SlideShare a Scribd company logo
1 of 12
Sikap Negara Islam  Terhadap Demokrasi, Sistem Multi Partai, Wanita, dan Non-Muslim مَوْقِـفُ الدّوْلَةِ الْمُسْلِمَةِ مِنَ الدِيْمُوْقَرَاطِيَّةِ وَالتَعَدُّدِيَّةِ وَالْمَرْأَةِ وَغَيْرِ الْمُسْلِمِيْنَ Presented by Hermansyah, Lc, SPdi.
تَرْشِيْحُ الْمَرْأَةِ لِلْمَجَالِسِ النِّيَابِيَّةِ بَيْنَ اْلإِجَازَةِ وَالْمَنْعِ Pencalonan Wanita  Menjadi Anggota Parlemen  Antara Yang Membolehkan dan Melarang
[object Object],[object Object],[object Object]
[object Object],[object Object],[object Object],[object Object]
[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object]
Bolehka wanita terlibat politik praktis dan menjadi anggota parlemen? Dalam hal ini ada pendapat yang mengatakan bahwa haram dan berdosa besar wanita terlibat didalam politik praktis atau menjadi anggota parlemen, dengan beberapa dalil dan argumentasi sebagai berikut :  I. Dalil Pertama :  Ayat Al Qur-an yang berbunyi : وقرن في بيوتكن  ” Dan hendaknya mereka menetap di rumah-rumah mereka”. (Al Ahzab :  Berdasarkan ayat ini dilarang wanita meninggalkan rumah dan hendaklah mereka menetap di rumah saja, kecuali karena kebutuhan mendesak.
II.  Dalil Kedua : Tindakan Pencegahan (Saddudz Dzaro’i) -Karena wanita yang menjadi aktivis politik praktis akan terjebak kepada ikhtilath (cambur baur dengan lelaki bukan muhrim) khususnya ketika kampanye, bahkan bisa jadi melakukan kholwah (berdua-duaan ditempat sepi dengan yang bukan muhrim). Tentu hal ini menjadi haram. Dan segala yang membawa kepada yang haram, maka hukumnya haram.
[object Object],[object Object],[object Object],[object Object]
[object Object],[object Object]
[object Object]
- Untuk dalil kedua yaitu upaya pencegahan maka dalam hal ini kita sepakat bahwa bahwa tindakan pencegahan itu memang diperlukan, tetapi para ulama menetapkan bahwa berlebihan dalam hal ini sama pula dengan terlalu longgar terhadapnya, sehingga terkadang sampai mengorbankan banyak sekali kemaslahatan, bahkan mungkin lebih besar daripaa kerusakan yang dikhawatirkan. - Karena boleh jadi jika seorang muslimah tidak maju untuk pemilihan, maka suara yang cukup banyak akan jatuh ketangan orang yang tidak komitment dengan agama, padahal seharusnya dia berhadapan langsung dengan mereka yang anti agama itu.
- Sebagian ulama memandang bahwa wanita itu boleh diajarkan membaca tapi tidak perlu tulis menulis, karena aka menjadikan tulisan merupakan sarana-sarana untuk keburukan. - Dalam hal ini maka kita perlu tegaskan bahwa wanita muslimah yang komitment dan ia dicalonkan jadi anggota parlemen, maka hendaklah ia tetapi menjaga interaksinya dengan kaum lelaki dalam batas-batas yang telah digariskan oleh hukum syari’at. Ia tidak boleh berkata manja, berdandang seronok, berduaan dgn bukan muhrim, atau campur baur tanpa batasan. Dan hal ini tentu difahami oleh wanita muslimah yang komitment dengan Islam.

