Karangan/Wacana
Karangan atau wacana merupakan karya tulis hasil dari kegiatan
seseorang untuk mengungkapkan dan menyampaikan gagasan
melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.
Hari Murti Kridalaksana
Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap
dalam hierarki tata bahasa dan merupakan satuan
tata bahasa yang tertinggi atau terbesar.
Cook
Wacana merupakan suatu pengunaan bahasa dalam
komunikasi, baik secara lisan maupun tulisan.
Kerangka karangan adalah rencana teratur tentang
pembagian dan penyusunan gagasan. Maksudnya,
suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar
dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis
atau dibahas, susunan sistematis dari pikiran-
pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang
akan menjadi pokok tulisan.
KERANGKA KARANGAN
Langkah-Langkah Menyusun Karangan
Berikut ini adalah contoh sebuah kerangka karangan yang
hendak dikembangkan ke dalam bentuk wacana.
Tema: Kesehatan,
Judul: Bahaya Merokok
1. Mengapa rokok berbahaya?
2. Kandungan zat-zat berbahaya dalam rokok:
a. Nikotin
b. Gas CO
c. Tar
3. Penyakit yang ditimbulkan dari rokok
a. Kanker paru-paru
b. Bronkitis
4. Cara berhenti dari rokok
a. Niat
b. Olahraga
c. Konsumsi buah apel hijau
Survei melalui wawancara
1. Narasi
Karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa secara kronologis
(penyejarahan).
2. Eksposisi
Karangan yang memaparkan/menjelaskan sesuatu kepada pembaca
berdasarkan data-data yang lengkap.
3. Deskripsi
Karangan yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu kepada pembaca
dengan menggunakan kata-kata, sehingga pembaca seolah-olah dapat
merasakan, mengetahui, dan melihat apa yang ditulis oleh si penulis.
4. Argumentasi
Karangan yang mengemukakan pendapat/alasan/bukti yang kuat dengan
tujuan untuk meyakinkan pembaca.
5. Persuasi
Karangan yang bertujuan untuk mengajak, mendorong, membujuk, dan
mempengaruhi pembaca agar mau mengikuti kemauan si penulis.
1. Narasi
Karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa secara kronologis
(penyejarahan).
Contoh:
Beberapa minggu lalu, kami telah melakukan perjalanan ke Lampung.
Rombongan kami terdiri atas 5 mobil pribadi. Kendaraan kami melaju
dengan cepat secara beriringan. Perjalanan sangat menyenangkan,
tidak seorang pun yang tidak gembira. Semua sangat bahagia melihat
pemanandangan, walau hanya di dalam mobil sambil menikmati
suasana dan gemerlapnya lampu-lampu yang menghiasi kota Bandar
Lampung.
2. Eksposisi
Karangan yang memaparkan/menjelaskan sesuatu kepada pembaca
berdasarkan data-data yang lengkap.
Contoh:
Kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-75 RI tanggal 17 Agustus 2020
di desa Simpang Pematang. Semua warga Desa Simpang Pematang
turut memeriahkan acara HUT ke-75 RI dengan mengikuti beragam
perlombaan yang disediakan oleh panitia. Perlombaan tersebut,
antara lain: panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, tarik
tambang, dan memasukkan paku ke dalam botol.
3. Deskripsi
Karangan yang melukiskan atau yang menggambarkan sesuatu kepada
pembaca dengan menggunakan kata-kata, sehingga pembaca seolah-
olah dapat merasakan, mengetahui, dan melihat apa yang ditulis oleh si
penulis.
Contoh:
Malam bulan purnama yang meriah. Cahaya bulan purnama yang sangat
terang. Keadaan malam bagaikan siang, yang terang bukan saja di tempat-
tempat yang lapang, bawah pepohonan pun tampak terang. Anak-anak
terlihat senang sekali, ada yang main kejar-kejaran, main sumput-sumputan,
dan juga ada yang main pencak silat. Anak-anak remaja pun tidak mau
ketinggalan, mereka banyak menikmati sinar bulan purnama dengan duduk-
duduk santai di bawah pohon. Sebagian lagi berjalan-jalan dan berkeliling
kampung.
4. Argumentasi
Karangan yang mengemukakan pendapat/alasan/bukti yang kuat dengan
tujuan untuk meyakinkan pembaca.
