1
KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
PADA SATUAN PENDIDIKAN
Oleh:
Drs.SUSILO BUDI PRAKASYA,SE,MM
PEMUDA DAN OLAHRAGA
DISDIKPORA KAB. CILACAP
INTERVENSIINTERVENSI
HABITUASIHABITUASI
Perilaku
Berkarakter
MASYA-
RAKAT
PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN
Agama, Pancasila,
UUD 1945,
UU No. 20/2003 ttg
Sisdiknas
Teori
Pendidikan,
Psikologi,
Nilai, Sosial
Budaya
Pengalaman
terbaik (best
practices)dan
praktik nyata
Nilai-nilai
Luhur
PERANGKAT PENDUKUNG
Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya,
Lingkungan, Sarana dan Prasarana,
Kebersamaan, Komitmen pemangku
kepentingan.
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
KELUARGASATUAN
PENDIDIKAN
GRAND DISAIN PENDIDIKAN
KARAKTER DI INDONESIA
PENDIDIKAN NASIONAL bertujuan memfasilitasi
berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis
serta bertanggung jawab
Fenomena
Krisis identitas
Krisis idiologi
Krisis karakter
Krisis kepercayaan
Fenomena demoralisasi
Meningkatnya kekerasan
Kata-kata makin memburuk
Pengaruh buruk peer group
Perilaku merusak
Kaburnya pedoman moral
Menurunnya etos kerja
Menurunnya rasa hormat
Rendahnya tanggung jawab
Ketidakjujuran dan
Rasa saling curiga
Apa Itu Pendidikan Karakter?
PENDIDIKAN ADALAH USAHA SADAR DAN
TERENCANA UNTUK MEWUJUDKAN
SUASANA BELAJAR DAN PROSES
PEMBELAJARAN AGAR PESERTA DIDIK
SECARA AKTIF MENGEMBANGKAN POTENSI
DIRINYA UNTUK MEMILIKI KEKUATAN
SPIRITUAL KEAGAMAAN, PENGENDALIAN
DIRI, KEPRIBADIAN, KECERDASAN, AKHLAK
MULIA, SERTA KETERAMPILAN YANG
DIPERLUKAN DIRINYA, MASYARAKAT,
BANGSA DAN NEGARA.
KARAKTER: SIFAT KHAS, KUALITAS DAN
KEKUATAN MORAL PADA SESEORANG ATAU
KELOMPOK.
PUSKUR MEMBERIKAN PENGERTIAN
KARAKTER SEBAGAI WATAK, TABIAT,AKHLAK,
ATAU KEPRIBADIAN SESEORANG YANG
TERBENTUK DARI HASIL INTERNALISASI NILAI-
NILAI KEBAJIKAN (VIRTUES) YANG DIYAKINI
DAN DIGUNAKANNYA SEBAGAI LANDASAN
CARA PANDANG, BERPIKIR, BERSIKAP, DAN
BERTINDAK.
6
Proses terbentuknya?
MELALUI PENDIDIKAN, PENGALAMAN,
COBAAN HIDUP, PENGORBANAN DAN
PENGARUH LINGKUNGAN,KEMUDIAN
TERINTERNALISASI NILAI-NILAI
SEHINGGA MENJADI NILAI INTRINSIK
YANG MELANDASI SIKAP DAN PERILAKU
SIKAP DAN PERILAKU TERSEBUT
DILAKUKAN BERULANG-ULANG
SEHINGGA MENJADI KEBIASAAN
KEBIASAAN TERSEBUT DIJAGA DAN
DIPELIHARA MAKA JADILAH KARAKTER
7
PENDIDIKAN KARAKTER: USAHA SADAR
DAN TERENCANA DALAM MENANAMKAN
NILAI-NILAI SEHINGGA TERINTERNALISASI
DALAM DIRI PESERTA DIDIK YANG
MENDORONG DAN MEWUJUD DALAM
SIKAP DAN PERILAKU YANG BAIK
(MUHSIN).
PENDIDIKAN KARAKTER HAKIKATNYA
ADALAH PENDIDIKAN YANG BERUSAHA
MENANAMKAN DAN MENEBARKAN
KEBAJIKAN (RAHMATAN LIL ‘ALAMIN).
JADI?
8
PENDIDIKAN KARAKTER BUKAN
TERLETAK PADA MATERI
PEMBELAJARAN MELAINKAN PADA
AKTIVITAS YANG MELEKAT,
MENGIRINGI, DAN MENYERTAINYA
(SUASANA YANG MEWARNAI,
TERCERMIN DAN MELINGKUPI PROSES
PEMBELAJARAN PEMBIASAAN
SIKAP & PERILAKU YANG BAIK)
PENDIDIKAN KARAKTER TIDAK
BERBASIS PADA MATERI, TETAPI PADA
KEGIATAN.
