Manusia sebagai
Individu dan
Makhluk Sosial
SharedBy:wenyilyasy(onfb)
Tujuan Pembelajaran:
 Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan
mahasiswa dapat:
1. Menjelaskan makna manusia sebagai makhluk individu
dan sosial.
2. Menjelaskan pengertian masyarakat beserta alasan-
alasan yang mendasari terbentuknya masyarakat.
3. Mendeskripsikan melalui contoh sendiri pernik-pernik
dalam masyarakat.
4. Mendeskripsikan makna interaksi sosial dalam
kehidupan di masyarakat.
5. Menjelaskan arti dan fungsi-fungsi keluarga melalui
contoh.
6. Menguraikan dengan contoh-contoh sendiri tentang
stratifikasi sosial
 Ia sebagai makhluk individu yang sekaligus juga
sebagai makhluk sosial
 Dorongan pemenuhan kebutuhan sebagai
makhluk individu seringkali berbenturan dengan
pemenuhan kebutuhannya sebagai makhluk
sosial.
 Ada dua dorongan dalam diri manusia yang
saling bertentangan, kebutuhan untuk
membangun asosiasi di satu sisi, dan dorongan
untuk berkompetisi di sisi lain.
PENGERTIAN INDIVIDU
• Individu berasal dari kata “individum”, berarti
sesuatu yg tidak dapat dibagi, suatu kesatuan
terkecil.
• Seseorang dikatakan manusia individu apabila
unsur-unsur jasmani dan rohani, fisik dan psikis,
jiwa dan raga menyatu dalam dirinya.
• Individu bukan hanya berarti manusia sebagai
suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi,
melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu
sebagai manusia perseorangan
• Individu berarti seseorang manusia yang memiliki
peranan khas dalam lingkungan sosialnya juga
mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku
yang spesifik.
Individu
 Seorang individu adalah perpaduan antara faktor
genotipe dan fenotipe. Faktor genotipe adalah
faktor yang dibawa individu sejak lahir (ciri fisik,
sifat-sifat).
 Faktor fenotipe adalah faktor lingkungan
(lingkungan fisik dan sosial) yang ikut berperan
membentuk karakter khas seseorang.
 Karakteristik yang khas dari seseorang biasa
disebut kepribadian. Jadi kepribadian adalah
keseluruhan perilaku individu yang merupakan
hasil interaksi antara potensi-potensi biopsiko-
fisikal yang terbawa sejak lahir dengan
rangkaian situasi lingkungan, yang terungkap
pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental
psikologisnya.
Manusia sebagai makhluk sosial
 Manusia sebagai makhluk sosial tdk dapat hidup
sendiri melainkan harus hidup dgn orang lain, di
tengah keluarga maupun masyarakat.
 Bergson: manusia hidup bersama bukan karena
persamaan, melainkan oleh karena perbedaan
yang terdapat dalam sifat kedudukan, sehingga
mendorong orang untuk selalu hidup bersama
untuk saling mengisi dan melengkapi masing2
kekurangan.
 Ada kebutuhan sosial untuk hidup berkelompok
dengan orang lain.
 Henry Cooley menyebut arti keberadaan orang lain
dengan looking-glass self. Cermin memantulkan
apa yang terdapat di depannya, sedangkan
(ekspresi) masyarakat memantulkan apa yang
diperbuat individu terhadap orang lain.
Faham-faham tentang individu-
kolektivitas
 Faham Atomisme  faham individualisme
bebas --> liberalisme
 Faham Organisme faham sosialisme 
kebersamaan  sosialisme
Pengertian Masyarakat
 Menurut Fairchild et al (1980), Society is a group human beings
cooperating in the pursuit of several of their major interest, in
variably including self maintenance and self perpetuation. The
concept of society includes continuity, complex associational
relationships, and a composition including representatives of
fundamental human types, specially men, women, and child.
 Unsur masyarakat menurut definisi di atas: (1) kelompok
manusia, (2) adanya keterpaduan atau kesatuan diri
berandaskan kepentingan utama pada tujuan yang sama, (3)
adanya pertahanan dan kekekalan diri, (4) adanya
kesinambungan, dan (5) adanya hubungan yang kompleks
diantara para anggotanya.
