APA ITU
QCC??
Ide Dasar QCC
— Menyumbang kepada perbaikan dan pengembangan perusahaan
— Menghormati umat manusia dalam membangun suatu tempat kerja yang
cerah dan bahagia yang cukup berarti untuk bekerja di dalamnya
— Sepenuhnya memperlihatkan kemampuan manusia dan akhirnya
menggambarkan adanya kemungkinanyang tak terbatas
Sasaran Program QCC
 — Pengembangan Diri
 — Pengembangan Bersama
 — Perbaikan Mutu
 — Perbaikan Komunikasi dan Sikap
 — Pengembangan Tim dan produktivitas Kerja
 — Mengurangi Keluhan dan Absensi
 — Memperbaiki Kedisiplinan dan Partisipasi
Positif Karyawan
 — Mengingkatkan Loyalitas dan Kepuasan
Karyawan
 — Memperkuat Kerja sama semua tingkatan
dalam Perusahaan
 — Meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja
Kriteria Sasaran QCC
 — Latihan pemimpin kelompok menjadi salah satu faktor
penentu bagi keberhasilan kegiatan QCC
 — Latihan diberikan secara bertahap, mula-mula diajarkan
teknik-teknik yg paling dasar, sampai kelompoknya menjadi
mantap. Latihan lanjutan diberikan untuk teknik-teknik yg
lebih kompleks
 — Latihan yg selalu diperbaharui akan memberikan dasar
agar kelompok tetap bersemangat.
 — Pengenalan persoalan dapat dilaksanakan oleh siapa
saja dalam perusahaan dan mungkin merupakan hasil data
keluhan konsumen, informasi manajemen. Umpan balik
pengendalian mutu, teknik, atau perencana produksi
 — Seleksi persoalan. Untuk melibatkan setiap orang, harus
dipilih persoalan yg menjadi perhatian setiap orang, yg
berhubungan dengan gejala-gejala yg dilihat setiap orang.
Ciri Organisasi QCC
 · Melaksanakan Pemecahan
masalah
 · Pengajuan pemecahan
masalah secara sistematis
kepada atasan
 · Mengenali dan menganalisis
masalah
 · Melakukan pertemuan rutin
 · Terlibat dalam pekerjaan yang
sama
Mekanisme Kerja Organisasi
QCC
 Plan : Membuat rencana kerja yang baik sebelum
memulai bekerja
 Do : Mengerjakan sesuai dengan rencana yang
sudah ditetapkan
 Action : Mengambil tindakan perbaikan atau
penyesuaian atas penyimpangan kerja
 Check : Memeriksa hasil kerja apakah sudah
sesuai dengan rencana yang ditetapkan

 Sistem ini terkenal dengan istilah : PDAC ( Plan –
Do – Action – Check )
Kendala – Kendala QCC
 · Sikap meremehkan  saling menghargai
 · Terhadap anggota lain adalah :
 - acuh tak acuh pada anggota orang lain
 - sering memotong pembicaraan orang lain
 - menggurui atau mendominasi
 - tidak menghadiri atau absen

 · Terhadap dirinya sendiri adalah :
 - Takut berbicara
 - Takut salah
 - Takut berperan aktif
 - Takut mengeluarkan pendapat
 - Lebih senang mengamankan diri
 - Banyak berasumsi  pakai data untuk menentukan
PDCA= Plan Do Check Action
 Rencana
PDCA= Plan Do Check Action
Bagaimana memulai
QCC??
Yang Pertama kali dilakukan adalah membentuk TIM QCC di lingkungan
kerja Masing-Masing.
Dan segera daftarkan tim ke koordinator QCC – JMR
Step ( Langkah ) Dan Tool ( Alat ) dalam Proses QCC
Step 1 Menentukan Tema
Step 2 Menentukan penyebab
Step 3 Menentukan penyebab Utama
Step 4 Merencanakan Tindakan perbaikan
Step 5 Melaksanakan tindakan perbaikan
Step 6 Memeriksa hasil perbaikan
Step 7 Standarisasi hasil perbaikan
Step 8 Rencanakan tindakan selanjutnya
Sedangkan alat Bantu dalam QCC
adalah
- Check sheet
- Stratifikasi
- Diagram Pareto
- Diagram Sebab Akibat (FISH BONE)
- Grafik dan Bagan Pengendalian
- Diagram Pencar ( Scatter Diagram )
- Histogram
Bagaimana memulai QCC??
