SlideShare a Scribd company logo
AUDIT KLINIS DI RUMAH SAKIT
IMO 725
Manajemen Unit Kerja 5
2 SKS
Semester 7
Dr.Noor Yulia
CIRI DAN MANFAAT
AUDIT KLINIS
Pertemuan 4
PELAYANAN MEDIS
• Pelayanan medis harus disediakan dan diberikan
kepada pasien – pasien sesuai dengan ilmu
pengetahuan kedokteran mutakhir serta
memanfaatkan kemampuan dan fasilitas rumah sakit
secara optimal.
• Setiap jenis pelayanan medis harus sesuai dengan
masing – masing standa pelayanan profesi
• Tujuan pelayanan medis adalah mengupayakan
kesembuhan pasien secara optimal melalui prosedur
dan tindakan yang dapat dipertanggung jawabkan
STANDAR PELAYANAN
• Dapat berupa standar profesi dan atau standar
pelayanan medis lainnya .
• Standar profesi adalah : standar dari organisasi
profesi kedokteran yang diberlakukan di rumah sakit
• Standar pelayanan medis adalah standar lainnya
dalam bidang keilmuan kedokteran baik yang dibuat
sendiri maupun yang dibuat pihak lain diluar rumah
sakit dan diberlakukan dirumah sakit
• Standar pelayanan medis antara lain dapat berupa
giudlines ( pedoman – pedoman ) , skema – skema
pengambilan keputusan , termasuk prosedur kerja
maupun buku - buku
EVALUASI MEDIS
• Adalah kegiatan yang berupa audit internal dan atau
management review .
• Audit internal ( termasuk audit medis ) adalah
kegiatan untuk menilai apakah staf medis telah
memberikan pelayanan sesuai standar – standar
tersebut yang dibuktikan dengan adanya dokumen –
dokumen audit .
• Management review adalah kegiatan manajemen
dalam mengevaluasi hasil temuan audit internal dan
mengevaluasi standar – standar yang berlaku yang
dibuktikan dengan adanya risalah rapat
TINDAK LANJUT
• Adalah kegiatan menyelesaikan penyebab
masalah – masalah ( akar penyebab) yang
ditemukan pada audit internal dan
managemen review .
• Dibuktikan dengan adanya dokumen tindak
lanjut hasil audit dan risalah rapat
managemen review
AUDIT MEDIS / KLINIS
• Analisis/ pemeriksaan yang sistematis dan
independen tentang asuhan klinis,untuk
menentukan jika aktifitas dan hasilnya sesuai
dengan pengaturan yang telah di implementasi
kan secara efektif dan cocok untuk mencapai
tujuan , termasuk prosedur-prosedur untuk
diagnosis, tindakan medis, perawatan,
pemanfaatan sumber daya yang terkait, dan
outcome mutu hidup bagi pasien sebagai hasil
dari prosedur-prosedur tersebut
PROSEDUR
• Adalah standar prosedur operasional ( SOP)
yang mengatur tata cara seleksi dan
penempatan staf medis kedalam unit – unit
fungsional yang ada dirumah sakit
• Penyusunan dan pelaksanaan SOP didasarkan
atas UU no 29 tahun 2004 tentang praktek
kedokteran
REKOMENDASI DARI SUBKOMITE
KREDENSIAL / KOMITE MEDIS
• Berisi hak – hak klinis yang dapat diberikan
kepada staf medis baru .
• Hak – hak klinis ditentukan berdasarkan
kemampuan klinis aktual staf medis tersebut
bukan hanya berdasarkan jenis spesialisasinya
saja
• Proses penentuan hak klinis ini disebut proses
kredensial
PELAKSANAAN PROSEDUR
• Bahwa suatu prosedut telah dilaksanakan perlu
adanya bukti-bukti tertulis , seperti notulen rapat ,
form – form yang telah diisi , berkas rekam medik
yang terisi .
• Evaluasi adalah cara menilai apakah SOP telah
dilaksanakan dengan baik .
• Caranya adalah dengan melakukan audit internal
• Tindak lanjut adalah tindakan – tindakan yang
dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang
didapat saat evaluasi
• Adanya mekanisme untuk melakukan
pengawasan , monitoring dan evaluasi
penerapan standar profesi / standar pelayanan
medis dirumah sakit dengan membuat
kebijakan – kebijakan dan melakukan berbagai
kegiatan.
• Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan melalui
–Audit medis
–Pertemuan kasus sulit / kematian
–Ronde besar / ronde kelompok SMF
Rekam medis
• Selama proses pelayanan medis berlangsung tenaga
medis mencatat dengan lengkap , akurat dan benar
dalam dokumen rekam medis .
• Fungsi rekam medis dalam hal ini untuk
mempermudah komunikasi antar tenaga medis ,
menjaga kesinambungan pelayanan dan mencegah
pengulangan pelayanan yang tidak efisien
• Prosedur pencatatan medis ditulis oleh setiap
pelaksana pelayanan secara teratur , rinci dan akurat
untuk efisiensi dan peningkatan mutu pelayanan
EVALUASI DAN PENGENDALIAN MUTU
• Pimpinan harus melaksanakan evaluasi
pelayanan dan pengendalian mutu
• Dibuat program atau kegiatan untuk
peningkatan mutu pelayanan medis
• Program peningkatan mutu pelayanan medis
disusun dengan mempergunakan prosedur
yang dibakukan oleh pimpinan rumah sakit
( CEO )
Program peningkatan mutu pelayanan
medis
• dinilai dan dibuat berdasarkan :
–Indikator klinis
–Audit medis
–Penerapan & langkah keselamatan pasien
–Pemanfaatan alat – alat kedoktern
–Hasil pelayanan medis
–Diklat penelitian dalam SMF
–Proses dan keluaran dari sub komite
–Hasil rangkuman( questioner ) kepuasan
pasien dll
TIM AUDIT
• Tim audit adalah sebuah tim yang dapat merupakan bagian
dari panitia / sub komite Peningkatan Mutu dari Komite
Medis.
• Tim ini dibentuk untuk meneliti dan membahas kasus –
kasus medis penting , audit medis , penerapan indikator
klinis .
• Dalam melaksanakan tugasnya tim audit dapat mengundang
dokter ahli lain yang berasal dari dalam dan dari luar rumah
sakit yang relevan dengan kasus – kasus yang diteliti dan
dibahas
• Dokter ahli bukan anggota tim audit
• Kegiatan dilaksanakan teratur dengan meneliti dan
