PENGENALAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN, 
PERSALINAN, NIFAS, DAN RUJUKAN
Tanda bahaya kehamilan 
golongan resiko tinggi kehamilan
Pengenalan tanda – tanda 
bahaya pada kehamilan 
• Perdarahan pada awal masa kehamilan 
• Perdarahan pada masa kehamilan lanjut 
• Sakit kepala hebat 
• Pengihatan/ pandangan kabur 
• Bengkak pada muka, kaki dan tangan 
• Nyeri perut hebat 
• Bayi kurang bergerak seperti biasa 
• Rasa mual dan muntah ( Morning 
Sickness )
Pengenalan tanda – tanda 
bahaya pada persalinan 
• Ketuban pecah sebelum waktunya ( KPD ) 
• Persalinan lama 
• Tali pusat atau tangan bayi keluar dari jalan lahir 
• Ibu tidak kuat mengejan atau mengalami kejang 
• Air ketuban keruh dan berbau 
• Plasenta tidak keluar setelah bayi lahir 
• Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang 
hebat.
Pengenalan tanda – tanda kelainan 
pada nifas 
• Demam tinggi pada masa nifas 
• Perdarahan melalui jalan lahir 
• Bengkak pada muka, kaki atau tangan 
• Sakit kepala dan kejang – kejang 
• Payudara bengkak disertai rasa sakit 
• Ibu mengalami gangguan jiwa. 
• Kehilangan nafsu makan dalam waktu 
yang lama.
Rujukan Rujukan dalam kondisi optimal dan tepat waktu ke 
fasilitas rujukan / fasilitas yang memiliki sarana lebih 
lengkap 
Untuk upaya penyelamatan, setiap penolong persalinan 
harus mengetahui lokasi fasilitas rujukan yang mampu untuk 
menatalaksana kasus gawat darurat obstetri dan bayi baru 
lahir seperti : 
1.Pembedahan termasuk bedah sesar 
2.Transfuse darah 
3.Persalinan menggunakan ekstraksi fakum / cunam 
4.Pemberian anti biotik intravena 
5.Resusitasi BBL dan asuhan lanjutan BBL
wajib untuk diketahui oleh setiap 
penolong persalinan !!!! 
1. Informasi tentang pelayanan yang 
tersedia ditempat rujukan, 
2. ketersediaan pelayanan purna 
waktu, 
3. biaya pelayanan 
4. waktu serta jarak tempuh ketempat 
rujukan
Anjurkan ibu untuk membahas dan membuat 
rencana rujukan bersama suami dan keluarganya. 
Masukan persiapan-persiapan dan informasi berikut kedalam rencana 
Masukan persiapan-persiapan dan informasi berikut kedalam rencana 
rujukan : 
rujukan : 
•Siapa yang akan menemani ibu dan BBL. 
•Tempat-tempat rujukan mana yang lebih disukai ibu dan keluarga? (jika 
ada lebih dari satu kemungkinan tempat rujukan, pilih tempat rujukan 
yang paling sesuai berdasarkan jenis asuhan yang diperlukan). 
•Sarana transportasi yang akan digunakan dan siapa yang akan 
mengendarainya ingat bahwa transportasi harus segera tersedia, baik 
siang maupun malam. 
•Orang yang ditunjuk menjadi donor darah jika transfuse darah diperlukan. 
•Uang yang disisihkan untuk asuhan medik, transportasi, obat-obatan dan 
bahan-bahan. 
•Siapa yang akan tinggal dan menemani anak-anak yang lain pada saat ibu 
tidak dirumah. 
•Siapa yang akan menemani ibu dan BBL. 
•Tempat-tempat rujukan mana yang lebih disukai ibu dan keluarga? (jika 
ada lebih dari satu kemungkinan tempat rujukan, pilih tempat rujukan 
yang paling sesuai berdasarkan jenis asuhan yang diperlukan). 
