MODEL KOMUNIKASI MASSA BLACK AND WHITNEY 
1. Pengertian Komunikasi Massa 
Komunikasi massa memiliki kemampuan untuk menjangkau ribuan bahkan jutaan 
audiens yang dilakukan melalui medium , seperti televisi atau koran ,komunikasi massa 
secara umum dapat di definisikan sebagai proses penggunaan sebuah medium massa untuk 
mengirim pesan kepada audiens yang luas untuk tujuan memberi informsi , menghibur atau 
membujuk. 
Menurut Jay Black dan Frederick C. Whitney, dikatakan bahwa komunikasi massa 
adalah sebuah proses dimana pesan-pesan yang diproduksi secara massal / tidak sedikit itu 
disebarkan kepada massa penerima pesan yang luas, anonim dan heterogen (Nurudin, 
2007:12). 
Dari definisi diatas dapat di ketahui bahwa komunkasi massa itu harus menggunakan 
media massa sebagai perantara peyampaian pesan kepada audiens. Media massa yang 
dimaksud itu seperti radio, televisi, majalah , surat kabar, internet, dsb. 
Ada berbagai jenis model komunikasi yang berbeda. Model model yang berbeda 
mengilustrasikan maspek yang berbeda dari aspek tersebut , salah satu model komunikasi 
yang ada yaitu model komunikasi black and whitney . 
2. Model Komunikasi Black And Whitney 
Model ini diperkenalkan oleh Jay black dan Frederick C Whitney dalam bukunya 
yang berjudul introduction of mass communication, pada tahun 1988. 
Black dan Whitney membagi proses komunikasi menjadi empat wilayah yakni : 
1. Sumber <Source> 
Proses komunikasi dimulai atau berawal dari sumber (source) atau pengirim 
pesan atau komunikator, yaitu di mana gagasan, ide, atau pikiran disampaikan 
kepada pihak lainnya. Komunikator komunikasi massa pada media cetak adalah para
pengisi rubrik , reporter , redaktur, pemasanng iklan, dan lain lain . sedangkan pada 
media elektronik komunikatornya adalah para pengisi program , pemasok program, 
penulis naskah, produser, aktor dll. 
2. Pesan < Message> 
Pesan merupakan informasi yang ingin disampaikan dari sumber kepada audience. 
3. Umpan Balik <feedback> 
Umpan balik atau feedback adalah tanggapan atau respon dari penerima pesan yang 
membentuk dan mengubah pesan yang akan disampaikan sumber. Umpan balik 
menjadi tempat perputaran arah dari arus komunikasi. Artinya, sumber pertama 
kemudian menjadi penerima, sementara penerima pertama menjadi sumber baru. 
Umpan balik yang terjadi di media komunikasi massa black and whitney 
adalah umpan balik tidak langsung atau umpan balik tertunda, jadi komunikan 
memberikan reaksi kepada komunikator dalam jangka waktu tertentu dan tidak 
langsung seperti dalam komunikasi tatap muka. 
4. Audience 
Penerima atau receiver yang menjadi sasaran atau target dari pesan. 
Menurut Black and Whitney, audiens bersifat anonim, berjumlah besar, dan 
heterogen. 
Audiens yang bersifat heterogen maksudnya individu individu dalam audiens 
mewakili berbagai katagori sosial. Meskipun beberapa media membidik audiens 
dengan karakteristik tertentu, masing masing individu pun akan heterogen. 
Audiens yang bersifat anonim maksudnya meskipun mengetahui karakteristik umum 
khalayaknya , komunikator biasanya tidak mengetahui identitas komunikan nya ,dan 
pada siapa dia berkmunikasi .
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut : 
Ket : 
Sumber atau source melalui suatu media massa ingin mempengaruhi audiens 
dengan menyampaikan suatu pesan atau informasi tertentu. Kemudian audiens menerima 
pesan tersebut, tetapi dengan cara yang berbeda karena setiap audiens atau penerima 
pesaan memiliki ketertarikan dan juga kebutuhan yang berbeda satu dengan yang lainnya. 
Setelah pesan yang disampaikan diterima oleh audiens, sebagian audiens ada yang 
meneruskan isi pesan tersebut kepada pihak lain dengan melakukan sharing ide. Bentuk 
umpan balik yang diberikan audiens merupakan umpan balik tertunda 
Fungsi komunikasi menurut model Black dan Whitney: 
 To inform Pada fungsi komunikasi to inform (menyampaikan informasi), ditujukan 
untuk menyampaikan informasi kepada khalayak atau public yang di lakukan oleh 
komunikator guna menjadikan khalayak atau public atau komunikan menjadi lebih 
tahu 
 To entertain yaitu fungsi yang dilalkukan oleh komunikator untuk memberikan 
hiburan kepada khalayak atau public atau komunikan
 To persuaded pada fungsi ini komunikator mempengaruhi khalayak dalam arti 
komunikator menginginkan pendengarnya (komunikan) mempercayai bahwa fakta 
atau informasi yang disampaikan akurat dan layak untuk diketahui. 
