SEJARAH PERADABAN ISLAM
Faktor – Faktor Penyebab Hijrah Rosulullah
SWT ke Madinah
Faktor – faktor penyebab hijrah Rosulullah SWT ke
Madinah
 Siksaan Kaum Quraisy kepada Umat Islam semakin Berat
 Wafatnya Istri dan Paman Nabi
 Adanya Bai'at dari Umat Islam di Madinah
 Pemboikotan dari Kaum Quraisy
Pemboikotan yang dilakukan kepada mereka adalah
diantaranya :
A. Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan
pendukung Nabi Muhammad SAW.
B. Tidak ada seorangpun yang berhak mengadakan ikatan
perkawinan dengan orang muslim.
C. Melarang keras untuk bergaul dengan kaum muslim.
D. Musuh Nabi Muhammad harus didukung dalam berbagai
keadaan bagaimanapun
 Lokasi Madinah yang Strategis
Subtansi dan Strategi dakwah Rosulullah Saw
pada Periode Madinah Strategi
Dapat dilihat melalui khutbah jum’at pertamanya, seabagai
proklamasi berdiri Negara Islam. Rasul telah menetapkan politik Negara,
berdasarkan atas :
1.Al-adatul Insanyah (perikemanusiaan)
2.Asy-Syura (demokrasi)
3.Al-Wahdatul Islamiyah (persatuan islam)
4.Al-Ukuwah Islamiyah (persaudaraan islam.
Subtandi dakwah Rasulullah SAW. Yang lain, seperti
meletakkan dasar-dasar politik ekonomi dan sosial untuk masyarakat
islam.
Subtansi
1. Mendirikan Masjid
2. Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan
Anshor
3. Perjanjian Perdamaian dengan Kaum Yahudi
 Bahwa kaum Yahudi hidup bersaam-sama kaum muslimin.
Kedua belah pihak bebas memeluk dan menjalankan
agamanya masing-masing.
 Kaum muslimin dan akum Yahudi wajib tolong menolong
untukmelawan siapa saja yang memerangi mereka.
 Kaum muslimin dan kaum Yahudi wajib nasehat menasehati,
tolong menolong, melaksanakan kebijakan dan keutamaan.
 Bahwa kota Madinah adalahkota suciyang wajib dihormati
oleh mereka yang terikat dengan perjanjian itu. Kalau terjadi
perselisihan antara kaum Yahudi dengan kaum Muslimin
makaurusannya hendaklah diserahkan kepada Allah dan
Rasulullah SAW.
 Bahwa siapa saja yang tinggal didalam atau di luar kota
Madinah wajib dilindungi keamanan dirinya, kecuali orang-
orang yang zalim dan bersalah.
5. Memelihara dan mempertahankan masyarakat Islam
Jumlah orang-orang yang mengakui kerasulan Muhammad
SAW bertambah dengan aman dan cepat. Ada tiga kekuatan yang
secara nyata memusuhi agama baru ini yaitu : orang-orang Yahudi,
orang-orang Munafik, orang-orang quraisy dan sekutunya.
a. Rongrongan Kaum Yahudi
b. Rongrongan orang-orang Munafik
c. Rongrongan kafir Quraisy dan sekutunya
4. Meletakkan dasar-dasar Politik, Ekonomi dan Sosial untuk
masyarakat Islam
MASA KHULAFAUR RASYIDIN
PENGERTIAN KHULAFAUR
RASYIDIN (menurut bahasa)
• Berasal dari kata :
• al-Khulafa’ jamak dari al-khalifah artinya
pengganti
• al-Rasyidun jamak dari al-Rasyid artinya
yang mendapat petunjuk
• Khulafaur Rasyidin artinya para pengganti
yang mendapat petunjuk
PENGERTIAN KHULAFAUR
RASYIDIN (menurut istilah)
 Pemimpin-pemimpin umat Islam
pengganti Rasulullah yang terdiri dari Abu
Bakar as-Sidiq, Umar bin Khattab, Utsman
bin Affan dan Ali bin Abi Thalib
Rasulullah Saw meninggal
pada :
12 Rabiul Awal 11 H
8 Juni 632 M
SITUASI POLITIK UMAT ISLAM
TIDAK STABIL
 Umat Islam kehilangan figur seorang
pemimpin
 Rasulullah tidak mewariskan siapa
penggantinya
 Beberapa kelompok merasa berhak
memimpin negara Islam menggantikan
Rasulullah SAW
KELOMPOK YANG MENGAKU
BERHAK MENJADI PEMIMPIN
PENGGANTI RASULULLAH
 Kelompok Muhajirin mencalonkan Abu Bakar as-Sidiq
karena pernah menggantikan Rasulullah menjadi imam
shalat
 Kelompok Anshar mencalonkan Sa’ad bin Ubadah
karena dia mewakili masyarakat Madinah yang
membantu Rasulullah sehingga Islam bisa berkembang
 Keluarga Dekat Rasulullah mencalonkan Ali bin Abi
Thalib karena keluarga dekat Rasul (menantu dan
sepupu Rasulullah SAW)
Akhirnya yang terpilih
adalah Abu Bakar as-Shidiq
Sesuai dengan pertimbangan yang
diberikan oleh Umar bin Khatab yang
mengatakan bahwa pemimpin pengganti
Rasulullah SAW adalah dari kaum
Quraisy sesuai apa yang pernah
disabdakan Rasulullah sewaktu masih
hidup.
