LINGKARAN
Materi :
• Sudut antara dua tali busur
• Sudut antara dua tali busur
  yang berpotongan di luar
  lingkaran
• Garis singgung lingkaran
Sudut antara dua tali busur
1.   Sudut antara dua tali busur yang
     berpotongan dalam lingkaran.
     Besar sudut yang dibentuk oleh dua
     tali busur yang berpotongan di
     dalam lingkaran sama dengan
     jumlah sudut keliling yang
     menghadap busur yang terletak di
     antara kaki-kaki sudutnya.
D
           α       β
                       C

           χ
               E

   A                       B




∠AED = ∠ BDC + ∠ ACD
  χ = α + β
atau :
Besar sudut ayang dibentuk oleh
dua tali busur yang berpotongan
do dalam lingkaran , sama
dengan ½ jumlah sudut pusat
yang menghadap busur yang
terletak di antara kaki-kaki
sudutnya.
C
                       B
            χ E

    A       α
                 • β
                O
                           D




∠AEC = ½ (∠ AOC + ∠ BOD)
  χ = ½(α + β)
Sudut antara dua tali busur
2. Jika dua tali busur yang
   berpotongan di luar lingkaran,
   maka :
   Besar sudut yang terjadi sama
   dengan jselisih sudut pusat yang
   menghadap busur yang terletak
   di antara kaki-kaki sudutnya.
C

                      D
                  α
              •
                          χ
          β                   E
A                     B




    ∠AED = ∠ ADC - ∠ BAD
         χ = α - β
atau :
Jika dua tali busur yang
berpotongan di luar lingkaran,
maka :
Besar sudut yang terjadi sama
dengan ½ selisih sudut pusat yang
menghadap busur yang terletak
di antara kaki-kaki sudutnya.
C

                  D
        α •   β
          O           χ
                            E
A                 B




∠AED = ½ (∠ AOC + ∠ BOD )
    χ = ½(α + β)
GARIS SINGGUNG LINGKARAN

                       A




         O•


                 B
AB = garis singgung
OB = jari-jari
Contoh 1
Pada gambar,
                                B
diketahui besar         C

∠ABC = 200 dan
∠BCD = 250 .                E

Hitunglah besar :   A               D

a. ∠AEC
b. ∠AED
Pembahasan :
∠ABC = 200
∠BCD = 250
a. ∠AEC = ∠ABC + ∠BCD
        = 200 + 250
        = 450
b. ∠AED = 1800 - ∠AEC
        = 1800 - 450
        = 1350
Contoh 2
Pada gambar            R
                                Q
disamping, besar           T

∠POR = 600 dan     P
∠QOS = 400 .               O
                            •
                                    S
Hitunglah besar
∠PTR
Pembahasan :
∠POR = 600
∠QOS = 400

a. ∠PTR = ½ ( ∠POR + ∠QOS)
         = ½ (600 + 400 )
         = ½ x 1000
     = 500
Jadi, besar ∠PTR = 500
Contoh 3
Pada gambar disamping, besar ∠ABC =
650 dan ∠BCD = 300 . Hitunglah besar
∠AEC
     C

                    D
         O•
                                E
 A                  B
Pembahasan :
∠ABC = 650
∠BCD = 300

∠AEC     = ∠ABC - ∠BCD
         = 650 - 350
         = 250
Jadi, besar ∠AEC = 250
Contoh 4
Pada gambar disamping, besar ∠POR
= 1100 dan ∠QOS = 400 . Hitunglah besar
∠PTR .
      R

                  S
          O•
                             T
  P               Q
Pembahasan :
∠POR = 1100
∠QOS = 400

∠PTR     = ½ (∠POR - ∠QOS)
         = ½ ( 1100 - 400 )
         = 350
Jadi, besar ∠PTR = 350
Contoh 5
Pada gambar di bawah, garis AB merupakan
garis singgung. Panjang OA = 10 cm dan jari-jari
OB = 6 cm. Hitunglah panjang garis singgung AB.