 Komunitas merupakan bagian kelompok dari masyarakat dalam
lingkup yang lebih kecil, serta mereka lebih terikat oleh tempat
(teritorial).
Komunitas
 Unsur pertama dari komunitas adanya wilayah
(lokalitas).
 Unsur kedua, perasaan saling ketergantungan atau
saling membutuhkan.
 Perasaan bersama antara anggota masyarakat
setempat itu disebut community sentiment, yang
didasarkan atas unsur-unsur (1) seperasaan, (2)
sepenanggungan, (3) saling memerlukan.
 Unsur seperasaan muncul karena anggota komunitas
mompisisikan dirinya sebagai bagian dari kelompoknya.
Unsur sepenanggungan muncul karena setiap
anggota komunitas sadar akan peranannya dalam
kelompok. Unsur saling memerlukan muncul karena
setiap anggota komunitas sadar, tidak bisa memenuhi
kebutuhannya tanpa anggota lain.
Mengapa manusia hidup bermasyarakat?
 Kecenderungan sosial  cenderung menggabungkan diri
dengan individu lain dlm kelompok
 Rasa harga diri  ingin berharga menurut pandangan
orang lain
 Kecenderungan utk patuh  terhadap aturan (dgn
sukarela)
 Kecenderungan meniru
 Kecenderungan utk bergaul atau bergabung dgn orang
tertentu atau kelompok tertentu
 Hasrat tolong menolong
 Hasrat berjuang  dorongan berkompetisi
 Hasrat bersatu  sadar bhw dirinya lemah, mencari
kekuatan bersama dan berlindung bersama
 Adanya kesamaan tujuan, kepentingan, asal primordial,
dll.
Pernik-pernik dalam masyarakat
 Status (kedudukan). Status adalah kedudukan seseorang dlm
hubungannya dengan orang2 lain dlm masyarakat, yang akan memberi
hak serta kewajiban tertentu kepada individu yang menempati
kedudukan tertentu. Status sosial meliputi 1) ascribed status (status
yang dihadiahkan); 2) achieved status (status yang diperjuangkan); 3)
assigned status (status yang diberikan)
 Status symbol. Gambaran cara hidup atau gaya hidup yang
diperlihatkan oleh sekelompok lapisan tertentu yang khas dan tidak
dimiliki oleh lapisan masyarakat lain.
 Peranan (role). Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan
diperbuat oleh seseorang sesuai dengan kedudukannya dalam
masyarakat.
 Kepemimpinan. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk
mempengaruhi orang lain, sehingga mereka bertingkah laku
sebagaimana yang dikehendaki yang memimpin. Kepemimpinan ada
yang formal (formal leadership) dan tidak resmi (informal leadership).
Interaksi Sosial
 Interaksi sosial adalah proses dimana
orang-orang berkomunikasi saling
mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan.
 Faktor-faktor yang melandasi interaksi
sosial meliputi: (a) faktor imitasi, (b) faktor
sugesti, (c) faktor identifikasi, (d) faktor
simpati.
 Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial: (1)
adanya kontak sosial, (2) adanya
komunikasi.
 Bentuk-bentuk interaksi sosial: (A) bentuk
asosiatif (kerja sama, akomodasi); (B)
bentuk disosiatif (persaingan, kontravensi,
pertentangan atau konflik)
Keluarga
 Keluarga merupakan suatu kesatuan sosial yang
terkecil yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial,
yang ditandai adanya kerja sama ekonomi. Fungsi
keluarga adalah berkembang biak, sosialisasi,
mendidik, melindungi, dan perawatan anak.
 Fungsi-fungsi keluarga:
 Fungsi pembentukan kepribadian
 Fungsi reproduksi (melanjutkan keturunan)
 Fungsi edukasi
 Fungsi ekonomi
 Fungsi afeksi
 Fungsi perlindungan
 Fungsi rekreasi
 Fungsi penentuan status
Stratifikasi Sosial (Lapisan Masyarakat)
 Stratifikasi sosial adalah perbedaan penduduk dlm suatu
masyarakat ke dalam sejumlah tingkatan (stratum)
secara hierarkhis, dari lapisan tertinggi sampai lapisan
yang terbawah.
