IBADAH
Oleh :
Sandy Agung Mahardika
Veronica Mayangsari
Mei Liontin Faj’riana
Nadirotul Hasanah
Misbakhus Sudur
Pokok Pembahasan
1 Definisi Ibadah
2 Klasifikasi Ibadah
3 Ruang Lingkup Ibadah
4 Tujuan ibadah dan Motivasi Ibadah
5 Hikmah ibadah
DEFINISI IBADAH
Ibadah adalah taat kepada Allah
dengan melaksanakan perintah-
Nya melalui lisan para Rasul-Nya
.
1.
Ibadah adalah merendahkan diri
kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu
tingkatan tunduk yang paling ting
gi disertai dengan rasa mahabba
h (kecintaan) yang paling tinggi
2.
Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh
apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa
Jalla, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang
dzahir maupun yang batin.
3.
Menurut Etimologi :
 Ibadah secara bahasa (etimologi)
berarti merendahkan diri serta tunduk.
Merunut terminologi :
Klasifikasi Ibadah2
Ibadah
dalam Islam
terbagi
dalam 2 jenis
penghambaan yang murni han
ya merupakan hubung an anta
ra hamba dengan Allah secara
langsung.
1. Ibadah Mahdhah
ibadah yang di samping sebagai
hubungan hamba dengan Allah juga
merupakan hubungan atau interaksi
antara hamba dengan makhluk
lainnya
2. Ibadah Ghairu Mahdhah
Ibadah Mahdhah
1
4 PRINSIP IBADAH MAHDHAH
Bersifat supra rasional (di atas
jangkauan akal)
3.
Tatacaranya harus berpola
kepada contoh Rasul saw.
2.
Azasnya taat yang dituntut dari
hamba dalam melaksanakan
ibadah ini adalah kepatuhan atau
ketaatan
4.
Keberadaannya harus berdasarkan
adanya dalil perintah, baik dari al-Qu
ran maupun al- Sunnah
1.
B D
C
A
Contoh Ibadah Mahdhah
Tayammum adzan Shalat
Membaca
Al-Quran
I’tikaf Umroh Haji
Wudhu
Ibadah Ghairu Mahdhah
2
Keberadaannya didasarkan
atas tidak adanya dalil
yang melarang
1.
01 Bersifat rasional
3.
02
Tata laksananya tidak perlu
berpola kepada contoh Rasul
2.
03 Azasnya “Manfaat”
4.
04
Contoh Ibadah Ghairu Madhah
Beberapa contoh :
Tolong
menolong
Sedekah Dakwah
Ruang Lingkup
Ibadah
3
Ruang
lingkup
Setiap apa yang dilakukan baik yang
bersangkut dengan individu maupun
dengan masyarakat adalah ibadah
menurut Islam ketika ia memenuhi
syarat syarat tertentu
Seluruh kehidupan manusia
adalah medan amal dan
persediaan bekal bagi para
mukmin sebelum mereka
kembali bertemu Allahdi hari
pembalasan nanti
Islam tidak menganggap
ibadah ibadah tertentu
saja sebagai amal saleh
akan tetapi meliputi
segala kegiatan yang
mengandung kebaikan
yang diniatkan karena
Allah SWT.
Syarat – syarat di katakan ibadah
Menurut islam
Amalan yang
dikerjakan itu
hendaklah
diakui Islam
Amalan dilaku
kan dengan
niat yang baik
Amalan harus
dikerjakan
dengan sebaik
-baiknya
Ketika membuat
amalan tersebut
hendaklah menur
ut hukum-hukum
syara' dan
ketentuan batas
nya
Tidak melalaikan
ibadah - ibadah
khusus
Tujuan dan Motiasi
Ibadah
4
Dalil tentang tujuan ibadah
Untuk menghadapkan diri
kepada Allah SWT dan
memfokuskan dalam setiap
keadaan, agar tercapai
derajat yang lebih tinggi
yakni ketaqwaan
Agar tercipanya suatu
kemaslahatan dan
menghindarkan diri dari
perbuatan keji dan
mungkar.
Tujuan Pokok Ibadah
1
• motivasi ala pedagang
2
• Beribadah untuk sekadar lepas
status sebagai hamba durhaka
3
• motivasi orang ‘arif (mengenal
Allah)
Motivasi Ibadah
Ibnu Sina membagi motivasi beribadah menjadi 3 hal :
Hikmah Ibadah
Ada 10 hikmah ibadah :
1. Tidak syirik
2. Memiliki ketaqwaan
3. Terhidar dari
kemaksiatan
4. Berjiwa sosial
5. Tidak kikir
6. Terkabul doa-doanya
7. Memiliki kejujuran
8. Berhati ikhlas
9. Memiliki kedisiplinan
10. Sehat jasmani dan
rohani
Thank you

ppt Ibadah

  • 1.
