PERANAN SEKTOR PERTANIAN
AHMAD MUHYI 11140088
PENTINGNYA SEKTOR PERTANIAN
Pentingnya Pertanian Di Dalam Pertumbuhan Sebuah
Ekonomi Yang Didominasi Oleh Sektor Pertanian,
Pertumbuhan Pertanian Akan Meningkatkan Laju
Pertumbuhan Pendapatan Daerah Bruto (PDB).
Peran Sektor Pertanian Dan Sangat Diperlukan
Dalam Upaya Menurunkan Kemiskinan. Data PBB
Menyatakan Bahwa Pada Daerah Pedesaan Di
Negara Berkembang Terdapat Sekitar 1 Milyar
Penduduk Dari 1,2 Milyar Penduduk Hidup Dalam
Kemiskinan Absolut (Absolute Poverty)
PERTANIAN DAN PENGEMBANGAN
sangat diperlukan dalam upaya menurunkan kemiskinan.
Data PBB menyatakan bahwa pada daerah pedesaan di
negara berkembang terdapat sekitar 1 milyar penduduk
dari 1,2 milyar penduduk hidup dalam kemiskinan absolut
(absolute poverty).
Bank Dunia mengetahui bahwa populasi, pertanian dan
environment adalah kunci untuk mengetahui masalah
yang dihadapi di Sub-Sahara Afrika, yaitu daerah yang
paling miskin di dunia. Pertumbuhan penduduk yang
sangat cepat yang tidak diimbangi oleh teknik pertanian
menyebabkan kekurangan. Hal ini juga menyebabkan
degradasi tanah dan penurunan produksi dan konsumsi
makanan per kapita.
PERAN TEKNOLOGI
Selain membutuhkan sumber daya finansial,
sektor pertanian juga memerlukan teknologi
maju dan infrastruktur. Diskriminasi pemerintah
terhadap sektor pertanian akan menghalangi
keseluruhan pembangunan.
ransformasikeberhasilan di sektor pertanian juga
menjadi tujuan dari pembangunan. Pertanian
dapat menjamin penyediaan kebutuhan
milyaran penduduk di masa depan Pertanian
mengemukakan bahwa
MAFAAT SEKTOR PERTANIAN DIINDONESIA
1) Potensi Sumber Daya Yang Sangat Besar dan
Beragam
2) Pangsa Pasar Terhadap Pendapatan Nasional Cukup
Besar
3) Peranan Petani Dalam Penyediaan Pangan
Masyarakat
4) Menjadi Basis Pertumbuhan Ekonomi
5) Kontribusi Terhadap Kesempatan Kerja
6) Kontribusi Pertanian Terhadap Devisa
1) POTENSI SUMBER DAYA YANG SANGAT BESAR
DAN BERAGAM
Potensi Wilayah Yang Demikian Sangat Baik Kaitannya Dalam
Pengembangan Sektor Pertanian. Ini Menandakan Faktor Iklim Yang
Sangat Mempengaruhi Faktor Terbentuk Dan Tumbuh Suburnya Setiap
Tanaman.
Potensi Yang Demikianlah Yang Harusnya Kita Perhatikan Dan
Dimanfaatkan Sebaik-baiknya. Meskipun Sektor Pertanian
Kelihatannya Mudah Dan Berpengaruh Kecil Terhadap PDB (Produk
Domestik Bruto)
Untuk Itu Pentingnya Bagi Kita Untuk Mengetahui Situs-situs
Opportunity Yang Tepat Dalam Memanfaatkan Segala Ketersediaan
Kesempatan Yang Didepan Mata Terutama Dalam Memasarkan
Produk-produk Pertanian Dari Dalam Negeri Sehingga Dapat
Menimbulkan Suatu Istilah Yang Disebut Demand Yaitu Permintaan
Barang Dari Negara Luar Sebagai Hasil Pendemonstrasian Jenis
Maupun Kualitas Barang Yang Bermutu Baik Sehingga Dipercaya Oleh
Setiap Negara Dalam Kegiatan Bilateral Maupun Multilateral Yang
Dimulai Dari Sektor Yang Dianggap Kecil Yaitu Pertanian Tetapi
Memberi Dampak Serta Keuntungan Yang Besar Bagi Negara Kita.