PRESTASI
KHULAFAUR
RASYIDIN
KHALIFAH ABU BAKAR AS-
SHIDDIQ
KEBIJAKAN PENTING KHALIFAH
ABU BAKAR AS-SHIDDIQ
Memerangi Kaum Murtad
Kodifikasi (Pembukuan) al-Qur’an
Perluasan Wilayah Negara Islam
A. MEMERANGI KAUM MURTAD
• Murtad = keluar dari agama Islam
• Tidak mengakui kepemimpinan Abu Bakar
• Menolak membayar zakat
• Beberapa kelompok kembali menganut tradisi
dan agama sebelumnya (Paganisme)
• Meninggalnya Rasulullah SAW sebagai alasan
Pemurtadan dan Pembangkangan
• Gerakan Pemmurtadan (riddah) ini dipelopori
oleh kepala-kepala suku
TINDAKAN ABU BAKAR DALAM
MEMERANGI KEMURTADAN
 Mengajak kelompok yang murtad dengan
cara persuasif (damai)
 Jika mereka memilih perang ketimbang
kembali kepada Islam, Umat Islam akan
menghadapinya
MUNCULNYA NABI PALSU
► Nabi
Dilatarbelakangi oleh rasa iri thd keberhasilan
Muhammad membangun masyarakat baru
ASWAD AL-ANSI (suku Badui di Yaman)
►
►
►
►
TULAIHAH BIN KHUWAILID AL-ASADI (Bani Asad, Bani
Ghathafan dan Bani Amir)
MALIK BIN NUWAIRAH (Bani Yarbu’ dan Bani Tamim)
MUSAILAMAH AL-KAZAB (Bani Hanifah di Yamamah)
► Dalam mengatasi munculnya nabi palsu ini banyak terjadi
peperangan
B. KODIFIKASI AL-QUR’AN
 Kodifikasi ialah Kegiatan pengumpulan
lembaran-lembaran (mushhaf) yang berisi
tulisan ayat-ayat al-Qur’an yang ditulis oleh para
sahabat Rasulullah SAW di media kulit binatang,
pelepah kurma, tulang dsb.
