02-Feb-2022
ABNORMALITY RULE
Prepared by : Dept. HRGA
STOP CALL WAIT
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
Pengertian Normal & Abnormal
Apa yang dimaksud dengan
KEADAAN NORMAL / Normal Condition
Bila urutan proses kerja dapat dilakukan sesuai dengan standar yang sudah
ditetapkan ( SOP, WI, etc )
Apa yang dimaksud dengan
KEADAAN ABNORMAL / Abnormal Condition
Bila terjadi ketidaknormalan terhadap produk, proses dan metode atau tidak sesuai
dengan standar yang sudah ditetapkan, seperti:
1. Part NG baik child part maupun produk
2. Terjadi ketidaknormalan pada mesin, dies, jig, material, dll
3. Terkait dengan proses condition ( Parameter,stamping & welding )
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
Terminologi STOP – CALL - WAIT
• STOP ( MENGHENTIKAN ) : Menghentikan mesin atau proses kerja diwaktu keadaan
abnormal berlaku
STOP
CALL
WAIT
• CALL ( MEMANGGIL ) : Memanggil atasan ( Leader / Section Head ) untuk
menginformasikan keadaan abnormal yang terjadi
Note: Bila ada keadaan abnormal tetapi termasuk scope tanggung jawab operator – tidak
perlu memanggil atasan
• WAIT ( MENUNGGU ) : Menunggu & tidak melakukan apapun sampai mendapatkan hasil
dari pihak yang bertangung jawab dan mendapatkan arahan dari atasan
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
AKTIVITAS STOP
KEADAAN
ABNORMAL
STOP
( MENGHENTIKAN )
CALL
( MEMANGGIL )
STOP
( MENUNGGU )
KETERANGAN:
1. Proses atau produk tidak sesuai SOP
2. Ada kelainan pada proses dan produk yang dihasilkan
3. Ada keadaan yang meragukan dan membahayakan
KET:
1. Hentikan proses kerja
KET:
1. Memanggil atasan ( Section Head / Leader )
KET:
1. Menunggu dan membantu memberikan penerangan mengenai defect yang
ditemui
2. Menunggu arahan selanjutnya dari atasan
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
CARA MELAKUKAN CALL
CARA MEMANGGIL :
1. Dengan panggilan langsung
2. Dengan menekan tombol emergency atau lampu andon
3. Dengan alat komunikasi lain ( Telphon / Hp )
PIHAK YANG DIPANGGIL :
1. Pihak atasan ( Leader, Section Head atau Dept. Head )
2. Pihak yang berkaitan secara langsung ( QC, Maintenance, Delivery, Safety )
STOP CALL WAIT
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
CARA MELAKUKAN WAIT
Menunggu di tempat yang aman
/ safety
1
Memberikan ide perbaikan jika diminta
3
Membantu memberikan informasi
atau keterangan tentang kondisi
abnormal jika diperlukan
2
Melakukan aktivitas 5S
4
Melakukan pekerjaan lain sesuai perintah
atasan atau membantu perbaikan sesuai
perintah atasan
5
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
Supply Chain Concept
CUSTOMER adalah Proses Berikutnya
SUPPLIER
YOUR
PROCESS
CUSTOMER
NO DEFECT NO DEFECT
TARGET: 0 DEFECT
Tidak ada produk Cacat yang terkirim
ke customer
JANGAN MENERIMA DEFECT PART /
BARANG NG
JANGAN MEMBUAT DEFECT PART /
BARANG NG
JANGAN MENGIRIM DEFECT PART /
BARANG NG
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
Process Flow : Abnormal di PT ASI
Call QA
stop
process
Condiition
call leader
OK
NG
Record
P
Record
OK
scrap
NG
NG
MTC
Q
MC
P
Store F/G
Repair
Shortage
In Process
NG Not Good
OK Good / OK
MC Machine
Q Qualitas
F/G Finish Good
Keterangan
HAL PENTING YANG DILAKUKAN:
1. Bila ada kelainan pada Mesin, material & part tdk standard stop produksi & lapor atasan
ditindaklanjuti koordinasi dengan bagian terkait
2. Shortage material serta sarana & prasarana lapor pada atasan & ditindaklanjuti
koordinasi dengan bagian terkait
Call QA
stop
process
Condiition
call leader
OK
NG
Record
P
Record
OK
scrap
NG
NG
MTC
Q
MC
P
Store F/G
Repair
Shortage
In Process
NG Not Good
OK Good / OK
MC Machine
Q Qualitas
F/G Finish Good
Keterangan
PT. SUMMIT ADYAWINSA INDONESIA
Process Flow : Abnormal di PT ASI
In Process
Condition
Stop Process
Record
Store F/G
Call Leader,
QC, MTc
Scrap
Shortage
Repair
Menjalankan proses produksi ( sebelum proses produksi dan sesudah proses
produksi) sesuai SOP dan standard yang lain
Ketidak normalan dapat terjadi pada:
• Proses
• Produk
• Metode
Operator lakukan prinsip Stop – Call – Wait
• Stop : Operator menghentikan proses
• Call : Operator memanggil leader, leader koordinasi dengan QC / dept. lain
• Wait : Operator menunggu keputusan dari leader / dept. lain
Penempatan produk bermasalah (abnormal), tempatkan ke box
• Warna Merah (NG)
• Warna Kuning (repair)
Kondisi abnormal terhadap kualitas adalah produk NG
Jenis produk NG terbagi atas NG Scrap (lakukan penanganan part NG sesuai standar)
& NG Repair (penanganan repair sampai hasilnya OK)
Abnormality Rule
Sampai Jumpa di Pelatihan Selanjutnya

Abnormality Rule_Rev.0.pdf

  • 1.