 Transmission of true culture => berada dalam 2 tingkatan,yaitu historis <memilih 
pengalaman yang positif dan membuang pengalaman negatif> dan kontemporer 
<memperkuat konsesus nilai masyarakat. Dengam memperkenalkan bibit 
perusahaan terus menerus> 
Namun, kekurangan dari model komunikasi black and Wihtney yaitu model ini 
kurang begitu detail dalam menampilkan elemen-elemen pada komunikasi massa, misalnya 
model ini tidak memberikan peranan gatekeeper sebagai penapis atau palang pintu 
informasi . gatekeepeer diartikan sebagai individu-individu atau kelompok orang yang 
memantau arus informasi dalam sebuah saluran komunikasi. Gaetekeeper punya 
tanggungjawab besar karena membentuk pesan yang akan disampaikan kepada audiens. 
Gatekeeper memutuskan pesan mana yang akan disampaikan dan pesan mana yang tidak 
disampaikan. Ketika gatekeeper melakukan kesalahan, proses dan pesan komunikasi akan 
terganggu. 
Paling tidak penggagas model ini memasukkan seorang sumber yang dengan sengaja 
ingin memengaruhi mass audience. pesan berpeluang mengalami gangguan atau kegaduhan 
karena memakai saluran media massa tanpa adanya gatekeeper. audience itu sendiri 
memiliki minat yang beragam dan kepentingan yang berbeda dalam memanfaatkan pesan-pesan 
media massa serta umpan balik tertunda dan multiefek karena pesan tersebut 
ditanggapi secara beragam oleh audience satu sama lain, sehingga akan memunculkan efek 
yang berlainan satu sama lain. 
3. Pengaplikasian model komunikasi Black And Whitney 
Contoh pengaplikasian model komunikasi Black and Whitney adalah media sosial, karena 
sumber informasi langsung menyampaikan informasinya secara langsung tanpa melewati 
gatekeeper , dan langsung dapat diterima oleh audiens , dan memberikan makna yang 
berbeda untuk setiap audiens , karena setiap audiens memiliki ketertarikan dan kepentingan 
yang berbeda .

Teori Komunikasi Black and Whitney

  • 1.
    MODEL KOMUNIKASI MASSABLACK AND WHITNEY 1. Pengertian Komunikasi Massa Komunikasi massa memiliki kemampuan untuk menjangkau ribuan bahkan jutaan audiens yang dilakukan melalui medium , seperti televisi atau koran ,komunikasi massa secara umum dapat di definisikan sebagai proses penggunaan sebuah medium massa untuk mengirim pesan kepada audiens yang luas untuk tujuan memberi informsi , menghibur atau membujuk. Menurut Jay Black dan Frederick C. Whitney, dikatakan bahwa komunikasi massa adalah sebuah proses dimana pesan-pesan yang diproduksi secara massal / tidak sedikit itu disebarkan kepada massa penerima pesan yang luas, anonim dan heterogen (Nurudin, 2007:12). Dari definisi diatas dapat di ketahui bahwa komunkasi massa itu harus menggunakan media massa sebagai perantara peyampaian pesan kepada audiens. Media massa yang dimaksud itu seperti radio, televisi, majalah , surat kabar, internet, dsb. Ada berbagai jenis model komunikasi yang berbeda. Model model yang berbeda mengilustrasikan maspek yang berbeda dari aspek tersebut , salah satu model komunikasi yang ada yaitu model komunikasi black and whitney . 2. Model Komunikasi Black And Whitney Model ini diperkenalkan oleh Jay black dan Frederick C Whitney dalam bukunya yang berjudul introduction of mass communication, pada tahun 1988. Black dan Whitney membagi proses komunikasi menjadi empat wilayah yakni : 1. Sumber <Source> Proses komunikasi dimulai atau berawal dari sumber (source) atau pengirim pesan atau komunikator, yaitu di mana gagasan, ide, atau pikiran disampaikan kepada pihak lainnya. Komunikator komunikasi massa pada media cetak adalah para
  • 2.