•Sarana transportasi yang akan digunakan dan siapa yang akan 
mengendarainya ingat bahwa transportasi harus segera tersedia, baik 
siang maupun malam. 
•Orang yang ditunjuk menjadi donor darah jika transfuse darah diperlukan. 
•Uang yang disisihkan untuk asuhan medik, transportasi, obat-obatan dan 
bahan-bahan. 
•Siapa yang akan tinggal dan menemani anak-anak yang lain pada saat ibu 
tidak dirumah. 
Kaji ulang rencana rujukan dengan ibu dan 
keluarganya
BAKSOKUDO 
digunakan untuk mengingat hal-hal penting dalam mempersiapkan rujukan untuk 
ibu dan bayi. 
B (Bidan) : Pastikan bahwa ibu dan bayi baru lahir didampingi oleh penolong 
persalinan yang kompeten 
A (Alat): Bawa perlengkapan dan bahan-bahan untuk asuhan persalinan, masa 
nifas dan BBL (tabung suntik, selang iv, alat resusitasi, dll) bersama ibu ketempat 
rujukan. 
K (Keluarga) : Beri tahu ibu dan keluarga mengenai kondisi terakhir ibu dan bayi 
dan mengapa ibu dan bayi perlu dirujuk. 
S (Surat) :Berikan surat ketempat rujukan. Surat ini harus memberikan 
identifikasi mengenai ibu dan BBL, cantumkan alas an rujukan dan uraikan hasil 
penyakit, asuhan / obat-obatan yang diterima ibu dan BBL. Sertakan juga partograf 
yang dipakai untuk membuat keputusan klinik
O (Obat) : Bawa obat-obatan esensial pada saat mengantar 
ibu kefasilitas rujukan. 
K (Kendaraan) : Siapkan kendaraan yang paling 
memungkinkan untuk merujuk ibu kondisi cukup nyaman. 
U (Uang) : Ingatkann keluarga agar membawah uang dalam 
jumlah yang cukup untuk membeli obat-obatan yang diperlukan 
DO (Donor) : Siapkan darah untuk sewaktu-waktu 
membutuhkan transfusi darah apabila terjadi perdarahan
Thanks’

pengenalan tanda bahaya kehamilan

  • 1.
    PENGENALAN TANDA BAHAYAKEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS, DAN RUJUKAN
  • 2.
    Tanda bahaya kehamilan golongan resiko tinggi kehamilan
  • 3.
    Pengenalan tanda –tanda bahaya pada kehamilan • Perdarahan pada awal masa kehamilan • Perdarahan pada masa kehamilan lanjut • Sakit kepala hebat • Pengihatan/ pandangan kabur • Bengkak pada muka, kaki dan tangan • Nyeri perut hebat • Bayi kurang bergerak seperti biasa • Rasa mual dan muntah ( Morning Sickness )
  • 4.
    Pengenalan tanda –tanda bahaya pada persalinan • Ketuban pecah sebelum waktunya ( KPD ) • Persalinan lama • Tali pusat atau tangan bayi keluar dari jalan lahir • Ibu tidak kuat mengejan atau mengalami kejang • Air ketuban keruh dan berbau • Plasenta tidak keluar setelah bayi lahir • Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat.
  • 5.
    Pengenalan tanda –tanda kelainan pada nifas • Demam tinggi pada masa nifas • Perdarahan melalui jalan lahir • Bengkak pada muka, kaki atau tangan • Sakit kepala dan kejang – kejang • Payudara bengkak disertai rasa sakit • Ibu mengalami gangguan jiwa. • Kehilangan nafsu makan dalam waktu yang lama.
  • 6.