2) PANGSA PASAR TERHADAP PENDAPATAN
NASIONAL CUKUP BESAR
Sektor Ini Menjadi Barang Komoditi Yang Paling Dicari Oleh Masyarakat
Karena Menjadi Kebutuhan Primer Dalam Pemenuhan Kebutuhan
Pangan Yaitu Menjadi Kebutuhan Sehari-hari Dan Tidak Boleh Habis
Stoknya Karena Bisa Berdampak Fatal Bagi Pemenuhan Kebutuhan
Masyarakat. Karena Bila Terjadi Suatu Kesalahan Yang Tidak Terencana
Penyediaannya Atau Habis Didalam Negeri Sendiri Kita Bisa Kerepotan
Untuk Mengimpor Dari Negara Luar. Oleh Sebab Itu Sektor Pertanian
Harus Diperhatikan Lebih Baik Memanfaatkan Keadaan Alam Yang Ada
Meningkatkan Hasil Produksi Dari Sektor Pertanian Ini Karena Selain
Bermanfaat Sebagai Pemenuh Kebutuhan Setiap Keluarga Bisa Menjadi
Sector Yang Amat Menguntungkan Apabila Dibawa Kepangsa Pasar Dan
Dilihat Pada Pangsa Pasar Yang Lebih Luas.
Bila Dilihat Dari Segi Ekonomi Sektor Pertanian Ini Mampu Menaikan Pdb
Kita Dan Membawa Keuntungan Tentu Saja Apabila Ditingkatkan Hasil
Produksinya Dan Mencari Wilayah Yang Dianggap Memiliki Pangsa
Pasar Yang Luas.
3) PERANAN PETANI DALAM
PENYEDIAAN PANGAN MASYARAKAT
Peranan Petani Tidak Dapat Dilepaskan Dalam Kehidupan
Masyarakat
Tanpa Adanya Petani Manusia Tentu Tidak Dapat Memenuhi
Kebutuhannya Bahkan Harus Mngimpor Barang-barang
Pangan Dari Luar. Namun Dibeberapa Negara Besar Seperti
Arab Yang Sering Mengimpor Hasil Tani Kedalam Negaranya,
Kurang Memanfaatkan Peranan Dari Petaninya Bukan
Dikarenakan Faktor Ketidaksediaan Modal Melainkan
Faktor Ketidakmampuann Dari Segi Tanah Dan Iklim Mereka
Untuk Bercocoktanam, Sehingga Sektor Pertanian Kurang
Berkembang Dinegara Timur Tersebut.
4) MENJADI BASIS PERTUMBUHAN EKONOMI
Sektor Pertanian Menjadi Salah Satu Dari
Unsur-unsur Yang Mengisi Pertumbuhan
Perekonomian Disetiap Negara
Sektor Pertanian Meski Hanya Menyumbang Tidak
Sampai Dari ¼ Pendapatan Negara Tetapi Menjadi
Penopang Terhadap Pendapatan Dari Setiap Negara
Terutama Di Indonesia Yang Tiap Tahunya
Mengekspor Biji Mete, Beras, Dan Berbagai Bahan
Pokok Lainya Dalam Pangan Menjadi Pemasukan
Devisa Negara Tiap Tahunya.
5) KONTRIBUSI TERHADAP KESEMPATAN
KERJA
Perubahan Kesempatan Kerja Di Pertanian Dan Industri
Manufaktur, Pangsa Kesempatan Kerja Dari Sektor
Pertama Menunjukkan Suatu Pertumbuhan Tren Yang
Menurun, Sedangkan Di Sektor Kedua Meningkat.
Perubahan Struktur Kesempatan Kerja Ini Sesuai Dengan
Yang Di Prediksi Oleh Teori Mengenai Perubahan Struktur
Ekonomi Yang Terjadi Dari Suatu Proses Pembangunan
Ekonomi Jangka Panjang, Yaitu Bahwa Semakin Tinggi
Pendapatan Per Kapita, Semakin Kecil Peran Dari Sektor
Primer, Yakni Pertambangan Dan Pertanian, Dan Semakin
Besar Peran Dari Sektor Sekunder, Seperti Manufaktur
Dan Sektor-sektor Tersier Di Bidang Ekonomi.
