LISTRIK DINAMIS
Listrikmengalir
Sisca Septiyani, S.Pd
Standar Kompetensi :
Memahami konsep kelistrikan dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kompetensi Dasar :
Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam
suatu rangkaian serta penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
1. Pengertian arus Listrik
2. Hukum Ohm
3. Hukum Kirchoff 1
4. Rangkaian seri dan paralel hambatan listrik
5. Hukum Kirchoff 2
6. Energi dan Daya Listrik
SKL :
Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik
PETA KONSEP Listrik
Dinamis
Arus
listrik
Hambatan
Jenis
Hukum
Ohm
Hukum I
Kirchoff
Kondukti
vitas
Rangkaian
Hambatan
Seri
Rangkaian
listrik
Paralel
Menentukan arus listrik dan arus elektron.
Arah elektron
Arah arus listrik
Arus elektron adalah aliran elektron dari potensial
rendah ke potensial tinggi
Arus lisrik adalah aliran muatan positif dari potensial
tinggi ke potensial rendah
Klik
Klik Klik
Menentukan syarat arus listrik dapat mengalir
pada suatu rangkaian
• Mengapa Lampu mati ?
Rangkaian Terbuka
• Mengapa Lampu menyala ?
Rangkaian Tertutup
Dalam rangkaian apa agar Arus listrik dapat mengalir ?
Benda A Potensial tinggi Benda B Potensial rendah
Arus listrik dapat mengalir jika ada beda potensial
Konduktor
Arus elektron
Arus listrik
Umpan Balik:
Dua syarat agar arus listrik dapat mengalir adalah....
Aliran arus listrik
Ketika benda A dan B memiliki jumlah dan jenis muatan
muatan yang sama maka kedua benda dapat dikatakan telah
memiliki potensial yang bagaimana ?
Kuat Arus Listrik
Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan
yang mengalir pada penghantar tiap detik.
I = Kuat arus listrik (
Ampere )
Q = muatan ( Coulomb )
t = waktu ( secon )
t
Q
I 
P
Satu Ampere didefinisikan sebagai muatan listrik sebesar 1
coulomb yang mengalir dalam penghantar selama satu sekon
1 A = 1 C/s
Contoh Soal
• Sebuah akumulator pada kutub-kutubnya dihubungkan
pada terminal lampu jika kuat arus yang mengalir pada
lampu 0,5 A dan lampu dinyalakan selama 2 menit
berapakah muatan listrik yang telah melewati lampu ?
Diketahui
I = ………0,5 A
t = ……2 menit = 2 x 60 = 120 s
Jawab
Q = ……0,5…… x …120………….
= 60 C
Pengukuran Kuat arus listrik
Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk
mengukur kuat arus listrik
Pemasangan Amperemeter dalam rangkaian listrik
disusun secara seri ( tidak bercabang )
Nilai yang terukur =
Cara membaca Amperemeter
skala maksimum
skala yang ditunjuk jarum
skala batas ukur
Nilai yang ditunjuk jarum
Nilai maksimum
34
100
X 1 = 0,34 A
x Batas ukur
Benda A
Potensial tinggi
Benda B
Potensial rendah
Konduktor
Arus elektron
Arus listrik
Beda Potensial Listrik Energi yang diperlukan untuk
memindah muatan listrik tiap
satuan waktu
Benda C
Potensial rendah
Benda D
Potensial tinggi
Konduktor
Arus listrik
Arus elektron
Q
W
V 
Definisi Beda potensial listrik
V = Beda Potensial ( Volt )
W = Energi ( Joule )
Q = Muatan ( Coulomb )
1 Volt = 1J/C
Satu volt didefinisikan
untuk memindah muatan
listrik sebesar 1 Coulumb
memerlukan energi
sebesar 1 Joule.
Benda C
Potensial rendah
Benda D
Potensial tinggi
Konduktor
Arus listrik
Arus elektron
Contoh Soal
• Sebuah baterai memiliki beda potensial sebesar 1,5
volt jika baterai digunakan untuk menyalakan lampu
maka sejumlah 50 coulomb muatan listrik yang
melewati lampu. Berapakah besar energi yang
dikeluarkan baterai
Diketahui
V = ……1,5 V…………… Jawab
Q = ……50 C……………. W =V x Q
Ditanya W = 1,5 x 50
W = ? = 75 J
Pengukuran Beda Potensial
• Voltmeter adalah alat
yang digunakan untuk
mengukur beda
potensial listrik
( tegangan )
• Pemasangan voltmeter
dalam rangkaian
listrik disusun secara
parallel seperti
gambar.