             O•


                                       A
             B
Pembahasan :
Perhatikan Δ OAB siku-siku di titik B
AB2 = OA2 - OB2
      = 102 - 62
      = 100 - 36
      = 64
AB = √ 64 = 8 cm.
Jadi, panjang garis singgung AB = 8 cm.
SOAL 1
Pada gambar,
                                L
diketahui besar         M

∠KLM = 200 dan
∠LMN = 350 .                T

Hitunglah besar :   K               N

a. ∠KTM
b. ∠KTN
Pembahasan :
∠KLM = 200
∠LMN = 350
a. ∠KTM = ∠KLM + ∠LMN
        = 200 + 350
        = 550
b. ∠KTN = 1800 - ∠KTM
        = 1800 - 550
        = 1250
SOAL 2
Pada gambar di        R
                               Q
samping, besar            T

∠POR = 500 dan    P
∠QOS = 600 .              O
                           •
                                   S
Hitunglah besar
∠PTR
Pembahasan :
∠POR = 500
∠QOS = 600

a. ∠PTR = ½ ( ∠POR + ∠QOS)
         = ½ (500 + 600 )
         = ½ x 1100
     = 550
Jadi, besar ∠PTR = 550
SOAL 3
Pada gambar di bawah ini, besar ∠ABC
= 550 dan ∠BCD = 250 Hitunglah besar
∠AEC
     C

                    D
         O•
                                E
 A                  B
Pembahasan :
∠ABC = 550
∠BCD = 250

∠AEC     = ∠ABC - ∠BCD
         = 550 - 250
         = 300
Jadi, besar ∠AEC = 300
SOAL 4
Pada gambar di bawah ini, besar
∠POR = 1000 dan ∠QOS = 300 .
Hitunglah besar ∠PTR .
     R

                 S
         O•
                           T
 P               Q
Pembahasan :
∠POR = 1000
∠QOS = 300

∠PTR     = ½ (∠POR - ∠QOS)
         = ½ ( 1000 - 300 )
         = 350
Jadi, besar ∠PTR = 350
SOAL 5
Pada gambar di bawah, garis AB merupakan
garis singgung. Panjang OA = 13 cm dan jari-jari
OB = 5 cm. Hitunglah panjang garis singgung AB.




          O •


                                     A
           B
Pembahasan :
Perhatikan Δ OAB siku-siku di titik B
AB2 = OA2 - OB2
      = 132 - 52
      = 169 - 25
      = 144
AB = √ 144 = 12 cm.
Jadi, panjang garis singgung AB = 12 cm.
SOAL 6
Pada gambar di bawah ini, PA dan PB
merupakan garis singgung. Panjang jari-jari
OA = 5 cm dan OP = 13 cm. Hitunglah panjang
garis singgung PA dan panjang tali busur AB.




                       •O
                B




                            A
Pembahasan :
OA = 5 cm dan OP = 13 cm.
∆ AOP siku-siku di titik A
PA2 = OP2 - OA2
     = 132 - 52
     = 169 – 25
     = 144
PA = √ 144 = 12
Jadi, panjang garis singgung PA= 12 cm.
Luas layang-layang OAPB
L. OAPB        = ½ x OP x AB
2( ½ x 12 x 5) = ½ x 13 x AB
          120 = 13 AB
            AB = 120 : 13
                = 9,23
Jadi, panjang tali busur AB = 9,23 cm.
SOAL 7                            R


Pada gambar di
samping, garis PR dan
QR merupakan garis
singgung. Panjang OR =
17 cm dan jari-jari OP =
8 cm. Hitunglah            Q

panjang garis singgung
PR.