6) KONTRIBUSI PERTANIAN TERHADAP
DEVISA
Pertanian Juga Mempunyai Kontribusi Yang Besar
Terhadap Peningkatan Devisa, Yaitu Lewat
Peningkatan Ekspor Dan Atau Pengurangan Tingkat
Ketergantungan Negara Tersebut Terhadap Impor
Atas Komoditi Pertanian
Peran Pertanian Dalam Peningkatan Devisa Bisa
Kontradiksi Dengan Perannya Dalam Bentuk
Kontribusi Produk. Kontribusi Produk Dari Sector
Pertanian Terhadap Pasar Dan Industri Domestic
Bisa Tidak Besar Karena Sebagian Besar Produk
Pertanian Di Ekspor Atau Sebagian Besar
Kebutuhan Pasar Dan Industri Domestic Disuplai
Oleh Produk-produk Impor
INFRASTRUKTUR PERTANIAN TERBATAS
DAN TERABAIKAN.
Masalah Yang Paling Krusial Dan Sampai Saat Ini Belum
Teratasi Dengan Bijaksana Yaitu Pengembangan
Infrastruktur Pertanian. Keberadaan Kelembagaan Seperti
Balai Karantina, Laboratorium Uji Mutu, Irigasi, Listrik,
Transportasi, Keuangan, Unit Pengolahan Dan
Pemasaran Masih Terbatas Akibatnya Usaha Pertanian
Kurang Berkembang
KELEMBAGAAN PERTANIAN BELUM
BERFUNGSI SECARA MAKSIMAL.
Sebagian Besar Merupakan Kelembagaan Informal Dimana
Sistem Organisasi, Manajemen, Maupun Administrasi
Kelembagaannya Belum Dapat Berfungsi Secara
Maksimal. Lembaga Petani Yang Dapat Menjadi Alat
Untuk Meningkatkan Skala Usaha Untuk Memperkuat
Posisi Tawar Petani Sudah Banyak Yang Tidak Berfungsi.
STRUKTUR PASAR YANG MONOPSONIS.
Penguasaan Akses Pasar Yang Lemah Sangat
Merugikan Petani. Produk Pertanian Umumnya
Harus Menghadapi Struktur Pasar Yang
Monopsonis. Kondisi Infrastruktur (Transportasi,
Pasar, Gudang) Yang Belum Memadai Juga
Menyebabkan Rantai Tata Niaga Menjadi Panjang.
Akibatnya Petani Kurang Dekat Dengan Pasar Dan
Posisi Tawar Petani Dipasar Menjadi Lemah Karena
Harga Beli “Ditentukan” Oleh Pedagang Pengepul
Dan Tengkulak
UPAYA PENINGKATAN PERAN SEKTOR
PERTANIAN
Untuk Lebih Meningkatkan Peran Sektor Pertanian
Pelakupembangunan Pertanian Harus Mampu
Membangun Usaha Yang Berdaya Saing Tinggi Dan
Mampu Berperan Serta Dalam Melestarikan
Lingkungan Hidup.
Meningkatkan Kegiatan Penyuluhan Guna
Menggalakan Sistem Alih Teknologi Dan Percepatan
Penyebaran Informasi Pembangunan Pertanian
Melalui Pendampingan Petani.
Perbaikan Infrastruktur Pertanian Dan Peningkatan
Teknologi Tepat Guna Yang Berwawasan Pada
Konteks Kearifan Lokal Serta Pemanfaatan Secara
Maksimal Penelitian Dibidang Pertanian.
LANJUT
Penguatan Sistem Kelembagaan Pertanian Dan Melalui
Penumbuhan Kesadaran Petani Terhadap Hak-hak
Petani Melalui Pembinaan Yang Berkelanjutan,
Penguatan Organisasi Dan Jaringan Tani.
Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Melalui
Pengembangan Agroindustri Yang Berbasis Sumber
Daya Domestik, Sehingga Dapat Meningkatkan Daya
Saing Komoditas Pertanian Dan Kesempatan Kerja
Terhadap Perekonomian Makin Luas.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dengan
Meningkatkan Kemampuan Penguasaan Teknologi,
Kewirausahaan, Dan Manajemen Usaha Tani Melalui
Penyuluhan Pertanian
TERIMA KASIH

Peranan sektor pertanian

  • 1.
  • 2.
    PENTINGNYA SEKTOR PERTANIAN PentingnyaPertanian Di Dalam Pertumbuhan Sebuah Ekonomi Yang Didominasi Oleh Sektor Pertanian, Pertumbuhan Pertanian Akan Meningkatkan Laju Pertumbuhan Pendapatan Daerah Bruto (PDB). Peran Sektor Pertanian Dan Sangat Diperlukan Dalam Upaya Menurunkan Kemiskinan. Data PBB Menyatakan Bahwa Pada Daerah Pedesaan Di Negara Berkembang Terdapat Sekitar 1 Milyar Penduduk Dari 1,2 Milyar Penduduk Hidup Dalam Kemiskinan Absolut (Absolute Poverty)
  • 3.
    PERTANIAN DAN PENGEMBANGAN sangatdiperlukan dalam upaya menurunkan kemiskinan. Data PBB menyatakan bahwa pada daerah pedesaan di negara berkembang terdapat sekitar 1 milyar penduduk dari 1,2 milyar penduduk hidup dalam kemiskinan absolut (absolute poverty). Bank Dunia mengetahui bahwa populasi, pertanian dan environment adalah kunci untuk mengetahui masalah yang dihadapi di Sub-Sahara Afrika, yaitu daerah yang paling miskin di dunia. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat yang tidak diimbangi oleh teknik pertanian menyebabkan kekurangan. Hal ini juga menyebabkan degradasi tanah dan penurunan produksi dan konsumsi makanan per kapita.
  • 4.
    PERAN TEKNOLOGI Selain membutuhkansumber daya finansial, sektor pertanian juga memerlukan teknologi maju dan infrastruktur. Diskriminasi pemerintah terhadap sektor pertanian akan menghalangi keseluruhan pembangunan. ransformasikeberhasilan di sektor pertanian juga menjadi tujuan dari pembangunan. Pertanian dapat menjamin penyediaan kebutuhan milyaran penduduk di masa depan Pertanian mengemukakan bahwa
  • 5.
    MAFAAT SEKTOR PERTANIANDIINDONESIA 1) Potensi Sumber Daya Yang Sangat Besar dan Beragam 2) Pangsa Pasar Terhadap Pendapatan Nasional Cukup Besar 3) Peranan Petani Dalam Penyediaan Pangan Masyarakat 4) Menjadi Basis Pertumbuhan Ekonomi 5) Kontribusi Terhadap Kesempatan Kerja 6) Kontribusi Pertanian Terhadap Devisa
  • 6.
    1) POTENSI SUMBERDAYA YANG SANGAT BESAR DAN BERAGAM Potensi Wilayah Yang Demikian Sangat Baik Kaitannya Dalam Pengembangan Sektor Pertanian. Ini Menandakan Faktor Iklim Yang Sangat Mempengaruhi Faktor Terbentuk Dan Tumbuh Suburnya Setiap Tanaman. Potensi Yang Demikianlah Yang Harusnya Kita Perhatikan Dan Dimanfaatkan Sebaik-baiknya. Meskipun Sektor Pertanian Kelihatannya Mudah Dan Berpengaruh Kecil Terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Untuk Itu Pentingnya Bagi Kita Untuk Mengetahui Situs-situs Opportunity Yang Tepat Dalam Memanfaatkan Segala Ketersediaan Kesempatan Yang Didepan Mata Terutama Dalam Memasarkan Produk-produk Pertanian Dari Dalam Negeri Sehingga Dapat Menimbulkan Suatu Istilah Yang Disebut Demand Yaitu Permintaan Barang Dari Negara Luar Sebagai Hasil Pendemonstrasian Jenis Maupun Kualitas Barang Yang Bermutu Baik Sehingga Dipercaya Oleh Setiap Negara Dalam Kegiatan Bilateral Maupun Multilateral Yang Dimulai Dari Sektor Yang Dianggap Kecil Yaitu Pertanian Tetapi Memberi Dampak Serta Keuntungan Yang Besar Bagi Negara Kita.
