KEHIDUPAN
ORGANISME
TANAH
BAB
9
Sumber : shutterstock..com
PETA KONSEP
Tanah merupakan habitat dari berbagai
organisme darat, baik manusia, hewan,
tumbuhan, maupun mikroorganisme.
Hewan membangun sarang atau tempat
tinggalnya, baik di atas permukaan
tanah maupun di dalam tanah
KEHIDUPAN ORGANISME TANAH
Berbagai organisme, seperti
jamur, lumut, bakteri, lipan,
dan kalajengking hidup, baik
di permukaan tanah maupun
di dalam tanah.
Demikian pula, berbagai
tumbuhan tumbuh di tanah
dan menjadi tumpuan
manusia untuk memenuhi
kebutuhan pangan.
Tanah berperan penting bagi tumbuhan, hewan dan
manusia.
1. Tanah menyediakan nutrisi dan tempat hidup bagi
tumbuhan.
2. Tanah merupakan habitat beberapa organisme tanah
3. Tanah juga merupakan penunjang kesehatan dan
penyedia keperluan manusia di bumi.
Tanah menyediakan nutrisi dan tempat hidup bagi tumbuhan.
Tanah merupakan habitat beberapa organisme tanah seperti
cacing, serangga, jamur, alga, dan mikroorganisme, macam bakteri.
Tanah juga merupakan penunjang kesehatan dan penyedia keperluan
manusia di bumi contohnya sebagai penyedia dan penyaring air
• Tanah tersusun dari bahan-
bahan mineral hasil
pelapukan batuan dan bahan
organik hasil pelapukan sisa-
sisa tumbuhan dan hewan.
• Tanah merupakan medium
atau tempat tumbuhnya
tumbuhan.
TANAH
Pembentukan tanah diawali dengan penghancuran batuan menjadi
partikel mineral dalam jumlah yang besar oleh udara dan air dalam
ruangan pori-pori batuan tersebut.
Penghancuran atau pelapukan terjadi melalui proses berikut
1. Pelapukan secara fisis
2. Pelapukan secara kimia
3. Pelapukan secara biologis
PEMBENTUKAN TANAH
FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBENTUKAN TANAH
Iklim
Organisme
Tanah
Batuan
dasar
Topografi Waktu
Hewan - Hewan Tanah meliputi,
a. Nematoda
b. Cacing Tanah
c. Arthrophoda
d. Mollusca
• HEWAN TANAH
ORGANISME TANAH
 Tumbuhan merupakan habitat penting bagi
mikroorganisme tanah, terutama pada lapisan
serasah di permukaan tanah.
 Lapisan serasah merupakan campuran dari
sampah-sampah daun dan ranting-ranting
kayu yang lapuk, cabang-cabang dan pucuk
tumbuhan sehingga kaya akan bahan organik.
 Sisa tumbuhan mengandung bahan organik
yang dimakan mikroorganisme tanah dan
diubah menjadi humus.
 Humus inilah yang memperkaya tanah
sebagai lapisan serasah.
• TUMBUHAN • MIKROORGANISME
Mikroorganisme
meliputi,
1. Protozoa
2. Rotifera
3. Bakteri
4. Alga mikroskopis
5. Fungi
6. Aktinomisetes
7. Virus dan
Bakteriofag
 Protozoa merupakan organisme bersel tunggal, berukuran lebih
kecilbdaripada bakteri, tetapi susunan tubuhnya lebih lengkap dari bakteri.
 Protozoa tanah dapat dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu Rhizopoda
(Amoeba), Ciliata, dan Flagellata yang merupakan protozoa yang paling
banyak hidup di dalam tanah.
PROTOZOA
o Rotifera bersifat mikroskopis dan habitatnya dalam tanah yang lembap.
o Rotifera biasanya terdapat dalam siklus hancuran bahan organik,
terutama tanah gambut dan tempat-tempat yang basah pada tanah
mineral.
o Hewan ini memakan alga, protozoa, dan nematoda.
ROTIFERA
• Alga mikroskopis adalah organisme mikroskopis
yang berklorofil.
• Alga tanah yang penting adalah alga hijau, alga
hijau kuning, dan diatom.
