27/09/2014 
1
!#$#%% '$$($)$ 
*'+,%$ - $)*$($ $'+*$./ 
!!$ 
1. Pekerjaan; 
2. Jasa; 
3. Kegiatan 
yang dilakukan orang pribadi 
SPDN SPLN 
PPh Pasal 21 PPh Pasal 26
27/09/2014 
2 

  
• pemberi kerja yang terdiri dari: 
a. orang pribadi dan badan; 
b. cabang, perwakilan atau unit, dalam hal yang 
melakukan sebagian atau seluruh administrasi yang 
terkait dengan pembayaran gaji, upah, honorarium, 
tunjangan, dan pembayaran lain adalah cabang, 
perwakilan atau unit tersebut. 
• bendahara atau pemegang kas pemerintah 
• dana pensiun, badan penyelenggara Jaminan Sosial 
Tenaga Kerja dan badan-badan lain 
• orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau 
pekerjaan bebas serta badan yang melakukan 
pembayaran sehubungan dengan penyerahan jasa 
• Penyelenggara kegiatan 

!	
 
  
• Kantor perwakilan negara asing 
• Organisasi-organisasi internasional yang ditetapkan 
Menteri Keuangan 
• Pemberi kerja orang pribadi yang tidak melakukan 
kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang semata-mata 
memperkerjakan orang pribadi untuk melakukan 
pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan bukan dalam 
rangka melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan 
bebas
27/09/2014 
3 


 
  
• pegawai; 
• penerima uang pesangon, pensiun atau uang manfaat 
pensiun, THT, JHT, termasuk ahli warisnya; 
• bukan pegawai; 
• anggota dewan komisaris/pengawas yang tidak 
merangkap sebagai pegawai; 
• mantan pegawai; 
• peserta kegiatan: 
– Peserta perlombaan 
– Peserta rapat, konferensi, sidang, pertemuan, 
kunjungan kerja 
– Peserta/anggota kepanitiaan 
– Peserta pendidikan, pelatihan dan magang 
– Peserta kegiatan lainnya 