  • 7.
    2) PANGSA PASARTERHADAP PENDAPATAN NASIONAL CUKUP BESAR Sektor Ini Menjadi Barang Komoditi Yang Paling Dicari Oleh Masyarakat Karena Menjadi Kebutuhan Primer Dalam Pemenuhan Kebutuhan Pangan Yaitu Menjadi Kebutuhan Sehari-hari Dan Tidak Boleh Habis Stoknya Karena Bisa Berdampak Fatal Bagi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat. Karena Bila Terjadi Suatu Kesalahan Yang Tidak Terencana Penyediaannya Atau Habis Didalam Negeri Sendiri Kita Bisa Kerepotan Untuk Mengimpor Dari Negara Luar. Oleh Sebab Itu Sektor Pertanian Harus Diperhatikan Lebih Baik Memanfaatkan Keadaan Alam Yang Ada Meningkatkan Hasil Produksi Dari Sektor Pertanian Ini Karena Selain Bermanfaat Sebagai Pemenuh Kebutuhan Setiap Keluarga Bisa Menjadi Sector Yang Amat Menguntungkan Apabila Dibawa Kepangsa Pasar Dan Dilihat Pada Pangsa Pasar Yang Lebih Luas. Bila Dilihat Dari Segi Ekonomi Sektor Pertanian Ini Mampu Menaikan Pdb Kita Dan Membawa Keuntungan Tentu Saja Apabila Ditingkatkan Hasil Produksinya Dan Mencari Wilayah Yang Dianggap Memiliki Pangsa Pasar Yang Luas.
  • 8.
    3) PERANAN PETANIDALAM PENYEDIAAN PANGAN MASYARAKAT Peranan Petani Tidak Dapat Dilepaskan Dalam Kehidupan Masyarakat Tanpa Adanya Petani Manusia Tentu Tidak Dapat Memenuhi Kebutuhannya Bahkan Harus Mngimpor Barang-barang Pangan Dari Luar. Namun Dibeberapa Negara Besar Seperti Arab Yang Sering Mengimpor Hasil Tani Kedalam Negaranya, Kurang Memanfaatkan Peranan Dari Petaninya Bukan Dikarenakan Faktor Ketidaksediaan Modal Melainkan Faktor Ketidakmampuann Dari Segi Tanah Dan Iklim Mereka Untuk Bercocoktanam, Sehingga Sektor Pertanian Kurang Berkembang Dinegara Timur Tersebut.
  • 9.
    4) MENJADI BASISPERTUMBUHAN EKONOMI Sektor Pertanian Menjadi Salah Satu Dari Unsur-unsur Yang Mengisi Pertumbuhan Perekonomian Disetiap Negara Sektor Pertanian Meski Hanya Menyumbang Tidak Sampai Dari ¼ Pendapatan Negara Tetapi Menjadi Penopang Terhadap Pendapatan Dari Setiap Negara Terutama Di Indonesia Yang Tiap Tahunya Mengekspor Biji Mete, Beras, Dan Berbagai Bahan Pokok Lainya Dalam Pangan Menjadi Pemasukan Devisa Negara Tiap Tahunya.
  • 10.
    5) KONTRIBUSI TERHADAPKESEMPATAN KERJA Perubahan Kesempatan Kerja Di Pertanian Dan Industri Manufaktur, Pangsa Kesempatan Kerja Dari Sektor Pertama Menunjukkan Suatu Pertumbuhan Tren Yang Menurun, Sedangkan Di Sektor Kedua Meningkat. Perubahan Struktur Kesempatan Kerja Ini Sesuai Dengan Yang Di Prediksi Oleh Teori Mengenai Perubahan Struktur Ekonomi Yang Terjadi Dari Suatu Proses Pembangunan Ekonomi Jangka Panjang, Yaitu Bahwa Semakin Tinggi Pendapatan Per Kapita, Semakin Kecil Peran Dari Sektor Primer, Yakni Pertambangan Dan Pertanian, Dan Semakin Besar Peran Dari Sektor Sekunder, Seperti Manufaktur Dan Sektor-sektor Tersier Di Bidang Ekonomi.