Contoh:
Membaca merupakan faktor utama untuk menguasai ilmu pengetahuan.
Seorang dokter pasti selalu membaca buku-buku medis, sebab tanpa
membaca buku medis, ia akan banyak mengalami kesulitan ketika akan
mendeteksi penyakit pasien. Seorang pelajar, tanpa mau membaca buku
pelajaran secara rutin, pasti akan banyak mengalami kesulitan ketika
menjawab pertanyaan dari guru. Banyak lagi contoh-contoh membaca yang
selalu dilakukan oleh seseorang.
5. Persuasi
Karangan yang bertujuan untuk mengajak, mendorong, membujuk,
dan mempengaruhi pembaca agar mau mengikuti kemauan si
penulis.
Contoh:
Membaca merupakan faktor utama untuk menguasai ilmu pengetahuan.
Sebab seseorang yang tidak mau membaca buku pasti tidak banyak
memiliki pengetahuan. Pengetahuan itu banyak bersumber dari buku.
Anak yang pintar misalnya, dia pasti menjadi kutu buku. Tiada hari tanpa
membaca baginya. Siapa saja yang kurang membaca pasti ia sangat
terbatas pengetahuannya. Oleh karena itu, biasakanlah membaca buku-
buku ilmu pengetahuan, bila ingin memiliki ilmu pengetahuan.
Petunjuk Pengerjaan!!!
2. Kerjakan di kertas A4 dengan font Arial dan ukuran 12!
3. Cantumkan sumber wacana yang Anda ambil!
1. Kerjakan secara kelompok (tiap-tiap kelompok terdiri atas 4-5 orang)!
4. Hasil Jawaban kirim secara online (Jika ada aplikasi e-learning!)
Tugas:
A. Carilah 3 (tiga) wacana (bacaan) dengan memilih tema
sebagai berikut.
1.Bela Negara 4. Korupsi
2.Nasionalisme 5. Narkoba
3.Radikalisme 6. Pajak
Judul Wacana No. Paragraf Jenis Wacana Letak Kalimat Topik
I 1
2
dst..
II 1
2
dst..
III 1
2
dst..
B. Setelah itu, 3 (tiga) wacana yang Anda pilih dianalisis sesuai
tabel berikut ini!
Pengembangan Wacana

Pengembangan Wacana

  • 2.
    Karangan/Wacana Karangan atau wacanamerupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan dan menyampaikan gagasan melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Hari Murti Kridalaksana Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dalam hierarki tata bahasa dan merupakan satuan tata bahasa yang tertinggi atau terbesar. Cook Wacana merupakan suatu pengunaan bahasa dalam komunikasi, baik secara lisan maupun tulisan.
  • 3.
    Kerangka karangan adalahrencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan. Maksudnya, suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas, susunan sistematis dari pikiran- pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan. KERANGKA KARANGAN
  • 4.
  • 5.
    Berikut ini adalahcontoh sebuah kerangka karangan yang hendak dikembangkan ke dalam bentuk wacana. Tema: Kesehatan, Judul: Bahaya Merokok 1. Mengapa rokok berbahaya? 2. Kandungan zat-zat berbahaya dalam rokok: a. Nikotin b. Gas CO c. Tar 3. Penyakit yang ditimbulkan dari rokok a. Kanker paru-paru b. Bronkitis 4. Cara berhenti dari rokok a. Niat b. Olahraga c. Konsumsi buah apel hijau
  • 6.
  • 7.
    1. Narasi Karangan yangmenceritakan rangkaian peristiwa secara kronologis (penyejarahan). 2. Eksposisi Karangan yang memaparkan/menjelaskan sesuatu kepada pembaca berdasarkan data-data yang lengkap. 3. Deskripsi Karangan yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu kepada pembaca dengan menggunakan kata-kata, sehingga pembaca seolah-olah dapat merasakan, mengetahui, dan melihat apa yang ditulis oleh si penulis. 4. Argumentasi Karangan yang mengemukakan pendapat/alasan/bukti yang kuat dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca. 5. Persuasi Karangan yang bertujuan untuk mengajak, mendorong, membujuk, dan mempengaruhi pembaca agar mau mengikuti kemauan si penulis.
  • 8.
