Latar belakang
• Kolangitis merupakan salah satu komplikasi dari
batu pada ductus choledochus.
• Penyakit ini perlu diwaspadai karena insidensi
batu empedu di Asia Tenggara cukup tinggi,
serta kecenderungan penyakit ini untuk terjadi
pada pasien berusia lanjut, yang biasanya
memiliki penyakit penyerta yang lain yang dapat
memperburuk kondisi dan mempersulit terapi
Tujuan
a. Tujuan Umum
• Untuk mengetahui gambaran secara umum tentang
penyakit Kolangitis
b. Tujuan Khusus
• Mampu mengetahui definisi Kolangitis
• Mampu mengetahui penyebab dari Kolangitis
• Mampu mengetahui manifestasi klinis dari
Kolangitis.
• Mampu mengetahui patofisiologi dari Kolangitis.
• Mampu mengetahui diagnose penunjang dari
Kolangitis
Pengertian
Kolangitis adalah peradangan akut pada
dinding saluran empedu hampir selalu
disebabkan infeksi bakteri pada lumen
steril.Kolangitis akut adalah infeksi bakterial
yang akut dari saluran empedu yang tersumbat
baik secara parsial atau total. Kolangitis akut
merupakan infeksi bakterial yang terjadi pada
obstruksi saluran billier terutama yang
ditimbulkan oleh batu empedu
Syok septik merupakan sepsis dengan
tekanan darah arteri <90 mmHg atau 40 mmHg
di bawah tekanan darah normal pasien tersebut
selama sekurang-kurangnya 1 jam meskipun
sudah di lakukan resusitasi cairan atau di
butuhkan vasoptessor untuk mempertahankan
tekanan darah sistolik tetao > 90 mmHgatau
tekanan arterial rata-rata 70mmHg
Tanda dan gejala
• Hampir selalu pada pasien kolangitis akut
didapatkan ikterus dan disertai demam kadang
kadang menggigil
• Sering kali didapatkan nyeri hebat di
epigastrium atau perut kanan atas karena
adanya batu koledokus
• Mual, muntah, diare, berat bdan menurun
Penyebab
• Choledocholitiasis
• Striktur bilier system
• Neoplasma pada sistem bilier
• Parasit cacing Ascaris
• Pankreatitis kronis
• Tumor pancreas
• HIV/AIDS
Pemeriksaan penunjang
1. Uji laboratorium
2. Ultrasonografi
3. Ct-Scan
4. Pemeriksaan fungsi hati
5. Hasi; urinalisis biasanya normal
6. ERCO
7. Foto polos abdomen
Penatalaksanaan medis
• Setiap pasien dengan ikterus apapun
penyebabnya yang disertai demam harus
diwaspadai akan keberadaan cholangitis akut.
• Pemilihan antibiotika secara tepat.
