AKHLAK 
Sekilas Tentang Khauf 
Kelompok 8 : 
Erlangga Abdul Rahmand 
Hadad FaturMaula 
Syahrifal Dani
KHAUF ( Takut Kepada Allah ) 
Secara bahasa Khauf berasal dari kata khafa, yak 
hafu, khaufan yang artinya takut. Takut yang dimak 
sud disini adalah takut kepada Allah SWT. Khauf ada 
lah takut kepada Allah SWT dengan mempunyai pera 
saan khawatir akan adzab Allah yang akan ditimpah 
kan kepada kita. Cara untuk dekat kepada Allah yait 
u mengerjakansegala perintah- 
Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Firman Allah surah An-Nur 52: 
وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَه , وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقْهِ فَأوُْلئِكَ هُمُ الْفَا ئِزُوْنَ 
Artinya: “Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul- 
Nya dan takut kepada Allah dan bertaqwa kepada- 
Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. 
Firman Allah Ta’ala : 
Artinya: “Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah e 
pada-Ku, jika kamu benar benar orang yang beriman.” (Q.S Al Imran : 175) 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; 
"Bila kulit seorang hamba merinding karena takut kepada Allaah, maka 
dosa-dosanya berguguran darinya seperti dedaunan berjatuhan dari pohon 
yang kering.“ (HR. Ath-Thabrani dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma)
Keutamaan segala sesuatu kembali kepada 
peranannya dalam mewujudkan kebahagiaan, yaitu 
bertemu Allah dan mendekat kepadaNya, semua yang 
membantu tujuan ini adalah keutamaan. 
Allah berfirman yang artinya; 
"Dan orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya 
mendapatkan dua Surga." 
(QS. Ar-Rahman: 46) 
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 
'alaihi wa sallam bersabda; 
"Dua mata yang tidak akan disentuh api Neraka selamanya; 
mata yang menangis kerana takut kepada Allaah dan mata 
yang berjaga-jaga di jalan Allaah." 
(HR. At-Tirmidzi, no. 1639; Shahih Sunan at-Tirmidzi, no. 1338 
dan Shahih al-Jami', no. 4111-4113)
1. Khouf thabi’i seperti halnya orang takut hewan buas, takut ap 
i, takut tenggelam, maka rasa takut semacam ini tidak membu 
at orangnya dicela akan tetapi apabila rasa takut ini menjadi s 
ebab dia meninggalkan kewajiban atau melakukan yang dihara 
mkan maka hal itu haram. 
2. Khouf ibadah yaitu seseorang merasa takut kepada sesuatu s 
ehingga membuatnya tunduk beribadah kepadanya maka yang 
seperti ini tidak boleh ada kecuali ditujukan kepada Allah ta’a 
la. Adapun menujukannya kepada selain Allah adalah syirik akb 
ar. 
3. Khouf sirr seperti halnya orang takut kepada penghuni kubur 
atau wali yang berada di kejauhan serta tidak bisa mendatang 
kan pengaruh baginya akan tetapi dia merasa takut kepadanya 
maka para ulama pun menyebutnya sebagai bagian dari syirik
1. menjadi lebih berhati-hati 
2. menjadi lebih waspada 
3. persatuan antar umat menjadi kuat 
4. akan menemukan hal baru untuk 
pertahanan umat 
5. lebih giat dalam berusaha
a. Hati-hati dan menjaga setiap perbuatan 
dan ucapanya 
b. Ibadah tepat waktu, apabila waktu 
sholat tiba 
c. Tidak g. Membiasakan menunda-menunda prilaku khauf 
dalam membayar 
zakat 
a. Jika tergoda melakukan dosa, maka ingatlah akan 
siksaan Allah 
b. Jangan mengingat-ingat kebaikkan yang telah kita 
kerjakan, akan tetapi ingatlah dosa-dosa yang telah 
kita lakukan 
c. Waspada terhadap godaan-godaan maksiyat 
d. Berusaha agar ibadah kita terus meningkat dengan

KHAUF ( Takut Pada Allah )

  • 1.