9
Apa yang mejadi Pemicu? Latar Belakang
MORAL/AKHLAK/WATAK
(KARAKTER) YANG LEMAH
& KURANG BAIK
KURANGNYA
KETELADANAN
PARADIGMA & SEBAGIANPARADIGMA & SEBAGIAN
NILAI-NILAI YANG DIJADIKANNILAI-NILAI YANG DIJADIKAN
ACUAN DALAM BERSIKAP &ACUAN DALAM BERSIKAP &
BERPERILAKU MASYARAKATBERPERILAKU MASYARAKAT
KELIRUKELIRU
PROSES PEMBELAJARAN
LEBIH MENEKANKAN PADA
ASPEK KOGNITIF &
KURANG MEMPERHATIKAN
PRAKTIK/PEMBIASAAN
TERJADINYA KRISIS
MULTIDIMENSIONAL
DALAM BERBAGAI ASPEK
KEHIDUPAN
10
PERLU
REVITALISASI
PEMBANGUNAN
KARAKTER
BANGSA
PERLU
REVITALISASI
PEMBANGUNAN
KARAKTER
BANGSA
11
Dasar Pemikiran Pentingnya
Pendidikan Karakter
Pancasila sebagai dasar negara mengandung
nilai-nilai: Ketuhanan, kemanusiaan,
persatuan, kerakyatan dan keadilan
Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 Amandemen:
“Pemerintah mengusahakan dan
menyelenggarakan satu sistem pendidikan
nasional, yang meningkatkan keimanan dan
ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka
mencerdas-kan kehidupan bangsa, yang
diatur dengan undang-undang”
12
Undang-undang nomor 20 Tahun 2003,
tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 3:
“Pendidikan nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab”.
13
1. Undang - Undang RI Nomor 17 Tahun
2007 tentang RPJPN 2005 – 2025
1. Undang - Undang RI Nomor 17 Tahun
2007 tentang RPJPN 2005 – 2025
2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun
2010 tentang Percepatan Pelaksanaan
Prioritas Pemb. Nas. Tahun 2010
2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun
2010 tentang Percepatan Pelaksanaan
Prioritas Pemb. Nas. Tahun 2010
3. Arahan Presiden RI dalam Sidang
Kabinet Terbatas Bidang Kesra tanggal
18 Maret 2010
3. Arahan Presiden RI dalam Sidang
Kabinet Terbatas Bidang Kesra tanggal
18 Maret 2010
4. Arahan Presiden RI pada Rapat Kerja
Nasional di Tampak Siring, Bali
Tanggal 19- 20 April 2010
4. Arahan Presiden RI pada Rapat Kerja
Nasional di Tampak Siring, Bali
Tanggal 19- 20 April 2010
5. Arahan Presiden RI pada Puncak
Peringatan Hari Pendidikan Nasional
di Istana Negara Tanggal 11 Mei 2010
5. Arahan Presiden RI pada Puncak
Peringatan Hari Pendidikan Nasional
di Istana Negara Tanggal 11 Mei 2010
Rujukan
Penyusunan
Kebijakan
Nasional
Pendidikan
Karakter
Rujukan
Penyusunan
Kebijakan
Nasional
Pendidikan
Karakter
14
Apa Tujuan Pendidikan
Karakter?
MEMBANTU SISWA UNTUK
MENGEMBANGKAN POTENSI
KEBAJIKAN SEHINGGA TERWUJUD
DALAM KEBISAAN BAIK (HATI,
PIKIRAN, PERKATAAN, SIKAP, DAN
PERBUATAN).
MENYIAPKAN SISWA MENJADI
WARGA NEGARA (INDONESIA) YANG
BAIK.
MENGARAHKAN SISWA AGAR MAMPU
MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG
BAIK, BERGUNA DAN BERMAKNA.
15
Mengembangkan karakter
bangsa agar mampu
mewujudkan nilai-nilai
luhur Pancasila
• Pengembangkan potensi dasar,
agar “berhati baik, berpikiran
baik & berperilaku baik”.
• Pebaikan thd perilaku yg kurang
baik dan penguatan perilaku yg
sudah baik.
• Penyaring budaya yg kurang
sesuai dg nilai-nilai luhur
Pancasila.
TUJUAN:
FUNGSI:
Keluarga; satuan pendidikan; masyarakat sipil; masyarakat politik;
pemerintah; dunia usaha; media massa.