Klik
Cara Membaca Voltmeter
Skala yang ditunjuk jarum
Skala maksimum
Batas ukur
Nilai yang terukur = ….
HUKUM OHM
Jml
Baterai
V I
1
2
3
1,2
0,20
0,40
0,54
Dari tabel data dapat kita
ketahui jika beda potensial
diperbesar maka kuat arus
listriknya juga turut
membesar.
Hubungan apa yang
didapatkan antara beda
potensial dengan kuat
arus listrik?
Buatlah grafik hubungan
antara beda potensial
dengan kuat arus listrik.
Grafik Hubungan
Beda potensail (V) terhadap
kuat arus listrik ( I )
0,1
I( A)
V(volt)
0,2 0,3 0,4 0,5 0,6
1,0
2,0
3,0
4,0
5,0
V I
~
V I R
=
V
I
R
= Beda potensial ( volt )
= Kuat arus listrik ( A )
= Hambatan ( Ω )
V I
1,2 0,2
2,6 0,4
4,0 0,54
Data
Grafik Hubungan Hambatan (R)
terhadap kuat arus listrik ( I )
0,25
I( A)
R(Ω)
0,50 0,75 1,0 1,5
10
20
30
40
50
Data
R 10 20 30 40
I 1,0 0,5 0,3 0,25
Jika V dibuat tetap = 10 V
I1 =
V
R
I1 =
10
10
I1 = 1,0 A
I2 =
V
R
I2 =
10
20
I2 = 0,5 A
I3 =
V
R
I3 =
10
30
I3 = 0,3 A
I4 =
V
R
I4 =
10
40
I4 = 0,25 A
R
V
=
I
Hambatan Jenis Kawat
1
Variabel manipulasi : panjang kawat
Variabel respon : hambatan kawat
Variabel kontrol : jenis kawat, luas penampang kawat
A
B
IA > IB
RA < RB
lA < lB
Semakin panjang kawat maka hambatan kawat semakin besar
R ~ ℓ
Hambatan kawat sebanding dengan panjang kawat.
Faktor yang mempengaruhi besar hambatan
pada kawat adalah :
1. Panjang kawat ( l )
2. Luas penampang kawat ( A )
3. Hambatan jenis kawat ( ohmmeter )
A
ρ
R


R = Hambatan (Ω )
l = Panjang kawat ( m )
A = Luas penampang kawat ( m2 )
R = Hambatan jenis kawat ( Ω m )
HUKUM KIRCHOFF 1
Contoh Soal
Contoh
1. Perhatikan rangkaian di bawah
dan tentukan nilai I1, I2, I3 ?
10A
I = 40 A
Q S
25A
I1
I2
I3
Jawab
P
I = 10 A + I1 + 25 A
40 A = 10 A + I1 + 25 A
40 A = 35 A + I1
I1 = 40 A - 35 A
I1 = 5 A
Pada titik cabang P
Pada titik cabang Q
10 A + I1 = I2
10 A + 5 A = I2
15 A = I2
Pada titik cabang S
I2 + 25 A = I3
15 A + 25 A = I3
40 A = I3
Klik
Susunan seri pada Hambatan
a b c d
R1 R2 R3
Vab Vbc Vcd
Vad = Vab + Vbc + Vcd
Rs
a d
I Rs = I R1 I R2 I R3
+
+
Vad
Rs = R1 R2 R3
+
+
Susunan Paralel pada Hambatan
a b
R1
R2
R3
I = I1 + I2 + I3
Rp
a
RP R1 R2 R3
+
+
Vab
RP R1 R2 R3
+
+
b
I
I1
I2
I3
I
Vab
Vab Vab
Vab
=
=
1 1 1 1
Contoh
• Tentukan hambatan pengganti pada rangkaian di bawah
2 Ω 4 Ω 3 Ω
2 Ω
3 Ω 5 Ω 4 Ω
1
Rs = R1+R2+R3+R4+R5+R6+R7
Rs =2+4+3+2+4+5+3
Rs =23 Ω
2
4 Ω 3 Ω
3 Ω
6 Ω
R2
1
RP R1
+
=
1 1
RP 6 3
+
=
1 1 1
RP 6 6
+
=
1 1 2
RP 6
=
1 3
=
RP 2 Ω
4 Ω 3 Ω
RP: 2 Ω
Rs = R1+RP+R2
Rs = 4+2+3
Rs = 9 Ω
Perhatikan gambar di bawah
Tentukan
a.Kuat arus total