membahas paling sedikit 3 kasus penting dalam satu tahun
• Karena Audit medis merupakan peer review
maka dalam pelaksanaannya wajib melibatkan
kelompok staf medis.
• Sebelumnya pihak rumah sakit harus
membentuk tim pelaksana audit medis.
• Tim tersebut dibentuk dibawah struktur
Komite Medik atau panitia khusus untuk itu
( Sub komite Peningkatan Mutu pelayanan).
• Karena audit medis erat kaitannya dengan
rekam medis maka bagian rekam medis juga
harus dilibatkan dalam tim.
• dalam suatu RS dibutuhkan auditor yang
mampu:
– menyusun rencana audit yang lengkap dan jelas,
– prosedur dan instruksi kerja yang terdokumentasi
– serta memiliki kompetensi untuk menghasilkan
laporan hasil audit secara benar dan tidak
memihak
– harus dilengkapi dokumentasi dan komunikasi
serta tindakan koreksi yang efektif
– tepat waktu.
Audit medis
• Sumber data dari Rekam Medik
• Dampak audit medis  peningkatan
mutu dan efektifitas pelayanan medis
• Aspek legal dari audit medis:
penggunaan informasi medis 
kewajiban menyimpan rahasia
kedokteran.
Hal-hal yg perlu diperhatikan
1. Semua orang yg terlibat dalam audit medis 
disumpah utk menjaga kerahasiaan
2. Semua form dalam audit medis memiliki tingkat
kerahasiaan
3. Sangsi bagi pelanggaran atas rahasia kedokteran
4. Seluruh laporan audit medis tidak mencantumkan
identitas pasien
5. Hasil audit medis untuk perbaikan pelyanan medis
6. Seluruh hasil audit medis tidak dapat dipergunakan
sebagai bukti di pengadilan.
REFERENSI TIM AUDIT
• KepMenKes RI No.496 / MENKES / SK / IV /
2005 tentang Pedoman audit medis di RS
INDIKATOR KLINIS
• Yang dimaksud indikator klinik adalah angka ketidak
lengkapan pengisian catatan medik atau KLPCM
• Indikator ini tercantum dalam Buku Petunjuk
Pelaksanaan Indikator Mutu Pelayanan RS ( WHO -
Dirjen YanMed DepKes tahun 2001) .
• Pengumpulan data KPLPCM ,pengolahan dan analisis
untuk keperluan ini harus ditetapkan secara tertulis
disertai kerangka acuan yang jelas
• Kemudian dibuat kesimpulan tentang
kecenderungan angka KLPCM dan dilaporkan kepada
Pimpinan rumah sakit , Ketua Komite Medis dan unit
kerja yang mengelola asuhan keperawatan
• Tim penilai perlu dibentuk untuk menilai ,
menganalisa serta menilai kemajuan
• Analisis harus dilakukan secara berkala 3 ( tiga )
bulan sekali secara terus menerus .
• Salah satu indikator klinis yang harus dikumpulkan ,
diolah dan dianalisis dalam standar ini adalah : Angka
Infeksi luka operasi
• Yang harus disimpulkan dari analisis ini adalah
kecenderungan ( trend) dari infeksi luka operasi
• Angka infeksi luka operasi =
Banyaknya infeksi luka operasi perbulan X 100%
Total operasi bersih perbulan tersebut
DOKTER PENANGGUNG JAWAB PELAYANAN
• Seorang dokter penanggung jawab pelayanan
bertugas mengelola asuhan medis pasien
antara lain :
– Mengadakan pemeriksaan medis dalam rangka
penegakan diagnosa
– Memberi terapi
– Melakukan tindak lanjut / follow up
– Rehabilitasi
– Bila perlu melakukan konsultasi , baik
• Hanya untuk pendapat ,
• Atau rawat bersama
• Rencana pelayanan harus dimuat dalam berkas
rekam medis
• Pada rencana pelayanan lengkap adalah
memuat segala aspek pelayanan yang akan
diberikan , termasuk pemeriksaan , konsultasi ,
rehabilitasi pesien dan sebagainya
• Dokter penanggung jawab pelayanan wajib
memberikan penjelasan secara jelas dan benar
kepada pasien dan keluarga tentang rencana
dan hasil pelayanan , pengobatan atau proserud
untuk pasien. Termasuk terjadinya kejadian
yang diharapkan dan tidak diharapkan .
KTD
• Kejadian Yang Tidak Diharapkan
• Pimpinan menerapkan metoda dan tatalaksana agar rumah
sakit mampu melakukan evaluasi , analisis dan tindak lanjut
dari kejadian yang tidak diharapkan pada pasien
• Metoda adalah cara merancang monitoring dan analisis data
KTD dari pasien
• Dalam metoda ini termasuk memonitor dan menganalisis
paling sedikit 1 proses elayanan resiko tinggi yang potensial
terjadi dalam tahun mendatang , dikenal dengan Failure
Modes & Effects and analysis ( FMEA)
• Yang dimaksud dengan Tata laksana adalah
pengorganisasian , pengumpula , pengolahan , analisis ,
pelaporan data yang terkait dengan kejadian tidak diharapkan
( KTD)
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
• CEO , Komite medik dan Komite Medik wajib
melakukan pembinaan dan pengawasan
terhadap staf medik
• Staf medik yang melakukan pelanggaran
medis akan dikenakan sanksi sesuai dengan
prosedur medikolegal
• Tujuan pokok dari suatu pemeriksaan internal
adalah membantu agar para anggota
organisasi dapat melaksanakan tanggung
jawabnya secara efektif.
• pelayanan yang baik dan bermutu dapat
dilihat dari, waktu tunggu pasien lebih singkat,
petugas medis lebih ramah dan lebih
perhatian.
DON’T
• Jangan menyampaikan keluhan pekerjaan
• Jangan menyalahkan unit/ departemen lain
• Jangan mengabaikan auditor
• Jangan menjawab pertanyaan yang bukan
menjadi wewenang anda
• Jangan memberi kesempatan auditor
memeriksa seluruh catatan
DO
• sambut auditor dengan ramah
• Tenang
• Dengarkan dan mengerti isi pertanyaan
sebelum menjawab
• Jawab dengan singkat
• Gunakan prosedur yang ada dalam menjawab
SIFAT JASA RUMAH SAKIT
1. TINGKAT KEPERCAYAAN YANG SANGAT
TINGGI
2. PRODUKSI PELAYANAN MEDIK
Peralatan
Metode & tehnologi
SDM Jasa
Informasi
Dana
Produksi
KUALITAS PRODUK
• Kecepatan / respon time
• Ketepatan / accuracy )
• Metode / tehnologi
