OLEH : AHMAD KURNIAWAN
Model
 Menyediakan sebuah gambaran abstrak aspek yang

  relevan dengan sistem
Tujuan
 Menyediakan sebuah kerangka kerja untuk

  memahami permasalahan dan pemecahannya
Mode pemakaian
  Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian
   Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi
Masalah Internal
 Masalah concurrency
  Masalah clock

Mode kegagalan
  Lingkungan Sistem
   Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware,
   sistem operasi dan jaringan
   Contoh : berapa banyak versi SO?
Ancaman Eksternal
  Serangan terhadap kesatuan data dan keamanannya
Hubungan dan interkoneksi seperti apa antara komponen dari sistem terdistribusi

Arsitektur
Struktur komponen-komponen secara terpisah ; Organisasi logika dari komponen-
komponen sofware
Tujuan
Menyakinkan bahwa struktur sistem memenuhi standar saat ini dan yang akan
datang
Ada 4 jenis:
Layered architectures
Object-based architectures

Data-centered architectures

Event-based architectures
Klasifikasi Proses
 •Proses Server
  – Menyediakan layanan dan menangani request
 • Proses Client
  – Proses membuat melakukan request
 • Proses Peer
  – Proses yang saling bekerja sama dan berkomunikasi
 • Middleware
  – Menyediakan transparansi terhadap keanekaragaman platform
proses dan objek pada sekumpulan mesin yang menerapkan protokol
untuk aplikasi terdistribusi
     Cth: CORBA, Java RMI, DCOM
Software Layer
Arsitektur Software
Lapisan atau modul dalam sebuah komputer tunggal
Mendefinisikan layanan yang ditawarkan atau diminta antar proses pada satu atau
berbeda komputer


Ide dasarnya
Membagi sistem yang komplek dalam struktur lapisan dan
layanan

Antar layer mendefinisikan antar muka



Platform : Hardware dan SO
WindowsNT/Pentium Processor
Solaris/SPARC processor
Linux/Pentium Processor
Perancangan sistem terdistribusi dititikberatkan pada :
   Pembagian tanggung jawab antara komponen sistem
  Penempatan komponen pada komputer dalam jaringan

    Pengaruh dari perancangan
      Unjuk kerja, Kehandalan dan Keamanan secara langsung
      tergantung pada pilihan yang ditentukan
• Bersifat: centralized architecture
• Terjadi invocation dari client ke server
• Contoh: client (browser) meminta HTML ke HTTP Server
Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda

Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang
   sama dan mengatur pengaksesan Resource

Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-
   to-many.

Mix-and-match : tidak tergantung pada platform

Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan
   dikerjakan
Transparency Location : proses server dapat ditempatkan
pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client.
Client/server
akan menyembunyikan lokasi server dari client.

Message-based-exchange : antara client dan server
berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.


Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal
maupun horisontal.

Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat,
sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
Service




Service disediakan oleh beberapa server
Contoh : sebagian besar layanan web komersial diterapkan melalui server fisik
yang berbeda
Motivasi : Unjuk kerja (contoh : cnn.com, download server, dll) , kehandalan
Server menggunakan replikasi atau database terdistribusi
Server dengan duplikasi informasi yang melayani sebagai proxy

Caching :
-Penyimpan lokal untuk item-item yang sering digunakan
- Meningkatkan unjuk kerja
- Mengurangi beban pada server
- Biasanya digunakan pada search engine

Materi 9

  • 1.
    OLEH : AHMADKURNIAWAN
  • 2.
    Model  Menyediakan sebuahgambaran abstrak aspek yang relevan dengan sistem Tujuan  Menyediakan sebuah kerangka kerja untuk memahami permasalahan dan pemecahannya
  • 3.
    Mode pemakaian  Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi Masalah Internal  Masalah concurrency  Masalah clock Mode kegagalan  Lingkungan Sistem  Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware, sistem operasi dan jaringan Contoh : berapa banyak versi SO? Ancaman Eksternal  Serangan terhadap kesatuan data dan keamanannya
  • 4.
    Hubungan dan interkoneksiseperti apa antara komponen dari sistem terdistribusi Arsitektur Struktur komponen-komponen secara terpisah ; Organisasi logika dari komponen- komponen sofware Tujuan Menyakinkan bahwa struktur sistem memenuhi standar saat ini dan yang akan datang Ada 4 jenis: Layered architectures Object-based architectures Data-centered architectures Event-based architectures
  • 5.
    Klasifikasi Proses •ProsesServer – Menyediakan layanan dan menangani request • Proses Client – Proses membuat melakukan request • Proses Peer – Proses yang saling bekerja sama dan berkomunikasi • Middleware – Menyediakan transparansi terhadap keanekaragaman platform proses dan objek pada sekumpulan mesin yang menerapkan protokol untuk aplikasi terdistribusi Cth: CORBA, Java RMI, DCOM
  • 6.
    Software Layer Arsitektur Software Lapisanatau modul dalam sebuah komputer tunggal Mendefinisikan layanan yang ditawarkan atau diminta antar proses pada satu atau berbeda komputer Ide dasarnya Membagi sistem yang komplek dalam struktur lapisan dan layanan Antar layer mendefinisikan antar muka Platform : Hardware dan SO WindowsNT/Pentium Processor Solaris/SPARC processor Linux/Pentium Processor
  • 7.
    Perancangan sistem terdistribusidititikberatkan pada :  Pembagian tanggung jawab antara komponen sistem  Penempatan komponen pada komputer dalam jaringan Pengaruh dari perancangan  Unjuk kerja, Kehandalan dan Keamanan secara langsung tergantung pada pilihan yang ditentukan
  • 8.
    • Bersifat: centralizedarchitecture • Terjadi invocation dari client ke server • Contoh: client (browser) meminta HTML ke HTTP Server
  • 9.
    Service : Menyediakanlayanan terpisah yang berbeda Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan Resource Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one- to-many. Mix-and-match : tidak tergantung pada platform Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan
  • 10.
    Transparency Location :proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client. Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message. Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal maupun horisontal. Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
  • 11.
    Service Service disediakan olehbeberapa server Contoh : sebagian besar layanan web komersial diterapkan melalui server fisik yang berbeda Motivasi : Unjuk kerja (contoh : cnn.com, download server, dll) , kehandalan Server menggunakan replikasi atau database terdistribusi
  • 12.
    Server dengan duplikasiinformasi yang melayani sebagai proxy Caching : -Penyimpan lokal untuk item-item yang sering digunakan - Meningkatkan unjuk kerja - Mengurangi beban pada server - Biasanya digunakan pada search engine