 5000 – 2.500 TU = 2.500
  • 16.
    Jawab: b) Jika adaharga, maka syarat kepuasan maks. MUX =PX 100 – 2Q = 10 90 = 2 Q Q = 45 Jadi, kepuasan maks. pada Q = 45 dg P = 10 TU = 100 (45) – (45)2 = 2.475
  • 17.
    KOMODITI YANG DIKONSUMSILEBIH DARI SATU Bila yang dokonsumi barang tidak barang X saja tetapi juga barang Y, maka keseimbangan konsumen Counsumer’s Equlibrium, dinyatakan dengan : 𝑀𝑈𝑥 𝑃𝑥 = 1 dan, 𝑀𝑈𝑦 𝑃𝑦 = 1 maka : 𝑀𝑈𝑥 𝑃𝑥 = 𝑀𝑈𝑦 𝑃𝑦𝑥 = … Dengan demikian dapata dinyatakan bahwa keseimbangan konsumen (consumer’s equilibrium ) terjadi dengan syarat : a. Memenuhi fungsi pembatas (constrain function) M = 𝑃𝑥X + 𝑃𝑦Y dan b. Memenuhi keseimbangan, 𝑀𝑈𝑥 𝑃𝑥 = 𝑀𝑈𝑦 𝑃𝑦𝑥
  • 18.
    Contoh Soal Konsumen memilikisejumlah uang (M) Rp 47.500,- ingin membeli barang X dan Y. Konsumen mendapatkan dengan harga barang X per unit (Px) Rp. 5.000,- dan harga bang Y (Py) Rp. 2.500. Ditanya : a.Tentukan Margnal Utiliti dengan mengisis kolom sel marginal utility yang sudah disediakan. b.Tentukan jumah barang X dan barang Y yang harus dibeli agar konsumen berada dalam keseimbangan dan berapa total utility yang diperoleh konsumen, bila jumlah uang konsumen yang tersedia untuk membeli kedua barang tersebut Rp. 47.500,00 18
  • 19.
    c. Bila hargabarang X dan barang Y tidak berubah (konstan) sementara pendapatan bertambah menjadi Rp. 62.500, Berapa jumah barang X dan barang Y yang harus dibeli agar konsumen berada dalam keseimbangan dan berapa Total Utiliti yang diperoleh konsumen. 19
  • 20.
    Tabel TUx danMUx 20 Unit X TUX MUx Unit Y TUY MUy43 0 - 0 - 1 16 1 9 2 30 2 17 3 42 3 24 4 52 4 30 5 60 5 35 6 66 6 39 7 70 7 42 8 72 8 44 9 72 9 45 10 70 10 45
  • 21.
    Jawaban a. 21 Unit XTUX MUx Unit Y- TUY MUy43 0 - 0 - 1 16 16 1 9 9 2 30 14 2 17 8 3 42 12 3 24 7 4 52 10 4 30 6 5 60 8 5 35 5 6 66 6 6 39 4 7 70 4 7 42 3 8 72 2 8 44 2 9 72 0 9 45 1 10 70 -2 10 45 0 11 66 -4 11 43 -2
  • 22.
    22 b. Jumlah barangY yang harus dikonsumsi agar konsumen berada dalam keseimbangan, harus memenuhi syarat : 1. Memenuhu fungsi pembatas (constrain function) . M= 𝑃𝑋X + 𝑃𝑦Y dan 2 𝑀𝑈𝑋 𝑃𝑋 = 𝑀𝑈𝑋 𝑃𝑋 dapat ditulis, 𝑀𝑈𝑋 𝑀𝑈𝑦 = 𝑃𝑋 𝑃𝑦
  • 23.
    Px = Rp.5.000,- dan Py = Rp. 2.500 Maka, 𝑀𝑈𝑋 𝑀𝑈𝑦 = 5000 2500 = 2 1 dengan kata lain Mux : Muy = 2 : 1 Selanjutnya kita harus mencari, Mux : Muy = 2:1 dan memenuhi syarat pembatas M = PxX + PyY yaitu 47.500 = 5.000Qx + 2.500Qy ada beberapa alternative yang dapat dipilih memenuhi, Mux : Muy = 2:1 seperti terlihat pada pasangan yang ditunjukkan anak panah pada table TUx dan MUx terdahulu, namun yang memenuhi syarat 23
  • 24.
    Dari table tersebutyang memenuhi syarat batasan pendapatan konsumen adalah MUx = 6 dengan MUy=3. MUx = 6 berada pada Qx = 6 unit dan MUy=3 berada pada Qy = 7 unit dengan total pengeluaran (outlay) = 5.000(6) + 2.500(7) = 47.500 sama besar dengan uang yang disediakan konsumen. 24
  • 25.
    Dengan demikian syaratkeseimbangan konsumen terpenuhi, dimana konsumen berada dalam keseimbangan bila membeli barang x (Qx) sebanyak 6 unit, dan membelia barang y (Qy) sebanyak 7 unit. Total utilitas (TU) adalah pada Qx=6, Tux= 66, dan pada Qy=7, Tuy = 42, jadi TU = 66 + 42 = 108. 25
  • 26.
    c. Bila pendapatankonsumen untuk membeli barang bertambah dari Rp. 47.500 menjadi Rp. 62.500 , maka barang yang dapat dibeli adalah pada, MUx = 2 berada pada Qx =8, dan MUy =1 pada Qy = 9 Outlay = 5000(8) + 2500(9) = 40.000 + 22.500 = Rp. 62.500 = M Total Utilitas yang diperoleh adalh Qx=8 unit pada TUx = 72 dan Qy=9 pada TUy = 45 dieperoleh TU = 72 + 45 = 117. 26
  • 27.