 Kodifikasi dilakukan atas dasar usulan Umar bin
Khatab dengan pertimbangan sebagai alat bantu
untuk mendokumentasikan ayat-ayat al-Qur’an
dan banyak para penghafal al-Qur’an yang
meninggal
 Koordinator kegiatan kodifikasi ini ialah Zaid bin
Tsabit
 HASIL PENGUMPULAN MUSHHAF INI
DISIMPAN OLEH ABU BAKAR AS-SHIDDIQ
 DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN
PEMBELAJARAN AL-QUR’AN SAAT ITU
 SETELAH ABU BAKAR MENINGGAL
DISIMPAN OLEH HAFSAH BINTI UMAR
C. PERLUASAN WILAYAH ISLAM
Perluasan wilayah pada abad ke-7
sampai abad ke-19 dianggap sebagai
hal yang wajar sebagai tindakan
politik
Perluasan wilayah yang dilakukan
oleh umat Islam pada abad ke-7 ini
tidak bisa disamakan dengan
perluasan wilayah yang dilakukan
oleh suatu negara saat ini
3 STRATEGI POLITIK
PERLUASAN WILAYAH ISLAM
Menganjurkan masuk Islam dengan
jaminan perlindungan harta dan jiwa
Jika tidak masuk Islam, membayar
jizyah (pajak) jiwa dan harta akan
dijamin perlindungannya
Jika menentang akan diperangi
WILAYAH YANG MENJADI TARGET PERLUASAN
WILAYAH adalah Wilayah yang dikuasai oleh Kekaisaran Persia
dan Byzantium (Romawi)
Persia → Irak, Suriah (Syam) bagian Barat, Utara Jazirah Arab,
perluasan ke wilayah ini dipimpin oleh Khalid bin Walid dan Musanna
bin Harisah
Byzantium → Damaskus
Palestina
Yordania
Hims
oleh Yazid bin Abu Sufyan
oleh Amru binAs
oleh Syurahbil bin Hasanah
oleh Abu Ubaidah bin Jarrah
KHALIFAH UMAR
BIN KHATTAB
SEKILAS TENTANG KEHIDUPAN
UMAR BIN KHATTAB
►Sebelum Masuk Islam termasuk orang yang
paling memusuhi Islam sejajar dengan
Umar bin Hisyam (Abu Jahal)
►Termasuk golongan orang yang awal masuk
Islam
►Nama besar Umar memberikan pengaruh
terhadap proses dakwah Rasulullah SAW
Umar termasuk orang yang kritis
terhadap keputusan Rasulullah SAW
Tegas terhadap perkara yang benar
dan salah
Mempersatukan konflik pergantian
kepemimpinan setelah Nabi
Muhammad SAW meninggal
Penasehat utama Abu Bakar as-
Shiddiq
PRESTASI PENTING
UMAR BIN KHATTAB
1. PERLUASAN WILAYAH
2. PENATAAN ADMINSTRASI DAN
KEUANGAN PEMERINTAHAN
3. PENETAPAN KALENDER HIJRIYAH
A. PERLUASAN WILAYAH
 Pada masa Umar disebut Futuhat al-
Islamiyah karena pada masa ini terjadi
keberhasilan perluasan wilayah :





 Suriah yang memiliki kota penting kekuatan
Byzantium (Damaskus, Yordania, Yerusalem,
Hims dan Antiokia)
Persia
Mesir
Afrika Utara
Armenia
Eropa Timur
 Umar membagi wilayah-wilayah yang
sudah dikuasai menjadi beberapa
provinsi,
 Sa’ad bin Abi Waqqas menjadi gubernur
Kuffah
 Amru bin Ash menjadi gubernur Mesir
 Mu’awiyah bin Abi Sufyan menjadi
gubernur di Damaskus
B. MENATA ADMINISTRASI DAN
KEUANGAN PEMERINTAHAN
 Pembentukan
– Baitul Mal sebagai lembaga yang mengurusi
keuangan negara
– Dewan Perang lembaga administrasi ketentaraan
 Penggajian pertama bagi pegawai pemerintah
 Santunan yang diberikan kepada seluruh rakyat
berdasarkan lamanya memeluk ISlam
C. PENETAPAN KALENDER
HIJRIYAH
 Awal penghitungan tahun
hijriyah berdasarkan hijrah
Rasul ke Madinah
 Hijrah adalah simbol titik balik
kemenangan Islam
 Hijrah menandai pembagian
surah-surah al-Qur’an
 Hijrah menandai dua periode
dakwah
K H AL IFA H UTSM AN
B IN AF FAN
A. KODIFIKASI MUSHAFAL-QUR’AN
B. RENOVASI MASJID NABAWI
C. PEMBENTUKAN ANGKATAN LAUT
D. PERLUASAN WILAYAH
SEKILAS TENTANG
UTSMAN BIN AFFAN
• Utsman terpilih menjadi khalifah
berdasarkan tim yang dibentuk oleh
Umar untuk memilih pemimpin
penggantinya yang terdiri dari :
Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib,
Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin
Awwam, Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad
bin Abi Waqqas
A. KODIFIKASI MUSHAFAL-
QUR’AN
 Dilatarbelakangi oleh perbedaan pembelajaran
al-Quran karena pengaruh luasnya wilayah
Islam
 Utsman membentuk panitia penyusun mushaf
al-Qur’an yang terdiri dari Abdullah bin
Zubair dan Abdurrahman bin Haris dengan
koordinator Zaid bin Tsabit
 Panitia ini menyalin tulisan ayat al-Qur’an ke
dalam bentuk buku yang disebut mushaf
 Mempergunakan dialek Quraisy
 Hasil mushaf diperbanyak 5 kitab, yang
asli tetap di Madinah, yang 4 kitab
dikirim ke Makkah, Suriah, Basrah dan
Kuffah
 Naskah asli disebut Mushaf al-Imam atau
Mushaf Utsmani
B. RENOVASI MASJID
NABAWI
MASJID NABAWI MULAI DIBANGUN
PADA MASA UMAR DAN DIPERLUAS
PADA MASAUTSMAN
C. PEMBENTUKAN ANGKATAN LAUT
 Pada masa Utsman wilayah kekuasaan
negara Islam sudah mencapai : Afrika,
Ciprus dan Konstantinopel
 Pembentukan angkatan laut didasarkan
pada wilayah negara Islam yang memiliki
daerah kelautan dan atas usul Muawiyah
bin Abu Sufyan
D. PERLUASAN
WILAYAH
MELIPUTI AZERBAIJAN DAN
ARMENIA
KHALIFAH ALI BIN
ABI THALIB
PERISTIWA YANG TERJADI SETELAH
PEMERINTAHAN KHALIFAH UTSMAN
BERAKHIR
 Terjadi fitnah di dalam kalangan umat Islam di
Basrah, Mesir dan Kufah
 Provokator : Abdullah bin Saba’
 Implikasi fitnah : Muncul kelompok yang
memberontak dan menuntut Khalifah Utsman
mundur
 Akhirnya khalifah Utsman meninggal dibunuh
dalam keadaan berpuasa dan membaca al-
Qur’an
 Sekelompok umat Islam menghendaki Ali bin Abi
Thalib yang menggantikan kekhalifahan Utsman,
tetapi Muawiyah bin Abu Sufyan menolak
 Muawiyah menuntut pembunuhan Utsman
diusut, tetapi kelompok Ali bin Abi Thalib
menginginkan pergantian kepemimpinan dulu
baru mengusut pembunuhan Utsman, Hal inilah
yang memicu perpecahan di kalangan umat
Islam.
 Akhirnya Ali bin Abi Thalib diangkat menjadi
Khalifah menggantikan Utsman bin Affan meski
ada kelompok yang menentang
KEBIJAKAN PEMERINTAHAN
KHALIFAH ALI BIN ABITHALIB
-
-
A. Pergantian pejabat yang tidak memiliki
integritas
Banyak pejabat yang diangkat karena
kedekatannya dengan Khalifah Utsman
Hal ini mengakibatkan kebencian terhadap
Khalifah Ali bin Abi Thalib semakin
bertambah
B. Membenahi Keuangan Negara
Ali bin Abi Thalib membersihkan keuangan
negara yang dimanfaatkan secara nepotis
C. Memajukan Bidang Ilmu Bahasa
Menambahkan tanda baca pada tulisan
Arab untuk mengurangi kesalahan cara
membaca
Dengan koordinatornya Abu Aswad ad-Duali
Khalifah Ali memerintahkan untuk
mengembangkan pokok-pokok ilmu nahwu
D. Bidang Pembangunan
Pembangunan kota Kufah sebagai pusat
kajian ilmu agama dan ilmu pengetahuan
IBRAH KEPEMIMPINAN KHULAFAUR
RASYIDIN: HAL-HAL YANG HARUS KITA
JADIKAN TELADAN
1. Dari Abu Bakar :
- Tegas dan teguh memegang
kebenaran
- Memberantas gerakan yang telah
menyalahi Islam
 2. Dari Umar:
-
-
-
-
Mengenalkan nilai-nilai demokrasi dalam Islam
Mengutamakan kepentingan rakyat
Pejabat dipilih berdasar kecakapannya
Pemimpin menerima kritikan dari rakyat
 3. Dari Utsman:
-
-
Lemah lembut, mementingkan tindakan damai
(persuasif)
Memerhatikan kepentingan rakyat
 4. Dari Ali:
-
-
-
Disiplin, tegas, dan keras membela kebenaran
Mementingkan keputusan yang telah disepakati
Mengutamakan kebenaran
GAYA KEPEMIMPINAN
KHULAFAUR RASYIDIN:
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN
 Abu Bakar
 Umar
 Utsman
 Ali
: lembut dan tegas
: Cerdas, tegas,
mementingkan rakyatnya
: Saleh, penyantun, sabar
: Tegas, mengutamakan
kebenaran

Khulafaurrasyidin

  • 1.
