Materi 10

771 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
771
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
31
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi 10

  1. 1. Pemodelan Database AHMAD KURNIAWAN
  2. 2. Model Data Menyatakan hubungan antardata dalam database Ada tiga macam model data dasar  Hierarkis  Jaringan  Relasional
  3. 3. Model Hierarkis Dikenal pula sebagai model pohon Dosen Dosen Siti Nurbaya Ashadi Pengantar Pemrograman Matematika I Basis Data CRudi Asti Dina Dina Edi Ita Edi
  4. 4. Model Jaringan Disebut juga model CODASYL Setiap anak bisa memiliki lebih dari satu orangtua Dosen Dosen Siti Nurbaya Ashadi Pengantar Pemrograman Matematika I Basis Data C Rudi Asti Dina Edi Ita
  5. 5. Model Relasional Nama Dosen Kelas Mahasiswa Merupakan model data yang paling populer Siti Nurbaya Pengantar Rudi Basis Data saat ini Siti Nurbaya Pengantar Asti Menggunakan model Basis Data berupa tabel Siti Nurbaya Pengantar Dina Basis Data berdimensi dua (yang Siti Nurbaya Pemrograma Dina disebut relasi atau nC tabel) Siti Nurbaya Pemrograma Edi Memakai kunci tamu nC (foreign key) sebagai Ashadi Matematika I Ita penghubung dengan Ashadi Matematika I Edi tabel lain
  6. 6. Konsep Dasar Basis Data Field  Field merupakan implementasi dari suatu atribut data.  Field merupakan unit terkecil dari data yang berarti(meaningful data) yang disimpan dalam suatu file atau basis data. Record  Field-field tersebut diorganisasikan dalam record-record  Record merupakan koleksi dari field-field yang disusun dalam format yang telah ditentukan.  Selama desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length record.
  7. 7. Konsep Dasar Basis Data(1)  Selama desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length record. • Fixed-length record: tiap instance record punya field, jumlah field, dan ukuran logik yang sama • Variable-length record : mengijinkan record-record yang berbeda dalam file yang sama memiliki panjang yang berbeda. File dan Tabel  Record-record yang serupa diorganisasikan dalam grup-grup yang disebut file. Jadi file merupakan kumpulan semua kejadian dari struktur record yang diberikan.  Tabel merupakan ekivalen basis data relasional dari sebuah file.  Beberapa tipe File meliputi :
  8. 8. Operasi dasar pada Database Menambah data Membaca data Mengubah data Menghapus data
  9. 9. Kunci(key) Kunci merupakan elemen record yang dipakai untuk menemukan record tersebut pada waktu akses atau bisa digunakan untuk identifikasi tiap record. Jenis-jenis kunci :  Superkey  Candidat key  Primary key  Alternate key  Foreign key  External key
  10. 10. Kunci(key) (1)  Superkey : kumpulan atribut dari suatu tabel yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi entity atau record dari tabel tersebut secara unik  Candidate key : superkey dengan jumlah atribut minimal. Candidat key ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain Candidat key ID_cus Name No.of Pay Amount 112233 Tim 890 9000 112231 Gabry 891 8000 112241 Holy 895 10000
  11. 11. Kunci(key) (2)  Primary key :Salah satu atrribut dari candidat key dapat dipilih menjadi primary key dengan 3 kriteria sbb :  Key tersebut lebih natural untuk dijadikan acuan  Key tersebut lebih sederhana  Key tersebut cukup uniqe  Alternate key :Setiap atribut dari candidate key yang tidak terpilih sebagai primary key akan dinamakan alternate key. Pada contoh sebelumnya bila untuk primary key dipilih ID_Cus maka alternate key nya adalah No.of Pay  Foreign key : merupakan sembarang atribut yang menunjuk kepada primary key pada tabel lain.  Akan terjadi pada suatu relasi yang memiliki kardinalitas one to many atau many to many
  12. 12. Kunci(key) (3)  Foreign key (cont’)KODE MK SKS KD- KD-Dosen Nama_Dosen DosenTEL 100 Fisika 3 D-101 D-100 Badu,S.TTEL 200 Isyarat 2 D-109 D-101 Ir.ThomasTEL 210 T.Kendali 2 D-101 D-109 Harry,S.T,M.T Primary key Foreign key Primary key
  13. 13. Tahapan PerancanganDatabase Perancangan secara konseptual  Diagram konteks  DFD  Model ER Perancangan secara logis  Translasi model ER ke Model Relasional Perancangan secara fisik  Penciptaan database, relasi, dan hal-hal terkait ke dalam bentuk fisik