b.Kuat arus I1 dan I2
c.Tegangan ab dan tegangan bc
R2
1
RP R1
+
=
1 1
RP 6 3
+
=
1 1 1
RP 6
=
1 3
=
RP 2 Ω
Rs = R3 + Rp
Rs = 4 + 2
Rs = 6Ω
a
R
V
I
I 18 volt
6Ω
I 3 A
6Ω
3Ω
a
b c
4Ω
I2
I1
I
V = 18 volt
R1
R2
R3
I1 : I2 =
R1 R2
:
1 1
I1 : I2 =
6 3
:
1 1
x6
I1 : I2 = 1 : 2
I1 =
3
1 x I
I1 =
3
1 x 3
I1 = 1 A
I2 =
3
2 x I
I2 = 2 A
I2 = x 3
3
2
b
c
Vab = I R3
Vab = 3 x 4
Vab = 12 V
Vbc = I1 R1
Vbc = 1 x 6
Vbc = 6 V
atau
Vbc = I2 R2
Vbc = 2 x 3
Vbc = 6 V
Latihan
3Ω
2 Ω
4Ω
5Ω
4Ω
1Ω
I2
I1
12 V
I
b
a
Tentukan
a. Hambatan pengganti
b. Kuat arus total
c. Kuat arus I1 dan I2
d. Tegangan Vab
Tentukan
a. Hambatan pengganti
b. Kuat arus tiap hambatan
c. Tegangan tiap hambatan
2Ω 2Ω 4Ω
4Ω
2Ω
2Ω
2Ω
2Ω
2Ω
a
b c
d e
V = 12 V
f
1
2
Contoh Soal
Contoh Soal
Contoh Soal
Contoh Soal
LATIHAN SOAL
. Dari gambar di bawah ini tentukan :
a. Hambatan pengganti
b. Kuat arus pada rangkaian
c. Beda potensial pada rangkaian R4 dan R5
. Diketahui pada suatu penghantar mengalir arus listrik sebesar 12
Ampere dan juga Terdapat hambatan sebesar 3 Ohm. berapa besarnya tegangan
sumber
. Sebuah setrika listrik 250 watt, 220 volt, dipakai selama 1,5 jam. Tentukan
energi listrik yang diperlukan !
. Sebuah kawat Aluminium yang memiliki panjang 20 cm dan lusa penampang 2.10^-
4 m^2. Jika diketahui hambatan jenis aluminium adalah 2,82 . 10^-8 Ωm.
tentukan besarnya hambatan listrik yang dimiliki oleh kawat tersebut?
LATIHAN SOAL
5. Perhatikan gambar rangkaian listrik dibawah ini :
Bila hambatan dalam sumber tegangan masing-masing 0,5Ω , besar kuat arus
yang melalui rangkaian tersebut adalah ...
6. Perhatikan gambar di atas, pada titik P dari sebuah rangkaian listrik ada 4
cabang, 2 cabang masuk dan 2 cabang keluar. Jika diketahui besarnya I1 = 6
A, I2 = 3 A, dan I3 = 7 A, tentukan berapa besar nilai dari I4?
LATIHAN SOAL
7. Sebuah lampu memiliki spesifikasi 18 watt, 150 Volt. Lampu dipasang
pada tegangan 150 volt. Tentukan:
a) Energi yang digunakan lampu selama pemakaian 12 jam
b) Hambatan lampu
c) Kuat arus yang mengalir pada lampu
8. Perhatikan rangkaian listrik berikut!
Besarnya daya disipasi pada hambatan 6 Ω adalah....
LATIHAN SOAL
9. Perhatikan rangkaian seri paralel resistor berikut!
Tentukan hambatan pengganti dan kuat arus total pada rangkaian
tersebut
10. Suatu alat pemanas listrik yang hambatannya 24 Ω khusus dipakai
untuk beda potensial 120 volt. Bila alat tersebut digunakan untuk
memanaskan10 kg air sehinggga temperaturnya naik dari 250 ºC
menjadi 450º C, waktu yang dibutuhkan adalah ....