  • 2.
    Faktor – FaktorPenyebab Hijrah Rosulullah SWT ke Madinah
  • 3.
    Faktor – faktorpenyebab hijrah Rosulullah SWT ke Madinah  Siksaan Kaum Quraisy kepada Umat Islam semakin Berat  Wafatnya Istri dan Paman Nabi  Adanya Bai'at dari Umat Islam di Madinah  Pemboikotan dari Kaum Quraisy Pemboikotan yang dilakukan kepada mereka adalah diantaranya : A. Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Nabi Muhammad SAW. B. Tidak ada seorangpun yang berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. C. Melarang keras untuk bergaul dengan kaum muslim. D. Musuh Nabi Muhammad harus didukung dalam berbagai keadaan bagaimanapun  Lokasi Madinah yang Strategis
  • 4.
    Subtansi dan Strategidakwah Rosulullah Saw pada Periode Madinah Strategi
  • 5.
    Dapat dilihat melaluikhutbah jum’at pertamanya, seabagai proklamasi berdiri Negara Islam. Rasul telah menetapkan politik Negara, berdasarkan atas : 1.Al-adatul Insanyah (perikemanusiaan) 2.Asy-Syura (demokrasi) 3.Al-Wahdatul Islamiyah (persatuan islam) 4.Al-Ukuwah Islamiyah (persaudaraan islam. Subtandi dakwah Rasulullah SAW. Yang lain, seperti meletakkan dasar-dasar politik ekonomi dan sosial untuk masyarakat islam. Subtansi
  • 6.
    1. Mendirikan Masjid 2.Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshor 3. Perjanjian Perdamaian dengan Kaum Yahudi  Bahwa kaum Yahudi hidup bersaam-sama kaum muslimin. Kedua belah pihak bebas memeluk dan menjalankan agamanya masing-masing.  Kaum muslimin dan akum Yahudi wajib tolong menolong untukmelawan siapa saja yang memerangi mereka.  Kaum muslimin dan kaum Yahudi wajib nasehat menasehati, tolong menolong, melaksanakan kebijakan dan keutamaan.  Bahwa kota Madinah adalahkota suciyang wajib dihormati oleh mereka yang terikat dengan perjanjian itu. Kalau terjadi perselisihan antara kaum Yahudi dengan kaum Muslimin makaurusannya hendaklah diserahkan kepada Allah dan Rasulullah SAW.  Bahwa siapa saja yang tinggal didalam atau di luar kota Madinah wajib dilindungi keamanan dirinya, kecuali orang- orang yang zalim dan bersalah.
  • 7.
    5. Memelihara danmempertahankan masyarakat Islam Jumlah orang-orang yang mengakui kerasulan Muhammad SAW bertambah dengan aman dan cepat. Ada tiga kekuatan yang secara nyata memusuhi agama baru ini yaitu : orang-orang Yahudi, orang-orang Munafik, orang-orang quraisy dan sekutunya. a. Rongrongan Kaum Yahudi b. Rongrongan orang-orang Munafik c. Rongrongan kafir Quraisy dan sekutunya 4. Meletakkan dasar-dasar Politik, Ekonomi dan Sosial untuk masyarakat Islam
  • 8.
  • 9.
    PENGERTIAN KHULAFAUR RASYIDIN (menurutbahasa) • Berasal dari kata : • al-Khulafa’ jamak dari al-khalifah artinya pengganti • al-Rasyidun jamak dari al-Rasyid artinya yang mendapat petunjuk • Khulafaur Rasyidin artinya para pengganti yang mendapat petunjuk
  • 10.
    PENGERTIAN KHULAFAUR RASYIDIN (menurutistilah)  Pemimpin-pemimpin umat Islam pengganti Rasulullah yang terdiri dari Abu Bakar as-Sidiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib
  • 11.
    Rasulullah Saw meninggal pada: 12 Rabiul Awal 11 H 8 Juni 632 M
  • 12.