                               •
                                       P



                               O
Pembahasan :
OP = 8 cm dan OR = 17 cm.
∆ POR siku-siku di titik P
PR2 = OR2 - OP2
     = 172 - 82
     = 289 – 64
     = 225
PA = √ 225 = 15
Jadi, panjang garis singgung PR= 15 cm.
Lingkaran

Lingkaran

  • 2.
  • 3.
    Materi : • Sudutantara dua tali busur • Sudut antara dua tali busur yang berpotongan di luar lingkaran • Garis singgung lingkaran
  • 4.
    Sudut antara duatali busur 1. Sudut antara dua tali busur yang berpotongan dalam lingkaran. Besar sudut yang dibentuk oleh dua tali busur yang berpotongan di dalam lingkaran sama dengan jumlah sudut keliling yang menghadap busur yang terletak di antara kaki-kaki sudutnya.
  • 5.
    D α β C χ E A B ∠AED = ∠ BDC + ∠ ACD χ = α + β
  • 6.
    atau : Besar sudutayang dibentuk oleh dua tali busur yang berpotongan do dalam lingkaran , sama dengan ½ jumlah sudut pusat yang menghadap busur yang terletak di antara kaki-kaki sudutnya.
  • 7.
    C B χ E A α • β O D ∠AEC = ½ (∠ AOC + ∠ BOD) χ = ½(α + β)
  • 8.
    Sudut antara duatali busur 2. Jika dua tali busur yang berpotongan di luar lingkaran, maka : Besar sudut yang terjadi sama dengan jselisih sudut pusat yang menghadap busur yang terletak di antara kaki-kaki sudutnya.
  • 9.
    C D α • χ β E A B ∠AED = ∠ ADC - ∠ BAD χ = α - β
  • 10.
    atau : Jika duatali busur yang berpotongan di luar lingkaran, maka : Besar sudut yang terjadi sama dengan ½ selisih sudut pusat yang menghadap busur yang terletak di antara kaki-kaki sudutnya.
  • 11.
    C D α • β O χ E A B ∠AED = ½ (∠ AOC + ∠ BOD ) χ = ½(α + β)
  • 12.
    GARIS SINGGUNG LINGKARAN A O• B AB = garis singgung OB = jari-jari
  • 13.
    Contoh 1 Pada gambar, B diketahui besar C ∠ABC = 200 dan ∠BCD = 250 . E Hitunglah besar : A D a. ∠AEC b. ∠AED
  • 14.
    Pembahasan : ∠ABC =200 ∠BCD = 250 a. ∠AEC = ∠ABC + ∠BCD = 200 + 250 = 450 b. ∠AED = 1800 - ∠AEC = 1800 - 450 = 1350
  • 15.
    Contoh 2 Pada gambar R Q disamping, besar T ∠POR = 600 dan P ∠QOS = 400 . O • S Hitunglah besar ∠PTR
  • 16.
    Pembahasan : ∠POR =600 ∠QOS = 400 a. ∠PTR = ½ ( ∠POR + ∠QOS) = ½ (600 + 400 ) = ½ x 1000 = 500 Jadi, besar ∠PTR = 500
  • 17.
    Contoh 3 Pada gambardisamping, besar ∠ABC = 650 dan ∠BCD = 300 . Hitunglah besar ∠AEC C D O• E A B
  • 18.
    Pembahasan : ∠ABC =650 ∠BCD = 300 ∠AEC = ∠ABC - ∠BCD = 650 - 350 = 250 Jadi, besar ∠AEC = 250
  • 19.
    Contoh 4 Pada gambardisamping, besar ∠POR = 1100 dan ∠QOS = 400 . Hitunglah besar ∠PTR . R S O• T P Q
  • 20.