RUANG LINGKUP SASARAN:
Tujuan, Fungsi, Ruang
Lingkup
16
Sasaran Pendidikan Karakter
SIKAP
&
PERILAKU
IQ
EQ
SQ
MENGAJAR
MENDIDIK
TRANFORMATION
OF VALUES
TRANSFER OF
KNOWLEDGE
TERBENTUKNYA
PARADIGMA
INTERNALISASI
NILAI-NILAI
17
Karakter Yang
Diharapkan
(UU RI NO 17 TAHUN 2007 TENTANG RPJPN 2005-2025)
Tangguh, kompetitif, berakhlak
mulia, bermoral, bertoleran,
bergotong royong, patriotik, dinamis,
berbudaya, dan berorientasi Ipteks
berdasarkan Pancasila dan dijiwai
oleh iman dan takwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa
18
Puskur Mengembangkan 4 Karakter
Minimal, Yang Di Dalamnya
Terkandung Nilai-nilai
JUJUR (RELIGIUS, ADIL, IKHLAS, BERPIKIR
POSITIF)
CERDAS (KREATIF, MENGENDALIKAN DIRI,
RENDAH HATI, HEMAT)
TANGGUH (MANDIRI, PERCAYA DIRI,
TANGGUNG JAWAB, DISIPLIN, KERJA
KERAS, PANTANG MENYERAH)
PEDULI (KASIH SAYANG, TOLERANSI,
SANTUN, CINTA DAMAI, KERJASAMA, CINTA
TANAH AIR)
OLAH PIKIR
FATHONAH
THINKER
KECERDASAN
INTELEKTUAL
Cerdas
Kreatif
OLAH HATI
SIDDIQ
BELIEVER
KECERDASAN
SPIRITUAL
Jujur
OLAH RAGA
(KINESTETIK)
AMANAH
DOER
KECERDASAN SOSIAL
Bertanggung jawab
Bersih
OLAH RASA DAN
KARSA
TABLIGH
NETWORKER
KECERDASAN
EMOSIONAL
Peduli dan Kreatif
Pembentukan karakter dalam konteks psikologis
OLAH
HATI
OLAH
PIKIR
OLAH
RASA/
KARSA
OLAH
RAGA
jujur, religius, adil, ikhlas,
berpikr positif
jujur, religius, adil, ikhlas,
berpikr positif
peduli, kasih sayang,
toleransi, santun, cinta
damai, kerjasama, cinta
tanah air
peduli, kasih sayang,
toleransi, santun, cinta
damai, kerjasama, cinta
tanah air
tangguh, mandiri,
percaya diri, tanggung
jawab, disiplin, kerja
keras, pantang
menyerah
tangguh, mandiri,
percaya diri, tanggung
jawab, disiplin, kerja
keras, pantang
menyerah
cerdas, kreatif,
mengendalikan diri,
rendah hati, hemat
cerdas, kreatif,
mengendalikan diri,
rendah hati, hemat
NILAI-NILAI
YANG
DIKEMBANGKAN
Perilaku
Berkarakter
20
21
KEJUJURAN,
RASA TANGGUNG JAWAB,
SEMANGAT BELAJAR,
DISIPLIN DIRI,
KEGIGIHAN,
APRESIASI TERHADAP
KEBHINEKAAN,
SEMANGAT BERKONTRIBUSI, DAN
OPTIMISME
88 KarakterKarakter yangyang pentingpenting
dikembangkan di sekolahdikembangkan di sekolah
Tabel 1. Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya
dan Kaarakter Bangsa
NILAI DESKRIPSI
1. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam
melaksanakan
ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap
pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun
dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya
menjadikan
dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya
dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3. Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai
perbedaan
agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan
orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku
tertib dan
patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
5. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upaya
sungguh-sungguh
dalam mengatasi berbagai hambatan belajar
22
6. Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk
menghasilkan
cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah
tergantung
pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Demokratis Cara berfikir, bersikap, dan bertindak
yang menilai
sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9. Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu
berupaya untuk
mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu
yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan Cara berpikir, bertindak,
dan berwawasan yang
menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas
kepentingan diri dan kelompoknya.
11. Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan
berbuat yang
menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan
penghargaan yang tinggi terhadap bahasa,
lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik
bangsa. 23
12. Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang
mendorong dirinya untuk
menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat,
dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang
lain.
13. Bersahabat/
Komuniktif
Tindakan yang memperlihatkan rasa senang
berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang
lain.
14. Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan
yang menyebabkan
orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran
dirinya.
15. Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu
untuk membaca
berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi
dirinya.
24
16. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang
selalu berupaya mencegah
kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan
mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki
kerusakan alam yang sudah terjadi.
17. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang
selalu ingin memberi
bantuan pada orang lain dan masyarakat yang
membutuhkan.
18. Tanggung-jawab Sikap dan perilaku
seseorang untuk melaksanakan
tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia
lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat,
lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan
Tuhan Yang Maha Esa.
25
26
JUJUR
TERBUKA
BERANI MENGAMBIL RESIKO DAN
BERTANGGUNG JAWAB
KOMITMEN
BERBAGI (SHARING)
5 (Lima) Sikap Dasar5 (Lima) Sikap Dasar
KarakterKarakter
27
4 (Empat) Sifat Nabi
SHIDDIQ (JUJUR)
AMANAH (DAPAT DIPERCAYA
TANGGUNG JAWAB)
FATHONAH (CERDAS)
TABLIGH (PEDULI DAN BERBAGI)
28
Strategi Pembangunan
Karakter Bangsa
A. Sosialisasi: Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter
bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi
A. Sosialisasi: Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter
bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi
B. Pendidikan: Formal (satuan pendidikan), nonformal (kegiatan
keagamaan,kursus, pramuka dll.), informal (keluarga, masyarakat, dan
tempat kerja), forum pertemuan (kepemudaan)
B. Pendidikan: Formal (satuan pendidikan), nonformal (kegiatan
keagamaan,kursus, pramuka dll.), informal (keluarga, masyarakat, dan
tempat kerja), forum pertemuan (kepemudaan)
C. Pemberdayaan: Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, satuan
pendidikan, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter
C. Pemberdayaan: Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, satuan
pendidikan, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter
D. Pembudayaan: Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai-
nilai kehidupan agar menjadi budaya
D. Pembudayaan: Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai-
nilai kehidupan agar menjadi budaya
E. Kerjasama: Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentinganE. Kerjasama: Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentingan
29
INTERVENSIINTERVENSI
HABITUASIHABITUASI
Perilaku
Berkarakter
MASYA-
RAKAT
PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN
Agama, Pancasila,
UUD 1945,
UU No. 20/2003 ttg
Sisdiknas
Teori
Pendidikan,
Psikologi,
Nilai, Sosial
Budaya
Pengalaman terbaik
(best practices)dan
praktik nyata
Nilai-nilai
Luhur
PERANGKAT PENDUKUNG
Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya,
Lingkungan, Sarana dan Prasarana,
Kebersamaan, Komitmen pemangku
kepentingan.
