AGAMA
(ARTI DAN RUANG
  LINGKUPNYA)
ARTI AGAMA
• Kata “agama” berasal dari bahasa
  Sansekerta, yaitu dari kata “a” yang artinya
  “tidak” dan kata “gama” yang artinya
  “kacau”. Dengan demikian “agama” artinya
  tidak “kacau”.
• Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa
  kata agama berasal dari akar kata “gam”
  yang mendapat awalan dan akhiran “a”
  sehingga menjadi agama. Kadang-kadang
  mendapat awalan “i” atau “u” dengan
  akhiran yg sama, sehingga menjadi “igama”
  atau “ugama” yang berarti “jalan”.
Dalam bhs Bali, ketiga istilah tsb mempunyai
     makna sbb :
1.   Agama artinya peraturan, tata cara, upacara
     hubungan manusia dg raja.
2.   Igama artinya peraturan, tata cara, upacara dlm
     berhubungan dengan dewa-dewa.
3.   Ugama artinya peraturan, tata cara dalam
     berhubungan antar manusia.
     Ketiga istilah tsb kini dipakai dalam 3 bhs, yaitu
     agama (bhs Indonesia), igama (bhs Jawa) dan
     ugama (bhs Melayu) dengan pengertian yang
     sama.
• Setelah agama Nasrani masuk ke Indonesia,
  muncul istilah baru yg diidentikkan dg istilah
  agama, yaitu “religion” (bhs Inggris) yg berasal dari
  bhs Latin yaitu dari kata “relegere” yg artinya
  berpegang kepada norma-norma.
• Dlm bhs Indonesia kata religion dikenal dg sebutan
  “religi” dibaca reliji. Istilah ini erat kaitannya
  dengan sistem dan ruang lingkup agama Nasrani yg
  menunjukkan hubungan tetap antara manusia
  dengan Tuhan saja.
• Dlm Islam kata agama merupakan arti dari kata “ad-
  diin” yg berarti pengaturan hubungan manusia dg
  Tuhan (vertikal) dan hubungan manusia dg
  manusia, termasuk dg dirinya sendiri dan alam
  lingkungan hidupnya (horisontal).
RUANG LINGKUP AGAMA
1. Aturan ttg hubungan manusia dengan
   Tuhan atau sesuatu yang dianggap
   tuhan (vertikal).
2. Aturan ttg hubungan manusia dengan
   sesama manusia, hubungan manusia
   dg dirinya sendiri, dan hubungan
   manusia dengan alam sekitarnya
   (horisontal).
KLASIFIKASI AGAMA
   Berdasarkan sumber (asalnya), agama
   dapat diklasifikasikan dalam 2 golongan,
   yaitu :
1. Agama wahyu (revealed religion, agama
   samawi)
2. Agama budaya (cultural religion atau
   natural religion, agama ardhi)
PERBEDAAN CIRI-CIRI ANTARA AGAMA
    WAHYU DG AGAMA BUDAYA
AGAMA WAHYU                   AGAMA BUDAYA
• Dapat dipastikan            • Tdk dpt dipastikan
  kelahirannya                  kelahirannya.
• Disampaikan kpd mns         • Tdk melalui utusan, tetapi
  melalui utusan Allah.         filosof/pendiri.
• Mempunyai kitab suci yg     • Tdk mempunyai kitab
  diwahyukan Allah.             suci yg diwahyukan.
• Kebenarannya mutlak         • Kebenarannya relatif.
• Sistem hub mns dg Allah     • Sistem hub mns dg tuhan
  ditentukan oleh Allah dan     ditentukan oleh akal
  Rasul-Nya.                    berdasar kepercayaan.
• Konsep ketuhanan     • Konsep ketuhanan
  monoteisme             cenderung politeisme
• Jika menyebut ttg    • Jika menyebut ttg
  alam, kebenarannya     alam, kekeliruannya
  bisa dibuktikan dg     sering dapat
  ilmu pengetahuan       dibuktikan oleh sains

Pengertian agama

  • 1.
  • 2.
    ARTI AGAMA • Kata“agama” berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu dari kata “a” yang artinya “tidak” dan kata “gama” yang artinya “kacau”. Dengan demikian “agama” artinya tidak “kacau”. • Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa kata agama berasal dari akar kata “gam” yang mendapat awalan dan akhiran “a” sehingga menjadi agama. Kadang-kadang mendapat awalan “i” atau “u” dengan akhiran yg sama, sehingga menjadi “igama” atau “ugama” yang berarti “jalan”.
  • 3.
    Dalam bhs Bali,ketiga istilah tsb mempunyai makna sbb : 1. Agama artinya peraturan, tata cara, upacara hubungan manusia dg raja. 2. Igama artinya peraturan, tata cara, upacara dlm berhubungan dengan dewa-dewa. 3. Ugama artinya peraturan, tata cara dalam berhubungan antar manusia. Ketiga istilah tsb kini dipakai dalam 3 bhs, yaitu agama (bhs Indonesia), igama (bhs Jawa) dan ugama (bhs Melayu) dengan pengertian yang sama.
  • 4.
    • Setelah agamaNasrani masuk ke Indonesia, muncul istilah baru yg diidentikkan dg istilah agama, yaitu “religion” (bhs Inggris) yg berasal dari bhs Latin yaitu dari kata “relegere” yg artinya berpegang kepada norma-norma. • Dlm bhs Indonesia kata religion dikenal dg sebutan “religi” dibaca reliji. Istilah ini erat kaitannya dengan sistem dan ruang lingkup agama Nasrani yg menunjukkan hubungan tetap antara manusia dengan Tuhan saja. • Dlm Islam kata agama merupakan arti dari kata “ad- diin” yg berarti pengaturan hubungan manusia dg Tuhan (vertikal) dan hubungan manusia dg manusia, termasuk dg dirinya sendiri dan alam lingkungan hidupnya (horisontal).
  • 5.
    RUANG LINGKUP AGAMA 1.Aturan ttg hubungan manusia dengan Tuhan atau sesuatu yang dianggap tuhan (vertikal). 2. Aturan ttg hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dg dirinya sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya (horisontal).
  • 6.
    KLASIFIKASI AGAMA Berdasarkan sumber (asalnya), agama dapat diklasifikasikan dalam 2 golongan, yaitu : 1. Agama wahyu (revealed religion, agama samawi) 2. Agama budaya (cultural religion atau natural religion, agama ardhi)
  • 7.
    PERBEDAAN CIRI-CIRI ANTARAAGAMA WAHYU DG AGAMA BUDAYA AGAMA WAHYU AGAMA BUDAYA • Dapat dipastikan • Tdk dpt dipastikan kelahirannya kelahirannya. • Disampaikan kpd mns • Tdk melalui utusan, tetapi melalui utusan Allah. filosof/pendiri. • Mempunyai kitab suci yg • Tdk mempunyai kitab diwahyukan Allah. suci yg diwahyukan. • Kebenarannya mutlak • Kebenarannya relatif. • Sistem hub mns dg Allah • Sistem hub mns dg tuhan ditentukan oleh Allah dan ditentukan oleh akal Rasul-Nya. berdasar kepercayaan.
  • 8.
    • Konsep ketuhanan • Konsep ketuhanan monoteisme cenderung politeisme • Jika menyebut ttg • Jika menyebut ttg alam, kebenarannya alam, kekeliruannya bisa dibuktikan dg sering dapat ilmu pengetahuan dibuktikan oleh sains