KURIKULUM TINGKAT
SATUAN PENDIDIKAN



Oleh :
AMSORI, M.Pd
SIE KURIKULUM MIS MATHLAIL KHOIR
KABUPATEN BOGOR
Paradigma Baru Pengembangan
     Kurikulum :
2


     Kurikulum Lama                                KTSP

          Makro              Nasional              Mak
                                                   ro



          Messo              Regional            Messo


           Mikro              Lokal               Mikro


          Hidden              Kelas              Hidden


    Sentralistik & seragam                Otonom dan Beragam

                                        AMSORI
Realita Pengembangan KTSP
yang dikembangkan sekolah
            Buatan
            Sendiri
           Adaptasi

            Adopsi
                AMSORI
KTSP
4


       Kurikulum yang tumbuh dan berkembang
        sebagai konsekwensi dari adanya perubahan
        dalam tatanan kehidupan dalam bentuk
        desentralisasi, otonomi, demokratisasi, globali
        sasi,      isue      tentang       lingkungan
        hidup, kesetaraan gender, dan perkembangan
        IPTEKS.
       KTSP kurikulum yang progressif futuristik
        oriented.
       KTSP bukan kurikulum baru, tapi kurikulum
        lama yang telah mengalami perubahan dan
        penyempurnaan.            AMSORI
Pengembangan Kurikulum :
5


       Skala Makro : Nasional (NKRI)-
        Pengembangan materi bersifat minimal-Harus
        ada legalisasi formal
       Skala Messo : Regional(Provinsi)-
        Pengembangan materi bersifat optimal-
        Legalisasi relatif
       Skala Mikro : Lokal (Kab/kota-Kecamatan-
        sekolah)- Pengembangan materi bersifat
        optimal-Legalisasi relatif
       Skala Hidden: Kelas(Oleh guru)-
        pengembangan materi bersifat maksimal-Tidak
        perlu legalisasi formal
                                AMSORI
Tahapan Pengembangan Kurikulum
                                          Kajian
                                        terhadap
                                        Kurikulum
                                           yang
                                         berlaku
               Pengem
          bangan Kurikulum                                 Penyusunan KTSP
         yang disempurnakan




                                        Pengem
                                         bangan
                                        Kurikulum
      Analisis Hasil
                                                                  Sosialisasi KTSP
      Evaluasi KTSP




                                                    Implemen
                        Evaluasi KTSP
                                                    tasi KTSP




                                                         AMSORI
                                                                                     6
Sekarang Kita berada pada
7
    Tahapan mana ?
       Pengkajian terhadap kurikulum yang sedang
        berlaku
       Penyusunan dan Pengembangan
       Sosialisasi
       Implementasi
       Evaluasi Kurikulum
       Analisis hasil Evaluasi
       Perbaikan dan penyempurnaan

                               AMSORI
Tahap 1: Pengkajian terhadap
8
    Kurikulum yang sedang berlaku
       Biasanya dilakukan dalam bentuk evaluasi dan
        analisis terhadap kurikulum yang sedang
        diberlakukan.
       KTSP adalah produk dari upaya
        pengkajian, implementasi, evaluasi, perbaikan
        dan penyempurnaan kurikulum 1994 dan
        Kurikulum 2004/KBK.
       Evaluasi dan analisis kurikulum biasanya terkait
        dengan konteks
        relevansi, efektivitas, efesiensi, dan kajian
        dampak implementasi kurikulum terhadap
        perubahan/peningkatan kualitas
        pembelajaran, serta akuntabilitas implementasi
                                      AMSORI
Tahap 2: Perencanaan atau
9
    Penyusunan KTSP
        Pengembangan KTSP secara dokumentatif:
    1.    Buku / Dokumen 1: Kerangka Dasar dan
          Struktur Program
    2.    Buku/dokumen 2: Silabus.
    3.    Buku/Dokumen 3 : RPP
    4.    Buku/Dokumen 4 : Pedoman, Petunjuk teknis
          dan lain-lain.
         Pengembangan “Hidden Curriculum”