• Kenyamanan
• Keterjangkauan
PENGENDALIAN
• Pengawasan
• Pemeriksaan
– pengujian
– Pengusutan
• Pemantauan
• Tindakan koreksi
CIRI-CIRI PENYELENGGARAAN AUDIT
KLINIS YANG BAIK
• keterbukaan,
• bukan konfrontasi,
• bukan ‘mengadili’ seseorang,
• bukan menuduh, menyalahkan, mempermalukan
seseorang (not to name, blame, and shame
somebody), apa lagi mencari ‘kambing hitam’ utk
dikorbankan
• dilaksanakan dalam suasana kekerabatan /
persaudaraan,
• dan edukatif,
• kerahasiaan dijaga.
TUJUAN AUDIT KLINIS
• Adalah memperbaiki /
menyempurnakan kekurangan –
kekurangan dalam asuhan klinis yang
belum sesuai dengan ketentuan dan
prosedur – prosedur didalam sarana
kesehatan
INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN
NO KRITERIA YANG
DIAMATI
CARA VERIFIKASI YA TID
AK
CATA
TAN
1 SDM yang
terlatih
Ada dokter umum / spesialis yang terlatih
sesuai dengan bidangnya
Ada petugas yang terlatih sesuai dengan
bidangnya
2 Tempat
pendaftaran
Ada tempat penerimaan dan pendaftaran
pasien
Mendapat cahaya yang cukup untuk
membaca/ menulis
Ada fasilitas kamar kecil
3 Ruang tunggu /
lobby
Tersedia ruang tunggu pasien dengan jendela
terbuka atau kipas angin
4 Tersedia protap
untuk pelayanan
Ada prosedur tetap untuk kegiatan
5 Ruang periksa Ruangan mendapat cukup penerangan
AREA SUMBER DAYA MANUSIA DAN FASILITAS
FISIK
INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN
NO KRITERIA YANG
DIAMATI
CARA VERIFIKASI YA TID
AK
CATA
TAN
1 Ada rencana
kegiatan
Ada rencana kerja jangka pendek/ panjang
Ada pertemuan berkala untuk membahas
kemajuan dan hasil yang dicapai
2 Ada prosedur
tetap tertulis
Pelayanan kesehatan
Pencegahan infeksi
Ada sistim
pemantauan
Ada suatu instrumen untuk memantau waktu
tunggu pasien
3 Tersedia sistim
pengisian rekam
medis
Berkas – berkas disimpan dalam rak secara
berurutan
4 Forulir – formulir isian tersedia
5
AREA MANAJEMEN & FASILITAS
INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN
N
O
KRITERIA YANG
DIAMATI
CARA VERIFIKASI Y
A
TID
AK
CAT
ATA
N
1 Tersedia papan
informasi
Tersedia informasi tentang hak – hak pasien
dalam bahasa yang mudah dipahami
Informasi jadwal praktek dan jenis pelayanan
yang tersedia
2 Tersedia fasilitas
penunjang diagnosa
Ada alat pemeriksaan khusus untuk
menunjang diagnosa
Ada pencatatan pemakaian fasilitas penunjang
3 Fasilitas secara
periodik meminta
Ada questioner chart kepuasan pelanggan
masukan dari klien
tentang pelayanan
Masukan tersebut dibahas dalam pertemuan
manajemen
yang diberikan Ada perubahan yang dilakukan berdasarkan
umpan balik yang diberikan
Ada sistim untuk menanggapi keluhan klien
FOKUS PADA KLIEN
INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN
N
O
KRITERIA YANG
DIAMATI
CARA VERIFIKASI Y
A
TID
AK
CAT
ATA
N
1 Tersedia air yang
mengalir
Ada fasilitas sarana air bersih yang mengalir
setiap hari
2 Kebersihan klinik Apakah tempat berikut bebas dari noda darah ,
debu sampah sarang laba – laba , kecoa
Tempat pendaftaran
Ruang tunggu
Ruang periksa
3 Dekontaminasi
peralatan dilaku
Tersedia larutan / bubuk dekontaminasi
Kan sesuai standar Selalu disiapkan di awal hari
4 Proses pencucian
peralatan
dilakukan sesuai
standar
Petugas yang melaksanakan pembersihan
peralatan melakukan – langkah – langkah
sesuai prosedur
AREA PENCEGAHAN INFEKSI
MANFAAT AUDIT MEDIS / KLINIS
• Manfaat umum;
• - Meningkatkan mutu asuhan pasien,
• Manfaat secara kasuistik :
– mengidentifikasikan kekurangan dalam
asuhan klinis pada sarana kesehatan kita,
–dengan tujuan untuk selanjutnya
diperbaiki / disempurnakan.
MANFAAT AUDIT MEDIK
• Hambatan dan kesulitan selama proses
pelayanan dapat diidentifikasi dengan cepat
dan menyeluruh.
• kualitas layanan dapat dipantau dengan
akurat.
• melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan
medis sesuai kebutuhan pasien dan standar
pelayanan medis.
Nilai tambah dari pelaksanaan Audit Klinis:
• Audit yg efektif harus mengarah kepada PERUBAHAN,
• Program Audit Klinis yg aktif adalah sarana edukatif
bagi semua profesional, terutama para junior,
• Program Audit Klinis yg aktif adalah sarana
komunikasi yg efektif utk alih pengetahuan dan
pengalaman antara berbagai spesialisasi,
• Audit memicu kerja sama tim antara para profesional,
• Pelaksanaan audit memicu pengisian R. Medis dgn
baik,
• Hasil audit dpt menjadi topik utk penulisan makalah
ilmiah.
Secara umum dapat dikatakan bahwa dengan
melaksanakan kegiatan audit Klinik suatu rumah
sakit akan memperoleh manfaat berupa:
• Meningkatnya komunikasi diantara para pemberi
jasa pelayanan kesehatan
• Meningkatnya pencatatan pelayanan klinik dalam
berkas rekam medik
• Meningkatnya mutu pemberian jasa pelayanan
kesehatan bagi semua pasien supaya tetap optimal
• Adanya kepastian kepada para pemberi jasa
pelayanan kesehatan bahwa mutu pelayanan
kesehatan mereka sudah optimal
• Sedangkan manfaat audit internal adalah
membantu anggota staf medis dalam
menjalankan tanggung jawabnya secara efektif.
• Rekomendasi dar auditor amat penting karena
bertujuan untuk memperbaiki kondisi yang ada,
yang menurut pertimbangan auditor perlu
diperbaiki
• Jadi, audit internal akanmenghasilkan simpulan
dan rekomendasi yang menjadi dasar untuk
mengambil keputusan dan tindakan korektif
sehingga tanggung jawab dapat dijalankan secara
efektif.
LANJUT KULIAH MENDATANG
Pedoman umum pelaksanaan
audit klinis medis