    CONTOH SOAL Seorang konsumenmempunyai uang sebesar Rp. 200.000 akan digunakan untuk membeli barang x dan y dengan harga masing-masing Px = Rp. 20.000 dan Py = Rp. 20.000. Preferensi konsumen terhadap barang X dan Y terlihat pada table berikut :
  • 28.
    Q 1 23 4 5 6 7 8 9 10 MUx 16 14 11 10 9 8 7 6 5 3 MUy 15 13 12 8 6 5 4 3 2 1 Pertanyaan : a. Tentukan persamaan anggaran ( budget constrain) b. Berapa unit barang X dan Y yang dikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan maksimum c. Tentukan kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut d. Jika harga barang X turun 50% tentukan kembali berapa X dan Y yang akan diikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan maksimum Tabel 1.
  • 29.
    Jawaban a. Persamaan anggaransoal diatas adalah sebegai berikut, I = Px.X + Py.Y 200.000 = 20.000X + 20.000Y b. Kepuasan akan tercapai ketika : 𝑀𝑈𝑥 𝑃𝑥 = 𝑀𝑈𝑦 𝑃𝑦 = Px : Py = MUx : Muy Px : Py = 20.000 : 20.000 = 1 : 1, dan MUx : MUy = 1 : 1, Dari table diatas yang MUx :MUy yang nilainya 1 : 1 adalah sebagai berikut
  • 30.
    MUx MUy Unit X Unit Y AnggaranKet 3 3 10 8 20.000(10) + 20.000(8) = 360.000 Tdk.Sesu ai 5 5 9 6 20.000(9) + 20.000(6) = 300.000 Tdk.Sesu ai 6 6 8 5 20.000(8) + 20.000(5) = 260.000 Tdk.Sesu ai 8 8 6 4 20.000(6) + 20.000(4) = 200.000 Sesuai Berdasarkan table diatas, unit X yang akan dikonsumsi konsumen adalah sebanyak 6 unit dan unit Y yang akan dikonsumsi sebesar 4 unit. (Sesuai dengan uang yang dimiliki konsumen sebasar Rp. 200.000 Tabel 2.
  • 31.
    c. Kepuasan maksimumyang akan dinikmati konsumen ketika mengkonsumsi 6 unit X dan 4 unit Y adalah sebesar : TUx = 16 + 14 + 11 + 10 + 9 + 8 = 68 TUy = 15 + 13 + 12 + 8 = 48 Total Utility = TUx + TUy = 68 + 48 = 116 d. Harga barang X turun 50%, Px = Rp.10.000 Sehingga perbandingan harga X dan Harga Y menjadi Px : Py = 10.000 : 20.000 atau 1 : 2 perbandingan MUx : MUy = 1 : 2 ada pada table 3 berikut,
  • 32.
    MUx MUy Unit X Unit Y AnggaranKet 3 6 10 5 10.000(10) + 20.000(5) = 200.000 Sesuai 6 12 8 3 10.000(8) + 20.000(3) = 140.000 Tdk.Sesu ai Berdasarkan table diatas, unit X yang akan dikonsumsi konsumen adalah sebanyak 10 unit dan unit Y yang akan dikonsumsi sebesar 5 unit. (Sesuai dengan uang yang dimiliki konsumen sebasar Rp. 200.000 Tabel 3.
  • 33.
    MUx MUy Unit X Unit Y AnggaranKet 3 6 10 5 10.000(10) + 20.000(5) = 200.000 Sesuai 6 12 8 3 10.000(8) + 20.000(3) = 140.000 Tdk.Sesu ai Tabel 3. Kepuasan maksimum yang akan dinikmati konsumen ketika mengkonsumsi 10 unit X dan 5 unit Y adalah sebesar : TUx = 16 + 14 + 11 + 10 + 9 + 8 +7 + 6 + 5 + 3 = 89 TUy = 15 + 13 + 12 + 8 + 6 = 54 Total Utility = TUx + TUy = 89 + 54 = 143
  • 34.
    LATIHAN Seorang konsumen mempunyaiuang sebesar Rp. 100.000 akan dibelikan mie bakso dan juice apel, harga satu mangkok mie bakso Rp. 20.000 dan harga satu gelas juice apel Rp. 10.000. Kepuasan yang diperoleh konsumen dengan mengkonsumsi mie bakso dan juice apel ada pada table 4 berikut
  • 35.
    Q 1 23 4 5 6 7 8 9 10 MU mie bakso 50 45 40 35 30 20 18 15 10 5 MU juice apel 35 30 25 20 15 10 5 3 1 -1 Pertanyaan : a. Berapa mangkok mie bakso dan berapa gelas jice apel yang dikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan maksimum b. Tentukan kepuasan (utility) yang diperoleh konsumen tersebut c. Jika harga barang harga mie bakso turun menjadi Rp.10.000 tentukan kembali berapa mangkok mie bakso dan juice apel yang akan diikonsumsi konsumen agar mencapai kepuasan maksimum Tabel 4.