11. Suatu penghantar panjangnya 2 m dipasang pada beda potensial 6 V,
ternyata arus yang mengalir 3 A. Jika luas penampang kawat 5,5 ×
10-2 mm², maka besar hambatan dan hambatan jenis kawat adalah
LATIHAN SOAL
12. Tiga buah hambatan masing-masing 4 Ω, 6 Ω dan 12 Ω
disusun paralel dan dihubungkan dengan sumber tegangan
listrik. Perbandingan arus yang mengalir pada masing-masing
hambatan adalah …..

LISTRIK ARUS SEARAH (DC)

  • 1.
  • 2.
    Standar Kompetensi : Memahamikonsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar : Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 1. Pengertian arus Listrik 2. Hukum Ohm 3. Hukum Kirchoff 1 4. Rangkaian seri dan paralel hambatan listrik 5. Hukum Kirchoff 2 6. Energi dan Daya Listrik SKL : Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik
  • 3.
    PETA KONSEP Listrik Dinamis Arus listrik Hambatan Jenis Hukum Ohm HukumI Kirchoff Kondukti vitas Rangkaian Hambatan Seri Rangkaian listrik Paralel
  • 4.
    Menentukan arus listrikdan arus elektron. Arah elektron Arah arus listrik Arus elektron adalah aliran elektron dari potensial rendah ke potensial tinggi Arus lisrik adalah aliran muatan positif dari potensial tinggi ke potensial rendah Klik Klik Klik
  • 5.
    Menentukan syarat aruslistrik dapat mengalir pada suatu rangkaian • Mengapa Lampu mati ? Rangkaian Terbuka • Mengapa Lampu menyala ? Rangkaian Tertutup Dalam rangkaian apa agar Arus listrik dapat mengalir ?
  • 6.
    Benda A Potensialtinggi Benda B Potensial rendah Arus listrik dapat mengalir jika ada beda potensial Konduktor Arus elektron Arus listrik Umpan Balik: Dua syarat agar arus listrik dapat mengalir adalah.... Aliran arus listrik Ketika benda A dan B memiliki jumlah dan jenis muatan muatan yang sama maka kedua benda dapat dikatakan telah memiliki potensial yang bagaimana ?
  • 7.
    Kuat Arus Listrik Kuatarus listrik adalah banyaknya muatan yang mengalir pada penghantar tiap detik. I = Kuat arus listrik ( Ampere ) Q = muatan ( Coulomb ) t = waktu ( secon ) t Q I  P Satu Ampere didefinisikan sebagai muatan listrik sebesar 1 coulomb yang mengalir dalam penghantar selama satu sekon 1 A = 1 C/s
  • 8.
    Contoh Soal • Sebuahakumulator pada kutub-kutubnya dihubungkan pada terminal lampu jika kuat arus yang mengalir pada lampu 0,5 A dan lampu dinyalakan selama 2 menit berapakah muatan listrik yang telah melewati lampu ? Diketahui I = ………0,5 A t = ……2 menit = 2 x 60 = 120 s Jawab Q = ……0,5…… x …120…………. = 60 C
  • 9.
    Pengukuran Kuat aruslistrik Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik Pemasangan Amperemeter dalam rangkaian listrik disusun secara seri ( tidak bercabang )
  • 10.
    Nilai yang terukur= Cara membaca Amperemeter skala maksimum skala yang ditunjuk jarum skala batas ukur Nilai yang ditunjuk jarum Nilai maksimum 34 100 X 1 = 0,34 A x Batas ukur
  • 11.
    Benda A Potensial tinggi BendaB Potensial rendah Konduktor Arus elektron Arus listrik Beda Potensial Listrik Energi yang diperlukan untuk memindah muatan listrik tiap satuan waktu Benda C Potensial rendah Benda D Potensial tinggi Konduktor Arus listrik Arus elektron Q W V  Definisi Beda potensial listrik V = Beda Potensial ( Volt ) W = Energi ( Joule ) Q = Muatan ( Coulomb ) 1 Volt = 1J/C Satu volt didefinisikan untuk memindah muatan listrik sebesar 1 Coulumb memerlukan energi sebesar 1 Joule. Benda C Potensial rendah Benda D Potensial tinggi Konduktor Arus listrik Arus elektron
  • 12.
    Contoh Soal • Sebuahbaterai memiliki beda potensial sebesar 1,5 volt jika baterai digunakan untuk menyalakan lampu maka sejumlah 50 coulomb muatan listrik yang melewati lampu. Berapakah besar energi yang dikeluarkan baterai Diketahui V = ……1,5 V…………… Jawab Q = ……50 C……………. W =V x Q Ditanya W = 1,5 x 50 W = ? = 75 J
  • 13.