More Related Content

What's hot

3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
SuMarni41
 
SIMRS
SIMRSSIMRS
Permenkes no. 27 tahun 2017 ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
Permenkes no. 27 tahun 2017  ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...Permenkes no. 27 tahun 2017  ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
Permenkes no. 27 tahun 2017 ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
Adelina Hutauruk
 
EP BAB 5 PMP.docx
EP BAB 5 PMP.docxEP BAB 5 PMP.docx
EP BAB 5 PMP.docx
AswanAja
 
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptxprogram K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
NIKEN70
 
Keselamatan Pasien di Puskesmas
Keselamatan Pasien di PuskesmasKeselamatan Pasien di Puskesmas
Keselamatan Pasien di Puskesmas
I Putu Cahya Legawa
 
Manual mutu puskesmas
Manual mutu puskesmasManual mutu puskesmas
Manual mutu puskesmas
Trisfariani Cotto
 
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptxPDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
ProdukHerbalDXN
 
bab 4.4.pdf
bab 4.4.pdfbab 4.4.pdf
bab 4.4.pdf
AnastasiaGinting3
 
KAK KESTRAD
KAK KESTRADKAK KESTRAD
KAK KESTRAD
SuMarni41
 
Kebijakan Satu Data Kesehatan
Kebijakan Satu Data KesehatanKebijakan Satu Data Kesehatan
Kebijakan Satu Data Kesehatan
Rizki Srimaulia
 
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di PuskesmasManajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
I Putu Cahya Legawa
 
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatanManajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
Andy Rahman
 
Rancangan aktualisasi kegiatan
Rancangan aktualisasi kegiatanRancangan aktualisasi kegiatan
Rancangan aktualisasi kegiatan
Yulius Nugroho
 
pedoman pengorganisasian ppi
pedoman pengorganisasian ppipedoman pengorganisasian ppi
pedoman pengorganisasian ppi
Eka Siam
 
Sk tim ppi sibela 2019 oke
Sk tim ppi sibela 2019 okeSk tim ppi sibela 2019 oke
Sk tim ppi sibela 2019 oke
Nataliananovita
 
SOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
SOP 1-006 Manajemen Penunjang MedisSOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
SOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
Gaindo
 
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
Arifin Fane
 
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
PuskesmasPondokAren1
 

What's hot (20)

3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
3.1.1.3 Pedoman Manual Mutu.docx
 
SIMRS
SIMRSSIMRS
SIMRS
 
Lokmin puskesmas
Lokmin puskesmasLokmin puskesmas
Lokmin puskesmas
 
Permenkes no. 27 tahun 2017 ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
Permenkes no. 27 tahun 2017  ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...Permenkes no. 27 tahun 2017  ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
Permenkes no. 27 tahun 2017 ttg Pedoman Ppencegahan dan Pengendalian Infeksi...
 
EP BAB 5 PMP.docx
EP BAB 5 PMP.docxEP BAB 5 PMP.docx
EP BAB 5 PMP.docx
 
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptxprogram K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
program K3 MFK terintegrasi di Puskesmas.pptx
 
Keselamatan Pasien di Puskesmas
Keselamatan Pasien di PuskesmasKeselamatan Pasien di Puskesmas
Keselamatan Pasien di Puskesmas
 
Manual mutu puskesmas
Manual mutu puskesmasManual mutu puskesmas
Manual mutu puskesmas
 
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptxPDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
PDSA Dalam Tata Kelola Mutu Puskesmas.pptx
 
bab 4.4.pdf
bab 4.4.pdfbab 4.4.pdf
bab 4.4.pdf
 
KAK KESTRAD
KAK KESTRADKAK KESTRAD
KAK KESTRAD
 
Kebijakan Satu Data Kesehatan
Kebijakan Satu Data KesehatanKebijakan Satu Data Kesehatan
Kebijakan Satu Data Kesehatan
 
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di PuskesmasManajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
 
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatanManajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
Manajemen mutu dalam pelayanan kesehatan
 
Rancangan aktualisasi kegiatan
Rancangan aktualisasi kegiatanRancangan aktualisasi kegiatan
Rancangan aktualisasi kegiatan
 
pedoman pengorganisasian ppi
pedoman pengorganisasian ppipedoman pengorganisasian ppi
pedoman pengorganisasian ppi
 
Sk tim ppi sibela 2019 oke
Sk tim ppi sibela 2019 okeSk tim ppi sibela 2019 oke
Sk tim ppi sibela 2019 oke
 
SOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
SOP 1-006 Manajemen Penunjang MedisSOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
SOP 1-006 Manajemen Penunjang Medis
 
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
Ppt lokmin puskesmas bulan juni 2019
 
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
389231244-Pdca-Perbaikan-Kinerja-Pelayanan.docx
 

Viewers also liked

Latihan Audit manajemen
Latihan Audit manajemen Latihan Audit manajemen
Latihan Audit manajemen
9elevenStarUnila
 
Peran komite medik dan hukum
Peran komite medik dan hukumPeran komite medik dan hukum
Peran komite medik dan hukum
budi1
 
Presentation pok 4 hbl
Presentation pok 4 hblPresentation pok 4 hbl
Presentation pok 4 hbl
INDONESIAN NAVY MEDICAL CORPS
 
Penyelenggaraan Komite Medis
Penyelenggaraan Komite MedisPenyelenggaraan Komite Medis
Penyelenggaraan Komite Medis
Robertus Arian Datusanantyo
 
Laporan hasil audit manajemen
Laporan hasil audit manajemenLaporan hasil audit manajemen
Laporan hasil audit manajemen
9elevenStarUnila
 
Kredensial tenaga medik ( baru )
Kredensial tenaga medik ( baru )Kredensial tenaga medik ( baru )
Kredensial tenaga medik ( baru )Erwin santosa
 
Akreditasi vs quality
Akreditasi vs qualityAkreditasi vs quality
Akreditasi vs quality
Ariefz Will
 
Visi dan misi pmkp
Visi dan misi pmkpVisi dan misi pmkp
Visi dan misi pmkp
Putu Novia
 
Contoh Format lembaran rm
Contoh Format lembaran rmContoh Format lembaran rm
Contoh Format lembaran rm
Amirullah Latarissa
 
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakit
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakitAda 13 sop dalam pelayanan rumah sakit
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakitRestyani Daniar
 
Spo rekam medik
Spo rekam medikSpo rekam medik
Spo rekam medik
khusnuleza
 
Buku pedoman rekam medis
Buku pedoman rekam medisBuku pedoman rekam medis
Buku pedoman rekam medis
Amirullah Latarissa
 
Hasil Audit BPK Lumpur Lapindo
Hasil Audit BPK Lumpur LapindoHasil Audit BPK Lumpur Lapindo
Hasil Audit BPK Lumpur Lapindo
Indoleaks
 
Power point komite medis
Power point komite medisPower point komite medis
Power point komite medis
Arini86
 
KONSEP AUDIT MANAJEMEN
KONSEP AUDIT MANAJEMENKONSEP AUDIT MANAJEMEN
KONSEP AUDIT MANAJEMENHasunah
 
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalaten
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalatenKedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalaten
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalatencambawa
 
3. asuhan antenatal dikomunitas
3. asuhan antenatal dikomunitas3. asuhan antenatal dikomunitas
3. asuhan antenatal dikomunitas
pjj_kemenkes
 
software klinik rumah sakit
software klinik rumah sakitsoftware klinik rumah sakit
software klinik rumah sakit
'Rekam' Medis
 
Risk analysis and control nhsiq 2014
Risk analysis and control nhsiq 2014Risk analysis and control nhsiq 2014
Risk analysis and control nhsiq 2014
NHS Improving Quality
 
Asuhan pada ibu nifas di komunitas
Asuhan pada ibu nifas di komunitasAsuhan pada ibu nifas di komunitas
Asuhan pada ibu nifas di komunitasmaritsa afni
 