    02-Feb-2022 ABNORMALITY RULE Prepared by: Dept. HRGA STOP CALL WAIT
  • 2.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA Pengertian Normal & Abnormal Apa yang dimaksud dengan KEADAAN NORMAL / Normal Condition Bila urutan proses kerja dapat dilakukan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan ( SOP, WI, etc ) Apa yang dimaksud dengan KEADAAN ABNORMAL / Abnormal Condition Bila terjadi ketidaknormalan terhadap produk, proses dan metode atau tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, seperti: 1. Part NG baik child part maupun produk 2. Terjadi ketidaknormalan pada mesin, dies, jig, material, dll 3. Terkait dengan proses condition ( Parameter,stamping & welding )
  • 3.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA Terminologi STOP – CALL - WAIT • STOP ( MENGHENTIKAN ) : Menghentikan mesin atau proses kerja diwaktu keadaan abnormal berlaku STOP CALL WAIT • CALL ( MEMANGGIL ) : Memanggil atasan ( Leader / Section Head ) untuk menginformasikan keadaan abnormal yang terjadi Note: Bila ada keadaan abnormal tetapi termasuk scope tanggung jawab operator – tidak perlu memanggil atasan • WAIT ( MENUNGGU ) : Menunggu & tidak melakukan apapun sampai mendapatkan hasil dari pihak yang bertangung jawab dan mendapatkan arahan dari atasan
  • 4.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA AKTIVITAS STOP KEADAAN ABNORMAL STOP ( MENGHENTIKAN ) CALL ( MEMANGGIL ) STOP ( MENUNGGU ) KETERANGAN: 1. Proses atau produk tidak sesuai SOP 2. Ada kelainan pada proses dan produk yang dihasilkan 3. Ada keadaan yang meragukan dan membahayakan KET: 1. Hentikan proses kerja KET: 1. Memanggil atasan ( Section Head / Leader ) KET: 1. Menunggu dan membantu memberikan penerangan mengenai defect yang ditemui 2. Menunggu arahan selanjutnya dari atasan
  • 5.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA CARA MELAKUKAN CALL CARA MEMANGGIL : 1. Dengan panggilan langsung 2. Dengan menekan tombol emergency atau lampu andon 3. Dengan alat komunikasi lain ( Telphon / Hp ) PIHAK YANG DIPANGGIL : 1. Pihak atasan ( Leader, Section Head atau Dept. Head ) 2. Pihak yang berkaitan secara langsung ( QC, Maintenance, Delivery, Safety ) STOP CALL WAIT
  • 6.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA CARA MELAKUKAN WAIT Menunggu di tempat yang aman / safety 1 Memberikan ide perbaikan jika diminta 3 Membantu memberikan informasi atau keterangan tentang kondisi abnormal jika diperlukan 2 Melakukan aktivitas 5S 4 Melakukan pekerjaan lain sesuai perintah atasan atau membantu perbaikan sesuai perintah atasan 5
  • 7.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA Supply Chain Concept CUSTOMER adalah Proses Berikutnya SUPPLIER YOUR PROCESS CUSTOMER NO DEFECT NO DEFECT TARGET: 0 DEFECT Tidak ada produk Cacat yang terkirim ke customer JANGAN MENERIMA DEFECT PART / BARANG NG JANGAN MEMBUAT DEFECT PART / BARANG NG JANGAN MENGIRIM DEFECT PART / BARANG NG
  • 8.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA Process Flow : Abnormal di PT ASI Call QA stop process Condiition call leader OK NG Record P Record OK scrap NG NG MTC Q MC P Store F/G Repair Shortage In Process NG Not Good OK Good / OK MC Machine Q Qualitas F/G Finish Good Keterangan HAL PENTING YANG DILAKUKAN: 1. Bila ada kelainan pada Mesin, material & part tdk standard stop produksi & lapor atasan ditindaklanjuti koordinasi dengan bagian terkait 2. Shortage material serta sarana & prasarana lapor pada atasan & ditindaklanjuti koordinasi dengan bagian terkait Call QA stop process Condiition call leader OK NG Record P Record OK scrap NG NG MTC Q MC P Store F/G Repair Shortage In Process NG Not Good OK Good / OK MC Machine Q Qualitas F/G Finish Good Keterangan
  • 9.
    PT. SUMMIT ADYAWINSAINDONESIA Process Flow : Abnormal di PT ASI In Process Condition Stop Process Record Store F/G Call Leader, QC, MTc Scrap Shortage Repair Menjalankan proses produksi ( sebelum proses produksi dan sesudah proses produksi) sesuai SOP dan standard yang lain Ketidak normalan dapat terjadi pada: • Proses • Produk • Metode Operator lakukan prinsip Stop – Call – Wait • Stop : Operator menghentikan proses • Call : Operator memanggil leader, leader koordinasi dengan QC / dept. lain • Wait : Operator menunggu keputusan dari leader / dept. lain Penempatan produk bermasalah (abnormal), tempatkan ke box • Warna Merah (NG) • Warna Kuning (repair) Kondisi abnormal terhadap kualitas adalah produk NG Jenis produk NG terbagi atas NG Scrap (lakukan penanganan part NG sesuai standar) & NG Repair (penanganan repair sampai hasilnya OK)
  • 10.
    Abnormality Rule Sampai Jumpadi Pelatihan Selanjutnya