    SITUASI POLITIK UMATISLAM TIDAK STABIL  Umat Islam kehilangan figur seorang pemimpin  Rasulullah tidak mewariskan siapa penggantinya  Beberapa kelompok merasa berhak memimpin negara Islam menggantikan Rasulullah SAW
  • 13.
    KELOMPOK YANG MENGAKU BERHAKMENJADI PEMIMPIN PENGGANTI RASULULLAH  Kelompok Muhajirin mencalonkan Abu Bakar as-Sidiq karena pernah menggantikan Rasulullah menjadi imam shalat  Kelompok Anshar mencalonkan Sa’ad bin Ubadah karena dia mewakili masyarakat Madinah yang membantu Rasulullah sehingga Islam bisa berkembang  Keluarga Dekat Rasulullah mencalonkan Ali bin Abi Thalib karena keluarga dekat Rasul (menantu dan sepupu Rasulullah SAW)
  • 14.
    Akhirnya yang terpilih adalahAbu Bakar as-Shidiq Sesuai dengan pertimbangan yang diberikan oleh Umar bin Khatab yang mengatakan bahwa pemimpin pengganti Rasulullah SAW adalah dari kaum Quraisy sesuai apa yang pernah disabdakan Rasulullah sewaktu masih hidup.
  • 15.
  • 16.
    KEBIJAKAN PENTING KHALIFAH ABUBAKAR AS-SHIDDIQ Memerangi Kaum Murtad Kodifikasi (Pembukuan) al-Qur’an Perluasan Wilayah Negara Islam
  • 17.
    A. MEMERANGI KAUMMURTAD • Murtad = keluar dari agama Islam • Tidak mengakui kepemimpinan Abu Bakar • Menolak membayar zakat • Beberapa kelompok kembali menganut tradisi dan agama sebelumnya (Paganisme) • Meninggalnya Rasulullah SAW sebagai alasan Pemurtadan dan Pembangkangan • Gerakan Pemmurtadan (riddah) ini dipelopori oleh kepala-kepala suku
  • 18.
    TINDAKAN ABU BAKARDALAM MEMERANGI KEMURTADAN  Mengajak kelompok yang murtad dengan cara persuasif (damai)  Jika mereka memilih perang ketimbang kembali kepada Islam, Umat Islam akan menghadapinya
  • 19.
    MUNCULNYA NABI PALSU ►Nabi Dilatarbelakangi oleh rasa iri thd keberhasilan Muhammad membangun masyarakat baru ASWAD AL-ANSI (suku Badui di Yaman) ► ► ► ► TULAIHAH BIN KHUWAILID AL-ASADI (Bani Asad, Bani Ghathafan dan Bani Amir) MALIK BIN NUWAIRAH (Bani Yarbu’ dan Bani Tamim) MUSAILAMAH AL-KAZAB (Bani Hanifah di Yamamah) ► Dalam mengatasi munculnya nabi palsu ini banyak terjadi peperangan
  • 20.
    B. KODIFIKASI AL-QUR’AN Kodifikasi ialah Kegiatan pengumpulan lembaran-lembaran (mushhaf) yang berisi tulisan ayat-ayat al-Qur’an yang ditulis oleh para sahabat Rasulullah SAW di media kulit binatang, pelepah kurma, tulang dsb.  Kodifikasi dilakukan atas dasar usulan Umar bin Khatab dengan pertimbangan sebagai alat bantu untuk mendokumentasikan ayat-ayat al-Qur’an dan banyak para penghafal al-Qur’an yang meninggal  Koordinator kegiatan kodifikasi ini ialah Zaid bin Tsabit
  • 21.
     HASIL PENGUMPULANMUSHHAF INI DISIMPAN OLEH ABU BAKAR AS-SHIDDIQ  DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN PEMBELAJARAN AL-QUR’AN SAAT ITU  SETELAH ABU BAKAR MENINGGAL DISIMPAN OLEH HAFSAH BINTI UMAR
  • 22.
    C. PERLUASAN WILAYAHISLAM Perluasan wilayah pada abad ke-7 sampai abad ke-19 dianggap sebagai hal yang wajar sebagai tindakan politik Perluasan wilayah yang dilakukan oleh umat Islam pada abad ke-7 ini tidak bisa disamakan dengan perluasan wilayah yang dilakukan oleh suatu negara saat ini
  • 23.