Viewers also liked (20)

Latihan Audit manajemen
Latihan Audit manajemen Latihan Audit manajemen
Latihan Audit manajemen
 
Peran komite medik dan hukum
Peran komite medik dan hukumPeran komite medik dan hukum
Peran komite medik dan hukum
 
Presentation pok 4 hbl
Presentation pok 4 hblPresentation pok 4 hbl
Presentation pok 4 hbl
 
Penyelenggaraan Komite Medis
Penyelenggaraan Komite MedisPenyelenggaraan Komite Medis
Penyelenggaraan Komite Medis
 
Laporan hasil audit manajemen
Laporan hasil audit manajemenLaporan hasil audit manajemen
Laporan hasil audit manajemen
 
Kredensial tenaga medik ( baru )
Kredensial tenaga medik ( baru )Kredensial tenaga medik ( baru )
Kredensial tenaga medik ( baru )
 
Akreditasi vs quality
Akreditasi vs qualityAkreditasi vs quality
Akreditasi vs quality
 
Visi dan misi pmkp
Visi dan misi pmkpVisi dan misi pmkp
Visi dan misi pmkp
 
Contoh Format lembaran rm
Contoh Format lembaran rmContoh Format lembaran rm
Contoh Format lembaran rm
 
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakit
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakitAda 13 sop dalam pelayanan rumah sakit
Ada 13 sop dalam pelayanan rumah sakit
 
Spo rekam medik
Spo rekam medikSpo rekam medik
Spo rekam medik
 
Buku pedoman rekam medis
Buku pedoman rekam medisBuku pedoman rekam medis
Buku pedoman rekam medis
 
Hasil Audit BPK Lumpur Lapindo
Hasil Audit BPK Lumpur LapindoHasil Audit BPK Lumpur Lapindo
Hasil Audit BPK Lumpur Lapindo
 
Power point komite medis
Power point komite medisPower point komite medis
Power point komite medis
 
KONSEP AUDIT MANAJEMEN
KONSEP AUDIT MANAJEMENKONSEP AUDIT MANAJEMEN
KONSEP AUDIT MANAJEMEN
 
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalaten
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalatenKedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalaten
Kedudukan dan fungsi internal audit pada pt. alfema offset kalaten
 
3. asuhan antenatal dikomunitas
3. asuhan antenatal dikomunitas3. asuhan antenatal dikomunitas
3. asuhan antenatal dikomunitas
 
software klinik rumah sakit
software klinik rumah sakitsoftware klinik rumah sakit
software klinik rumah sakit
 
Risk analysis and control nhsiq 2014
Risk analysis and control nhsiq 2014Risk analysis and control nhsiq 2014
Risk analysis and control nhsiq 2014
 
Asuhan pada ibu nifas di komunitas
Asuhan pada ibu nifas di komunitasAsuhan pada ibu nifas di komunitas
Asuhan pada ibu nifas di komunitas
 

Similar to Manajemen unit-kerja-5-pertemuan-4

Audit mutu
Audit mutuAudit mutu
AUDIT KLINIS.pptx
AUDIT KLINIS.pptxAUDIT KLINIS.pptx
AUDIT KLINIS.pptx
subagja2
 
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).pptPPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
FitriArkhamFauziah
 
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
AdetyaWulandari
 
Standarisasi mutu pelayanan kebidanan
Standarisasi mutu pelayanan kebidananStandarisasi mutu pelayanan kebidanan
Standarisasi mutu pelayanan kebidanan
Bayu Fijrie
 
PPT SPI.ppt
PPT SPI.pptPPT SPI.ppt
PPT SPI.ppt
AnggalanaAnggalana
 
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdfPENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
MaalAbror2
 
Standar akreditasi klinik modified
Standar akreditasi klinik   modifiedStandar akreditasi klinik   modified
Standar akreditasi klinik modified
Dinda Putri Dyah Maharini
 
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptxkasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
AnnisaMulya8
 
Bentuk program menjaga mutu konkuren
Bentuk program menjaga mutu konkurenBentuk program menjaga mutu konkuren
Bentuk program menjaga mutu konkuren
Bayu Fijrie
 
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakitInstrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
restika asta amalia
 
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimalStandar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
Asih Astuti
 
Contoh program kerja pkrs
Contoh program kerja pkrsContoh program kerja pkrs
Contoh program kerja pkrs
khusnuleza
 
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiwProses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
MahruriSaputra
 
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
Galih Endradita M
 
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
Hendra Jaya
 
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasiBahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
Khamid Arif
 
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.pptbahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
AyuYA1
 
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
Asyifa Robiatul adawiyah
 
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptxPROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
febriana63
 

Similar to Manajemen unit-kerja-5-pertemuan-4 (20)

Audit mutu
Audit mutuAudit mutu
Audit mutu
 
AUDIT KLINIS.pptx
AUDIT KLINIS.pptxAUDIT KLINIS.pptx
AUDIT KLINIS.pptx
 
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).pptPPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
PPT-UEU-Audit-Klinis-Pertemuan-8 (2).ppt
 
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
Disiplin dalam standar pelayanan kebidanan, standar outcome (mutu)
 
Standarisasi mutu pelayanan kebidanan
Standarisasi mutu pelayanan kebidananStandarisasi mutu pelayanan kebidanan
Standarisasi mutu pelayanan kebidanan
 
PPT SPI.ppt
PPT SPI.pptPPT SPI.ppt
PPT SPI.ppt
 
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdfPENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
PENYUSUNAN DOKUMEN PAK TJAHJONO.pdf
 
Standar akreditasi klinik modified
Standar akreditasi klinik   modifiedStandar akreditasi klinik   modified
Standar akreditasi klinik modified
 
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptxkasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
kasus yang bertugas di unit rekam medis dan [Autosaved].pptx
 
Bentuk program menjaga mutu konkuren
Bentuk program menjaga mutu konkurenBentuk program menjaga mutu konkuren
Bentuk program menjaga mutu konkuren
 
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakitInstrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
Instrumen penilaian sistem_kinerja_di_rumah_sakit
 
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimalStandar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
Standar prasyarat minimal & standar penampilan minimal
 
Contoh program kerja pkrs
Contoh program kerja pkrsContoh program kerja pkrs
Contoh program kerja pkrs
 
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiwProses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
Proses Keperawatan sbifjbijwjwuwuiuiwriiw
 
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
2022 Unit Kerja dan Pelayanan dalam Akreditasi.pptx
 
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
312995667 panduan-proses-evaluasi-kinerja-staf-medis
 
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasiBahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
Bahan presentasi tentang pemahaman akreditasi
 
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.pptbahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
bahan-presentasi-tentang-pemahaman-akreditas.ppt
 
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
Penjaminan mutu dalam pelayanan kesehatan (quality assurance)
 
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptxPROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
PROSES KEPERWATAN-DOKUMENTASI KEPERAWATAN.pptx
 