Step 1 Menentukan Tema
Munculnya TEMA adalah dari masalah pekerjaan
sehari-hari. Seperti:
1. Produksi :
- kondisi settingan alat yang selalu berubah
- Adanya gula beku pada line pipa
- Terjadi overspec. Hasil dari produksi
- Bagaimana menaikan produksi dengan efektif
2. Maintenance, Engineering & Utility
- Menghilangkan debu Gula pada alat
- Mempercepat pekerjaan PM
- Mengurangi break down equipment
3. Project
- Meningkatkan pekerjaan project yang hampir sama
(standarisasi design)
Masalah pekerjaan dipilih  TEMA
How to Improve  bagaimana meningkatkan
…………
How to increase  bagamana menaikan ………….
How to reduce  bagaimana mengurangi…………..
How to saving  bagaimana menghemat………..
How to Optimise  bagaimana mengoptimalkan……
Step 1 Menentukan Tema
Step 1 Menentukan Tema
 TIPS : Kumpulkan/catat semua
masalah masalah dan tentukan
TEMA-nya
 Cek dengan SMART  QCDSM 
PARETO
Step 1 Menentukan Tema
 QCDSM(Quality, cost, delivery, safety,
morale)
 Quality : Kualitas meningkat,
 Cost: Ongkos/biaya menurun,
 Delivery :lebih cepat,
 Safety: lebih aman,
 Morale: lebih nyaman
Step 1 Menentukan Tema
 PARETO (Skala prioritas)
 dari sekian banyak TEMA yang
Muncul tentukan TEMA mana yang
Paling prioritas dari semua TEMA
PARETO (Skala prioritas)
 Contoh diagram pareto
Step 1 Menentukan Tema
 Hasil dari hasil pareto didapatkan SATU
TEMA yang dipilih
TIPS: Pemilihan TEMA dapat dari pekerjaan sehari-hari atau data
laporan, cek dengan MUDA (apakah ada yang sia-sia), MURA
( apakah ada yang tidak teratur), MURI (apakah ada yang
terlalu sulit)
Step 1 Menentukan Tema
 Dalam menentukan TEMA bisa digunakan
cara lainnya seperti mengamati data –data
dari hasil produksi, data kerusakan alat,
data penggunaan spare part, data
kehadiran, data waktu setting, data waktu
perbaikan dll.
 Dari data tsb diamati menggunakan
diagram scatter atau diagram histogram
mana yang lebih dominan dan pemilihan
TEMA didasarkan pada hasil pengamatan
tsb
Step 1 Menentukan Tema
 Contoh diagram Histogram dan
scatter
Step 2 Menentukan penyebab
 Setelah kita menentukan masalah yang akan
dijadikan TEMA selanjutnya kita analisa masalah tsb
dengan diagram tulang ikan:
 Kumpulkan masalah masukan ke  tulang ikan
 TIPS: untuk menghindari asumsi, gunakan data
dalam menentukan masalah/akar masalah (Log book,
data produksi, data kerusakan, data PM, data spare
part, daily report, dll)
Step 2 Menentukan penyebab
 Contoh diagram tulang ikan
Step 2 Menentukan penyebab
 Hasil dari analisa penyebab pada diagram tulang
ikan akan didapatkan akar masalahnya
 Setiap akar masalah diselesaikan
 Lalu masukan setiap masalah pada tulang ikan dan
tentukan akar masalahnya
 TIPS: untuk menghindari asumsi, gunakan data
dalam menentukan masalah/akar masalah (Log book,
data produksi, data kerusakan, data PM, data spare
part, daily report, dll)
Contoh data hasil analisa fish
bone
Contoh data hasil analisa fish
bone
Step 3 Menentukan penyebab
Utama
 Dari semua akar masalah pilih mana yang
paling dominan (>70%)
 TIPS : menggunakan Pareto untuk
menentukan akar masalah yang dipilih
 Untuk menetukan penyebab utama dapat
juga menggunakan diagram histogram atau
scatter
Contoh Hasil pareto
Contoh Tabel & diagram
pareto
Step 4. Rencana tindakan perbaikan
 Akar masalah yang sudah ditentukan dicek
dengan aturan sbb:
Step 4. Rencana tindakan perbaikan
 Buat tabel rencana perbaikan :
Step 4. Rencana tindakan perbaikan
 Contoh rencana perbaikan
Step 5. Melaksanakan tindakan
perbaikan
 Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan perbaikan
adalah :
 Menerapkan langkah-langkah perbaikan sesuai dengan
rencana.