    Pembahasan : ∠POR =1100 ∠QOS = 400 ∠PTR = ½ (∠POR - ∠QOS) = ½ ( 1100 - 400 ) = 350 Jadi, besar ∠PTR = 350
  • 21.
    Contoh 5 Pada gambardi bawah, garis AB merupakan garis singgung. Panjang OA = 10 cm dan jari-jari OB = 6 cm. Hitunglah panjang garis singgung AB. O• A B
  • 22.
    Pembahasan : Perhatikan ΔOAB siku-siku di titik B AB2 = OA2 - OB2 = 102 - 62 = 100 - 36 = 64 AB = √ 64 = 8 cm. Jadi, panjang garis singgung AB = 8 cm.
  • 24.
    SOAL 1 Pada gambar, L diketahui besar M ∠KLM = 200 dan ∠LMN = 350 . T Hitunglah besar : K N a. ∠KTM b. ∠KTN
  • 25.
    Pembahasan : ∠KLM =200 ∠LMN = 350 a. ∠KTM = ∠KLM + ∠LMN = 200 + 350 = 550 b. ∠KTN = 1800 - ∠KTM = 1800 - 550 = 1250
  • 26.
    SOAL 2 Pada gambardi R Q samping, besar T ∠POR = 500 dan P ∠QOS = 600 . O • S Hitunglah besar ∠PTR
  • 27.
    Pembahasan : ∠POR =500 ∠QOS = 600 a. ∠PTR = ½ ( ∠POR + ∠QOS) = ½ (500 + 600 ) = ½ x 1100 = 550 Jadi, besar ∠PTR = 550
  • 28.
    SOAL 3 Pada gambardi bawah ini, besar ∠ABC = 550 dan ∠BCD = 250 Hitunglah besar ∠AEC C D O• E A B
  • 29.
    Pembahasan : ∠ABC =550 ∠BCD = 250 ∠AEC = ∠ABC - ∠BCD = 550 - 250 = 300 Jadi, besar ∠AEC = 300
  • 30.
    SOAL 4 Pada gambardi bawah ini, besar ∠POR = 1000 dan ∠QOS = 300 . Hitunglah besar ∠PTR . R S O• T P Q
  • 31.
    Pembahasan : ∠POR =1000 ∠QOS = 300 ∠PTR = ½ (∠POR - ∠QOS) = ½ ( 1000 - 300 ) = 350 Jadi, besar ∠PTR = 350
  • 32.
    SOAL 5 Pada gambardi bawah, garis AB merupakan garis singgung. Panjang OA = 13 cm dan jari-jari OB = 5 cm. Hitunglah panjang garis singgung AB. O • A B
  • 33.
    Pembahasan : Perhatikan ΔOAB siku-siku di titik B AB2 = OA2 - OB2 = 132 - 52 = 169 - 25 = 144 AB = √ 144 = 12 cm. Jadi, panjang garis singgung AB = 12 cm.
  • 34.
    SOAL 6 Pada gambardi bawah ini, PA dan PB merupakan garis singgung. Panjang jari-jari OA = 5 cm dan OP = 13 cm. Hitunglah panjang garis singgung PA dan panjang tali busur AB. •O B A
  • 35.
    Pembahasan : OA =5 cm dan OP = 13 cm. ∆ AOP siku-siku di titik A PA2 = OP2 - OA2 = 132 - 52 = 169 – 25 = 144 PA = √ 144 = 12 Jadi, panjang garis singgung PA= 12 cm.
  • 36.
    Luas layang-layang OAPB L.OAPB = ½ x OP x AB 2( ½ x 12 x 5) = ½ x 13 x AB 120 = 13 AB AB = 120 : 13 = 9,23 Jadi, panjang tali busur AB = 9,23 cm.
  • 37.
    SOAL 7 R Pada gambar di samping, garis PR dan QR merupakan garis singgung. Panjang OR = 17 cm dan jari-jari OP = 8 cm. Hitunglah Q panjang garis singgung PR. • P O
  • 38.
    Pembahasan : OP =8 cm dan OR = 17 cm. ∆ POR siku-siku di titik P PR2 = OR2 - OP2 = 172 - 82 = 289 – 64 = 225 PA = √ 225 = 15 Jadi, panjang garis singgung PR= 15 cm.