Recently uploaded

Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptxKebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
HestyGrariwa2
 
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxxManajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
AdheaPriyanka1
 
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptxPMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
kartikaoktarini
 
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdfPanduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
AbdulWahid24425
 
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.pptPencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
Rizkiyahnovianti
 
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdfVaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
ShaoranAulia1
 
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptxPPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
kartikaoktarini
 
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptxMATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
lidyanimargareth23
 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUSASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
maya746072
 
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptxLAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
GregoryStevanusGulto
 

Recently uploaded (10)

Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptxKebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
Kebijakan Orientasi PIN Polio Putaran k2pptx
 
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxxManajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
Manajemen keuangan puskesmas xxxxxxxxxxxx
 
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptxPMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
PMBA 6-23, IBU HAMIL,IBU MENYUSUISUI.pptx
 
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdfPanduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
Panduan 25 Keterampilan Dasar Kader posyandu.pdf
 
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.pptPencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
Pencegahan Penyakit_Rizkiyah Novianti.ppt
 
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdfVaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
Vaskularisasi sistem konduksi jantung.pdf
 
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptxPPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
PPT TUMBUH KEMBANG ANAK-BAYI DAN BALITA.pptx
 
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptxMATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
MATERI IMUNISASI_PEMBINAAN KADER POSYANDU 2024.pptx
 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUSASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUSABORTUS
 
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptxLAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.pptx
 