    1. Narasi Karangan yangmenceritakan rangkaian peristiwa secara kronologis (penyejarahan). Contoh: Beberapa minggu lalu, kami telah melakukan perjalanan ke Lampung. Rombongan kami terdiri atas 5 mobil pribadi. Kendaraan kami melaju dengan cepat secara beriringan. Perjalanan sangat menyenangkan, tidak seorang pun yang tidak gembira. Semua sangat bahagia melihat pemanandangan, walau hanya di dalam mobil sambil menikmati suasana dan gemerlapnya lampu-lampu yang menghiasi kota Bandar Lampung. 2. Eksposisi Karangan yang memaparkan/menjelaskan sesuatu kepada pembaca berdasarkan data-data yang lengkap. Contoh: Kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-75 RI tanggal 17 Agustus 2020 di desa Simpang Pematang. Semua warga Desa Simpang Pematang turut memeriahkan acara HUT ke-75 RI dengan mengikuti beragam perlombaan yang disediakan oleh panitia. Perlombaan tersebut, antara lain: panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, dan memasukkan paku ke dalam botol.
  • 9.
    3. Deskripsi Karangan yangmelukiskan atau yang menggambarkan sesuatu kepada pembaca dengan menggunakan kata-kata, sehingga pembaca seolah- olah dapat merasakan, mengetahui, dan melihat apa yang ditulis oleh si penulis. Contoh: Malam bulan purnama yang meriah. Cahaya bulan purnama yang sangat terang. Keadaan malam bagaikan siang, yang terang bukan saja di tempat- tempat yang lapang, bawah pepohonan pun tampak terang. Anak-anak terlihat senang sekali, ada yang main kejar-kejaran, main sumput-sumputan, dan juga ada yang main pencak silat. Anak-anak remaja pun tidak mau ketinggalan, mereka banyak menikmati sinar bulan purnama dengan duduk- duduk santai di bawah pohon. Sebagian lagi berjalan-jalan dan berkeliling kampung. 4. Argumentasi Karangan yang mengemukakan pendapat/alasan/bukti yang kuat dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca. Contoh: Membaca merupakan faktor utama untuk menguasai ilmu pengetahuan. Seorang dokter pasti selalu membaca buku-buku medis, sebab tanpa membaca buku medis, ia akan banyak mengalami kesulitan ketika akan mendeteksi penyakit pasien. Seorang pelajar, tanpa mau membaca buku pelajaran secara rutin, pasti akan banyak mengalami kesulitan ketika menjawab pertanyaan dari guru. Banyak lagi contoh-contoh membaca yang selalu dilakukan oleh seseorang.
  • 10.
    5. Persuasi Karangan yangbertujuan untuk mengajak, mendorong, membujuk, dan mempengaruhi pembaca agar mau mengikuti kemauan si penulis. Contoh: Membaca merupakan faktor utama untuk menguasai ilmu pengetahuan. Sebab seseorang yang tidak mau membaca buku pasti tidak banyak memiliki pengetahuan. Pengetahuan itu banyak bersumber dari buku. Anak yang pintar misalnya, dia pasti menjadi kutu buku. Tiada hari tanpa membaca baginya. Siapa saja yang kurang membaca pasti ia sangat terbatas pengetahuannya. Oleh karena itu, biasakanlah membaca buku- buku ilmu pengetahuan, bila ingin memiliki ilmu pengetahuan.
  • 11.
    Petunjuk Pengerjaan!!! 2. Kerjakandi kertas A4 dengan font Arial dan ukuran 12! 3. Cantumkan sumber wacana yang Anda ambil! 1. Kerjakan secara kelompok (tiap-tiap kelompok terdiri atas 4-5 orang)! 4. Hasil Jawaban kirim secara online (Jika ada aplikasi e-learning!) Tugas: A. Carilah 3 (tiga) wacana (bacaan) dengan memilih tema sebagai berikut. 1.Bela Negara 4. Korupsi 2.Nasionalisme 5. Narkoba 3.Radikalisme 6. Pajak
  • 12.
    Judul Wacana No.Paragraf Jenis Wacana Letak Kalimat Topik I 1 2 dst.. II 1 2 dst.. III 1 2 dst.. B. Setelah itu, 3 (tiga) wacana yang Anda pilih dianalisis sesuai tabel berikut ini!