Strategi Pembangunan Karakter Bangsa
Melalui Pendidikan
KELUARGASATUAN
PENDIDIKAN
30
KEGIATAN
KESEHARIAN
DI RUMAH DAN
MASYARAKAT
Integrasi ke dalam kegiatan
Ektrakurikuler : Pramuka,
Olahraga, Karya Tulis, Dsb.
Integrasi ke dalam KBM
pada setiap Mapel
Pembiasaan dalam kehidupan
keseharian di satuan pendidikan
Penerapan pembiasaan
kehidupan keseharian di
rumah yang sama dengan
di satuan pendidikan
BUDAYA SEKOLAH:
(KEGIATAN/KEHIDUPAN
KESEHARIAN DI
SATUAN PENDIDIKAN)
Pelaksanaan Pendidikan
Karakter Di Satuan Pendidikan
31
Prinsip-prinsip Pelaksanaan
1. Berkelanjutan;
2. Melalui semua mata pelajaran,
pengembangan diri (ekstra
kurikuler), dan budaya sekolah;
3. Nilai tidak diajarkan tapi
dikembangkan
4. Proses pendidikan melibatkan
peserta didik secara aktif dan
menyenangkan; .
32
Pendekatannya?
KETELADANAN
KEGIATAN
PENUGASAN (PENDAMPINGAN)
PEMBIASAAN
KO-KREASI (KETERLIBATAN AKTIF SISWA)
CIRI-CIRINYA:
 MELIBATKAN SECARA AKTIF KEPALA
SEKOLAH, GURU, SISWA, DAN ORANG TUA
 HUBUNGAN SUBYEK-SUBYEK
 BELAJAR BERSAMA
 PROSES YANG BAIK UNTUK MENJAMIN HASIL
YANG BAIK
33
Strategi Implementasinya?
KEGEMBIRAAN BARU, BUKAN BEBAN
BARU
MULAI DENGAN YANG MUDAH, MURAH
DAN MENGEMBIRAKAN
MULAI DARI DIRI SENDIRI
BERBAGI DAN BERBAGI
APRESIASI DAN APRESIASI
Metodenya?
MULTI METODE, TERUTAMA YANG
MENYENTUH HATI. KARENA
SESUNGGUHNYA PENDIDIKAN
KARAKTER ADALAH MENGELOLA
HATI.
Tahap Pelasanaannya?
MENCERAHKAN DAN MENGUATKAN KEYAKINAN
MENGEMBANGKAN GAGASAN BERSAMA-SAMA
MENYUSUN RENCANA TINDAKAN
IMPLEMENTASI RENCANA TINDAKAN
MENGAMATI PERUBAHAN
35
Contoh-contoh Kegiatan
MERUMUSKAN DAN MEWUJUDKAN
CIRI-CIRI KELAS YANG DIBANGGAKAN
MEMBANGUN HARAPAN & KOMITMEN
SISWA
MERUMUSKAN PROFIL MANUSIA
BERKARAKTER
MENYUSUN DAN MELAKSANAKAN
PEDOMAN PERILAKU
MENINGKATKAN MINAT BACA
MENEMUKENALI KATA-KATA HIKMAH
& MEMASANGNYA DI RUANGAN KELAS
& TEMPAT-TEMPAT STRATEGIS
36
STORY TELLING (MENGAMATI &
MENGABARKAN KEBAJIKAN)
MEMBIASAKAN SIKAP & TINDAKAN BAIK
MENGAPRESIASI KEBAIKAN DAN IHKTIAR
UNTUK MENJADI LEBIH BAIK
TEMA KARAKTER DALAM MAJALAH DINDING
MENGEMBANGKAN SUASANA APRESIATIF
MENYELENGGARAKAN FESTIVAL
KREATIVITAS
PESTA OLAHRAGA DAN APRESIASI
TERHADAP KARAKTER PEMAIN
37
MENEMU-KENALI TOKOH IDOLA
MEMBANTU PESERTA DIDIK MERUMUSKAN
CITA-CITA
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN
KELOMPOK MINAT DI SEKOLAH
MENDORONG PESERTA DIDIK
MENINGKATKAN KEBERSIHAN DAN
KEASRIAN SEKOLAH
MENUMBUHKEMBANGKAN KEPEDULIAN
PESERTA DIDIK TERHADAP KORBAN
BENCANA/KEMALANGAN
38
MERAYAKAN HARI BESAR
KEAGAMAAN DENGAN KEGIATAN
SOSIAL DAN KEMANUSIAAN
NONTON FILM YANG BERTEMA
PENDIDIKAN KARAKTER, SEJARAH,
KEBUDAYAAN DAN LINGKUNGAN
HIDUP
MEMBIASAKAN BEKERJA DALAM
KELOMPOK
REFLEKSI
MELIBATKAN ORANG-TUA DALAM
PENDIDIKAN KARAKTER
39
Keyakinannya?
