Tugas akhir
Skripsi
Karangan
ilmiah
Penelitian
Usulan Penelitian:
Topik penelitian 
judul
Rancangan penelitian
Penelusuran pustaka
Tulisan:
- makalah: tata
bahasa, pustaka,
- poster
Oral
ILMU & PENELITIAN
Ilmu adalah :
pengetahuan tentang fakta-fakta (natural atau sosial),
yang berlaku umum dan sistematik.
Pengetahuan yang sudah dicoba dan diatur menurut
urutan dan arti serta menyeluruh.
Umum : dapat disimpulkan pernyataan-pernyataan
yang didasarkan pada kaidah umum
APA, MENGAPA, BAGAIMANA
PENJELASAN TANPA ATAU BELUM
MENGGUNAKAN PENALARAN YANG BAIK:
MITOS
PERKEMBANGAN: Menggunakan
penalaran yang sistematis
Ada 4 tahap perkembangan: mitos, penalaran, eksperimentasi
dan metode keilmuan.
1. M I T O S
Tahap ini terjadi krn keterbatasan manusia dalam pengamatan,
peralatan, dan cara berpikir pada saat itu  pemahaman dan
penjelasannya belum menggunakan penalaran
2. PENALARAN DEDUKTIF – TAHAP RASIONALISME
Rasionalisme  Aliran pemahaman untuk pemecahan masalah
menggunakan rasio atau daya nalar dalam upaya memperoleh pengetahuan
yang benar
Penalaran Deduktif  suatu cara berpikir yg didasarkan atas pernyataan
yang bersifat umum untuk ditarik kesimpulan yang bersifat khusus,
menggunakan pola berpikir silogisme.
Silogisme terdiri atas dua pernyataan yg disebut premis mayor dan premis
minor serta sebuah kesimpulan
3. PENALARAN INDUKTIF – TAHAP EMPIRISME
Penalaran induktif:
Suatu cara berpikir untuk menarik “kesimpulan umum”
berdasarkan pengamatan-pengamatan atas gejala-
gejala yang bersifat “khusus”
Contoh : Logam tembaga, logam besi, logam aluminium
jika dipanaskan bertambah panjang/
Kesimpulan : Semua logam jika dipanaskan akan
bertambah panjang
Empirisme :
Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang
diperoleh langsung dari pengalaman konkrit 
menggunakan penalaran induktif
4. METODE KEILMUAN / ILMIAH
 Merupakan perpaduan antara penalaran deduktif dan
penalaran induktif
 Dgn metode ini akan diperoleh pengetahuan yang
kebenarannya dpt diandalkan, sebab metode ilmiah
menuntut urutan kerja yang bersifat obyektif,
sistematis dan rasional
Pembentukan
sikap ilmiah
Memiliki rasa ingin tahu
yang tinggi dan kemampuan
belajar yang besar
Tidak dapat menerima
kebenaran tanpa bukti
Jujur
Terbuka
Toleran
Skeptis
Optimis Pemberani
Kreatif
1. Kajian terhadap suatu obyek
2. Metode sistematik, komprehensif, obyektif
3. Memperoleh pemahaman yang lebih baik
tentang obyek kajian
4. Mengembangkan prinsip-prinsip atau teori
tentang obyek kajian
Pengertian Penelitian
Suatu penyelidikan/pengamatan yang hati-hati serta teratur dan terus
menerus untuk memecahkan suatu masalah
Memungkinkan: mengubah kesimpulan-kesimpulan yang telah
diterima, ataupun mengubah dalil-dalil dengan adanya aplikasi baru
dari dalil-dalil tersebut
Metode ilmiah
metode pemecahan masalah yang merupakan
penggabungan antara teori dan data, rasionalisme dan
empirisme, deduksi dan induksi, justifikasi dan verifikasi.
Prosedur Metode Ilmiah
1. Perumusan masalah
2. Penyusunan Kerangka Pemikiran
3. Pengajuan Hipotesis (dalil yang harus diuji)
4. Pengujian Hipotesis
5. Penarikan kesimpulan
Prosedur/Langkah-langkah Metode Ilmiah
a. Perumusan masalah
 Menyadari adanya persoalan atau masalah yg perlu dicari
pemecahannya. Pertanyaan dapat berupa apa, mengapa dan
bagaimana
c. Penyusunan Hipotesis
 Berdasarkan pengetahuan yg ada, dan pengamatan thd fakta-fakta
yg berkaitan, dpt disusun jawaban sementara
d. Pengujian hipotesis
 Dilakukan utk memperoleh data/fakta baru yg berkaitan dgn
hipotesis yg sedang diuji
e. Penarikan kesimpulan
 Diambil dari pengolahan dan analisis fakta/data yang diperoleh
sesuai hipotesis yg diajukan  maka hipotesis tsb merupakan
pengetahuan yg baru
b. Penyusunan kerangka pemikiran
 Dasar atau landasan pemikiran/teori
Keunggulan dan keterbatasan metode ilmiah
1) Keunggulan :
• Melatih kebiasaan berpikir yang sistematis, logis dan
analitis
• Memupuk sifat jujur, obyektif, terbuka, disiplin dan
toleran
• Menolak takhayul dan menolak pendapat tanpa bukti
nyata.