                                AMSORI
Terkait dengan Pengembangan
10
     KTSP secara dokumentatif:
        Pengembangan KTSP oleh satuan
         Pendidikan:
            Adopsi
            Adaptasi
            Buatan sendiri
         Produk upaya Pengembangan KTSP :
            Kerangka dasar dan Struktur Program
            Silabus
            RPP
            Pedoman-pedoman/Juknis
                                   AMSORI
11




     KERANGKA MODEL
     KTSP - MI

             AMSORI
BUKU I
12

        Kulit Depan
         (memuat logo sekolah/daerah, nama kurikulum (Kurikulum SDN …..),
         alamat sekolah)

        Lembar Pengesahan
         (memuat titimangsa dan tanda tangan Kepala Sekolah, Ketua Komite
         Sekolah dan Kepala Dinas Kecamatan/Kasi Dinas Dikdas Kec)

        Kata Pengantar
         (memuat uraian tentang maksud dan tujuan, proses penyusunan, ucapan
         terima kasih dan penghargaan, harapan, kritik dan saran)

        Daftar Isi


                                               AMSORI
BAB. I PENDAHULUAN
13


     A.   Latar Belakang
          (memuat pengertian kurikulum, kebijakan desentralisasi pendidikan,
          implikasi kebijakan pemerintah dalam penyusunan kurikulum)
     B.   Landasan
          (memuat tata urutan perundangan yang melandasi pengembangan
          KTSP a.l. UU, PP, Permen)
     C.   Tujuan Penyusunan KTSP
          (memuat maksud dan tujuan penyusunan KTSP a.l. sebagai acuan
          dalam pelaksanaan kurikulum di sekolah)
     D.   Prinsip Pengembangan KTSP
          (memuat prinsip-prinsip pengembangan kurikulum sebagaimana
          termuat dalam panduan penyusunan KTSP dari BSNP)


                                               AMSORI
BAB. II VISI, MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN
14

     A.   Visi
          (memuat gambaran kualitas pendidikan di tingkat sekolah yang diinginkan di
           masa depan dalam kurun waktu tertentu)
           contoh : Terwujudnya peserta didik yang cerdas, terampil, dan berahlak
                     mulia
     B.   Misi
          (memuat tindakan untuk merealisasikan visi yang telah dirumuskan)
          contoh : Mewujudkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif
                   dan menyenangkan


     C. Tujuan Pendidikan
          (memuat tujuan pendidikan dasar menurut PP 19/2005 dan tujuan operasional
           sekolah yang ingin dicapai dalam jangka pendek)
          contoh tujuan operasional (jangka pendek):
          Meraih prestasi dalam berbagai ajang lomba minimal pada tingkat kabupaten


                                                       AMSORI
BAB. III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
15

     A.   Struktur Kurikulum
          (memuat uraian tentang cakupan kelompok mata pelajaran dan matriks
          struktur mata pelajaran dengan alokasi waktu per kelas)

     B.   Muatan Kurikulum
          berisi uraian tentang :

          1. Mata Pelajaran
             (memuat nama mata pelajaran dan tujuan mata pelajaran, sedangkan
              standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran tsb. dapat
              dilihat pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006)

          2. Muatan Lokal
             (memuat nama mata pelajaran dan tujuan pelajaran muatan lokal baik
             wajib maupun pilihan yang dilaksanakan di sekolah, lengkap dengan
             uraian SK dan KD mata pelajaran tersebut)




                                                   AMSORI
3. Pengembangan Diri
        (memuat uraian tentang jenis-jenis kegiatan pengembangan diri yang
        dilaksanakan di sekolah dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuluer sesuai
16      dengan minat dan bakat siswa, pembiasaan, layanan bimbingan dan
        konseling)

     4. Pengaturan Beban Belajar
        (memuat sistem beban belajar yang digunakan – sistem paket, dan
        daftar alokasi waktu pembelajaran tatap muka per minggu setiap kelas)

     5. Ketuntasan Belajar
        (memuat angka pencapaian ketuntasan belajar minimal (Kriteria
        Ketuntasan Minimal) setiap mata pelajaran yang dihitung berdasarkan
        kompleksitas KD, intake siswa dan daya dukung sekolah)