  
•
#
•
$ 	 
•
%
%	
	%	 
	


	%
#
#		 
•
#
•
# 
•
•
#
#
#
•
# 
•
#' 
	( 
)	(

P ph pasal 21

  • 1.
  • 2.
    !#$#%% '$$($)$ *'+,%$- $)*$($ $'+*$./ !!$ 1. Pekerjaan; 2. Jasa; 3. Kegiatan yang dilakukan orang pribadi SPDN SPLN PPh Pasal 21 PPh Pasal 26
  • 3.
    27/09/2014 2 • pemberi kerja yang terdiri dari: a. orang pribadi dan badan; b. cabang, perwakilan atau unit, dalam hal yang melakukan sebagian atau seluruh administrasi yang terkait dengan pembayaran gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain adalah cabang, perwakilan atau unit tersebut. • bendahara atau pemegang kas pemerintah • dana pensiun, badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan badan-badan lain • orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas serta badan yang melakukan pembayaran sehubungan dengan penyerahan jasa • Penyelenggara kegiatan ! • Kantor perwakilan negara asing • Organisasi-organisasi internasional yang ditetapkan Menteri Keuangan • Pemberi kerja orang pribadi yang tidak melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang semata-mata memperkerjakan orang pribadi untuk melakukan pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan bukan dalam rangka melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas
  • 4.
    27/09/2014 3 • pegawai; • penerima uang pesangon, pensiun atau uang manfaat pensiun, THT, JHT, termasuk ahli warisnya; • bukan pegawai; • anggota dewan komisaris/pengawas yang tidak merangkap sebagai pegawai; • mantan pegawai; • peserta kegiatan: – Peserta perlombaan – Peserta rapat, konferensi, sidang, pertemuan, kunjungan kerja – Peserta/anggota kepanitiaan – Peserta pendidikan, pelatihan dan magang – Peserta kegiatan lainnya •
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
  • 12.
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    27/09/2014 4 PenghitunganBesarnya Penghasilan Uang rupiah Uang asing Natura/kenikmatan a sesuai dengan yang diterima/diperoleh Kurs Menteri Keuangan Harga Pasar • Pembayaran manfaat atau santunan asuransi kesehatan, kecelakaan, jiwa, dwiguna dan bea siswa • Natura/kenikmatan dari Wajib Pajak atau Pemerintah • Iuran pensiun kepada dana pensiun yang telah disahkan Menkeu, iuran THT/JHT yang dibayar pemberi kerja • Zakat/sumbangan wajib keagamaan dari badan/lembaga yang dibentuk/disahkan pemerintah • Bea siswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) huruf l UU PPh
  • 23.
  • 24.
    ! Setiap MasaPajak, ( kecuali Masa Pajak terakhir Masa Pajak terakhir Perkiraan Penghasilan Neto yang akan diterima selama setahun, Penghasilan teratur sebulan dikali 12 Selisih antara PPh yang terutang atas seluruh penghasilan kena pajak selama setahun dengan PPh yang telah dipotong masa-masa sebelumnya * ! Disetahunkan Tidak Disetahunkan 1. WP OP DN meninggal dunia atau meninggalkan Indonesia selamanya; 2. Orang asing mulai bekerja di Indonesia pada tahun berjalan untuk jangka waktu lebih dari 6 bulan; 3. Karyawan pindah cabang 1. WP OP DN mulai bekerja pada tahun berjalan; 2. WP OP DN pindah kerja ke pemberi kerja yang lain
  • 25.
    27/09/2014 6 Pegawai tetap Gaji, Tunjangan, Premi Asuransi Dibayar Pemberi Kerja Penerima pensiun Uang Pensiun Berkala Dikurangi dengan 1. Biaya jabatan, 5% dari pengh. Bruto maks. Rp6.000.000 per tahun atau Rp500.000 per bulan 2. Iuran pensiun, THT/JHT yang dibayar sendiri Dikurangi dengan !##### !#####
  • 26.
    Penghasilan Neto (setahun/disetahunkan) Dikurangi PTKP Penghasilan Kena Pajak Dikenakan Tarif Pasal 17 ( * *' Rp24.300.000,- Untuk diri Wajib Pajak Rp2.025.000,- Rp2.025.000,- Tambahan utk WP Kawin Tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya maksimal 3 orang penerapan PTKP ditentukan oleh keadaan pada awal tahun kalender atau awal bulan dari bagian tahun kalender
  • 27.