 Hakekat dari stratifikasi sosial adalah tidak adanya
pemerataan dalam pembagian hak-hak, kewajiban, dan
tanggung jawab di antara anggota masyarakat,
selanjutnya berpengaruh pada pembagian kesejahteraan
di antara para warga masyarakat.
 Dasar yang menjadi tolok ukur dalam pembedaan
pelapisan di antara warga masyarakat sangat beragam
karena ditentukan oleh cultural focus masyarakat.
 Cultural focus masyarakat adalah sesuatu yang dianggap
mempunyai nilai sehingga dihargai, diminati, dan
diinginkan sebagian besar anggota masyarakatnya.
UKURAN YANG DIPAKAI UTK MENGGOLONG-
GOLONGKAN MASYARAKAT
a) Sifat keaslian kewargaannya
b) Ukuran kekayaan
c) Ukuran kekuasaan
d) Tingkat keshalehan
e) Kehormatan
f) Tingkat penguasaan ilmu pengetahuan
Ukuran-ukuran yang menentukan
kedudukan tersebut berlaku juga terhadap
keturunan-keturunannya.
TUGAS DIKUMPULKAN MINGGU DEPAN
Amati masyarakat di sekitar anda, apakah untuk lingkup
desa, dusun, atau lingkungan RW di tempat anda tinggal.
 Cermati apa yang terdapat dalam kehidupan
masyarakat itu ditinjau dari unsur-unsur masyarakat
yang dikemukakan oleh Fairchild di atas: (1) kelompok
manusia, (2) adanya keterpaduan atau kesatuan diri
berandaskan kepentingan utama pada tujuan yang
sama, (3) adanya pertahanan dan kekekalan diri, (4)
adanya kesinambungan, dan (5) adanya hubungan yang
kompleks diantara para anggotanya.
 Tugas Individual, diketik 1,5 spasi antara 3-5 halaman.
Selamat belajar

Manusia sebagai individu dan makhluk sosial

  • 1.
    Manusia sebagai Individu dan MakhlukSosial SharedBy:wenyilyasy(onfb)
  • 2.
    Tujuan Pembelajaran:  Setelahmengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa dapat: 1. Menjelaskan makna manusia sebagai makhluk individu dan sosial. 2. Menjelaskan pengertian masyarakat beserta alasan- alasan yang mendasari terbentuknya masyarakat. 3. Mendeskripsikan melalui contoh sendiri pernik-pernik dalam masyarakat. 4. Mendeskripsikan makna interaksi sosial dalam kehidupan di masyarakat. 5. Menjelaskan arti dan fungsi-fungsi keluarga melalui contoh. 6. Menguraikan dengan contoh-contoh sendiri tentang stratifikasi sosial
  • 3.
     Ia sebagaimakhluk individu yang sekaligus juga sebagai makhluk sosial  Dorongan pemenuhan kebutuhan sebagai makhluk individu seringkali berbenturan dengan pemenuhan kebutuhannya sebagai makhluk sosial.  Ada dua dorongan dalam diri manusia yang saling bertentangan, kebutuhan untuk membangun asosiasi di satu sisi, dan dorongan untuk berkompetisi di sisi lain.
  • 4.
    PENGERTIAN INDIVIDU • Individuberasal dari kata “individum”, berarti sesuatu yg tidak dapat dibagi, suatu kesatuan terkecil. • Seseorang dikatakan manusia individu apabila unsur-unsur jasmani dan rohani, fisik dan psikis, jiwa dan raga menyatu dalam dirinya. • Individu bukan hanya berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan • Individu berarti seseorang manusia yang memiliki peranan khas dalam lingkungan sosialnya juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku yang spesifik.
  • 5.