2) Keterbatasan
• Kebenaran ilmiah bersifat tentatif (sementara)
• Sulit untuk memilih fakta yang benar-benar berkaitan
dengan masalah yang akan dipecahkan.
Metode ilmiah digunakan untuk
memecahkan masalah
MASALAH: ? Pemecahan masalah
Langkah-langkah untuk memecahkan masalah: MEMBUAT
HIPOTESIS (DALIL YANG HARUS DIUJI), baik Ilmu sosial
maupun ilmu alam
Cara pengujian:
DENGAN PENELITIAN memakai METODE ILMIAH
Survei, eksperimen
Diperoleh:
• Data
• Analisis (statistik): dengan tingkat kepercayaan yang
tinggi (tergantung ulangan dan pembanding)
• Pembahasan
• Kesimpulan: menghasilkan dalil atau teknologi
Membuat laporan penelitian: mudah
dipahami
Topik
“Baru”
MENETAPKAN AKAR MASALAH:
Adakah sesuatu hal yang ingin diketahui?
(Tidak sesuai harapan, teori, logika, dll)----
(masalah), Mengapa ??? (akar masalah)
KAJIAN PUSTAKA-
(Penalaran deduktif)
Hipotesis
RENCANA PENELITIAN
(pembuktian hipotesis)
Pendekatan (Objek material dan
formal) variabel penelitian dan
pengumpulan fakta, serta mtd
analisis data!
PELAKSANAAN
PENELITIAN
(Pengumpulan fakta
penelitian)
OUTPUT PENELITIAN
(laporan dan publikasi)---
Jawaban masalah
penelitian
Muncul
Permasalahan
baru
ANALISIS DAN
PENAFSIRAN
DATA
Apakah ini
merupakan cara
yang tepat???
Jawaban
masalah
Perencanaan Penelitian.pptx

Perencanaan Penelitian.pptx

  • 2.
    Tugas akhir Skripsi Karangan ilmiah Penelitian Usulan Penelitian: Topikpenelitian  judul Rancangan penelitian Penelusuran pustaka Tulisan: - makalah: tata bahasa, pustaka, - poster Oral
  • 3.
    ILMU & PENELITIAN Ilmuadalah : pengetahuan tentang fakta-fakta (natural atau sosial), yang berlaku umum dan sistematik. Pengetahuan yang sudah dicoba dan diatur menurut urutan dan arti serta menyeluruh. Umum : dapat disimpulkan pernyataan-pernyataan yang didasarkan pada kaidah umum
  • 4.
    APA, MENGAPA, BAGAIMANA PENJELASANTANPA ATAU BELUM MENGGUNAKAN PENALARAN YANG BAIK: MITOS PERKEMBANGAN: Menggunakan penalaran yang sistematis
  • 5.
    Ada 4 tahapperkembangan: mitos, penalaran, eksperimentasi dan metode keilmuan. 1. M I T O S Tahap ini terjadi krn keterbatasan manusia dalam pengamatan, peralatan, dan cara berpikir pada saat itu  pemahaman dan penjelasannya belum menggunakan penalaran 2. PENALARAN DEDUKTIF – TAHAP RASIONALISME Rasionalisme  Aliran pemahaman untuk pemecahan masalah menggunakan rasio atau daya nalar dalam upaya memperoleh pengetahuan yang benar Penalaran Deduktif  suatu cara berpikir yg didasarkan atas pernyataan yang bersifat umum untuk ditarik kesimpulan yang bersifat khusus, menggunakan pola berpikir silogisme. Silogisme terdiri atas dua pernyataan yg disebut premis mayor dan premis minor serta sebuah kesimpulan
  • 6.
    3. PENALARAN INDUKTIF– TAHAP EMPIRISME Penalaran induktif: Suatu cara berpikir untuk menarik “kesimpulan umum” berdasarkan pengamatan-pengamatan atas gejala- gejala yang bersifat “khusus” Contoh : Logam tembaga, logam besi, logam aluminium jika dipanaskan bertambah panjang/ Kesimpulan : Semua logam jika dipanaskan akan bertambah panjang Empirisme : Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang diperoleh langsung dari pengalaman konkrit  menggunakan penalaran induktif
  • 7.