PADA DASARNYA, ANAK ITU BAIK &
MEMILIKI POTENSI KEBAJIKAN.
POTENSI ITU AKAN TUMBUH DAN
BERKEMBANG JIKA DIPUPUK & DIPELIHARA.
PEMUPUKAN & PEMELIHARAAN POTENSI
ITU AKAN EFEKTIF BILA DILAKUKAN
MELALUI: KETELADANAN, PENDIDIKAN,
PENDAMPINGAN DAN PEMBIASAAN.
JADI KALAU ADA ANAK/PESERTA DIDIK
YANG TIDAK BAIK, PASTI ADA YANG SALAH
(SOMETHING WRONG)
40
Keniscayaan
KALAU KITA MEMIKIRKAN ORANG
LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN
MEMIKIRKAN KITA
KALAU KITA MEMBANTU ORANG
LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN
MEMBANTU KITA
KALAU KITA BERBUAT BAIK KEPADA
ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN
BERBUAT BAIK KEPADA KITA
41
TEKAD KAMI
HARI INI
HARUS LEBIH BAIK
DARI HARI KEMARIN
42
TERIMA KASIH
ATAS SEGALA
PERHATIAN DAN
KESABARAN
DAN
MOHON MAAF BILA
ADA KEKURANGAN
DAN KEKELIRUAN

Pendidikan Karakter Bangsa

  • 1.
    1 KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKANKARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN Oleh: Drs.SUSILO BUDI PRAKASYA,SE,MM PEMUDA DAN OLAHRAGA DISDIKPORA KAB. CILACAP
  • 2.
    INTERVENSIINTERVENSI HABITUASIHABITUASI Perilaku Berkarakter MASYA- RAKAT PROSES PEMBUDAYAAN DANPEMBERDAYAAN Agama, Pancasila, UUD 1945, UU No. 20/2003 ttg Sisdiknas Teori Pendidikan, Psikologi, Nilai, Sosial Budaya Pengalaman terbaik (best practices)dan praktik nyata Nilai-nilai Luhur PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya, Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku kepentingan. GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER KELUARGASATUAN PENDIDIKAN GRAND DISAIN PENDIDIKAN KARAKTER DI INDONESIA
  • 3.
    PENDIDIKAN NASIONAL bertujuanmemfasilitasi berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab Fenomena Krisis identitas Krisis idiologi Krisis karakter Krisis kepercayaan Fenomena demoralisasi Meningkatnya kekerasan Kata-kata makin memburuk Pengaruh buruk peer group Perilaku merusak Kaburnya pedoman moral Menurunnya etos kerja Menurunnya rasa hormat Rendahnya tanggung jawab Ketidakjujuran dan Rasa saling curiga
  • 4.
    Apa Itu PendidikanKarakter? PENDIDIKAN ADALAH USAHA SADAR DAN TERENCANA UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA BELAJAR DAN PROSES PEMBELAJARAN AGAR PESERTA DIDIK SECARA AKTIF MENGEMBANGKAN POTENSI DIRINYA UNTUK MEMILIKI KEKUATAN SPIRITUAL KEAGAMAAN, PENGENDALIAN DIRI, KEPRIBADIAN, KECERDASAN, AKHLAK MULIA, SERTA KETERAMPILAN YANG DIPERLUKAN DIRINYA, MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA.
  • 5.
    KARAKTER: SIFAT KHAS,KUALITAS DAN KEKUATAN MORAL PADA SESEORANG ATAU KELOMPOK. PUSKUR MEMBERIKAN PENGERTIAN KARAKTER SEBAGAI WATAK, TABIAT,AKHLAK, ATAU KEPRIBADIAN SESEORANG YANG TERBENTUK DARI HASIL INTERNALISASI NILAI- NILAI KEBAJIKAN (VIRTUES) YANG DIYAKINI DAN DIGUNAKANNYA SEBAGAI LANDASAN CARA PANDANG, BERPIKIR, BERSIKAP, DAN BERTINDAK.
  • 6.
    6 Proses terbentuknya? MELALUI PENDIDIKAN,PENGALAMAN, COBAAN HIDUP, PENGORBANAN DAN PENGARUH LINGKUNGAN,KEMUDIAN TERINTERNALISASI NILAI-NILAI SEHINGGA MENJADI NILAI INTRINSIK YANG MELANDASI SIKAP DAN PERILAKU SIKAP DAN PERILAKU TERSEBUT DILAKUKAN BERULANG-ULANG SEHINGGA MENJADI KEBIASAAN KEBIASAAN TERSEBUT DIJAGA DAN DIPELIHARA MAKA JADILAH KARAKTER
  • 7.