    27/09/2014 7 Kawin Hanya untuk diri sendiri Tidak Kawin 1. Diri sendiri; 2. Tanggungan maks 3. # Kawin Suami tidak berpenghasilan 1. Diri sendiri; 2. Status kawin; 3. Tanggungan maks 3. menunjukkan ket. tertulis dari pemerintah daerah setempat serendah-rendahnya kecamatan bahwa suami tidak menerima/ memperoleh penghasilan Sampai dengan Rp 50 juta Diatas Rp 50 juta s.d. Rp 250 juta Diatas Rp 250 juta s.d. Rp 500 juta Di atas Rp 500 juta Sesuai Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh +
  • 28.
  • 29.
  • 30.
  • 31.
  • 32.
    -###### $ %$ ' .!##### /!##### 0 ) ) !##### ) $
  • 33.
  • 34.
    $ 0 0, !12 )
  • 35.
  • 36.
    ) 0, 1- !1 ) 1!
  • 37.
  • 38.
  • 39.
  • 40.
    berkesinambungan ( ! # Berkesinambungan Exc. Pasal 13 ayat (1) Tidak berkesinambungan (50 % x Ph Bruto) - PTKP sebulan, Dihitung secara kumulatif (50 % x Ph Bruto) Dihitung secara kumulatif (50 % x Ph Bruto)
  • 41.
  • 42.
  • 43.
  • 44.
  • 45.
  • 46.
  • 47.
  • 48.
    Dewan Komisaris/ Pengawasnon Pegawai tetap Mantan Pegawai Peserta program Pensiun yang masih Berstatus pegawai honorarium atau imbalan yang bersifat tidak teratur jasa produksi, tantiem, gratifikasi, bonus atau imbalan lain yang bersifat tidak teratur penarikan dana pensiun ( Tarif Pasal 17 UU PPh Penghasilan Bruto
  • 50.
    27/09/2014 10 56**7 $* 56**7 $08 !## 7$ $08:/!#! - 0' 5 *9* 5084 0 5 57 *($ 6* 07)*5 57 *($ 6* 5 7$ * 050* 07)*050* 5084 0 $9* * '* 7* $084 0 :#;
  • 51.
  • 52.
  • 53.
  • 54.
    , 55 0*567*0* $08:/- 0 8(7* 7(* 0* 56**7 5 * 7* )*5 8%56**7 -). PPh Pasal 21 sebesar 120% lebih tinggi daripada PPh Pasal 21 yang seharusnya (20% lebih tinggi) Setelah pemotongan PPh Pasal 21 bulan Desember sebelum pemotongan PPh Pasal 21 bulan Desember Ber-NPWP Diperhitungkan oleh pemotong dengan PPh Pasal 21 bulan-bulan selanjutnya merupakan kredit pajak dalam SPT Tahunan PPh Tidak berlaku untuk PPh Pasal 21 yang bersifat final
  • 55.
    27/09/2014 11 1. Uang Pesangon 2. Uang Manfaat Pensiun 3. THT/JHT yang dibayarkan sekaligus Penghasilan bersumber dari APBN/D yang diterima oleh Pejabat Negara, PNS, Anggota, TNI/Polri, dan Pensiunannya PP 68 Tahun 2010 PP 80 Tahun 2010 + ( / ! *
  • 56.
  • 57.
    27/09/2014 12 0 Penerima penghasilan Pemotong akhir bulan dilaku-kannya pembayaran atau akhir bulan terutangnya penghasilan Saat dilakukannya pembayaran atau saat terutangnya penghasilan # • Wajib Mendaftarkan Diri ke KPP • Wajib menghitung, memotong, menyetorkan dan melaporkan PPh Pasal 21 dan Pasal 26 yang terutang untuk setiap bulan kalender. • PPh Pasal 21/26 yang dipotong wajib disetor ke Kantor Pos atau Bank paling lama 10 hari setelah Masa Pajak berakhir. • Pemotong Pajak wajib lapor sekalipun nihil, paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir. • Wajib Membuat Catatan atau Kertas Kerja Perhitungan PPh Ps. 21/26 Untuk Setiap Masa Pajak • Wajib Menyimpan Catatan atau Kertas Kerja Sesuai Ketentuan • Wajib Membuat Bukti Potong dan Memberikannya Kepada Penerima Penghasilan
  • 58.
    27/09/2014 13 ! • Untuk pegawai tetap/penerima pensiun berkala: – dibuat sekali setahun (Form 1721 A1/A2) – diberikan paling lama 1 bulan setelah akhir tahun atau pegawai berhenti • Untuk selain pegawai tetap/penerima pensiun berkala: – Dibuat setiap kali ada pemotongan – Jika dalam satu bulan 1 kali pembayaran maka bukti potong dapat dibuat sekali dalam satu bulan • Bukti Potong PPh Pasal 21 Tidak wajib dilampirkan dalam SPT Masa PPh Pasal 21 # • Wajib Mendaftarkan Diri ke KPP • Pegawai, Penerima Pensiun Berkala, dan Bukan Pegawai tertentu Wajib Membuat Surat Pernyataan Yang Berisi Jumlah Tanggungan Keluarga Pada Awal Tahun Kalender Atau Pada Saat Menjadi Subjek Pajak Dalam Negeri • Wajib Menyerahkan Surat Pernyataan Tanggungan Keluarga kpd Pemotong Pajak Pada Saat Mulai Bekerja Atau Mulai Pensiun • Wajib Membuat Surat Pernyataan Baru Dalam Hal Terjadi Perubahan Tanggungan Keluarga Paling Lambat Sebelum Mulai Tahun Kalender Berikutnya
  • 59.
  • 60.
  • 61.
  • 62.
  • 63.
    ' %
  • 64.
    ''% ' % !
  • 65.
    ''% 4 '' * 5' 6
  • 66.
  • 68.