More Related Content

What's hot

Orang orang yang mendustakan agama
Orang orang yang mendustakan agamaOrang orang yang mendustakan agama
Orang orang yang mendustakan agama
Adli Mizan
 
Perzinaan merajalela
Perzinaan merajalelaPerzinaan merajalela
Perzinaan merajalela
Ra Hardianto
 
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
Rizky Faisal
 
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salafBukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
Bagoes Bhaghazkharaa
 

What's hot (20)

Orang orang yang mendustakan agama
Orang orang yang mendustakan agamaOrang orang yang mendustakan agama
Orang orang yang mendustakan agama
 
Agama bab macam macam zina
Agama bab macam macam zinaAgama bab macam macam zina
Agama bab macam macam zina
 
Pembentangan Al-Quran dan Sunnah
Pembentangan Al-Quran dan SunnahPembentangan Al-Quran dan Sunnah
Pembentangan Al-Quran dan Sunnah
 
Murtad : Perbincangan Mengikut Pandangan Ulama Silam dan Ulama Kontemporari
Murtad : Perbincangan Mengikut Pandangan Ulama Silam dan Ulama KontemporariMurtad : Perbincangan Mengikut Pandangan Ulama Silam dan Ulama Kontemporari
Murtad : Perbincangan Mengikut Pandangan Ulama Silam dan Ulama Kontemporari
 
Menghindari perilaku tercela pelajaran 4 p6
Menghindari perilaku tercela pelajaran 4 p6Menghindari perilaku tercela pelajaran 4 p6
Menghindari perilaku tercela pelajaran 4 p6
 
Hak dan kewajiban suami istri dalam masa iddah
Hak dan kewajiban suami istri dalam masa iddahHak dan kewajiban suami istri dalam masa iddah
Hak dan kewajiban suami istri dalam masa iddah
 
Ayat ayat al-quran tentang toleransi
Ayat ayat al-quran tentang toleransiAyat ayat al-quran tentang toleransi
Ayat ayat al-quran tentang toleransi
 
Menebarkan perdamaian dan menghindari kekerasan
Menebarkan perdamaian dan menghindari kekerasanMenebarkan perdamaian dan menghindari kekerasan
Menebarkan perdamaian dan menghindari kekerasan
 
Hukum bertepuk tangan
Hukum bertepuk tanganHukum bertepuk tangan
Hukum bertepuk tangan
 
Mnjmn knflk
Mnjmn knflkMnjmn knflk
Mnjmn knflk
 
Suap yang-dibolehkan-agama
Suap yang-dibolehkan-agamaSuap yang-dibolehkan-agama
Suap yang-dibolehkan-agama
 
Perzinaan merajalela
Perzinaan merajalelaPerzinaan merajalela
Perzinaan merajalela
 
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
Mengkritik pemimpin secara terbuka, bolehkah
 
Valentine Day - memahami mengikut pemahaman islam
Valentine Day - memahami mengikut pemahaman islamValentine Day - memahami mengikut pemahaman islam
Valentine Day - memahami mengikut pemahaman islam
 
Tetap istiqamah
Tetap istiqamahTetap istiqamah
Tetap istiqamah
 
A163200 amalan terbaik dalam pembangunan sosial
A163200 amalan terbaik dalam pembangunan sosialA163200 amalan terbaik dalam pembangunan sosial
A163200 amalan terbaik dalam pembangunan sosial
 
Tahlilan madzhab syafii
Tahlilan madzhab syafiiTahlilan madzhab syafii
Tahlilan madzhab syafii
 
57866 kontrol diri (1)
57866 kontrol diri (1)57866 kontrol diri (1)
57866 kontrol diri (1)
 
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salafBukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
Bukti adanya tradisi tahlilan sejak zaman salaf
 
Asbabun nuzul
Asbabun nuzul Asbabun nuzul
Asbabun nuzul
 

Similar to Pencalonan Wanita

31 buletin rabithah-30-april2010-slide
31 buletin rabithah-30-april2010-slide31 buletin rabithah-30-april2010-slide
31 buletin rabithah-30-april2010-slide
imuska
 
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islam
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islamWanita dan kepemimpinan politik dalam islam
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islam
Andi Mutmainnah Salam
 
Makalah Agama
Makalah AgamaMakalah Agama
Makalah Agama
Dwi Anita
 
Emansipasi wanita(new)
Emansipasi wanita(new)Emansipasi wanita(new)
Emansipasi wanita(new)
Fajar Hidayat
 
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarahHak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
Apip Masykur
 
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarahHak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
Mustakim S.Pd
 

Similar to Pencalonan Wanita (20)