    AKHLAK Sekilas TentangKhauf Kelompok 8 : Erlangga Abdul Rahmand Hadad FaturMaula Syahrifal Dani
  • 2.
    KHAUF ( TakutKepada Allah ) Secara bahasa Khauf berasal dari kata khafa, yak hafu, khaufan yang artinya takut. Takut yang dimak sud disini adalah takut kepada Allah SWT. Khauf ada lah takut kepada Allah SWT dengan mempunyai pera saan khawatir akan adzab Allah yang akan ditimpah kan kepada kita. Cara untuk dekat kepada Allah yait u mengerjakansegala perintah- Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
  • 3.
    Firman Allah surahAn-Nur 52: وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَه , وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقْهِ فَأوُْلئِكَ هُمُ الْفَا ئِزُوْنَ Artinya: “Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul- Nya dan takut kepada Allah dan bertaqwa kepada- Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. Firman Allah Ta’ala : Artinya: “Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah e pada-Ku, jika kamu benar benar orang yang beriman.” (Q.S Al Imran : 175) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Bila kulit seorang hamba merinding karena takut kepada Allaah, maka dosa-dosanya berguguran darinya seperti dedaunan berjatuhan dari pohon yang kering.“ (HR. Ath-Thabrani dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma)
  • 4.
    Keutamaan segala sesuatukembali kepada peranannya dalam mewujudkan kebahagiaan, yaitu bertemu Allah dan mendekat kepadaNya, semua yang membantu tujuan ini adalah keutamaan. Allah berfirman yang artinya; "Dan orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya mendapatkan dua Surga." (QS. Ar-Rahman: 46) Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Dua mata yang tidak akan disentuh api Neraka selamanya; mata yang menangis kerana takut kepada Allaah dan mata yang berjaga-jaga di jalan Allaah." (HR. At-Tirmidzi, no. 1639; Shahih Sunan at-Tirmidzi, no. 1338 dan Shahih al-Jami', no. 4111-4113)
  • 5.
    1. Khouf thabi’iseperti halnya orang takut hewan buas, takut ap i, takut tenggelam, maka rasa takut semacam ini tidak membu at orangnya dicela akan tetapi apabila rasa takut ini menjadi s ebab dia meninggalkan kewajiban atau melakukan yang dihara mkan maka hal itu haram. 2. Khouf ibadah yaitu seseorang merasa takut kepada sesuatu s ehingga membuatnya tunduk beribadah kepadanya maka yang seperti ini tidak boleh ada kecuali ditujukan kepada Allah ta’a la. Adapun menujukannya kepada selain Allah adalah syirik akb ar. 3. Khouf sirr seperti halnya orang takut kepada penghuni kubur atau wali yang berada di kejauhan serta tidak bisa mendatang kan pengaruh baginya akan tetapi dia merasa takut kepadanya maka para ulama pun menyebutnya sebagai bagian dari syirik
  • 6.
    1. menjadi lebihberhati-hati 2. menjadi lebih waspada 3. persatuan antar umat menjadi kuat 4. akan menemukan hal baru untuk pertahanan umat 5. lebih giat dalam berusaha
  • 7.
    a. Hati-hati danmenjaga setiap perbuatan dan ucapanya b. Ibadah tepat waktu, apabila waktu sholat tiba c. Tidak g. Membiasakan menunda-menunda prilaku khauf dalam membayar zakat a. Jika tergoda melakukan dosa, maka ingatlah akan siksaan Allah b. Jangan mengingat-ingat kebaikkan yang telah kita kerjakan, akan tetapi ingatlah dosa-dosa yang telah kita lakukan c. Waspada terhadap godaan-godaan maksiyat d. Berusaha agar ibadah kita terus meningkat dengan