 Uraikan secara jelas dari perbaikan yang dilakukan.
 Sertakan dengan gambar/data untuk lebih memperjelas
dari perbaikan yang dilakukan.
Step 6. Memeriksa hasil perbaikan
 Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan perbaikan
adalah :
 Set-Up terhadap Target.(Gunakan grafik balok atau Pareto
untuk memperbanding-kan Sebelum, Target dan Hasil).
 Masalah dominan (Langkah 1) dan Penyebab dominan
(langkah 3).Gunakan diagram Pareto untuk
memperbandingkan sebelum dan sesudah perbaikan.
 Check terhadap Performance/perkembangan sebelum,
selama dan sesudah perbaikan dengan menggunakan
Grafik garis.
 Dampak terhadap PQCD, sebelum dan sesudah
perbaikan.
Step 6. Memeriksa hasil perbaikan
 Contoh hasil perbaikan
Step 7 Standarisasi hasil
perbaikan
 Keberhasilan yang telah dicapai
berdasarkan Evaluasi hasil yang ada
dilangkah 6, untuk mempertahankan hal
tersebut perlu dibuatkan Standard Proses
(SOP) yang mengacu pada langkah 5(How)
dan Standard Hasil (Langkah 6).Standard
dibuat sejelas mungkin tanpa ada kata atau
kalimat yg memberikan persepsi yang
berbeda dan dilengkapi dengan gambar.
Step 7 Standarisasi hasil
perbaikan
 Contoh Standarisasi SOP
Step 8 Rencanakan tindakan selanjutnya
 Program QCC/Perbaikan berikutnya dasar
pengambilan datanya dari langkah 1 dan
yang lebih akurat lagi adalah langkah 6. Dan
apabila dilangkah 6 masalah sudah tuntas
selanjutnya dilakukan Brainstorming untuk
masalah berikutnya. Gunakan tools yang
sesuai untuk menyatakan permasalahan
yang paling dominan/prioritas untuk
ditanggulangi.
Step 8 Rencanakan tindakan selanjutnya
 Kegiatan QCC berikutnya merupakan upaya
untuk menggulirkan PDCA yang lebih
dikenal istilah KAIZEN (proses perbaikan
secara BEKELANJUTAN).

Materi QCC Awwarness 1.pptx

Materi QCC Awwarness 1.pptx

  • 1.
    APA ITU QCC?? Ide DasarQCC — Menyumbang kepada perbaikan dan pengembangan perusahaan — Menghormati umat manusia dalam membangun suatu tempat kerja yang cerah dan bahagia yang cukup berarti untuk bekerja di dalamnya — Sepenuhnya memperlihatkan kemampuan manusia dan akhirnya menggambarkan adanya kemungkinanyang tak terbatas
  • 2.
    Sasaran Program QCC — Pengembangan Diri  — Pengembangan Bersama  — Perbaikan Mutu  — Perbaikan Komunikasi dan Sikap  — Pengembangan Tim dan produktivitas Kerja  — Mengurangi Keluhan dan Absensi  — Memperbaiki Kedisiplinan dan Partisipasi Positif Karyawan  — Mengingkatkan Loyalitas dan Kepuasan Karyawan  — Memperkuat Kerja sama semua tingkatan dalam Perusahaan  — Meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja
  • 3.
    Kriteria Sasaran QCC — Latihan pemimpin kelompok menjadi salah satu faktor penentu bagi keberhasilan kegiatan QCC  — Latihan diberikan secara bertahap, mula-mula diajarkan teknik-teknik yg paling dasar, sampai kelompoknya menjadi mantap. Latihan lanjutan diberikan untuk teknik-teknik yg lebih kompleks  — Latihan yg selalu diperbaharui akan memberikan dasar agar kelompok tetap bersemangat.  — Pengenalan persoalan dapat dilaksanakan oleh siapa saja dalam perusahaan dan mungkin merupakan hasil data keluhan konsumen, informasi manajemen. Umpan balik pengendalian mutu, teknik, atau perencana produksi  — Seleksi persoalan. Untuk melibatkan setiap orang, harus dipilih persoalan yg menjadi perhatian setiap orang, yg berhubungan dengan gejala-gejala yg dilihat setiap orang.
  • 4.
    Ciri Organisasi QCC · Melaksanakan Pemecahan masalah  · Pengajuan pemecahan masalah secara sistematis kepada atasan  · Mengenali dan menganalisis masalah  · Melakukan pertemuan rutin  · Terlibat dalam pekerjaan yang sama
  • 5.