• Alga berkembang biak pada kondisi lembap dan
terlindung dari intensitas cahaya yang tinggi.
• Dalam lingkungan demikian, alga mampu
berfotosintesis sehingga menambah bahan-bahan
organik ke dalam tanah.
• Ketika alga mati, sel-sel yang mati akan menjadi
nutrisi bagi bakteri dan fungi.
ALGA MIKROSKOPIS
Beberapa bakteri yang penting,
diantaranya Arthrobacter,
Pseudomonas, Agrobacterium,
dan Alcaligenes yang
berpengaruh baik pada tanah,
hewan, tumbuhan, dan manusia.
BAKTERI
• Bakteri merupakan organisme
yang paling banyak jumlahnya di
dalam tanah.
• Pada umumnya, bakteri yang
ditemukan di dalam tanah
merupakan bakteri bentuk
batang (basilus).
• Beberapa jenis bakteri
mempunyai flagela untuk
berenang di dalam air tanah.
Fungi adalah organisme tanah yang berbentuk filamen atau hifa. Fungi berperan sebagai
dekomposer yang berfungsi menguraikan bahanbahan organik, terutama senyawa-
senyawa nitrogen kompleks yang diubah menjadi amonium.
FUNGI
AKTINOMISETES
• Mikroorganisme ini menyerupai fungi,
sebab fase vegetatifnya mempunyai filamen
yang halus dan berkembang biak dengan
fragmentasi filamen.
• Aktinomisetes bersifat saprofit dan mampu
memfermentasi kompos dan pupuk hijau.
• Beberapa spesies menghasilkan zat
antibiotika, seperti Streptomyces griseus
menghasilkan streptomisin dan Streptomyces
aureofaciens menghasilkan tetrasiklin.
Semua virus bersifat parasit
obligat dan sebagian besar
tidak dapat bertahan hidup
lama di luar inangnya.
Kelompok virus yang hidup
pada bakteri disebut
bakteriofag dan jika
berkembang biak dalam sel
inang akan menyebabkan
kerusakan sel inang tersebut
VIRUS DAN BAKTERIOFAG

IPA Kelas 9 BAB 9 lingkungan

  • 1.
  • 2.
  • 5.
    Tanah merupakan habitatdari berbagai organisme darat, baik manusia, hewan, tumbuhan, maupun mikroorganisme. Hewan membangun sarang atau tempat tinggalnya, baik di atas permukaan tanah maupun di dalam tanah KEHIDUPAN ORGANISME TANAH Berbagai organisme, seperti jamur, lumut, bakteri, lipan, dan kalajengking hidup, baik di permukaan tanah maupun di dalam tanah. Demikian pula, berbagai tumbuhan tumbuh di tanah dan menjadi tumpuan manusia untuk memenuhi kebutuhan pangan.
  • 6.
    Tanah berperan pentingbagi tumbuhan, hewan dan manusia. 1. Tanah menyediakan nutrisi dan tempat hidup bagi tumbuhan. 2. Tanah merupakan habitat beberapa organisme tanah 3. Tanah juga merupakan penunjang kesehatan dan penyedia keperluan manusia di bumi.
  • 7.
    Tanah menyediakan nutrisidan tempat hidup bagi tumbuhan.
  • 8.
    Tanah merupakan habitatbeberapa organisme tanah seperti cacing, serangga, jamur, alga, dan mikroorganisme, macam bakteri.
  • 9.
    Tanah juga merupakanpenunjang kesehatan dan penyedia keperluan manusia di bumi contohnya sebagai penyedia dan penyaring air
  • 10.
    • Tanah tersusundari bahan- bahan mineral hasil pelapukan batuan dan bahan organik hasil pelapukan sisa- sisa tumbuhan dan hewan. • Tanah merupakan medium atau tempat tumbuhnya tumbuhan. TANAH
  • 11.
    Pembentukan tanah diawalidengan penghancuran batuan menjadi partikel mineral dalam jumlah yang besar oleh udara dan air dalam ruangan pori-pori batuan tersebut. Penghancuran atau pelapukan terjadi melalui proses berikut 1. Pelapukan secara fisis 2. Pelapukan secara kimia 3. Pelapukan secara biologis PEMBENTUKAN TANAH
  • 12.