    Individu  Seorang individuadalah perpaduan antara faktor genotipe dan fenotipe. Faktor genotipe adalah faktor yang dibawa individu sejak lahir (ciri fisik, sifat-sifat).  Faktor fenotipe adalah faktor lingkungan (lingkungan fisik dan sosial) yang ikut berperan membentuk karakter khas seseorang.  Karakteristik yang khas dari seseorang biasa disebut kepribadian. Jadi kepribadian adalah keseluruhan perilaku individu yang merupakan hasil interaksi antara potensi-potensi biopsiko- fisikal yang terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan, yang terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental psikologisnya.
  • 6.
    Manusia sebagai makhluksosial  Manusia sebagai makhluk sosial tdk dapat hidup sendiri melainkan harus hidup dgn orang lain, di tengah keluarga maupun masyarakat.  Bergson: manusia hidup bersama bukan karena persamaan, melainkan oleh karena perbedaan yang terdapat dalam sifat kedudukan, sehingga mendorong orang untuk selalu hidup bersama untuk saling mengisi dan melengkapi masing2 kekurangan.  Ada kebutuhan sosial untuk hidup berkelompok dengan orang lain.  Henry Cooley menyebut arti keberadaan orang lain dengan looking-glass self. Cermin memantulkan apa yang terdapat di depannya, sedangkan (ekspresi) masyarakat memantulkan apa yang diperbuat individu terhadap orang lain.
  • 7.
    Faham-faham tentang individu- kolektivitas Faham Atomisme  faham individualisme bebas --> liberalisme  Faham Organisme faham sosialisme  kebersamaan  sosialisme
  • 8.
    Pengertian Masyarakat  MenurutFairchild et al (1980), Society is a group human beings cooperating in the pursuit of several of their major interest, in variably including self maintenance and self perpetuation. The concept of society includes continuity, complex associational relationships, and a composition including representatives of fundamental human types, specially men, women, and child.  Unsur masyarakat menurut definisi di atas: (1) kelompok manusia, (2) adanya keterpaduan atau kesatuan diri berandaskan kepentingan utama pada tujuan yang sama, (3) adanya pertahanan dan kekekalan diri, (4) adanya kesinambungan, dan (5) adanya hubungan yang kompleks diantara para anggotanya.  Komunitas merupakan bagian kelompok dari masyarakat dalam lingkup yang lebih kecil, serta mereka lebih terikat oleh tempat (teritorial).
  • 9.
    Komunitas  Unsur pertamadari komunitas adanya wilayah (lokalitas).  Unsur kedua, perasaan saling ketergantungan atau saling membutuhkan.  Perasaan bersama antara anggota masyarakat setempat itu disebut community sentiment, yang didasarkan atas unsur-unsur (1) seperasaan, (2) sepenanggungan, (3) saling memerlukan.  Unsur seperasaan muncul karena anggota komunitas mompisisikan dirinya sebagai bagian dari kelompoknya. Unsur sepenanggungan muncul karena setiap anggota komunitas sadar akan peranannya dalam kelompok. Unsur saling memerlukan muncul karena setiap anggota komunitas sadar, tidak bisa memenuhi kebutuhannya tanpa anggota lain.
  • 10.
    Mengapa manusia hidupbermasyarakat?  Kecenderungan sosial  cenderung menggabungkan diri dengan individu lain dlm kelompok  Rasa harga diri  ingin berharga menurut pandangan orang lain  Kecenderungan utk patuh  terhadap aturan (dgn sukarela)  Kecenderungan meniru  Kecenderungan utk bergaul atau bergabung dgn orang tertentu atau kelompok tertentu  Hasrat tolong menolong  Hasrat berjuang  dorongan berkompetisi  Hasrat bersatu  sadar bhw dirinya lemah, mencari kekuatan bersama dan berlindung bersama  Adanya kesamaan tujuan, kepentingan, asal primordial, dll.
  • 11.