    Mekanisme Kerja Organisasi QCC Plan : Membuat rencana kerja yang baik sebelum memulai bekerja  Do : Mengerjakan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan  Action : Mengambil tindakan perbaikan atau penyesuaian atas penyimpangan kerja  Check : Memeriksa hasil kerja apakah sudah sesuai dengan rencana yang ditetapkan   Sistem ini terkenal dengan istilah : PDAC ( Plan – Do – Action – Check )
  • 6.
    Kendala – KendalaQCC  · Sikap meremehkan  saling menghargai  · Terhadap anggota lain adalah :  - acuh tak acuh pada anggota orang lain  - sering memotong pembicaraan orang lain  - menggurui atau mendominasi  - tidak menghadiri atau absen   · Terhadap dirinya sendiri adalah :  - Takut berbicara  - Takut salah  - Takut berperan aktif  - Takut mengeluarkan pendapat  - Lebih senang mengamankan diri  - Banyak berasumsi  pakai data untuk menentukan
  • 7.
    PDCA= Plan DoCheck Action  Rencana
  • 8.
    PDCA= Plan DoCheck Action
  • 9.
    Bagaimana memulai QCC?? Yang Pertamakali dilakukan adalah membentuk TIM QCC di lingkungan kerja Masing-Masing. Dan segera daftarkan tim ke koordinator QCC – JMR Step ( Langkah ) Dan Tool ( Alat ) dalam Proses QCC Step 1 Menentukan Tema Step 2 Menentukan penyebab Step 3 Menentukan penyebab Utama Step 4 Merencanakan Tindakan perbaikan Step 5 Melaksanakan tindakan perbaikan Step 6 Memeriksa hasil perbaikan Step 7 Standarisasi hasil perbaikan Step 8 Rencanakan tindakan selanjutnya
  • 10.
    Sedangkan alat Bantudalam QCC adalah - Check sheet - Stratifikasi - Diagram Pareto - Diagram Sebab Akibat (FISH BONE) - Grafik dan Bagan Pengendalian - Diagram Pencar ( Scatter Diagram ) - Histogram Bagaimana memulai QCC??
  • 11.
    Step 1 MenentukanTema Munculnya TEMA adalah dari masalah pekerjaan sehari-hari. Seperti: 1. Produksi : - kondisi settingan alat yang selalu berubah - Adanya gula beku pada line pipa - Terjadi overspec. Hasil dari produksi - Bagaimana menaikan produksi dengan efektif 2. Maintenance, Engineering & Utility - Menghilangkan debu Gula pada alat - Mempercepat pekerjaan PM - Mengurangi break down equipment 3. Project - Meningkatkan pekerjaan project yang hampir sama (standarisasi design)
  • 12.
    Masalah pekerjaan dipilih TEMA How to Improve  bagaimana meningkatkan ………… How to increase  bagamana menaikan …………. How to reduce  bagaimana mengurangi………….. How to saving  bagaimana menghemat……….. How to Optimise  bagaimana mengoptimalkan…… Step 1 Menentukan Tema
  • 13.
    Step 1 MenentukanTema  TIPS : Kumpulkan/catat semua masalah masalah dan tentukan TEMA-nya  Cek dengan SMART  QCDSM  PARETO
  • 14.
    Step 1 MenentukanTema  QCDSM(Quality, cost, delivery, safety, morale)  Quality : Kualitas meningkat,  Cost: Ongkos/biaya menurun,  Delivery :lebih cepat,  Safety: lebih aman,  Morale: lebih nyaman
  • 15.
    Step 1 MenentukanTema  PARETO (Skala prioritas)  dari sekian banyak TEMA yang Muncul tentukan TEMA mana yang Paling prioritas dari semua TEMA
  • 16.
    PARETO (Skala prioritas) Contoh diagram pareto
  • 17.
    Step 1 MenentukanTema  Hasil dari hasil pareto didapatkan SATU TEMA yang dipilih TIPS: Pemilihan TEMA dapat dari pekerjaan sehari-hari atau data laporan, cek dengan MUDA (apakah ada yang sia-sia), MURA ( apakah ada yang tidak teratur), MURI (apakah ada yang terlalu sulit)
  • 18.
    Step 1 MenentukanTema  Dalam menentukan TEMA bisa digunakan cara lainnya seperti mengamati data –data dari hasil produksi, data kerusakan alat, data penggunaan spare part, data kehadiran, data waktu setting, data waktu perbaikan dll.  Dari data tsb diamati menggunakan diagram scatter atau diagram histogram mana yang lebih dominan dan pemilihan TEMA didasarkan pada hasil pengamatan tsb
  • 19.