1. Pegkajian
a. Identitas
b. Keluhan utama
c. Riwayat penyakit
d. Riwayat penyakit sekrang
e. Riwayat penyakit keluarga
2. Pemeriksaan fisik
a. Sistem pernafasan
b. Sistem kardiovaskuler
c. Sistem neurologi
d. Sistem pencernaan
e. Sistem eliminasi
f. Sistem integumen
g. Sistem musculosceletal
3. Diagnosa keperawatan
• Nyeri berhubungan dengan distensi kandung
kemih
• Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan
proses inflamasi
• Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan
dengan mual muntah
• Gangguan pola tidur berhubungan dengan iritasi
lumen
• Dehidrasi berhubungan dengan mual muntah
Kasus
Identitas Klien
• Nama : Ny.S
• Tanggal Lahir : 25/02/1968
• Usia : 52 thn
• Penanggung Jawab : Ny.M
• Agama : Islam
• Alamat : jl.mentor gg.hambali I no.24
rt 05 rw 07 bandung
• No tlp/Hp : 0895321738317
• No.Rm : G 282713
• Jaminan Kesehatan : BPJS
Anamnesis
• Diagnosa Medis Saat Masuk: syok septis, cholesistitis dd
coleliatiasis
• Diagnosa Kerja :syok septik,cholesistitis dd colelitiasis
• Keluhan Utama: nyeri
• Riwayat Penyakit Sekarang
Os mengatakan nyeri perut terasa sampai
kepinggang sejak 3 hari sebelum masuk RS nyeri
dirasakan seperti terpelintir dan hilang timbul pada saat
diberi makanan. Mual dan muntah tidak ada makan
berkurang minum taa
• Riwayat Penyakit Dahulu
Os post rawat tgl 03/09/2020 dengan diagnose
cholelitiasis, os post rawat bulan agustus dengan CHF
Pemeriksaan fisik
• Keadaan Umum: Os sakit sedang
• Kesadaran : Compos Mentis
• GCS : E 4 M6 V5
• Tanda Vital :
▫ TD 90/50 mmhg,
▫ Suhu 37.6 C,
▫ Nadi 67x/mnt,
▫ Pernafasan 20x/mnt
▫ 02 NRM 8 liter
• Atropometri BB 39 kg, TB tdk diukur, Lk tidak
diukur,LD tidak diukur LP 81 cm
Pemeriksaan penunjang
Foto thorax tgl 17/08/2020
• Kesan : kardiomegali dengan edema paru DD/bronkhopneumoni,epusi pleura kanan
Usg abdomen UUP+LOW
• TGL 03/08/2020
• Kesan: hepatomegaly dengan asites massif,suspek dengan awal bendungan porta
• Suspek kholesistitis tanpa kholelitiasis
• Tidak tampak splenomegaly
• USG kedua ginjal dan kantung kemih tampak normal
• Tidak tampak massa kistik atau solid didaerah parametrium
• Tidak tampak efusi pleura bilateral
• TGL 11/09/2020
• kesan : hepatomegaly dengan asites disertai pelebaran vena hepatikadan vena kava inferior
e.c bendungan ?
• kholelitiasis disertai tanda kholesistitis
• pancreas dan limpa tampak normal
• USG kedua ginjal dan kantung kemih tampak normal
• Tidak tampak massa kistik atau solid didaerah parametrium
Therapy
▫ O2 8 liter NRM
▫ Infus nacl 1000cc/24jam
▫ Injek levofloxacin 1x 500 mg/iv
▫ Pantoprazole 2x40 mg/iv
▫ Damaben 3x1 amp/iv
▫ Sucralfat 3x15 cc/po
▫ Meropenem 3x1 gr/iv
▫ Furosemide 1x60mg iv
▫ UDLCA 3x2 tab po
▫ Hisfagen 2 amp dlm d5% 100cc 2x1 iv
▫ Curcuma 3x2 tab po
Daftar masalah keperawatan
• Penurunan curah jantung adalah ketidak adekuatan
jantung memompa darah untuk memenuhi
kebutuhan metabolism tubuh berhubungan dengan
ketidakseimbangan elektrolit
• Defisite nutrisi adalah asupan nutrisi tidak cukup
untuk memenuhi kebutuhan metabolisme
berhubungan dengan kurangnya asupan makanan
• Resiko Ketidakseimbangan cairan adalah kondisi
penurunan,peningkatan atau percepatan
perpindahan cairan dari intravaskuler,interstial atau
intraselular
Analisa data
Kesimpulan
Kolangitis merupakan peradangan akut pada
dinding saluran empedu yang hampir selalu di
sebabkan karena infeksi bakter pada pada lumen
steril. Pasien yang mengalami kolangitis akan
mengeluh nyeri perut dan demam. Diagnosa yang
muncul pada kasus
a. Penuruna curah jantung berhubungan dengan
letidakseimbangan elektrolit
b. Defisit nurisi berhubungan dengan kekurangan asupan
makanan
c. Risiko ketidakseimbangan cairan berhubungan dengan
kurangnya asupan makanan

kolangitis ppt.pptx

  • 2.