Kedudukan wanita
Kedudukan wanitaKedudukan wanita
Kedudukan wanita
 
31 buletin rabithah-30-april2010-slide
31 buletin rabithah-30-april2010-slide31 buletin rabithah-30-april2010-slide
31 buletin rabithah-30-april2010-slide
 
Islam, Perempuan, dan Feminisme
Islam, Perempuan, dan FeminismeIslam, Perempuan, dan Feminisme
Islam, Perempuan, dan Feminisme
 
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islam
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islamWanita dan kepemimpinan politik dalam islam
Wanita dan kepemimpinan politik dalam islam
 
Makalah Agama
Makalah AgamaMakalah Agama
Makalah Agama
 
Emansipasi wanita(new)
Emansipasi wanita(new)Emansipasi wanita(new)
Emansipasi wanita(new)
 
Korelasi feminisme terhadap krisis moral wanita era milenial
Korelasi feminisme terhadap krisis moral wanita era milenialKorelasi feminisme terhadap krisis moral wanita era milenial
Korelasi feminisme terhadap krisis moral wanita era milenial
 
Emansipasi wanita dalam islam
Emansipasi wanita dalam islamEmansipasi wanita dalam islam
Emansipasi wanita dalam islam
 
GERAKAN FEMINISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF FATIMAH MERNISSI
GERAKAN FEMINISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF FATIMAH MERNISSIGERAKAN FEMINISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF FATIMAH MERNISSI
GERAKAN FEMINISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF FATIMAH MERNISSI
 
Wanita & islam
Wanita & islamWanita & islam
Wanita & islam
 
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarahHak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
Hak hak wanita_ sebuah_tinjauan_sejarah
 
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarahHak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
Hak hak wanita-sebuah tinjauan sejarah
 
Makalah Islam, Perempuan, dan Feminisme
Makalah Islam, Perempuan, dan FeminismeMakalah Islam, Perempuan, dan Feminisme
Makalah Islam, Perempuan, dan Feminisme
 
Pandangan islam tentang nikah beda agama
Pandangan islam tentang nikah beda agamaPandangan islam tentang nikah beda agama
Pandangan islam tentang nikah beda agama
 
Kartini Tanpa Konde
Kartini Tanpa KondeKartini Tanpa Konde
Kartini Tanpa Konde
 
Makalah khitan adat muna
Makalah  khitan adat munaMakalah  khitan adat muna
Makalah khitan adat muna
 
Makalah khitan adat muna
Makalah  khitan adat munaMakalah  khitan adat muna
Makalah khitan adat muna
 
Makalah katoba adat muna
Makalah  katoba  adat munaMakalah  katoba  adat muna
Makalah katoba adat muna
 
Makalah katoba adat muna
Makalah  katoba  adat munaMakalah  katoba  adat muna
Makalah katoba adat muna
 
Makalah katoba adat muna
Makalah  katoba  adat munaMakalah  katoba  adat muna
Makalah katoba adat muna
 

More from atiyu (19)

Tasawuf 3
Tasawuf 3Tasawuf 3
Tasawuf 3
 
Tasawuf 2
Tasawuf 2Tasawuf 2
Tasawuf 2
 
Tasawuf
TasawufTasawuf
Tasawuf
 
Uzlah Pentingkah
Uzlah PentingkahUzlah Pentingkah
Uzlah Pentingkah
 
Menata Hati Menggapai Ridla Ilahi
Menata Hati Menggapai Ridla IlahiMenata Hati Menggapai Ridla Ilahi
Menata Hati Menggapai Ridla Ilahi
 
Mujahadah Fi Thulabil Ilmi
Mujahadah Fi Thulabil IlmiMujahadah Fi Thulabil Ilmi
Mujahadah Fi Thulabil Ilmi
 
Pengantar Fiqih Siyasah
Pengantar Fiqih SiyasahPengantar Fiqih Siyasah
Pengantar Fiqih Siyasah
 
Manajemen Diri Shl
Manajemen Diri ShlManajemen Diri Shl
Manajemen Diri Shl
 
mother
mothermother
mother
 
الخصائص العامة
الخصائص العامةالخصائص العامة
الخصائص العامة
 
Whenever I Love Someone
Whenever I Love SomeoneWhenever I Love Someone
Whenever I Love Someone
 