     6. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan
        (memuat uraian tentang kriteria kenaikan kelas dan kelulusan yang
        ditetapkan oleh sekolah dengan mengacu pada ketentuan/pedoman
        yang ditetapkan oleh Depdiknas atau Dinas)



                                                AMSORI
7. Pendidikan Kecakapan Hidup

17
       (memuat uraian tentang aspek-aspek kecakapan hidup yang dapat
       menjadi muatan pada berbagai mata pelajaran, mencakup kecakapan
       pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan
       vokasional)


     8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
       (memuat uraian tentang keunggulan lokal dan global dalam aspek-
       aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan lain-lain yang
       dapat menjadi muatan pada mata pelajaran atau menjadi mata
       pelajaran yang menjadi ciri keunggulan sekolah)




                                             AMSORI
18
     BAB. IV KALENDER PENDIDIKAN

     Memuat uraian tentang kalender pendidikan semester I dan semester II, yang
     menggambarkan kegiatan sekolah dalam satu tahun berupa :
     - hari efektif belajar
     - ulangan akhir/tengah semester
     - ujian sekolah
     - jeda tengah semester
     - jeda (libur) antar semester
     - hari libur umum/keagamaan
     - kegiatan lain sesuai dengan program sekolah.

     Kalender pendidikan di sekolah dibuat dengan mengacu pada kalender pendidikan
     yang telah ditetapkan oleh Depdiknas, Dinas Provinsi atau Dinas Kabupaten/Kota.)




                                                 AMSORI
BUKU II
19


     SILABUS
     (memuat kumpulan silabus semua mata pelajaran
     berdasarkan jenjang kelas) :
     1. Silabus Kelas I

     2. SIlabus Kelas II

     3. Silabus Kelas III

     4. Silabus Kelas IV

     5. Silabus Kelas V

     6. Silabus Kelas VI


                              AMSORI
BUKU III
20


     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
     (memuat kumpulan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) semua mata
     pelajaran berdasarkan jenjang kelas) :

     1. RPP Kelas I
     2. RPP Kelas II

     3. RPP Kelas III

     4. RPP Kelas IV

     5. RPP Kelas V

     6. RPP Kelas VI

                                              AMSORI
Buku IV
21


     1.   Pedoman Pembelajaran Tematik
     2.   Pedoman Pengembangan diri
     3.   Pedoman Bimbingan dan Konseling/Layanan terhadap
          anak yang berkebutuhan khusus.
     4.   Pedoman Administrasi dan supervisi pendidikan.
     5.   Pedoman Kegiatan Ekstra kurikuler
     6.   Penyusunan KKM
     7.   Pengembangan KKU
     8.   Dan lain-lain



                                    AMSORI
Tahap 3: Implementasi
22
     Kurikulum
        Mengimplementasikan KTSP yang telah
         disusun sambil berupaya melaksanakan:
          analisis implementasi
          Identifikasi berbagai kelebihan dan kekurangan

          Merumuskan alternatif solusi penyempurnaan
           KTSP
          Merumuskan penyempurnaan secara berlapis
           berulang.



                                    AMSORI
Tahap 4 : Evaluasi Kurikulum
23


        Evaluasi dan analisis kurikulum biasanya
         terkait dengan konteks relevansi, efektivitas,
         efesiensi, dan kajian dampak implementasi
         kurikulum terhadap perubahan/peningkatan
         kualitas pembelajaran, serta akuntabilitas
         implementasi kurikulum
        Evaluasi terhadap apa yang telah dan belum
         dapat dilaksanakan berkenaan dengan
         implementasi KTSP.
        Evaluasi keberhasilan penerapan KTSP.
                                   AMSORI
Tahap 5: Analisis Kurikulum
24


        Analisis terhadap KTSP dengan
         menggunakan Analisis SWOT
        Identifikasi Potensi yang dimiliki.
        Perumusan alternatif perbaikan dan
         penyempurnaan kurikulum




                                  AMSORI
Tahap 6: Perbaikan dan
25
     penyempurnaan Kurikulum
        Mengupayakan perbaikan kurikulum apabila
         dirasakan bahwa KTSP yang kita susun masih
         banyak kelemahan.
        Melaksanakan penyempurnaan apabila KTSP
         yang kita susun setelah dianalisis dipandang
         perlu ada hal-hal yang harus disempurnakan.
        Penyusunan/pengembangan kurikulum yang
         telah mengalami perbaikan dan
         penyempurnaan.