Manajemen unit-kerja-5-pertemuan-4

  • 1. AUDIT KLINIS DI RUMAH SAKIT IMO 725 Manajemen Unit Kerja 5 2 SKS Semester 7 Dr.Noor Yulia
  • 2. CIRI DAN MANFAAT AUDIT KLINIS Pertemuan 4
  • 3. PELAYANAN MEDIS • Pelayanan medis harus disediakan dan diberikan kepada pasien – pasien sesuai dengan ilmu pengetahuan kedokteran mutakhir serta memanfaatkan kemampuan dan fasilitas rumah sakit secara optimal. • Setiap jenis pelayanan medis harus sesuai dengan masing – masing standa pelayanan profesi • Tujuan pelayanan medis adalah mengupayakan kesembuhan pasien secara optimal melalui prosedur dan tindakan yang dapat dipertanggung jawabkan
  • 4. STANDAR PELAYANAN • Dapat berupa standar profesi dan atau standar pelayanan medis lainnya . • Standar profesi adalah : standar dari organisasi profesi kedokteran yang diberlakukan di rumah sakit • Standar pelayanan medis adalah standar lainnya dalam bidang keilmuan kedokteran baik yang dibuat sendiri maupun yang dibuat pihak lain diluar rumah sakit dan diberlakukan dirumah sakit • Standar pelayanan medis antara lain dapat berupa giudlines ( pedoman – pedoman ) , skema – skema pengambilan keputusan , termasuk prosedur kerja maupun buku - buku
  • 5. EVALUASI MEDIS • Adalah kegiatan yang berupa audit internal dan atau management review . • Audit internal ( termasuk audit medis ) adalah kegiatan untuk menilai apakah staf medis telah memberikan pelayanan sesuai standar – standar tersebut yang dibuktikan dengan adanya dokumen – dokumen audit . • Management review adalah kegiatan manajemen dalam mengevaluasi hasil temuan audit internal dan mengevaluasi standar – standar yang berlaku yang dibuktikan dengan adanya risalah rapat
  • 6. TINDAK LANJUT • Adalah kegiatan menyelesaikan penyebab masalah – masalah ( akar penyebab) yang ditemukan pada audit internal dan managemen review . • Dibuktikan dengan adanya dokumen tindak lanjut hasil audit dan risalah rapat managemen review
  • 7. AUDIT MEDIS / KLINIS • Analisis/ pemeriksaan yang sistematis dan independen tentang asuhan klinis,untuk menentukan jika aktifitas dan hasilnya sesuai dengan pengaturan yang telah di implementasi kan secara efektif dan cocok untuk mencapai tujuan , termasuk prosedur-prosedur untuk diagnosis, tindakan medis, perawatan, pemanfaatan sumber daya yang terkait, dan outcome mutu hidup bagi pasien sebagai hasil dari prosedur-prosedur tersebut
  • 8. PROSEDUR • Adalah standar prosedur operasional ( SOP) yang mengatur tata cara seleksi dan penempatan staf medis kedalam unit – unit fungsional yang ada dirumah sakit • Penyusunan dan pelaksanaan SOP didasarkan atas UU no 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran
  • 9. REKOMENDASI DARI SUBKOMITE KREDENSIAL / KOMITE MEDIS • Berisi hak – hak klinis yang dapat diberikan kepada staf medis baru . • Hak – hak klinis ditentukan berdasarkan kemampuan klinis aktual staf medis tersebut bukan hanya berdasarkan jenis spesialisasinya saja • Proses penentuan hak klinis ini disebut proses kredensial
  • 10. PELAKSANAAN PROSEDUR • Bahwa suatu prosedut telah dilaksanakan perlu adanya bukti-bukti tertulis , seperti notulen rapat , form – form yang telah diisi , berkas rekam medik yang terisi . • Evaluasi adalah cara menilai apakah SOP telah dilaksanakan dengan baik . • Caranya adalah dengan melakukan audit internal • Tindak lanjut adalah tindakan – tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang didapat saat evaluasi
  • 11. • Adanya mekanisme untuk melakukan pengawasan , monitoring dan evaluasi penerapan standar profesi / standar pelayanan medis dirumah sakit dengan membuat kebijakan – kebijakan dan melakukan berbagai kegiatan. • Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan melalui –Audit medis –Pertemuan kasus sulit / kematian –Ronde besar / ronde kelompok SMF
  • 12. Rekam medis • Selama proses pelayanan medis berlangsung tenaga medis mencatat dengan lengkap , akurat dan benar dalam dokumen rekam medis . • Fungsi rekam medis dalam hal ini untuk mempermudah komunikasi antar tenaga medis , menjaga kesinambungan pelayanan dan mencegah pengulangan pelayanan yang tidak efisien • Prosedur pencatatan medis ditulis oleh setiap pelaksana pelayanan secara teratur , rinci dan akurat untuk efisiensi dan peningkatan mutu pelayanan
  • 13. EVALUASI DAN PENGENDALIAN MUTU • Pimpinan harus melaksanakan evaluasi pelayanan dan pengendalian mutu • Dibuat program atau kegiatan untuk peningkatan mutu pelayanan medis • Program peningkatan mutu pelayanan medis disusun dengan mempergunakan prosedur yang dibakukan oleh pimpinan rumah sakit ( CEO )
  • 14. Program peningkatan mutu pelayanan medis • dinilai dan dibuat berdasarkan : –Indikator klinis –Audit medis –Penerapan & langkah keselamatan pasien –Pemanfaatan alat – alat kedoktern –Hasil pelayanan medis –Diklat penelitian dalam SMF –Proses dan keluaran dari sub komite –Hasil rangkuman( questioner ) kepuasan pasien dll
  • 15. TIM AUDIT • Tim audit adalah sebuah tim yang dapat merupakan bagian dari panitia / sub komite Peningkatan Mutu dari Komite Medis. • Tim ini dibentuk untuk meneliti dan membahas kasus – kasus medis penting , audit medis , penerapan indikator klinis . • Dalam melaksanakan tugasnya tim audit dapat mengundang dokter ahli lain yang berasal dari dalam dan dari luar rumah sakit yang relevan dengan kasus – kasus yang diteliti dan dibahas • Dokter ahli bukan anggota tim audit • Kegiatan dilaksanakan teratur dengan meneliti dan membahas paling sedikit 3 kasus penting dalam satu tahun
  • 16. • Karena Audit medis merupakan peer review maka dalam pelaksanaannya wajib melibatkan kelompok staf medis. • Sebelumnya pihak rumah sakit harus membentuk tim pelaksana audit medis. • Tim tersebut dibentuk dibawah struktur Komite Medik atau panitia khusus untuk itu ( Sub komite Peningkatan Mutu pelayanan). • Karena audit medis erat kaitannya dengan rekam medis maka bagian rekam medis juga harus dilibatkan dalam tim.
  • 17. • dalam suatu RS dibutuhkan auditor yang mampu: – menyusun rencana audit yang lengkap dan jelas, – prosedur dan instruksi kerja yang terdokumentasi – serta memiliki kompetensi untuk menghasilkan laporan hasil audit secara benar dan tidak memihak – harus dilengkapi dokumentasi dan komunikasi serta tindakan koreksi yang efektif – tepat waktu.
  • 18. Audit medis • Sumber data dari Rekam Medik • Dampak audit medis  peningkatan mutu dan efektifitas pelayanan medis • Aspek legal dari audit medis: penggunaan informasi medis  kewajiban menyimpan rahasia kedokteran.
  • 19. Hal-hal yg perlu diperhatikan 1. Semua orang yg terlibat dalam audit medis  disumpah utk menjaga kerahasiaan 2. Semua form dalam audit medis memiliki tingkat kerahasiaan 3. Sangsi bagi pelanggaran atas rahasia kedokteran 4. Seluruh laporan audit medis tidak mencantumkan identitas pasien 5. Hasil audit medis untuk perbaikan pelyanan medis 6. Seluruh hasil audit medis tidak dapat dipergunakan sebagai bukti di pengadilan.
  • 20. REFERENSI TIM AUDIT • KepMenKes RI No.496 / MENKES / SK / IV / 2005 tentang Pedoman audit medis di RS
  • 21. INDIKATOR KLINIS • Yang dimaksud indikator klinik adalah angka ketidak lengkapan pengisian catatan medik atau KLPCM • Indikator ini tercantum dalam Buku Petunjuk Pelaksanaan Indikator Mutu Pelayanan RS ( WHO - Dirjen YanMed DepKes tahun 2001) . • Pengumpulan data KPLPCM ,pengolahan dan analisis untuk keperluan ini harus ditetapkan secara tertulis disertai kerangka acuan yang jelas • Kemudian dibuat kesimpulan tentang kecenderungan angka KLPCM dan dilaporkan kepada Pimpinan rumah sakit , Ketua Komite Medis dan unit kerja yang mengelola asuhan keperawatan
  • 22. • Tim penilai perlu dibentuk untuk menilai , menganalisa serta menilai kemajuan • Analisis harus dilakukan secara berkala 3 ( tiga ) bulan sekali secara terus menerus . • Salah satu indikator klinis yang harus dikumpulkan , diolah dan dianalisis dalam standar ini adalah : Angka Infeksi luka operasi • Yang harus disimpulkan dari analisis ini adalah kecenderungan ( trend) dari infeksi luka operasi • Angka infeksi luka operasi = Banyaknya infeksi luka operasi perbulan X 100% Total operasi bersih perbulan tersebut