    Latar belakang • Kolangitismerupakan salah satu komplikasi dari batu pada ductus choledochus. • Penyakit ini perlu diwaspadai karena insidensi batu empedu di Asia Tenggara cukup tinggi, serta kecenderungan penyakit ini untuk terjadi pada pasien berusia lanjut, yang biasanya memiliki penyakit penyerta yang lain yang dapat memperburuk kondisi dan mempersulit terapi
  • 3.
    Tujuan a. Tujuan Umum •Untuk mengetahui gambaran secara umum tentang penyakit Kolangitis b. Tujuan Khusus • Mampu mengetahui definisi Kolangitis • Mampu mengetahui penyebab dari Kolangitis • Mampu mengetahui manifestasi klinis dari Kolangitis. • Mampu mengetahui patofisiologi dari Kolangitis. • Mampu mengetahui diagnose penunjang dari Kolangitis
  • 4.
    Pengertian Kolangitis adalah peradanganakut pada dinding saluran empedu hampir selalu disebabkan infeksi bakteri pada lumen steril.Kolangitis akut adalah infeksi bakterial yang akut dari saluran empedu yang tersumbat baik secara parsial atau total. Kolangitis akut merupakan infeksi bakterial yang terjadi pada obstruksi saluran billier terutama yang ditimbulkan oleh batu empedu
  • 5.
    Syok septik merupakansepsis dengan tekanan darah arteri <90 mmHg atau 40 mmHg di bawah tekanan darah normal pasien tersebut selama sekurang-kurangnya 1 jam meskipun sudah di lakukan resusitasi cairan atau di butuhkan vasoptessor untuk mempertahankan tekanan darah sistolik tetao > 90 mmHgatau tekanan arterial rata-rata 70mmHg
  • 6.
    Tanda dan gejala •Hampir selalu pada pasien kolangitis akut didapatkan ikterus dan disertai demam kadang kadang menggigil • Sering kali didapatkan nyeri hebat di epigastrium atau perut kanan atas karena adanya batu koledokus • Mual, muntah, diare, berat bdan menurun
  • 7.
    Penyebab • Choledocholitiasis • Strikturbilier system • Neoplasma pada sistem bilier • Parasit cacing Ascaris • Pankreatitis kronis • Tumor pancreas • HIV/AIDS
  • 8.
    Pemeriksaan penunjang 1. Ujilaboratorium 2. Ultrasonografi 3. Ct-Scan 4. Pemeriksaan fungsi hati 5. Hasi; urinalisis biasanya normal 6. ERCO 7. Foto polos abdomen
  • 9.
    Penatalaksanaan medis • Setiappasien dengan ikterus apapun penyebabnya yang disertai demam harus diwaspadai akan keberadaan cholangitis akut. • Pemilihan antibiotika secara tepat.
  • 10.
    1. Pegkajian a. Identitas b.Keluhan utama c. Riwayat penyakit d. Riwayat penyakit sekrang e. Riwayat penyakit keluarga
  • 11.
    2. Pemeriksaan fisik a.Sistem pernafasan b. Sistem kardiovaskuler c. Sistem neurologi d. Sistem pencernaan e. Sistem eliminasi f. Sistem integumen g. Sistem musculosceletal
  • 12.
    3. Diagnosa keperawatan •Nyeri berhubungan dengan distensi kandung kemih • Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan proses inflamasi • Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan mual muntah • Gangguan pola tidur berhubungan dengan iritasi lumen • Dehidrasi berhubungan dengan mual muntah
  • 13.
    Kasus Identitas Klien • Nama: Ny.S • Tanggal Lahir : 25/02/1968 • Usia : 52 thn • Penanggung Jawab : Ny.M • Agama : Islam • Alamat : jl.mentor gg.hambali I no.24 rt 05 rw 07 bandung • No tlp/Hp : 0895321738317 • No.Rm : G 282713 • Jaminan Kesehatan : BPJS
  • 14.