                                 AMSORI
AMSORI
         26

PENGEMBANGAN KTSP

  • 1.
    KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Oleh: AMSORI, M.Pd SIE KURIKULUM MIS MATHLAIL KHOIR KABUPATEN BOGOR
  • 2.
    Paradigma Baru Pengembangan Kurikulum : 2 Kurikulum Lama KTSP Makro Nasional Mak ro Messo Regional Messo Mikro Lokal Mikro Hidden Kelas Hidden Sentralistik & seragam Otonom dan Beragam AMSORI
  • 3.
    Realita Pengembangan KTSP yangdikembangkan sekolah Buatan Sendiri Adaptasi Adopsi AMSORI
  • 4.
    KTSP 4  Kurikulum yang tumbuh dan berkembang sebagai konsekwensi dari adanya perubahan dalam tatanan kehidupan dalam bentuk desentralisasi, otonomi, demokratisasi, globali sasi, isue tentang lingkungan hidup, kesetaraan gender, dan perkembangan IPTEKS.  KTSP kurikulum yang progressif futuristik oriented.  KTSP bukan kurikulum baru, tapi kurikulum lama yang telah mengalami perubahan dan penyempurnaan. AMSORI
  • 5.
    Pengembangan Kurikulum : 5  Skala Makro : Nasional (NKRI)- Pengembangan materi bersifat minimal-Harus ada legalisasi formal  Skala Messo : Regional(Provinsi)- Pengembangan materi bersifat optimal- Legalisasi relatif  Skala Mikro : Lokal (Kab/kota-Kecamatan- sekolah)- Pengembangan materi bersifat optimal-Legalisasi relatif  Skala Hidden: Kelas(Oleh guru)- pengembangan materi bersifat maksimal-Tidak perlu legalisasi formal AMSORI
  • 6.
    Tahapan Pengembangan Kurikulum Kajian terhadap Kurikulum yang berlaku Pengem bangan Kurikulum Penyusunan KTSP yang disempurnakan Pengem bangan Kurikulum Analisis Hasil Sosialisasi KTSP Evaluasi KTSP Implemen Evaluasi KTSP tasi KTSP AMSORI 6
  • 7.
    Sekarang Kita beradapada 7 Tahapan mana ?  Pengkajian terhadap kurikulum yang sedang berlaku  Penyusunan dan Pengembangan  Sosialisasi  Implementasi  Evaluasi Kurikulum  Analisis hasil Evaluasi  Perbaikan dan penyempurnaan AMSORI
  • 8.
    Tahap 1: Pengkajianterhadap 8 Kurikulum yang sedang berlaku  Biasanya dilakukan dalam bentuk evaluasi dan analisis terhadap kurikulum yang sedang diberlakukan.  KTSP adalah produk dari upaya pengkajian, implementasi, evaluasi, perbaikan dan penyempurnaan kurikulum 1994 dan Kurikulum 2004/KBK.  Evaluasi dan analisis kurikulum biasanya terkait dengan konteks relevansi, efektivitas, efesiensi, dan kajian dampak implementasi kurikulum terhadap perubahan/peningkatan kualitas pembelajaran, serta akuntabilitas implementasi AMSORI
  • 9.
    Tahap 2: Perencanaanatau 9 Penyusunan KTSP  Pengembangan KTSP secara dokumentatif: 1. Buku / Dokumen 1: Kerangka Dasar dan Struktur Program 2. Buku/dokumen 2: Silabus. 3. Buku/Dokumen 3 : RPP 4. Buku/Dokumen 4 : Pedoman, Petunjuk teknis dan lain-lain.  Pengembangan “Hidden Curriculum” AMSORI
  • 10.
    Terkait dengan Pengembangan 10 KTSP secara dokumentatif:  Pengembangan KTSP oleh satuan Pendidikan:  Adopsi  Adaptasi  Buatan sendiri  Produk upaya Pengembangan KTSP :  Kerangka dasar dan Struktur Program  Silabus  RPP  Pedoman-pedoman/Juknis AMSORI
  • 11.
    11 KERANGKA MODEL KTSP - MI AMSORI
  • 12.