    7 PENDIDIKAN KARAKTER: USAHASADAR DAN TERENCANA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI SEHINGGA TERINTERNALISASI DALAM DIRI PESERTA DIDIK YANG MENDORONG DAN MEWUJUD DALAM SIKAP DAN PERILAKU YANG BAIK (MUHSIN). PENDIDIKAN KARAKTER HAKIKATNYA ADALAH PENDIDIKAN YANG BERUSAHA MENANAMKAN DAN MENEBARKAN KEBAJIKAN (RAHMATAN LIL ‘ALAMIN). JADI?
  • 8.
    8 PENDIDIKAN KARAKTER BUKAN TERLETAKPADA MATERI PEMBELAJARAN MELAINKAN PADA AKTIVITAS YANG MELEKAT, MENGIRINGI, DAN MENYERTAINYA (SUASANA YANG MEWARNAI, TERCERMIN DAN MELINGKUPI PROSES PEMBELAJARAN PEMBIASAAN SIKAP & PERILAKU YANG BAIK) PENDIDIKAN KARAKTER TIDAK BERBASIS PADA MATERI, TETAPI PADA KEGIATAN.
  • 9.
    9 Apa yang mejadiPemicu? Latar Belakang MORAL/AKHLAK/WATAK (KARAKTER) YANG LEMAH & KURANG BAIK KURANGNYA KETELADANAN PARADIGMA & SEBAGIANPARADIGMA & SEBAGIAN NILAI-NILAI YANG DIJADIKANNILAI-NILAI YANG DIJADIKAN ACUAN DALAM BERSIKAP &ACUAN DALAM BERSIKAP & BERPERILAKU MASYARAKATBERPERILAKU MASYARAKAT KELIRUKELIRU PROSES PEMBELAJARAN LEBIH MENEKANKAN PADA ASPEK KOGNITIF & KURANG MEMPERHATIKAN PRAKTIK/PEMBIASAAN TERJADINYA KRISIS MULTIDIMENSIONAL DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN
  • 10.
  • 11.
    11 Dasar Pemikiran Pentingnya PendidikanKarakter Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai: Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 Amandemen: “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdas-kan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang”
  • 12.
    12 Undang-undang nomor 20Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 3: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
  • 13.
    13 1. Undang -Undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN 2005 – 2025 1. Undang - Undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN 2005 – 2025 2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pemb. Nas. Tahun 2010 2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pemb. Nas. Tahun 2010 3. Arahan Presiden RI dalam Sidang Kabinet Terbatas Bidang Kesra tanggal 18 Maret 2010 3. Arahan Presiden RI dalam Sidang Kabinet Terbatas Bidang Kesra tanggal 18 Maret 2010 4. Arahan Presiden RI pada Rapat Kerja Nasional di Tampak Siring, Bali Tanggal 19- 20 April 2010 4. Arahan Presiden RI pada Rapat Kerja Nasional di Tampak Siring, Bali Tanggal 19- 20 April 2010 5. Arahan Presiden RI pada Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara Tanggal 11 Mei 2010 5. Arahan Presiden RI pada Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara Tanggal 11 Mei 2010 Rujukan Penyusunan Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter Rujukan Penyusunan Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter
  • 14.
    14 Apa Tujuan Pendidikan Karakter? MEMBANTUSISWA UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI KEBAJIKAN SEHINGGA TERWUJUD DALAM KEBISAAN BAIK (HATI, PIKIRAN, PERKATAAN, SIKAP, DAN PERBUATAN). MENYIAPKAN SISWA MENJADI WARGA NEGARA (INDONESIA) YANG BAIK. MENGARAHKAN SISWA AGAR MAMPU MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG BAIK, BERGUNA DAN BERMAKNA.
  • 15.
    15 Mengembangkan karakter bangsa agarmampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila • Pengembangkan potensi dasar, agar “berhati baik, berpikiran baik & berperilaku baik”. • Pebaikan thd perilaku yg kurang baik dan penguatan perilaku yg sudah baik. • Penyaring budaya yg kurang sesuai dg nilai-nilai luhur Pancasila. TUJUAN: FUNGSI: Keluarga; satuan pendidikan; masyarakat sipil; masyarakat politik; pemerintah; dunia usaha; media massa. RUANG LINGKUP SASARAN: Tujuan, Fungsi, Ruang Lingkup
  • 16.
    16 Sasaran Pendidikan Karakter SIKAP & PERILAKU IQ EQ SQ MENGAJAR MENDIDIK TRANFORMATION OFVALUES TRANSFER OF KNOWLEDGE TERBENTUKNYA PARADIGMA INTERNALISASI NILAI-NILAI
  • 17.
    17 Karakter Yang Diharapkan (UU RINO 17 TAHUN 2007 TENTANG RPJPN 2005-2025) Tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya, dan berorientasi Ipteks berdasarkan Pancasila dan dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • 18.