    Step 1 MenentukanTema  Contoh diagram Histogram dan scatter
  • 20.
    Step 2 Menentukanpenyebab  Setelah kita menentukan masalah yang akan dijadikan TEMA selanjutnya kita analisa masalah tsb dengan diagram tulang ikan:  Kumpulkan masalah masukan ke  tulang ikan  TIPS: untuk menghindari asumsi, gunakan data dalam menentukan masalah/akar masalah (Log book, data produksi, data kerusakan, data PM, data spare part, daily report, dll)
  • 21.
    Step 2 Menentukanpenyebab  Contoh diagram tulang ikan
  • 22.
    Step 2 Menentukanpenyebab  Hasil dari analisa penyebab pada diagram tulang ikan akan didapatkan akar masalahnya  Setiap akar masalah diselesaikan  Lalu masukan setiap masalah pada tulang ikan dan tentukan akar masalahnya  TIPS: untuk menghindari asumsi, gunakan data dalam menentukan masalah/akar masalah (Log book, data produksi, data kerusakan, data PM, data spare part, daily report, dll)
  • 23.
    Contoh data hasilanalisa fish bone
  • 24.
    Contoh data hasilanalisa fish bone
  • 25.
    Step 3 Menentukanpenyebab Utama  Dari semua akar masalah pilih mana yang paling dominan (>70%)  TIPS : menggunakan Pareto untuk menentukan akar masalah yang dipilih  Untuk menetukan penyebab utama dapat juga menggunakan diagram histogram atau scatter
  • 26.
  • 27.
    Contoh Tabel &diagram pareto
  • 28.
    Step 4. Rencanatindakan perbaikan  Akar masalah yang sudah ditentukan dicek dengan aturan sbb:
  • 29.
    Step 4. Rencanatindakan perbaikan  Buat tabel rencana perbaikan :
  • 30.
    Step 4. Rencanatindakan perbaikan  Contoh rencana perbaikan
  • 31.
    Step 5. Melaksanakantindakan perbaikan  Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan perbaikan adalah :  Menerapkan langkah-langkah perbaikan sesuai dengan rencana.  Uraikan secara jelas dari perbaikan yang dilakukan.  Sertakan dengan gambar/data untuk lebih memperjelas dari perbaikan yang dilakukan.
  • 32.
    Step 6. Memeriksahasil perbaikan  Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan perbaikan adalah :  Set-Up terhadap Target.(Gunakan grafik balok atau Pareto untuk memperbanding-kan Sebelum, Target dan Hasil).  Masalah dominan (Langkah 1) dan Penyebab dominan (langkah 3).Gunakan diagram Pareto untuk memperbandingkan sebelum dan sesudah perbaikan.  Check terhadap Performance/perkembangan sebelum, selama dan sesudah perbaikan dengan menggunakan Grafik garis.  Dampak terhadap PQCD, sebelum dan sesudah perbaikan.
  • 33.
    Step 6. Memeriksahasil perbaikan  Contoh hasil perbaikan
  • 34.
    Step 7 Standarisasihasil perbaikan  Keberhasilan yang telah dicapai berdasarkan Evaluasi hasil yang ada dilangkah 6, untuk mempertahankan hal tersebut perlu dibuatkan Standard Proses (SOP) yang mengacu pada langkah 5(How) dan Standard Hasil (Langkah 6).Standard dibuat sejelas mungkin tanpa ada kata atau kalimat yg memberikan persepsi yang berbeda dan dilengkapi dengan gambar.
  • 35.
    Step 7 Standarisasihasil perbaikan  Contoh Standarisasi SOP
  • 36.
    Step 8 Rencanakantindakan selanjutnya  Program QCC/Perbaikan berikutnya dasar pengambilan datanya dari langkah 1 dan yang lebih akurat lagi adalah langkah 6. Dan apabila dilangkah 6 masalah sudah tuntas selanjutnya dilakukan Brainstorming untuk masalah berikutnya. Gunakan tools yang sesuai untuk menyatakan permasalahan yang paling dominan/prioritas untuk ditanggulangi.
  • 37.
    Step 8 Rencanakantindakan selanjutnya  Kegiatan QCC berikutnya merupakan upaya untuk menggulirkan PDCA yang lebih dikenal istilah KAIZEN (proses perbaikan secara BEKELANJUTAN). 