    Anamnesis • Diagnosa MedisSaat Masuk: syok septis, cholesistitis dd coleliatiasis • Diagnosa Kerja :syok septik,cholesistitis dd colelitiasis • Keluhan Utama: nyeri • Riwayat Penyakit Sekarang Os mengatakan nyeri perut terasa sampai kepinggang sejak 3 hari sebelum masuk RS nyeri dirasakan seperti terpelintir dan hilang timbul pada saat diberi makanan. Mual dan muntah tidak ada makan berkurang minum taa • Riwayat Penyakit Dahulu Os post rawat tgl 03/09/2020 dengan diagnose cholelitiasis, os post rawat bulan agustus dengan CHF
  • 15.
    Pemeriksaan fisik • KeadaanUmum: Os sakit sedang • Kesadaran : Compos Mentis • GCS : E 4 M6 V5 • Tanda Vital : ▫ TD 90/50 mmhg, ▫ Suhu 37.6 C, ▫ Nadi 67x/mnt, ▫ Pernafasan 20x/mnt ▫ 02 NRM 8 liter • Atropometri BB 39 kg, TB tdk diukur, Lk tidak diukur,LD tidak diukur LP 81 cm
  • 16.
    Pemeriksaan penunjang Foto thoraxtgl 17/08/2020 • Kesan : kardiomegali dengan edema paru DD/bronkhopneumoni,epusi pleura kanan Usg abdomen UUP+LOW • TGL 03/08/2020 • Kesan: hepatomegaly dengan asites massif,suspek dengan awal bendungan porta • Suspek kholesistitis tanpa kholelitiasis • Tidak tampak splenomegaly • USG kedua ginjal dan kantung kemih tampak normal • Tidak tampak massa kistik atau solid didaerah parametrium • Tidak tampak efusi pleura bilateral • TGL 11/09/2020 • kesan : hepatomegaly dengan asites disertai pelebaran vena hepatikadan vena kava inferior e.c bendungan ? • kholelitiasis disertai tanda kholesistitis • pancreas dan limpa tampak normal • USG kedua ginjal dan kantung kemih tampak normal • Tidak tampak massa kistik atau solid didaerah parametrium
  • 17.
    Therapy ▫ O2 8liter NRM ▫ Infus nacl 1000cc/24jam ▫ Injek levofloxacin 1x 500 mg/iv ▫ Pantoprazole 2x40 mg/iv ▫ Damaben 3x1 amp/iv ▫ Sucralfat 3x15 cc/po ▫ Meropenem 3x1 gr/iv ▫ Furosemide 1x60mg iv ▫ UDLCA 3x2 tab po ▫ Hisfagen 2 amp dlm d5% 100cc 2x1 iv ▫ Curcuma 3x2 tab po
  • 18.
    Daftar masalah keperawatan •Penurunan curah jantung adalah ketidak adekuatan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolism tubuh berhubungan dengan ketidakseimbangan elektrolit • Defisite nutrisi adalah asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme berhubungan dengan kurangnya asupan makanan • Resiko Ketidakseimbangan cairan adalah kondisi penurunan,peningkatan atau percepatan perpindahan cairan dari intravaskuler,interstial atau intraselular
  • 19.
  • 20.
    Kesimpulan Kolangitis merupakan peradanganakut pada dinding saluran empedu yang hampir selalu di sebabkan karena infeksi bakter pada pada lumen steril. Pasien yang mengalami kolangitis akan mengeluh nyeri perut dan demam. Diagnosa yang muncul pada kasus a. Penuruna curah jantung berhubungan dengan letidakseimbangan elektrolit b. Defisit nurisi berhubungan dengan kekurangan asupan makanan c. Risiko ketidakseimbangan cairan berhubungan dengan kurangnya asupan makanan