Dokumen ini membahas berbagai teori mengenai pembentukan negara, kekuasaan, dan legitimasi dalam konteks pemerintahan. Peristiwa Tanjung Priok di tahun 1984 menjadi contoh pelanggaran hak asasi manusia di bawah pemerintahan orde baru yang otoriter, yang berusaha memaksakan kepatuhan rakyat melalui kekerasan dan kontrol informasi. Beberapa teori muncul seperti perjanjian masyarakat, pengalihan hak, dan ketuhanan, yang menjelaskan legitimasi dan kedaulatan dalam struktur pemerintahan.