  • 23. DOKTER PENANGGUNG JAWAB PELAYANAN • Seorang dokter penanggung jawab pelayanan bertugas mengelola asuhan medis pasien antara lain : – Mengadakan pemeriksaan medis dalam rangka penegakan diagnosa – Memberi terapi – Melakukan tindak lanjut / follow up – Rehabilitasi – Bila perlu melakukan konsultasi , baik • Hanya untuk pendapat , • Atau rawat bersama
  • 24. • Rencana pelayanan harus dimuat dalam berkas rekam medis • Pada rencana pelayanan lengkap adalah memuat segala aspek pelayanan yang akan diberikan , termasuk pemeriksaan , konsultasi , rehabilitasi pesien dan sebagainya • Dokter penanggung jawab pelayanan wajib memberikan penjelasan secara jelas dan benar kepada pasien dan keluarga tentang rencana dan hasil pelayanan , pengobatan atau proserud untuk pasien. Termasuk terjadinya kejadian yang diharapkan dan tidak diharapkan .
  • 25. KTD • Kejadian Yang Tidak Diharapkan • Pimpinan menerapkan metoda dan tatalaksana agar rumah sakit mampu melakukan evaluasi , analisis dan tindak lanjut dari kejadian yang tidak diharapkan pada pasien • Metoda adalah cara merancang monitoring dan analisis data KTD dari pasien • Dalam metoda ini termasuk memonitor dan menganalisis paling sedikit 1 proses elayanan resiko tinggi yang potensial terjadi dalam tahun mendatang , dikenal dengan Failure Modes & Effects and analysis ( FMEA) • Yang dimaksud dengan Tata laksana adalah pengorganisasian , pengumpula , pengolahan , analisis , pelaporan data yang terkait dengan kejadian tidak diharapkan ( KTD)
  • 26. PEMBINAAN DAN PENGAWASAN • CEO , Komite medik dan Komite Medik wajib melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap staf medik • Staf medik yang melakukan pelanggaran medis akan dikenakan sanksi sesuai dengan prosedur medikolegal
  • 27. • Tujuan pokok dari suatu pemeriksaan internal adalah membantu agar para anggota organisasi dapat melaksanakan tanggung jawabnya secara efektif. • pelayanan yang baik dan bermutu dapat dilihat dari, waktu tunggu pasien lebih singkat, petugas medis lebih ramah dan lebih perhatian.
  • 28. DON’T • Jangan menyampaikan keluhan pekerjaan • Jangan menyalahkan unit/ departemen lain • Jangan mengabaikan auditor • Jangan menjawab pertanyaan yang bukan menjadi wewenang anda • Jangan memberi kesempatan auditor memeriksa seluruh catatan
  • 29. DO • sambut auditor dengan ramah • Tenang • Dengarkan dan mengerti isi pertanyaan sebelum menjawab • Jawab dengan singkat • Gunakan prosedur yang ada dalam menjawab
  • 30. SIFAT JASA RUMAH SAKIT 1. TINGKAT KEPERCAYAAN YANG SANGAT TINGGI 2. PRODUKSI PELAYANAN MEDIK Peralatan Metode & tehnologi SDM Jasa Informasi Dana Produksi
  • 31. KUALITAS PRODUK • Kecepatan / respon time • Ketepatan / accuracy ) • Metode / tehnologi • Kenyamanan • Keterjangkauan
  • 32. PENGENDALIAN • Pengawasan • Pemeriksaan – pengujian – Pengusutan • Pemantauan • Tindakan koreksi
  • 33. CIRI-CIRI PENYELENGGARAAN AUDIT KLINIS YANG BAIK • keterbukaan, • bukan konfrontasi, • bukan ‘mengadili’ seseorang, • bukan menuduh, menyalahkan, mempermalukan seseorang (not to name, blame, and shame somebody), apa lagi mencari ‘kambing hitam’ utk dikorbankan • dilaksanakan dalam suasana kekerabatan / persaudaraan, • dan edukatif, • kerahasiaan dijaga.
  • 34. TUJUAN AUDIT KLINIS • Adalah memperbaiki / menyempurnakan kekurangan – kekurangan dalam asuhan klinis yang belum sesuai dengan ketentuan dan prosedur – prosedur didalam sarana kesehatan
  • 35. INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN NO KRITERIA YANG DIAMATI CARA VERIFIKASI YA TID AK CATA TAN 1 SDM yang terlatih Ada dokter umum / spesialis yang terlatih sesuai dengan bidangnya Ada petugas yang terlatih sesuai dengan bidangnya 2 Tempat pendaftaran Ada tempat penerimaan dan pendaftaran pasien Mendapat cahaya yang cukup untuk membaca/ menulis Ada fasilitas kamar kecil 3 Ruang tunggu / lobby Tersedia ruang tunggu pasien dengan jendela terbuka atau kipas angin 4 Tersedia protap untuk pelayanan Ada prosedur tetap untuk kegiatan 5 Ruang periksa Ruangan mendapat cukup penerangan AREA SUMBER DAYA MANUSIA DAN FASILITAS FISIK
  • 36. INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN NO KRITERIA YANG DIAMATI CARA VERIFIKASI YA TID AK CATA TAN 1 Ada rencana kegiatan Ada rencana kerja jangka pendek/ panjang Ada pertemuan berkala untuk membahas kemajuan dan hasil yang dicapai 2 Ada prosedur tetap tertulis Pelayanan kesehatan Pencegahan infeksi Ada sistim pemantauan Ada suatu instrumen untuk memantau waktu tunggu pasien 3 Tersedia sistim pengisian rekam medis Berkas – berkas disimpan dalam rak secara berurutan 4 Forulir – formulir isian tersedia 5 AREA MANAJEMEN & FASILITAS
  • 37. INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN N O KRITERIA YANG DIAMATI CARA VERIFIKASI Y A TID AK CAT ATA N 1 Tersedia papan informasi Tersedia informasi tentang hak – hak pasien dalam bahasa yang mudah dipahami Informasi jadwal praktek dan jenis pelayanan yang tersedia 2 Tersedia fasilitas penunjang diagnosa Ada alat pemeriksaan khusus untuk menunjang diagnosa Ada pencatatan pemakaian fasilitas penunjang 3 Fasilitas secara periodik meminta Ada questioner chart kepuasan pelanggan masukan dari klien tentang pelayanan Masukan tersebut dibahas dalam pertemuan manajemen yang diberikan Ada perubahan yang dilakukan berdasarkan umpan balik yang diberikan Ada sistim untuk menanggapi keluhan klien FOKUS PADA KLIEN
  • 38. INSTRUMEN KUALITAS PELAYANAN N O KRITERIA YANG DIAMATI CARA VERIFIKASI Y A TID AK CAT ATA N 1 Tersedia air yang mengalir Ada fasilitas sarana air bersih yang mengalir setiap hari 2 Kebersihan klinik Apakah tempat berikut bebas dari noda darah , debu sampah sarang laba – laba , kecoa Tempat pendaftaran Ruang tunggu Ruang periksa 3 Dekontaminasi peralatan dilaku Tersedia larutan / bubuk dekontaminasi Kan sesuai standar Selalu disiapkan di awal hari 4 Proses pencucian peralatan dilakukan sesuai standar Petugas yang melaksanakan pembersihan peralatan melakukan – langkah – langkah sesuai prosedur AREA PENCEGAHAN INFEKSI
  • 39. MANFAAT AUDIT MEDIS / KLINIS • Manfaat umum; • - Meningkatkan mutu asuhan pasien, • Manfaat secara kasuistik : – mengidentifikasikan kekurangan dalam asuhan klinis pada sarana kesehatan kita, –dengan tujuan untuk selanjutnya diperbaiki / disempurnakan.
  • 40. MANFAAT AUDIT MEDIK • Hambatan dan kesulitan selama proses pelayanan dapat diidentifikasi dengan cepat dan menyeluruh. • kualitas layanan dapat dipantau dengan akurat. • melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan medis sesuai kebutuhan pasien dan standar pelayanan medis.
  • 41. Nilai tambah dari pelaksanaan Audit Klinis: • Audit yg efektif harus mengarah kepada PERUBAHAN, • Program Audit Klinis yg aktif adalah sarana edukatif bagi semua profesional, terutama para junior, • Program Audit Klinis yg aktif adalah sarana komunikasi yg efektif utk alih pengetahuan dan pengalaman antara berbagai spesialisasi, • Audit memicu kerja sama tim antara para profesional, • Pelaksanaan audit memicu pengisian R. Medis dgn baik, • Hasil audit dpt menjadi topik utk penulisan makalah ilmiah.
  • 42. Secara umum dapat dikatakan bahwa dengan melaksanakan kegiatan audit Klinik suatu rumah sakit akan memperoleh manfaat berupa: • Meningkatnya komunikasi diantara para pemberi jasa pelayanan kesehatan • Meningkatnya pencatatan pelayanan klinik dalam berkas rekam medik • Meningkatnya mutu pemberian jasa pelayanan kesehatan bagi semua pasien supaya tetap optimal • Adanya kepastian kepada para pemberi jasa pelayanan kesehatan bahwa mutu pelayanan kesehatan mereka sudah optimal
  • 43. • Sedangkan manfaat audit internal adalah membantu anggota staf medis dalam menjalankan tanggung jawabnya secara efektif. • Rekomendasi dar auditor amat penting karena bertujuan untuk memperbaiki kondisi yang ada, yang menurut pertimbangan auditor perlu diperbaiki • Jadi, audit internal akanmenghasilkan simpulan dan rekomendasi yang menjadi dasar untuk mengambil keputusan dan tindakan korektif sehingga tanggung jawab dapat dijalankan secara efektif.
  • 44. LANJUT KULIAH MENDATANG Pedoman umum pelaksanaan audit klinis medis