    BUKU I 12  Kulit Depan (memuat logo sekolah/daerah, nama kurikulum (Kurikulum SDN …..), alamat sekolah)  Lembar Pengesahan (memuat titimangsa dan tanda tangan Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah dan Kepala Dinas Kecamatan/Kasi Dinas Dikdas Kec)  Kata Pengantar (memuat uraian tentang maksud dan tujuan, proses penyusunan, ucapan terima kasih dan penghargaan, harapan, kritik dan saran)  Daftar Isi AMSORI
  • 13.
    BAB. I PENDAHULUAN 13 A. Latar Belakang (memuat pengertian kurikulum, kebijakan desentralisasi pendidikan, implikasi kebijakan pemerintah dalam penyusunan kurikulum) B. Landasan (memuat tata urutan perundangan yang melandasi pengembangan KTSP a.l. UU, PP, Permen) C. Tujuan Penyusunan KTSP (memuat maksud dan tujuan penyusunan KTSP a.l. sebagai acuan dalam pelaksanaan kurikulum di sekolah) D. Prinsip Pengembangan KTSP (memuat prinsip-prinsip pengembangan kurikulum sebagaimana termuat dalam panduan penyusunan KTSP dari BSNP) AMSORI
  • 14.
    BAB. II VISI,MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN 14 A. Visi (memuat gambaran kualitas pendidikan di tingkat sekolah yang diinginkan di masa depan dalam kurun waktu tertentu) contoh : Terwujudnya peserta didik yang cerdas, terampil, dan berahlak mulia B. Misi (memuat tindakan untuk merealisasikan visi yang telah dirumuskan) contoh : Mewujudkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan C. Tujuan Pendidikan (memuat tujuan pendidikan dasar menurut PP 19/2005 dan tujuan operasional sekolah yang ingin dicapai dalam jangka pendek) contoh tujuan operasional (jangka pendek): Meraih prestasi dalam berbagai ajang lomba minimal pada tingkat kabupaten AMSORI
  • 15.
    BAB. III STRUKTURDAN MUATAN KURIKULUM 15 A. Struktur Kurikulum (memuat uraian tentang cakupan kelompok mata pelajaran dan matriks struktur mata pelajaran dengan alokasi waktu per kelas) B. Muatan Kurikulum berisi uraian tentang : 1. Mata Pelajaran (memuat nama mata pelajaran dan tujuan mata pelajaran, sedangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran tsb. dapat dilihat pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006) 2. Muatan Lokal (memuat nama mata pelajaran dan tujuan pelajaran muatan lokal baik wajib maupun pilihan yang dilaksanakan di sekolah, lengkap dengan uraian SK dan KD mata pelajaran tersebut) AMSORI
  • 16.
    3. Pengembangan Diri (memuat uraian tentang jenis-jenis kegiatan pengembangan diri yang dilaksanakan di sekolah dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuluer sesuai 16 dengan minat dan bakat siswa, pembiasaan, layanan bimbingan dan konseling) 4. Pengaturan Beban Belajar (memuat sistem beban belajar yang digunakan – sistem paket, dan daftar alokasi waktu pembelajaran tatap muka per minggu setiap kelas) 5. Ketuntasan Belajar (memuat angka pencapaian ketuntasan belajar minimal (Kriteria Ketuntasan Minimal) setiap mata pelajaran yang dihitung berdasarkan kompleksitas KD, intake siswa dan daya dukung sekolah) 6. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan (memuat uraian tentang kriteria kenaikan kelas dan kelulusan yang ditetapkan oleh sekolah dengan mengacu pada ketentuan/pedoman yang ditetapkan oleh Depdiknas atau Dinas) AMSORI
  • 17.