    Rujukan Rujukan dalamkondisi optimal dan tepat waktu ke fasilitas rujukan / fasilitas yang memiliki sarana lebih lengkap Untuk upaya penyelamatan, setiap penolong persalinan harus mengetahui lokasi fasilitas rujukan yang mampu untuk menatalaksana kasus gawat darurat obstetri dan bayi baru lahir seperti : 1.Pembedahan termasuk bedah sesar 2.Transfuse darah 3.Persalinan menggunakan ekstraksi fakum / cunam 4.Pemberian anti biotik intravena 5.Resusitasi BBL dan asuhan lanjutan BBL
  • 7.
    wajib untuk diketahuioleh setiap penolong persalinan !!!! 1. Informasi tentang pelayanan yang tersedia ditempat rujukan, 2. ketersediaan pelayanan purna waktu, 3. biaya pelayanan 4. waktu serta jarak tempuh ketempat rujukan
  • 8.
    Anjurkan ibu untukmembahas dan membuat rencana rujukan bersama suami dan keluarganya. Masukan persiapan-persiapan dan informasi berikut kedalam rencana Masukan persiapan-persiapan dan informasi berikut kedalam rencana rujukan : rujukan : •Siapa yang akan menemani ibu dan BBL. •Tempat-tempat rujukan mana yang lebih disukai ibu dan keluarga? (jika ada lebih dari satu kemungkinan tempat rujukan, pilih tempat rujukan yang paling sesuai berdasarkan jenis asuhan yang diperlukan). •Sarana transportasi yang akan digunakan dan siapa yang akan mengendarainya ingat bahwa transportasi harus segera tersedia, baik siang maupun malam. •Orang yang ditunjuk menjadi donor darah jika transfuse darah diperlukan. •Uang yang disisihkan untuk asuhan medik, transportasi, obat-obatan dan bahan-bahan. •Siapa yang akan tinggal dan menemani anak-anak yang lain pada saat ibu tidak dirumah. •Siapa yang akan menemani ibu dan BBL. •Tempat-tempat rujukan mana yang lebih disukai ibu dan keluarga? (jika ada lebih dari satu kemungkinan tempat rujukan, pilih tempat rujukan yang paling sesuai berdasarkan jenis asuhan yang diperlukan). •Sarana transportasi yang akan digunakan dan siapa yang akan mengendarainya ingat bahwa transportasi harus segera tersedia, baik siang maupun malam. •Orang yang ditunjuk menjadi donor darah jika transfuse darah diperlukan. •Uang yang disisihkan untuk asuhan medik, transportasi, obat-obatan dan bahan-bahan. •Siapa yang akan tinggal dan menemani anak-anak yang lain pada saat ibu tidak dirumah. Kaji ulang rencana rujukan dengan ibu dan keluarganya
  • 9.
    BAKSOKUDO digunakan untukmengingat hal-hal penting dalam mempersiapkan rujukan untuk ibu dan bayi. B (Bidan) : Pastikan bahwa ibu dan bayi baru lahir didampingi oleh penolong persalinan yang kompeten A (Alat): Bawa perlengkapan dan bahan-bahan untuk asuhan persalinan, masa nifas dan BBL (tabung suntik, selang iv, alat resusitasi, dll) bersama ibu ketempat rujukan. K (Keluarga) : Beri tahu ibu dan keluarga mengenai kondisi terakhir ibu dan bayi dan mengapa ibu dan bayi perlu dirujuk. S (Surat) :Berikan surat ketempat rujukan. Surat ini harus memberikan identifikasi mengenai ibu dan BBL, cantumkan alas an rujukan dan uraikan hasil penyakit, asuhan / obat-obatan yang diterima ibu dan BBL. Sertakan juga partograf yang dipakai untuk membuat keputusan klinik
  • 10.
    O (Obat) :Bawa obat-obatan esensial pada saat mengantar ibu kefasilitas rujukan. K (Kendaraan) : Siapkan kendaraan yang paling memungkinkan untuk merujuk ibu kondisi cukup nyaman. U (Uang) : Ingatkann keluarga agar membawah uang dalam jumlah yang cukup untuk membeli obat-obatan yang diperlukan DO (Donor) : Siapkan darah untuk sewaktu-waktu membutuhkan transfusi darah apabila terjadi perdarahan
  • 11.