    4. METODE KEILMUAN/ ILMIAH  Merupakan perpaduan antara penalaran deduktif dan penalaran induktif  Dgn metode ini akan diperoleh pengetahuan yang kebenarannya dpt diandalkan, sebab metode ilmiah menuntut urutan kerja yang bersifat obyektif, sistematis dan rasional
  • 8.
    Pembentukan sikap ilmiah Memiliki rasaingin tahu yang tinggi dan kemampuan belajar yang besar Tidak dapat menerima kebenaran tanpa bukti Jujur Terbuka Toleran Skeptis Optimis Pemberani Kreatif
  • 9.
    1. Kajian terhadapsuatu obyek 2. Metode sistematik, komprehensif, obyektif 3. Memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang obyek kajian 4. Mengembangkan prinsip-prinsip atau teori tentang obyek kajian Pengertian Penelitian Suatu penyelidikan/pengamatan yang hati-hati serta teratur dan terus menerus untuk memecahkan suatu masalah Memungkinkan: mengubah kesimpulan-kesimpulan yang telah diterima, ataupun mengubah dalil-dalil dengan adanya aplikasi baru dari dalil-dalil tersebut
  • 10.
    Metode ilmiah metode pemecahanmasalah yang merupakan penggabungan antara teori dan data, rasionalisme dan empirisme, deduksi dan induksi, justifikasi dan verifikasi. Prosedur Metode Ilmiah 1. Perumusan masalah 2. Penyusunan Kerangka Pemikiran 3. Pengajuan Hipotesis (dalil yang harus diuji) 4. Pengujian Hipotesis 5. Penarikan kesimpulan
  • 11.
    Prosedur/Langkah-langkah Metode Ilmiah a.Perumusan masalah  Menyadari adanya persoalan atau masalah yg perlu dicari pemecahannya. Pertanyaan dapat berupa apa, mengapa dan bagaimana c. Penyusunan Hipotesis  Berdasarkan pengetahuan yg ada, dan pengamatan thd fakta-fakta yg berkaitan, dpt disusun jawaban sementara d. Pengujian hipotesis  Dilakukan utk memperoleh data/fakta baru yg berkaitan dgn hipotesis yg sedang diuji e. Penarikan kesimpulan  Diambil dari pengolahan dan analisis fakta/data yang diperoleh sesuai hipotesis yg diajukan  maka hipotesis tsb merupakan pengetahuan yg baru b. Penyusunan kerangka pemikiran  Dasar atau landasan pemikiran/teori
  • 12.
    Keunggulan dan keterbatasanmetode ilmiah 1) Keunggulan : • Melatih kebiasaan berpikir yang sistematis, logis dan analitis • Memupuk sifat jujur, obyektif, terbuka, disiplin dan toleran • Menolak takhayul dan menolak pendapat tanpa bukti nyata. 2) Keterbatasan • Kebenaran ilmiah bersifat tentatif (sementara) • Sulit untuk memilih fakta yang benar-benar berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan.
  • 13.
    Metode ilmiah digunakanuntuk memecahkan masalah MASALAH: ? Pemecahan masalah Langkah-langkah untuk memecahkan masalah: MEMBUAT HIPOTESIS (DALIL YANG HARUS DIUJI), baik Ilmu sosial maupun ilmu alam Cara pengujian: DENGAN PENELITIAN memakai METODE ILMIAH
  • 14.
    Survei, eksperimen Diperoleh: • Data •Analisis (statistik): dengan tingkat kepercayaan yang tinggi (tergantung ulangan dan pembanding) • Pembahasan • Kesimpulan: menghasilkan dalil atau teknologi Membuat laporan penelitian: mudah dipahami
  • 15.
    Topik “Baru” MENETAPKAN AKAR MASALAH: Adakahsesuatu hal yang ingin diketahui? (Tidak sesuai harapan, teori, logika, dll)---- (masalah), Mengapa ??? (akar masalah) KAJIAN PUSTAKA- (Penalaran deduktif) Hipotesis RENCANA PENELITIAN (pembuktian hipotesis) Pendekatan (Objek material dan formal) variabel penelitian dan pengumpulan fakta, serta mtd analisis data! PELAKSANAAN PENELITIAN (Pengumpulan fakta penelitian) OUTPUT PENELITIAN (laporan dan publikasi)--- Jawaban masalah penelitian Muncul Permasalahan baru ANALISIS DAN PENAFSIRAN DATA Apakah ini merupakan cara yang tepat??? Jawaban masalah