MANAGEMENT BY
OBJECTIVE
Manajemen bersdasarkan sasaran
(MBO)

    System manajemen di mana sasaran kinerja yang
     rinci ditentukan bersama-sama oleh para karyawan
     dan para manajer mereka, kemajuan kearah
     pencapaian sasaran yang dikaji secara berkala, dan
     imbalan dibagi-bagikan berdasarkan kemajuan itu.
     MBO pun sebagai alat motivasi karyawan untuk
     pencapaian kinerja yang lebih baik.
Tujuan MBO
   Untuk menjembatani keinginan Manajemen lini puncak dan staf
    atau para pekerja.
   Mensirnegikan dan mengintregasikan keinginan manajemen lini
    puncak dan staf atau para pekerja
   Proses yang dilandasi komitmen pihak manajemen ataupun
    para pekerja untuk menentukan tujuan secara bersama-sama.
MBO yang efektif mempunya 6 elemen

   Ko m itm e n Pa d a Pro g ra m .
   M ne ta p ka n s a s a ra n ting ka t p unc a k
     e
   Sa s a ra n ind ivid ua l
   Pa rtis ip ia s i
   O to no m i Da la m M ng im p le m e nta s ika n Re nc a na
                         e
   Tinja ua n p re s ta s i ke rja
Prinsip MBO
   Specific
   Measurable
   Achievable
   Realistic
   Time related
Langkah-langkah MBO
1.   Tujuan dan strategi organisasi secara keseluruhan dirumuskan
2.   Tjuan utam dialokasikan ke sejum divisi dan unit
                a                    lah
     departem en
3.   P unit m
       ara       anajer secara bersam  a-sam m
                                            a enyusun tujuan
     terperinci bagi unit-unit mereka dengan para manajernya
4.   Tujuan terperinci disusun bersama-sam dengan seluruh anggota
                                          a
     departem en
5.   Rencana tindakan, yang m  endefinisikan cara mencapai tujuan,
     dirinci dan dimintakan persetujuan para m anajer dan karyawan
6.   Rencana tindakan tersebut diimplementasikan
7.   K ajuan dikaji secara berkala, dan dapat di um
      em                                           pan balik
8.   Keberhasilan pencapaian tujuan diperkuat dengan imbalan
     berbasis kinerja
Langkah-langkah penetapan
sasaran :
1.   Mengkaji misi organisasi, yang menjadi tujuan organisasi. Pernyataan
     yang luas tentang apa tujuan organisasi dan apa yang diharapkan untuk
     dicapai tersebut menjadi pedoman menyeluruh mengenai apa yang
     dianggap penting oleh anggota organisasi.
2.   Mengevaluasi sumber daya yang tersedia. Ketika kita menetapkan
     sasaran organisasi yang harus dicapai oleh sumber daya organisasi, maka
     sasaran itu haruslah bersifat realistis dan disesuaikan kemampuan yang
     dapat dicapai oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi
3.   Tentukan sasaran secara individu atau dengan masukan dari orang lain.
     Sasaran itu mencerminkan hasil yang diinginkan dan harus sejalan dengan
     misi dan sasaran organisasi dalam bidang organisasi lainnya
4.   Tulislah sasaran dan komunikasikan sasaran itu kepada semua yang perlu
     mengetahuinya
5.   Kajian hasil untuk melihat apakah sasaran telah tercapai, ubahlah
     pencapaian sasaran jika memang diperlukan
Kekuatan MBO :
1.   -
Kelemahan MBO :
1.   -
Management by objective

Management by objective

  • 1.
  • 2.
    Manajemen bersdasarkan sasaran (MBO)  System manajemen di mana sasaran kinerja yang rinci ditentukan bersama-sama oleh para karyawan dan para manajer mereka, kemajuan kearah pencapaian sasaran yang dikaji secara berkala, dan imbalan dibagi-bagikan berdasarkan kemajuan itu. MBO pun sebagai alat motivasi karyawan untuk pencapaian kinerja yang lebih baik.
  • 3.
    Tujuan MBO  Untuk menjembatani keinginan Manajemen lini puncak dan staf atau para pekerja.  Mensirnegikan dan mengintregasikan keinginan manajemen lini puncak dan staf atau para pekerja  Proses yang dilandasi komitmen pihak manajemen ataupun para pekerja untuk menentukan tujuan secara bersama-sama.
  • 4.
    MBO yang efektifmempunya 6 elemen  Ko m itm e n Pa d a Pro g ra m .  M ne ta p ka n s a s a ra n ting ka t p unc a k e  Sa s a ra n ind ivid ua l  Pa rtis ip ia s i  O to no m i Da la m M ng im p le m e nta s ika n Re nc a na e  Tinja ua n p re s ta s i ke rja
  • 5.
    Prinsip MBO  Specific  Measurable  Achievable  Realistic  Time related
  • 6.
    Langkah-langkah MBO 1. Tujuan dan strategi organisasi secara keseluruhan dirumuskan 2. Tjuan utam dialokasikan ke sejum divisi dan unit a lah departem en 3. P unit m ara anajer secara bersam a-sam m a enyusun tujuan terperinci bagi unit-unit mereka dengan para manajernya 4. Tujuan terperinci disusun bersama-sam dengan seluruh anggota a departem en 5. Rencana tindakan, yang m endefinisikan cara mencapai tujuan, dirinci dan dimintakan persetujuan para m anajer dan karyawan 6. Rencana tindakan tersebut diimplementasikan 7. K ajuan dikaji secara berkala, dan dapat di um em pan balik 8. Keberhasilan pencapaian tujuan diperkuat dengan imbalan berbasis kinerja
  • 7.
    Langkah-langkah penetapan sasaran : 1. Mengkaji misi organisasi, yang menjadi tujuan organisasi. Pernyataan yang luas tentang apa tujuan organisasi dan apa yang diharapkan untuk dicapai tersebut menjadi pedoman menyeluruh mengenai apa yang dianggap penting oleh anggota organisasi. 2. Mengevaluasi sumber daya yang tersedia. Ketika kita menetapkan sasaran organisasi yang harus dicapai oleh sumber daya organisasi, maka sasaran itu haruslah bersifat realistis dan disesuaikan kemampuan yang dapat dicapai oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi 3. Tentukan sasaran secara individu atau dengan masukan dari orang lain. Sasaran itu mencerminkan hasil yang diinginkan dan harus sejalan dengan misi dan sasaran organisasi dalam bidang organisasi lainnya 4. Tulislah sasaran dan komunikasikan sasaran itu kepada semua yang perlu mengetahuinya 5. Kajian hasil untuk melihat apakah sasaran telah tercapai, ubahlah pencapaian sasaran jika memang diperlukan
  • 8.
  • 9.