    7. Pendidikan KecakapanHidup 17 (memuat uraian tentang aspek-aspek kecakapan hidup yang dapat menjadi muatan pada berbagai mata pelajaran, mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional) 8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global (memuat uraian tentang keunggulan lokal dan global dalam aspek- aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan lain-lain yang dapat menjadi muatan pada mata pelajaran atau menjadi mata pelajaran yang menjadi ciri keunggulan sekolah) AMSORI
  • 18.
    18 BAB. IV KALENDER PENDIDIKAN Memuat uraian tentang kalender pendidikan semester I dan semester II, yang menggambarkan kegiatan sekolah dalam satu tahun berupa : - hari efektif belajar - ulangan akhir/tengah semester - ujian sekolah - jeda tengah semester - jeda (libur) antar semester - hari libur umum/keagamaan - kegiatan lain sesuai dengan program sekolah. Kalender pendidikan di sekolah dibuat dengan mengacu pada kalender pendidikan yang telah ditetapkan oleh Depdiknas, Dinas Provinsi atau Dinas Kabupaten/Kota.) AMSORI
  • 19.
    BUKU II 19 SILABUS (memuat kumpulan silabus semua mata pelajaran berdasarkan jenjang kelas) : 1. Silabus Kelas I 2. SIlabus Kelas II 3. Silabus Kelas III 4. Silabus Kelas IV 5. Silabus Kelas V 6. Silabus Kelas VI AMSORI
  • 20.
    BUKU III 20 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (memuat kumpulan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) semua mata pelajaran berdasarkan jenjang kelas) : 1. RPP Kelas I 2. RPP Kelas II 3. RPP Kelas III 4. RPP Kelas IV 5. RPP Kelas V 6. RPP Kelas VI AMSORI
  • 21.
    Buku IV 21 1. Pedoman Pembelajaran Tematik 2. Pedoman Pengembangan diri 3. Pedoman Bimbingan dan Konseling/Layanan terhadap anak yang berkebutuhan khusus. 4. Pedoman Administrasi dan supervisi pendidikan. 5. Pedoman Kegiatan Ekstra kurikuler 6. Penyusunan KKM 7. Pengembangan KKU 8. Dan lain-lain AMSORI
  • 22.
    Tahap 3: Implementasi 22 Kurikulum  Mengimplementasikan KTSP yang telah disusun sambil berupaya melaksanakan:  analisis implementasi  Identifikasi berbagai kelebihan dan kekurangan  Merumuskan alternatif solusi penyempurnaan KTSP  Merumuskan penyempurnaan secara berlapis berulang. AMSORI
  • 23.
    Tahap 4 :Evaluasi Kurikulum 23  Evaluasi dan analisis kurikulum biasanya terkait dengan konteks relevansi, efektivitas, efesiensi, dan kajian dampak implementasi kurikulum terhadap perubahan/peningkatan kualitas pembelajaran, serta akuntabilitas implementasi kurikulum  Evaluasi terhadap apa yang telah dan belum dapat dilaksanakan berkenaan dengan implementasi KTSP.  Evaluasi keberhasilan penerapan KTSP. AMSORI
  • 24.
    Tahap 5: AnalisisKurikulum 24  Analisis terhadap KTSP dengan menggunakan Analisis SWOT  Identifikasi Potensi yang dimiliki.  Perumusan alternatif perbaikan dan penyempurnaan kurikulum AMSORI
  • 25.
    Tahap 6: Perbaikandan 25 penyempurnaan Kurikulum  Mengupayakan perbaikan kurikulum apabila dirasakan bahwa KTSP yang kita susun masih banyak kelemahan.  Melaksanakan penyempurnaan apabila KTSP yang kita susun setelah dianalisis dipandang perlu ada hal-hal yang harus disempurnakan.  Penyusunan/pengembangan kurikulum yang telah mengalami perbaikan dan penyempurnaan. AMSORI
  • 26.