    FAKTOR YANG MEMENGARUHIPEMBENTUKAN TANAH Iklim Organisme Tanah Batuan dasar Topografi Waktu
  • 13.
    Hewan - HewanTanah meliputi, a. Nematoda b. Cacing Tanah c. Arthrophoda d. Mollusca • HEWAN TANAH ORGANISME TANAH
  • 14.
     Tumbuhan merupakanhabitat penting bagi mikroorganisme tanah, terutama pada lapisan serasah di permukaan tanah.  Lapisan serasah merupakan campuran dari sampah-sampah daun dan ranting-ranting kayu yang lapuk, cabang-cabang dan pucuk tumbuhan sehingga kaya akan bahan organik.  Sisa tumbuhan mengandung bahan organik yang dimakan mikroorganisme tanah dan diubah menjadi humus.  Humus inilah yang memperkaya tanah sebagai lapisan serasah. • TUMBUHAN • MIKROORGANISME Mikroorganisme meliputi, 1. Protozoa 2. Rotifera 3. Bakteri 4. Alga mikroskopis 5. Fungi 6. Aktinomisetes 7. Virus dan Bakteriofag
  • 15.
     Protozoa merupakanorganisme bersel tunggal, berukuran lebih kecilbdaripada bakteri, tetapi susunan tubuhnya lebih lengkap dari bakteri.  Protozoa tanah dapat dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu Rhizopoda (Amoeba), Ciliata, dan Flagellata yang merupakan protozoa yang paling banyak hidup di dalam tanah. PROTOZOA
  • 16.
    o Rotifera bersifatmikroskopis dan habitatnya dalam tanah yang lembap. o Rotifera biasanya terdapat dalam siklus hancuran bahan organik, terutama tanah gambut dan tempat-tempat yang basah pada tanah mineral. o Hewan ini memakan alga, protozoa, dan nematoda. ROTIFERA
  • 17.
    • Alga mikroskopisadalah organisme mikroskopis yang berklorofil. • Alga tanah yang penting adalah alga hijau, alga hijau kuning, dan diatom. • Alga berkembang biak pada kondisi lembap dan terlindung dari intensitas cahaya yang tinggi. • Dalam lingkungan demikian, alga mampu berfotosintesis sehingga menambah bahan-bahan organik ke dalam tanah. • Ketika alga mati, sel-sel yang mati akan menjadi nutrisi bagi bakteri dan fungi. ALGA MIKROSKOPIS
  • 18.
    Beberapa bakteri yangpenting, diantaranya Arthrobacter, Pseudomonas, Agrobacterium, dan Alcaligenes yang berpengaruh baik pada tanah, hewan, tumbuhan, dan manusia. BAKTERI • Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya di dalam tanah. • Pada umumnya, bakteri yang ditemukan di dalam tanah merupakan bakteri bentuk batang (basilus). • Beberapa jenis bakteri mempunyai flagela untuk berenang di dalam air tanah.
  • 19.
    Fungi adalah organismetanah yang berbentuk filamen atau hifa. Fungi berperan sebagai dekomposer yang berfungsi menguraikan bahanbahan organik, terutama senyawa- senyawa nitrogen kompleks yang diubah menjadi amonium. FUNGI
  • 20.
    AKTINOMISETES • Mikroorganisme inimenyerupai fungi, sebab fase vegetatifnya mempunyai filamen yang halus dan berkembang biak dengan fragmentasi filamen. • Aktinomisetes bersifat saprofit dan mampu memfermentasi kompos dan pupuk hijau. • Beberapa spesies menghasilkan zat antibiotika, seperti Streptomyces griseus menghasilkan streptomisin dan Streptomyces aureofaciens menghasilkan tetrasiklin.
  • 21.
    Semua virus bersifatparasit obligat dan sebagian besar tidak dapat bertahan hidup lama di luar inangnya. Kelompok virus yang hidup pada bakteri disebut bakteriofag dan jika berkembang biak dalam sel inang akan menyebabkan kerusakan sel inang tersebut VIRUS DAN BAKTERIOFAG