    Pernik-pernik dalam masyarakat Status (kedudukan). Status adalah kedudukan seseorang dlm hubungannya dengan orang2 lain dlm masyarakat, yang akan memberi hak serta kewajiban tertentu kepada individu yang menempati kedudukan tertentu. Status sosial meliputi 1) ascribed status (status yang dihadiahkan); 2) achieved status (status yang diperjuangkan); 3) assigned status (status yang diberikan)  Status symbol. Gambaran cara hidup atau gaya hidup yang diperlihatkan oleh sekelompok lapisan tertentu yang khas dan tidak dimiliki oleh lapisan masyarakat lain.  Peranan (role). Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan diperbuat oleh seseorang sesuai dengan kedudukannya dalam masyarakat.  Kepemimpinan. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain, sehingga mereka bertingkah laku sebagaimana yang dikehendaki yang memimpin. Kepemimpinan ada yang formal (formal leadership) dan tidak resmi (informal leadership).
  • 12.
    Interaksi Sosial  Interaksisosial adalah proses dimana orang-orang berkomunikasi saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan.  Faktor-faktor yang melandasi interaksi sosial meliputi: (a) faktor imitasi, (b) faktor sugesti, (c) faktor identifikasi, (d) faktor simpati.  Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial: (1) adanya kontak sosial, (2) adanya komunikasi.  Bentuk-bentuk interaksi sosial: (A) bentuk asosiatif (kerja sama, akomodasi); (B) bentuk disosiatif (persaingan, kontravensi, pertentangan atau konflik)
  • 13.
    Keluarga  Keluarga merupakansuatu kesatuan sosial yang terkecil yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial, yang ditandai adanya kerja sama ekonomi. Fungsi keluarga adalah berkembang biak, sosialisasi, mendidik, melindungi, dan perawatan anak.  Fungsi-fungsi keluarga:  Fungsi pembentukan kepribadian  Fungsi reproduksi (melanjutkan keturunan)  Fungsi edukasi  Fungsi ekonomi  Fungsi afeksi  Fungsi perlindungan  Fungsi rekreasi  Fungsi penentuan status
  • 14.
    Stratifikasi Sosial (LapisanMasyarakat)  Stratifikasi sosial adalah perbedaan penduduk dlm suatu masyarakat ke dalam sejumlah tingkatan (stratum) secara hierarkhis, dari lapisan tertinggi sampai lapisan yang terbawah.  Hakekat dari stratifikasi sosial adalah tidak adanya pemerataan dalam pembagian hak-hak, kewajiban, dan tanggung jawab di antara anggota masyarakat, selanjutnya berpengaruh pada pembagian kesejahteraan di antara para warga masyarakat.  Dasar yang menjadi tolok ukur dalam pembedaan pelapisan di antara warga masyarakat sangat beragam karena ditentukan oleh cultural focus masyarakat.  Cultural focus masyarakat adalah sesuatu yang dianggap mempunyai nilai sehingga dihargai, diminati, dan diinginkan sebagian besar anggota masyarakatnya.
  • 15.
    UKURAN YANG DIPAKAIUTK MENGGOLONG- GOLONGKAN MASYARAKAT a) Sifat keaslian kewargaannya b) Ukuran kekayaan c) Ukuran kekuasaan d) Tingkat keshalehan e) Kehormatan f) Tingkat penguasaan ilmu pengetahuan Ukuran-ukuran yang menentukan kedudukan tersebut berlaku juga terhadap keturunan-keturunannya.
  • 16.
    TUGAS DIKUMPULKAN MINGGUDEPAN Amati masyarakat di sekitar anda, apakah untuk lingkup desa, dusun, atau lingkungan RW di tempat anda tinggal.  Cermati apa yang terdapat dalam kehidupan masyarakat itu ditinjau dari unsur-unsur masyarakat yang dikemukakan oleh Fairchild di atas: (1) kelompok manusia, (2) adanya keterpaduan atau kesatuan diri berandaskan kepentingan utama pada tujuan yang sama, (3) adanya pertahanan dan kekekalan diri, (4) adanya kesinambungan, dan (5) adanya hubungan yang kompleks diantara para anggotanya.  Tugas Individual, diketik 1,5 spasi antara 3-5 halaman.
  • 17.