    18 Puskur Mengembangkan 4Karakter Minimal, Yang Di Dalamnya Terkandung Nilai-nilai JUJUR (RELIGIUS, ADIL, IKHLAS, BERPIKIR POSITIF) CERDAS (KREATIF, MENGENDALIKAN DIRI, RENDAH HATI, HEMAT) TANGGUH (MANDIRI, PERCAYA DIRI, TANGGUNG JAWAB, DISIPLIN, KERJA KERAS, PANTANG MENYERAH) PEDULI (KASIH SAYANG, TOLERANSI, SANTUN, CINTA DAMAI, KERJASAMA, CINTA TANAH AIR)
  • 19.
    OLAH PIKIR FATHONAH THINKER KECERDASAN INTELEKTUAL Cerdas Kreatif OLAH HATI SIDDIQ BELIEVER KECERDASAN SPIRITUAL Jujur OLAHRAGA (KINESTETIK) AMANAH DOER KECERDASAN SOSIAL Bertanggung jawab Bersih OLAH RASA DAN KARSA TABLIGH NETWORKER KECERDASAN EMOSIONAL Peduli dan Kreatif Pembentukan karakter dalam konteks psikologis
  • 20.
    OLAH HATI OLAH PIKIR OLAH RASA/ KARSA OLAH RAGA jujur, religius, adil,ikhlas, berpikr positif jujur, religius, adil, ikhlas, berpikr positif peduli, kasih sayang, toleransi, santun, cinta damai, kerjasama, cinta tanah air peduli, kasih sayang, toleransi, santun, cinta damai, kerjasama, cinta tanah air tangguh, mandiri, percaya diri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, pantang menyerah tangguh, mandiri, percaya diri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, pantang menyerah cerdas, kreatif, mengendalikan diri, rendah hati, hemat cerdas, kreatif, mengendalikan diri, rendah hati, hemat NILAI-NILAI YANG DIKEMBANGKAN Perilaku Berkarakter 20
  • 21.
    21 KEJUJURAN, RASA TANGGUNG JAWAB, SEMANGATBELAJAR, DISIPLIN DIRI, KEGIGIHAN, APRESIASI TERHADAP KEBHINEKAAN, SEMANGAT BERKONTRIBUSI, DAN OPTIMISME 88 KarakterKarakter yangyang pentingpenting dikembangkan di sekolahdikembangkan di sekolah
  • 22.
    Tabel 1. Nilaidan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Kaarakter Bangsa NILAI DESKRIPSI 1. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. 2. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. 3. Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. 4. Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. 5. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar 22
  • 23.
    6. Kreatif Berpikirdan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. 7. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 8. Demokratis Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. 9. Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. 10. Semangat Kebangsaan Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. 11. Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. 23
  • 24.
    12. Menghargai PrestasiSikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. 13. Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. 14. Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. 15. Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 24
  • 25.
    16. Peduli LingkunganSikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. 17. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. 18. Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa. 25
  • 26.
    26 JUJUR TERBUKA BERANI MENGAMBIL RESIKODAN BERTANGGUNG JAWAB KOMITMEN BERBAGI (SHARING) 5 (Lima) Sikap Dasar5 (Lima) Sikap Dasar KarakterKarakter
  • 27.
    27 4 (Empat) SifatNabi SHIDDIQ (JUJUR) AMANAH (DAPAT DIPERCAYA TANGGUNG JAWAB) FATHONAH (CERDAS) TABLIGH (PEDULI DAN BERBAGI)
  • 28.
    28 Strategi Pembangunan Karakter Bangsa A.Sosialisasi: Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi A. Sosialisasi: Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi B. Pendidikan: Formal (satuan pendidikan), nonformal (kegiatan keagamaan,kursus, pramuka dll.), informal (keluarga, masyarakat, dan tempat kerja), forum pertemuan (kepemudaan) B. Pendidikan: Formal (satuan pendidikan), nonformal (kegiatan keagamaan,kursus, pramuka dll.), informal (keluarga, masyarakat, dan tempat kerja), forum pertemuan (kepemudaan) C. Pemberdayaan: Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, satuan pendidikan, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter C. Pemberdayaan: Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, satuan pendidikan, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter D. Pembudayaan: Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai- nilai kehidupan agar menjadi budaya D. Pembudayaan: Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai- nilai kehidupan agar menjadi budaya E. Kerjasama: Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentinganE. Kerjasama: Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentingan
  • 29.
    29 INTERVENSIINTERVENSI HABITUASIHABITUASI Perilaku Berkarakter MASYA- RAKAT PROSES PEMBUDAYAAN DANPEMBERDAYAAN Agama, Pancasila, UUD 1945, UU No. 20/2003 ttg Sisdiknas Teori Pendidikan, Psikologi, Nilai, Sosial Budaya Pengalaman terbaik (best practices)dan praktik nyata Nilai-nilai Luhur PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya, Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku kepentingan. Strategi Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan KELUARGASATUAN PENDIDIKAN
  • 30.
    30 KEGIATAN KESEHARIAN DI RUMAH DAN MASYARAKAT Integrasike dalam kegiatan Ektrakurikuler : Pramuka, Olahraga, Karya Tulis, Dsb. Integrasi ke dalam KBM pada setiap Mapel Pembiasaan dalam kehidupan keseharian di satuan pendidikan Penerapan pembiasaan kehidupan keseharian di rumah yang sama dengan di satuan pendidikan BUDAYA SEKOLAH: (KEGIATAN/KEHIDUPAN KESEHARIAN DI SATUAN PENDIDIKAN) Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di Satuan Pendidikan
  • 31.