Lilin harapan
Lilin harapanLilin harapan
Lilin harapan
 
Hadist Arba'in
Hadist Arba'in Hadist Arba'in
Hadist Arba'in
 
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) FixedAsy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
 
Kupu
KupuKupu
Kupu
 
Sahabat
SahabatSahabat
Sahabat
 
Akhlak Etika Bekerja
Akhlak Etika BekerjaAkhlak Etika Bekerja
Akhlak Etika Bekerja
 
Kura dan Kancil
Kura dan KancilKura dan Kancil
Kura dan Kancil
 
10 Wasiat hasan al banna
10 Wasiat hasan al banna10 Wasiat hasan al banna
10 Wasiat hasan al banna
 

Pencalonan Wanita

  • 1. Sikap Negara Islam Terhadap Demokrasi, Sistem Multi Partai, Wanita, dan Non-Muslim مَوْقِـفُ الدّوْلَةِ الْمُسْلِمَةِ مِنَ الدِيْمُوْقَرَاطِيَّةِ وَالتَعَدُّدِيَّةِ وَالْمَرْأَةِ وَغَيْرِ الْمُسْلِمِيْنَ Presented by Hermansyah, Lc, SPdi.
  • 2. تَرْشِيْحُ الْمَرْأَةِ لِلْمَجَالِسِ النِّيَابِيَّةِ بَيْنَ اْلإِجَازَةِ وَالْمَنْعِ Pencalonan Wanita Menjadi Anggota Parlemen Antara Yang Membolehkan dan Melarang
  • 3.
  • 4.
  • 5.
  • 6. Bolehka wanita terlibat politik praktis dan menjadi anggota parlemen? Dalam hal ini ada pendapat yang mengatakan bahwa haram dan berdosa besar wanita terlibat didalam politik praktis atau menjadi anggota parlemen, dengan beberapa dalil dan argumentasi sebagai berikut : I. Dalil Pertama : Ayat Al Qur-an yang berbunyi : وقرن في بيوتكن ” Dan hendaknya mereka menetap di rumah-rumah mereka”. (Al Ahzab : Berdasarkan ayat ini dilarang wanita meninggalkan rumah dan hendaklah mereka menetap di rumah saja, kecuali karena kebutuhan mendesak.
  • 7. II. Dalil Kedua : Tindakan Pencegahan (Saddudz Dzaro’i) -Karena wanita yang menjadi aktivis politik praktis akan terjebak kepada ikhtilath (cambur baur dengan lelaki bukan muhrim) khususnya ketika kampanye, bahkan bisa jadi melakukan kholwah (berdua-duaan ditempat sepi dengan yang bukan muhrim). Tentu hal ini menjadi haram. Dan segala yang membawa kepada yang haram, maka hukumnya haram.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11. - Untuk dalil kedua yaitu upaya pencegahan maka dalam hal ini kita sepakat bahwa bahwa tindakan pencegahan itu memang diperlukan, tetapi para ulama menetapkan bahwa berlebihan dalam hal ini sama pula dengan terlalu longgar terhadapnya, sehingga terkadang sampai mengorbankan banyak sekali kemaslahatan, bahkan mungkin lebih besar daripaa kerusakan yang dikhawatirkan. - Karena boleh jadi jika seorang muslimah tidak maju untuk pemilihan, maka suara yang cukup banyak akan jatuh ketangan orang yang tidak komitment dengan agama, padahal seharusnya dia berhadapan langsung dengan mereka yang anti agama itu.
  • 12. - Sebagian ulama memandang bahwa wanita itu boleh diajarkan membaca tapi tidak perlu tulis menulis, karena aka menjadikan tulisan merupakan sarana-sarana untuk keburukan. - Dalam hal ini maka kita perlu tegaskan bahwa wanita muslimah yang komitment dan ia dicalonkan jadi anggota parlemen, maka hendaklah ia tetapi menjaga interaksinya dengan kaum lelaki dalam batas-batas yang telah digariskan oleh hukum syari’at. Ia tidak boleh berkata manja, berdandang seronok, berduaan dgn bukan muhrim, atau campur baur tanpa batasan. Dan hal ini tentu difahami oleh wanita muslimah yang komitment dengan Islam.