  • 11.
    6) KONTRIBUSI PERTANIANTERHADAP DEVISA Pertanian Juga Mempunyai Kontribusi Yang Besar Terhadap Peningkatan Devisa, Yaitu Lewat Peningkatan Ekspor Dan Atau Pengurangan Tingkat Ketergantungan Negara Tersebut Terhadap Impor Atas Komoditi Pertanian Peran Pertanian Dalam Peningkatan Devisa Bisa Kontradiksi Dengan Perannya Dalam Bentuk Kontribusi Produk. Kontribusi Produk Dari Sector Pertanian Terhadap Pasar Dan Industri Domestic Bisa Tidak Besar Karena Sebagian Besar Produk Pertanian Di Ekspor Atau Sebagian Besar Kebutuhan Pasar Dan Industri Domestic Disuplai Oleh Produk-produk Impor
  • 12.
    INFRASTRUKTUR PERTANIAN TERBATAS DANTERABAIKAN. Masalah Yang Paling Krusial Dan Sampai Saat Ini Belum Teratasi Dengan Bijaksana Yaitu Pengembangan Infrastruktur Pertanian. Keberadaan Kelembagaan Seperti Balai Karantina, Laboratorium Uji Mutu, Irigasi, Listrik, Transportasi, Keuangan, Unit Pengolahan Dan Pemasaran Masih Terbatas Akibatnya Usaha Pertanian Kurang Berkembang
  • 13.
    KELEMBAGAAN PERTANIAN BELUM BERFUNGSISECARA MAKSIMAL. Sebagian Besar Merupakan Kelembagaan Informal Dimana Sistem Organisasi, Manajemen, Maupun Administrasi Kelembagaannya Belum Dapat Berfungsi Secara Maksimal. Lembaga Petani Yang Dapat Menjadi Alat Untuk Meningkatkan Skala Usaha Untuk Memperkuat Posisi Tawar Petani Sudah Banyak Yang Tidak Berfungsi.
  • 14.
    STRUKTUR PASAR YANGMONOPSONIS. Penguasaan Akses Pasar Yang Lemah Sangat Merugikan Petani. Produk Pertanian Umumnya Harus Menghadapi Struktur Pasar Yang Monopsonis. Kondisi Infrastruktur (Transportasi, Pasar, Gudang) Yang Belum Memadai Juga Menyebabkan Rantai Tata Niaga Menjadi Panjang. Akibatnya Petani Kurang Dekat Dengan Pasar Dan Posisi Tawar Petani Dipasar Menjadi Lemah Karena Harga Beli “Ditentukan” Oleh Pedagang Pengepul Dan Tengkulak
  • 15.
    UPAYA PENINGKATAN PERANSEKTOR PERTANIAN Untuk Lebih Meningkatkan Peran Sektor Pertanian Pelakupembangunan Pertanian Harus Mampu Membangun Usaha Yang Berdaya Saing Tinggi Dan Mampu Berperan Serta Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup. Meningkatkan Kegiatan Penyuluhan Guna Menggalakan Sistem Alih Teknologi Dan Percepatan Penyebaran Informasi Pembangunan Pertanian Melalui Pendampingan Petani. Perbaikan Infrastruktur Pertanian Dan Peningkatan Teknologi Tepat Guna Yang Berwawasan Pada Konteks Kearifan Lokal Serta Pemanfaatan Secara Maksimal Penelitian Dibidang Pertanian.
  • 16.
    LANJUT Penguatan Sistem KelembagaanPertanian Dan Melalui Penumbuhan Kesadaran Petani Terhadap Hak-hak Petani Melalui Pembinaan Yang Berkelanjutan, Penguatan Organisasi Dan Jaringan Tani. Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Melalui Pengembangan Agroindustri Yang Berbasis Sumber Daya Domestik, Sehingga Dapat Meningkatkan Daya Saing Komoditas Pertanian Dan Kesempatan Kerja Terhadap Perekonomian Makin Luas. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dengan Meningkatkan Kemampuan Penguasaan Teknologi, Kewirausahaan, Dan Manajemen Usaha Tani Melalui Penyuluhan Pertanian
  • 17.