    31 Prinsip-prinsip Pelaksanaan 1. Berkelanjutan; 2.Melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri (ekstra kurikuler), dan budaya sekolah; 3. Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan 4. Proses pendidikan melibatkan peserta didik secara aktif dan menyenangkan; .
  • 32.
    32 Pendekatannya? KETELADANAN KEGIATAN PENUGASAN (PENDAMPINGAN) PEMBIASAAN KO-KREASI (KETERLIBATANAKTIF SISWA) CIRI-CIRINYA:  MELIBATKAN SECARA AKTIF KEPALA SEKOLAH, GURU, SISWA, DAN ORANG TUA  HUBUNGAN SUBYEK-SUBYEK  BELAJAR BERSAMA  PROSES YANG BAIK UNTUK MENJAMIN HASIL YANG BAIK
  • 33.
    33 Strategi Implementasinya? KEGEMBIRAAN BARU,BUKAN BEBAN BARU MULAI DENGAN YANG MUDAH, MURAH DAN MENGEMBIRAKAN MULAI DARI DIRI SENDIRI BERBAGI DAN BERBAGI APRESIASI DAN APRESIASI
  • 34.
    Metodenya? MULTI METODE, TERUTAMAYANG MENYENTUH HATI. KARENA SESUNGGUHNYA PENDIDIKAN KARAKTER ADALAH MENGELOLA HATI. Tahap Pelasanaannya? MENCERAHKAN DAN MENGUATKAN KEYAKINAN MENGEMBANGKAN GAGASAN BERSAMA-SAMA MENYUSUN RENCANA TINDAKAN IMPLEMENTASI RENCANA TINDAKAN MENGAMATI PERUBAHAN
  • 35.
    35 Contoh-contoh Kegiatan MERUMUSKAN DANMEWUJUDKAN CIRI-CIRI KELAS YANG DIBANGGAKAN MEMBANGUN HARAPAN & KOMITMEN SISWA MERUMUSKAN PROFIL MANUSIA BERKARAKTER MENYUSUN DAN MELAKSANAKAN PEDOMAN PERILAKU MENINGKATKAN MINAT BACA MENEMUKENALI KATA-KATA HIKMAH & MEMASANGNYA DI RUANGAN KELAS & TEMPAT-TEMPAT STRATEGIS
  • 36.
    36 STORY TELLING (MENGAMATI& MENGABARKAN KEBAJIKAN) MEMBIASAKAN SIKAP & TINDAKAN BAIK MENGAPRESIASI KEBAIKAN DAN IHKTIAR UNTUK MENJADI LEBIH BAIK TEMA KARAKTER DALAM MAJALAH DINDING MENGEMBANGKAN SUASANA APRESIATIF MENYELENGGARAKAN FESTIVAL KREATIVITAS PESTA OLAHRAGA DAN APRESIASI TERHADAP KARAKTER PEMAIN
  • 37.
    37 MENEMU-KENALI TOKOH IDOLA MEMBANTUPESERTA DIDIK MERUMUSKAN CITA-CITA PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KELOMPOK MINAT DI SEKOLAH MENDORONG PESERTA DIDIK MENINGKATKAN KEBERSIHAN DAN KEASRIAN SEKOLAH MENUMBUHKEMBANGKAN KEPEDULIAN PESERTA DIDIK TERHADAP KORBAN BENCANA/KEMALANGAN
  • 38.
    38 MERAYAKAN HARI BESAR KEAGAMAANDENGAN KEGIATAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN NONTON FILM YANG BERTEMA PENDIDIKAN KARAKTER, SEJARAH, KEBUDAYAAN DAN LINGKUNGAN HIDUP MEMBIASAKAN BEKERJA DALAM KELOMPOK REFLEKSI MELIBATKAN ORANG-TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
  • 39.
    39 Keyakinannya? PADA DASARNYA, ANAKITU BAIK & MEMILIKI POTENSI KEBAJIKAN. POTENSI ITU AKAN TUMBUH DAN BERKEMBANG JIKA DIPUPUK & DIPELIHARA. PEMUPUKAN & PEMELIHARAAN POTENSI ITU AKAN EFEKTIF BILA DILAKUKAN MELALUI: KETELADANAN, PENDIDIKAN, PENDAMPINGAN DAN PEMBIASAAN. JADI KALAU ADA ANAK/PESERTA DIDIK YANG TIDAK BAIK, PASTI ADA YANG SALAH (SOMETHING WRONG)
  • 40.
    40 Keniscayaan KALAU KITA MEMIKIRKANORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN MEMIKIRKAN KITA KALAU KITA MEMBANTU ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN MEMBANTU KITA KALAU KITA BERBUAT BAIK KEPADA ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN BERBUAT BAIK KEPADA KITA
  • 41.
    41 TEKAD KAMI HARI INI HARUSLEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN
  • 42.
    42 TERIMA KASIH ATAS SEGALA PERHATIANDAN KESABARAN DAN MOHON MAAF BILA ADA KEKURANGAN DAN KEKELIRUAN