    Pengukuran Beda Potensial •Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial listrik ( tegangan ) • Pemasangan voltmeter dalam rangkaian listrik disusun secara parallel seperti gambar. Klik
  • 14.
    Cara Membaca Voltmeter Skalayang ditunjuk jarum Skala maksimum Batas ukur Nilai yang terukur = ….
  • 15.
    HUKUM OHM Jml Baterai V I 1 2 3 1,2 0,20 0,40 0,54 Daritabel data dapat kita ketahui jika beda potensial diperbesar maka kuat arus listriknya juga turut membesar. Hubungan apa yang didapatkan antara beda potensial dengan kuat arus listrik? Buatlah grafik hubungan antara beda potensial dengan kuat arus listrik.
  • 16.
    Grafik Hubungan Beda potensail(V) terhadap kuat arus listrik ( I ) 0,1 I( A) V(volt) 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0 V I ~ V I R = V I R = Beda potensial ( volt ) = Kuat arus listrik ( A ) = Hambatan ( Ω ) V I 1,2 0,2 2,6 0,4 4,0 0,54 Data
  • 17.
    Grafik Hubungan Hambatan(R) terhadap kuat arus listrik ( I ) 0,25 I( A) R(Ω) 0,50 0,75 1,0 1,5 10 20 30 40 50 Data R 10 20 30 40 I 1,0 0,5 0,3 0,25 Jika V dibuat tetap = 10 V I1 = V R I1 = 10 10 I1 = 1,0 A I2 = V R I2 = 10 20 I2 = 0,5 A I3 = V R I3 = 10 30 I3 = 0,3 A I4 = V R I4 = 10 40 I4 = 0,25 A R V = I
  • 18.
    Hambatan Jenis Kawat 1 Variabelmanipulasi : panjang kawat Variabel respon : hambatan kawat Variabel kontrol : jenis kawat, luas penampang kawat A B IA > IB RA < RB lA < lB Semakin panjang kawat maka hambatan kawat semakin besar R ~ ℓ Hambatan kawat sebanding dengan panjang kawat.
  • 19.
    Faktor yang mempengaruhibesar hambatan pada kawat adalah : 1. Panjang kawat ( l ) 2. Luas penampang kawat ( A ) 3. Hambatan jenis kawat ( ohmmeter ) A ρ R   R = Hambatan (Ω ) l = Panjang kawat ( m ) A = Luas penampang kawat ( m2 ) R = Hambatan jenis kawat ( Ω m )
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    Contoh 1. Perhatikan rangkaiandi bawah dan tentukan nilai I1, I2, I3 ? 10A I = 40 A Q S 25A I1 I2 I3 Jawab P I = 10 A + I1 + 25 A 40 A = 10 A + I1 + 25 A 40 A = 35 A + I1 I1 = 40 A - 35 A I1 = 5 A Pada titik cabang P Pada titik cabang Q 10 A + I1 = I2 10 A + 5 A = I2 15 A = I2 Pada titik cabang S I2 + 25 A = I3 15 A + 25 A = I3 40 A = I3 Klik
  • 23.
    Susunan seri padaHambatan a b c d R1 R2 R3 Vab Vbc Vcd Vad = Vab + Vbc + Vcd Rs a d I Rs = I R1 I R2 I R3 + + Vad Rs = R1 R2 R3 + +
  • 24.
    Susunan Paralel padaHambatan a b R1 R2 R3 I = I1 + I2 + I3 Rp a RP R1 R2 R3 + + Vab RP R1 R2 R3 + + b I I1 I2 I3 I Vab Vab Vab Vab = = 1 1 1 1
  • 25.
    Contoh • Tentukan hambatanpengganti pada rangkaian di bawah 2 Ω 4 Ω 3 Ω 2 Ω 3 Ω 5 Ω 4 Ω 1 Rs = R1+R2+R3+R4+R5+R6+R7 Rs =2+4+3+2+4+5+3 Rs =23 Ω 2 4 Ω 3 Ω 3 Ω 6 Ω R2 1 RP R1 + = 1 1 RP 6 3 + = 1 1 1 RP 6 6 + = 1 1 2 RP 6 = 1 3 = RP 2 Ω 4 Ω 3 Ω RP: 2 Ω Rs = R1+RP+R2 Rs = 4+2+3 Rs = 9 Ω
  • 26.