  14. 14. Diagram Konteks Merupakan gambaran kasar aliran informasi dan data yang akan dilakukan oleh system database yang akan dirancang Diagram ini hanya menjelaskan secara umum gambaran aliran konteks dari rancangan system yang akan dibuat.
  15. 15. Contoh DFD Konteks Bagian Penjualan Laporan penjualan Daftar rencana Transfer pembayaran Manajer Sistem Keuangan Bank Persetujuan Pembayaran Royalti Bukti transfer Surat pemberitahuan Pengarang
  16. 16. DFD (Data Flow Diagram) DFD merupakan detail rancangan dari diagram konteks yang sudah dibuat yang sudah memuat rancangan table database yang akan diimplementasikan pada database yang akan dibuat
  17. 17. Contoh DFD Laporan penjualan 1 Mencatat Data buku terjual buku terjual Catatan royalti Jadwal pembayaran Royalti terbayar Waktu pembayaran Daftar rencana Royalti Royalti pembayaran belum Persetujuan 2 belum terbayar Membuat terbayar Laporan royalti Ringkasan Jatuh tempo royalti Transfer Data Bukti transfer pengarang 3 Memproses pembayaran Nomor Surat pemberitahuan Pengarang rekening Rekening bank Pembayaran
  18. 18. Entity Relationship Diagram(ERD) ERD merupakan model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak ERD menekankan pada struktur dan relationship data, berbeda dengan DFD(Data Flow Diagram) yang merupakan model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan sistem Biasanya digunakan oleh profesional sistem untuk berkomunikasi dengan pemakai eksekutif tingkat tinggi dalam perusahaan yang tidak tertarik pada pelaksanaan operasi sistem sehari-hari, namun lebih kepada :  Data apa saja yang diperlukan untuk bisnis mereka?  Bagaimana data tersebut berelasi dengan data lainnya?  Siapa saja yang diperbolehkan mengakses data tsb?
  19. 19. Simbol dalam Diagram E-R Kardinalitas: ENTITAS Selalu hanya satu Hubungan Satu atau banyak Nol atau satu Atribut Nol, satu, atau banyak Garis bawah: Kunci atau pengenal (identifier)
  20. 20. Selalu hanya satuSatu atau banyakNol atau satu PELANGGA NNol, satu, atau banyak Mengirim PEMASOK Mengirim Memasok PESANAN KIRIMAN Memasok BARANG Beris i Digunakan_ PRODUK pada
  21. 21. Latihan Rancanglah diagram E-R dari kasus aplikasi database sederhanauntuk sistem informasi akademis suatu universitas.Dengan ketentuan sebagai berikut :Entities yang dimuat adalah : mahasiswa: menyimpan semua informasi pribadi mengenai semua mahasiswa dosen: menyimpan semua informasi pribadi mengenai semua dosen mata_kuliah: menyimpan semua informasi mengenai semua mata kuliah yang ditawarkan ruang: menyimpan semua informasi mengenai ruang kelas yang digunakan
  22. 22. Normalisasi Normalisasi merupakan teknik analisis data yang mengorganisasikan atribut-atribut data dengan cara mengelompokkan sehingga terbentuk entitas yang non- redundant, stabil, dan fleksible Normalisasi dilakukan sebagai uji coba pada suatu relasi secara berkelanjutan untuk menentukan apakah relasi itu sudah baik, yaitu dapat dilakukan proses insert,update,delete, dan modifikasi pada satu atau beberapa atribut tanpa mempengaruhi integritas data dalam relasi tersebut.
  23. 23. Normalisasi: 1NF, 2NF, 3NF Bentuk Normal ke Satu(1NF)  Syarat : 1. Tidak ada set atribut yang berulang atau bernilai ganda. 2. Telah ditentukannya primary key untuk tabel atau relasi. 3. Tiap atribut hanya memiliki satu pengertian.  Tiap atribut yang dapat memiiki banyak nilai sebenarnya menggambarkan entitas atau relasi yang terpisah. Bentuk Normal ke Dua(2NF)  Syarat : 1. Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal ke satu. 2. Atribut bukan kunci(non-key attribute) haruslah memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada primary key.
  24. 24. Normalisasi: 1NF, 2NF, 3NF (1) Bentuk Normal ke Tiga(3NF)  Syarat : 1. Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal ke dua. 2. Atribut bukan kunci(non-key attribute) tidak boleh memiliki ketergantungan fungsional terhadap atribut bukan kunci lainnya. Seluruh atribut bukan kunci pada suatu relasi hanya memiliki ketergantungan fungsional terhadap primary key di relasi itu saja.

×