    3 STRATEGI POLITIK PERLUASANWILAYAH ISLAM Menganjurkan masuk Islam dengan jaminan perlindungan harta dan jiwa Jika tidak masuk Islam, membayar jizyah (pajak) jiwa dan harta akan dijamin perlindungannya Jika menentang akan diperangi
  • 24.
    WILAYAH YANG MENJADITARGET PERLUASAN WILAYAH adalah Wilayah yang dikuasai oleh Kekaisaran Persia dan Byzantium (Romawi) Persia → Irak, Suriah (Syam) bagian Barat, Utara Jazirah Arab, perluasan ke wilayah ini dipimpin oleh Khalid bin Walid dan Musanna bin Harisah Byzantium → Damaskus Palestina Yordania Hims oleh Yazid bin Abu Sufyan oleh Amru binAs oleh Syurahbil bin Hasanah oleh Abu Ubaidah bin Jarrah
  • 25.
  • 26.
    SEKILAS TENTANG KEHIDUPAN UMARBIN KHATTAB ►Sebelum Masuk Islam termasuk orang yang paling memusuhi Islam sejajar dengan Umar bin Hisyam (Abu Jahal) ►Termasuk golongan orang yang awal masuk Islam ►Nama besar Umar memberikan pengaruh terhadap proses dakwah Rasulullah SAW
  • 27.
    Umar termasuk orangyang kritis terhadap keputusan Rasulullah SAW Tegas terhadap perkara yang benar dan salah Mempersatukan konflik pergantian kepemimpinan setelah Nabi Muhammad SAW meninggal Penasehat utama Abu Bakar as- Shiddiq
  • 28.
    PRESTASI PENTING UMAR BINKHATTAB 1. PERLUASAN WILAYAH 2. PENATAAN ADMINSTRASI DAN KEUANGAN PEMERINTAHAN 3. PENETAPAN KALENDER HIJRIYAH
  • 29.
    A. PERLUASAN WILAYAH Pada masa Umar disebut Futuhat al- Islamiyah karena pada masa ini terjadi keberhasilan perluasan wilayah :       Suriah yang memiliki kota penting kekuatan Byzantium (Damaskus, Yordania, Yerusalem, Hims dan Antiokia) Persia Mesir Afrika Utara Armenia Eropa Timur
  • 30.
     Umar membagiwilayah-wilayah yang sudah dikuasai menjadi beberapa provinsi,  Sa’ad bin Abi Waqqas menjadi gubernur Kuffah  Amru bin Ash menjadi gubernur Mesir  Mu’awiyah bin Abi Sufyan menjadi gubernur di Damaskus
  • 31.
    B. MENATA ADMINISTRASIDAN KEUANGAN PEMERINTAHAN  Pembentukan – Baitul Mal sebagai lembaga yang mengurusi keuangan negara – Dewan Perang lembaga administrasi ketentaraan  Penggajian pertama bagi pegawai pemerintah  Santunan yang diberikan kepada seluruh rakyat berdasarkan lamanya memeluk ISlam
  • 32.
    C. PENETAPAN KALENDER HIJRIYAH Awal penghitungan tahun hijriyah berdasarkan hijrah Rasul ke Madinah  Hijrah adalah simbol titik balik kemenangan Islam  Hijrah menandai pembagian surah-surah al-Qur’an  Hijrah menandai dua periode dakwah
  • 33.
    K H ALIFA H UTSM AN B IN AF FAN A. KODIFIKASI MUSHAFAL-QUR’AN B. RENOVASI MASJID NABAWI C. PEMBENTUKAN ANGKATAN LAUT D. PERLUASAN WILAYAH
  • 34.
    SEKILAS TENTANG UTSMAN BINAFFAN • Utsman terpilih menjadi khalifah berdasarkan tim yang dibentuk oleh Umar untuk memilih pemimpin penggantinya yang terdiri dari : Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad bin Abi Waqqas
  • 35.
    A. KODIFIKASI MUSHAFAL- QUR’AN Dilatarbelakangi oleh perbedaan pembelajaran al-Quran karena pengaruh luasnya wilayah Islam  Utsman membentuk panitia penyusun mushaf al-Qur’an yang terdiri dari Abdullah bin Zubair dan Abdurrahman bin Haris dengan koordinator Zaid bin Tsabit  Panitia ini menyalin tulisan ayat al-Qur’an ke dalam bentuk buku yang disebut mushaf
  • 36.