    pengisi rubrik ,reporter , redaktur, pemasanng iklan, dan lain lain . sedangkan pada media elektronik komunikatornya adalah para pengisi program , pemasok program, penulis naskah, produser, aktor dll. 2. Pesan < Message> Pesan merupakan informasi yang ingin disampaikan dari sumber kepada audience. 3. Umpan Balik <feedback> Umpan balik atau feedback adalah tanggapan atau respon dari penerima pesan yang membentuk dan mengubah pesan yang akan disampaikan sumber. Umpan balik menjadi tempat perputaran arah dari arus komunikasi. Artinya, sumber pertama kemudian menjadi penerima, sementara penerima pertama menjadi sumber baru. Umpan balik yang terjadi di media komunikasi massa black and whitney adalah umpan balik tidak langsung atau umpan balik tertunda, jadi komunikan memberikan reaksi kepada komunikator dalam jangka waktu tertentu dan tidak langsung seperti dalam komunikasi tatap muka. 4. Audience Penerima atau receiver yang menjadi sasaran atau target dari pesan. Menurut Black and Whitney, audiens bersifat anonim, berjumlah besar, dan heterogen. Audiens yang bersifat heterogen maksudnya individu individu dalam audiens mewakili berbagai katagori sosial. Meskipun beberapa media membidik audiens dengan karakteristik tertentu, masing masing individu pun akan heterogen. Audiens yang bersifat anonim maksudnya meskipun mengetahui karakteristik umum khalayaknya , komunikator biasanya tidak mengetahui identitas komunikan nya ,dan pada siapa dia berkmunikasi .
  • 3.
    Untuk lebih jelasdapat dilihat pada gambar berikut : Ket : Sumber atau source melalui suatu media massa ingin mempengaruhi audiens dengan menyampaikan suatu pesan atau informasi tertentu. Kemudian audiens menerima pesan tersebut, tetapi dengan cara yang berbeda karena setiap audiens atau penerima pesaan memiliki ketertarikan dan juga kebutuhan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Setelah pesan yang disampaikan diterima oleh audiens, sebagian audiens ada yang meneruskan isi pesan tersebut kepada pihak lain dengan melakukan sharing ide. Bentuk umpan balik yang diberikan audiens merupakan umpan balik tertunda Fungsi komunikasi menurut model Black dan Whitney:  To inform Pada fungsi komunikasi to inform (menyampaikan informasi), ditujukan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak atau public yang di lakukan oleh komunikator guna menjadikan khalayak atau public atau komunikan menjadi lebih tahu  To entertain yaitu fungsi yang dilalkukan oleh komunikator untuk memberikan hiburan kepada khalayak atau public atau komunikan
  • 4.
     To persuadedpada fungsi ini komunikator mempengaruhi khalayak dalam arti komunikator menginginkan pendengarnya (komunikan) mempercayai bahwa fakta atau informasi yang disampaikan akurat dan layak untuk diketahui.  Transmission of true culture => berada dalam 2 tingkatan,yaitu historis <memilih pengalaman yang positif dan membuang pengalaman negatif> dan kontemporer <memperkuat konsesus nilai masyarakat. Dengam memperkenalkan bibit perusahaan terus menerus> Namun, kekurangan dari model komunikasi black and Wihtney yaitu model ini kurang begitu detail dalam menampilkan elemen-elemen pada komunikasi massa, misalnya model ini tidak memberikan peranan gatekeeper sebagai penapis atau palang pintu informasi . gatekeepeer diartikan sebagai individu-individu atau kelompok orang yang memantau arus informasi dalam sebuah saluran komunikasi. Gaetekeeper punya tanggungjawab besar karena membentuk pesan yang akan disampaikan kepada audiens. Gatekeeper memutuskan pesan mana yang akan disampaikan dan pesan mana yang tidak disampaikan. Ketika gatekeeper melakukan kesalahan, proses dan pesan komunikasi akan terganggu. Paling tidak penggagas model ini memasukkan seorang sumber yang dengan sengaja ingin memengaruhi mass audience. pesan berpeluang mengalami gangguan atau kegaduhan karena memakai saluran media massa tanpa adanya gatekeeper. audience itu sendiri memiliki minat yang beragam dan kepentingan yang berbeda dalam memanfaatkan pesan-pesan media massa serta umpan balik tertunda dan multiefek karena pesan tersebut ditanggapi secara beragam oleh audience satu sama lain, sehingga akan memunculkan efek yang berlainan satu sama lain. 3. Pengaplikasian model komunikasi Black And Whitney Contoh pengaplikasian model komunikasi Black and Whitney adalah media sosial, karena sumber informasi langsung menyampaikan informasinya secara langsung tanpa melewati gatekeeper , dan langsung dapat diterima oleh audiens , dan memberikan makna yang berbeda untuk setiap audiens , karena setiap audiens memiliki ketertarikan dan kepentingan yang berbeda .