  • 69.
  • 70.
  • 71.
  • 72.
  • 73.
  • 74.
  • 75.
  • 76.
  • 77.
  • 78.
  • 79.
  • 80.
  • 81.
  • 82.
  • 83.
  • 84.
  • 85.
  • 87.
  • 88.
  • 89.
  • 91.
  • 92.
  • 93.
  • 94.
  • 95.
  • 96.
  • 97.
  • 98.
  • 99.
  • 100.
  • 101.
  • 102.
  • 103.
  • 104.
  • 105.
  • 106.
  • 107.
  • 108.
  • 109.
  • 110.
  • 111.
  • 112.
  • 113.
  • 114.
  • 115.
  • 116.
  • 117.
  • 119.
  • 120.
  • 121.
  • 122.
  • 123.
  • 124.
  • 125.
  • 126.
  • 127.
  • 128.
  • 129.
  • 130.
  • 131.
  • 132.
  • 133.
  • 134.
  • 135.
  • 136.
  • 137.
  • 138.
  • 139.
  • 140.
  • 141.
  • 143.
  • 144.
    27/09/2014 16 1 + @ )0 A *
  • 145.
    * +@
  • 146.
  • 147.
  • 148.
    ' 8 * Kantor Imigrasi Medan membayar honor tim kepada Rifki Zain sebesar Rp.1.200.000,00. Mendapatkan rapel kenaikan gaji pada bulan Juli 2013 karena kenaikan gaji berkala sehingga gaji Rifki Zain menjadi Rp.2.906.200,00. Pada Bulan Agustus 2013 ditugaskan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dengan memperoleh tunjangan jabatan Rp.3.000.000,00 per bulan dan dari Kantor Imigrasi Medan hanya mendapatkan gaji dan tunjangan selain tunjangan jabatan.
  • 149.
    ! #$ $%$ #$ %$ #$ $%%% '
  • 150.
    #$ $$% '#$ ($ #$ $ #$ ) '
  • 151.
    #$ ($$% #$ * ' + ($$%, #$ $- (. + $$%, #$ $% ($%% #$
  • 152.
  • 153.
    * +$-$ (($$((- /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 154.
    /0/2 #$ $-$((- / #$ $-$ %$% (%$-(
  • 155.
  • 156.
  • 157.
    , $$ + , %$ 0
  • 158.
  • 159.
  • 160.
    ! #$ $%$ #$ %$ #$ $%%% '
  • 161.
    #$ $$% '#$ ($ #$ $ #$ ) '
  • 162.
  • 163.
    + ($$% ,(%$$-8- '
  • 164.
    / - +8$- , ($- '
  • 165.
  • 166.
    #$ (%$8$- * ' + (%$8$-, #$ $(($ (. + %$-$-8-, #$ $%$%-- #$ ($%$8%
  • 167.
    * (($-$% /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 168.
    /0/2 #$ $$% / #$ $$
  • 169.
  • 170.
  • 171.
  • 172.
  • 173.
  • 174.
  • 175.
  • 176.
  • 177.
    + , ! #$ $8-$ #$ 8$- #$ -$(% '
  • 178.
    #$ $$-% '9#$ #$ $ #$ ) '
  • 179.
    #$ $%$-% #$ * ' + $%$-%, #$ 8$ (. + $$-%, #$ $ -$( #$
  • 180.
  • 181.
    * +$(-$(( %$8%$- /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 182.
    /0/2 #$ -$%$- / #$ -$%$ $8 $ ( (
  • 183.
  • 184.
  • 185.
  • 186.
  • 187.
  • 188.
  • 189.
    (-$-$%- * ' + (-$-$%-, #$ $%$%( (. + 8$-$%-, #$ $%%%$((8 ($$8 #$
  • 190.
    * ($(8$- /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 191.
    /0/2 #$ $(8$- / #$ $(8$ $(
  • 192.
  • 193.
    - . /0 1.0 2 .3 0 !)
  • 194.
    4 / . 02 1 (%$ (
  • 195.
  • 196.
    27/09/2014 19 PenghitunganPPh Pasal 21 Masa Agustus s.d. November di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dilakukan dengan cara: a. Menghitung PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima dari Kantor Imigrasi Medan (sebagaimana slide sebelumnya) b. Menghitung PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima dari Kantor Imigrasi Medan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara c. PPh Pasal 21 yang terutang atas tunjangan jabatan yang dibayarkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara adalah PPh Pasal 21 pada huruf b dikurangi PPh Pasal 21 pada huruf a ( !)
  • 197.
  • 198.
  • 199.
  • 200.
    ! #$ $8-$ #$ 8$- #$ -$(% '
  • 201.
    #$ $$-% '#$ #$ $ #$ ) '
  • 202.
  • 203.
  • 204.
    -$%$-% #$ * ' + -$%$-%, #$ 8$ (. + $$-%, #$ $ (%-$( #$
  • 205.
  • 206.
    * +-$8-$(( $%$- /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 207.
    /0/2 #$ ($%$- / #$ ($%$ $$8 -8$% !
  • 208.
  • 209.
  • 210.
  • 211.
  • 212.
  • 213.
  • 214.
  • 215.
    -$-$%- * ' + -$-$%-, #$ $%%$%( (. + 8$-$%-, #$ $%%%$((8 ($8$8 #$
  • 216.
    * -$88$- /0/12 ) 34 ($$ ) 54/6 $$ ) 02 -$$ #$ $($
  • 217.
    /0/2 #$ ($88$- / #$ ($88$ $8$8 !
  • 218.
  • 219.
  • 220.
    - . /0 1.0 2 .3 0 !)
  • 221.
    4 / . 02 1 (
  • 222.
    . 0 5 + !), 4 / 4 0 2 0. $$( (
  • 223.
  • 224.
  • 225.
    * ! BB ) 3 4 5
  • 226.