     Mempergunakan dialekQuraisy  Hasil mushaf diperbanyak 5 kitab, yang asli tetap di Madinah, yang 4 kitab dikirim ke Makkah, Suriah, Basrah dan Kuffah  Naskah asli disebut Mushaf al-Imam atau Mushaf Utsmani
  • 37.
    B. RENOVASI MASJID NABAWI MASJIDNABAWI MULAI DIBANGUN PADA MASA UMAR DAN DIPERLUAS PADA MASAUTSMAN
  • 38.
    C. PEMBENTUKAN ANGKATANLAUT  Pada masa Utsman wilayah kekuasaan negara Islam sudah mencapai : Afrika, Ciprus dan Konstantinopel  Pembentukan angkatan laut didasarkan pada wilayah negara Islam yang memiliki daerah kelautan dan atas usul Muawiyah bin Abu Sufyan
  • 39.
  • 40.
  • 41.
    PERISTIWA YANG TERJADISETELAH PEMERINTAHAN KHALIFAH UTSMAN BERAKHIR  Terjadi fitnah di dalam kalangan umat Islam di Basrah, Mesir dan Kufah  Provokator : Abdullah bin Saba’  Implikasi fitnah : Muncul kelompok yang memberontak dan menuntut Khalifah Utsman mundur  Akhirnya khalifah Utsman meninggal dibunuh dalam keadaan berpuasa dan membaca al- Qur’an
  • 42.
     Sekelompok umatIslam menghendaki Ali bin Abi Thalib yang menggantikan kekhalifahan Utsman, tetapi Muawiyah bin Abu Sufyan menolak  Muawiyah menuntut pembunuhan Utsman diusut, tetapi kelompok Ali bin Abi Thalib menginginkan pergantian kepemimpinan dulu baru mengusut pembunuhan Utsman, Hal inilah yang memicu perpecahan di kalangan umat Islam.  Akhirnya Ali bin Abi Thalib diangkat menjadi Khalifah menggantikan Utsman bin Affan meski ada kelompok yang menentang
  • 43.
    KEBIJAKAN PEMERINTAHAN KHALIFAH ALIBIN ABITHALIB - - A. Pergantian pejabat yang tidak memiliki integritas Banyak pejabat yang diangkat karena kedekatannya dengan Khalifah Utsman Hal ini mengakibatkan kebencian terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib semakin bertambah
  • 44.
    B. Membenahi KeuanganNegara Ali bin Abi Thalib membersihkan keuangan negara yang dimanfaatkan secara nepotis C. Memajukan Bidang Ilmu Bahasa Menambahkan tanda baca pada tulisan Arab untuk mengurangi kesalahan cara membaca Dengan koordinatornya Abu Aswad ad-Duali Khalifah Ali memerintahkan untuk mengembangkan pokok-pokok ilmu nahwu D. Bidang Pembangunan Pembangunan kota Kufah sebagai pusat kajian ilmu agama dan ilmu pengetahuan
  • 45.
    IBRAH KEPEMIMPINAN KHULAFAUR RASYIDIN:HAL-HAL YANG HARUS KITA JADIKAN TELADAN 1. Dari Abu Bakar : - Tegas dan teguh memegang kebenaran - Memberantas gerakan yang telah menyalahi Islam
  • 46.
     2. DariUmar: - - - - Mengenalkan nilai-nilai demokrasi dalam Islam Mengutamakan kepentingan rakyat Pejabat dipilih berdasar kecakapannya Pemimpin menerima kritikan dari rakyat  3. Dari Utsman: - - Lemah lembut, mementingkan tindakan damai (persuasif) Memerhatikan kepentingan rakyat  4. Dari Ali: - - - Disiplin, tegas, dan keras membela kebenaran Mementingkan keputusan yang telah disepakati Mengutamakan kebenaran
  • 47.
    GAYA KEPEMIMPINAN KHULAFAUR RASYIDIN: KARAKTERISTIKKEPEMIMPINAN  Abu Bakar  Umar  Utsman  Ali : lembut dan tegas : Cerdas, tegas, mementingkan rakyatnya : Saleh, penyantun, sabar : Tegas, mengutamakan kebenaran