    IBADAH Oleh : Sandy AgungMahardika Veronica Mayangsari Mei Liontin Faj’riana Nadirotul Hasanah Misbakhus Sudur
  • 2.
    Pokok Pembahasan 1 DefinisiIbadah 2 Klasifikasi Ibadah 3 Ruang Lingkup Ibadah 4 Tujuan ibadah dan Motivasi Ibadah 5 Hikmah ibadah
  • 3.
  • 4.
    Ibadah adalah taatkepada Allah dengan melaksanakan perintah- Nya melalui lisan para Rasul-Nya . 1. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu tingkatan tunduk yang paling ting gi disertai dengan rasa mahabba h (kecintaan) yang paling tinggi 2. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa Jalla, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang dzahir maupun yang batin. 3. Menurut Etimologi :  Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk. Merunut terminologi :
  • 5.
  • 6.
    Ibadah dalam Islam terbagi dalam 2jenis penghambaan yang murni han ya merupakan hubung an anta ra hamba dengan Allah secara langsung. 1. Ibadah Mahdhah ibadah yang di samping sebagai hubungan hamba dengan Allah juga merupakan hubungan atau interaksi antara hamba dengan makhluk lainnya 2. Ibadah Ghairu Mahdhah
  • 7.
  • 8.
    4 PRINSIP IBADAHMAHDHAH Bersifat supra rasional (di atas jangkauan akal) 3. Tatacaranya harus berpola kepada contoh Rasul saw. 2. Azasnya taat yang dituntut dari hamba dalam melaksanakan ibadah ini adalah kepatuhan atau ketaatan 4. Keberadaannya harus berdasarkan adanya dalil perintah, baik dari al-Qu ran maupun al- Sunnah 1. B D C A
  • 9.
    Contoh Ibadah Mahdhah Tayammumadzan Shalat Membaca Al-Quran I’tikaf Umroh Haji Wudhu
  • 10.
  • 11.
    Keberadaannya didasarkan atas tidakadanya dalil yang melarang 1. 01 Bersifat rasional 3. 02 Tata laksananya tidak perlu berpola kepada contoh Rasul 2. 03 Azasnya “Manfaat” 4. 04
  • 12.
    Contoh Ibadah GhairuMadhah Beberapa contoh : Tolong menolong Sedekah Dakwah
  • 13.
  • 14.
    Ruang lingkup Setiap apa yangdilakukan baik yang bersangkut dengan individu maupun dengan masyarakat adalah ibadah menurut Islam ketika ia memenuhi syarat syarat tertentu Seluruh kehidupan manusia adalah medan amal dan persediaan bekal bagi para mukmin sebelum mereka kembali bertemu Allahdi hari pembalasan nanti Islam tidak menganggap ibadah ibadah tertentu saja sebagai amal saleh akan tetapi meliputi segala kegiatan yang mengandung kebaikan yang diniatkan karena Allah SWT.
  • 15.
    Syarat – syaratdi katakan ibadah Menurut islam Amalan yang dikerjakan itu hendaklah diakui Islam Amalan dilaku kan dengan niat yang baik Amalan harus dikerjakan dengan sebaik -baiknya Ketika membuat amalan tersebut hendaklah menur ut hukum-hukum syara' dan ketentuan batas nya Tidak melalaikan ibadah - ibadah khusus
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Untuk menghadapkan diri kepadaAllah SWT dan memfokuskan dalam setiap keadaan, agar tercapai derajat yang lebih tinggi yakni ketaqwaan Agar tercipanya suatu kemaslahatan dan menghindarkan diri dari perbuatan keji dan mungkar. Tujuan Pokok Ibadah
  • 19.
    1 • motivasi alapedagang 2 • Beribadah untuk sekadar lepas status sebagai hamba durhaka 3 • motivasi orang ‘arif (mengenal Allah) Motivasi Ibadah Ibnu Sina membagi motivasi beribadah menjadi 3 hal :
  • 20.
  • 21.
    Ada 10 hikmahibadah : 1. Tidak syirik 2. Memiliki ketaqwaan 3. Terhidar dari kemaksiatan 4. Berjiwa sosial 5. Tidak kikir 6. Terkabul doa-doanya 7. Memiliki kejujuran 8. Berhati ikhlas 9. Memiliki kedisiplinan 10. Sehat jasmani dan rohani
  • 22.