    Perhatikan gambar dibawah Tentukan a.Kuat arus total b.Kuat arus I1 dan I2 c.Tegangan ab dan tegangan bc R2 1 RP R1 + = 1 1 RP 6 3 + = 1 1 1 RP 6 = 1 3 = RP 2 Ω Rs = R3 + Rp Rs = 4 + 2 Rs = 6Ω a R V I I 18 volt 6Ω I 3 A 6Ω 3Ω a b c 4Ω I2 I1 I V = 18 volt R1 R2 R3 I1 : I2 = R1 R2 : 1 1 I1 : I2 = 6 3 : 1 1 x6 I1 : I2 = 1 : 2 I1 = 3 1 x I I1 = 3 1 x 3 I1 = 1 A I2 = 3 2 x I I2 = 2 A I2 = x 3 3 2 b c Vab = I R3 Vab = 3 x 4 Vab = 12 V Vbc = I1 R1 Vbc = 1 x 6 Vbc = 6 V atau Vbc = I2 R2 Vbc = 2 x 3 Vbc = 6 V
  • 27.
    Latihan 3Ω 2 Ω 4Ω 5Ω 4Ω 1Ω I2 I1 12 V I b a Tentukan a.Hambatan pengganti b. Kuat arus total c. Kuat arus I1 dan I2 d. Tegangan Vab Tentukan a. Hambatan pengganti b. Kuat arus tiap hambatan c. Tegangan tiap hambatan 2Ω 2Ω 4Ω 4Ω 2Ω 2Ω 2Ω 2Ω 2Ω a b c d e V = 12 V f 1 2
  • 29.
  • 30.
  • 34.
  • 35.
  • 36.
    LATIHAN SOAL . Darigambar di bawah ini tentukan : a. Hambatan pengganti b. Kuat arus pada rangkaian c. Beda potensial pada rangkaian R4 dan R5 . Diketahui pada suatu penghantar mengalir arus listrik sebesar 12 Ampere dan juga Terdapat hambatan sebesar 3 Ohm. berapa besarnya tegangan sumber . Sebuah setrika listrik 250 watt, 220 volt, dipakai selama 1,5 jam. Tentukan energi listrik yang diperlukan ! . Sebuah kawat Aluminium yang memiliki panjang 20 cm dan lusa penampang 2.10^- 4 m^2. Jika diketahui hambatan jenis aluminium adalah 2,82 . 10^-8 Ωm. tentukan besarnya hambatan listrik yang dimiliki oleh kawat tersebut?
  • 37.
    LATIHAN SOAL 5. Perhatikangambar rangkaian listrik dibawah ini : Bila hambatan dalam sumber tegangan masing-masing 0,5Ω , besar kuat arus yang melalui rangkaian tersebut adalah ... 6. Perhatikan gambar di atas, pada titik P dari sebuah rangkaian listrik ada 4 cabang, 2 cabang masuk dan 2 cabang keluar. Jika diketahui besarnya I1 = 6 A, I2 = 3 A, dan I3 = 7 A, tentukan berapa besar nilai dari I4?
  • 38.
    LATIHAN SOAL 7. Sebuahlampu memiliki spesifikasi 18 watt, 150 Volt. Lampu dipasang pada tegangan 150 volt. Tentukan: a) Energi yang digunakan lampu selama pemakaian 12 jam b) Hambatan lampu c) Kuat arus yang mengalir pada lampu 8. Perhatikan rangkaian listrik berikut! Besarnya daya disipasi pada hambatan 6 Ω adalah....
  • 39.
    LATIHAN SOAL 9. Perhatikanrangkaian seri paralel resistor berikut! Tentukan hambatan pengganti dan kuat arus total pada rangkaian tersebut 10. Suatu alat pemanas listrik yang hambatannya 24 Ω khusus dipakai untuk beda potensial 120 volt. Bila alat tersebut digunakan untuk memanaskan10 kg air sehinggga temperaturnya naik dari 250 ºC menjadi 450º C, waktu yang dibutuhkan adalah .... 11. Suatu penghantar panjangnya 2 m dipasang pada beda potensial 6 V, ternyata arus yang mengalir 3 A. Jika luas penampang kawat 5,5 × 10-2 mm², maka besar hambatan dan hambatan jenis kawat adalah
  • 40.
    LATIHAN SOAL 12. Tigabuah hambatan masing-masing 4 Ω, 6 Ω dan 12 Ω disusun paralel dan dihubungkan dengan sumber tegangan listrik. Perbandingan arus yang mengalir pada masing-masing hambatan adalah …..